Anda di halaman 1dari 14

Konsep dan Transformasi Konsep

KONSEP SIRKULASI VERTIKAL

1.

TUJUAN :
-

MENETUKAN JENIS
SIRKULASI VERTIKAL DAN
KAPASITASNYA UNTUK
BANGUNAN

SRIKULASI PADA MALL YANG MEMILIKI JUMLAH LANTAI SEBANYAK 4 LANTAI TIDAK MEMBUTUHKAN LIFT SEBAGAI ALAT SIRKULASI VERTIKAL,
NAMUN HANYA MENGGUNAKAN ESKALATOR DAN RAMP. PENGGUNAAN RAMP CENDERUNG DIGUNAKAN UNTUK KALANGAN DISABLE PEOPLE, NAMUN
BISA JUGA DIGUNAKAN OLEH PENGUNJUNG PADA BIASANYA. ZONA PENEMPATAN ESKALATOR DAPAT DILIHAT PADA GAMBAR :
PADA ZONA 1, 2, DAN 3 MERUPAKAN ZONA PERLETAKAN ESKALATOR. ESAKALATOR
YANG DIGUNAKAN BERJUMLAH 2 UNIT PADA SATU ZONA, YAITU SATU JALUR UNTUK
NAIK, DAN SATU JALUR UNTUK TURUN.

FAKTOR PENENTU :
-

KETINGGIAN BANGUNAN
JUMLAH LANTAI TYPIKAL
JUMLAH POPULASI
PERFORMANCE
BANGUNAN

1
3
2

KRITERIA
-

SIRKULASI BAIK PADA


MALL MAUPUN
APARTEMEN DAPAT
MEMFASILITASI
KEBUTUHAN SIRKULASI
VERTIKAL DAN SESUAI
DENGAN KEBUTUHAN.

PADA ZONA 4 MERUPAKAN SONA PERLETAKAN ESKALATOR OUT DOOR YANG


MENGHUBUNGKAN PARKIR BASEMENT DENGAN PLAZA MALL. BAGI PENGUNJUNG
MALL YANG PARKIR DI DALAM BASEMENT, AKSES MENUJU KE MALL DAPAT
LANGSUNG MENGGUNAKAN ESKALATOR OUT DOOR INI UNTUK MEMPERCEPAT
SIRKULASI.

SIRKULASI VERTIKAL DALAM APARTEMEN


SIRKULASI PADA APARTEMEN AGAR MENJADI LEBIH EFISIEN, KARENA PENGHUNI APARTEMEN MEMPUNYAI TINGKAT KEGIATAN ATU AKATIVITAS YANG TINGGI, MAKA SARANA SIRKULASI
VERTIKAL YANG DIGUNAKAN PADA APARETEMEN ADALAH LIFT. JENIS LIFT YANG DIGUNAKAN DENGAN PERTIMBANGAN AKTIVITAS YANG TINGGI TERSEBUT, MAKA LIFT YANG DIGUNAKAN ADALAH
LIFT 1 ZONA ATAU LEBIH DIKENAL DENGAN LIFT EXSPRESS YANG MENGHUBUNGKAN LANTAI 1 HINGGA LANTAI ATAS DALAM SATYU JALUR TANPA ADA JEDA PERPINDAHAN LIFT. DAN LANTAI
APARTEMEN YANGMENCAPAI 30 LANTAI MASIH DAPAT MENGGUNAKAN SISTEM LIFT 1 JALUR INI.
PERHITUNGAN KAPASITAS LIFT DAN JUMLAH LIFT DALAM BANGUNAN DAPAT DIHITUNG DENGAN PERHITUNGAN BERIKUT :

Konsep dan Transformasi Konsep

DALAM PERHITUNGAN LIFT EXPRESS TERSEBUT DIDAPATKAN


UNTUK LANTAI 30 DENGAN LUAS LANTAI TYPIKAL 1500 MSQ,
KEBUTUHAN LIFT ADALAH 3 LIFT DENGAN SETIAP LIFT MENAMPUNG
38 ORANG
NAMUN MENGINGAT DIMENSI YANG AKAN MENAMPUNG JUMLKAH
TERSEBUT TERGOLONG BESAR, MAKA DENGAN WAKTU TUNGGU,
DAN ROUND TRIP YANG SAMA, KAPASITAS LIFT YANG DIGUNAKAN
ADALAH
6 BUAH, DIMANA SETIAP LIFT MENAMPUNG 19 20
ORANG

