Anda di halaman 1dari 27

Hepatitis B

Peradangan hati yang disebabkan HBV

Mikrobiologi HBV
 Virus DNA

hepatotropik, gol.
Hepadnaviridae
 Virus dsDNA, terdiri
dari :
 Inti nukleokapsid
 Antigen ‘core’ HBV
(HBcAg)
 Antigen ‘e’ HBV (HBeAg)
 Protein polimerase DNA
 Selubung luar lipoprotein
 Antigen ‘surface’ HBV

(HBsAg)
 Lipid minor & komponen
KH

Jepang. Asia Asia Barat Tenggara .Epidemiologi Pola prevalensi infeksi HBV Rendah Sedang Tinggi HBsAg 0.5 % HBsAg 2-7 % HBsAg 8-20 % Anti HBs 4-6 % Anti HBs 20-55 % Anti HBs 20-95 % Penularan pada masa anak2 jarang Penularan pada masa anak2 & neonatus sering Penularan pada masa anak2 sangat sering Australia. Eropa Tengah.2-0. Asia Selatan. Amerika Utra Eropa Timur.

dialisis Tinggal di endemis HBV . IVDU.Faktor Risiko Bayi lahir dari ibu HBsAg + Lingkungan/keluarga ada yang HBsAg + Tenaga medis yang kontak langsung Transfusi darah.

air seni. air liur.Perinatal    Infeksi Intra Uterine Infeksi Perinatal >> Infeksi Postnatal . air mani. keringat. air mata.Parenteral 2. cairan vagina. dll 1. ASI.Penularan  HBV ada di cairan tubuh: Darah.Seksual 3.

DNA HBV → mendeteksi infektivitas .Anti HBs → memberikan imunitas thdp HBV 6. pada infeksi akut (< 6 bln) 2.IgG anti HBc → menandakan adanya infeksi lama 5.HBsAg → petanda utama.Anti Hbe → timbul segera setelah resolusi infeksi akut 7.Petanda Serologi  Masa Inkubasi : 15-180 hari (60-90 hari) 1.HBeAg → berhubungan dgn daya infeksi virus 3.IgM anti HBc → timbul pada infeksi yg baru (< 6 bln) 4.

malaise Nyeri perut terutama di sekitar hati Urin berwarna gelap Kulit dan mata mjd kuning Kadang terdapat nyeri otot dan tulang . muntah Lemas.Gejala Klinis Kehilangan nafsu makan Mual.

nfeksi yg sudah lama berlangsung 2. Hepatitis B Kronik - + + Sembuh dari Hepatitis B - + - 1. Baru sembuh dari hepatitis pada masa jendela 3. Pengidap HBsAg tingkat rendah . Setelah imunisasi HBV - - +/++ 1.Interpretasi Px Serologi HBsAg Anti HBs Anti HBc Interpretasi + - - Hepatitis B Akut Dini + - + 1. Hepatitis B Akut 2. Imun setelah sembuh hepatitis 2.

Hubungan Klinis & Serologis dengan HBeAg & Anti Hbe pada HBsAg Kronik Karakteristik HBeAg + Anti Hbe + Usia Muda Tua Lamanya menjadi pembawa HBsAg Baru Lama Aminotransferasi ↑ N Penyakit Hati Aktif Tidak Aktif Titer HBsAg ↑ Sedang/↓ DNA Polimerase Serum Ada Tidak Ada HBV Serum Bisa terdeteksi Tidak terdeteksi Daya Tular ↑ ↓ .

Perjalanan Penyakit Tahapan Masa Sakit Transaminas e (x N) HBsAg HBeAg Hepatitis Akut 1-6 bulan 10-20 50 + Hepatitis Kronik 1-20 tahun 2-10 5-500 + Pengidap Kronis Asimtomati s 10 tahun 2 50 Anti Hbe + .

Perjalanan Penyakit Pada Bayi & Anak- anak .

Perjalanan Penyakit Pada Dewasa .

