Anda di halaman 1dari 7

Pendahuluan

:
Pembakaran merupakan reaksi oksidasi yang sangat cepat antara bahan baklar (fuel)
dan oksidator dengan menimbulkan panas atau nyala dan panas. Pembakaran dalam mesin
diesel terdiri dari empat tahap. Tahap 1 adalah waktu pembakaran tertunda dimana partikelpartikel bahan bakar yang diinjeksikan bercampur dengan udara di dalam silinder agar
mudah terbakar. Tahap 2 adalah perambatan api dimana tekanan akan naik. Tahap 3 adalah
pembakaran langsung atau disebut juga pembakaran dikontrol. Tahap terakhir adalah
pembakaran lanjut, walaupun injeksi telah berakhir, pembakaran masih tetap berlangsung.

Spektroskopi Infra Red (IR) sangat penting dalam kimia modern, terutama dalam
daerah organik. Sumber radiasi yang digunakan dalam metode ini adalah sinar Infra Merah
(Infra Red). Pengabsorpsian energi pada berbagai frekuensi dapat dideteksi oleh
spektrofotometer infra red, yang memplot jumlah radiasi infra merah yang diteruskan
melalui sampel sebagai fungsi frekuensi, jumlah gelombang, atau panjang gelombang
radiasi. Plot tersebut merupakan spektrum infra merah yang memberikan informasi penting
tentang gugus fungsional suatu molekul.

Pengukuran dengan metode AAS ini dapat langsung dilakukan terhadap larutan sampel. automatic sampler. Batas kadar-kadar yang dapat ditentukan sangat luas yaitu dari ppm hingga % g. Tidak ada satu unsur pun dalam susunan berkala yang mempunyai radiasi resonans yang sama. f. Penjelasannya yg lebih rinci sama Zainah. dan gravimetri dimana endapan perlu dikeringkan terlebih dahulu untuk mengetahui jumlah massa yang akan diukur. Adanya pengaruh kimia dimana AAS tidak mampu menguraikan zat menjadi atom misalnya karena adanya pengaruh fosfat dalam menganalisis kandungan Ca di dalam sampel. i. (Antara yang termurah seperti kalorimetri dan gravimetri. beberapa unsur yang berlainan dapat diukur dengan metode AAS ini d. Batas (limit) deteksi yang rendah c. b. Jadi preparasi larutan sampel sebelum pengukuran menggunakan metode AAS ini sangat sederhana. dan penyimpanan data cadangan (dengan microprocessor). Tidak diperlukan pemisahan unsur logam terlebih dahulu. instrumenasi AAS ini dapat bertambah mahal apabila dilengkapi dengan printer. Mg. Hg. dan yang mahal seperti spektrometer emisi dengan “automatic direct-reading” atau XRF. Dari satu larutan yang sama. instrumentasi AAS ini berada di tengah-tengah. Memiliki kepekaan yang tinggi dalam atomisasi h. Kelebihan metode AAS : a. Untuk meyakinkan pihak tersebut. Gangguan ini terjadi apabila unsur yang dianalisis mengalami reaksi kimia dengan anion atau kation tertentu dengan senyawa yang refraktori (tahan terhadap suhu tinggi). dll yang . sehingga tidak semua analit dapat teratomisasi. 5 Bila pihak lain meragukan kecanggihan AAS yang anda gunakan. Kekurangan metode AAS : a. sehingga sangat sesuai untuk digunakan dalam menganalisis kandungan merkuri menggunakan sampel air sungai yang mengalir di sekitar daerah pertambangan emas tersebut.Topik 1 : No. Inilah yang menyebabkan metode AAS sangat spesifik. Namun. e. Radiasi resonansi unsur yang satu tidak akan diadsorpsi oleh atom bebas dari unsur lainnya. dan sebagainya. Metode AAS ini sangat spesifik Setiap unsur yang berbeda memiliki radiasi resonansi (radiasi yang diserap) yang berbeda panjang gelombangnya (λ). Output data (adsorbansi) dapat dibaca langsung pada alat percobaan jika alat yang digunakan menghasilkan output data adsorbansi dari sampel yang diuji kandungannya. bagaimana meyakinkan pihak tersebut? Jelaskan lebih rinci karena orang yang anda hadapi tidak tahu sama sekali mengenai metode AAS ini. berbeda dengan kalorimetri yang membutuhkan pembentukan senyawa berwarna. Efeknya adalah misalnya terjadi penurunan data adsorbansi dalam analisa logam Ca. dan sebagainya. Dalam soal harga. kami dapat menjelaskan beberapa kelebihan metode AAS yang sesuai untuk menganalisis kandungan merkuri dalam sampel air sungai yang tercemar akibat limbah penambangan emas.

