Anda di halaman 1dari 66

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II

KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT


NAMA PROGRAM

PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN


NAMA KEGIATAN

PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


LOKASI PEKERJAAN

JL. ANGGREK CAKRA NO. 70 RT09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT
TAHUN ANGGARAN

2015

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT

JL. ANGGREK CAKRA NO.70 RT.09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT

TTD

TTD

TTD

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

ARSITEKTUR

SITE PLAN

AR

1 : 250

01

2015

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT

JL. ANGGREK CAKRA NO.70 RT.09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT

TTD

TTD

TTD

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

ARSITEKTUR

DENAH LANTAI 1

AR

1 : 250

02

2015

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT

JL. ANGGREK CAKRA NO.70 RT.09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT

TTD

TTD

TTD

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

ARSITEKTUR

DENAH LANTAI 2

AR

1 : 250

03

2015

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT

JL. ANGGREK CAKRA NO.70 RT.09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT

TTD

TTD

TTD

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

ARSITEKTUR

POTONGAN A-A

1 : 150

POTONGAN B-B

1 : 150

AR

04

2015

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT

JL. ANGGREK CAKRA NO.70 RT.09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT

TTD

TTD

TTD

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

ARSITEKTUR

TAMPAK DEPAN

1 : 150

TAMPAK BELAKANG

1 : 150

AR

05

2015

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT

JL. ANGGREK CAKRA NO.70 RT.09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT

TTD

TTD

TTD

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

ARSITEKTUR

DENAH PLAFOND LT. 2 RENCANA

AR

06

1 : 200

2015

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT

JL. ANGGREK CAKRA NO.70 RT.09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT

TTD

TTD

TTD

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

ARSITEKTUR

DENAH KERAMIK LT. 1 RENCANA

AR

07

1 : 200

2015

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT

JL. ANGGREK CAKRA NO.70 RT.09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT

TTD

TTD

TTD

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

ARSITEKTUR

DENAH KERAMIK LT. 2 RENCANA

AR

08

1 : 200

2015

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT

JL. ANGGREK CAKRA NO.70 RT.09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT

TTD

TTD

TTD

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

ARSITEKTUR

DENAH PINTU DAN JENDELA LT. 1

AR

09

1 : 200

2015

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT

JL. ANGGREK CAKRA NO.70 RT.09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT

TTD

TTD

TTD

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

ARSITEKTUR

DENAH PINTU DAN JENDELA LT. 2

AR

10

1 : 200

2015

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT

JL. ANGGREK CAKRA NO.70 RT.09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT

TTD

TTD

TTD

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

ARSITEKTUR

DETAIL KUSEN 1

AR

1 : 50

11

2015

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT

JL. ANGGREK CAKRA NO.70 RT.09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT

TTD

TTD

TTD

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

ARSITEKTUR

DETAIL KUSEN 2

AR

1 : 50

12

2015

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT

JL. ANGGREK CAKRA NO.70 RT.09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT

TTD

TTD

TTD

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

ARSITEKTUR

DETAIL KUSEN 3

AR

1 : 50

13

2015

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT

JL. ANGGREK CAKRA NO.70 RT.09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT

TTD

TTD

TTD

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

ARSITEKTUR

DETAIL KUSEN 4

AR

1 : 50

14

2015

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT

JL. ANGGREK CAKRA NO.70 RT.09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT

TTD

TTD

TTD

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

ARSITEKTUR

DENAH TOILET LT. 1 EXISTING

AR

15

1 : 75

2015

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT

JL. ANGGREK CAKRA NO.70 RT.09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT

TTD

TTD

TTD

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

ARSITEKTUR

DENAH TOILET LT. 1 RENCANA

AR

16

1 : 50

2015

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT

JL. ANGGREK CAKRA NO.70 RT.09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT

TTD

TTD

TTD

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

ARSITEKTUR

DENAH TOILET LT. 2 EXISTING

AR

17

1 : 75

2015

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT

JL. ANGGREK CAKRA NO.70 RT.09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT

TTD

TTD

TTD

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

ARSITEKTUR

DENAH TOILET LT. 2 RENCANA

AR

18

1 : 75

2015

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT

JL. ANGGREK CAKRA NO.70 RT.09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT

TTD

TTD

TTD

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

ARSITEKTUR

POTONGAN C - C TOILET

AR

19

1 : 50

2015

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT

JL. ANGGREK CAKRA NO.70 RT.09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT

TTD

TTD

TTD

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

ARSITEKTUR

DENAH TITIK LAMPU LT. 2

AR

20

1 : 200

2015

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT

JL. ANGGREK CAKRA NO.70 RT.09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT

TTD

TTD

TTD

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

ARSITEKTUR

DENAH KERAMIK TANGGA

AR

21

1 : 30

2015

SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT

JL. ANGGREK CAKRA NO.70 RT.09/07 KEBON JERUK


JAKARTA BARAT

TTD

TTD

TTD

PT. WYDA ARSIKONA BUANA


JL. RAYA PONDOK KELAPA NO.1J KEL. PONDOK KELAPA
KEC. DUREN SAWIT - JAKARTA TIMUR 13450

ARSITEKTUR

DETAIL PINTU FOLDING

AR

22

1 : 30

2015

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT TEKNIS


( RKS )

PELAKSANAAN PEKERJAAN :
PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15

1.

KETENTUAN UMUM

1.1. Lingkup Pekerjaan


Pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa Pemborongan adalah :
a Pengadaan, pengamanan, serta pengawasan alat dan bahan yang dipergunakan selama masa
pelaksanaan.
b Pengerahan Tenaga Kerja.
c Pekerjaan Perawatan Berat Gedung SDN Kebon Jeruk 15 Jakarta Barat beserta fasilitas lainnya
sesuai dengan Gambar Kerja dan uraian dalam BOQ (bill of quantity).
1.2. Persyaratan Khusus
Beberapa persyaratan khusus yang harus dipenuhi oleh Penyedia Barang/Jasa dan harus
dilampirkan dalam surat penawaran harga, antara lain:
a Foto copy kontrak untuk pekerjaan sejenis yang pernah dilakukan termasuk bukti setoran
pajak untuk pekerjaan Pengadaan Barang/Jasa pengadaan dengan type/model sejenis.
b Dokumen asli kontrak dan setoran pajak harus bisa ditunjukkan ke Panitia pada waktu
klarifikasi.
1.3. Ukuran
Semua ukuran untuk Pekerjaan Perawatan Berat Gedung SDN Kebon Jeruk 15 Jakarta Barat harus
sesuai dengan ukuran pada gambar rencana, Apabila ada keragu-raguan mengenai dimensi dan
satuan Penyedia Jasa wajib menanyakan kepada Direksi/Pengawas Lapangan.
1.4. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan
Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan Perawatan Berat Gedung SDN Kebon Jeruk 15 Jakarta Barat akan
di atur dalam aanwijzing pekerjaan.
a Sebelum memulai kegiatan lapangan Penyedia Jasa Pemborongan wajib membuat jadwal
pelaksanaan untuk disetujui oleh Direksi/ Konsultan Pengawas.
b Jadwal pelaksanaan pekerjaan dibuat untuk rencana pelaksanaan pekerjaan dan agar
kemajuan pekerjaan dari waktu ke waktu dapat dievaluasi ketepatan waktunya. Jadwal
tersebut diperlukan untuk menguraikan berbagai aktivitas pekerjaan.
c Penyedia Jasa Pemborongan harus menyiapkan jadwal pelaksanaan pekerjaan, yang harus
diserahkan dan mendapat persetujuan dari Pengguna Jasa dengan detail, yang
memperlihatkan urutan kegiatan yang direncanakan dalam melaksanakan pekerjaan.
d Secara berkala Penyedia Jasa Pemborongan harus memperbaharui jadwal pelaksanaan
pekerjaan untuk menggambarkan seteliti mungkin kemajuan pekerjaan secara aktual sampai
hari terakhir bulan yang bersangkutan.
e Jadwal Pelaksanaan yang telah disetujui harus di rinci dalam laporan mingguan.
f
Laporan jadwal kegiatan mingguan diserahkan pada setiap Senin pagi, dimana ditunjukkan
bagian/komponen/jenis pekerjaan dan kegiatan yang direncanakan akan dilaksanakan pada
minggu berkutnya.
1

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

g
h

Jadwal pelaksanaan pekerjaan sub Penyedia Jasa Pemborongan harus diserahkan secara
terpisah atau dimasukkan ke dalam jadwal pelaksanaan keseluruhan.
Laporan mingguan & bulanan prestasi pekerjaan dicantumkan sebagai berikut:
a) Volume pekerjaan komulatif sampai dengan minggu dan bulan sebelumnya.
b) Volume pekerjaan pada minggu dan bulan bersangkutan.
c) Total volume komulatif sampai dengan minggu dan bulan bersangkutan.
1.5. Perbedaan Gambar

a
b
c

Pada dasarnya apabila ada perbedaan/konflik antara gambar, uraian pekerjaan dan
persyaratan pelaksanaan, maka yang berlaku adalah sesuai yang tertulis.
Ketentuan pada pasal di atas berlaku bila tidak ada ketentuan lain dari Perencana/Pengawas
Lapangan.
Meskipun demikian setiap ada perbedaan atau ketidak sesuaian, maka sebelum melaksanakan
pekerjaan Penyedia Jasa Pemborongan harus melaporkan secara tertulis kepada Direksi
Pekerjaan/Pengawas Lapangan. Dan Pengawas Lapangan akan memberikan keputusan setelah
berunding dengan Perencana.
Perbedaan-perbedaan tersebut tidak bisa dijadikan alasan bagi Penyedia Jasa Pemborongan
untuk mengadakan claim.
1.6. Sarana Kerja

a
b
c

Penyedia Jasa Pemborongan wajib memasukkan identifikasi nama, jabatan, keahlian masingmasing anggota kelompok kerja pelaksana pekerjaan.
Penyedia Jasa Pemborongan wajib memasukkan daftar peralatan kerja yang akan digunakan
untuk menyelesaikan pekerjaan.
Penyedia Jasa Pemborong harus meyediakan satu team pengukuran lengkap dengan alat ukur
(thedolit dan waterpass), dan harus senantiasa memantau pekerjaan dan selalu siap bila
pemberi pekerjaan menginstruksikan untuk melakukan pengecekan bersama.
1.7. Rapat Persiapan Pelaksaanaan Pekerjaan

a
b
c

Sebelum pelaksanaan pekerjaan, pengguna jasa/barang bersama-sama dengan penyedia


barang/jasa, perencana, pengawas teknis, dinas teknis dan instansi terkait lainnya, terlebih
dahulu menyusun rencana pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan surat perjanjian/kontrak.
Pengguna barang/jasa harus menyelenggarakan rapat persiapan pekerjaan kontrak selambatlambatnya 3 (tiga) hari sejak diterbitkannya SPMK.
Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan pekerjaan,
adalah :
a) Organisasi kerja
b) Tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan
c) Jadwal pelaksanaan pekerjaan
d) Jadwal pengadaan bahan, mobilisasi peralatan dan personil
e) Penyusunan rencana dan pelaksanaan pemeriksaan lapangan
f) Pendekatan kepada masyarakat dan pemerintah daerah setempat mengenai rencana kerja
g) Penyusunan program mutu proyek
1.8. Organisasi Pelaksanaan Lapangan

Untuk pelaksanaan pekerjaan/proyek sesuai yang ditetapkan dalam surat perjanjian/kontrak,


penyedia barang/jasa harus membuat organisasi pelaksana lapangan, dengan pembagian
tugas, fungsi, dan wewenang yang jelas tanggung jawabnya masing-masing.

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

Penempatan personil harus profesional dan sesuai dengan keahlian bidang tugasnya masingmasing, sedangkan untuk tenaga-tenaga ahlinya harus memenuhi ketentuan peraturan dan
perundang-undangan yang berlaku, sesuai dengan golongan, bidang dan kualifikasi
perusahaan penyedia barang/jasa yang bersangkutan.
1.9. Koordinasi

Pada waktu akan memulai pelaksanaan pekerjaan, penyedia jasa pemborongan wajib
mengadakan koordinasi dengan pihak Sekolah dan pihak terkait serta penyedia jasa pemborongan
unsur pekerjaan lainnya atas petunjuk Direksi.
1.10.
a
b
c
d
e

Shop Drawing

Sebelum kegiatan dimulai penyedia jasa pemborongan harus mengajukan shop drawing ke Sudin
Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat untuk mendapatkan persetujuan.
Shop drawing merupakan gambar detail pelaksanaan yang harus dibuat penyedia jasa pemborongan
berdasarkan gambar perencanaan yang disesuaikan dengan keadaan lapangan, bahan dan peralatan
yang dipakai.
Shop Drawing ini harus memberikan semua data yang diperlukan, termasuk keterangan alat yang
digunakan, bahan, cara pengerjaan, dimensi dan lain-lainnya.
Penyedia jasa pemborongan harus melaksanakan pekerjaan berdasarkan shop drawing tersebut yang
sebelumnya telah diajukan dan mendapat persetujuan tertulis dari Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta
Barat
Dalam proses pembuatan gambar shop drawing penyedia jasa pemborongan tidak diperkenankan
untuk mengklaim perpanjangan waktu.
2.

PEKERJAAN PERSIAPAN
2.1. Umum

Sebelum Penyedia Jasa Pemborongan melaksanakan pekerjaan, maka Penyedia Jasa terlebih
dahulu harus merundingkan dengan pihak direksi dan Konsultan Pengawas mengenai pembagian
tempat pekerjaan penimbunan bahan-bahan, tempat mendirikan bedeng pengawas atau bedeng
kerja dan lain sebagainya, agar pekerjaan dapat berjalan dengan lancar
2.2. Bahan Bangunan
a.

b.

Sumber dan Jenis Bahan Bangunan


Penyedia Jasa harus mengajukan contoh material dan daftar tertulis kepada Pengawas
Lapangan untuk mendapat persetujuan tentang tempat asal/sumber dan macam bahan
bangunan yang dipesan untuk digunakan dalam pekerjaan.
Penyimpanan Bahan Bangunan
a) Penyimpanan
Bahan bangunan harus disimpan sedemikian agar mutunya tidak menjadi berkurang
maupun mengalami kerusakan. Tempat/lokasi penyimpanan hendaknya dilandasi dengan
lantai yang keras, bersih dan dimana perlu, diberi atap (dilindungi) dan atau dinding.
b) Cara Penumpukan
Bagian tengah dari lantai gudang atau lantai dari suatu timbunan bahan bangunan
hendaknya dibuat miring melandai ke tepi-tepi agar mudah dilakukan pembersihan. Cara
menumpuk bahan bangunan hendaknya sedemikian rupa, agar timbunan tidak berbentuk
kerucut dan tidak menyebabkan pemisahan bahan (segregation). Untuk penumpukan
material besi harus dihindarkan terjadinya karat dan lama penumpukan di tempat terbuka
tidak lebih dari 1 bulan.

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

2.3. Ganti Rugi


Penyedia Jasa Pemborongan bertanggung jawab atas segala biaya ganti rugi/kompensasi
sehubungan dengan pendatangan/pengambilan bahan baku/bahan bangunan tersebut di atas.
Tidak diadakan mata pembayaran khusus untuk pembayaran ganti rugi/kompensasi tersebut,
tetapi harus sudah termasuk dalam biaya yang diajukan di dalam Dokumen Kontrak.
2.4. Penyelenggaraan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
a.

b.

c.

Pengguna Jasa dan Penyedia Jasa dalam kegiatan pekerjaan konstruksi wajib memenuhi
ketentuan peraturan perundang-undangan tentang keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang
berlaku termasuk SKB Menaker dan Menteri PU No. Kep. 1/4/MEN/86 dan 104/KPTS/1986 tentang
Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada tempat kegiatan Konstruksi.
Pengguna Jasa mempunyai kewajiban :
a) Melaksanakan pengawasan terhadap penyelenggaraan K3 yang dilakukan oleh Penyedia
Jasa.
b) Menghentikan pekerjaan apabila pekerjaan tersebut dilaksanakan menyimpang dari
ketentuan tersebut yang berlaku.
c) Melaporkan segera apabila terjadi kecelakaan kerja kepada atasan langsungnya.
Penyedia Jasa bertanggung jawab apabila terjadi kecelakaan dan gangguan kesehatan para
pekerja di tempat kerja selama kegiatan pekerjaan konstruksi berlangsung.
3.

PEKERJAAN PENDAHULUAN
3.1. Papan Nama Proyek

a.
b.
c.
d.

Kontraktor / Pemborong harus memasang Papan Nama Proyek sesuai dengan ketentuan yang
berlaku atas biaya kontraktor / Pemborong
Pemasangan papan nama proyek sebagaimana diatur pada pasal ini dipancangkan di lokasi
proyek pada tempat yang mudah dilihat umum.
Pemasangan papan nama proyek dilakukan pada saat dimulainya pelaksanaan pekerjaan dan
dicabut kembali setelah mendapat persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen
Bentuk dan ukuran papan nama proyek ditetapkan sebagai berikut :
a) Dasar papan nama proyek dibuat dari triplek dengan tebal 9 mm dengan ukuran 240 x
120 cm
b) Papan nama proyek dicetak pada triplek sebagai dasar papan nama
c) Papan nama dipasang pada tiap kaso ukuran 5/7 cm dengan ketinggian disesuaikan
kondisi lapangan
d) Jenis tulisan memakai huruf cetak, tulisan dan garis warna hitam atau sesuai instruksi
pelaksana teknis
3.2. Photo Proyek

a.
b.
c.
d.
e.

Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek, pengguna barang/jasa dengan menugaskan


kepada penyedia barang/jasa, membuat foto-foto dokumentasi untuk tahapan-tahapan
pelaksanaan di lapangan
Foto proyek dibuat oleh penyedia barang/jasa sesuai petunjuk pengawas teknis, disusun dalam
5 (lima) phase tahapan pelaksanaan pekerjaan
Foto proyek tiap tahapan tersebut diatas dibuat 3 (tiga) rangkap dilampirkan pada saat
penagihan
Pengambilan titik pandang setiap pemotretan harus tetap/sama sesuai dengan petunjuk
Pengawas Teknis atau Kepala Unit/Satuan Kerja
Foto setiap tahapan ditempelkan pada album/map dengan keterangan singkat, dan
penempatan dalam album disyahkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen, untuk teknis
penempelan/penempatan dalam album ditentukan oleh pengawasan teknis. Khusus untuk
pemotretan pada kondisi keadaan kahar/memaksa forje majeure diambil 3 (tiga) kali
4

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

3.3. Pembuatan Bedeng Kerja


Penyedia barang /jasa harus menyediakan bedeng kerja ukuran 3x3 = 9 m 2 untuk para pekerja,
konstruksi rangka kayu, dinding multiplek, penutup atap seng gelombang, diberi pintu dan jendela
secukupnya. Yang mana tempatnya/lokasinya akan ditentukan oleh Konsultan Pengawas / Kepala
Proyek
3.4. Alat Bantu Perancah / Scaffolding
Untuk memudahkan pekerjaan, kontraktor harus menyediakan struktur sementara yang digunakan
untuk menyangga manusia dan material yang terbuat dari bambu
3.5. Pembersihan Lapangan
Selama masa pekerjaan, Kontraktor/Pemborong harus senantiasa memelihara kebersihan lokasi
pekerjaan, setiap saat sampah-sampah pekerjaan selalu diangkut dan dikumpulkan di suatu tempat
yang telah ditentukan
3.6. Pekerjaan Pengukuran dan Pemasangan Bowplank

a.
b.
c.

d.

Penyedia Jasa Pemborongan berkewajiban melakukan pengukuran kembali mengenai elevasi


dan situasi area.
Pemasangan bowplank bertujuan untuk memastikan elevasi di lapangan sudah sesuai dengan
di perencanaan
Penyedia Jasa Pemborongan harus memasang patok per 10 m dan selanjutnya memelihara
patok-patok bantu pengukuran, menentukan lokasi/koordinat pelaksanaan pekerjaan, dan
pada akhir pekerjaan harus dibersihkan kembali oleh Penyedia Jasa Pemborongan.
Penyedia Jasa Pemborongan akan mendapat petunjuk secara tertulis dari Pengawas Lapangan
mengenai lokasi dan elevasi titik kontrol tetap dan titik referensi berupa patok beton untuk
keperluan survey dan pengukuran pelaksanaan pekerjaan.

3.7. Pekerjaan Angkutan


Semua sisa-sisa bahan bangunan, bongkaran maupun sampah harus disingkirkan jauh dari lokasi
dengan menggunakan dump truk.
Sebelum diserahkan lokasi pekerjaan dan sekitarnya harus bersih dari sisa bahan bangunan dan ini
harus dikerjakan oleh Pihak Pemborong.
4.

PEKERJAAN PERAWATAN GEDUNG


4.1. Pekerjaan Bongkaran

a.

Lingkup Pekerjaan
a) Menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan dan alat-alat bantu lainnya untuk
melaksanakan pekerjaan seperti dinyatakan dalam gambar, dengan hasil yang baik dan
sempurna
b) Pekerjaan bongkaran menjadi tanggung jawab pemborong

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

b.

Syarat-syarat pelaksanaan
a) Semua bongkaran bangunan lama, harus dikerjakan sangat hati-hati agar tidak
menimbulkan kerusakan bangunan lain
b) Segala kerusakan akibat kecerobohan pelaksanaan pada saat pembongkaran adalah
menjadi tanggung jawab pemborong
c) Pada saat pembongkaran, maka pemborong harus mengusahakan agar bagian lain
terlindung dari cuaca
d) Bahan-bahan bongkaran tidak boleh dipergunakan kembali, kecuali item pekerjaan
membolehkan memakai kembali bekas bongkaran
e) Bahan-bahan bongkaran harus dibuang dari lokasi. Dan lahan berkas bongkaran harus
dalam keadaan bersih tanpa sisa sisa sampah
4.2. Pekerjaan Plafond

a.

b.

c.

d.

Lingkup Pekerjaan
a) Menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan dan alat-alat bantu lainnya untuk
melaksanakan pekerjaan seperti dinyatakan dalam gambar, dengan hasil yang baik dan
sempurna
b) Pekerjaan ini meliputi pekerjaan bongkaran dan pasangan rangka plafond dan penutup
plafond
Rangka Plafond
a) Rangka plafond dipakai hollow galvalum 40 x 40 x 0.35 mm kualitas baik, ukutan dengan
jarak dan struktur disesuaikan dengan gambar
b) Dilaksanakan pada seluruh konstruksi penggantung plafond dalam dan luar ruangan,
pemasangan dan perletakan sesuai gambar
c) Pelaksanaan sesuai prosedur yang baik dan benar sambungan rapat, kuat
Penutup Plafond dan List Plafond
a) Penutup plafond dan list plafond dipakai PVC dengan tebal 8.5 9 mm
b) dilaksanakan pada seluruh rangka langit-langit baru dengan teknis pemasangan dan
perletakan sesuai gambar
c) Penutup plafond dipasang rapat rangka plafond, rata air (levels), lurus dan siku
d) Pemasangan penutup plafond dilengkapi dengan list plafond PVC dilaksanakan pada
pertemuan antara plafond dan dinding sesuai gambar, dipasang rapat dan lurus setiap
sudut harus dipasang siku-siku dipaku dengan baik dan rapat
Syarat-syarat Pelaksanaan
a) Kontraktor harus membuat Shop Drawing untuk persetujuan perencanaan yang dibuat
berdasarkan Gambar Rencana yang tersedia. Shop Drawing menggambarkan detail
hubungan-hubungan dan sambungan-sambungan, pengangkeran konstruksi dan
pemasangan semua komponen lengkap dengan ukuran-ukurannya
b) Penutup plafond dipakai PVC, dilaksanakan pada seluruh rangka langit-langit baru dengan
teknis pemasangan Pada pekerjaan pemasangan lapis plafon (eternit) perlu diperhatikan
adanya pekerjaan lain yang dalam pelaksanaannya sangat erat hubungannya dengan
pekerjaan langit langit ini
c) Sebelum dilaksanakan pemasangan lapis plafon, pekerjaan lain yang terletak di atas
langit-langit harus sudah terpasang antara lain pekerjaan Elektrikal, Sound System, dan
lain-lain
d) Bila ada pekerjaan tersebut di atas tidak tercantum dalam gambar rencana plafond harus
diteliti dahulu pada gambar gambar instalasi yang lain untuk detail pemasangan harus
konsultasi dengan konsultan pengawas dan owner
e) Rangka penggantung langit langit sesuai pola dalam gambar rencana dan diperhatikan
benar peilnya
f) Rangka rangka datar harus waterpas dan yang miring harus sesuai dengan gambar
detail arsitektur
g) Bahanbahan penggantung disesuaikan dengan kebutuhannya pemasangan rangka harus
mengikuti gambar dan standard pabrik pembuatnya
h) Pada pertemuan langit langit dan dinding dipasang list PVC dan pelaksanaanya harus
sesuai dengan gambar

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

4.3.

Pekerjaan Keramik

a.

Lingkup Pekerjaan
a) Lingkup pekerjaan meliputi pemasangan Keramik pada lantai-lantai termasuk tangga dan
keramik pada dinding dengan pola yang telah ditentukan sesuai gambar atau seperti pada
syarat-syarat dan spesifikasi khusus
b) Warna dan motif sesuai dengan petunjuk dalam gambar atau sesuai dengan petunjuk
Direksi
c) Keramik dipasang sesuai dengan yang ditunjukkan dalam gambar kerja.
d) Semua pengujian yang diperlukan oleh Direksi harus dilakukan di laboratorium dan
hasilnya diperlihatkan untuk mendapatkan persetujuan Direksi atas beban pemborong

b.

Bahan dan peralatan


a) Bahan Keramik dengan kualitas Roman atau setara
b) Pasangan keramik memakai warna, motif, ukuran dan bahan disesuaikan dengan gambar
rencana
c) Area pemakaian keramik sesuai dengan gambar rencana

c.

Pelaksanaan Pemasangan Lantai


a) Lantai yang akan dipasang keramik harus dipersiapkan dengan teliti terlebih dahulu
mengenai kepadatan, kerataan, maupun elevasi setiap lantainya.
b) Pola pemasangan keramik haru ditentukan terlebih dahulu, dengan memasang keramik
kepala dan memilih keramik yang warna dan ukuran yang sama dan dibuat contoh
pemasangan minimal 1 m2
c) Siar diisi dengan adukan 1 pc : 4 ps halus sesuai dengan warna keramik ditambah bahan
aditive yang disetujui oleh Direksi sampai mengisi penuh celah siar, tetapi tidak
berlebihan.
d) Bekas bekas semen harus segera dibersihkan dari permukaan keramik sampai bersih
benar, dan pemakaian dan pemakaian pembersih kimia tidak diperkenankan tanpa
persetujuan Direksi.
e) Keramik yang baru dikerjakan minimal selama tiga hari tidak boleh diganggu, diinjak atau
diberi beban lainnya.

d.

Hasil akhir yang dikehendaki


a) Lantai tidak bergelombang
b) Kerataan/kemiringan harus sesuai dengan gambar rencana.
c) Air harus dapat mengalir dengan lancar ke floor drain
d) Lantai harus bersih dari sisa sisa adukan semen, cat atau kotoran lainnya.
e) Dibawah keramik tidak boleh berongga sehingga keramik dapat melekat dengan baik.
4.4.

Pekerjaan Instalasi Air

a.

Umum
Syarat-syarat Teknis Pekerjaan Plumbing / Sanitasi yang diuraikan di sini adalah persyaratan
yang harusdilaksanakan oleh Kontraktor dalam hal pengerjaan instalasi maupun pengadaan
material dan peralatan

b.

Lingkup Pekerjaan
Yang dicakup dalam pekerjaan ini adalah pengertian bekerjanya instalasi plumbing
(pembuangan air kotor dan penyediaan air bersih) di dalam dan di luar bangunan Ini, sebagai
suatu sistem keseluruhan maupun bagian-bagiannya, seperti yang tertera pada gambargambar maupun yang dispesifikasikan
Termasuk di dalam pekerjaan ini adalah pengadaan barang / material, instalasi dan testing
terhadapseluruh material, serah terima dan pemeliharaan selama 6 (enam) bulan. Ketentuanketentuan yang tidak tercantum di dalam gambar maupun pada spesifikasi / syarat-syarat
teknis tetapi perlu untuk pelaksanaan pekerjaan instalasi secara keseluruhan harus juga
dimasukkan ke dalam pekerjaan ini
7

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

Secara umum pekerjaan yang harus dilaksanakan pada proyek ini adalah : Pengadaan dan
pengangkutan ke lokasi proyek, pemasangan bahan, material, peralatan dan perlengkapan
sistem plumbing / sanitasi sesuai dengan peraturan / standar yang berlaku seperti yang
ditunjuk padasyarat-syarat umum untuk menunjang bekerjanya sistem / peralatan, walaupun
tidak tercantum pada Syarat-syarat Teknik Khusus atau gambar dokumen.
Perincian umum pekerjaan instalasi plumbing dan sanitasi ini adalah sebagai berikut :
a) Instalasi Air Bersih
Pengadaan, pemasangan dan pengujian sistem pemipaan di dalam dan di luar
bangunan,lengkap berikut sistem pemompaan sesuai dengan gambar rencana dan
spesifikasitekniknya
Pengadaan tenaga kerja yang berpengalaman dalam menangani instalasi plumbing
serta peralatan-peralatannya
Pembersihan pipa (flushing) dengan menggunakan aliran air yang bertekanan oleh
pompayang disediakan oleh Kontraktor
Pengujian terhadap kebocoran pipa-pipa dengan tekanan hidrolis secara parsial dan
untukseluruh sistem pemipaan serta mengadakan pengamatan sampai sistem bekerja
dengan baikdan aman.
Pengangkutan bekas galian dan penimbunan kembali serta pembersihan site
b) Instalasi Air Kotor
Pengadaan dan pemasangan pipa air kotor / air buangan lengkap dengan
peralatannya yang berada di dalam bangunan, antara lain WC, urinoir, wastafel, floor
drain, clean out dan lainsebagainya.
Pengadaan dan pemasangan pipa air kotor / air buangan dari dalam bangunan
menuju salurandrainase dan septictank.
Pembuatan septic tank lengkap dengan pemipaan vent-out dan filternya.
Pengangkutan bekas galian dan penimbunan kembali.
Pengujian instalasi pemipaan terhadap kebocoran dengan tekanan hidrolis.
Pengadaan tenaga kerja yang berpengalaman dan alat-alat kerja yang diperlukan
c) Teknis Pelaksanaan
Pengecatan
Kontraktor harus mengecat semua pipa, rangka penggantung rangka penyangga,
semua unit yang dirakit di lapangan dan bahan-bahan yang mudah berkarat
dengan lapisan cat dasar(prime coating), cat harus sesuai dengan persyaratan
pengecatan yang sesuai dengan bahanmasing- masing
Pengecatan tidak diperlukan bila alat-alat sudah dicat di pabriknya atau
dinyatakan lain dalamspesifikasinya atau untuk bahan alumunium
Untuk peralatan yang tampak, maka bahan-bahan tersebut harus dicat akhir
dengan cat besi dengan warna sebagai berikut
pipa air bersih : biru
pipa drain / waste : hitam
gantungan / support : hitam
panah pengarah : putih
Kontraktor harus memberikan tanda-tanda huruf dan nomor identifikasi bagi
peralatannyadengan cat.Sebelumnya Kontraktor wajib memberitahukan mengenai
tanda-tanda yang hendak dipasangpada peralatan-peralatan itu kepada Konsultan
Pengawas
Peralatan
Kontraktor harus menyediakan dan memasang pengumpul kotoran pada tempat
tempat rendah tertutup
Kontraktor harus menyediakan dan memasang pipe fitting untuk penempatan alat
ukur yang tidak akan dipasang tetap pada tempat-tempat yang penting.
Semua alat ukur yang dipasang harus dalam batas ukur yang baik dan ketelitian
tinggi sertasimetris.
Kontraktor harus menyediakan dan memasang tanda panah pada pipa di tempat tempattertentu untuk menunjukan arah aliran dengan cat
Kontraktor harus menyediakan dan memasang automatic air release valve
besertapenampungannya pada tempat yang memungkinkan terjadinya
pengumpulan udara.
8

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

Ukuran Dimensi
Ukuran-ukuran pokok dan ukuran-ukuran detail yang terdapat pada gambar harus
ditaati oleh Kontraktor. Kontraktor harus meneliti (mempelajari) gambar perencanaan,
dan bila terdapat perbedaan antara suatu dengan yang lain, harus segera dibicarakan
dengan Konsultan Pengawas. Kontraktor diwajibkan melakukan semua pekerjaan
pengukuran dan penggambaran yang diperlukan guna memudahkan pelaksanaan
d) Pekerjaan Instalasi Air Bersih
Pipa
Pipa dengan diameter 1" s/d 3", baik pipa utama maupun pipa cabang, termasuk yang
menujufixtures menggunakan polyvinyl cloride pipe (PVC) class AW.Pipa dari produk
mutu terbaik ex. RUCIKA atau setara.
Fitting.
Fitting-fitting harus terbuat dari material yang sama dengan bahan pipa.
Valves.
Valve dengan diameter lebih kecil dari 3" diperkenankan menggunakan sambungan
ulir (screwed).
Valve pada fixture terbuat dari brass metal atau bahan yang tidak berkarat, khusus
dibuat untuk fixture tersebut, harus mengkilat tanpa cacat.
Semua valve harus mempunyai diameter yang sama besar dengan pipanya.
Semua valve dari produk mutu terbaik. Setiap penawaran harus dilengkapi dengan
brosur /katalog dari pabrik pembuat.
Kelas valve yang digunakan adalah pn 150 (150 psi).
Bak Kontrol untuk Water Meter dan Valve.
Bak kontrol untuk pipa penyambungan dari jaringgan utama sistem distribusi air
bersih, dibuat dari beton tulangan besi yang dilengkapi dengan tutup beton yang
dapat dengan mudah dibuka /diangkat serta dikunci
Pemasangan Pipa.
Pipa Tegak.
Pipa tegak yang menuju fixture harus ditanam di dalam tembok /
lantai.Kontraktor harus membuat alur-alur dan lubang-lubang yang diperlukan
pada tembok sesuai pada kebutuhan pipa. Setelah pipa dipasang, diklem dan diuji
harus ditutup kembali sehingga tidak kelihatan dari luar.Cara penutupan kembali
harus seperti semula dan finish yang rapi sehingga tidak terlihatbekas-bekas dari
bobokan.
Pipa Mendatar.
Untuk pipa yang berada di atas atap dan di bawah lantai, pipa harus dipasang
denganpenyangga (support) atau penggantung (hanger).Jarak antara pipa
dengan dinding penggantungan bisa disesuaikan dengan keadaan lapangan.
Penyambungan Pipa.
Sambungan.
Semua pemotongan pipa menggunakan pipe cutter dengan pisau roda.Tiap
ujung pipa bagian dalam harus dibersihkan dari bekas pemotongan dengan
reamer.Semua pipa harus bersih dari bekas bahan perapat sambungan.
Sambungan Lem.
Penyambungan antara pipa dengan fitting PVC menggunakan lem yang
sesuai dengan jenis pipa dan menurut rekomendasi pabrik. Pipa harus masuk
sepenuhnya pada fitting, dan hal ini dapat dilakukan dengan alat press
khusus.
Pemotongan pipa harus tegak lurus terhadap pipa
Semua pemotongan pipa menggunakan pipe cutter dengan pisau roda.Tiap
ujung pipa bagian dalam harus dibersihkan dari bekas pemotongan dengan
reamer.Semua pipa harus bersih dari bekas bahan perapat sambungan
Sleeves.
Sleeve untuk pipa-pipa harus dipasang dengan baik setiap kali pipa tersebut
menembusbeton.Sleeves harus mempunyai ukuran yang cukup untuk
memberikan ruang longgar di luar pipa maupun isolasi. Sleeves untuk dinding
dibuat dari pipa besi.Untuk yang diinginkan kedap air harus dilengkapi
dengan sayap / flens / water stop.Untuk pipa-pipa yang menembus
konstruksi bangunan yang mempunyai lapisan kedap air(water proofing)
-

