Anda di halaman 1dari 14

FISIOLOGI

PENDENGARAN

Oleh :
Widya Dewi Jayanti
2007.04.0.0102

PROSES MENDENGAR

Fisiologi Pendengaran dibagi menjadi dua bagian penting :

Konduksi
(Penghantar )

Aurikulum
MAE
Membran Timpani
Osikulae
Maleus
Inkus
Stapes

Persepsi
(Penerima )

Kokhlear
Retrokokhlear

Aurikulum
Berfungsi menangkap dan mengumpulkan
gelombang bunyi, menentukan arah sumber bunyi
Meatus Akustikus Eksternus (MAE)
Berfungsi melanjutkan gelombang bunyi
Membran Tympani
Berfungsi Memperkuat gelombang bunyi

Telinga bagian luar

COCHLEA

KONDUKSI
Saat melewati Membran Timpani dan Osikulae, suara akan
diperkuat menjadi 20 30 kali.
Pada osikulae melekat 2 otot yang berperan dalam proses
mendengar, yakni untuk meredam bunyi yang terlalu keras.
Otot tersebut adalah :
M. tensor timpani
M. stapedeus

PERSEPSI
Kokhlear
Perilymph Menggetarkan membrana
reisner dan basillaris
Endolymph Menggetarkan
membrana tektoria dan terjadi gesekan
dengan sel rambut
Organo corti Berubah menjadi
Energi listrik

PERSEPSI
Retrokokhlear
N. koklearis
N. austikus
Batang otak
Pusat pendengaran ( Korteks serebri
lobus temporalis area wernike )
Mendengar dengan sadar

BAGAN PROSES MENDENGAR


Aurikulum
gelombang bunyi
dikumpulkan dan
ditentukan arah
bunyi
M.A.
diteruskan
E

Konduksi M.Timpani
Maleu
s
Inkus

ditransmisikan

Stapes

Stapes menggetarkan foramen ovale

BAGAN PROSES MENDENGAR


menggetarkan
perilymph
Di skala vestibuli
skala timpani
M.Reisner ikut bergetar
Kokleardan menggetarkan
endolymph di skala media

Sensor
ineur
al
Retrokokle

M.basiler dari organo corti


bergetar , sel2 rambut
terjadi potensial aksi

BAGAN PROSES MENDENGAR (lanjutan)


Koklear

Sensori
neural
Retrokoklea
r

N.Koklearis
N.Akustikus

Meneruskan
Impuls
listrik

Nuklei di Batang otak


Pusat Pendengran
Korteks Serebri
Lobus Temporalis
(Wernicke)

Mendengar
dengan
sadar

TERIMA KASIH.....