Anda di halaman 1dari 12

EFIKASI DAN KEAMANAN PENGGUNAAN

JANGKA PANJANG VAKSIN DENGUE PADA


AREA ENDEMIS DENGUE

Oleh:
Avamira Rosita Pranoto H.04.2015/G99141015
Elizabeth Puji Yanti
H.05.2015/G99141016
Pembimbing :
Yulidar Hafidh, dr., Sp.A (K)

ABSTRA
K
Latar Belakang

Hasil

LATAR
BELAKANG

LATAR
BELAKANG
Vaksin diberikan dalam 3x pemberian
bulan ke 0, 6 dan 12.
Efikasi dan keamanan vaksin dinilai selama
25 bulan fase pengawasan (hingga 13
bulan sesudah pemberian ke-3).
Vaksinasi secara signifikan mengurangi
insidensi virologis dengue dan
menunjukkan keamanan dan profil
reaktogenisitas yang dapat diterima,
penemuan ini sesuai dengan hasil
penelitian sebelumnya.

METODE
PENELITIAN
Analisis Keamanan Jangka Panjang Sementara

METODE
PENELITIAN
Analisis Follow up Jangka Panjang

HASIL PENELITIAN
Plot Kaplan- Meier ada perlindungan yang
lebih besar di antara partisipan berusia 9
tahun daripada < 9 tahun.
Lamanya rawat inap; durasi demam; gejala
klinis sama (untuk yang dirawat di rumah sakit
selama fase pengawasan efikasi dan fase tindak
lanjut jangka panjang) pada ketiga percobaan.
Tidak ada perbedaan yang secara klinis
penting pada frekuensi berbagai tanda dan gejala
pada partisipan yang dirawat di rumah sakit yang
terlihat antara fase pengawasan efikasi dan fase
tindak lanjut jangka panjang di salah satu studi
atau antara kelompok vaksin dan kontrol.

HASIL PENELITIAN
Efikasi lebih tinggi di antara partisipan berusia
9 tahun dan lebih rendah di antara partisipan
berusia < 9 tahun.
Dalam setiap studi, efikasi vaksin lebih rendah di
antara partisipan seronegatif daripada seropositif
pada partisipan berusia 9 tahun.
Efikasi vaksin untuk dengue yang berat:
- 93.2% (95% CI, 77.3 hingga 98.0) 9 tahun
- 44.5% (95% CI, -54,4 hingga 79.7) < 9 tahun.

DISKUSI
Analisis gabungan dari uji coba CYD14, CYD15,
dan CYD57 selama tahun ke 3 menunjukkan risiko
rawat inap yang lebih rendah untuk dengue di
antara partisipan yang berusia 9 tahun atau lebih
pada kelompok vaksin dibandingkan kelompok
kontrol.
Populasi risiko dengue bervariasi tergantung pada
epidemiologi lokal, dengan beban penyakit
tertinggi umumnya diamati pada kelompok usia
mewakili populasi terbesar (yaitu, remaja dan
dewasa).

KESIMPULAN
Data yang tersedia dari periode pengawasan
efikasi dan tindak lanjut jangka panjang di tiga
penelitian di Asia-Pasifik dan Amerika Latin
daerah tropis dan subtropis yang endemik
dengue menunjukkan penurunan penyakit
dengue pada fase pengawasan efikasi di antara
anak-anak yang menerima vaksin.
Risiko rawat inap karena dengue lebih
rendah secara keseluruhan sampai 2 tahun
setelah selesai dari tiga dosis jadwal vaksinasi di
kalangan anak-anak antara usia 9 -16 tahun.

TERIMAKASIH