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

e)

harus dari jenis flushing sleeves.Rongga antara pipa dan sleeve harus dibuat
kedap air dengan rubber seal.
Penanaman Pipa di Dalam Tanah
Dasar dari lubang parit harus diratakan dan dipadatkan.
Diberi pasir urug padat setebal 10 cm.
Pada setiap sambungan pipa harus dibuat lubang galian yang dalamnya 50
mm untukpenempatan sambungan pipa.
Pengadaan testing terhadap tekanan dan kebocoran.
Setelah hasilnya baik, ditimbun kembali dengan pasir urug padat setebal 15
cm dihitungdari atas pipa.
Di sekitar fitting dari pipa harus dipasang balok / penguat dari beton agar
fitting - fittingtidak bergerak jika beban tekan diberikan.
Kemudian diurug dengan tanah bekas galian sampai seperti keadaan semula.
Pengujian Terhadap Tekanan dan Kebocoran.
Setelah semua pipa dan perlengkapannya terpasang, harus diuji dengan
tekanan hidrolissebesar 15 kg/cm2 selama 24 jam tanpa terjadi perubahan /
penurunan tekanan.
Peralatan pengujian ini harus disediakan oleh Kontraktor.
Pengujian harus disaksikan oleh Konsultan Pengawas atau yang kuasakan
untuk itu.
Apabila terjadi kegagalan dalam pengujian Kontraktor harus memperbaiki
bagian-bagianyang rusak dan melakukan pengujian kembali sampai berhasil
dengan baik.
Dalam hal ini semua biaya ditanggung oleh Kontraktor, termasuk biaya
pemakaian air danlistrik
Pengujian Sistim Kerja (Trial Run).
Setelah semua instalasi air bersih lengkap, termasuk penyambungan ke pipa
distribusi, Kontraktor diharuskan melakukan pengujian terhadap sistim kerja
(trialrun) dari seluruh instalasi air bersih, yang disaksikan oleh Konsultan
Pengawas atau yangditunjuk untuk itu sampai sistim bisa bekerja dengan baik.
Pekerjaan Lain-lain.
Termasuk di dalam pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh Kontraktor adalah
pembobokandinding / selokan, penggalian dan pengangkutan tanah hasil galian
dan lain-lainnya yangditemui di site, serta memperbaiki kembali seperti semula.
Pekerjaan Insatalasi Air Kotor
Material / Bahan.
Pipa di Dalam Bangunan.Pipa dengan ukuran 1 1/2"- 4" baik pipa utama maupun
pipa cabang menggunakan PVC classAW. Pipa PVC menggunakan produk terbaik
ex. RUCIKA atau setara.
Pipa di Luar Bangunan. Dari ujung pipa di dalam bangunan menuju ke saluran
drainase menggunakan pipa PVC classAW dengan produk terbaik ex.RUCIKA atau
setara. Pipa PVC menggunakan produk terbaik ex. RUCIKA atau setara.
Accessories.
Fitting dari pipa PVC harus dari bahan yang sama (PVC) yang dibuat dengan
cara injectionmoulding.
Floor drain dan clean out dari bahan stainless- steel.
Cara Pemasangan Pipa.
Pipa di Dalam Bangunan (termasuk pipa vent).
Pipa Mendatar.
Pipa dipasang dengan kemiringan (slope) 1 - 2 %. Perletakan pipa harus
diusahakanberada pada tempat yang tersembunyi baik di dinding / tembok
maupun pada ruang yangberada di bawah lantai. Setiap pencabangan atau
penyambungan yang merubah arah harus menggunakan fitting dengan sudut
45 o (misalnya Y branch dan sebagainya) jenis long radius.
Pipa di Dalam Tanah.
Pipa dipasang dan ditanam di bawah permukaan tanah / jalan dengan tebal /
tinggitimbunan minimal 80 cm diukur dari atas pipa sampai permukaan tanah
/ lantai. Sebelum pipa ditanam pada dasar galian harus diurug dahulu
dengan pasir padat setebal 10 cm. Selanjutnya setelah pipa diletakkan, di
10

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

sekeliling dan di atas pipa kemudian diurug dengan tanah sampai padat.
Konstruksi permukaan tanah / lantai bekas galian harus dikembalikan seperti
semula.
Penanaman pipa.
Dasar dari lubang parit harus diratakan dan dipadatkan. Pada tiap-tiap
sambungan pipaharus dibuat galian yang dalamnya 50 mm. Untuk
mendapatkan sambungan pipa pada bagian yang membelok ke atas
(vertikal)harus diberi landasan dari beton. Caranya seperti pada gambar
perencanaan Dalamnya perletakan pipa disesuaikan dengan kemiringan 1 - 2
% dari titik mula di dalamgedung sampai ke saluran drainage.
Pipa Saluran Luapan Septic Tank.Pipa dipasang dan ditanam di bawah permukaan
tanah / jalan dengan kemiringan 1 - 2 % darititik permulaan septic tank ke
drainase kota.Untuk perletakan pipa yang melintasi jalan kendaraan dengan
kedalaman kurang dari 80 cm,pada bagian atas pipa harus dilindungi pelat beton
bertulang dengan tebal 10 cm, pelat betontersebut tidak tertumpu pada pipa.
Penyambungan Pipa.1). Pipa PVC dengan diameter 3" ke atas yang dipasang di
bawah pelat lantai dasar harusdisambung dengan rubber ring joint (RRJ).2)
Sedangkan pemipaan lainnya disambung dengan solvent cement.3). Pipa yang
harus disambung dengan solvent cement harus dibersihkan terlebih
dahulusehingga bebas dari kotoran dan lemak.4). Pembersihan tersebut dilakukan
terhadap bagian permukaan dan dalam dari pipa yangakan saling melekat.5).
Pada waktu pelaksanaan penyambungan, bagian dalam dari pipa yang akan
disambungharus bebas dari benda-benda / kotoran yang dapat mengganggu
kelancaran air di dalampipa.
Cara Pemasangan Floor Drain dan Clean Out.
Floor drain dan clean out harus dipasang sesuai dengan gambar perencanaan.
Penyambungandengan pipa harus dilakukan secara ulir (screw) dan membentuk sudut
45o dengan pipa utamanya.
Pengujian.
Seluruh sistim air kotor / buangan harus diuji terhadap kebocoran sebelum
disambungkeperalatan. Tekanan kerja maksimum adalah 8 kg/cm2 dan tekanan
pengujian adalah 12,5kg/cm2.
Pengujian dilakukan dengan tekanan air setelah ujung pipa ke peralatan ditutup
rapat.Untuk pemipaan air kotor, bekas dan air hujan, pengujian dilakukan
sebelum pemipaandisambungkan ke peralatan sanitasi, dengan jalan mengisi
pemipaan dengan air. Pemeriksaan dilakukan setelah 24 jam kemudian dan harus
tidak terjadi pengurangan volume air.
Peralatan dan bahan untuk bahan pengujian disediakan oleh Kontraktor.
Kontraktor harus memperbaiki segala cacat dan kekurangan-kekurangannya.e.
Konsultan Pengawas berhak meminta pengulangan pengujian bila hal ini
dianggap perlu.
Dalam hal pengujian yang tidak dilakukan dengan baik atau kurang memuaskan,
maka biayapengujian / pengulangan pengujian adalah termasuk tanggung jawab
Kontraktor.g. Peralatan toilet dapat dipasang setelah hasil pengujian dinyatakan
baik oleh KonsultanPengawas.
4.5.

a.

Pekerjaan Listrik

Seluruh pekerjaan ini harus dilaksanakan oleh instalatir yang berpengalaman untuk pekerjaan
semacam ini dan mempunyai Sertifikat Keahlian yang dikeluarkan oleh Asosiasi dengan
kualifikasi lingkup pekerjaan sesuai yang dipersyaratkan
Instalasi listrik yang dilaksanakan adalah :
a) Instalasi Penerangan
Pemasangan saklar tunggal / ganda
Pemasangan instalasi penerangan
Pemasangan instalasi stop kontak

11

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

b.

c.
d.
e.

f.

g.

b) Lampu Penerangan
Lampu TL T5 1 x 28 watt dan lampu pijar ex. Philiph, osram atau setara, perletakan
sesuai gambar rencana
c) Pekerjaan Instalasi Kabel / Stop Kontak
Kabel instalasi dipakai kabel kualitas I ukuran 2,5 mm ex supreme atau setara
Instalasi stop kontak 1 fase 220V
Pemasangan saklar dan stop kontak serta instalasi penerangan / titik lampu dan pemasangan
instalasi stop kontak. Seluruh material yang dipakai harus telah mendapatkan standart salah
dari S II, mateial harus baru tidak cacat serta dapat berfungsi dengan baik melalui serangkaian
test yang dilakukan oleh Direksi
Stop kontak dan saklar ex. Broco, pemasangan harus rapi, rata, tidak miring dan dipakai bahan
kualitas I dengan ketinggian / letak pemasangan sesuai dengan yang diisyaratkan PLN / sesuai
Gambar Rencana
Pemasangan lampu menempel di plafond atau perletakan sesuai gambar, lampu dipasang
dalam keadaan menyala / berfungsi dan pada waktu serah terima pekerjaan ditest terlebih
dahulu
Instalasi kabel ex. Supreme atau setara yang dipergunakan adalah sesuai dengan yang
dipersyaratkan PLN dan kabel dipasang di atas penggantung plafond, tarikan harus kencang
Pada bagian yang masuk ke tembok, kabel dimasukkan ke dalam conduit pipa PVC dengan
ukuran sesuai jumlah kabel yang masuk ( 5/8 - 3/4) ujung atas pipa PVC harus diberi
Elbow dengan ukuran yang sesuai.
Sambungan antar kabel harus dilindungi las dop keramik / PVC sedang pada bagian yang
masuk tembok bila terdapat sambungan, harus dilindungi junction box (kotak sambungan) PVC
dan instalasi kabel ini setelah terhubung seluruhnya harus bebas induksi yang dibuktikan
dengan test mager.
Setelah pemasangan seluruh instalasi listrik dilaksanakan pengujian dan pengetesan instalasi
sesuai dengan standar PLN dengan mendatangkan istansi atau lembaga yang berkompeten
untuk melaksanakan pengujian dengan disaksikan oleh direksi dan pengawas
4.6. Pekerjaan Beton

a.

Lingkup Pekerjaan
a) Menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan dan alat-alat bantu lainnya untuk
melaksanakan pekerjaan seperti dinyatakan dalam gambar, dengan hasil yang baik dan
sempurna
b) Adapun pada garis besarnya pekerjaan beton bertulang yang dilaksanakan adalah :
sesuai dengan bill of quantity

b.

Keterangan Umum :
a) Bagian ini meliputi penyediaan tenaga kerja, pengadaan bahan material beserta
kelengkapan untuk konstruksi beton yang memadai berikut pemasangan sesuai dengan
gambar dan Persyaratan Teknis ini.
Kontraktor diwajibkan mempersiapkan gambar kerja ( Shop drawing ) berikut rencana
pengecorannya minimal 7 hari sebelum pekerjaan dimulai serta harus mendapat
persetujuan dari konsultan pengawas.
b) Pekerjaan beton dilaksanakan sesuai dengan yang diminta dalam Dokumen Kontrak dan
dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku SNI 2002 dan PBI
1971.
c) Bahan yang digunakan untuk pekerjaan beton adalah :
- Semen, dipakai PC (Portland Cement) Jenis I keluaran segala merk yang beredar di
Indonesia (Standart SNI) dan harus dipakai satu macam merk semen untuk pekerjaan
ini
- Agregat, dipakai batu pecah dan pasir butiran kasar yang memenuhi syarat SNI/PBI
- Air, dapat digunakan dari segala sumber asal memenuhi syarat SNI/PBI.

12

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

d) Pelaksanaan beton bertulang atau struktur menggunakan mutu beton K 175 untuk beton
bertulang campurannya diaduk dengan mesin pengaduk / molen hingga mencapai mutu
sesuai yang disyaratkan, sedangkan untuk rabat beton bawah lantai setebal 5 cm adukan
beton dengan campuran 1Pc : 2Ps : 3Kr . Banyaknya air yang dipakai untuk beton harus
diatur menurut keperluan untuk menjamin beton dengan konsistensi yang baik dan untuk
menyesuaikan variasi kandungan lembab atau gradasi (perbutiran) dari agregat waktu
masuk dalam mesin pengaduk (mixer). Penambahan air untuk mencairkan kembali beton
padat hasil pengadukan yang terlalu lama atau yang menjadi kering sebelum dipasang
sama sekali tidak diperkenankan. Keseragaman konsistensi beton untuk setiap kali
pengadukan sangat perlu.
e) Dimensi pekerjaan beton bertulang dan struktur dilaksanakan sesuai gambar kerja
c.

Syarat-syarat Bahan Pekerjaan Beton


a) Semen
Semen yang dipakai harus PC yang telah disahkan atau disetujui oleh yang berwenang
dan dalam segala hal memenuhi syarat-syarat yang dikehendaki oleh Peraturan Beton
Bertulang Indonesia, dalam hal ini dipakai Portland Cement (PC Kelas I) sesuai dengan
Standart Indonesia NI-B atau ASTM C-150 Type I, pada prinsipnya seluruh merk semen
yang beredar di Indonesia serta memenuhi standart mutu tersebut di atas dapat dipakai
b) Agregat
Batu pecah, dipakai batu pecah mesin ukuran 1/1 s/d 2/2 cm jenis yang keras, tajam,
bersih dari segala kotoran yang dapat mengurangi daya rekatnya
Pasir cor, dipakai pasir butiran kasar / tajam warna hitam (pasir Jawa), bebas dari
segala kotoran yang dapat mengurangi daya rekatnya
c) Baja Tulangan
Semua baja tulangan dipakai baja dengan tegangan leleh karakteristik 2400 kg/cm2 (besi
polos / U24) atau 3200 kg/cm2 (besi ulir/U32) atau yang umum dijual di pasaran, ukuran
dan jumlah sesuai tertera dalam gambar. Bahan-bahan tersebut dalam segala hal harus
memenuhi ketentuan-ketentuan SNI 2002 / PBI 1971
d) Air
Air untuk adukan dan perawatan beton harus bersih, bebas dari bahan-bahan atau
campuran-campuran yang mempengaruhi daya lekat semen
e) Bekisting
Bekisting harus dibuat dan direncanakan begitu rupa sehingga beton dapat dengan baik
ditempatkan dan dipadatkan, tidak terjadi perubahan bentuk acuan selama pengecoran
dilaksanakan maupun selama proses pengerasan beton. Bekisting untuk struktur
bangunan memakai papan kayu meranti 2/20 dan diberi lapisan plastik bila perlu. Bikisting
dari papan kayu meranti tersebut harus diperkuat dengan rangka kayu meranti ukuran
5/7, 6/9, 6/12 dan sebagainya, untuk mendapatkan kekuatan dan kekakuan yang
sempurna, atau dari bahan lain yang disetujui oleh Direksi Proyek

d.

Prosedur dan Metode Pekerjaan Beton bertulang (struktur beton)


a) Persyaratan umum bahan untuk pekerjaan beton adalah sebagai berikut :
Beton yang dipergunakan untuk seluruh struktur bangunan ini harus menggunakan
Beton mutu K 175
Adukan beton harus memakai campuran Mesin (molen)
Mutu baja tulangan yang dipergunakan untuk seluruh struktur atas bangunan ini
adalah sebagai berikut :
Mutu baja tulangan sampai dengan diameter 12 mm adalah BJTD24
Mutu baja tulangan diameter 13 mm keatas adalah BJTD39
Bekisting untuk struktur bangunan memakai papan kayu meranti 2/20 dan diberi
lapisan plastik bila perlu. Bikisting dari papan kayu meranti tersebut harus diperkuat
dengan rangka kayu meranti ukuran 5/7, 6/9, 6/12 dan sebagainya, untuk
mendapatkan kekuatan dan kekakuan yang sempurna, atau dari bahan lain yang
disetujui oleh Direksi Proyek

13

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

Bonding agent
Bonding agent dipergunakan pada elemen-elemen beton yang harus disambungkan/
harus di cor secara terputus untuk mendapatkan sistim struktur yang kokoh sesuai
dengan desain dan perhitungannya. Cara pemakaiannya harus sesuai petunjuk pabrik
b) Kelas dan Mutu Beton
Kelas dan mutu mengunakan Beton mutu K 175
Adukan beton harus memakai campuran Mesin/Ready Mix. Banyaknya air yang
dipakai untuk beton harus diatur menurut keperluan untuk menjamin beton dengan
konsistensi yang baik dan untuk menyesuaikan variasi kandungan lembab atau
gradasi (perbutiran) dari agregat waktu masuk dalam mesin pengaduk (mixer).
Penambahan air untuk mencairkan kembali beton padat hasil pengadukan yang terlalu
lama atau yang menjadi kering sebelum dipasang sama sekali tidak diperkenankan.
Keseragaman konsistensi beton untuk setiap kali pengadukan sangat perlu.
c) Baja Tulangan
Semua baja tulangan beton yang didatangkan harus baru, tidak bekas, bebas karat
dan disimpan/diletakkan di tempat yang bersih, tidak basah dan terhindar dari segala
kondisi yang dapat menyebabkan karat
Toleransi ukuran baja tulangan beton dalam berat :
Diameter lebih kecil dari 16 mm : - 5 %
Diameter sama/lebih besar dari 16 mm : - 4 %
Toleransi ukuran baja tulangan beton dalam diameter (Dihitung dari diameter
terkecil):
Diameter lebih kecil dari 16 mm : - 0.4 mm
Diameter sama/lebih besar dari 16 mm : - 0.5 mm
Mutu baja tulangan beton yang didatangkan harus benar, yang dinyatakan dengan
surat/sertifikat keterangan dari distributor/pabrik pembuatnya. Untuk menjamin
kualitas baja tulangan sesuai dengan perencanaan, maka harus dilakukan
pemeriksaan pada laboratorium yang disetujui Direksi Proyek. Pengambilan contoh
bahan pada semua jenis diameter dan diambil secara random pada setiap datangnya
material di lokasi. Biaya test dibebankan pada kontraktor
Baja tulangan beton dibengkok/dibentuk dengan teliti sesuai dengan bentuk dan
ukuran-ukuran yang tertera pada gambar konstruksi. Baja tulangan beton tidak boleh
diluruskan atau dibengkokkan kembali dengan cara yang merusak bahannya. Semua
batang harus dibengkokan dalam keadaan dingin, pemanasan dari besi beton hanya
diperkenankan bila seluruh cara pengerjaan disetujui oleh Direksi proyek atau
Perencana
Besi beton harus dipasang dengan teliti sesuai dengan gambar rencana. Untuk
menempatkan tulangan tepat ditempatnya maka tulangan harus diikat kuat dengan
kawat beton (bendrat) dengan bantalan balok beton cetak (beton decking) atau kursikursi besi / cakar ayam perenggang. Dalam segala hal untuk besi beton yang
horisontal harus digunakan penunjang yang tepat, sehingga tidak akan ada batang
yang turun
Jarak bersih terkecil antara batang yang pararel apabilla tidak ditentukan dalam
gambar rencana, minimal harus 1,5 kali ukuran terbesar dari agregat kasar dan harus
memberikan kesempatan masuknya alat penggetar beton
Pada dasarnya jumlah luas tulangan harus sesuai dengan gambar dan perhitungan.
Apabila dipakai dimensi tulangan yang berbeda dengan gambar, maka yang
menentukan adalah luas tulangan, dalam hal ini kontraktor diwajibkan meminta
persetujuan terlebih dahulu dari Direksi Proyek
Untuk Pekerjaan Baja dan Tulangan harus diadakan Tes uji Tarik Pada Baja dan
Tulangan yang akan Digunakan. Tes Uji Tarik ini bisa dilakukan pada Laboratorium
yang menyediakan Tes Uji tarik Baja dan Tulangan
d) Selimut Beton
Penempatan besi beton didalam cetakan tidak boleh menyinggung dinding atau dasar
cetakan, serta harus mempunyai jarak tetap setiap bagian konstruksi sesuai yang
ditentukan di dalam gambar
e) Sambungan Baja Tulangan
Jika diperlukan untuk menyambung tulangan pada tempat tempat lain dari yang tunjukan
pada gambar, bentuk dari sambungan harus disetujui oleh Direksi Proyek. Overlap pada
-

