INFORMASI PEMROGRAMAN DELPHI

Informasi Pemrograman Delphi

i

Delphi adalah salah satu tool memberikan kemudahan

pemrograman visual yang programmer untuk

kepada

membangun perangkat lunak. Borland Delphi didukung oleh supplier pihak ketiga yang menyediakan komponen-komponen yang dibutuhkan oleh para programmer. Delphi merupakan tool pemrograman yang menganut event drivent konsep, dimana programmer dalam membangun program tinggal merespon pada event dari komponen yang di kehendaki. Tetapi juga Delphi menyediakan console, vcl untuk pemrograman terstruktur. Delphi juga memberikan kemudahan dalam mengakses basis data dan pembuatan laporan. Banyak sekali yang dapat diungkapkan dari Delphi, tetapi pada modul ini, yang akan dibahas adalah : IDE, Mendesain Sebuah Form, Konsep Event Drivent, Variable, Constanta, Type Record, Statement Percabangan, Statement Perulangan, Konsep DataBase, Pemrograman Database dan Pembuatan Laporan. Penyajian modul ini adalah mini konsep dan banyak latihan, karena modul ini merupakan modul praktek dan merupakan pelengkap dari materi perkuliahan pemrograman visual.

Informasi Pemrograman Delphi

ii

Daftar isi
Pengantar Daftar Isi Modul I : Cara Bekerja Delphi Integrated Developent Environment Mendesain Sebuah Form Konsep Event Driven Variable, Konstanta dan Type Record Struktur Dasar Selection Struktur Dasar Loop : Bekerja Dengan Banyak Form Pemrograman Basis Data (Beck End) Pemrograman Basis Data (Front End) Structure Query Laguage Report Modul II : Modul III : Modul IV : Modul V : Modul VI : Modul VII : Modul VIII Modul IX : Modul X : Modul XI : Modul XII :

Informasi Pemrograman Delphi

iii

dfm File. Anda hanya bekerja pada Form1 secara Visual.dfm) untuk mendefinikan apa yang anda lakukan. Informasi Pemrograman Delphi 1 . Delphi akan membuat (pseudo) code (dalam Unit1. Secara Ini normal.dpr file (file proyek anda)  Delphi meminta program yang ada dalam proyek tersebut dan file dpr memberikan sbb : uses Forms..pas’ {Form1}. Unit1 in ‘Unit1.  Delphi menterjemahkan Visual Components (Buttons..dfm) yang mendefinisikan bagaimana dibentuknya form dan komponennya termasuk juga propertinya.MODUL I CARA DELPHI BEKERJA Apakah Delphi itu?  Delphi (IDE) adalah sebuah Visual Interface antara Anda (the User) dan Komputer anda (yang berjalan diatas Windows ). Saat anda menambahkan Components pada Form1 dan merubah nilai properti. ANDA TIDAK bahasa DIHARAPKAN pemrograman MENGUBAHNYA Visual (Visual Unit1. yang dinamakan Programming) Saat anda mengkompilasi program. Panels.) yang ada pada Form kedalam sebuah kode-kode komputer (pseudo in Unit1. apa yang terjadi?  Delphi akan memanggil file .

dpr file memberikan sbb : begin Application.Initialize. Delphi meminta.Initialize. Form1). FILE yang ada dalam Delphi: 1) *.dpr adalah file proyek yang dibuat berisi program kecil • mendefinisikan Unit yang ada dalam file proyek • menginisialisasi data • membangun form • menjalankan aplikasi uses Forms. Application.CreateForm(Tform1.pas’ {Form1}. untuk : 2) *. begin Application. end.CreateForm(Tform1. bisa terdiri satu atau banyak file 3) *. Unit1 in ‘Unit1.Run. Apa yang dilakukan pertama kali ? . bisa terdiri satu atau banyak file Informasi Pemrograman Delphi 2 .pas adalah unit-unit (pascal code file).Run.dfm adalah file definisi Form (special pseudo code file). Form1). Application. Application. end. Application.

Height = -11 Font.Color = clWindowText Font.Style = [] PixelsPerInch = 96 TextHeight = 13 object Button1: Tbutton Left = 176 Top = 116 Width = 75 Height = 25 Caption = ‘Button1’ TabOrder = 0 end end MODUL II Informasi Pemrograman Delphi 3 .Name = ‘MS Sans Serif’ Font.Charset = DEFAULT_CHARSET Font.object Form1: Tform1 Left = 200 Top = 108 Width = 696 Height = 480 Caption = ‘Form1’ Font.

