Anda di halaman 1dari 10

KEBUTUHAN O2

OLEH : TIM KDPK

FAKTOR- FAKTOR YANG


MEMPENGARUHI OKSIGENASI
FISIOLOGIS
II. PERKEMBANGAN.
III. PERILAKU.
IV. LINGKUNGAN.
I.

I. FAKTOR FISIOLOGIS.
Kapasitas pengikatan O2 menurun
ex : Anemia
b. Penurunan konsentrasi O2 yang diinspirasi
obstruksi sal nafas atas
menurunya O2 lingkungan
a.

c.

Hipovolemia.
Perdarahan.
Dehidrasi.

Peningkatan metabolisme
Demam.
Infeksi.
Ibu hamil.
Luka.
e. Kondisi yang mempengaruhi pergerakan
dinding dada.
Kehamilan.
Obesitas
Kelainan muskuloskeletal.
d.

II. FAKTOR PERKEMBANGAN


Bayi prematur.
Kurang surfaktan.
b. Bayi dan todler.
Resiko ISPA.
c. Anak usia sekolah
Infeksi saluran nafas akibat merokok.
a.

d. Dewasa muda dan pertengahan.

Diit tidak sehat.


Kurang latihan/exercise.
Stres dan merokok.
e. Dewasa tua.
Perubahan terjadi karena proses
degeneratif.
CV : Artherosklerosis.
Paru : kehilangan elastisitas, alveoli
membesar dan ductus broncchialis
dilatasi sehingga tidak mampu expansi
secara maximal

III. FAKTOR PERILAKU.


Secara langsung / tidak langsung

mempengaruhi oksigenasi.
a. Nutrisi.

Obesitas :
Penurunan ekspansi paru-paru karena
terdorong isi abdomen.
Peningkatan penggunaan O2.
Gizi buruk :
Penurunan kekuatan otot pernafasan
mengakibatkan nafas pendek

Kelemahan Otot :
Menurunkan kemampuan reflek batuk.
Resiko penumpukan sekret pada paru
dan saluran nafas.
Diet tinggi lemak :
Tinggi kolesterol mengakibatkan
artherosklerosis.

b. Exercise.
Peningkatan exercise meningkatkan
aktivitas dan penggunaan O2.
Olahraga teratur : menurunkan
kolesterol dalam darah, memperlancar
aliran darah, nadi dan tekanan darah
stabil.

c. Merokok.
Asap nikotin
vasokonstriksi
pembuluh darah.
d. Substansi abuse.
Intake nutrisi (Fe kurang)
mengakibatkan produksi Hb rendah.
Alkohol mengakibatkan depresi pusat
pernafasan
RR menurun
penurunan O2 yang diinspirasi.
e. Kecemasan.
Mertabolisme rate meningkat O2 yang
diperlukan lebih banyak.

IV. FAKTOR LINGKUNGAN.


a. Tempat kerja ( polusi )
b. Ketinggian tempat ( tekanan &

Konsentrasi O2 menurun )