14

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

sambungan sambungan tulangan minimal harus 40 x diameter batang, kecuali jika telah
ditetapkan secara pasti di dalam gambar rencana dan harus mendapat persetujuan Direksi
proyek
f) Perlengkapan Mengaduk
Kontraktor harus menyediakan peralatan dan perlengkapan yang mempunyai ketelitian
cukup untuk menempatkan dan mengawasi jumlah dari masing masing bahan beton.
Perlengkapan tersebut dan cara pengerjaannya selalu harus mendapatkan persetujuan
dari Direksi Proyek
g) Pengadukan
Bahan bahan pengadukan beton harus dicampur dan diaduk dalam mesin pengaduk
beton yaitu bath mixer. Direksi proyek berwenang untuk menambah waktu pengadukan
jika pemasukan bahan dan cara pengadukan gagal untuk mendapatkan hasil adukan
dengan susunan kekentalan dan warna yang merata atau seragam dalam komposisi dan
konsistensi dari adukan ke adukan kecuali bila diminta adanya perubahan dalam komposisi
atau konsistensi. Air harus dituangkan lebih dahulu selama pekerjaan penyempurnaan.
Tidak diperkenankan melakukan pengadukan beton yang berlebih lebihan (lamanya)
yang membutuhkan penambahan air untuk mendapatkan konsistensi beton yang
dikehendaki. Mesin pengaduk yang memproduksi hasil yang tidak memuaskan harus
diperbaiki. Mesin pengaduk yang disentralisir (batching mixing plant) harus diatur hingga
pekerjaan mengaduk dapat diawasi dengan mudah dari stasiun operator. Mesin pengaduk
tidak boleh dipakai melebihi dari kapasistas yang telah ditentukan
h) Cetakan (Bekisting)
Cetakan harus sesuai dengan bentuk dan ukuran pada gambar rencana
Bahan yang dipakai untuk cetakan harus mendapatkan persetujuan dari Direksi
proyek sebelum pembuatan cetakan dimulai, tetapi persetujuan tidak mengurangi
tanggung jawab kontraktor terhadap keserasian bentuk maupun terhadap perlunya
perbaikan kerusakan kerusakan yang mungkin dapat timbul waktu pemakaian
Sewaktu waktu Direksi Proyek dapat mengafkir sesuatu bagian dari bentuk yang
tidak dapat diterima dalam segi apapun dan kontraktor harus segera mengambil
bentuk yang diafkir dan menggantinya atas bebannya sendiri
Semua proses pemotongan dan pembuatan bentuk kayu dikerjakan dengan
menggunakan mesin kecuali untuk detail tertentu atas persetujuan Direksi proyek.
Proses pengerjaan tidak diperkenankan dilakukan ditempat pemasangan
Bentuk, ukuran, profil. Pola, nad dan peil yang tercantum dalam gambar kerja adalah
hasil jadi/ selesai. Bila terjadi penyimpangan tanpa persetujuan Direksi Proyek, Maka
kontraktor harus membongkar dan memperbaiki kembali tanpa mengurangi mutu
yang disyaratkan. Biaya untuk hal ini adalah tanggung jawab kontraktor, dan tidak
dapat diajukan sebagai pekerjaan tambah
Pelaksanaan sambungan seperti pemasangan klos, baut, plat penggantung, angker,
dinabolt, fisher, sekrup paku dan lem perekat harus rapi dan sempurna, tidak
diperkenankan mengotori bidang bidang tampak. Khusus pada permukaan bidang
tampak/exposed tidak diperkenankan dipasang dengan cara memaku, tetapi harus
disekrup atau cara lain yang disetujui Direksi Proyek. Lubang sekrup terlebih dahulu
dibuat dengan bor. Kepala sekrup harus tertanam, kemudian lubang ditutup kembali
dengan kayu sejenis yang dilem dengan lem kayu sesuai persyaratan kemudian
diratakan dengan amplas halus sehingga permukaanya rata dan halus serta tidak
tampak bekas penutupan lubang. Hasil akhir dari pemasangan harus rata, lurus dan
tidak melampaui toleransi kerataan 0,5 cm setiap 2 m
i) Pengecoran
Segera sebelum pengecoran beton, semua permukaan pada tempat pengecoran
beton (cetakan) harus bersih dari air tergenang, reruntuhan atau bahan lepas.
Permukaan bekisting dengan bahan-bahan yang menyerap pada tempat-tempat yang
akan dicor, harus dibasahi dengan merata sehingga kelembaban /air dari beton yang
baru dicor tidak akan diserap
Permukaan-permukaan beton yang telah dicor terlebih dahulu, dimana akan dicor
beton baru, harus bersih dan lembab ketika dicor dengan beton baru. Pada
sambungan ini harus dipakai perekat beton yang disetujui oleh Direksi Proyek

15

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

Semua kotoran, beton yang mengelupas atau bahan asing yang menutupinya harus
dibersihkan dan dibuang, semua genangan air harus dibuang dari permukaan beton
lama tersebut sebelum beton baru dicor
Perlu diperhatikan letak/jarak/sudut untuk setiap penghentian pengecoran yang akan
masih berlanjut, terhadap sistim struktur/penulangan yang ada
Beton boleh dicor hanya bila Direksi Proyek atau wakilnya yang ditunjuk serta staf
Kontraktor yang setaraf ada ditempat kerja, dan persiapan betul-betul telah memadai
Dalam semua hal, Beton yang akan dicor harus diusahakan agar pengangkutan
ketempat posisi terakhir sependek mungkin, sehingga pada waktu pengecoran tidak
mengakibatkan pemisahan antara kerikil dan spesinya. Pemisahan yang berlebihan
dari agregat kasar dalam beton yang disebabkan jatuh bebas dari tempat yang cukup
tinggi, atau sudut yang terlalu besar, atau bertumpuk dengan baja baja tulangan,
tidak diijinkan
Pengecoran beton tidak boleh dijatuhkan lebih tinggi dari 2 meter, semua penuangan
beton harus selalu lapis perlapis horisontal dan tebalnya tidak lebih dari 50cm. Direksi
proyek mempunyai hak untuk mengurangi tebal tersebut apabila pengecoran dengan
tebal lapisan 50 cm tidak dapat memenuhi spesifikasi ini
Pengecoran beton tidak diperkenankan selama hujan deras atau selama sedemikian
rupa sehingga spesi/mortel terpisah dari agregat kasar. Selain hujan, air semen atau
spesi tidak boleh dihamparkan pada construction joint dan air semen atau spesi yang
hanyut terhampar harus dibuang dan diganti sebelum pekerjaan dilanjutkan
j) Pemadatan
Setiap lapisan beton harus dipadatkan sampai sepadat mungkin, sehingga bebas dari
kantong kantong kerikil, dan menutup rapat rapat semua permukaan dari cetakan
dan material yang diletakkan
Dalam pemadatan setiap lapisan dari beton, kepala alat penggetar (vibrator) harus
dapat menembus dan menggetarkan kembali beton pada bagian atas dari lapisan
yang terletak di bawah, lamanya penggetaran tidak boleh menyebabkan bahan beton
terpisah dengan yang airnya
Semua beton harus dipadatkan dengan alat penggetar yang beroperasi dengan
kecepatan paling sedikit 3.000 putaran permenit ketika dibenamkan dalam beton
k) Perawatan Beton (Curing)
Semua beton harus dirawat (curred) dengan air seperti ditentukan di bawah ini.
Direksi Proyek berhak menentukan cara perawatan bagaimana yang harus digunakan
pada bagian bagian pekerjaan
Beton yang dirawat (curred) dengan air harus tetap basah paling sedikit 14 hari terus
menerus segera sesudah beton cukup keras untuk mencegah kerusakan, dengan cara
menutupnya dengan bahan yang dibasahi air atau dengan pipapipa yang berlubang
lubang. Penyiraman mekanis, atau caracara yang dibasahi yang akan menjaga agar
permukaan selalu basah. Air yang digunakan dalam perawatan (curing) harus
memenuhi spesifikasi spesifikasi air untuk campuran beton
l) Perlindungan (Protection)
Kontraktor harus melindungi semua beton terhadap segala kerusakan sebelum
penerimaan terakhir oleh Direksi Proyek
Permukaan beton yang terbuka harus dilindungi terhadap sinar matahari yang
langsung, paling sedikit 3 hari sesudah pengecoran
Perlindungan semacam itu harus dibuat secepatnya setelah pengecoran dilaksanakan
m) Finishing Beton
Permukaan yang kelihatan
Beton yang permukaannya kelihatan (expose) harus difinish dengan adukan. Lubang
lubang yang terjadi pada beton harus diisi dengan adukan
Untuk dinding penahan tanah, lubang pengikat acuan tidak diperkenankan. Lubang
lubang pada permukaan beton tidak boleh lebih dari 3 mm, lubang yang lebih besar
dari diameter 3 mm tapi lebih kecil dari 20 mm tidak boleh melebihi 0,5 % air
permukaan beton tersebut Lubang yang lebih besar dari 20 mm tidak diperkenankan
n) Perbaikan Permukaan Beton
Jika sesudah pembukaan cetakan ada permukaan beton yang tidak sesuai dengan
yang direncanakan yaitu beton semi esposed, atau tidak tercetak menurut gambar
atau diluar garis permukaan, atau ternyata ada permukaan yang rusak, hal itu
-

16

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

dianggap tidak sesuai dengan spefisikasi ini dan harus dibuang dan diganti oleh
kontraktor atas bebannya sendiri. Kecuali bila Direksi Proyek memberikan ijinnya
untuk menambal tempat yang rusak, dalam hal mana penambalan harus dikerjakakan
seperti yang telah tercantum dalam pasal pasal berikut.
Kerusakan yang memerlukan pembongkaran dan perbaikan ialah yang terdiri dari
sarang kerikil, kerusakan kerusakan karena cetakan, lubanglubang karena keropos,
ketidak rata dan bengkak harus dibuang dengan pemahatan atau dengan batu
gerinda.
Sarang kerikil dan beton lainnya harus dipahat. Lubang- lubang pahatan harus diberi
pinggiran yang tajam dan dicor sedemikian sehingga pengisian akan terikat/terkunci
ditempatnya. Semua lubang harus terus menerus dibasahi selama 24 jam sebelum
dicor dan seterusnya disempurnakan
Jika menurut pendapat Direksi Proyek, hal hal tidak sempurna pada bagian
bangunan yang akan terlihat tidak cukup bila hanya ditambal saja (karena
menghasilkan sebidang dinding) yang tidak memuaskan penglihatan, kontraktor
diwajibkan untuk menutupi seluruh dinding (dengan spesi plesteran 1 Pc : 3 PS )
dengan ketebalan yang tidak melebihi 1 cm juga pada dinding yang berbatasan (
yang bersambungan ), sesuai dengan intruksi dari Direksi ProyekKNIS D
4.7. Pekerjaan Kusen Besi Canal

a.
b.
c.
d.

Kusen Pintu menggunakan besi Canal C dengan ukuran, dimensi sesuai gambar kerja
Untuk setiap kusen pintu, terpasang tertanam pada balok keliling
Kontraktor diwajibkan memastikan bahwa kusen besi Canal C terlah tertanam dengan benar
pada beton balok keliling
Apabila terjadi kerusakan/pemasangan yang tidak sesuai dan mengakibatkan kerusakan
menjadi tanggung jawab kontraktor
4.8.

a.
b.
c.
d.

Pekerjaan Daun Pintu

Daun pintu menggunakan panil papan kayu kamper klas I berkualitas baik
Untuk setiap daun pintu harus dipasang engsel stanless sebanyak 3 buah dan dipasang Kunci
pintu cylinder stainless stell atau kunci tanam sesuai dengan gambar rencana
Daun jendela menggunakan daun jendela kaca dengan menggunakan kaca polos tebal 5 mm
dan kaya mati rayben tebal 5 mm dipasang Engsel stanless steel sebanyak 2 buah dilengkapi
dengan kait angin stanless
Persyaratan dan Metode Pelaksanaan
Persyaratan Pelaksanaan
a) Pekerjaan ini meliputi perhitungan pengadaan pemasangan pada setiap bagian dan
penentuan sambungan pertemuan/persilangan
b) Kontraktor bertanggung jawab penuh atas terselenggaranya pekerjaan pekerjaan
tersebut diatas dengan baik dan apapun yang akan terjadi dikemudian hari pada bagian
bagian tersebut seperti :
Terjadinya lendutan yang menyebabkan kaca pecah
Terjadinya kebocorankebocoran akibat kelalaian dalam pekerjaan
Kerusakankerusakan lain yang disebabkan kesalahan sistem konstruksi yang dipakai
sehingga menyebabkan kerugian dari pihak pemilik
c) Sebelum memulai pelaksanaan, kontraktor diwajibkan meneliti gambar kerja dan kondisi
lapangan. Tipe pintu dan jendela yang terpasang harus sesuai dengan daftar tipe yang
tertera dalam gambar kerja dengan memperhatikan ukuran ukuran, bentuk profil
material, detail, arah bukaan, perlengkapan pintu dll
d) Sebelum pekerjaan dimulai, Kontraktor diwajibkan membuat shop drawing dan membuat
contoh jadi detail hubungan bagian tertentu untuk disetujui Direksi Proyek /Konsultan.
Didalam shop drawing harus jelas tercantum semua informasi yang diperlukan untuk
melaksanakan pekerjaan.
17

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

e)

Semua rangka kusen dikerjakan secara pabrikasi dengan teliti sesuai dengan ukuran dan
kondisi lapangan agar hasilnya dapat dipertangung jawabkan. Bahan yang akan diproses
pabrikasi harus diseleksi terlebih dahulu sesuai dengan bentuk, toleransi ukuran,
ketebalan, kesikuan

Pemasangan Daun Pintu/Jendela


a) Pemasangan dan perlengkapannya harus dilakukan oleh tenaga yang ahli dan
berpengalaman.
b) Engsel kupu-kupu dipasang sejumlah 3 (tiga) buah untuk daun pintu dan 2 (dua) buah
untuk daun jendela.
c) Engsel kupu kupu daun pintu dipasang dengan cara yaitu engsel atas dipasang + 28 cm
(as) dari permukaan atas pintu, engsel bawah dipasang 22 cm (as) dari permukaan bawah
pintu dan engsel tengah tengah antara kedua engsel tersebut, pemasangan engsel pintu
dengan cara pengelasan ke kusen besi Canal C
d) Engsel kupu kupu daun jendela dipasang dengan cara yaitu dipasang + 15 cm (as) dari
permukaan jendela
e) Pembukaan pintu/ handle dipasang 100 cm (as) dari permukaan lantai
f) Pemasangan seluruh hardware harus rapi lurus dan sesuai dengan letak posisi yang telah
ditentukan oleh Direksi Proyek / Konsultan
g) Seluruh perangkat kunci harus bekerja dengan baik untuk itu harus dilakukan pengujian
secara kasar dan halus
Perlengkapan Pintu
a) Semua hardware yang digunakan harus sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam
buku spesifikasi ini. Bila terjadi perubahan atau penggantian akibat dari pemilihan merk,
kontraktor wajib melaporkan hal tersebut kepada Direksi Proyek / Konsultan untuk
mendapatkan persetujuan
b) Engsel Digunakan dari jenis engsel kupu kupu bahan dari stainless stell yang disetujui
Direksi Proyek / Konsultan
c) Lockcase dari bahan dasar stainless stell
d) Cylinder
Sesuai dengan sistem penguncian yang dipilih yaitu dengan sistem anak kunci dari 2 arah
atau sistem pemutar tombol disatu sisi bahan adalah stanless steel dari
e) Handle
Bahan dasar dari stanless yang dilapisi bahan synthetic warna ditentukan kemudian.
Pemilihan type handle disesuaikan dengan mekanisme pembukaan. Produk yang
digunakan harus disetujui Direksi Proyek / Konsultan

Perlengkapan Jendela
a) Semua hardware yang digunakan harus sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam

buku spesifikasi ini. Bila terjadi perubahan atau penggantian akibat dari pemilihan merk,
kontraktor wajib melaporkan hal tersebut kepada Direksi Proyek / Konsultan untuk
mendapatkan persetujuan
b) Engsel Digunakan dari jenis engsel kupu kupu bahan dari stainless stell yang disetujui
Direksi Proyek / Konsultan
c) Hak angin dipasang 2 buah untuk setiap daun jendela

18

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

4.9. Pekerjaan Kusen Alumunium


a.

Umum
a) Lingkup Pekerjaan
Menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan dan alat bantu lainnya untuk
melaksanakan pekerjaan sehingga dapat dicapai hasil pekerjaan yang baik dan
sempurna
Pekerjaan ini meliputi seluruh kusen pintu, kusen Jendela, kusen bovenlicht seperti
yang dinyatakan/ditunjukkan dalam gambar serta shop drawing dari Kontraktor
b) Pekerjaan yang berhubungan
Pekerjaan Sealant
Pekerjaan Pintu dan Jendela Rangka Aluminium
Pekerjaan Kaca dan Cermin
c) Standar
ASTM
C 509 - Cellular Elastomeric Preformed Gasked and Selain Material
C 2000 - Clasification System for Rubber Products in Automatic Applications
C 2287 - Nonrigid Vinyl Chloride Polymer and Copolymer Molding and Extinasion
Compounds

b.