INTEGRATED DEVELOPMENT ENVIRONMENT Tampilan utama interface Delphi terdiri dari beberapa bagian yang kesemuanya merupakan bagian yang saling mendukung. Misalnya. 2. tempilan tersebut disebut dengan IDE. speed menu terdiri dari perintah yang sering digunakan. Speed Toolbar adalah untuk memudahkan pemrogram dalam menyelesaikan programnya. segala kebutuhan untuk menunjang pemrograman dapat ditelusuri dari menu bar. IDE dalam Delphi adalah sebagai berikut : Componen Palete Form Design Code Editor Menu bar Speed Toolbar Object Inspector Kegunaan masing-masing bagian adalah: 1. project dan lain-lain. seperti : menyimpan Informasi Pemrograman Delphi 4 . menyimpan unit. Menu bar adalah untuk membantu pemrogram dalam menyelesaikan desain sistem (program).

seperti: label. Object Inspector adalah bagian Delphi yang berisi Properti dari suatu komponen yang sedang aktif. mengganti tampilan dari desian form ke kode editor dasn sebaliknya. MaskEdit. komponen dalam katagori ini adalah : TabControl. 4. ImageList. PageControl. unit. Win32 yaitu kumpulan untuk pemrograman 32 bit. komponen dalam katagori ini diantaranya: BitBTn. System. dan kumpulan Event yang dapat dilakukan terhadap suatu komponen. Componen Palete adalah bagian dari Delphi yang menyediakan kumpulan komponen yang dapat digunakan dalam mendesain form. DatAccess. Form Design adalah tempat dimana pemrogram melakukan aksinya untuk menampilkan interfacing anatar user dan komputer. b. Standard yaitu komponen yang sering digunakan. Ado dan lain-lain. Componen Palete ini terbagi berdasarkan katagori tersediri. UpDown dan lain-lain d. Pada form inilah komponen-komponen dari Component Palete diletakan. 5. melihat unit yang ada dalam project dan lain-lain. Informasi Pemrograman Delphi 5 . diantaranya: a. edit. SpeedButton. Code Editor adalah sisi belakang dari sebuah sistem. Aditional yaitu kmponen yang merupakan tambahan dari katagori standard. StringGrid dan lain-lain c. menjalankan program. 6. button dan lain-lain. ProgressBar.project. Dia berisi koe-kode program yang berkaitan dengan suatu raksi terhadap event dari suatu komponen. 3. DataControl.

Dan event adalah suatu kejadian yang dapat dikenakan terhadap object: bagian event adalah seperti berikut: Informasi Pemrograman Delphi 6 .Object Inspector Class atau type data Nama Object yang sedang aaktif Cetakan yang akan ditampilkan diform Nama Object yang akan digunakan dalam pemrograman object inspector adalah suatu bagian dari IDE untukmengatur properties dari suatu object dalam moda design time. Item yang ditunjuk adalah item-item yang sering diubah. Dalam object inspector terdapat dua bagian. yaitu : properties kegunaannya untuk mengatur properties dari suatu object.

Edit : digunakan untuk alat input data dan juga dapat digunakan untuk menampilkan data di layar Button : digunakan sebagai tombol perintah misalnya untuk tombol Proses dan lain-lain Checkbox hobby Radiobutton : digunakan sebagai pilihan dimana pilihan tersebut hanya dapat dipilih jenis kelamin satu pilihan saja. biasanya tulisantulisan yang tidak akan diproses lebih lanjut. misalnya Informasi Pemrograman Delphi 7 .Nama Class Salah satu kejadian yang dapat dikenakan pada object tersebut Nama Object Beberapa komponen yangsering digunakan dalam mata kuliah ini: Label: digunakan sebagai alat Output. misalnya : digunakan sebagai pilihan dimana pilihan tersebut dapat dipilih lebih dari satu pilihan.

seperti close. Listbox tidak dapat diinput secara interaksi langsung Combobox: merupakan perpaduang antara edit dan listbox. Main Menu : digunakan untuk membuat menu fulldown PopUp Menu : digunakan untuk membuat popup menu Image : digunakan untuk menamplikan gambar Informasi Pemrograman Delphi 8 .Listbox : digunakan untuk mendaftar sesuatu yang lebih dari satu. dengan demikian combobox dapat diisi secara langsung atau dari pilihan daftar yang tersedia Groupbox : digunakan untuk mengelompokan komponen kedalam suatu kotak Radiogroup : digunakan untuk mengelopokan Radiobutton kedalam suatu kotak dan dapat diakses dengan mengunakan index Panel : digunakan sebagai landasar untuk komponen lainnya. tetapi bitbtn dan lain-lain dapat digunakan untuk keperluan khusus. Panel digunakan untuk mempercantik tampilan Bitbtn ignore : hampir sama dengan button.

Datasource : Digunakan untuk koneksi ke table yangtelah ditunjuk oleh komponen tabel Table : digunakan untuk koneksi ke database. biasanya melalui nama alias query : digunakan untuk menyaring informasi dari tabel Database: digunakan untuk koneksi ke database DBGrid . Masih banyak lagi komponen yang dapat digunakan oleh mahasiswa untuk lebih memperdalam bahasa pemrograman Delphi. Untuk hal itu silahkan belajar sendiri dengan komponen tersebut. Informasi Pemrograman Delphi 9 . digunakan untuk menampilkan data dari table dalam bentuk sheet DBNavigator : digunakan untuk menelusuri tabel DBEdit : digunakan untuk menampilkan data dari table.