LIFT SEKLURUHNYA DILETTAKKAN PADA CORE BANGUNAN DENGAN


TANGGA DARURAT SERTA SHAFT PLUMBING DAN UTILITAS LAINNYA.
LIFT EXPRESS MENGHUBUNGKAN LANTAI DASAR PADA BASEMENT
DENGAN LANTAI TERATAS APARTEMEN DENGAN SISTEM 1 ZONA, TANPA ADANYA
JEDA PERPINDAHAN LIFT LAIN

2.

KONSEP PLUMBING

TUJUAN :
-

MENENTUKAN SISTEM
DISTRIBUSI AIR BERSIH,
AIR KOTOR, DAN DAN
AIR PANAS

FAKTOR PENENTU :

Persediaan air bersih pada bangunan berasal dari sumber sumur bor, pdam
dan rain water collector yaitu mengumpulkan air dari air hujan yang kemudian

KRITERIA
-

PERSEDIAAN AIR BERSIH


TIDAK HANYA BERASAL
DARI SISTEM PENYEDIA
AIR BERSIH, NAMUN
SEDAPAT MUNGKIN
MEMANFAATKAN
KETERSEDIAAN AIR
ALAMI DARI AIR HUJAN..

dilakukan filtrasi
Distribusi air menuju ke lantai teratas dilakukan dengan pemompaan yang
bersifat parallel, dengan menggunakan reservoir pada lantai atas podium, lantai 15,
dan lantai teratas.
Pendistribusian air akan dipompa oleh masing-masing reservoir ke reservoir di
atasnya dimana pipa-pipa penyalur air bersih ini ditempatkan pada lubang shaft,
diagramnya dapat digambarkan seperti gambar di bawah

Pembuangan air kotor

Konsep dan Transformasi Konsep

Konsep dan Transformasi Konsep

Pembuangan air kotor dibedakan menjadi 2 yaitu air bekas dari toilet ( bath tub, shower,
washtafel ), dengan air kotor dari zink pantry dan air kotor dari pembuangan closet.
Pipa Pembuangan air bekas dan air kotor dibedakan karena muara atau tempat
penampungan kotoran yang berbeda. Kotoran dari setiap kamar akan diaslurkan menjadi satu
pada pipa pembuangan yang lebih besar yang menyalurkan ke pembuangan melalui lubang
shaft.

Konsep dan Transformasi Konsep


Persediaan air panas

Persediaan air panas pada bangunan adalah dengan menggunakan water heater yang diletakkan pada
atap gedung.dengan tenaga solar panel. Suplai air yang dipanaskan adalah dari water tank air bersih yang
diletakkan pada atap juga. Sehingga air panas tersebut dapat dialirkan pada peralatan saniter masing-masing
kamar.

Konsep dan Transformasi Konsep


3.

KONSEP sistem pemadam kebakaran

TUJUAN :
-

MENENTUKAN SISTEM
PEMADAM KEBAKARAN
PADA GEDUNG
KHUSUSNYA PADA
MASING-MASING KAMAR

SISTEM PEMADAM KEBAKARAN YANG DIGUNAKAN PADA BANGUNAN ADALAH BEBERAPA MACAM JENIS PEMADAM KEBAKARAN, DARI JENIS
OTOMATIC SYSTEM SEPERTI SPRINKLE, SERTA PEMADAM YANG SIFATNYA PASIF, SESUAI DENGAN KEBUTUHAN SERTA RUANG YANG AKAN DIO PROTEKSI
OLEH MASING-MASING ALAT PEMADAM TERSEBUT.
OTOMATIC SYSTEM SEPERTI SPRINKLER DAN HEAT/SMOKE DETECTOR AKAN DIGUNAKAN PADA SETIAP RUANGAN APARTEMEN KARENA MEMILIKI
SISTEM PROTEKSI DAN OBJEK TERBAKAR YANG TINGGI
SEDANGKAN SISTEM PASIF YANG MENGGUNAKAN TENAGA MANUSIA SEPERTI HYDRANT DAN PEMADAM KONVENSIONAL DILETAKKAN PADA
KORIDOR APARTEMEN SERTA KORIDOR DI SEPANJANG MALL.

