Anda di halaman 1dari 7

KONSERVASI TUMBUHAN

Punah?......
Kepunahan merupakan proses alami.
99% kepunahan spesies akibat kegiatan manusia:
Rusak &
kegiatan membakar hutan
hilangnya
pembukaan lahan
habitat
Kelompok tumbuhan yang terancam punah:
gimnospermae (conifera, ginkgo, cycas)
palem-paleman

Pembukaan lahan

Kecepatan kepunahan tertinggi terjadi di kepulauan


karena memiliki spesies endemik terbanyak.
Ex.: Pulau Madagaskar
ekosistem hutan hujan basah
80% spesies tumbuhan endemik
Kepulauan Hawaii, telah banyak dipelajari.
Memiliki 98% burung endemik.
Masuknya orang Polynesia (+ tikus, anjing dan babi), juga
membuka lahan pertanian
50% burung punah .
Orang Eropa (+ kucing, tikus, kambing, sapi, burung
hantu), penyakit burung, membuka lahan pertanian dan
perumahan
17 sp. Burung punah.

Konservasi (Pelestarian) ada 2 cara :


1. Cara Pelestarian in situ
2. Cara Pelestarian ex situ

Konservasi in situ
Pelestarian dengan cara koleksi tanaman hidup dan bersifat pasif
(hanya pengawasan dan pengelolaan plasma nutfah yang belum
diusahakan pada habitatnya).
Pelestarian in situ dapat dilaksanakan di dalam hutan, savanna,
stepa atau biota lainnya, oleh karena itu cocok untuk jenis jenis liar,
sebab pelestarian jenisjenis liar sering menimbulkan kesulitan
sebab :
- Faktor adaptasi terhadap daerah dan daur hidup
- Faktor hama dan penyakit di daerah baru
- Ukuran perawakan tumbuh.
Contoh : Bentuk pelestarian secara in situ adalah cagar alam atau
daerah lindung dan Taman Nasional.

Konservasi ex situ
Cara pelestarian ini sifatnya aktif (aktif dalam kegiatan
memperbanyak, evaluasi, pelayanan material untuk pemulia, peneliti
dan pemakai yang lain, apabila perlu juga melayani pembaharuan
koleksi.
Ada beberapa bentuk pelestarian ex situ yaitu :
a. Bentuk tumbuhan hidup contohnya : kebun raya, kebun buah
buahan, arboretum, kebun tanaman introduksi, kebun
pemuliaan dan kebunkebun yang lain.
b. Pelestarian dalam bentuk penyimpanan biji
c. Pelestarian dalam bentuk penyimpanan tepung sari
d. Penyimpanan dalam bentuk meristem.
Cara pelestarian b, c dan d adalah dengan perlakuan tertentu
(penurunan suhu penyimpanan, memperkecil tekanan O2,
memperkecil kadar air dan juga perlu sterilisasi).

Organisasi konservasi internasional

IUCN (International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources)
Berdiri pada tahun 1948 di Perancis.
Pada saat ini berpusat di Swiss, dengan anggota sebanyak 100 negara.
Salah satu organisasi dari PBB yang memberikan informasi tentang
konservasi dan pemanfaatan secara berkelanjutan sumber daya biologi
dunia dam membantu organisasi-organisasi konservasi di dunia dalam
membangun sistem informasi mereka sendiri.

World Conservation Union


WWF (World Wide Fund for Nature)

Organisasi internasional yang didirikan pada tahun 1961.


Untuk melindungi spesies-spesies yang terancam kepunahan beserta
habitatnya.
Saat ini juga terlibat dan menangani program-program pengendalian
pencemaran lingkungan dan mempromosikan kebijakan-kebijakan
pembangunan berkelanjutan.