Delphi menyediakan Object Inspector. Programmer dapat mendesain output dari suatu program. Setiap katagori terdiri dari beberapa komponen (object) yang dapat ditempelkan pada form. yang berfungsi untuk mendefinisikan nilai atau atribut suatu komponen. kemudian merancang yang menjadi input. selain Component Palete. Untuk keperluan tersebut Delphi menyediakan suatu TOOLS yang disebut Component Palete yang terdiri beberapa katagori. apa yang menjadi output dan megaimana proses yang terjadi. Pada awalnya setiap komponen memiliki nilai standard masingmasing. tugas pemrogram adalah apakan nilai standard tersebut akan diganti atau tidak. Informasi Pemrograman Delphi 10 .MODUL III MENDESAIN SEBUAH FORM Dalam pemrograman visual ada pembalikan kaidah pemrograman jika dibandingkan dengan kaidah pemrograman non-visual.

a. dan form adalah alat antarmuka antara sistem dan pemakai. pilih salah satu komponen dari kompunen palete sehhingga komponen tersebut seperti dipijit Komponent yang dipilih Informasi Pemrograman Delphi 11 .Nilai standars dari komponen form Mendesain Sebuah Form Form adalah tempat dimana komponen tetempelkan. Ada beberapa cara untuk mendesainsebuah form: 1.

c. Komponen yang sedang dipilih Merapikan Komponen Pengaturan letak komponen terkadang sangat sulit agar supaya terlihat rapi. dan lain-lain Informasi Pemrograman Delphi 12 . a. bawa pointer mouse pada form dimana komponen tersebut akan diletakan. c. Klik ganda tombol mouse kiri pada komponen yang akan ditempelkan Komponen tersebut akan tertempel pada form ditengah-tengah form. perapian komponen 4. dan ubahkan propertiesnya sesuai kebutuhan juga.b. Pindahkan posisinya sesuai kebutuhan. jika dilakukan secara manual. ukuran kompnen 2. Untuk keperluan perapian tersebut Delphi menyediakan sarana yang mengenai: 1. b. pemrogram dapat mengganti properties dari komponen tersebut pada item yang ingin diubah pada Object Inspector. kemudian klik dan drag tombol mouse kiri membentuk sebuah kotak sebesar ukuran komponen yang diinginkan. Pada saat komponen tersebut dipilih. 2. spasi antara komponen 3.

option yang tersedia. pilih semua komponen yang akan diubah ukurannya dengan syarat hasilnya semua ukuran dari komponenyang dipilih adalah sama. 4. klik kanan pilih size. tidak ada perubahan b.Merubah ukuran komponen secara general 1. 2. pilih option yang dikehendaki. jika option telah dipilih. klik tombol OK Informasi Pemrograman Delphi 13 . apakah akan merubah pajang atau tinggi. merubah semua ukuran komponen yang terpilih secara manual e. merubah semua ukuran komponen yang terpilih sama dengan ukuran kmponen tang terkecil c. adalah: a. merubah semua ukuran komponen yang terpilih sama dengan ukuran kmponen tang terbesar d. maka akan muncul kotak dialog sebagai berikut: 3.

Sebelum diubah ukurannya. maka akan muncul kotak dialog sebagai berikut: 3. option yang tersedia. klik kanan pilih align. tidak ada perubahan b. rata kanan e. tengah-tengan window Informasi Pemrograman Delphi 14 . rata kiri c. ukurannya Setelah diubah Merubah perapian komponen 1. rata tengah d. pilih semua komponen yang akan diubah perapiannya 2. adalah: a. jarak antar komponen sama f. pilih option yang dikehendaki 4.

sebelum dirapi kan setelah dirapikan Informasi Pemrograman Delphi 15 .

Cara membuat suatu event dari object adalah: 1. hasilnya adalah : Informasi Pemrograman Delphi 16 . Manipulasi seperti ini harus menggunakan prosedur. onenter) ada reaksi (suatu program yang dibuat oleh pemrogram untuk menanggapi jika salah satu event pada suatu object). pemrogram tidah haus membuat kode program untuk setiap event.MODUL IV KONSEP EVENT DRIVEN Pemrograman dan memiliki visual kelakuan merupanan (Method). pemrograman Untuk mengolah yang atau berorientasi pada Object. Tetapi hanya event-event yang akan dipakai dalam suatu program sjan yang ditanggapi. Pilih object yang akan dibuat event-nya 2. Istilah aksi dan reaksi itu dikenal dengan event drivent. Ker\dua: pada saat program dijalankan. Klik ganda pada even yang dikehendaki 4. pemrogram dapat melakukannya dengan dua cara. Selain karakteristik object juga memunyai kelakuan (event) artinya kalakuan apa saja yang dapat dikenakan pada object tersebut. object yang ditempelkan pada form tersebut dapat dimanipulasi karakteristiknya melalaui jendela Object Inspector. yaitu : pertama pada saat mendesain form. Hasil dari event-m drivent adalah sebuah prosedur. Setiap Object memiliki karakteristik memanipulasi karakteristik suatu object. misalnya object Button memiliki event onclick. Pilih tabulasi Event pada kotak Object Inspector 3. onenter dan lain-lain. Hal tersebut diatas dapat diartikan ada aksi (onclick. Dengan adanya event tersebut.

