0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
329 tayangan2 halaman

SOP Penghitungan IMT di Puskesmas

SOP ini menjelaskan prosedur pengukuran indeks massa tubuh (IMT) untuk mengetahui status gizi orang dewasa di Puskesmas Empanang. Prosedur meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, perhitungan IMT menggunakan rumus, dan klasifikasi hasil IMT sebagai kurus, normal, gemuk atau kelebihan berat badan. Tujuannya sebagai acuan pengukuran status gizi orang dewasa di puskesmas.

Diunggah oleh

Destiyati Soesilo
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
329 tayangan2 halaman

SOP Penghitungan IMT di Puskesmas

SOP ini menjelaskan prosedur pengukuran indeks massa tubuh (IMT) untuk mengetahui status gizi orang dewasa di Puskesmas Empanang. Prosedur meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, perhitungan IMT menggunakan rumus, dan klasifikasi hasil IMT sebagai kurus, normal, gemuk atau kelebihan berat badan. Tujuannya sebagai acuan pengukuran status gizi orang dewasa di puskesmas.

Diunggah oleh

Destiyati Soesilo
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SOP MENGHITUNG IMT

No.Dokumen :
No. Revisi:
SOP
Tanggal Terbit:
Halaman:

Susana, A.Md.Keb
PUSKESMAS
Nip.197204251992032004
EMPANANG

1. Dasar 1. UU No. 36 Tentang Kesehatan


Hukum 2. Permenkes No. 741/Menkes/PER/VII/2008 tentang SPM
bidang kesehatan di Kabupaten/Kota.

3. keputusan Menkes NO. 1995/MENKES/SK/XII/2010


Tentang standar antropometri WHO

4. Permenkes RI no. 23 Tentang Upaya Perbaikan Gizi

2. Pengertian Menghitung IMT merupakan alat sederhana untuk menghitung


status gizi orang dewasa khususnya yang berkaitan dengan
kelebihan dan kekurangan berat badan

3. Tujuan Sebagai acuan penerapan dalam langkah langkah pengukuran


status gizi dewasa yaitu di atas usia 18 tahun di puskesmas
empanang
4. Kebijakan SK kepala puskesmas no....
1. Referensi 1. Buku juklis antropometri,kemenkes 2010
2. Prosedur 1. Petugas melakukan penimbangan berat badan
2. Petugas melakukan pengukuran tinggi badan
3. Petugas menghitung IMT dengan rumus yang ada
4. Petugas mengklasifikasikan hasil IMT yang di dapat
a. kurus
- kekurangan berat badan tingkat berat < 17,0
- kekurangan berat badan tingkat ringan
b. Normal >18,0 – 25,0
c. Gemuk
- Kelebihan berat badan tingkat Ringan >25.0 -27,0
- kelebihan berat badan tingkat berat > 27.0
5. petugas membacakan hasil perhitungan IMT dan
memberitahuan klasifikasinya kepada pasien
1. Unit Terkait 1. Poli Umum

Anda mungkin juga menyukai