Anda di halaman 1dari 8

PENANGANAN

LIMBAH
Oleh :
Giyanto

PEDOMAN PEMILIHAN TEKNOLOGI


PENANGANAN LIMBAH

Biaya kontruksi, operasi & perawatan


Kecocokan situasi lokal dengan tingkat
kecanggihan teknologi, ketrampilan dan
pembangunan negara
Pengalaman pabrik / negara lain
Karakteristik limbah
Ketersediaan tempat
Efektifitas teknologi dari sisi standar efluen
Pemanfaat efluen sebagai sumber daya

Penanganan Limbah
Rubber trap (perangkap karet) :
Bak bersekat yang dipakai untuk
mengumpulkan butiran-butiran karet
2. Sistem kolam (pond) :
a. Kolam anaerobik :
b. Kolam fakultatif
c. Kolam aerobik
3. Oxidation ditch
1.

PEMILIHAN JENIS PENANGANAN


LIMBAH
1.

Perlakuan Anaerobik :
- Untuk limbah organik yang
berkekuatan besar
- Biaya rendah, lahan yang luas
- Kasus limbah PKS, penanganan
efluen
setelah pengasaman
dengan kolam anaerobik
dua fase
dapat mengurangi BOD sampai 95%

PEMILIHAN JENIS PENANGANAN


LIMBAH

O2

Bakteri fakultatif

alga

CO2

2. Perlakuan Fakultatif dan


Aerobik
- Bakteri fakultatif merobak
bahan organik didasar kolam
- CO2 hasil perombakan
dimanfaatkan oleh alga
dipermukaan kolam
- Alga menghasilkan O2 yang
dimanfaatkan oleh bakteri
- Keterbatasan kolam fkultatif
dibantu dengan aerasi
- Kondisi seperti ini cukup
efektif untuk menurunkan
angka BOD

PEMILIHAN JENIS PENANGANAN


LIMBAH LATEKS PEKAT
1.

Alternatif 1. Kolam Anaerobik /


Fakultatif :
- Jika tersedia tempat/areal
- Hemat biaya (energi)
- Sederhana
- Mudah perawatannya

PEMILIHAN JENIS PENANGANAN


LIMBAH LATEKS PEKAT
2. Alternatif 2 : Oxydation Ditch System :
- Proses aerasi yang diperpanjang
- Berbentuk saluran oval kedalaman 1 1,5 m
- Dipasang aerator dan sirkulator
- Kelebihan :
a. Tidak bau
b. Hemat ruang (30%)
c. Efektifitas penurunan BOD (96%)
- Kekurangan :
a. Modal besar
b. Biaya operasional tinggi

PEMILIHAN JENIS PENANGANAN


LIMBAH
CRUMB & SIT
1.

2.

Kolam Anaerobik / Fakultatif :


- Jika tempat tersedia
- Hemat energi
- Biaya operasi & perawatan murah
Aerated Lagoon (Kolam yang diberi
aerasi) :
- Jika tempat menjadi maslah