Delphi dalam hal ini memberikan kemudahan dengan wizard-nya.Object Prosedur yang tercipta Event yang akan ditanggapi Dalam kode program yang tercipta adalah: Nama class dari form yang aktive Parameter Nama Event Nama Object Bagian tubuh dari prosedur tempat pemrogram membuat kode program untuk menanggapi event Bagian tubuh prosedur. Informasi Pemrograman Delphi 17 . adalah tempat membuat kode program guna menenggapi event dari object tersebut. Pemrogram hanya mengetikan nama object dan titik. maka Delphi akan menampilkan semua properties dan method yang dimiliki oleh object tersebut.

Dalam tubuh prosedur. Yang kita oleh adalah unit. Application.pas' {Form1}. Hasilnya adalah: Form1. kemudian ketikan titik. Untuk membuat judul form . Jika program dijalankan. judul form berubah menjadi ‘Latihan Satu’. dan project merupakan kumpulan unit-unit seperti : program Project1. ketikan form1 ( akan mengganti judul form dengan tulisan tertentu). Nama Program Bagian uses untuk memanggil unit1 Unit1 in 'Unit1.Initialize. {$R *. properties yang harus diganti adalah Caption.Caption=’Latihan Satu’. pindahkan baris active ke tulisan caption kemudian tekan spacebar pada keyboarxd. pada saat tombol button dilkik.RES} begin Application. maka baris active pada wizard akan mengarah pada baris yang huruf awalnya c.CreateForm(TForm1. Program yang terbentuk dalam pemrograman Delphi terdiri dari project dan unit. maka akan muncul wizard seperti terlihap pada gambar. Form1). uses Forms. Kecikan c.Contohnya prosedur didalam gambar tercipta untuk menangapi jika onject button diklik. Bagian utama Informasi Pemrograman Delphi 18 .

Dialogs. Messages.Application.prosedur lokal Untuk deklarasi variable. Forms. Class form procedure Button1Click(Sender: TObject).DFM} Untuk deklarasi variable Informasi Pemrograman Delphi 19 . StdCtrls.prosedur public var Form1: TForm1. Sedangkan unit-unit dalam Delphi strukturnya adalah: unit Unit1. Object yang ditempel pada form Prototype prosedur Untuk deklarasi variable. implementation {$R *. private { Private declarations } public { Public declarations } end.Run. Graphics. interface uses Nama Unit Digunakan untuk memanggil Windows. diperlukan type TForm1 = class(TForm) Button1: TButton. munit klain yang Controls. SysUtils. end. Classes.

Tubuh dari prosedur Informasi Pemrograman Delphi 20 .procedure TForm1. end. end. begin Form1.Button1Click(Sender: TObject).

sehingga tidak akan dibahas disini. Permasalahannya. Alat penampuny suatu nilai disebut dengan variable. TYPE RECORD Pembuatan program kadang memerlukan suatu tempat sementara untuk menampung suatu nilai untuk perhitungan selanjutnya atausebelum disimpan. Setiap variable memiliki type data. jika bersifat global. Letak pendeklarasian tergantung pada sifat dari variable tersebut. variable dideklarasikan dibaeah type dan jika bersifat lokal. Variable dapat bersifat global artinya dapat dipakai diseluruh program atau dapat bersifat lokal artinya variable tersebut hanya hidup dalam suatu prosedur atau fungsi saja. Untuk mendeklarasikan suatu variable. variable dideklarasikan dalam prosedur atau fungus sebelum begin.MODUL V VARIABLE. setelah keluar dari prosedur atau fungsi maka variable tersebut tidak dikenal. Informasi Pemrograman Delphi 21 . maka orang tersebut mengerti alur dari program tersebut. sintaknya adalah: Var nama_variable : type data. misalnya ada suatu rumus yang memerlukan suatu angka sebagai elemen dari rumus tersebut dan angka tersebut sering digunakan. CONSTANTA. Salah satu cirri program yang baik adalah tidak ada angka didalamnya. Program yang baik adalah program yang jika dibaca oleh orang lain. assumsi penulis Mahasiswa telah mengenal berbagai type data pada mata kuliah sebelumnya.

Pada dasarnya setiap terjadi penciptaan form. dan nama tersebut bersifat tetap selama program berjalan. Yang didalam type form tersebut terdiri dari object yang ditempelkan pada form tersebut. Sintak mendeklarasikan type adalah: Type nama tipe = class type Deklarasi object End. Seperti variable konstanta dapat bersifat global dan bersefat lokal. button dan lain-lain. Delphi menciptakan type dara form yang merupakaan turunan dari class TForm. Diluar itu pemrogram dapat menciptakan type data sendiri misalnya tipe record atau tipe data yang lain. Deklarasi konstanta adalah : Const nama_konstanta := nilai. Sedangkan deklarasi type record adalah: Informasi Pemrograman Delphi 22 . edit. tetapi kadang-kadang pemrogram membutuhkan suatu type data ciptaannya sendiri untuk mendukung programnya. sepertu label. Delphi telah menyediakan type data standard seperti intger. maka angka tersebut diberi nama. Jadi konstanta bernilai tetap selama program berjalan. real dan lain-lain.Untuk menangani hal tersebut. Nama seperti diatas disebut dengan konstanta.

type nama_type = record deklarasi variable. end. Informasi Pemrograman Delphi 23 .

