Anda di halaman 1dari 8

MAKALAH PENDIDIKAN

KEWARGANEGARAAN
GEOSTRATEGI

DISUSUN OLEH :
1. ARI MUNJIROTUN N (A1131002)
2. FINA IZATINISAK
(A1131004)
3. MENIK MEGAWATI (A1131006)
AKADEMI FARMASI NUSAPUTERA
TAHUN AJARAN 2013-2014

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami penjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas


rahmat-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan
makalah yang berjudul Geostrategi. Penulisan makalah ini
merupakan salah satu tugas yang diberikan dalam mata kuliah
Pendidikan Kewarganegaraan di Akademi Farmasi Nusaputera.

Dalam Penulisan makalah ini kami merasa masih banyak


kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat
akan kemampuan yang kami miliki. Untuk itu, kritik dan saran dari
semua pihak sangat kami harapkan demi penyempurnaan
pembuatan makalah ini.

Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan


terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang
membantu dalam menyelesaikan makalah ini, khususnya kepada
Dosen kami yang telah memberikan tugas dan petunjuk kepada
kami, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas ini.

Semarang, November 2013

Tim Penyusun

DAFTAR PUSTAKA

HALAMAN JUDUL ...............................

KATA PENGANTAR .......

ii

DAFTAR ISI ..iii


BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ..
B. Rumusan Masalah .
C. Tujuan ...

4
4
4

BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian..
5
1. Geostrategi...
5
2. Geostrategi Indonesia.. 5
B. Pengertian dan Hakikat Ketahanan Nasional
C. Konsep Dasar Ketahanan Nasional 6-7
D. Tujuan Ketahanan Nasional.. 7
E. Upaya yang dilakukan... 8

5-6

BAB III PENUTUP


A. Kesimpulan

DAFTAR PUSTAKA. x

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Geostrategi merupakan masalah penting bagi setiap bangsa, baik

pada masa lampau, kini, ataupun mendatang. Geostrategi menjadi


sangat penting karena setiap bangsa yang telah menegara
membutuhkan strategi dalam memanfaatkan wilayah Negara
sebagai ruang hidup nasional untuk menentukan kebijakan, sarana,
dan sasaran perwujudan kepentingan dan tujuan nasional melalui
pembangunan sehingga bangsa itu tetap eksis dalam arti ideologis,
politis, ekonomis, social budaya, dan hankam.
B. Rumusan Masalah
Adapun dalam pembahasan makalah yag berjudul Geostrategi
Indonesia ini mengangkat rumusan masalah sebagai berikut :
1. Pengertian Geostrategi dan Geostrategi Indonesia?
2. Pengertian dan Hakikat Ketahanan Nasional?
3. Konsep dasar Ketahanan Nasional?
4. Tujuan Ketahanan Nasional?
5. Upaya yang dilakukan?
C. Tujuan
1. Untuk mengetahui pengertian geostrategi dan gostrategi
Indonesia.
2. Untuk mengetahui pengertian dan hakikat ketahanan nasional.
3. Untuk mengetahui konsep dasar ketahanan nasional.
4. Untuk mengetahui tujuan ketahanan nasional.
5. Untuk mengetahui beberapa upaya yang dilakukan untuk
meningkatkan ketahanan nasional.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian
1. Geostrategi
Geostrategi merupakan strategi dalam memanfaatkan konstelasi
geografi Negara untuk menentukan kebijakan, tujuan, sarana sarana untuk mencapai tujuan nasional. Geostrategi dapat juga
dikatakan sebagai pemanfaatan kondisi lingkungan dalam upaya
mewujudkan tujuan politik.
2. Geostrategi Indonesia
Geostrategi Indonesia merupakan strategi dalam memanfaatkan
konstelasi geografi Indonesia untuk menentukan kebijakan,
tujuan, dan sarana sarana untuk mencapai tujuan nasional
bangsa Indonesia. Geostrategi Indonesia memberi arahan
tentang bagaimana merancang strategi pembangunan guna
mewujudkan masa depan yang lebih baik, aman, dan sejahtera.
Oleh karena itu, geostrategic Indonesia bukanlah merupakan

geopolitik untuk kepentingan politik dan perang, melainkan


untuk kepentingan kesejahteraan dan keamanan.
B. Pengertian dan Hakikat Ketahanan Nasional
1. Pengertian
Ketahanan Nasional merupakan kondisi dinamis suatu bangsa
yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung
kemampuaan mengembangkan kekuatan nasional di dalam
menghadapi dan mengatasi segala ancaman , tantangan,
hambatan, dan gangguan, baik yang datang dari luar maupun
dari dalam yang langsung maupun tidak langsung
membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup
bangsa dan Negara serta perjuangan mengejar tujuan
perjuangan nasional.
2. Hakikat
Pada hakikatnya ketahanan nasional adalah kemampuan dan
ketangguhan suatu bangsa untuk dapat menjamin kelangsungan
hidupnya menuju kejayaan bangsa dan Negara. Ketahanan
nasional ini tergantung pada kemampuan bangsa dan seluruh
warga Negara dalam membina aspek alamiah serta aspek social
sebagai landasan penyelenggaraan kehidupan nasional di segala
bidang. Ketahanan nasional mengandung makna keutuhan
semua potensi yang terdapat dalam wilayah nasional, baik fisik
maupun social serta memiliki hubungan erat antara gatra
didalamnya secara komprehensif integral.
C. Konsep Dasar
1. Model Astragatra
Model ini merupakan perangkat hubungan bidang- bidang
kehidupan manusia dan budaya yang berlangsung diatas bumi
ini dengan memanfaatkan segala kekayaan alam yang dapat
dicapai dengan menggunakan kemampuannya. Model ini
menyimpulkan ada delapan aspek kehidupan yaitu:
a. Aspek trigatra kehidupan alamiah
- Gatra letak dan kedudukan geografi
- Gatra keadaan dan kekayaan alam
- Gatra keadaan dan kemampuan penduduk
b. Aspek pancagatra kehidupan social
- Gatra ideology
- Gatra politik
- Gatra ekonomi
- Gatra social budaya
- Gatra pertahanan keamanan
c. Hubungan trigatra dan pancagatra terdapat hubungan
timbale balik yang erat dan lazim disebut hubungan (korelasi)
dan ketergantungan (interdependency). Oleh karena itu,
hubungan komponen strategi dalam trigatra dan pancagatra
tersusun secara utuh menyeluruh (komprehensif integral) di
dalam komponen strategi astragatra.
2. Model Morgenthau
Model ini bersifat deskriptif kualitatif dengan jumlah gatra yang