FAKTOR PENENTU :
- JENIS BAHAN DI
-

DALAM GEDUNG
HUBUNGAN BANYAK
LANTAI DENGAN
TEKANAN AIR

PERLETAKAN ALAT-ALAT PEMADAM INI DILETRAKKAN PADA TEMPAT YANG STARTEGIS SEBAGAI JALUR KELUAR BAGI PENGHUNI APARTEMEN ATAU
PENGUNJUNG MALL
PROTEKSI KEBAKARAN DENGAN JALUR EVAKUASI MENGGUNAKAN TANGGA DARURAT YANG DILETAKKAN PADA CORE

Sistem distribusi air adalah melalui groundtank yang dikumpulkan


Ruang tidur pada masing-masing type apartemen rata-rata memiliki luas 4-4 meter,
KRITERIA
- PERALATAN
PEMADAM
sehingga
diperlukan
kepala sprinkler sebanyak 1-2 buah sprinkler.
KEBAKARAN DAPAT
BEKERJA SECARA EFISIEN
SESUAI DENGAN OBJEK
YANG AKAN DIPROTEKSI,
SERTA JENIS PEMADAM
SESUAI DENGAN
Titik hydrant pada koridor diletakkan pada pertengahan koridor sehingga dapat
PERUNTUKANNYA.
dijangku dari arah yang berlawanan dengan jarak yang sama..
Dua buah hydrant melayani dua koridor yang letaknnya berjauhan, sehingga lingkup
pelayanan yang menyangkut panjang selang menajdi efisien terhadap ruang-ruang di setiap
koridor
Selai sprinkler dan hydrant, sistem atau alat pemadam kebakaran yang digunakan
adalah jenis konvensional yang diletakkan pada ruang-ruang seperti dapur restaurant,dan
lain-lain yang tidak dapat dijangkau oleh selang hudrant maupun tidak menggunakan
sprinkler. Pada intinya peralatan ini adalah untuk sarana kesigapan tindakan cepat penghuni
atau pemakai ruangan apabila terjadi kebakaran.

melaui rain water collector yang dikumpulkan pada sebuah kolam pada
landscape depan mall, yang selanjutnya dipompa ke reservoir yang
perletakkannya sama dengan reservoir air bersih, namun beda tangki
dan pemipaan. Dari reservoir, air akan dipompa melalui pressure tank
ke pipapipa penghubung kea lat pemadam dengan tekanan yang tinggi.

Konsep dan Transformasi Konsep

Persyaratan pada tangga darurat adalah :


1. Behubungan langsung dengan ruang luar
2. Arah bukaan dun pintu searah jalur
evakuasi demikian pula pada pintu keluar
3. Tangga yang anti slit dengan dilengkapi

sistem evakuasi
SISTEM EVAKUASI YANG DIMAKSUD ADALAH JALUR PENYELAMATAN BAGI PENGHUNI APARTEMEN APABILA TERJADI

karet pada ujung anak tangga


4. Bahan reling yang tidak menghantarkan
panas
5. Dapat diaplikasikan dengan smoke

KEBAKARAN PADA GEDUNG. JALUE EVAKUASI YANG DIMAKSUDKAN ADALAH KETERSEDIAAN TANGGA DARURAT ATAU LIFT

pressure atau kupas pada atap untuk

PENYELAMATAN.

menekan atau menghisap asap yang

TANGGA DARURAT PADA GEDUNG TERLETAK BERSEBELAHAN DENGAN LIFT DENGN JUMLAH 2 BUAH TANGGA
DARURAT YANG TERLETAK BERHADAPAN. TANGGA DADRURAT DI DESIGN AGAR MUDAH DI TEMUKAN. KEBERADAAN
TANGGA DARURAT INI TERLETAK PADA CORE DI TENGAH-TENGAH BANGUNAN SEHINGGA MUDAH DIJANGKAU OLEH
PENGHUNI APARTEMEN DARI KEDUA KORIDOR.

masuk ke dalam tangga

Konsep dan Transformasi Konsep

4.