dan konsentrasi dan substansi yang dikenal dapat ditentukan. yaitu dengan rentang panjang gelombang yang luas. atau bila pelarut yang digunakan tidak menggunakan pelarut zat standar. Memiliki kepekaan yang tinggi dan tingkat ketelitiannya sangat tinggi untuk menganalisis konsentrasi zat dalam sampel tertentu. sehingga data adsorbansi akan berkurang juga. dinding kuvet yang akan ditembus sinar tidak boleh sering dipegang karena akan mempengaruhi pengukuran adsorbansi yang terjadi. Dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis ini substansi yang tak dikenal dapat diidentifikasi. Kelebihan metode UV-Vis : a. Hanya dapat digunakan pada daerah ultraviolet dengan panjang gelombang >185 nm d. f. Adsorbansi dipengaruhi oleh pH larutan. Dapat menganalisa larutan sampel dengan konsentrasi yang sangat kecil. Topik 2 : No. terutama dalam menganalisis kandungan formalin g. dll dimana diperoleh adsorbansi yang lebih rendah dibandingkan bila pengganggu-pengganggu seperti silikat dan fosfat itu tidak ada. Topik 3 – Pembakaran pada Biodiesel . b. e. Untuk mengatasi hal ini dalam analisis kuantitatif dapat diguanan cara analisis adisi standar. Sangat sederhana. Gangguan ionisasi terjadi bila suhu nyala api cukup tinggi sehingga mampu melepaskan elektron dari atom netral dan membentuk ion positif. Metode ini dapat diguanakan baik untuk sampel berwarna maupun sampel tidak berwarna c. 5 Bagaimana anda meyakinkan teman-teman dalam tim bahwa penggunaan spektrofotometer UV-Vis dalam penentuan kadar formalin ini sudah tepat? Jelaskan lebih rinci mengenai metode ini. seperti tingkat keasaman sampel dan standar tidak sama. Pemakaian hanya pada gugus fungsional yang mengandung elektron valensi dengan eksitasi energi yang rendah. b.mengandung silikat. Kekurangan metode UV-Vis : a. Pembentukan ion ini akan mengurangi jumlah atom netral. c. Adanya pengaruh matriks misalnya pelarut. d. suhu. atau bila suhu nyala untuk larutan standar dan sampel berbeda. Dijelasin sama imas Untuk meyakinkan teman-teman. namun sangat mengganggu dalam analisis kuantitatif. dan adanya zat pengganggu. Kebersihan kuvet harus benar-benar terjaga. c. Memiliki selektivitas yang cukup baik. fosfat. kami akan menjelaskan beberapa kelebihan metode UV-Vis yang akan digunakan untuk menganalisis kadar formalin dalam bakso. Gangguan matriks terjadi apabila sampel mengandung banyak garam atau asam. Kurang sempurnanya preparasi sampel. Dapat digunakan secara luas. preparasi larutan larutan sampel sebelum pengukuran sangat sederhana. b. Adanya pengaruh ionisasi yitu apabila atom tereksitasi (tidak hanya disosiasi) sehingga meimbulkan emisi pada panjang gelombang yang sama. Gangguan ini dalam analisis kualitatif tidak terlalu bermasalah. d. misalnya kandungan formalin dalam bakso.

