Anda di halaman 1dari 3

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

PENILAIAN KINERJA PROFESIONAL

Jl. Nangka No. 4

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

Matawai
DITETAPKAN OLEH
DIREKTUR RSU IMANUEL
SUMBA
PROSEDUR TETAP

1 JANUARI 2015

dr. DANNY CHRISTIAN


1.

PENGERTIAN :

1.

Daftar penilaian Kinerja adalah suatu daftar yang


memuat hasil penilaian pelaksanaan pekerjaan
dalam jangka waktu 1 tahun/masa kontrak yang
akan dgunakan untuk evaluasi kenerja sebagai

2.

dasar perpanjangan kontrak


Pejabat penilaian adalah atasan langsung dari
pegawai yang dinilai dalam hal ini kepala
ruangan,kepala instalasi, kepala bagian/bidang,
kepala seksi dan kepala sub bidang.

3.

4.

TUJUAN

1. Pembinaan dan pengawasan di RSU Imanuel

KEBIJAKAN :

2. Rencana pegembangan SDM


3. Pelatihan dan peningkatan pendayagunnaan sesuai
tugas dan fungsinya
4. Memperoleh bahan-bahan pertimbangan yang
obyektif dalam pembinaan pegawai
1.
Undang-undang No.32 tahun 1996
2.

tentang Tenaga Kesehatan


Undang-undang nomor 13 tahun 2003

3.

tentang Ketenagakerjaan
Keputusan Menteri dalam Negeri no.1
thun 2002 twntang Pedoman Susunan
Organisasi dan Tata kerja Rumah sakit

4.

daerah.
Keputusan menkes
No.850/MENKES/SK/V/2000 tentang
kebijakan pemgembangan Tenaga

5.

kesehatan tahun 2000-2010


Peraturan Menteri Kesehatan republik
Indonesia No.
1199/MeNKES/PER/X/2004 tentang
pedoman Pengadaan Tenaga Kesehatan
dengan Perjanjian Kerja di sarana

5.

Prosedur

1.

Pelaksanaan

2.
3.

4.
5.

Kesehatan Milik Pemerintah.


Bidang SDM menyampaikan kepada Unit Kerja
yang meliputi Instalasi /bidang/ bagian formolir
Daftar Penilaian Kinerja (DPK) untuk dapat
dilakukan penilaian atas pegawai yang bertugas
di Unit Kerja tersebut paling lmbat 7 hari kerja
setelah formolir DPK diterima
Formolir DPK di buat rangkap 2 Lembar dengan
ketentuan 1 lembar untuk pegawai dan 1 lembr
untuk Bidang SDM.
Hasil penilaian harus disampaikan kepada
pegawaai yang bersangkutan dan apabila
disetujui maka atasan langsung dan pegawai yang
bersangkutan menandatangani formolir DPK
tersebut u ntuk selanjutnya di sampaikan kepada
Atasan Pejabat Penilai (APP).
Selanjutnya DPK yang telah ditandatangani APP
disampaikan kepada bidng SDM untuk mendaat
verifikasi dan penetapan hasil penilaian DPK.
Apabila pegawai berkeberatan dengan hasil ng
dapat mengajukan keberatan dengan
menyampaikan isi penilaian isi keberatan dan
pada kolom yang telah disediakan dalam
formolir DPK

6. Penilaian DPK yang mengandung unsur


keberatan dari pegawai harus diketahui oleh APP
dan selanjutnya diserahkan kepada bidang SDM.
7. Selanjutnya keberatan dari pegawai akan

diperiksa oleh bidang SDM untuk mendapat


pertimbangan.
8. Penandatanganan perpanjangan kontrak kerja
dilakukan apabila biang SDM sudah memperoleh
hasil DPK yang sudh ditandatangani dan
disetujui oleh smua pihak.
9. Hasil penilaian kinerja dicamtumkan pada
kontrak sebagai dasar pertimbangan
perpanjangan kontrak kerja pegawai dengan
sebutan Baik Sekali, Baik, Cukup, Kurang atau
Kurang Sekali
10. Tata cara penilaian adalah peniliaan DPK
dinyatalan dengan sebutan angka dengan
kategorisasi sebagai berikut
No
1
2
3
4
5

Sebutan
Sangat baik
Baik
Cukup
Kurang
Kurang Sekali

Angka
91 s/d 100
76 s/d 90
61 s/d 75
51 s/d 60
< 50