Contoh deklarasi type type TForm1 = class(TForm) Label1: TLabel. Contoh: Informasi Pemrograman Delphi 24 . dengan deklarasi type tersebut kita telah mempunyai tipe data yang baru. dengan demikian kita dapat mendeklarasikan variable terhadap type date tersebut. end. Edit1: TEdit. private { Private declarations } public { Public declarations } end. Contoh deklarasi type record type TPoint = record X : Single. Button1: TButton. Y: Single.

Var Point: Tpoint. Form1:Tform1. Informasi Pemrograman Delphi 25 .

Write(Z). Pernyataan sequensial adalah pernyataan setandard artinya pernyataan yang akan dieksekusi secara berturut-turut. Dari kumpulan pernyataan tersebut. Materi yang akan dibahas pada bagian ini adalah : 1. pernyataan X:=2 akan dieksekusi pertama kemudian pernyataan yang ada dibawahnya dan seterusnya sampai pernyataan terakhir yaitu write(Z).. Contoh: X:=2. Pernyataan perulangan Pernyataan sequensial Program adalah seatu kumpulan pernyataan yang akan dieksekusi secara terurut dari pernyataan yang pertama sampai pernyataan yang terakhir. Pernyataan sequensial 2.MODUL VI STATEMENT DASAR SELECTION Ada tiga bahasan penting dalam pemrograman. Z:=X*Y. Yang merupakan dasar dari penguasaan pemrograman itu sendiri. Informasi Pemrograman Delphi 26 . Y:=8. Pernyataan percabangan 3.

maka harus diawali dengan Begin dan diekhiri dengan End. diantaranya adalah:   pernyataan IF pernyataan Case Pernyataan IF Pernyataan IF digunakan untuk mencabang urutan eksekusi sesuai kondisi yang ada. Sintaknya adalah If Kondisi then Pernyataan jika kondisi memenuhi. Ada beberapa pernyataan percabangan. Jika pernyataan lebih dari satu baris. yaitu: IF…Then. Pernyataan yang memungkinkan pelompatan eksekusi disebut pernyataan percabangan.Pernyataan Percabangan dalam suatu program tidak hanya terdapat tetapi pernyataan loncat pada sequensial saja tetapi kadang kala ada pernyataan yang tidak mengeksekusi pernyataan berikutnya pernyataan yang ada pada baris tertentu sesuai dengan kondisi saat itu. Contoh : Informasi Pemrograman Delphi 27 . Ada beberapa macam pernyataan IF.

Sintaknya adalah If kondisi then Pernyataan jika kondisi memenuhi Else Pernyataan jika kondisi tidak memenuhi. Jika pernyataan lebih dari satu baris. Dengan pernyataan If tersebut maka pernyataan diantara Begin dan End hanya akan dieksekusi jika x>90. Contoh: If x > 90 then Informasi Pemrograman Delphi 28 . dan jika x<=90 maka eksekusi berikutnya adalah pada pernyataan setelah end. Y End. maka harus diawali dengan Begin dan diekhiri dengan End. Pernyataan setelah then tidak boleh diakhiri dengan titik koma.If x>90 then Begin Hasil := (x+5)*y. IF … Then … Else := y-10.

Y:=y-10. End.begin Hasil:=x + y –5. Sintaknya adalah : If kondisi then If kondisi then Pernyataan benar Else Pernyataan salah2 Else Pernyataa salah1. Atau If kondisi then Pernyataan benar1 Else If kondisi then Pernyataan benar2 Informasi Pemrograman Delphi 29 . End Else begin Hasil:=x – y + 5 Y := y-10. jika ada suatu kondisi yang meiliki banyak kemungkinan. Pernyataan If juga hanya menampung dua kondisi yaitu benar atau salah. pernyataan IF dapat menanganinya dalam bentuk If bersarang atau If dalam If.

end. Pernyataan If tyangterakhir dapat disederhanakan dengan menggunakan pernyataan Case Pernyataan Case Pernyataan Case adalah untuk menyelseaikan kemungkinan yang lebih dari dua. Case kondisi2 : Pernyataan2. • • • else pernyataan jika salah. Informasi Pemrograman Delphi 30 . Karena pernyataan If hanya menampung dua kemungkinan. misalnya konversi bulan dalansatu tahun (1 adalah januari. Sintaknya adalah .Else If kondisi then Pernyataan benar3 Else Pernyataan salah. jika ada N kemungkinan maka jumlah if adalah N-1. Case kondisi of Case Kondisi1: Pernyataan1. 2 adalah pebruari danseterusnya).

.5: Caption := 'Low'. 0.99: Caption := 'Out of range'. 6. Informasi Pemrograman Delphi 31 .9: Caption := 'High'. else Caption := ''.. case I of 1..Contoh read (I). 10. end.