Proses Pembakaran Mesin Diesel (Maleev. . Pembakaran spontan adalah pembakaran dimana bahan mengalami oksidasi perlahan-lahan sehingga kalor yang dihasilkan tidak dilepaskan. Program Studi Magister Teknik Mesin Program Pascasarjana Universitas Diponegoro Sistem Pembakaran Mesin Diesel Gbr. 2010. adapun urutannya sebagai berikut: 1. proses perpindahan panas. 2. Kaji Eksperimental Pengaruh Temperatur Biodiesel Terhadap Performansi Mesin Diesel. Proses pembakaran akan terjadi jika unsur-unsur bahan bakar teroksidasi. sehingga menyebabkan tekanan dalam silinder naik. disertai timbulnya cahaya dan menghasilkan kalor. pembakaran dapat didefinisikan sebagai proses atau reaksi oksidasi yang sangat cepat antara bahan baklar (fuel) dan oksidator dengan menimbulkan panas atau nyala dan panas. Periode ini sering disebut periode pembakaran letup. Pembakaran adalah reaksi kimia yang cepat antara oksigen dan bahan yang dapat terbakar.Secara umum. Sedangkan Heywood dalam bukunya yang berjudul Internal Combustion Engine Fundamentals menerangkan bahwa pembakaran spontan disamping dipengaruhi oleh angka cetana. proses perpindahan massa dan gerakan fluida. Periode 2: Perambatan api (B-C) Nyala api akan merambat dengan kecepatan tinggi. pelepasan panas yang berasal dari energi ikatan-ikatan kimia. Menurut Sazhin pembakaran spontan dipengaruhi oleh temperatur bahan bakar dan tekanan di dalam silinder pembakaran. Pengaruh Temperatur terhadap Gbr. 2005) Pembakaran Spontan (Heywood. maka terdiri dari 21% oksigen dan 79% nitrogen. Gbr. partikel-partikel bahan bakar yang diinjeksikan bercampur dengan udara di dalam silinder agar mudah terbakar. juga dipengaruhi oleh temperatur bahan bakar. tekanan efektif. Dalam proses pembakaran fenomena-fenomena yang terjadi antara lain interaksi proses-proses kimia dan fisika. Pengaruh Angka Cetana terhadap Pembakaran Spontan (Sazhin. akan tetapi dipakai untuk menaikkan suhu bahan secara pelanpelan sampai mencapai suhu nyala. Jika oksigen yang dibutuhkan untuk proses pembakaran diperoleh dari udara. Periode 1: Waktu pembakaran tertunda (ignition delay) (A -B) Periode ini disebut fase persiapan pembakaran. 1973) Proses pembakaran dibagi menjadi 4 periode seperti yang ditunjukan pada Gambar 3. 1988) Sumber : Skripsi Murni. 3. 1. 2. Proses ini akan menghasilkan panas sehingga akan disebut sebagai proses oksidasi eksotermis.