Vaksin HBV Sebelum Paparan  HBsAg sebagai imunogen  Efektif 85-95 %  Dewasa : 3 x dosis IM deltoid  Suntikan ke 2 & 3 : 1 & 6 bulan kemudian  Bayi.Pencegahan 1. anak2-19 tahun : ½ dosis dewasa  Efek Samping :  Nyeri sementara di tempat suntikan  Demam ringan & singkat .

di sisi lain. di anterolateral otot paha atas Vaksin HBV 5-10 ug dalam 12 jam. ulang 1 & 6 bulan kemudian .2.07 ml/kg HBIG setelah paparan  Vaksin HBV pertama: pada saat yang sama. di deltoid lain  Vaksin ke2 & 3: 1 & 6 bulan kemudian  Neonatus dari ibu HBsAg +  ½ ml HBIG dalam 12 jam setelah lahir.04-0. Vaksin HBV & HBIG Pasca Paparan  Kontak Seks  0.

jarak interval 1 & 6 bulan kemudian . Vaksin Kombinasi HBV & HAV  Twinrix-GSK®  200 ug protein HBsAg & >720 unit elisa HAV yg dilemahkan  Suntikan 3 kali.3.

Non Farmako Istirahat Mutlak Diet   hindari makanan berlemak. dan alkohol  Pembatasan Aktivitas  2. berpengawet. Farmako        Belum ada pengobatan spesifik untuk HBV akut Dewasa : >> akut & akan sembuh Anak : 80 % menjadi kronik Pengobatan Simtomatik Untuk Gelisah & tidak bisa tidur Mual & muntah Pruritus .Pengobatan 1.

HEPATITIS B KRONIK .

Adalah hepatitis B yg telah terjadi > 6 bulan Walaupun GK berkurang/hilang. tetapi tes faal hati tetap ↑ & tidak terjadi perubahan HBeAg ke Anti HBe .

Epidemiologi Penyakit hati menahun terbanyak Penyebab utama Kanker Hepatosit Primer di daerah endemis HBV .

Parameter Serologis Tanda Menjadi Kronik Menetapnya HBeAg dalam darah > 10 minggu dari timbulnya penyakit HBsAg ↑ menetap > 6 minggu selama fase akut Perbedaan antara 2 titer HBsAg dalam waktu 4 minggu < 5 % .

Perjalanan Penyakit Tahapan Masa Sakit Transaminas e (x N) HBsAg HBeAg Hepatitis Akut 1-6 bulan 10-20 50 + Hepatitis Kronik 1-20 tahun 2-10 5-500 + Pengidap Kronis Asimtomati s 10 tahun 2 50 Anti Hbe + .

Gambaran Klinis Jarang ada gejala Kadang-kadang ada hepatomegali/splenomegali & tanda2 penyakit hati kronik (eritema palmar. spider nevi) .

Klasifikasi H. B. Kronik Aktif Carrier HBV Inaktif HBsAg + HBsAg + DNA HBV > 105 kopi/ml DNA HBV < 105 kopi/ml ↑ ALT yg menetap/intermiten ALT normal Ada tanda2 penyakit hati kronik Tidak ada GK Biopsi hati: ada tanda radang aktif Biopsi hati:kelainan jar minimal .

Pengobatan  Untuk Hepatitis B Kronik 1. antiproliferatif. 12 bulan Efek Samping : sistemik. imunologis. autoimun. antifibrotik Dosis: 5-10 MU 3x1 mgg (16-24 mgg). Efek: Antivirus.     Interferon Alfa (Imunomodulator) Pengobatan utk hepatitis B kronik dgn penanda replikasi aktif (HBeAG & DNA HBV) serta peningkatan aminotransferase serum. min. neurologis. psikologis . imunomodulator. hematologis.

Reverse trancryptase dari RNA ke DNA → hambat replikasi HBV Lamivudin adl obat utama utk penderita dgn replikasi aktif & peningkatan aminotransferase serum dgn KI : penggunaan interferon Efektif >> & efek samping << dari Interferon Alfa .2. Analog Nukleosida (Antivirus)      Lamivudin. Adefovir Analog: bersaing dengan nukleosida yang asli Hambat e. Famsiklovir.

Hepatoprotektor  Essential Phospolipid: Komponen sistem membran seluler  Efek: Memperbaiki struktur yg rusak → fungsi membran yg terbatas mjd normal & proses enzim diaktifkan lg  Fitofarmaka : Cursil → mengandung curcuma kompleks .3.

EGC:2007 . Jilid I. Sujono.Referensi Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta:2012 Kumar. Kapita Selekta GastroenteroHepatologi Imu Penyakit Dalam. Gastroenterologi. PT Alumni:2002 Syafrudin. Edisi 7. Edisi V.Vol 2. Interna Publishing:2009 Hadi. Edisi 7.Buku Ajar Patologi.