Bahan/Produk
a) Kusen Aluminium yang digunakan :
Bahan : Dari bahan Aluminium framing system ex YKK, Alcan
Bentuk profil : Sesuai shop drawing yang disetujui Perencana/Konsultan Pengawas
Warna Profil : Ditentukan kemudian (contoh warna diajukan Kontraktor)
Lebar Profil : Tebal 4 (pemakaian lebar bahan sesuai yang ditunjukkan dalam
gambar
Pewarnaan : Natural Anodize sesuai standart produksi pabrik
Nilai Deformasi : Diijinkan maksimal 1 mm
b) Persyaratan bahan yang digunakan harus memenuhi uraian dan syarat-syarat dari
pekerjaan aluminium serta memenuhi ketentuan-ketentuan dari pabrik yang bersangkutan
c) Konstruksi kusen aluminium yang dikerjakan seperti yang ditunjukkan dalam detail
gambar termasuk bentuk dan ukurannya
d) Kusen-kusen Aluminium khususnya Pintu harus mampu untuk menahan engsel-engsel
Pintu Panel yang cukup berat karena terbuat dari kayu utuh
e) Ketahanan terhadap air dan angin untuk setiap type harus disertai hasil test, minimum
100 kg/m2
f) Ketahanan terhadap udara tidak kurang dari 15 m3/hr dan terhadap tekanan air 15
kg/m2 yang harus disertai hasil test
g) Bahan yang akan diproses fabrikasi harus diseleksi terlebih dahulu sesuai dengan
bentuk toleransi ukuran, ketebalan, kesikuan, kelengkungan dan pewarnaan yang diper
h) Untuk keseragaman warna disyaratkan, sebelum proses fabrikasi warna profil-profil
harus diseleksi secermat mungkin. Kemudian pada waktu fabrikasi unit-unit, jendela,
pintu partisi dan lain-lain, profil harus diseleksi lagi warnanya sehingga dalam tiap
unit didapatkan warna yang sama. Pekerjaan memotong, punch dan drill, dengan
mesin harus sedemikian rupa sehingga diperoleh hasil yang telah dirangkai untuk
jendela, dinding dan pintu mempunyai toleransi ukuran sebagai berikut :
Untuk tinggi dan lebar 1 mm
Untuk diagonal
2 mm.
i) Accesssories
Sekrup dari stainless steel galvanized kepala tertanam, weather strip dari vinyl, pengikat
alat penggantung yang dihubungkan dengan aluminium harus ditutup caulking dan
sealant. Angkur-angkur untuk rangka/kosen aluminium terbuat dari steel plate tebal 2-3
mm, dengan lapisan zink tidak kurang dari (13) mikron sehingga dapat bergeser
j) Bahan finishing
Treatment untuk permukaan kusen jendela dan pintu yang bersentuhan dengan bahan
alkaline seperti beton, aduk atau plester dan bahan lainnya harus diberi lapisan finish dari
laquer yang jernih atau anti corrosive treatment dengan insulating varnish seperti
asphaltic varnish atau bahan insulation lainnya
19

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

c.

Pelaksanaan
a) Sebelum memulai pelaksaan Kontraktor diwajibkan meneliti gambar-gambar dan kondisi
dilapangan (ukuran dan peil lubang dan membuat contoh jadi untuk semua detail
sambungan dan profil aluminium yang berhubungan dengan sistem konstruksi bahan lain
b) Prioritas proses fabrikasi, harus sudah siap sebelum pekerjaan dimulai, dengan membuat
lengkap dahulu shop drawing dengan petunjuk Perencana/Konsultan Pengawas meliputi
gambar denah, lokasi, merk, kualitas, bentuk, ukuran
c) Semua frame/kosen baik untuk dinding, jendela dan pintu dikerjakan secara fabrikasi
dengan teliti sesuai dengan ukuran dan kondisi lapangan agar hasilnya dapat
dipertanggung jawabkan
d) Pemotongan aluminium hendaknya dijauhkan dari material besi untuk menghindarkan
penempelan debu besi pada permukaannya. Didasarkan untuk mengerjakannya pada
tempat yang aman dengan hati-hati tanpa menyebabkan kerusakan pada permukaannya
e) Pengelasan dibenarkan menggunakan non-activated gas (argon) dari arah bagian
dalam agar sambungannya tidak tampak oleh mata
f) Akhir bagian kosen harus disambung dengan kuat dan teliti dengan sekrup, rivet, stap
dan harus cocok
Pengelasan harus rapi untuk memperoleh kualitas dan bentuk yang sesuai dengan
gambar
g) Angkur-angkur untuk rangka/kosen aluminium terbuat dari steel plate setebal 2 - 3
mm dan ditempatkan pada interval 600 mm
h) Penyekrupan harus dipasang tidak terlihat dari luar dengan sekrup anti karat/stainless
steel, sedemikian rupa sehingga hair line dari tiap sambungan harus kedap air dan
memenuhi syarat kekuatan terhadap air sebesar 1.000 kg/cm2. Celah antara kaca dan
sistem kosen aluminium harus ditutup oleh sealant
i) Disyaratkan bahwa kosen aluminium dilengkapi oleh kemungkinan-kemungkinan sebagai
berikut :
Dapat menjadi kosen untuk dinding kaca mati
Dapat cocok dengan jendela geser, jendela putar, dan lain-lain
Sistem kosen dapat menampung pintu kaca frameless
Untuk sistem partisi, harus mampu moveable dipasang tanpa harus dimatikan secara
penuh yang merusak baik lantai maupun langit-langit
Mempunyai accessories yang mampu mendukung kemungkinan diatas
j) Untuk fitting hard ware dan reinforcing materials yang mana kosen aluminium akan
kontak dengan besi, tembaga atau lainnya maka permukaan metal yang bersangkutan
harus diberi lapisan chormium untuk menghindari kontak korosi
k) Toleransi pemasangan kosen aluminium disatu sisi dinding adalah 10 - 25 mm yang
kemudian diisi dengan beton ringan/grout
l) Khusus untuk pekerjaan jendela geser aluminium agar diperhatikan sebelum rangka
kosen terpasang
m) Permukaan bidang dinding horizontal (pelubangan dinding) yang melekat pada ambang
bawah dan atas harus waterpass
n) Untuk memperoleh kekedapan terhadap kebocoran udara terutama pada ruang yang
dikondisikan hendaknya ditempatkan mohair dan jika perlu dapat
digunakan
synthetic rubber atau bahan dari synthetic resin
o) Penggunaan ini pada swing door dan double door
p) Sekeliling tepi kosen yang terlihat berbatasan dengan dinding agar diberi sealant supaya
kedap air dan kedap suara
q) Tepi bawah ambang kosen exterior agar dilengkapi flashing untuk penahan air hujan
4.10. Pekerjaan Plesteran

a.

Pekerjaan plesteran dipakai perekat semen Portland sesuai pekerjaan pasangan / beton
tersebut di atas dan pengisi pasir pasang dengan campuran 1 Pc : 4 Ps

b.

Dilaksanakan pada seluruh permukaan pasangan bata yang ada baik terlihat maupun tidak
terlihat termasuk plesteran untuk pekerjaan beton
20

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

c.

Pelaksanaan segera setelah pasangan bata mengering, tebal lapisan maksimal 1,5 cm, selalu
menggunakan pedoman tegak dan datar (straight dan level), sehingga didapat permukaan
yang rata lurus dan tegak tidak bergelombang, dan pengadukan harus dilaksanakan secara
homogeny

d.

Pekerjaan Benangan/Acian dipakai perekat Portland Cement (PC) sesuai tersebut di atas dan
pasir pasang diayak halus, untuk seluruh bagian dengan campuran 1Pc : 4Ps. Dilaksanakan
pada setiap sudut luar dan dalam, sudut-sudut dinding dan beton dan di tempat lainnya sesuai
yang tertera dalam Gambar Rencana. Pelaksanaan segera setelah pekerjaan plesteran selesai
dilaksanakan, dikerjakan oleh tukang yang khusus untuk pekerjaan ini, dengan pedoman tegak
dan datar sedemikian rupa sehingga didapat hasil yang lurus, rata halus, sudut sikunya tajam

e.

Persyaratan Pelaksanaan
a) Campuran plesteran yang dimaksud adalah campuran dalam volume dengan cara
pembuatannya menggunakan mixer
b) Plesteran biasa adalah campuran 1PC : 4 Psr, adukan plesteran ini untuk menutup semua
permukaan dinding pasangan bangunan, terkecuali yang dinyatakan kedap air
c) Plesteran halus/aci halus adalah campuran semen (PC) dengan air yang dibuat sedemikian
rupa sehingga mendapatkan campuran yang homogen. Plesteran halus ini merupakan
pekerjaan penyelesaian akhir dari dinding pasangan
d) Pekerjaan plesteran halus ini dilaksanakan sesudah adukan plesteran sebagai lapisan
dasar berumur 8 (delapan) hari atau sudah kering betul
e) Semua jenis adukan plesteran tersebut di atas harus disiapkan sedemikian rupa sehingga
selalu dalam keadaan masih segar dan belum mengering pada waktu pelaksanaan
pemasangan. Kontraktor harus mengusahakan agar tenggang waktu antara waktu
pencampuran adukan plesteran dengan pemasangan tidak melebihi 20 menit, terutama
untuk plesteran kedap air
f) Kontraktor harus menyediakan pekerja/tukang yang ahli untuk pelaksanaan pekerjaan
plesteran ini khususnya untuk plesteran aci halus
g) Untuk permukaan dinding pasangan, sebelum diplester harus dibasahi terlebih dahulu dan
siar siarnya dikerok sedalam kurang lebih 1 cm. Sedang untuk permukaan beton yang
akan diplester, harus dibersihkan dari sisa sisa bekisting, kemudian di kretek/scratched.
Semua lubang - lubang bekas pengikat bekisting atau form tie harus tertutup adukan
plesteran
h) Pekerjaan plesteran dinding hanya diperkenankan setelah selesai pemasangan instalasi
pipa yang ada di seluruh bagian dinding bangunan
i) Untuk semua bidang dinding yang akan dilapisi dengan cat dipakai plesteran halus (acian)
di atas permukaan plesterannya
j) Untuk bidang dinding pasangan menggunakan bahan/material akhir lain, permukaan
plesterannya harus diberi alur alur garis horisontal untuk memberikan ikatan yang lebih
baik terhadap bahan/material yang akan digunakan tersebut
k) Untuk permukaan yang datar, batas toleransi pelengkungan atau pencembungan bidang
tidak boleh melebihi 3 mm, untuk setiap area 2 m
l) Ketebalan plesteran harus mencapai ketebalan permukaan dinding / kolom seperti yang
dinyatakan dan tercantum dalam gambar kerja. Tebal plesteran minimal 1,5 cm
m) Pemeliharaan
Kelembaban plesteran harus dijaga sehingga pengeringan berlangsung dengan wajar
tidak berlangsung secara tiba tiba. Hal ini dilaksanakan dengan membasahi
permukaan plesteran setiap kali terlihat kering dan melindunginya dari panas matahari
langsung dengan penutup yang mencegah penguapan air secara cepat
Pembasahan tersebut dilakukan selama 7 (tujuh) hari setelah pengacian selesai
dengan selalu menyiram air sekurang kurangnya 2 (dua) kali sehari sampai jenuh
Selama permukaan plesteran belum dilapisi dengan bahan / material akhir, kontraktor
wajib memelihara dan menjaganya terhadap kerusakankerusakan dan pengotoran,
biaya pemeliharaan adalah tanggung jawab kontraktor, dan tidak dapat diajukan
sebagai pekerjaan tambah

21

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

Tidak dibenarkan pekerjaan penyelesaian dengan bahan/material akhir di atas


permukaan plesteran dilakukan sebelum plesteran berumur lebih dari 1 (satu)
minggu, plesteran harus cukup kering, bersih dari retak, noda dan cacat lain seperti
yang disyaratkan tersebut di atas. Apabila hasil pekerjaan tidak memenuhi semua
yang disyaratkan oleh Direksi Proyek / Konsultan, maka Kontraktor harus
membongkar dan memperbaiki pekerjaan tersebut sampai disetujui oleh Direksi
Proyek / Konsultan
4.11.

Pekerjaan Pengecatan

a.

Keterangan Umum
Pekerjaan yang dilaksanakan meliputi pengecatan bagian-bagian yang ditunjuk dalam gambar
maupun bagian-bagian lain yang memerlukan perlindungan dengan cara pengecatan.
Pada garis besarnya yang termasuk pekerjaan pengecatan adalah
a) Cat dinding dan plafond
b) Cat Kayu
c) Cat besi
Dan pekerjaan pengecatan lainnya sesuai yang ditunjuk dalam Gambar Rencana dengan warna
sesuai persetujuan User. Penyempurnaan dan pengulangan pengecatan / polituran karena
belum merata, berubah warna atau sebab-sebab lainnya sampai pada saat serah terima untuk
yang kedua kalinya menjadi tanggung jawab Kontraktor.

b.

Cat Tembok dan Plafond


a) Dipakai cat dinding kualitas 1 ex. Catylac, Vinilex, Dulux atau setara warna ditentukan
kemudian dengan persetujuan User / Direksi
b) Dilaksanakan pada seluruh permukaan dinding dan plafond serta pilar sesuai yang tertera
dalam Gambar Rencana
c) Pelaksanaan sesuai ketentuan pabrik pembuat
d) Sebelum dicat permukaan dinding tembok / beton yang akan dicat harus betul-betul rata
dan dibersihkan dengan cara menggosok memakai kain yang dibasahi / amplas basah dan
setelah kering diplamur sehingga permukaannya menjadi rata dan licin. Untuk tembok
yang rusak / pecah harus diperbaiki terlebih dahulu
e) Pengecatan dilakukan dengan kuas / roller sampai didapatkan hasil akhir yang merata
warnanya minimal 3 kali pengecatan dan harus didapat warna yang merata
f) Metode dan Persyaratan Pelaksanaan Pengecatan Sebelum pelaksanaan, kontraktor wajib
membuat contoh pekerjaan pengecatan pada bidang dengan ukuran 100x100 cm, yang
merupakan contoh hasil akhir pengecatan. Biaya percobaan ditanggung kontraktor dan
hasil contoh tersebut harus diserahkan kepada Direksi Proyek / Konsultan untuk
persetujuan bagi pelaksanaan pekerjaan
Pengecatan dilaksanakan dengan cara terbaik yang umum dilakukan kecuali bila
disyaratkan lain. Urutan pengecatan penggunaan lapisan dasar dan ketebalan minimal
sama dengan syarat yang dikeluarkan pabrik
Pengecatan harus rata, tidak bercucuran atau ada bekasbekas yang menunjukan
tandatanda sapuan, semprotan dan roller
Apabila dari cat yang dipakai ada yang mengandung bahan dasar beracun atau
membahayakan keselamatan manusia maka kontraktor harus menyediakan peralatan
perlindungan misalnya masker, sarung tangan dan sebagainya yang harus dipakai
pada waktu pelaksanaan pekerjaan
Pekerjaan pengecatan tidak diperkenankan dilaksanakan dalam keadaan cuaca
lembab, hujan, angin yang disertai debu
Pada pelaksanaan pengecatan di dalam ruangan dengan cat yang bahan dasarnya
beracun atau membahayakan manusia maka ruangan tersebut harus mempunyai
ventilasi yang cukup agar pergantian udara dapat berlangsung lancer
Peralatan seperti kuas, roller, sikat kawat, pompa udara, vacum cleaner, semprotan
dan sebagainya, harus tersedia dari kualitas mutu terbaik dan jumlahnya cukup untuk
melaksanakan pekerjaan ini
Khusus untuk semua cat dasar, pengerjaannya harus disapukan dengan kuas,
penyemprotan hanya boleh dilakukan bila disetujui oleh Direksi Proyek / Konsultan
22

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

Pemakaian amplas, pencucian dengan air, maupun pembersihan dengan kain kering,
terlebih dahulu harus mendapatkan persetujuan dari Direksi Proyek / Konsultan
kecuali disyaratkan lain dalam spesifikasi ini
Hasil akhir pengecatan harus diawasi oleh tenaga ahli / supervisi.
Hasil akhir pengecatan harus membentuk bidang cat yang utuh rata tidak ada bintik
bintik atau gelembung udara dan hasilnya harus dijaga terhadap kotoran yang
mungkin melekat. Bila hasil pekerjaan harus diulangi dan diganti, Kontraktor harus
melakukan pengecatan kembali bila ada cat dasar atau cat finis yang kurang
menutupi atau lepas sebagaimana ditunjukan oleh Direksi Proyek / Konsultan biaya
untuk hal ini ditanggung oleh kontraktor dan tidak dapat dilakukan sebagai pekerjaan
tambah
Sebelum pelaksanaan, seluruh permukaan harus di bersihkan dari debu, lemak,
kotoran atau noda lain, bekas bekas cat yang terkelupas bagi permukaan yang
pernah dicat, dan dalam kondisi kering

c.

Cat Kayu
a) Dipakai cat kayu kualitas bagus, warna ditentukan kemudian dengan persetujuan owner
dan konsultan pengawas
b) Dilaksanakan pada kusen, daun jendela, lisplafon, lisplank serta di tempat lainnya yang
memerlukan finishing dengan cat kayu
c) Sebelum dicat permukaan kayu yang akan dicat harus betul-betul rata dan dibersihkan
dengan cara menggosok memakai kain yang dibasahi / amplas basah dan setelah kering
didempul sehingga permukaannya menjadi rata dan licin
d) Seluruh pekerjaan tersebut di atas harus dilaksanakan dengan baik sampai didapat hasil
yang baik dan warna cat yang merata pelaksanaan pengecatan sesuai ketentuan pabrik
pembuat

d.

Cat Besi
e) Yang termasuk pekerjaan ini adalah pengecatan seluruh bagian-bagian besi pagar beserta
pintunya, pintu-pintu besi tulang-tulang dan pekerjaan besi lain ditentukan dalam gambar.
f) Pekerjaan cat dilakukan setelah bidang yang akan dicat, selesai diamplas halus dan bebas
debu, oli dan lain-lain.
g) Sebagai lapisan dasar anti karat dipakai sebagai cat dasar 1 kali. Sambungan las dan
ujung yang tajam diberi touch up dengan dua lapis U-pox Red lead primer 520-1130
setelah itu lapisan tebal 40 micron diulaskan
h) Setelah kering sesudah 24 jam, dan diamplass kembali maka disemprot 1 lapis. Setelah 48
jam mengering baru lapisan akhir U-pox enamel 103 disemprot 2 lapis.
i) Setelah pengecatan selesai, bidang cat harus licin, utuh, mengkilap, tidak ada gelembunggelembung dan dijaga terhadap pengotoran-pengotoran.
5.

