Anda di halaman 1dari 3

Dana Hibah Program Pengelolaan Hutan Kolaboratif Dan

Pengembangan Mata Pencaharian Berkelanjutan


http://www.kerja-ngo.com/2016/05/dana-hibah-program-pengelolaan-hutan.html
Proyek USAID LESTARI mendukung upaya Pemerintah Republik Indonesia menurunkan
emisi gas rumah kaca (GRK), melestarikan keanekaragaman hayati di ekosistem hutan
dan mangrove yang bernilai secara biologis serta kaya akan simpanan karbon. Dikembangkan
dari proyek USAID IFACS, LESTARI menerapkan pendekatan lanskap untuk menurunkan
emisi GRK, dengan mengintegrasikan aksi konservasi hutan dan lahan gambut dan strategi
pembangunan rendah emisi (LEDS) di lahan lain yang sudah terdegradasi. Upaya ini bisa
dicapai melalui perbaikan tata guna lahan, tata kelola hutan lindung, perlindungan spesies
kunci, praktik sektor swasta dan industri yang berkelanjutan, serta peningkatan keterlibatan
berbagai pemangku kepentingan dalam kegiatan konservasi. Proyek LESTARI berlangsung
dari Agustus 2015 hingga Juli 2020.
LESTARI akan memberikan beberapa dana hibah untuk pengembangan pengelolaan hutan
kolaboratif dan pengembangan mata pencaharian yang berkelanjutan dengan integrasi
gender, di seluruh lanskap operasional, yang mendukung keseluruhan target dan hasil dari
proyek LESTARI.
Berdasarkan perbedaan fokus dari inisiatif-inisiatif, hibah yang tersedia dibagi dalam dua
tipe:

Tipe 1: Fokus pada pengelolaan hutan kolaboratif dan pengembangan mata


pencaharian yang berkelanjutan;
Tipe 2: Fokus pada praktik penggunaan lahan yang berkelanjutan dan pengembangan
mata pencaharian yang berkelanjutan.
Setiap proyek hibah yang disetujui dalam undangan ini diharapkan akan memberikan hasilhasil sebagai berikut:
Sedikitnya 5 orang pelopor komunitas akan diidentifikasi selama pelaksanaan proyek;
Sedikitnya 1 kesepakatan pegelolaan kolaboratif ditandatangani dan dilaksanakan
dalam implementasi proyek untuk Tipe 1;
Sedikitnya 1 kesepakatan masyarakat mengenai konservasi/pemanfaatan lahan
berkelanjutan ditandatangani dan dilaksanakan dalam implementasi proyek untuk Tipe 2;
Sedikitnya 500 orang akan menerima pelatihan pengelolaan sumber daya alam
dan/atau pelestarian keanekaragaman hayati pada akhir pelaksanaan proyek dengan bantuan
dari Pemerintah Amerika Serikat;
Proyek yang diusulkan harus memberikan manfaat bagi sedikitnya 500 rumahtangga
di lokasi masyarakat sasaran (baik manfaat keuangan maupun bukan keuangan);
Sedikitnya 1000 hektar lahan berada dalam pengelolaan yang baik sebagai hasil dari
kegiatan proyek.