MODUL VII STETEMENT DASAR LOOP
penyataan perulangan adalah pernyataan yang memungkinkan suatu eksekusi yang berulang pada suatu pernyatan. Ada beberapa pernyataan perulangan adalah sebagai berikut: 1. Penyataan For 2. Pernyataan While 3. Pernyataan Repeat Pemrogram harus jeli memilih pernyataan perulangan ini, kapan harus menggunakan pernyataan For, kapan menggunakan pernyataan While dan kapan menggunakan pernyataan Repeat. Secara garis besar ada dua katagori pernyataan perulangan yaitu perulangan yang yang sudah tentu jumlah perungangannya dan perulangan yang keluar dari perulangan berdasarkan kondisi tertentu. Sehingga jumlah perulangannya tidak diketahui. Perulangan yang jumlah perulangannya sudah tentu adalah : FOR … DO dan perulangan yang berdasarkan kondisi adalah While dan Repeat

FOR…DO

Sintaknya adalah : For Counter:=Awal to Akhir do Pernyataan yang diulang;

Informasi Pemrograman Delphi

32

Perulangan ini bersifat increment adrinya dimulai dari counter yang kecil sampai batas dimana batas akhir lebbih besar dari batas akhir-1. jika ingin melakukan perulangan menurun, maka sintaknya adalah: For Counter:= Awal DownTo Akhir do Pernyataan yang diulang; Dimana Counter adalah variable pencacah Awal adalah batas awal dan akhir adalah batas akhir perulangan, dengan mengetahui batas awal dan atas akhrnya maka jumlah perulangan adalah akhir-awal. Contoh: Hasil=0; For I:=1 to 10 do Hasil:=hasil+I; Program tersebut untuk menghitung

1+2+3+4+5+6+7+8+9+10 yang disimpan pada variable hasil.

While … Do

Berbeda dengan For … Do, jumlah perulangan pada while tidah diketahui. Eksekusi akan keluar dari perulanga jika suatu kondisi tidak terpenuhi. Jadi pernyataan While akan melakukan perulangan selama keadaan atau kondisi benar.

Informasi Pemrograman Delphi

33

Sintaknya adalah : While Kondisi Do Pernyataan yang diulang; Dengan sintak seperti itu, jumlah minimum perulangan adalah NOL. Pernyataan for jika dikonversi ke While menjadi : counter :=Awal; while counter <= Akhir do begin Pernyataan yang diulang; Counter:=Counter+1; end;

Contoh: Awal:=1; Counter:=Awal; While Counter<=Akhir do Begin Hasil:=Hasil+Awal; Counter:=Counter+1; End;

Repeat

Informasi Pemrograman Delphi

34

Perulangan akan terjadi selama kondisi salah. Sintak pernyataan Repeat adalah : Repeat Pernyataan yang diulang. Informasi Pemrograman Delphi 35 .Pernyataan Repeat hampir sama dengan pernyataan While tetapi jumlah minimum perulangan adala SATU karena pengujian dalam pernyataan Repeat berada diakhir. Until kondisi.

adalah sebagai berikut: 1. sistem Untuk di dunia nyata atau kebanyakan program terdiri dari banyak form sebagai unit dan dikoordinasikan menu File> Form.MODUL VIII BEKERJA DENGAN BANYAK FORM Dalam pembuatan program form atau utama. Informasi Pemrograman Delphi 36 . pengaktifan form lain dari suatu form. atau klik tool oleh membuat menambah form ke dalam aplikasi adalah dengan cara pilih Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam program dengan banyak form. dan hasilnya form yang aktif akan selalu on top. 2.close. <nama form>. perintah ini digunakan untuk mengaktifkan form. Pengaktifan form dapat dilakukan dengan perintah: 1.showmodal.show. penutupan form saat tidak diperlukan lagi. <nama form>. perintah ini untuk mengaktifkan form. Sedangkan untuk menutup sebuah form untuk kembali ke form pemanggil dalat dilakukan dengan perintah: <nama form>. dan hasilnya from yang aktif dapat didesible untuk kebali mengaktifkan form yang ada di belakangnya. 2.

Contoh Berikut adalah form-form dalam sebuah project: Form Utama: Form Penjumlahan Form Perkalian Form Pengurangan Form Operasi string Komponen dan properties yang diperlukan Form1 Component Properties Label1 Caption Label2 Label3 Label4 Label5 Label6 Button1 Edit1 Caption Caption Caption Caption Caption Name Caption Name Value Contoh Operasi dengan mengunakan banyak form Hasil penjumlahan Hasil Pengurangan Hasil Perkalian Total Hasil Operasi String LblHasil Total Edhjumlah Informasi Pemrograman Delphi 37 .