URAIAN PERSYARATAN PEKERJAAN YANG BELUM TERURAIKAN

Jika terdapat jenis pekerjaan yang belum teruraikan / terlewatkan didalam Rencana Kerja dan
persyaratan ini, maka pekerjaan tersebut akan dibuatkan RKS nya / menyusul, yang sama
mengikatnya dalam kontrak.
6.

PEMBERESAN SETELAH MASA KONSTRUKSI

Seluruh pekerjaan pemberesan setelah masa konstruksi menjadi tanggung jawab Kontraktor

23

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

7.
a.

b.

c.

PEKERJAAN PENYERAHAN

Kontraktor harus menyelesaikan semua bagian pekerjaan yang tertera dalam kontrak, Gambargambar dan Syarat-syarat pada Dokumen Pengadaan (Pelelangan) ataupun perubahan yang
terdapat dalam Berita Acara Penjelasan Pekerjaan (Aanwijzing), sehingga pekerjaan dapat
diterima dengan baik oleh Konsultan Pengawas dan Pihak Pemimpin Proyek.
Pada saat pekerjaan akan diserah-terimakan untuk pertama kalinya (Provisional Hand Over PHO), Kontraktor harus menyerahkan :
a) Gambar-gambar yang sebenarnya (As Built Drawings) yang telah disetujui.
b) Foto-foto pelaksanaan pekerjaan.
Bersama-sama dengan Konsultan Pengawas, kontraktor harus meneliti, mencatat dan
menyetujui, bagian-bagian pekerjaan yang belum sempurna, untuk dibuatkan daftar (Check
List) pekerjaan-pekerjaan yang akan diperbaiki dalam masa pemeliharaan.
8.

PEKERJAAN AKHIR

Setelah proyek selesai Penyedia Barang/ Jasa diwajibkan membersihkan kembali lokasi proyek dari
sisa-sisa material yang tidak terpakai, agak lokasi proyek tampak bersih dan indah. Setelah
dilaksanakan serah terima pekerjaan gedung siap dan dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh
User
9.
a.
b.

LAIN-LAIN

Hal-hal yang timbul pada pelaksanaan yang memerlukan penyelesaian di lapangan akan
dibicarakan dan diatur oleh direksi dan kontraktor. Bila diperlukan, akan dibicarakan bersama
konsultan pengawas
Selain persyaratan teknis yang tercantum di atas, kontraktor diwajibkan pula mengadakan
pengurusan-pengurusan antara lain:
a) pengetesan dari PLN dan pengetesan lainnya yang diperlukan
b) Sebelum penyerahan pertama, kontraktor wajib meneliti semua bagian pekerjaan yang
belum sempurna dan harus diperbaiki, semua ruangan harus bersih, halaman harus ditata
rapi, dan semua barang yang tidak berguna harus disingkirkan dari proyek
c) Selama masa pemeliharaan, kontraktor wajib merawat, mengamankan, dan memperbaiki
segala cacat yang timbul sehingga sebelum penyerahan kedua dilaksanakan, pekerjaan
benar-benar telah sempurna
d) Segala sesuatu yang belum tercantum dalam RKS ini dan pada penjelasan yang diperlukan
akan dicantumkan Berita Acara Penjelasan Pekerjaan

24

RKS TEKNIS PERAWATAN BERAT GEDUNG SDN KEBON JERUK 15


JAKARTA BARAT

10. PENUTUP
1.

2.

Pelaksana harus melaksanakan tugasnya sesuai dengan ketentuan-ketentuan pada dokumen


perencanaan kegiatan pekerjaan Perawatan Berat Gedung SDN Kebon Jeruk 15 Jakarta Barat
yaitu Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS), ketentuan teknis, Rencana Anggaran Biaya
(RAB) dan Gambar Perencanaan yang saling mendukung dan melengkapi. Kekurangan dan
permasalahan permasalahan pada dokumen tersebut baik yang terjadi di dalamnya maupun
ketidakcocokan antar dokumen atau dengan peraturan-peraturan yang terkait, harus
diselesaikan pada rapat monitoring yang dihadiri oleh pemberi tugas perencana, pengawas
teknis dan pelaksana (pemborong fisik) dengan saling mendukung untuk mendapatkan hasil
yang terbaik sesuai dengan berpedoman kepada keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta
Nomor 37 Tahun 2011 tentang Tata Cara Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja
Provinsi DKI Jakarta.
Jika dalam uraian dan syarat-syarat ini tidak disebut perkataan yang dilever pemborong atau
yang dipasang pemborong maka harus dianggap oleh perkataan itu dicantumkan kedalam
pekerjaan pemborong dan tidak diterangkan sebaliknya. Pekerjaan yang termasuk pekerjaan
pemborong tetapi tidak diuraikan dalam uraian pekerjaan dan syarat-syarat ini, harus
dilaksanakan oleh pemborong, supaya tercapai suatu penyelesaian yang memuaskan bagi
Pemberi Tugas.
Jakarta,

2015

Mengetahui/Mencatat :

Dibuat Oleh :

Kepala Suku Dinas Perumahan dan Gedung


Pemerintah Daerah
Kota Administrasi Jakarta Barat

Konsultan Perencama
PT. Wyda Arsikona Buana

Ir. Yuli Hartono, M.T.P.


NIP. 19660728 199503 1002

Wiwik Damayanti, S.T.


Direktur Utama

Mengetahui :

Menyetujui :

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II


Kota Administrasi Jakarta Barat
Selaku Kuasa Pengguna Anggaran

Kepala Seksi Pendidikan SMA


Suku Dinas Pendidikan Wilayah II
Kota Administrasi Jakarta Barat
Selaku Pejabat Pembuat Komitmen

Drs. H. Samlawi, M.M.


NIP. 19600727 198103 1006

Drs. Iswaya, M.Si.


Nip. 19630920 198303 1004

Catatan:
1.
Pengesahan Suku Dinas Perumahan dan Gedung Pemda Kota Administrasi Jakarta Barat hanya sebatas kontrol dan kesesuaian
regulasi perijinann dan pemenuhan terhadap standar dan kaidah teknis perencanaan yang berlaku serta pemenuhan terhadap
kebutuhan fungsi bangunan.
2.
Pengesahan Suku Dinas Perumahan dan Gedung Pemda Kota Administrasi Jakarta Barat tidak memindahkan tanggung jawab
profesi sebagai konsultan perencana. Tanggung jawab profesi dan resiko sangsi apabila terjadi kegagalan bangunan atau
kegagalan pekerjaan konstruksi tetap melekat pada tenaga ahli dan badan usaha konsultan perencana yang membuat produk
perencanaan.

25

PEMERINTAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT


SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II

KERANGKA ACUAN KERJA


(KAK)

Unit Satuan Kerja

Suku Dinas Pendidikan Wilayah II


Kota Administrasi Jakarta Barat

Nama Kegiatan

Perawatan Berat Gedung SDN Kebon Jeruk


15

Kode Rekening

(5.2.3.26.01), (5.2.3.26.01)

Lokasi

SDN Kebon Jeruk 15

Wilayah

Jakarta Barat

Tahun Anggaran

2015

KERANGKA ACUAN KERJA


( KAK )

PEKERJAAN :
Perawatan Berat Gedung SDN Kebon Jeruk 15

1.

LATAR BELAKANG

Gambaran umum singkat tentang pekerjaan yang akan dilaksanakan, permasalahan yang dihadapi
terkait dengan kebutuhan pekerjaan konstruksi di lingkungan Suku Dinas Pendidikan Wilayah II
Kota Administrasi Jakarta Barat sebagaimana yang telah dituangkan di dalam perencanaan Koota
Administrasi Jakarta Barat diantaranya adalah akan dilaknsakannya Perawatan Berat Gedung
SDN Kebon Jeruk 15. Berdasarkan Anggaran yang tersedia pada tahun 2015 untuk Perawatan
Berat Gedung SDN Kebon Jeruk 15 akan dilaksanakan pelelangan pekerjaan tersebut melalui
proses Pelelangan Umum Pasca Kualifikasi secara elektronik yang dapat diikuti oleh semua
penyedia jasa yang memenuhi persyaratan.
2.

MAKSUD DAN TUJUAN

2.1 Maksud

Maksud dari pengadaan pekerjaan konstruksi Perawatan Berat Gedung SDN Kebon Jeruk 15 agar
lebih meningkatkan kualitas gedung, menyediakan sarana dan prasarana belajar mengajar yang
lebih representative, terwujudnya standarisasi sarana dan prasarana pendidikan dan meningkatkan
Sumber Daya Alam (SDM).
2.2 Tujuan

Tujuan dari pengadaan pekerjaan konstruksi ini untuk melaksanakan Perawatan Berat Gedung
SDN Kebon Jeruk 15 sesuai dengan peraturan yang berlaku dengan menggunakan prinsip-prinsip
akuntabel, transparan, efektif dan efisien.
3. TARGET/SASARAN

Target/sasaran yang ingin dicapai dalam pengadaan pekerjaan konstruksi Perawatan Berat
Gedung SDN Kebon Jeruk 15 agar diperolehnya penigkatan kualitas gedung, menyediakan Sarana
dan Prasarana belajar mengajar yang lebih representative, terwujudnya standarisasi sarana dan
prasarana pendidikan dan meningkatkan Sumber Daya Alam (SDM)..
2

4. NAMA ORGANISASI PENGADAAN BARANG/JASA

Nama organisasi menyelenggarakan/melaksanakan pengadaan pekerjaan konstruksi :


SKPD

Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Kota Administrasi Jakarta Barat

Alamat

Jl. Raya Kembangan No. 2 Gd. B Walikota Administrasi Jakarta Barat Lt. 11

1. KPA

Drs. H. Samlawi, M.M.

NIP

196007271981031006

Jabatan

Kepala Sudin Pendidikan Wilayah II Kota Administrasi Jakarta Barat

Drs. Iswaya, M.Si

NIP

196309201983031004

Jabatan

Kepala Seksi Pendidikan SMA Sudin Pendidikan Wilayah II Kota Administrasi

2. PPK

Jakarta Barat

5.

SUMBER DANA DAN TOTAL NILAI HPS

Sumber dana yang diperlukan untuk pekerjaan ini dibebankan kepada APBD Provinsi DKI
Jakarta Tahun Anggaran 2015, yang tertuang dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan
Kerja Pemerintah Daerah Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Kota Administrasi Jakarta Barat
Nomor : 781/ DPA/ 2015 Tanggal 27 April 2015

2.

Total nilai HPS untuk pekerjaan ini adalah sebesar Rp. 1.887.510.084,- (Satu milyar delapan
ratus delapan puluh tujuh juta lima ratus sepuluh ribu delapan puluh empat rupiah).

Jumlah Total nilai HPS tersebut terbagi atas ;


a. Kode Rekening 5.2.3.26.01 Belanja Modal Pengadaan Konstruksi / Pembelian Gedung
Kantor Sebesar Rp 770.120,35
b. Kode Rekening 5.2.3.26.09

Belanja Modal Pengadaan Konstruksi / Pembelian Sarana

Pendidikan dan Pelatihan Sebesar Rp 1.886.739.964,47

6. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN

Waktu yang diperlukan untuk pelaksanaan Perawatan Berat Gedung SDN Kebon Jeruk 15
ditetapkan selama 60 (Enam puluh) hari kalender sejak SPMK diterbitkan ditambah masa
pemeliharaan selama 90 (Sembilan puluh) hari setelah BAST I

7. JENIS KONTRAK DAN TATA CARA PEMBAYARAN

a. Kontrak adalah kontrak harga satuan,

penyedia

Jasa harus melaksanakan Pekerjaan

sesuai dengan detail yang diberikan dalam gambar dan sebagaimana yang diperintahkan oleh
Direksi Pekerjaan, dimana sebagian besar pekerjaan tersebut akan dibayar menurut sistem
Harga Satuan.
b. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara : Termin
Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut :
1) Termin I sebesar 20% x Nilai Kontrak, dibayarkan setelah pekerjaan mencapai 20%
2) Termin II sebesar 30% x Nilai Kontrak, dibayarkan setelah pekerjaan mencapai 50%
3) Termin III sebesar 25% x Nilai Kontrak, dibayarkan setelah pekerjaan mencapai 75%
4) Termin IV sebesar 25% x Nilai Kontrak, dibayarkan setelah pekerjaan mencapai 100%
5) Termin

merupakan

Jaminan

Pemeliharaan

yang

dikembalikan

setelah

masa

pemeliharaan selesai

8. METODE PEMILIHAN PENYEDIA BARANG/JASA

Proses pengadaan Kegiatan Perawatan Berat Gedung SDN Kebon Jeruk 15 dilakukan melalui
proses Pelelangan Umum Pascakualifikasi secara elektronik yang dapat diikuti oleh semua
Penyedia Jasa yang memenuhi persyaratan dan ketentuan sebagai berikut :
1.

Memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan kegiatan/usaha


antara lain ;
a. Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) dan Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang masih
berlaku dengan Klasifikasi Bangunan Gedung dengan Sub Klasifikasi (BG007) Jasa
Pelaksana Untuk Konstruksi Bangunan Pendidikan;
b. Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
c. Surat keterangan domisili perusahaan yang masih berlaku
d. Akte Pendirian Perusahaan beserta dengan Perubahannya (bila ada), untuk PT sesuai
dengan Undang-undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan dilampiri
dengan pengesahan dari Departemen Kehakiman/ Kementrian Hukum dan HAM
e. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Perusahaan
f.

PKP Perusahaan

g. SPT Tahunan tahun 2014


h. NPWP Pengurus perusahaan
i.

Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pengurus Perusahaan yang masih berlaku pada saat proses
pelelangan dilaksanakan

j.

Neraca perusahaan per 31 Desember 2014 diatas kop surat perusahaan yang dibubuhi
materai Rp. 6.000, ditandatangani oleh Pimpinan Perusahaan dan dicap perusahaan

k. Surat

keterangan dukungan keuangan

dari bank pemerintah/swasta sebesar 10 %

(sepuluh perseratus) dari nilai total HPS


2.

Memiliki keahlian, pengalaman, kemampuan teknis dan manajerial untuk menyediakan


barang/jasa;
4

3.

Memperoleh paling kurang 1 (satu) pekerjaan sebagai Penyedia Barang/Jasa dalam kurun
waktu 4 (empat) tahun terakhir baik dilingkungan pemerintah maupun swasta, termasuk
pengalaman subkontrak dibuktikan dengan melampirkan fotocopy kontrak pengalaman yang
dilampiri dengan potongan pajak dan Berita Acara Serah Terima Pekerjaan

4.

Ketentuan sebagaimana dimaksud pada huruf c, dikecualikan bagi Penyedia Barang/ Jasa
yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun;

5.

Memiliki kemampuan pada bidang pekerjaan yang sesuai untuk usaha mikro, usaha kecil dan
koperasi kecil serta kemampuan pada sub bidang pekerjaan yang sesuai untuk usaha non
kecil;

6.

Khusus untuk pengadaan pekerjaan konstruksi dan jasa lainnya, harus memperhitungkan Sisa
Kemampuan Paket (SKP) sebagai berikut :
SKP = KP P
KP = nilai kemampuan paket dengan ketentuan :
a)

Untuk Usaha Kecil, nilai Kemampuan Paket (KP) ditentukan sebanyak 5 (lima) paket
pekerjaan, dan

b)

Untuk Usaha non kecil, nilai kemampuan paket (KP) ditentukan sebanyak 6 (enam)
atau 1,2 (satu koma dua) N

P = Jumlah paket yang sedang dikerjakan


N = Jumlah paket pererjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan
selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir.
7.

Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan
dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam
menjalani sanksi pidana, yang dibuktikan dengan surat pernyataan yang ditandatangani
Penyedia Barang/Jasa;

8.

Secara hukum mempunyai kapasitas untuk mengikatkan diri pada kontrak;

9.

Surat Pernyataan bahwa data-data yang disampaikan benar;

10. Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Sipil (BI/BHMN/BUMN/BUMD) Polri/TNI;


11. Tidak masuk dalam daftar hitam salah satu pengurus atau manajemennya;
12. Struktur Organisasi Perusahaan
13. Daftar Kuantitas dan Harga
14. Memilki alamat tetap dan jelas serta dapat dijangkau dengan jasa pengiriman; dan dibuatkan
denah kantor dan foto kantor
15. Pakta Integritas.
16. Data Kualifikasi

9. PERALATAN MINIMAL UNTUK MELAKSANAKAN KEGIATAN

Dalam hal proses pelelangan pekerjaan dimaksud, kontraktor wajib menyampaikan Dokumen
Penawaran Teknis yang disampaikan dalam Dokumen Penawaran yang terdiri dari :
1.

Metode pelaksanaan kurang lebih meliputi pekerjaan pendahuluan lokasi pekerjaan,


penggunaan alat, bahan dan tenaga kerja, dilengkapi dengan flow chart pekerjaan;

2.

Jadwal dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan sampai dengan serah terima pertama
Pekerjaan (PHO) lengkap dengan kurva S, termasuk jadwal penggunaan alat, tenaga kerja
dan bahan;

3.

Peralatan minimal yang dilampirkan dalam dokumen penawaran antara lain :


No

Nama Alat

Jumlah

1.

Beton Mixer

1 Unit

2.

Bar Bending

1 Unit

3.

Gerobak

1 Buah

4.

Trackel

1 Buah

5.

Truk

1 Unit

6.

Bar cutter

1 Unit

7.

Mesin potong keramik

1 Unit

8.

Alat bantu tukang

Catatan :

Seluruh

Sesuai kebutuhan

Keterangan

Hasil pemindaian
(Scan) daftar peralatan
yang disampaikan
harus menjelaskan
jenis alat, jumlah
kapasitas, merk, type,
tahun pembuatan,
kondisi, lokasi
sekarang dan status
kepemilikan/sewa

Peralatan yang disampaikan harus dilampirkan dengan Hasil

pemindaian (scan) bukti kepemilikan / sewa alat serta foto alat yang
bersangkutan
4.

Daftar harga satuan dan upah;

5.

Daftar analisa item pekerjaan kebutuhan kerja ;

6.

Spesifikasi teknis

7.

