Anda di halaman 1dari 18

Anggota Kelompok 3

Angga Farid Firmansyah


Afif Tri Atmoko
Hersikma Dita
Fuad
Herman
Yopi
Azizah
Tinta
Mahardika
Fitri

Sejarah Perkembangan
keperawatan di Indonesia

MASA SEBELUM KEMERDEKAAN


ZAMAN VOC (1602 1799)
Masa Pem.Kolonial Belanda
Perawat berasal dari
penduduk pribumi Verpleger dng dibantu zieken
oppaser sebagai penjaga orang sakit
Th.1799 didirikan RS BINNEN HOSPITAL di Jkt
Usaha Pem Belanda
membentuk Dinas Kesehatan
Tentara & Dinas Kesehatan Rakyat.
Daendels juga mendirikan RS di Semarang & Suraba ya
dampak thd perkembangan profesi tidak ada

ZAMAN PENJAJAHAN BELANDA I


( 1799 - 1811 )

Tahun 1596 Cornelis De Houtman


adalah orang Belanda pertama yang
datang ke Indonesia pada zaman
penjajahan.

ZAMAN PENJAJAHAN BELANDA II


( 1816 1942 )
Th.1819 didirikan

RS STADSVERBAND di Glodog Jkt


Th.1919 dipindahkan ke RSCM Salemba
Kurun waktu 1816 1942 berdiri RS Swasta milik
misionaris katolik & Zending Protestan

RS Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Cikini Jakarta Pusat


RS ST Carolus Salemba Jakarta Pusat
RS St Boromeus Bandung
RS Elisabet Semarang

ZAMAN PENJAJAHAN INGGRIS


(1811 1816 )
Jenderal Inggris RAFFLES
sangat memperhatikan Kesehatan Rakyat
semboyan KESEHATAN ADALAH MILIK
MANUSIA
Berbagai upaya untuk memperbaiki Derajat
Kese hatan Penduduk Pribumi :
Mengadakan pencacaran umum
Membenahi cara perawatan klien jiwa
Memperhatikan dan perawatan para tahanan
Gubernur

Th.1906 RS PGI

Cikini menyelenggarakan
pendidikan Juru Rawat
Th. 1912 RSCM juga mendirikaan Juru Ra wat
Th. 1875 didirikan RS Jiwa Lawang (terbe sar
di Asia Tenggara
Kapasitas 3300 TT.

ZAMAN PENJAJAHAN JEPANG


( 1942 1945 )
Keperawatan

mengalami kemunduran

ZAMAN KEGELAPAN
Perawat adalah Tenaga tidak terdidik
Obat-obatan sangat kurang
timbul wabah penyakit

ZAMAN KEMERDEKAAN
( 1945 1961 )
Th.1952

didirikan Sekolah Perawat , Seko lah


Guru Perawat & Sekolah Perawat se tingkat
SMP
Th.1962 Pendidikan Keperawatan Profesio nal
mulai didirikan Akper Depkes Jakarta ,
Ujung Pandang, Bandung & Palembang
Th. 1949 Pembangunan Kesehatan dimulai
RS & Balai Pengobatan mulai dibangun.

Th.1994

didirikan PSIK Unpad


Th.199Th.1985 didirikan PSIK I di FKUI
8 didirikan PSIK UGM
Th.1999 didirikaan PSIK Unair , USU ,
UNIBRA , UNHAS , UNDIP , STIK ST
Carolus dst

Penjaga orang sakit (POS/zieken


oppasser)
Sejak

masuknya Vereenigge oost Indische Compagine


di Indonesia mulai didirikan rumah sakit Binnen
Hospital (1799)
tenaga kesehatan yang melayani adalah para dokter
bedah, tenaga perawat diambil dari putra pertiwi.
Tugas perawat pada saat itu adalah memasak dan
membersihkan bagsal (domestik work), mengontol
pasien, menjaga pasien agar tidak lari/pasien
gangguan kejiwaan

Model keperawatan Vokasional


(abad 19)
Berkembangnya

pendidikan keperawatan
non formal, pendidikan diberikan melalui
pelatihan-pelatihan model vokasional dan
dipadukan dengan latihan kerja.

Model keperawatan kuratif


(1920)
Pelayanan

pengobatan menyeluruh bagi


masyarakat dilakukan oleh perawat seperti
imunisasi/vaksinasi, dan pengobatan penyakit
seksual.

Keperawatan semi profesional


Tuntutan

kebutuhan akan pelayanan kesehatan


(keperawatan) yang bermutu oleh masyarakat,
menjadikan tenaga keperawatan dipacu untuk
meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan
dibidang keperawatan.
Pendidikan-pendidikan dasar keperawatan
dengan sistem magang selama 4 tahun bagi
lulusan sekolah dasar mulai bermunculan

Keperawatan preventif
Pemerintahan

belana menganggap perlunya hygiene dan


sanitasi serta penyuluhan dalam upaya pencegahan dan
pengendalian wabah, pemerintah juga menyadari bahwa
tindakan kuratif hanya berdampak minimal bagi
masyarakat dan hanya ditujukan bagi mereka yang sakit.
Pada tahun 1937 didirikan sekolah mantri higene di
Purwokerto, pendidikan ini terfokus pada pelayanan
kesehatan lingkungan dan bukan merupakan pengobatan.

Menuju keperawatan profesional


Sejak Indonesia merdeka (1945) perkembangan keperawatan mulai
nyata dengan berdirinya sekolah pengatur rawat (SPR) dan sekolah
bidan di RS besar yang bertujuan untuk menunjang pelayanan
kesehatan di rumah sakit.
Pendidikan itu diberuntukan bagi mereka lulusan SLTP ditambah
pendidikan selama 3 tahun, disamping itu juga didirikan sekolah
bagi guru perawat dan bidan untuk menjadi guru di SPR.
Perkembangan keperawatan semakin nyata dengan didirikannya
organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia tahun 1974.

Keperawatan profesional
Melalui lokakarya

nasional keprawatan dengan kerjasama


antara Depdikbud RI, Depkes RI dan DPP PPNI, ditetapkan
definisi, tugas, fungsi dan kompetensi tenaga perawat
professional di Indonesia.
Diilhami dari hasil lokakarya itu maka didirikanlah
akademi keperawatan, kemudian disusul pendirian PSIK
FK-UI (1985) dan kemudian didirikan pula program
paska sarjana (1999).