Anda di halaman 1dari 1

DINAS KESEHATAN KOTA BANJARMASIN

Jl. Pramuka Komplek Tirta Dharma KM. 6


Banjarmasin

SOP PENGUKURAN LILA


KepalaDinas

drg. Hj. Diah R Praswasti


NIP. 19560608 198503 2 003

Pengertian

Tujuan

Alat&Bahan

SOP

Unit Terkait

NO SOP

SOP/

/Puskesmas/Gizi/ /
2014

Tanggal Pembuatan

MEI 2014

Tanggal Revisi

JUNI 2014

Tanggal Efektif

JULI 2014

Suatu cara untuk mendeteksi dini yang mudah dan dapat dilaksanakan oleh
masyarakat awam untuk mengetahui adanya kelompok beresiko Kekurangan
Energi Kronis (KEK) pada Wanita Usia Subur (WUS)
1. Mengetahui resiko KEK WUS, Baik Bumil maupun calon ibu, untuk
menapis wanita yang mempunyai resiko melahirkan bayi BBLR.
2. Meningkatkan perhatian dan kesadaran masyarakat agar lebih
berperan dalam pencegahan dan penanggulangan KEK
Alat : - Pita LILA
Buku resgister pengukuran LILA
Alat Tulis
Buku status pasien
1. Memberitahukan kepada pasien tentang tindakan yang akan dilakukan
2. Mempersilakan pasien untuk menggulung lengan baju kiri atau lengan
kanan bagi pasien yang kidal
3. Menentukan posisi pangkal bahu dan ujung siku dengan cara siku dilipat
dengan telapak tangan dilipat ke arah perut.
4. Tentukan titik tengah lengan antara pangkal bahu dan ujung siku.
5. Kemudian lingkarkan pita LILA antara pangkal bahu dan ujung siku.
Melingkarkan pita LILA pada lengan, pitanya jangan terlalu ketat atau
terlalu longgar.
6. Membaca hasil pengukurannya pada skala pita LILA yang ditunjukkan oleh
garis merah. Bila hasil pengukuran pada pita LILA < 23,5 Cm atau
dibagian merah Pita LILA artinya pasien kekurangan energi kronis (KEK).
7. Mencatat hasil pengukuran LILA pada buku register pengukuran LILA.
Untuk Ibu Hamil dicatat pada buku status pasien dan buku Kesehatan Ibu
dan Anak milik pasien
1. KIA