Daftar personil inti;

8.

Struktur organisasi pekerjan;

9.

Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan (apabila ada bagian pekerjaan yang akan di
subkontakan)

10. Network Planning Systerm

10. TENAGA/PERSONIL MINIMAL

Kebutuhan Tenaga Ahli, Tenaga Teknis dan Tenaga Pendukung minimal untuk pekerjaan ini yang
harus dipenuhi oleh Penyedia jasa dan disampaikan/dilampirkan dalam dokumen penawaran
beserta kelengkapannya antara lain :

NO.

PERSONIL

Project
Manager
Tenaga Ahli
Sipil
Pelaksana

2
3

Drafter

JUMLAH
(MIN)

PENDIDIKAN
MINIMUM

PENGAL
AMAN
(MIN/TAH
UN)

S1 T. Sipil

S1 T. Sipil

STM

SLTA/STM

SERTIFIKAT

KET.

KEAHLIAN (MIN)
Ahli Muda
Manajemen Proyek
Ahli Muda
Pelaksana Struktur
SKT Pelaksana
Banguna Gedung/
Pek.gedung

Tenaga Ahli

SKT Juru
Gambar/Draft manArsitekur

Tenaga

Administrasi /
keuangan

D3

Logistik proyek

STM/SLTA

Supir

SLTA

Keamanan

SLTA

Tenaga Ahli
Tenaga
Teknis

Teknis
Tenaga
Pendukung
Tenaga
Pendukung
Tenaga
Pendukung
Tenaga
Pendukung

Keterangan :
1.

Untuk Tenaga Ahli dilengkapi dengan hasil pemindaian (scan) Surat Pernyataan Tenaga
Ahli (SPTA), Daftar riwayat hidup dilengkapi dengan surat keterangan/referensi pengalaman
kerja yang bersangkutan, Ijazah, Sertifikat Keahlian (SKA) bukan Surat keterangan proses
perpanjangan SKA, NPWP, KTP yang masih berlaku.

2.

Untuk Tenaga Teknis dilengkapi dengan hasil pemindaian (scan) Daftar riwayat hidup
dilengkapi dengan surat keterangan/referensi pengalaman kerja yang bersangkutan, Ijazah,
Sertifikat/SKT, NPWP, KTP yang masih berlaku.

3.

Untuk Tenaga Pendukung dilengkapi dengan hasil pemindaian (scan) Ijazah dan KTP saja.
11. SURAT DUKUNGAN PRODUSEN DAN BROSUR-BROSUR SERTA PERALATAN
MINIMAL

Dalam proses pelelangan pekerjaan dimaksud dengan mempertimbangkan lingkup dan kapasitas
pekerjaan yang akan dilaksanakan serta penggunaan bahan/material yang memiliki volume yang
cukup dominan dan peralatan minimal yang dibutuhkan sehingga perlu mendapatkan dukungan
dari pihak-pihak terkait dalam hal penyediaan bahan/material

dan peralatan dimaksud maka

penyedia jasa dalam hal penyampaian dokumen penawaran harus melampirkan surat dukungan
dari produsen dan brosur-brosur serta peralatan minimal yang dibutuhkan terkait dengan pekerjaan
dimaksud antara lain :
1.

Surat dukungan produsen yang dilampirkan dalam dokumen penawaran antara lain :
a.

Dukungan pekerjaan struktur baja ringan

b.

Dukungan pekerjaan keramik


7

c.
3.

Dukungan pekerjaan plafond

Brosur-brosur yang dilampirkan dalam dokumen penawaran antara lain :


a.

Brosur pekerjaan struktur baja ringan

b.

Brosur pekerjaan keramik

c.

Brosur pekerjaan plafond

d.

Brosur pekerjaan genteng

e.

Brosur semen

f.

Brosur cat

g.

Brosur pekerjaan alat penggantung

12. SPESIFIKASI TEKNIS

1. Spesifikasi Teknis Pekerjaan Konstruksi pada kegiatan ini sesuai yang tertera pada Rencana
Kerja dan Syarat-syarat Teknis, Gambar perencanaan dan RAB yang ditetapkan.
2. Jenis pekerjaan yang dianalisa yang harus disampaikan/dilampirkan dalam dokumen
penawaran dalam bentuk Analisa Teknis Satuan Pekerjaan dan Analisa Harga Satuan
Pekerjaan dilengkapi dengan Daftar harga satuan bahan, upah dan alat sesuai dengan
pekerjaan yang dikerjakan
3. Analisa harga satuan harus lengkap dan sesuai form serta memenuhi persyaratan dalam
dokumen pengadaan, analisa yang tidak lengkap sesuai dengan jumlah form analisa yang
diminta, maka dinyatakan gugur dan koefesien tidak boleh ditawar.
4. Untuk harga satuan upah pekerja tidak boleh dibawah Upah Minimum Sektoral Provinsi Tahun
2015 sesuai dengan Peraturan Gubernur

Provinsi

DKI Jakarta Nomor

20

tahun 2015

tentang Upah Minimum Sektoral Provinsi tahun 2015.

13. KELUARAN/ PRODUK YANG DIHASILKAN

Produk yang dihasilkan Kontraktor Pelaksana pada pekerjaan ini adalah :


1.

Melaksanakan pekerjaan pembangunan yang menyangkut kualitas, biaya dan ketetapan waktu
pelaksanaan pekerjaan, sehingga dicapai wujud akhir bangunan dan kelengkapannya yang
sesuai dengan Dokumen Pelaksanaan dan kelancaran penyelesaian administrasi yang
berhubungan dengan pekerjaan di lapangan serta penyelesaian kelengkapan pembangunan.

2.

Dokumen yang dihasilkan selama proses pelaksanaan yang terdiri dari :


a.

Metode Pelaksanaan Program kerja, alokasi tenaga dan konsepsi pelaksanaan


pekerjaan.

b.

Melakukan kontrol terhadap kondisi eksisting di lapangan;

c.

Mengajukan Shop Drawing pada awal pekerjaan yang dilaksanakan;

d.

Membuat laporan harian berisikan keterangan tentang :


-

Tenaga kerja

Bahan bangunan yang didatangkan, diterima atau tidak.

Peralatan yang berhubungan dengan kebutuhan pekerjaan


8

e.

Kegiatan perkomponen pekerjaan yang diselenggarakan.

Waktu yang dipergunakan untuk pelaksanaan.

Kejadian-kejadian yang berakibat menghambat pelaksanaan.

Membuat Laporan mingguan, sebagai resume laporan harian (kemajuan

pekerjaan,

tenaga dan hari kerja), Laporan Bulanan;


f.

Mengajukan Berita Acara Kemajuan Pekerjaan untuk pembayaran termijn;

g.

Surat Perintah Perubahan Pekerjaan dan Berita Acara Pemeriksaan Pekerjaan Tambah
dan Kurang (jika ada tambahan atau perubahan pekerjaan);

h.

Membuat Berita Acara Penyerahan Pertama Pekerjaan;

i.

Membuat Berita Acara Pernyataan Selesainya Pekerjaan;

j.

Membuat Gambar-gambar sesuai dengan pelaksanaan (as built drawing)

k.

Membuat Time schedule / S curve untuk pelaksanaan pekerjaan.


14. PENUTUP

Demikian Kerangka Acuan Kegiatan untuk dapat dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Jakarta,

September 2015

Mengetahui,

Kepala Seksi Pendidikan SMA

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II

Suku Dinas Pendidikan Wilayah II

Kota Administrasi Jakarta Barat

Kota Administrasi Jakarta Barat

Selaku Kuasa Pengguna Anggaran

Selaku Pejabat Pembuat Komitmen

Drs. H. Samlawi, M.M.

Drs. Iswaya, M.Si

NIP. 196007271981031006

NIP. 196309201983031004

BILL OF QUANTITY (BOQ)


Nama Program
Kegiatan
Uraian Kegiatan
Kode Rekening
Nomor Kegiatan
Lokasi Kegiatan
Tahun Anggaran

NO

:
:
:
:
:
:
:

URAIAN PEKERJAAN

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendidikan


Perawatan berat gedung SDN kebon jeruk 15
Pelaksanaan Teknis
(5.2.3.26.09) (5.2.3.26.01)
1.01.06.020
Jl. Anggrek RT. 007/07 Kebon jeruk Jakarta Barat
2015

VOLUME

HARGA

TOTAL

SATUAN

HARGA

(Rp)

(Rp)

Kode Rekening : 5.2.3.26.09


Belanja Modal Pengadaan Konstruksi/Pembelian Sarana Pendidikan dan Pelatihan
A. Pekerjaan Pendahuluan
1 Pekerjaan pembuatan bedeng pekerja uk. 3 x 3 m

9.00

m2

Rp

Rp

2 Pembuatan Papan nama proyek uk. 240 x 120 cm

1.00

buah

Rp

Rp

3 Foto dokumentasi pekerjaan dengan kamera digital tanpa film

3.00

set

Rp

Rp

4 Pekerjaan pengukuran dan pemasangan bowplank

6.52

m'

Rp

Rp

199.51

m2

Rp

Rp

1.00

set

Rp

Rp

120.00

unit

Rp

Rp

5 Membersihkan lapangan
6 Listrik kerja
7 Alat bantu perancah / scaffolding
B. Pekerjaan Plafond Lantai 2
1 Pembongkaran Plafond (Bongkaran Tidak Dipakai Kembali)

1,053.10

m2

Rp

Rp

2 Pasang rangka langit-langit hollow galvalume 40x40x0,35mm modul 60x60

1,053.10

m2

Rp

Rp

3 Pekerjaan penutup plafond bahan PVC tebal 8,5 - 9 mm


lengkap assesories termasuk list keliling

1,053.10

m2

Rp

Rp

18.43

m3

Rp

Rp

1 Bongkar keramik lantai existing

800.55

m2

Rp

Rp

2 Pekerjaan Pasangan Lantai Keramik Uk.40X40 Cm

800.55

m2

Rp

Rp

20.01

m3

Rp

Rp

1 Bongkar keramik lantai existing

774.81

m2

Rp

Rp

2 Pekerjaan Pasangan Lantai Keramik Uk.40X40 Cm

774.81

m2

Rp

Rp

3 Pekerjaan Pasang keramik step nocing

62.00

m'

Rp

Rp

4 Pekerjaan angkutan bongkaran sejauh 5km ( dengan Dump


Truck )

19.37

m3

Rp

Rp

1 Bongkar keramik existing

38.12

m2

Rp

Rp

2 Pekerjaan Pasangan Lantai Keramik Uk.40X40 Cm

32.44

m2

Rp

Rp

3 Pekerjaan Pasang keramik step nocing

56.80

m'

Rp

Rp

0.95

m3

Rp

Rp

123.93

m2

Rp

Rp

34.51

m2

Rp

Rp

154.55

m2

Rp

Rp

4 Pekerjaan angkutan material bongkaran sejauh 5km ( dengan


Dump Truck )
C. Pekerjaan Pasangan Keramik Lantai 2

3 Pekerjaan angkutan bongkaran sejauh 5km ( dengan Dump


Truck )
D. Pekerjaan Pasangan Keramik Lantai Dasar

E. Pekerjaan Pasangan Keramik Tangga

4 Pekerjaan angkutan bongkaran sejauh 5km ( dengan Dump


Truck )
F. Pekerjaan Kamar Mandi Lantai 2
1 Bongkar keramik lantai dan dinding existing
2 Pekerjaan Water Proofing Coating
3 Pekerjaan Pasangan Dinding Keramik Uk.20x25 cm (Belum
Termasuk Bahan Keramik Dinding)
4 Keramik, Spesifikasi : Floor/ Wall Tile Uk. 20X40 Cm

154.55

m2

Rp

Rp

5 Pekerjaan Pasangan Lantai Keramik Uk.40X40 Cm

30.91

m2

Rp

Rp

6 Pekerjaan Pasang Pipa PVC Type AW Dia. 1/2"

41.95

m'

Rp

Rp

7 Pekerjaan Pasang Pipa PVC Type AW Dia. 3''

34.00

m'

Rp

Rp

8 Pekerjaan Pasang Pipa PVC Type AW Dia. 4''

21.30

m'

Rp

Rp

NO

URAIAN PEKERJAAN

9 Pemasangan Kran Air


10 Pemasangan Floor Drain

VOLUME

HARGA

TOTAL

SATUAN

HARGA

(Rp)

(Rp)

11.00

bh

Rp

Rp

13.00

bh

Rp

Rp

11 Pemasangan Kloset Jongkok

7.00

bh

Rp

Rp

12 Pekerjaan angkutan material / bongkaran sejauh 5km ( dengan


Dump Truck )

3.54

m3

Rp

Rp

1 Bongkar keramik lantai dan dinding existing

123.93

m2

Rp

Rp

2 Pekerjaan Pasangan Dinding Keramik Uk.20x25 cm (Belum


Termasuk Bahan Keramik Dinding)

154.55

m2

Rp

Rp

3 Keramik, Spesifikasi : Floor/ Wall Tile Uk. 20X40 Cm

G. Pekerjaan Kamar Mandi Lantai Dasar

154.55

m2

Rp

Rp

4 Pekerjaan Pasangan Lantai Keramik Uk.40X40 Cm

30.91

m2

Rp

Rp

5 Pekerjaan Pasang Pipa PVC Type AW Dia. 1/2"

41.95

m'

Rp

Rp

6 Pekerjaan Pasang Pipa PVC Type AW Dia. 3''

34.00

m'

Rp

Rp

7 Pekerjaan Pasang Pipa PVC Type AW Dia. 4''

21.30

m'

Rp

Rp

8 Pemasangan Kran Air

11.00

bh

Rp

Rp

9 Pemasangan Floor Drain

13.00

bh

Rp

Rp

10 Pemasangan Kloset Jongkok

7.00

bh

Rp

Rp

11 Pekerjaan angkutan material / bongkaran sejauh 5km ( dengan


Dump Truck )

3.54

m3

Rp

Rp

1 Instalasi titik lampu penerangan 220 V

66.00

ttk

Rp

Rp

2 Instalasi titik stop kontak 1 fase 220 V

15.00

ttk

Rp

Rp

3 Pemasangan Lampu TL T5 ( 1 x 28 watt )

49.00

bh

Rp

Rp

4 Lampu Pijar

17.00

bh

Rp

Rp

8.00

bh

Rp

Rp

6 Pasang saklar double

14.00

bh

Rp

Rp

7 Pasang stop kontak dinding Broco

15.00

bh

Rp

Rp

15.79

m3

Rp

Rp

0.56

m3

Rp

Rp

H. Pekerjaan Listrik dan Armature Lantai 2

5 Pasang saklar single

I. Pekerjaan Pintu dan Jendela Lantai 2


1 Bongkar kusen kayu/ papan ( pintu dan jendela )
2 Pekerjaan Pembongkaran Tembok Batu Bata
3 Pembesian ring balk dengan besi polos

64.14

kg

Rp

Rp

4 Betonan ring balk atas kusen, beton mutu f'c=14,5 Mpa (K-175)
Slump ( 12 2 ) cm, w/c=0,66

0.32

m3

Rp

Rp

5 Pekerjaan bekisting untuk ring balok 2X pakai

4.24

m2

Rp

Rp

6 Pasang pintu type P1, dengan spesifikasi dibawah ini ;


- Kusen pintu bahan besi canal uk. 100x50x20x3
- Ornament kusen bahan besi kotak uk. 10x40 tebal 1,2 mm

9.00

unit

263.44

kg

Rp

Rp

44.31

kg

Rp

Rp

307.75

kg

Rp

Rp

1,692.00

cm

Rp

Rp

24.47

m2

Rp

Rp

9.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan engsel pintu bahan stainless

54.00

bh

Rp

Rp

- Pekerjaan Mendempul Dan Menggosok Kayu

51.88

m2

Rp

Rp

- Pekerjaan Pelaburan Bidang Kayu Dengan Vernis

51.88

m2

Rp

Rp

- Pekerjaan Pengecatan Permukaan Baja Dengan Meni Besi

29.26

m2

Rp

Rp

- Pekerjaan Pengecatan Bidang Kayu Baru (1 Lapis Plamir, 1 Lapis


Cat Dasar, Dan 2 Lapis Cat Penutup) - cat kusen besi

29.26

m2

Rp

Rp

- Kusen alumunium uk. 4 x 1 3/4 Inch warna hitam / coklat

45.27

m'

Rp

Rp

9.65

m2

Rp

Rp

- Pemasangan engsel jendela bahan stainless

36.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kunci slot

18.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kait angin

18.00

bh

Rp

Rp

5.00

unit

38.70

m'

Rp

Rp

- Pekerjaan perakitan
- Pekerjaan Pengelasan dengan Las Listrik
- Pekerjaan Pasang Pintu Panil Kayu Kelas I
- Pemasangan Kunci Tanam Biasa

- Jendela kaca rangka alumunium warna hitam / coklat, termasuk


kaca tebal 5 mm

7 Pasang pintu type P2, dengan spesifikasi dibawah ini ;


- Kusen alumunium uk. 4 x 1 3/4 Inch warna hitam / coklat

NO

URAIAN PEKERJAAN

- Pekerjaan Pasang Pintu Panil Kayu Kelas I


- Pemasangan Kunci Tanam Biasa

VOLUME

HARGA

TOTAL

SATUAN

HARGA

(Rp)

(Rp)

8.28

m2

Rp

Rp

5.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan engsel pintu bahan stainless

15.00

bh

Rp

Rp

- Pekerjaan Mendempul Dan Menggosok Kayu

17.42

m2

Rp

Rp

- Pekerjaan Pelaburan Bidang Kayu Dengan Vernis

17.42

m2

Rp

Rp

3.36

m2

Rp

Rp

10.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kunci slot

5.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kait angin

5.00

bh

Rp

Rp

2.00

unit

- Jendela kaca rangka alumunium warna hitam / coklat, termasuk


kaca tebal 5 mm
- Pemasangan engsel jendela bahan stainless

8 Pasang pintu type P4, dengan spesifikasi dibawah ini ;


- Kusen alumunium uk. 4 x 1 3/4 Inch warna hitam / coklat

15.08

m'

Rp

Rp

- Pekerjaan Pasang Pintu Panil Kayu Kelas I

2.90

m2

Rp

Rp

- Pemasangan Kunci Tanam Biasa

2.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan engsel pintu bahan stainless

