Anda di halaman 1dari 10

Nutrisi Obesitas dan Vegetarian

OLEH :
EVI VITRIANI
GUNARIAH DARANINGGAR
NONNY SITI AGUSTINA
NUR ELVIA
SUSANTO
LINDA MULYATI

Kebutuhan Nutrisional
Nutrisi dapat didefinisikan sebagai jumlah keseluruhan

proses yang terlibat dengan asupan dan penggunaan bahanbahan makanan. Nutrisi yang cukup dibutuhkan untuk
pertumbuhan, perbaikan, dan perawatan aktivitas-aktivitas
dalam tubuh. Beberapa fungsi (atau tahapan) terlibat dalam
proses perolehan makanan: proses menelan, pencernaan,
absorpsi, asimilasi, dan ekskresi.
Kebutuhan nutrien bervariasi menurut usia seseorang, jenis
kelamin, ukuran, keadaan penyakit, kondisi klinis, status
nutrisional, dan tingkat aktivitas fisik, tetapi terlepas dari
variasi individu, semua orang memiliki kebutuhan
nutrisional untuk energi, protein, cairan, dan mikronutrien.

Obesitas
Obesitas adalah kelebihan lemak dalam tubuh, yang

umumnya ditimbun dalam jaringan subkutan (bawah kulit),


sekitar organ tubuh dan kadang terjadi perluasan ke dalam
jaringan organnya (Misnadierly, 2007).
Obesitas merupakan keadaan yang menunjukkan
ketidakseimbangan antara tinggi dan berat badan akibat
jaringan lemak dalam tubuh sehingga terjadi kelebihan berat
badan yang melampaui ukuran ideal (Sumanto, 2009).
Terjadinya obesitas lebih ditentukan oleh terlalu banyaknya
makan, terlalu sedikitnya aktivitas atau latihan fisik,
maupun keduanya (Misnadierly, 2007).

Tipe Tipe Obesitas


Berdasarkan kondisi selnya, kegemukan dapat digolongkan Dalam
beberapa tipe (Purwati, 2001) yaitu :
1) Tipe Hiperplastik, adalah kegemukan yang terjadi karena jumlah sel
yang lebih banyak dibandingkan kondisi normal, tetapi ukuran selselnya sesuai dengan ukuran sel normal terjadi pada masa anak-anak.
2) 2) Tipe Hipertropik, kegemukan ini terjadi karena ukuran sel yang
lebih besar dibandingkan ukuran sel normal. Kegemukan tipe ini
terjadi pada usia dewasa dan upaya untuk menurunkan berat akan
lebih mudah bila dibandingkan dengan tipe hiperplastik.
3) 3) Tipe Hiperplastik dan Hipertropik kegemukan tipe ini terjadi
karena jumlah dan ukuran sel melebihi normal. Kegemukan tipe ini
dimulai pada masa anak - anak dan terus berlangsung sampai setelah
dewasa.

Berdasarkan penyebaran lemak didalam tubuh, ada


dua tipe obesitas yaitu:
Tipe buah apel (Adroid), pada tipe ini ditandai dengan

pertumbuhan lemak yang berlebih dibagian tubuh


sebelah atas yaitu sekitar dada, pundak, leher, dan
muka. Tipe ini pada umumnya dialami pria dan
wanita yang sudah menopause. Lemak yang
menumpuk adalah lemak jenuh.
Tipe buah pear (Genoid), tipe ini mempunyai
timbunan lemak pada bagian bawah, yaitu sekitar
perut, pinggul, paha, dan pantat. Tipe ini banyak
diderita oleh perempuan. Jenis timbunan lemaknya
adalah lemak tidak jenuh

Orang dengan obesitas akan lebih mudah terserang


penyakit degeneratif. Penyakit penyakit tersebut
antara lain :
Hipertensi
Jantung koroner
Diabetes Mellitus
Gout
Batu Empedu
Kanker

Faktor-faktor Penyebab Obesitas


Berdasarkan hukum termodinamik, obesitas disebabkan adanya
keseimbangan energi positif, sebagai akibat ketidak seimbangan
antara asupan energi dengan keluaran energi, sehingga terjadi
kelebihan energi yang disimpan dalam bentuk jaringan lemak.
Sebagian besar gangguan keseimbangan energi ini disebabkan
oleh faktor eksogen/nutrisional (obesitas primer) sedang faktor
endogen (obesitas sekunder) akibat kelainan hormonal, sindrom
atau defek genetik hanya sekitar 10%. Obesitas adalah suatu
penyakit multifaktorial yang diduga bahwa sebagian besar obesitas
disebabkan oleh karena interaksi antara faktor genetik dan faktor
lingkungan, antara lain aktifitas, gaya hidup, sosial ekonomi dan
nutrisional yaitu perilaku makan dan pemberian makanan padat
terlalu dini pada bayi.

Vegetarian
Vegetarian adalah orang-orang yang banyak / hanya
mengkonsumsi makanan yang berasal dari tumbuhtumbuhan. Mereka tidak / sedikit mengkonsumsi
daging, ikan dan segala produk olahannya.
Terdapat 4 type vegetarian, yaitu
ovo vegetarian
lacto vegetarian
ovo-lacto vegetarian
vegan.

1. Vegan
Vegan merupakan jenis vegetarian murni atau vegetarian total. Orang
yang menganut paham ini sama sekali tidak mau mengkonsumsi unsur
hewani dan semua produk olahannya. Penganut vegetarian jenis ini
umumnya karena alasan kepercayaan.
2. Lacto ovo vegetarian
Orang yang menganut vegetarian tipe ini biasanya memiliki pola konsumsi
makan meliputi biji-bijian, umbi-umbian, buah-buahan, sayur-sayuran,
kacang-kacangan, susu, telur dan produk olahannya.
3. Lacto vegetarian
Penganut vegetarian tipe ini biasa mengkonsumsi makanan seperti halnya
vegetarian lacto ovo namun tidak mengkonsumsi telur.
4. Flexitarian / Semivegetarian / Pesco / Pollo Vegetarian/ovo Vegetarian
Golongan ini mengkonsumsi bahan makanan nabati namun masih sedikit
mengkonsumsi bahan makanan hewani seperti daging, ikan dan ayam.

Defisiensi Nutrisi pada Vegetarian


Jika menu makanan vegetarian tidak diatur dan diawasi secara
ketat maka pola vegetarian ini cenderung mengakibatakan
defisiensi beberapa jenis nutrisi. Dan berikut merupakan beberapa
kemungkinan defisensi nutrisi yang mungkin terjadi pada orang
yang vegetarian, diantaranya :
1. Defisiensi Zat Besi
2. Defisiensi Vitamin B12
3. Defisiensi Zink
4. Defisiensi Protein
5. Defisiensi Kalsium
6. Defisiensi Asam Lemak
7. Defisiensi Vitamin D