KONSEP penangkAl petir

TUJUAN :
-

MENETUKAN SISTEM
PENANGKAL PETIR YANG
COCOK UNTUK
BANGUNAN TINGGI

ANALISA
KEADAAN LINGKUNGAN DI SEKITAR BANGUNAN MERUPAKAN PERUMAHAN DAN PERDAGANGAN. DENGAN KATA LAIN DAPAT
DISIMPULKAN BAHWA KEBERADAAN TOWER APARTEMEN INI AKAN MENJADI BANGUNAN TERTINGGI PADA KAWASAN TERSEBUT. SEHINGGA
DIPERLUKAN SISTEM PROTEKSI PENANGKAL PETIR YANG MEMPUNYAI JANGKAUAN YANG LEBIH LUAS.
SISTEM FARADAY SUDAH TENTU TIDAK TERMASUK KE DALAM KATEGORI JENIS PENANGKAL PETIR YANG DAPAT MEMPROTEKSI
BANGUNAN YANG LUAS. SEHINGGA SISTEM YANG DIGUNAKAN ADALAH SISTEM FRANKLIN ATAU ELETROSTATIS. SISTEM INI DAPAT
MEMPROTEKSI HINGGA JARAK 150 METER DAN TIDAK BANYAK MEMBUTUHKAN KOMPONEN KABEL.PERAWATAN JENIS PENANGKAL PETRI INI

FAKTOR PENENTU :
- LUAS AREA YANG
-

AKAN DIPROTEKSI
KEBERADAAN
BANGUNAN YANG
LEBIH TINGGI
LAINNYA

RELATIF LEBIH MUDAH DIBANDINGKAN SISTEM PENANGKAL PETIR JENIS LAINNYA, DAN SISTEM INI SUDAH LUMRAH DIGUNAKAN OLEH
BANGUNAN-BANGUNAN HIGH RISE.

KABEL PENGHUNBUNG PADA


GROUNDING DITEMPATKAN PADA SEBUAH
LUBANG SHAFT KHUSUS UNTUK UTILITAS

KRITERIA
-

PENANGKAL PETIR
MAMPU MEMPROTEKSI
SELURUH BANGUNAN
BAIK TOWER MAUPUN
PODIUM DAN
KEBERADAANNYA
MENJADI ELEMEN
ESTETIKA

PENANGJKAL PETIR SENDIRI


DIMAKSUDKAN AGAR TIDAK
MEMPERNGRUHI SISTEM UTILITAS
LAINNYA. KABEL DITERUSKAN HUNGGA
MENCAPAI TITIK TANAH SEBAGAI
GRIUNDING.

BENTUK PENANGKAL PETIR DI


DESIGN PERLETAKNNYA PADA TITIK
TERTINGGI GEDUNG SEKALIGUS DAPAT
MENJADI ELEMEN ESTETIKA.

5.

