Anda di halaman 1dari 23

PEMERIKSAAN

USIA KEHAMILAN

Usia kehamilan dapat ditentukan dengan:


Tanggal haid terahir
Gerakan janin pertama ( 16-18 mgg)
Laporan denyut jantung pertama (10-12
mgg) dgn USG
Terdengar denjut jantung pertama(10-12
mgg)

Klasifikasi bayi baru lahir berdasarkan


usia kehamilan :
Bayi preterm (< 37 minggu)
Bayi term (37- 41 minggu)
Bayi posterm (> 41 minggu)

Klasifikasi bayi baru lahir


Berdasarkan usia kehamilan
- preterm (< 37 mgg)
- term ( 37-41 mgg)
- postterm (>41 mgg)

Klasifikasi bayi baru lahir


berdasarkan berat badan lahir:
A. Small for gestational age (SGA);
2 sd dibawah rata-rata berat badan
usia kehamilan
Atau dibawah prsetil ke 10
SGA sering terlihat pada:
Bayi ibu penderita hipertensi
atau preeclamsi
Bayi ibu perokok

Bayi ibu penderita TORCH


(toxoplasmosis,other rubella,
cytomegalovirus, dan herpes
symplex virus)
Infeksi
Abnormalitas chromosom
Malformasi kongenital

B. Appropriate for gestational age


(AGA)
Berat badan sesuai dengan masa
kehamilan

C.Large for gestational age (LGA);


2 sd diatas berat badan rata-rata
menurut usia kehamilan
Atau diatas persetil ke 90
LGA dapat terlihat pada:
Bayi ibu penderita diabetes
mellitus
Bayi sidroma Beckwith
Bayi dengan hydrops fetalis

Metode menentukan usia kehamian


setelah lahir:
A. Pemeriksaan cepat di kamar
bersalin;

Tanda klinik paling digunakan


membedakan bayi prematur, batas
matur dan full term adalah:
Garis-garis telapak kaki
Besar benjolan susu
Sifat rambut kepala
Tulang rawan daun telinga
Lipatan kulit scrotum
Turunnya testis pada anak laki-laki

B. New Ballard Score (NBS)


Diluaskan untuk bayi-bayi prematur
extrim
Skor bervariasi dari 10 (sehubungan
dengan kehamilan 20 mgg) ke 50
(sehubungan dengan kehamilan 44
mgg).
Baik dilaksanakan pada umur < 12
jam bila usia kehamilan < 26 mgg.
Bila bayi > kehamilan 26 mgg tidak
ada umur yang optimal pada
pemeriksaan sampai 96 jam.

1. Keakuratan : pemeriksaan akurat


walaupun bayi sakit atau sehat dalam
2 mgg umur kehamilan. Bila kelebihan
kehamilan 2-4 hr pada bayi diantara
masa kehamilan diantara 32 dan 37
mgg.
2. Kriteria : pemeriksaan terdiri dari 6
kriteria neuromuskular dan 6 kriteria
fisik. Kriteria neuromuskular di
dasarkan pada pengertian bahwa
tonus pasif lebih digunakan dari tonus
aktif dalam petunjuk usia kehamilan.

3. Prosedur : pemeriksaan dilakukan 2 x


oleh 2 orang yang berbeda, data
dimasukkan dalam bagan. Bagan ini
dapat disediakan. Pemeriksaan terdiri
dari 2 bagian : kematangan
neuromuskular dan kematangan fisik.
Total skor yang 12 dan tingkat
kematangan dinyatakan dalam
kehamilan minggu. Bagian kedua dari
form digunakan menempatkan
pemeriksaan terhadap panjang,berat dan
lingkaran kepala untuk menetapkan
apabila bayi adalah SGA, AGA atau LGA,
ini disebut kurfa Lubchenco.