Molekul-molekul poliatom memperlihatkan dua jenis vibrasi molekul. b. Perbedaannya adalah sampel berhadapan langsung dengan sumber radiasi. terdiri dari wagging (kibasan) dan twisting (pelintir). Vibrasi Bending (Tekuk) Pada vibrasi ini ada 2 jenis. panjang gelombang. atau jumlah gelombang radiasi. karena atom-atom dengan massa rendah cenderung lebih mudah bergerak daripada atom dengan massa lebih tinggi. Spektroskopi Infra Red (IR) Bila radiasi infra merah dilewatkan melalui suatu cuplikan. Handout Spektroskopi Infra Merah Instrumentasi Spektroskopi IR Instrumentasi spektrofotometri IR susunannya hampir sama dengan spektrofotometri UV-Vis. bahkan bisa lebih rumit lagi bergantung pada molekul dan kepekaan instrumen. yang memplot jumlah radiasi infra merah yang diteruskan melalui cuplikan sebagai fungsi frekuensi. Vibrasi ikatan yang melibatkan hidrogen sangat berarti. maka molekulmolekulnya dapat menyerap (mengabsorpsi) energi dan terjadilah transisi diantara tingkat vibrasi (ground state) dan tingkat vibrasi tereksitasi (excited state). Pengabsorpsian energi pada berbagai frekuensi dapat dideteksi oleh spektrofotometer infrared. Susunannya yaitu. pembakaran masih tetap berlangsung. Periode 4: Pembakaran lanjut (D-E) Injeksi berakhir di titik D. (2010). terdiri dari scissoring (gunting) dan rocking (goyang) 2. yaitu vibrasi stretching (ulur) dan bending (tekuk). Sampel yang digunakan dapat berupa cairan. Plot tersebut adalah spektrum infra merah yang memberikan informasi penting tentang gugus fungsional suatu molekul. Sumber radiasi yang sering digunakan adalah senyawa silikon karbida yang dapat dipijarkan sampai suhu 1300-1500 K. Akibatnya kita akan melihat banyak pita-pita absorpsi yang diperoleh pada spektrum infra merah. Pembakaran langsung ini dapat dikontrol dari jumlah bahan bakar yang diinjeksikan. sehingga periode ini sering disebut periode pembakaran dikontrol. Periode 3: Pembakaran langsung (C-D) Bahan bakar yang diinjeksikan langsung terbakar. υ adalah frekuensi). Walaupun injeksi telah berakhir. Bila pembakaran lanjut terlalu lama. Tekuk dalam bidang. 4. Vibrasi Stretching (Ulur) Makin rumit struktur suatu molekul. Bentuk vibrasi bending (Tekuk) Sumber : Susila Kristianingrum. yaitu : 1. Vibrasi Molekul Penyerapan radiasi inframerah menyebabkan perubahan energi (ΔE) dan dinyatakan sebagai : ΔE = h υ (dimana h adalah konstanta Planck. tetapi bahan bakar belum terbakar semua. semakin banyak bentuk-bentuk vibrasi yang ungkin terjadi. Sumber radiasi  Sampel  Monokromator  Detektor  Penguat  Visual Display. a. Tekuk keluar bidang. temperatur gas buang yang tinggi menyebabkan efisiensi panas turun. . Gambar 4.3.

C = O ester  1245 cm-1  .C – O ester Perhitungan harga DBE. atau gas. Oleh karena itu. Sementara satu sinyal proton singlet pada geseran kimia  1. H . KBr. mengarah pada suatu senyawa ester alifatik. data-data spektroskopi diatas dan rumus molekul C6H12O2. Hal tersebut ditunjukkan dengan perhitungan DBE yang mengarah pada suatu senyawa ester alifatik. X +  N) = ½ (2.8 ppm menunjukkan adanya -CH3 terisolasi yang terikat ke gugus karbonil (C=O). Kesimpulan : Hasil yang diperoleh dari spektra Infra Red tersebut adalah gugus fungsional senyawa C6H12O2.0 + 0) = ½ (14 .C – H alifatik  1745 cm-1  . Harga DBE 1 sesuai untuk satu gugus karbonil. dan LiF sehingga harus diletakkan di tempat yang kelembabannya rendah agar alat optiknya tidak rusak. Dengan menggunakan metode spektrofotometri IR.6 + 2 . Harga DBE 1 sesuai untuk satu gugus karbonil. peralatan yang digunakan sederhanan dan khusus digunakan untuk tujuan kualitatif yang difokuskan pada identifikasi gugus fungsi. Monokromator terbuat dari garam NaCl. Oleh karena itu.12 .padatan. CsBr.2960 cm-1  .12) =1 Data spektrum IR  2870 . 5 Spektra IR senyawa C6H12O2 Harga DBE = ½ (2C + 2 . Spektra IR Gbr. rumus struktur dari senyawa yang memiliki RM C6H12O2 sesuai dengan data-data spektroskopi diatas adalah butiletanoat. .

Analytical Chemistry. Khopkar. 2nd Edition. New York : John Wiley & Sons. (1971)..rumus struktur dari senyawa yang memiliki RM C 6H12O2 sesuai dengan data-data spektroskopi diatas adalah butiletanoat. S. New Jersey : Prentice Hall Inc. Jakarta : UI Press Larry G. Hargis. Principles and Technigues. (1998). Analytical Chemistry. . Daftar Pustaka : Garry D.M. (1990).. Konsep Dasar Kimia Analitik. Christian.