KONSEP SISTEM PENGHAWAAN

Konsep dan Transformasi Konsep

ANALISA
TUJUAN :
-

MEMAKSIMALKAN
PENGHAWAAN ALAMI
PADA BANGUNAN SIANG
HARI

PADA BANGUNAN MALL DAN APARTEMEN, TERDAPAT DUA JENIS FASILITAS YANG BERBEDA YANG DIAKTEGORIKAN SEBAGAI FASILITAS
UMUM DAN FASILITAS YANG BERSIFAT SEMI PRIVAT HINGGA PRIVAT YAITU MALL DAN APARTEMEN. DENGAN DUA FUNGSI YANG SANGAT
BERBEDA TERSEBUT MAKAN AKAN BERPENGARUH TERHADAP SISTEM PENGHAWAAN KHUSUSNYA PENGHAWAAN BUATAN.
PADA APARTEMEN KHUSUSNYA PADA LOT-LOT TYPE KAMAR, TYPE PENGHAWAAN BUATAN YANG DIGUNAKAN CENDERUNG PADA
PENGGUNAAN AC SPLIT ATAU JENIS WALL MOUNTED YANG MEMILIKI DUA TIPE ALAT YAITU INDOR DAN OUT DOOR UNIT. HAL INI
DIKARENAKAN SETIAP ORANG PENGGUNNA AC ATAU YANG MEMILIKI KAMAR AKAN MEMPUNYAI KEBUTUHAN AKAN SUHU RUANGAN YANG
BERBEDA-BEDA, SEHINGGA PENGGUNAANNYA CENDERUNG BERSIFAT PERSONAL.

FAKTOR PENENTU :
- ARAH ANGIN
- IKLIM
- ORIENTASI
-

BANGUNAN
KEBUTUHAN RUANG

KRITERIA
-

PENGHAWAAN
MENEKANKAN PADA
KONSEP EKO
ARSITEKTUR DENGAN
PENEKANAN DESIGN
TERHADAP
PENGHAWAAN ALAMI.

PADA AREAL MALL YANG MEMPUNYAI LUAS YANG BESAR SERTA KEBUTUHAN PENGHAWAAN YANG BESAR PULA, AC JENIS SPLIT TIDAK
AKOAN DAPAT MENYEDIAKAN UDARA DINGIN UNTUK KAPASITAS YANG BESAR, SEHINGGA SISTEM YANG DIPAAKI UNTUK AREAL MALL
ADALAH SISTEM AC CENTRAL, DIMANA UDARA DINGIN DIPRODUKSI MELALUI SEBUAH MESIN YANG SELANJUTNYA AKAN DIDISTRIBUSIKAN
KE SELURUH RUANGAN YANG DA PADA MALL

PENEKANAN TERHADAP PENGHAWAAN ALAMI


PENEKANAN TERHADAP DESIGN ECO ARSITEKTUR DALAM HAL PENGHAWAAN ALAMI, PADA BANGUNAN INI MENGAMBIL KEUNTUNGAN DARI DATANGNYA ARAH ANGIN YAITU
TENGGARA DAN BARAT LAUT. SELAIN PENEMPATAN TIAP LOT-LOT TYPE KAMAR PADA APARTEMEN YANG SELURUHNYA BERADA PADA SISI BANGUNAN, MENYEBABKAN SLURUH RUANGAN
KHUSUSNYA UNTUK BEDROOM DAN LIVING ROOM AKAN MEMPUNYAI VENTILASI ATAU BUKAAN YANG LANGSUNG MENGARAH PADA RUANG LUAR. SELAIN ITU KARENA FAKTOR ARAH
ANGIN YANG DATANG, MAKA BANGUNAN TOWER JUGA DIORIENTASIKAN PERLETAKANNYA MENYERONG 45 DERAJAT SEHINGGA SEBAGIAN BESAR BUKAAN AKAN BERORIENTASI TEGAK
LURUS DENGAN ARAH DATANGNYA ANGIN. NAMUN RUANG YANG ADA PADA SIS SAMPING JUGA MENDAPATKAN PENGHAWAAN ALAMI KARENA ANGIN TIDAK HANYA SELALU BERASAL
DARI ARAH TENGGARA BARAT LAUT, NAMUN ANGIN BERSIFAT FLEKSIBEL.

Konsep dan Transformasi Konsep

Orientasi bangunan apartement ( tower ) menghadap sudut 45


derajat yang dimaksudnkan untuk mencari arah datangnya angin.
Sehingga arah angin menjadi tegak lurus dengan arah bukaan

Bentuk bangunan podium yang dinamis dan berkelak


kelok, menjadi salah satu faktor pengarah angin menuju ke
dalam ruangan atau nauk ke apartemen.

Penempatan pepohonan
pada teras atau balkon
membelokkan angin kepada
bukan pintu yang tegak lurus
dengan arah datangnya angin

Konsep dan Transformasi Konsep

6.