Edit2 Edit3 Edit4 Form2 Component Label1 Label2 Bitbtn1 Bitbtn Form3 Component Label1 Label2 Bitbtn1 Bitbtn Form4 Component Label1 Label2 Bitbtn1 Bitbtn Form5 Name Name Name EdhKurang EdhKali Edtotal Properties Caption Caption Kind Kind Value BilA BilB bkOK bkNo Properties Caption Caption Kind Kind Value BilA BilB bkOK bkNo Properties Caption Caption Kind Kind Value BilA BilB bkOK bkNo Component Properties Radiogroup1 Caption Items Value Olahraga Lari Catur Renang bkOK bkNo Bitbtn1 Bitbtn Kind Kind Kode program untuk membuat aplikasi tersebut adalah: Informasi Pemrograman Delphi 38 .

text). if (form2.Penjumlahan1Click(Sender: TObject). end. end else edhjml.showmodal.text:='0'.text:=inttostr(bila+bilb). Informasi Pemrograman Delphi 39 .text). begin close.free. bilb:=strtoint(edit2. procedure TForm1.Exit1Click(Sender: TObject). end. form2. var bila. edhjml.create(self).modalresult=mrok) then begin with form2 do begin bila:=strtoint(edit1. procedure TForm1. Form2. begin form2 :=Tform2.bilb : integer. end.unit Unitutama.

end. if (form3.Perkalian1Click(Sender: TObject). Form4. var bila. bilb:=strtoint(edit2.bilb : integer.create(self).text).modalresult=mrok) then begin with form3 do begin bila:=strtoint(edit1.procedure TForm1. begin form4 :=Tform4.showmodal.showmodal. edhkali.text:=inttostr(bila*bilb).bilb : integer.free. form3.text). end. var bila.text:='0'. Form3. if (form4.Pengurangan1Click(Sender: TObject).create(self). procedure TForm1.modalresult=mrok) then Informasi Pemrograman Delphi 40 . end else edhkali. begin form3 :=Tform3.

end else edhkurang.text).kali : integer. procedure TForm1. end.text). var jml.text).begin with form4 do begin bila:=strtoint(edit1.text).Text := inttostr(jml+kurang+kali). var str : string. kurang:=strtoint(edhkurang. edhkurang. kali:=strtoint(edhkali. Informasi Pemrograman Delphi 41 .create(self).OperasiString1Click(Sender: TObject).Button1Click(Sender: TObject).text:=inttostr(bila-bilb).text). edtotal. procedure TForm1.free.kurang. end. form4. end.text:='0'. begin jml:=strtoint(edhjml. bilb:=strtoint(edit2. begin form5 :=Tform5.

free.Caption:=str. end. if (form5. end. form5. end. end else lbhasil.checked=true then str:='Baik untuk mengasah otak' else str:='Baik untuk menyelamatkan diri dari banjir'.Caption:=''. Informasi Pemrograman Delphi 42 . lbhasil.modalresult=mrok) then begin with form5 do begin if rblari.Form5.showmodal.checked=true then str:='Baik untuk menguji nafas' else if rbcatur.

Pada saat menjalankan Delphi pilih menu Tools> Database Desktop setelah memilih DataBase Desktop. Maka akan muncul jendela paradox seperti berikut: . tetapi database standar Delphi adalah paradox yang secara otomatis disertakan pada saat menginstal Delphi. pada bab ini akan tentang pemrograman End-nya. membuat relasi dan sebagainya.MODUL IX PEMROGRAMAN DATA BASE ( BACK END) Kalau bericara peorograman data base. kita dapat memisahkannya menjadi dua bagian. membuat query. yaitu : pemrogramam Back End atau pemrograman basis datanya. seperti membuat table. dan pemrograman Front End yaitu pemrograman yang menyediakan antarmuka bibahas sistem database dengan Back pemakai. Pemrograman Back End Untuk membuat database sendiri dibutuhkan aplikasi lain diluar Delphi. delphi menyediakan pemrograman kedua-keduanya. sedangkan pemrograman Front End akan dibahas pada bab selanjutnya. Pilih Start> Programs> Borland Delphi 7 > Database Desktop 2. Paradox dapat diaktifkan dengan dua cara: 1.

Membuat alias untuk tempat table di letakan. . misalnya standard 2 untuk paradox. yang harus dilakukan adalah : • • • klik tombol New Database alias diisi dengan nama alias Drive type:pilih salah satu.langkah-langkah mebuat database adalah: 1.

maka akan muncul daftar type dan Anda tinggal memilih salah satu diantaranya. b. pindahkan kursor pada kolom type. Pilih menu File> New> Table 3. Pada kolom size disi jika type datanya Alpha jika selain Alpha size terisi secara automatis. 3 . “NAMA” dan lain-lain. makan jendela pengisian struktur table muncul seperi dibawah ini a. kemudian tekan space bar. isi field nama dengan atribut suatu table misalnya “NIM”. Pilih Paradox 7 dan klik tombol OK.• • Item yang tidak usah diubah Klik tombol OK 2.

klik tombol Define jika belum ada atau klik 4 . pilih Referential Integrity. cara merelasikan dua tabel adalah: 1. pada tabel anak (sisi N) harus ada kunci tamu sebagai atribut penghubung dengan tabel induk (sisi 1). pilih Utility. langkah kerja diatas adalah untuk membuat struktur satu tabel.. secara normalisasi tabel-tabel tersebut dapat direlasikan dengan tabel yang lain untuk kepentingan t\integritas data. maka tampil jendela: b. unruk menyimpan table tersebut. Pada ComboBox Table Properties. d.c. Setelah pengisian Atribut selesai. caranya tekan tombol space bar. e.. Kolom key digunakan untuk atribut yang dijadikan kunci. pilih Restructure. untuk dapat menmerelasikan dua tabel. Item-item sebelah kanan jendela digunakan untuk membuat aturan dari atribut tersebut. buka struktur tabel anak dengan cara a. klik tombol Save as. Klik menu Tools. jika dalam database tersebut lebih dari satu tabel.