6.00

bh

Rp

Rp

- Pekerjaan Mendempul Dan Menggosok Kayu

6.13

m2

Rp

Rp

- Pekerjaan Pelaburan Bidang Kayu Dengan Vernis

6.13

m2

Rp

Rp

- Jendela kaca rangka alumunium warna hitam / coklat, termasuk


kaca tebal 5 mm

1.18

m2

Rp

Rp

- Pemasangan engsel jendela bahan stainless

4.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kunci slot

2.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kait angin

2.00

bh

Rp

Rp

9 Pasang pintu type P5, dengan spesifikasi dibawah ini ;

7.00

unit

- Kusen alumunium uk. 4 x 1 3/4 Inch warna hitam / coklat

34.30

m'

Rp

Rp

- Pekerjaan Pasang Pintu Panil Kayu Kelas I

8.69

m2

Rp

Rp

- Pemasangan Kunci Tanam Biasa

7.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan engsel pintu bahan stainless

21.00

bh

Rp

Rp

- Pekerjaan Mendempul Dan Menggosok Kayu

18.51

m2

Rp

Rp

- Pekerjaan Pelaburan Bidang Kayu Dengan Vernis

18.51

m2

Rp

Rp

7.00

unit

10 Pasang jendela type J1, dengan spesifikasi dibawah ini ;


- Kusen alumunium uk. 4 x 1 3/4 Inch warna hitam / coklat

m'

Rp

Rp

- Jendela kaca rangka alumunium warna hitam / coklat, termasuk


kaca tebal 5 mm
- Pemasangan engsel jendela bahan stainless

27.85

m2

Rp

Rp

112.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kunci slot

56.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kait angin

56.00

bh

Rp

Rp

2.00

unit

11 Pasang jendela type J2, dengan spesifikasi dibawah ini ;


- Kusen alumunium uk. 4 x 1 3/4 Inch warna hitam / coklat
- Jendela kaca rangka alumunium warna hitam / coklat, termasuk
kaca tebal 5 mm
- Pemasangan engsel jendela bahan stainless

140.98

21.60

m'

Rp

Rp

4.49

m2

Rp

Rp

16.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kunci slot

8.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kait angin

8.00

bh

Rp

Rp

1.00

unit

12 Pasang jendela type J3, dengan spesifikasi dibawah ini ;


- Kusen alumunium uk. 4 x 1 3/4 Inch warna hitam / coklat

3.69

m'

Rp

Rp

- Jendela kaca rangka alumunium warna hitam / coklat, termasuk


kaca tebal 5 mm

0.71

m2

Rp

Rp

- Pemasangan engsel jendela bahan stainless

2.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kunci slot

1.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kait angin

1.00

bh

Rp

Rp

13 Pekerjaan plesteran 1PC : 4PP, tebal 15mm

30.03

m2

Rp

Rp

14 Pekerjaan acian

40.04

m2

Rp

Rp

15 Pekerjaan angkutan material / bongkaran sejauh 5km ( dengan


Dump Truck )

16.35

m3

Rp

Rp

NO

URAIAN PEKERJAAN

VOLUME

HARGA

TOTAL

SATUAN

HARGA

(Rp)

(Rp)

J. Pekerjaan Pintu dan Jendela Lantai Dasar


1 Bongkar kusen kayu/ papan ( pintu dan jendela )

38.74

m3

Rp

Rp

2.13

m3

Rp

Rp

124.54

kg

Rp

Rp

0.66

m3

Rp

Rp

5 Pekerjaan bekisting untuk ring balok 2X pakai

10.09

m2

Rp

Rp

6 Pembesian tiang dengan besi polos

2 Pekerjaan Pembongkaran Tembok Batu Bata


3 Pembesian ring balk dengan besi polos
4 Betonan ring balk atas kusen, beton mutu f'c=14,5 Mpa (K-175)
Slump ( 12 2 ) cm, w/c=0,66

22.26

kg

Rp

Rp

7 Betonan tiang, beton mutu f'c=14,5 Mpa (K-175) Slump ( 12


2 ) cm, w/c=0,66

0.14

m3

Rp

Rp

8 Pekerjaan bekisting untuk kolom 2X pakai

2.59

m2

Rp

Rp

9 Pasang pintu type P1, dengan spesifikasi dibawah ini ;


- Kusen pintu bahan besi canal uk. 100x50x20x3
- Ornament kusen bahan besi kotak uk. 10x40 tebal 1,2 mm
- Pekerjaan perakitan

9.00

unit

263.44

kg

Rp

Rp

44.31

kg

Rp

Rp

307.75

kg

Rp

Rp

1,692.00

cm

Rp

Rp

24.47

m2

Rp

Rp

9.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan engsel pintu bahan stainless

54.00

bh

Rp

Rp

- Pekerjaan Mendempul Dan Menggosok Kayu

51.88

m2

Rp

Rp

- Pekerjaan Pelaburan Bidang Kayu Dengan Vernis

51.88

m2

Rp

Rp

- Pekerjaan Pengecatan Permukaan Baja Dengan Meni Besi

29.26

m2

Rp

Rp

- Pekerjaan Pengecatan Bidang Kayu Baru (1 Lapis Plamir, 1 Lapis


Cat Dasar, Dan 2 Lapis Cat Penutup) - cat kusen besi

29.26

m2

Rp

Rp

- Kusen alumunium uk. 4 x 1 3/4 Inch warna hitam / coklat

45.27

m'

Rp

Rp

9.65

m2

Rp

Rp

- Pemasangan engsel jendela bahan stainless

36.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kunci slot

18.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kait angin

18.00

bh

Rp

Rp

4.00

unit

- Pekerjaan Pengelasan dengan Las Listrik


- Pekerjaan Pasang Pintu Panil Kayu Kelas I
- Pemasangan Kunci Tanam Biasa

- Jendela kaca rangka alumunium warna hitam / coklat, termasuk


kaca tebal 5 mm

10 Pasang pintu type P2, dengan spesifikasi dibawah ini ;


- Kusen alumunium uk. 4 x 1 3/4 Inch warna hitam / coklat

30.96

m'

Rp

Rp

- Pekerjaan Pasang Pintu Panil Kayu Kelas I

6.62

m2

Rp

Rp

- Pemasangan Kunci Tanam Biasa

4.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan engsel pintu bahan stainless

12.00

bh

Rp

Rp

- Pekerjaan Mendempul Dan Menggosok Kayu

13.94

m2

Rp

Rp

- Pekerjaan Pelaburan Bidang Kayu Dengan Vernis

13.94

m2

Rp

Rp

- Jendela kaca rangka alumunium warna hitam / coklat, termasuk


kaca tebal 5 mm

2.69

m2

Rp

Rp

- Pemasangan engsel jendela bahan stainless

8.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kunci slot

4.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kait angin

4.00

bh

Rp

Rp

2.00

unit

10.20

m'

Rp

Rp

- Pekerjaan Pasang Pintu Panil Kayu Kelas I

3.31

m2

Rp

Rp

- Pemasangan Kunci Tanam Biasa

2.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan engsel pintu bahan stainless

6.00

bh

Rp

Rp

- Pekerjaan Mendempul Dan Menggosok Kayu

6.97

m2

Rp

Rp

- Pekerjaan Pelaburan Bidang Kayu Dengan Vernis

6.97

m2

Rp

Rp

2.00

unit

11 Pasang pintu type P3, dengan spesifikasi dibawah ini ;


- Kusen alumunium uk. 4 x 1 3/4 Inch warna hitam / coklat

12 Pasang pintu type P4, dengan spesifikasi dibawah ini ;


- Kusen alumunium uk. 4 x 1 3/4 Inch warna hitam / coklat

15.08

m'

Rp

Rp

- Pekerjaan Pasang Pintu Panil Kayu Kelas I

2.90

m2

Rp

Rp

- Pemasangan Kunci Tanam Biasa

2.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan engsel pintu bahan stainless

6.00

bh

Rp

Rp

- Pekerjaan Mendempul Dan Menggosok Kayu

6.13

m2

Rp

Rp

NO

URAIAN PEKERJAAN

VOLUME

HARGA

TOTAL

SATUAN

HARGA

(Rp)

(Rp)

- Pekerjaan Pelaburan Bidang Kayu Dengan Vernis

6.13

m2

Rp

Rp

- Jendela kaca rangka alumunium warna hitam / coklat, termasuk


kaca tebal 5 mm
- Pemasangan engsel jendela bahan stainless

1.18

m2

Rp

Rp

4.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kunci slot

2.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kait angin

2.00

bh

Rp

Rp

13 Pasang pintu type P5, dengan spesifikasi dibawah ini ;


- Kusen alumunium uk. 4 x 1 3/4 Inch warna hitam / coklat
- Pekerjaan Pasang Pintu Panil Kayu Kelas I
- Pemasangan Kunci Tanam Biasa

7.00

unit

34.30
8.69

m'
m2

Rp
Rp

Rp
Rp

7.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan engsel pintu bahan stainless

21.00

bh

Rp

Rp

- Pekerjaan Mendempul Dan Menggosok Kayu

18.51

m2

Rp

Rp

- Pekerjaan Pelaburan Bidang Kayu Dengan Vernis

18.51

m2

Rp

Rp

30.00

unit

14 Pasang jendela type J1, dengan spesifikasi dibawah ini ;


- Kusen alumunium uk. 4 x 1 3/4 Inch warna hitam / coklat

m'

Rp

Rp

- Jendela kaca rangka alumunium warna hitam / coklat, termasuk


kaca tebal 5 mm
- Pemasangan engsel jendela bahan stainless

119.37

m2

Rp

Rp

480.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kunci slot

240.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kait angin

240.00

bh

Rp

Rp

15 Pasang jendela type J2, dengan spesifikasi dibawah ini ;


- Kusen alumunium uk. 4 x 1 3/4 Inch warna hitam / coklat

604.20

12.00

unit

129.60

m'

Rp

Rp

- Jendela kaca rangka alumunium warna hitam / coklat, termasuk


kaca tebal 5 mm
- Pemasangan engsel jendela bahan stainless

26.91

m2

Rp

Rp

96.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kunci slot

48.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kait angin

48.00

bh

Rp

Rp

1.00

unit

16 Pasang jendela type J3, dengan spesifikasi dibawah ini ;


- Kusen alumunium uk. 4 x 1 3/4 Inch warna hitam / coklat

3.69

m'

Rp

Rp

- Jendela kaca rangka alumunium warna hitam / coklat, termasuk


kaca tebal 5 mm

0.71

m2

Rp

Rp

- Pemasangan engsel jendela bahan stainless

2.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kunci slot

1.00

bh

Rp

Rp

- Pemasangan kait angin

1.00

bh

Rp

Rp

17 Pekerjaan Pemasangan Folding Gate

19.80

m2

Rp

Rp

18 Pekerjaan Pengecatan Bidang Kayu Baru (1 Lapis Plamir, 1 Lapis


Cat Dasar, Dan 2 Lapis Cat Penutup) - cat folding gate

41.76

m2

Rp

Rp

19 Pekerjaan plesteran 1PC : 4PP, tebal 15mm

92.17

m2

Rp

Rp

20 Pekerjaan acian

92.17

m2

Rp

Rp

21 Pekerjaan angkutan material / bongkaran sejauh 5km ( dengan


Dump Truck )

40.87

m3

Rp

Rp

1 Mengikis/ Mengerok Permukaan Cat Tembok Lama

433.93

m2

Rp

Rp

2 Pengecatan Tembok Lama 1 Lapis Plamur, 1 Lapis Cat Dasar, 2


Lapis Cat Penutup Interior

506.60

m2

Rp

Rp

3 Pengecatan Tembok Lama 1 Lapis Plamur, 1 Lapis Cat Dasar, 2


Lapis Cat Penutup Exterior

526.84

m2

Rp

Rp

4 Pekerjaan Pengecatan dinding dengan cat minyak

553.83

m2

Rp

Rp

1 Mengikis/ Mengerok Permukaan Cat Tembok Lama

347.60

m2

Rp

Rp

2 Pengecatan Tembok Lama 1 Lapis Plamur, 1 Lapis Cat Dasar, 2


Lapis Cat Penutup Interior

393.91

m2

Rp

Rp

3 Pengecatan Tembok Lama 1 Lapis Plamur, 1 Lapis Cat Dasar, 2


Lapis Cat Penutup Exterior

358.13

m2

Rp

Rp

K. Pekerjaan Pengecatan Lantai 2

L. Pekerjaan Pengecatan Lantai Dasar

NO

URAIAN PEKERJAAN

4 Pekerjaan Pengecatan dinding dengan cat minyak

II

VOLUME

739.72

m2

Rp

HARGA

TOTAL

SATUAN

HARGA

(Rp)

(Rp)
-

Rp

HARGA DASAR PELAKSANAAN

Rp

PPN 10 %

Rp

JUMLAH I

Rp

Rp

HARGA DASAR PELAKSANAAN

Rp

PPN 10 %

Rp

JUMLAH II

Rp

JUMLAH TOTAL ( I + II )

Rp

Kode Rekening : 5.2.3.26.01


Belanja Modal Pengadaan Konstruksi/Pembelian Gedung Kantor
A. Pekerjaan Pintu dan Jendela Lantai 2
1 Pekerjaan plesteran 1PC : 4PP, tebal 15mm

10.01

m2

Rp

REKAPITULASI
RENCANA ANGGARAN BIAYA ( R A B )
Nama Program
Kegiatan

: Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendidikan


: Perawatan berat gedung SDN kebon jeruk 15

Uraian Kegiatan

: Pelaksanaan Teknis
: (5.2.3.26.09) (5.2.3.26.01)

Kode Rekening
Lokasi Kegiatan

: 1.01.06.020
: Jl. Anggrek RT. 007/07 Kebon jeruk Jakarta Barat

Tahun Anggaran

: 2015

Nomor Kegiatan

JUMLAH HARGA
NO

LINGKUP PEKERJAAN

PEKERJAAN
(Rp)

Kode Rekening : 5.2.3.26.09


Belanja Modal Pengadaan Konstruksi/Pembelian Sarana Pendidikan dan Pelatihan

II

Rp

Rp

Kode Rekening : 5.2.3.26.01


Belanja Modal Pengadaan Konstruksi/Pembelian Gedung Kantor

Rp
(A) JUMLAH HARGA PEKERJAAN ..

Rp
(B) DIBULATKAN .

TERBILANG :
...........................................................................................................................................................

Jakarta,

September 2015

Kontraktor Pelaksana
PT/CV. ............................

.........Nama Penanggung Jawab


Jabatan

ANALISA HARGA BILL OF QUANTITY (BOQ)


Nama Program

: Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Kegiatan

: Perawatan berat gedung SDN kebon jeruk 15

Uraian Kegiatan

: Pelaksanaan Teknis

Kode Rekening

: (5.2.3.26.09) (5.2.3.26.01)

Nomor Kegiatan

: 1.01.06.020

Lokasi Kegiatan

: Jl. Anggrek RT. 007/07 Kebon jeruk Jakarta Barat

Tahun Anggaran

: 2015

1 Nama Komponen :
Satuan :
Harga :

1 m2 Pasang rangka Langit-langit hollow 40.40.0,35mm, modul 60.60


m2
Rp
-

Kategori

Bahan:

Tenaga:

Nama

Satuan

Hollow 40.40.0,35mm
galvalum
Accesorries perkuatan 100%
x rangka
Mandor
Kepala Tukang Besi
Tukang Besi
Pekerja/Buruh Tak Terampil

Volume/Koef

Harga

Total

Batang

1.0000

Rp

- Rp

Set

1.0000 Rp

- Rp

O.H
O.H
O.H
O.H

0.0180
0.0350
0.3500
0.3500

Rp
Rp
Rp
Rp

Rp

Rp
Rp
Rp
Rp

Jumlah Total

2 Nama Komponen :
Satuan :
Harga :

1 M2 Pekerjaan plafond PVC


m2
-

Kategori

Bahan:
Tenaga:

Nama

Satuan

Plafond PVC
Skrup
Mandor
Kepala Tukang Kayu
Tukang Kayu
Pekerja/Buruh Tak Terampil

Lembar
bh
O.H
O.H
O.H
O.H

Volume/Koef

2.8571
2.0000
0.0050
0.0050
0.0500
0.1000

Harga

Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

Total

Jumlah Total

Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

Rp

3 Nama Komponen : 1 M2 Pekerjaan Pengecatan Bidang Kayu Baru (1 Lapis Plamir, 1 Lapis Cat Dasar, Dan 2 Lapis Cat
Penutup)
Satuan :
Harga :
Kategori
Bahan:

Tenaga:

M2
Rp

Nama

Cat Kayu Dasar


Cat Kayu Penutup 2 Kali
Plamur Kayu
Pengencer
Cat Meni Kayu (5 Kg)
Ampelas
Kuas
Mandor
Kepala Tukang Cat
Tukang Cat
Pekerja/Buruh Tak Terampil

Satuan
Kg
Kg
Kg
Kg
Kaleng
Lembar
Bh
O.H
O.H
O.H
O.H

Volume/Koef
0,1700
0.2600
0,1500
0,0300
0,0400
0,2000
0,0100
0,0030
0,0060
0,0090
0,0700

Harga
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

Total
-

Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

Jumlah Total

Rp

4 Nama Komponen : 1 M2 Pekerjaan Pengecatan Tembok Lama 1 Lapis Plamur, 1 Lapis Cat Dasar, 2 Lapis Cat
Penutup Interior
Satuan :
Harga :

M2
Rp

Kategori
Bahan:
Tenaga:

Nama

Satuan

Cat Tembok
Cat Tembok Dasar
Mandor
Kepala Tukang Cat
Tukang Cat
Pekerja/Buruh Tak Terampil

Kaleng
Kg
O.H
O.H
O.H
O.H

Volume/Koef
0,0360
0,1200
0,0030
0,0042
0,0420
0,0280

Harga
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

Total
-

Jumlah Total

Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

Rp

5 Nama Komponen : 1 M2 Pekerjaan Pengecatan Tembok Baru 1 Lapis Plamur, 1 Lapis Cat Dasar, 2 Lapis Cat Penutup
Exterior dan Interior
Satuan :
Harga :
Kategori
Bahan:

Tenaga:

Jumlah Total

M2
Rp

Nama

Cat Tembok Penutup (5 Kg)


Cat Tembok Dasar
Plamur Tembok
Mandor
Kepala Tukang Cat
Tukang Cat
Pekerja/Buruh Tak Terampil

Satuan
Kaleng
Kg
Kg
O.H
O.H
O.H
O.H

Volume/Koef
0,0520
0,1000
0,1000
0,0030
0,0063
0,0630
0,0200

Harga
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

Total
-

Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

Rp