KONSEP pencahayaan

TUJUAN :
-

MEMAKSIMALKAN
PENCAHAYA ALAMI PADA
BANGUNAN SIANG HARI

ANALISA
PENGGUNAAN JENIS PENERANGAN TERGANTUNG DARI JENIS FASILITAS DAN PERFORMANCE RUANG YANG DIINGINKAN OLEH MASING MASING FASILITAS.
A. RUANG-RUANG APARTEMEN : PADA JENIS RUANG INI DOMINAN MENGGUNAKAN JENIS LAMPU DOWNLIGHT, KARENA MEMILIKI PERFORMANCY YANG
ELEGAN DAN HANGAT, SERTA JENIS TASK LIGHTING ATAU PENERANGAN PADA AREAL TERTENTU, SEPERTI PADA NAKAS DISAMPING BED
B. RUANG RUANG YANG BERSIFAT UMUM DAN MENAMPUNG BANYAK ORANG SERTA MEMILIKI TINGKAT KEGIATAN YANG TINGGI MENGGUNAKAN JENIS
PENERANGAN GENERAL LIGHTING, KARENA RUANG JENIS INI MENUNTUT PENYINARAN YANG MERATA DEMI KELANCARAN AKTIFITAS, SEPERTI SUPER

FAKTOR PENENTU :
- ARAH MATAHARI
- IKLIM
- ORIENTASI
BANGUNAN

MARKET, DAN PUSAT PERBELANJAAN


C. LOT-LOT TOKO, BIASANYA SETIAP TOKO INGIN MENAMPILKAN DISPLAY DARI PRODUK YANG DIJUAL MENJADI LEBIH MENARIK, SEHINGGA BANYAK
DIANTAR TOKO-TOKO PADA MALL LEBIH MENGGUNAKAN PENERANGAN JENIS ACCENT LIGHT YANG BERUPAYA UNTUK MEMBERIKAN SEBUAH
PENEKANAN TERHADAP SEBUAH BENDA ATAU BEBERAPA BENDA YANG AKAN DIJUAL
D. PENERANGAN PADA RUANG LUAR MENGGUNAKAN DECORATIF LIGHTING SEPERTI SPOT LIGHT UNTUK MENYINARI SEBUAH PEPOHONAN AGAR
TERLIHAT LEBIH MENARIK DI MALAM HARI, ATAUPUN JENIS LAMPU WALL WASH, DIAMANA SINAR LAMPU INI AKAN MEMBERIKAN EVEK SINAR
TERHADAP TEMBOK, SEHINGGA MENJADI SEBUAH AKSEN-AKSEN
E. DEMI MEMPERLIHATKAN SEBUAH KEMEGAHAN PADA BANGUNAN KHUSUSNYA PADA TOWER DI MALAM HARI, MAKA PENERANGAN SPOT LIGHT YANG
MENGARAH PADA BANGUNAN TOWER AKAN MEMBERIKAN NUANSA YANG ELEGAN TERHADAP BANGUNAN

KRITERIA
-

PENCAHAYAAN
MENEKANKAN PADA
SISTEM EKO ARSITEKTUR
YAITU MEMAKSIMALKAN
PENCAHAYAAN PADA
SIANG HARI DENGAN
SINAR MATAHARI NAMUN