cukup banyak. Model ini diturunkan secara analitis. Dalam


analisanya, Morgenthau menekankan pentingnya kekuataan
nasional dibina dalam kaitannya dengan Negara- Negara lain .
Artinya, ia menganggap pentingnya perjuangan untuk
mendapatkan power position dalam suatu kawasan. Sebagai
konsekuensiya, terdapat advokasi untuk memperoleh power
position sehingga muncul strategi kearah balanced power.
3. Model Alfred Thayer Mahan
Mahan mengatakan bahwa kekuatan nasional suatu bangsa
dapat dipenuhi apabila bangsa bangsa tersebut memenuhi
unsure- unsure antara lain :
a. Letak geografis
b. Bentuk atau wujud bumi
c. Luas wilayah
d. Jumlah penduduk
e. Watak nasional atau bangsa
f. Sifat pemerintahan
4. Model Cline
Menurut Cline, suatu Negara akan muncul sebagai kekuatan
besar apabila ia memiki potensi geografi besar atau Negara
secara fisik yang wilayahnya besar dan memiliki sumberdaya
manusia yang besar pula. Model ini mengatakan bahwa suatu
Negara kecil bagaimanapun majunya tidak akan dapat
memproyeksikan diri sebagai Negara besar. Sebaliknya suatu
Negara dengan wilayah yang besar, tetapi jumlah penduduknya
kecil, juga tidak akan menjadi Negara besar, walaupun
berteknologi maju.
D. Tujuan Ketahanan Naional
Ketahanan Nasional itu bertujuan untuk menjaga dan melindungi
kedaulatan Negara, keutuhan wilayah, dan kelangsungan hidup
bangsa dan Negara dari segala bentuk ancaman militer maupun
nonmiliter, baik yang datang dari luar maupun yang datang dari
dalam negri. Untuk itu diperlukan adanya suatu keuletan dan
ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan
ketangguhan nasional di segenap aspek dan dimensi kehidupan
nasional.
Negara Indonesia merupakan Negara yang besar , secara geografi,
demografi, maupun sumber- sumber kekayaan alamnya. Dari aspek
demografi, Indonesia memilki banyak orang yang terpelajar dengan
tingkat pendidikan tinggi. Sementara itu di bidang geografi, yaitu
Negara Indonesia terletak di posisi yang strategis, baik secara
lintang maupun letaknya. Demikian juga sumber kekayaan alamnya
yang berlimpah. Maka tujuan selanjutanya dalam kaitannya dengan
kondisi yang dihadapi oleh Indonesia sekarang yaitu
meyejahterakan rakyat.
E. Upaya
Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ketahanan
nasional :
1. Meratakan pembangunan apalagi di daerah terpencil

2. Meningkatkan deteksi dini dan tindakan dini setiap gelaja


ancaman
3. Meningkatkan kemampuan industry dalam negeri
4. Memberdayakan kemampuan masyarakat sesuai dengan
profesinya
5. Meningkatkan kreativitas partisipasi rakyat dalam bela Negara.
6. Menginventarisasi SDM untuk komponen pendukung
7. Menata kekuatan rakyat agar mampu melindungi masyarakat
secara bertahap di daaerah
8. Membina SDA untuk keberlangsungan hidup rakyat.

BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Geostrategi merupakan strategi dalam memanfaatkan konstelasi
geografi Negara untuk menentukan kebijakan, tujuan, sarana sarana untuk mencapai tujuan nasional. Geostrategi dapat juga
dikatakan sebagai pemanfaatan kondisi lingkungan dalam upaya
mewujudkan tujuan politik
Geostrategi Indonesia merupakan strategi dalam memanfaatkan
konstelasi geografi Indonesia untuk menentukan kebijakan, tujuan,
dan sarana sarana untuk mencapai tujuan nasional bangsa

Indonesia.
Ketahanan Nasional merupakan kondisi dinamis suatu bangsa yang
berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuaan
mengembangkan kekuatan nasional di dalam menghadapi dan
mengatasi segala ancaman , tantangan, hambatan, dan gangguan,
baik yang datang dari luar maupun dari dalam yang langsung
maupun tidak langsung membahayakan integritas, identitas,
kelangsungan hidup bangsa dan Negara serta perjuangan mengejar
tujuan perjuangan nasional.

DAFTAR PUSTAKA

Herdiawan, H . 2010. Cerdas, Kritis, Aktif Berwarganegara. Jakarta :


Erlangga
-------------. 2004. Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta : Gramedia
Nasution,A.H.1997. Sishankamrata/ Ketahanan Nasional. Jakarta : Mimeo