LESTARI akan menyediakan dana untuk setiap proyek pada masing-masing tipe adalah
sebagai berikut:
Tipe 1: Kontribusi LESTARI tidak melebihi IDR 2,000,000,000 per hibah
Tipe 2: Kontribusi LESTARI tidak melebihi IDR 1,300,000,000 per hibah
Jangka waktu pelaksanaan yang disediakan adalah tidak lebih dari 24 bulan (perkiraan mulai
Juli 2016).
Untuk itu LESTARI mengundang lembaga atau organisasi lokal maupun nasional yang
relevan untuk mengajukan aplikasi, dengan kriteria antara lain:
Mampu menunjukkan pengalaman terkait pelibatan masyarakat untuk
mengembangkan dan melaksanakan kesepakatan pengelolaan kolaboratif atau kesepakatan
masyarakat tingkat desa untuk konservasi/praktik pemanfaatan lahan berkelanjutan;
Mampu menunjukkan pengalaman terkait pelibatan masyarakat untuk
mengembangkan inisiatif mata pencaharian berkelanjutan (pengalaman yang relevan dalam
lanskap LESTARI dan integrasi gender dalam pengelolaan hutan akan menjadi nilai tambah).
Memiliki pengalaman bekerja di lokasi lanskap LESTARI.
Batas akhir pengiriman aplikasi adalah: Selasa, 31 Mei 2016. Dokumen kerangka acuan
dan format aplikasi dapat diperoleh dengan mengirimkan email ke rfa.lestari@lestariindonesia.org

http://www.kerja-ngo.com/2016/04/undangan-dana-pra-hibahpengelolaan.html
Undangan Dana Pra-Hibah Pengelolaan Hutan di Banda Aceh, Palangkaraya, Jayapura
& Timika
Undangan Lokakarya Pra-Hibah
LESTARI RFA 004
PENGELOLAAN HUTAN KOLABORATIF DAN PENGEMBANGAN MATA
PENCAHARIAN BERKELANJUTAN
Proyek USAID LESTARI mendukung upaya Pemerintah Republik Indonesia menurunkan
emisi gas rumah kaca (GRK), melestarikan keanekaragaman hayati di ekosistem hutan
dan mangrove yang bernilai biologis serta kaya akan simpanan karbon. Dikembangkan dari
proyek USAID IFACS, LESTARI menerapkanpendekatan lanskap untuk menurunkan emisi
GRK, dengan mengintegrasikan aksi konservasi hutan dan lahan gambut dan strategi
pembangunan rendah emisi (LEDS) di lahan lain yang sudah terdegradasi. Upaya ini bisa
dicapai melalui perbaikan tata guna lahan, tata kelola hutan lindung, perlindungan
spesiespenting, praktik sektor swasta dan industri yang berkelanjutan, serta peningkatan
keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam kegiatan konservasi. Proyek LESTARI
berlangsung dari Agustus 2015 hingga Juli 2020.

Dalam waktu dekat, melalui Undangan Pengajuan Aplikasi Hibah 004, LESTARI akan
mengeluarkan beberapa hibah yang berfokus pada pengelolaan hutan kolaboratif dan
pengembangan mata pencaharian yang berkelanjutan melalui pengembangan
komoditas lokal, dengan mengintegrasikan isu gender di dalamnya. Hibah-hibah tersebut
akan tersedia di semua lanskap LESTARI (Aceh, Kalimantan Tengah dan Papua) dan
mendukung target dan hasil keseluruhan dari proyek LESTARI.
Untuk itu LESTARI mengundang lembaga atau organisasi lokal maupun nasional yang ingin
berpartisipasi dalam program hibah LESTARI untuk hadir dalam Lokakarya PraHibah (LESTARI RFA-004) yang akan dilaksanakan dengan jadwal sebagai berikut:

Banda Aceh
20 April 2016
Palangkaraya
22 April 2016
Jayapura
25 April 2016
Timika
27 April 2016
Waktu: 08.30 17.00
Agenda: Pemaparan kerangka acuan hibah pengelolaan hutan kolaboratif dan
pengembangan mata pencaharian berkelanjutan serta panduan penyampaian aplikasi hibah
LESTARI.
Lembaga yang berminat untuk menghadiri lokakarya ini dapat mendaftar dengan
mengirimkan email ke rfa.lestari@lestari-indonesia.org dengan subyek: LESTARI RFA 004
Lokakarya Pra-Hibah (Nama Kota).
Lembaga yang tidak dapat hadir namun berminat untuk memperoleh kerangka acuan dan
persyaratan pengajuan hibah dapat mengirimkan email ke rfa.lestari@lestari-