GENERAL LIGHT
PADA
SUPERMARKET

DOWNLIGHT
PADA KAMAR
APARTEMEN

ACCENT LIGHT
PADA LOT LOT
TOKO

DECORATIF
LIGHT PADA
AREA LUAR DAN
LANDSCAPE

SPOT LIGHT UNTUK MEMBERI SOROT


SIANR KE ATAS TOWER

Konsep dan Transformasi Konsep


PENEKANAN TERHADAP PENCAHAYAAN ALAMI
SAMA SEPERTI PENEKANAN TERHADAP DESIGN ECO ARSITEKTUR DALAM PEGHAWAAN ALAMI, PENCAHAYAAN ALAMI PADA BANGUNAN INI JUGA IDDAPATKAN MELALUI ARAH
ORIENTASI BANGUNAN. SEBIAH BANGUNAN AKAN MEMPUNAI PRINSIP UNTUK MEMPEROLEH SINARNYA DAN MEMBLOIKIR PASANYA. JADI DENGAN ORIENTASI BANGUNAN YANG
MEMBENTUK SUDUT 45 DERAJAT, MENYEBABKAN BUKAAN-BUKAAN YANG MENGHADAP TIMUR DAN BARAT MENJADI BERGESER MENJADI DI ARAH TIMUR LAUT DAN BARAT DAYA.
SEHINGGA BUKAAN INI KHUSUSNYA BUKAAN YANG TERDAPAT DI BARAT GEDUNG, TIDAK LANGSUNG TGAK LURUS DENGAN MARAHARI SORE HARI YANG PANAS. NAMUN CAHAYA DARI
MATAHARI TETAP DAPAT DIPERGUNAKAN ATAU DI DAPATKAN OLEH MASING-MASING KAMAR SEBAGAI PENCAHAYAN ALAMI.

PENYINARAN DARI ARAH


TIMUR

PENYINARAN DARI ARAH


BARAT

SALAH SATU POTONGAN KAMAR YANG


MENGGAMBARKAN KEMUNGKINAN
DAERAH YANG MENDAPATKAN SINAR
ATAU CAHAYA MATAHARI YANG

MAKSIMAL.
NAMUN DALAM SETIAP LANTAI TIPIKAL
PERLETAKAN KAMAR DAN RUANG
KELUARGA SUDAH BERBATASAN
LANGSUNG DENGAN RUANG LUAR,
SEHINGGA DAPAT DISIMPULKAN BAHWA
SETIAP KAMAR AKAN MENDAPATKAN
SINAR MATAHARI SEBAGAI PENCAHAYAAN
SIANG HARI

PENYINARA PADA SALAH


SATU RUANG

Konsep dan Transformasi Konsep

7.

KONSEP sistem penempatan cctv

TUJUAN :

ANALISA

PENGAMAN SECARA MANUAL ADALAH DENGAN MENGGUNAKAN PENJAGAAN SECURITY DIMANA LOKASINYA ADALAH PADA MAIN GATE ATAU ENTRANCE,

MENENTUKAN
PERLETAKAN SERTA
BENTUK KAMERA CCTV
PADA APARTEMEN DAN
MALL

FAKTOR PENENTU :
- LOKASI YG

BERPOTENSI
TERDAPAT KEGIATAN
YANG JAMAK
LUAS BANGUNAN

KRITERIA
-

PEMASANGAN CCTV
MENJADI EFISIEN DAN
DAPAT MENJANGKAU
SUDUT PANDANG YANG
LUAS SEHINGGA DAPAT
MENDETEKSI SETIAP
LOKASI DI DEPANNYA.

LOBBY MALL, SERTA PADA LOBBY APARTEMEN


PENGGUNAAN SISTEM PENJAGAAN DENGAALAT ADALAH DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM CCTV ATAU CLOSE CIRCUIT TELEVITION DIMANA SITEM INI
MEMPUNYAI KAMERA PADA BEBERAPA TITIK DI DALAM SEBUAH BANGUNAN DENGAN SATU SERVER PADA RUANG PENGAWASAN. PADA APARTEMEN DAN
MALL INI PENEMPATAN CCTV ADALAH SEBAGAI BERIKUT :
APARTEMENT
- PENEMPATAN CCTV ADALAH PADA KORIDOR SAJA SEHINGGA MEMUNGKINKAN MEMPERLIHATKAN SUASANA PADA KORIDOR MASUK LIFT, SERTA
MASUK KE MASING-MASING KAMAR
- PADA AREA YANG SIFATNYA AREA BERSAMA SEPERTI LOBBY, RESTAURANT, KLINIK, DAN LAIN-LAIN
- PENEMPATAN CCTV OUT DOOR YANG DILENGKAPI DENGAN SISTEM INFRA RED UNTUK MALAM HARI DIGUNAKAN PADA AREAL PODIUM TERATAS YANG
DIFUNGSIKAN SEBAGAI ROOF TOP GARDEN UNTUK PENGHUNI APARTEMEN.
PADA MALL
- PENEMPATAN OUTDOOR CCTV PADA MAIN GATE, SERTA PADA PLAZA
- PENEMPATAN CCTV INDOOR LEBIH BANYAK PADA MALL KARENA SIFATNYA YANG PUBLIK DENGAN KERAMAIAN DAN MEMPUNYAI KEMUNGKINAN YANG
SANGAT BESAR TERJADINYA TINDAK KRIMINAL. PENEMPATAN CCTV LEBIH BANYAK DILETAKKAN PADA AREAL YANG SANGAT LUAS SEPERTI
SUPERMARKET, PUSAT BUSANA, LOBBY, DAN MONEY EXCHANGE ATM, DLL
- PADA LOT-LOT TOKO, DIPERLUKAN 1-2 TITIK ATAU ANGEL PENEMPATAN KAMERA CCTV

