Anda di halaman 1dari 10

Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan

mencukupkan nya

Pengertian
Tawakal

Tawakal adalah benarnya penyandaran hati pada Allah azza wa jalla


untuk meraih berbagai kemaslahatan dan menghilangkan bahaya baik
dalam urusan dunia maupun akhirat, menyerahkan semua urusan kepadaNya serta meyakini dengan sebenar-benarnya bahwa tidak ada yang
memberi, menghalangi, mendatangkan bahaya, dan mendatangkan
manfaat kecuali Allah semata.
tawakal bukanlah hanya sikap bersandarnya hati kepada Allah semata,
namun juga disertai dengan melakukan usaha

Pengertian
Tawakal

a. Menyerahkan segala perkara, ikhtiar dan usaha yang dilakukannya serta


diri sepenuhnya untuk mendapat manfaat atau menolak mudharat dari
Allah swt.
b. Berserah diri kepada kehendak Allah swt.dan percaya dengan sepenuh
hati atas keputusan-Nya.
c. Membebaskan hati dari segala ketergantungan kepada selain Allah swt.
dan menyerahkan keputusan segala sesuatu kepada-Nya.
d. Berserah diri kepada Allah swt dengan penuh keikhlasan baik dalam
penderitaan, cobaan, maupun kebahagiaan.

Firman Allah

Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan
keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka. Dan barang
siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan
(keperluan)nya. (QS. Ath Thalaaq *65+: 2-3)
Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah
kepada Allah, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal
(kepada-Nya) (QS Ali Imraan:159).
Dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan
mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan
yang(dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan bagi tiaptiap sesuatu.(QS.At-Thalaq:3).

Rasulullah SAW
bersabda :

Jikalau kamu tawakal kepada Allah dan berserah diri sepenuhnya,


maka kamu akan mendapat rizki seperti rizki burung-burung yang
diwaktu pagi berada dalam keadaan lapar dan kembali sore dengan
perut kenyang.(HR.Turmuzi).
Seandainya kalian betul-betul bertawakal pada Allah, sungguh
Allah akan memberikan kalian rezeki sebagaimana burung
mendapatkan rezeki. Burung tersebut pergi pada pagi hari dalam
keadaan lapar dan kembali sore harinya dalam keadaan kenyang.
(HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Al Hakim)

3. Tingkatan tawakkal

a. Tawakkalul wakil, artinya sesorang yg mempercayakan urusannya


kepada sang wakil yaitu Allah swt. tawakkal seperti ini dilakukan oleh
mukmin biasa.
b. Tawakkal Taslim, artinya seseorang yg tidak membutuhkan sesuatu
selain Allah swt. tingkatan tawakkal seperti ini adalah tawakkalnya para
Nabi/Rasul.

4. Contoh perilaku
tawakkal

a. Selalu mempersiapkan diri terhadap kemungkinan yang

terjadi pada dirinya. seperti bersyukur apabila mendapat


karunia ,jika tidak ia akan bersabar.
b. Tenang dalam menjalankan kehidupan, tidak pernah
berkeluh resah dan gelisah.
c. Selalu giat bekerja dan ikhtiar, karena ia berprinsip bahwa
langit tidak akan pernah menurunkan hujan emas dan perak.
d. Selalu giat berdoa kepada Allah
e. Menerima segala ketentuan Allah swt. dengan ridho
terhadap dirinya dan keadaannya.
f. Berusaha memperoleh sesuatu yang dapat memberikan
manfaat kepada orang lain.

5. Membiasakan diri
berperilaku tawakal

a. Membaca sejarah para Nabi dan Rasul Allah swt.sebagai suri tauladan
dalam kehidupan kita. Seperti kesabaran Nabi Ayyub as. Dari cobaan yang
ditimpakan kepadanya dll.
b. Selalu giat bekerja, ikhtiar dan berdoa.
c. Melatih kesabaran dengan memperbanyak ibadah sunah sesudah
ibadah wajib.
d. Selalu memiliki sifat optimis dan tidak putus asa, dengan prinsip hidup
tidak datu jalan keroma.

Yang Akan Didapat

Tawakkal yg sebenarnya kpd Allah Taala akan menumbuhkan dalam hati


seorang mukmin perasaan ridha kpd segala ketentuan dan takdir Allah,
yang ini merupakan ciri utama orang yg telah merasakan kemanisan dan
kesempurnaan iman,
sebagaimana sabda Rasulullah SAW , Akan merasakan
kelezatan/kemanisan iman, orang yg ridha dg Allah Taala sebagai Rabbnya dan islam sebagai agamanya serta (nabi) Muhammad SAW sebagai
rasulnya

Semoga Allah Taala memudahkan kita semua untuk


mencapai kedudukan yang agung ini dan semoga Dia
senantiasa melimpahkan taufik-Nya kepada kita
semua untuk memiliki sifat-sifat mulia dan terpuji
dalam agama-Nya.