A. Kematangan neuromuskuler

1. Posture. Skor 0 apabila tangan dan


kaki ekstensi, dan satu mulai fleksi
dari lutut dan paha, lengan ekstensi.
Penentuan skor lain berdasarkan
diagram.
2. Square window. Fleksi tangan pada
lengan bawah diantara ibu jari dan
jari telunjuk dari pemeriksa. Lakukan
tekanan yang cukup mendapatkan
fleksi sebanyak mungkin. Mengukur
pandangan sudut diantara penonjolan
hipotenar dan bagian ventral
lengan.Menetapkan skore
berdasarkan diagram.

3. Arm recoil. Fleksi dari lengan untuk


5 S, kemudian genggam tangan dan
ekstensi sempurna dan lepaskan.
Bila tangan kembali ke fleksi penuh,
berikan skornya 4. Untuk tingkat
fleksi lebih kecil dinyatakan seperti
pada diagram.
4. Popliteal angle. Pegang paha dalam
posisi lutut dada dengan jari
telunjuk kiri dan ibu jari menyokong
lutut. Kemudian ekstensikan kaki
dengan tekanan lambat laun dari jari
telunjuk kanan dibelakang sendi.
Mengukur sudut pada rongga
popliteal dan skor disesuaikan.

5. Scarf sign. Ambil tangan bayi dan


coba melilitkannya kebelakang
leher sejauh mungkin diatas bahu
yang berlawanan dan skor sesuai
dengan diagram.
6. Heel to ear. Pertahankan panggul
terletak diatas meja. Pegang kaki
bayi dan coba meletakkan sedekat
mungkin ke kepala tanpa
memaksanya. Tingkatan sesuaikan
dengan diagram.

B. Kematangan fisik
1. Skin. Lihat dengan hati-hati kulit dan
sesuaikan tingkatannya ke diagram.
Bayi yang sangat prematur
mempunyai kulit legket dan
transparan dan skor 1.
2. Lanugo hair. Diperiksa pada
punggung bayi diantara dan pada
tulang belikat.

3. Plantar surface. Mengukur panjang


kaki dari ujung ibu jari kaki ke
tumit. Bila hasilnya < 40 mm
kemudian diberikan skor 2. Bila
diantara 40 an 50 mm diberi skor 1.
Bila ukuran > 50 mm dan tidak ada
terlihat garis-garis pada
permukaan telapak kaki, diberi
skor 0. Bila tidak ada lipatanlipatan skor disesuaikan dengan
diagram.
4. Breast. Palpasi jaringan mamma
dan skor.

5. Eye and ear. Bagian ini telah


dikembangkan termasuk kriteria
bahwa melakukan terhadap bayi yang
sangat premature. Dengan halus
didorong kelopak mata dikatakan
tertutup tetapi tarikan halus
terbuka.Skornya ini 1. Kelopak mata
tertutup kuat dikatakan dengan tidak
terbuka dengan tarikan sederhana.
Berdasarkan skor yang tertinggal pada
kelopak mata terbuka dan
pemeriksaan telinga.
6. Genitalia. Skor sesuai dengan
diagram.

C. Optalmoskopi langsung.
- Metode lain menentukan usia
kehamilan digunakan opthalmoskopi
langsung lensa. Sebelum 27
minggu ,kornea sangat kabur dilihat.
Setelah 34 mgg pembuluh darah
lensa atropi. Oleh karena itu tehnik
ini akurat menentukan usia
kehamilan pada usia kehamilan 27
34 mgg saja. Metode ini cocok kirakira 2 mgg. Pupil harus melebar
untuk pemeriksaan optalmologist
dan pemeriksaan harus dilakukan
dalam 48 jam setelah lahir sebelum
pembuluh darah atropi.

Sistem tingkatan digunakan adalah :


Tingkat IV (27-28 mgg) : pembuluh
darah dipermukaan depan lensa atau
pembuluh darah yang ditemukan di
tengah lensa.
Tingkat III (29-30 mgg) : pembuluh
darah tidak ditemukan di tengah lensa
tetapi dekat. Bagian tengah lensa tidak
di tutupi pembuluh darah.
Tingat II (31-32 mgg) : pembuluh darah
sampai hanya ke tengah/luar lensa.
Bagian tengah jernih.
Tingkat I (33-34 mgg) : pembuluh darah
dilihat hanya pada bagian luar lensa.