ANALISA
-

SISTEM KOMUNIKASI PADA APARTEMEN YANG DIMAKSUD ADALAH SISTEM KOMUNIKASI YANG DISEDIAKAN PADA SETIAP KAMAR
YANG MENGHUBUNGKAN KAMAR DENGAN SHORT CUT NUMBER KEPADA MASING-MASING FASILITAS YANG TERDAPAT PADA BAGIAN

KRITERIA

APARTEMEN, SEPERTI LAUNDRI, AKSES KE LOBBY, RESTAURANT, SERVICE, MAUPUN KE KLINIK.


HUBUNGAN SEPERTI INI DIKENAL DENGAN HUBUNGAN INTERN ATAU SISTEM PABX (PRIVATE AUTOMATIC BRANCH EXCHANGE),
DITERAPKAN PADA SETIAP UNIT ROOM, DIMANA UNTUK MENGADAKAN HUBUNGAN LANGSUNG KELUAR TANPA MELALUI OPERATOR,

SEDANGKAN HUBUNGAN MASUK MELALUI OPERATOR TERLEBIH DAHULU. SISTEM INI DAPAT DIGUNAKAN UNTUK HUBUNGAN LOKAL,
SISTEM KOMUNIKASI
PADA
APARTEMEN
YANG YANG DILAKUAKAN PADA AREAL MALL, LEBIH BERFUNGSI SEBAGAI ANNOUNCEMENT ATAU
SISTEM
KOMUNIKASI
FAKTOR
PENENTU
:
TUJUAN
:
INTERLOKAL MAUPUN INTERNASIONAL. UNTUK MELAKUKAN HUBUNGAN INTERLOKAL DAN INTERNASIONAL DIGUNAKAN KODE
EFISIEN DAN CEPAT
PENGUMUMAN
SEPERTI
KEHILANGAN, PRODUK TERBARU, SREAL DISCOUNT DAN LAIN.LAIN. SISTEM INI
KENYAMANAN
-- SISTEM
KOMUNIKASI
MENENTUKAN
SISTEM
BERHUBUNGAN
LANGSUNG DENGAN
RUANG
AUDIO DAN
DISEBARKAN
KE SELURUH
BANGUNAN
MENGGUNAKAN
-PADA
EFISIENSI
NOMER
TERTENTU.
SETIAP
SAMBUNGAN
TELEPON
TERUTAMA
SAMBUNGAN KELUAR MAUPUN SAMBUNGAN MASUK DIMONITOR
MALL
AGAR
DAPAT
KOMUNIKASI KHUSUSNYA
-DIDENGAR
KEBUTUHAN
ATAU
SOUND
SYSTEM
PADA
APARTEMENT
DAN
DENGAN KOMPUTER (SWITCH BOARD) DAN PENGHUNI MEMBEYAR MENURUT FREKUENSI PEMAKAIAN.
DIJANGKAU
OLEH
SEMUA
TERHADAP
SISTEM
MALL
PENGHUNI APARTEMEN
-

8.

KONSEP sistem komunikasi

Konsep dan Transformasi Konsep