Jendela seperti dibawah ini akan muncul. kemudian klik tombol anak panah ->. Kilik tombol OK. untuk menyimpan relasi tersebut. pilih table induk dan klik tombol anak panah <-. e.tombol Modify jika akan mengedit relasi yang telah ada. pilih kunci tamu pada table induk. 5 . c. d.

tabel yangterbuka harus dalam modus Edit. mengedit atau mengapus data.f. untuk mengisi atau mengedit data tabel. dengan cara tekan tombol F9. tampilan jendela table adalah g. untuk menambah. 6 .

cara kedua dengan SQL (Structured Query Language) dan biasanya digunakan untuk pemrograman klien/server. Hubungan file data base dengan Delphi dalam data abse adalah pemrograman File database (*. Delphi menyediakan mesin konverter tersebut yang dikenal dengan . yaitu dengan menggunakan komponen TTable.DBF) BDE (Borland Database Engine) Program Anda Dibutuhkan suatu mesin yang menjadi penghubung antara file database BDE. cara pertama adalah cara konvensional.MODUL X PEMROGRAMAN DATA BASE (FORNT END) Delphi menyediakan dua cara untuk membuat program basis data. yaitu: 7 dengan program yang dibuat Delphi.DB. SQL akan dibahas pada bab selanjutnya. *. Dalam pemrograman Fornt End ini dibutuhkan dua katagori komponen untuk dapat membuat program database. cara ini ini biasanya untuk pemrograman basis data pada komputer stand Alone.

StoredProc e. yang perlu disiapkan adalah komponen Ttable yang akan menghubungkan program Anda dengan file data base yang ada di hard disk. Database f. DBGrid b. Ada tiga properties yang penting dari Ttable yang perlu diisi. DBImage g. DLL Dasar-Dasar Pemrograman Data Base Untuk membuat aplikasi data base yang sederhana. DLL 2. yaitu: 8 . DBMemo f. DBNavigator c. Data Access yang terdiri dari. DataSource b.1. Data Control yang terdiri dari : a. DBListBox h. DBComboBox i. Query d. a. DBText d. DBEdit e. Table c.

Menuju record berikutnya. yaitu diisi dengan nama Ttable yang yang diinginkan. DataField. TableName. dengan prosedur PRIOR 5. Menguji apakah kursor berada pada awal record. dengan prosedur FIRST 2. tempelkan komponen yang akan dijadikan antarmuka antara database dengan user. Setelah Ttable terhubung dengan database. 3. biasanya menjunjuk alias dari path database tersebut. diisi dengan atribut dari suatu table 2. DBGrid dan lain-lain. dengan prosedur LAST 3. dengan prosedur NEXT 4. DataBaseName. 2. Active. seperti DBEdit. Setelah itu. menujuk tempat dimana file database disimpan. dengan prosedur BOF 9 . berisi nama-nama table yang ada pada direktori yang ditunjuk. Menuju record pertama. untuk menghubungkan Ttable dengan komponen yang menjadi antarmuka database dengan user. diisi true jika table tersebut ingin dibuka(active) dan diisi false jika teble tersebut tetap tertutup (Close). DataSource. telpelkan TdataSource. seperti: 1. Properties yang harus diisi dari komponen interfacing itu adalah: 1. Menuju record Sebelumnya.1. Menuju record terakhir. Properties yang harus diisi dalam TdataSource adalah DataSet. diisi dengan nama TdataSource Table dapat dimanipulasi sesuai dengan kebutuhan user.

6. Menguji apakah kursor berada pada akhir record, dengan prosedur EOF 7. Menutup Tabel, dengan prosedur Close atau properties active Ttable diset False 8. Membuka Table, dengan prosedur Open atau properties active Ttable diset True 9. Mengakses Field: Var s: string; S:= Table.Fields[0].AsString;, untuk field yang tipe datanya string Atau S:= Table.FieldByName[‘Name’].AsString; 10. Mengisi Field Table.Fields[0].asString:=’Gurame’; Atau Table.FieldByName[‘Nama’].AsString:=’Gurame’; 11. Mengisi Table Mengisi tabel dengan record baru dapat dilakukan dengan dua cara: 1. dengan perintah Insert, menyisipkan record pada posisi record aktif 2. dengan perintah Append, menambah record pada posisi akhir record 12. 13. 14. Menghapus record, dengan prosedur DELETE Mengedit Record, dengan prosedur EDIT Menyimpan record, dengan prosedur POST
10

15.

Mencari data

Mencari data atau record dalam tabel dapat dilakukan dengan perintah: 1. FindKey, mencari dengan record dengan key, yaitu menggunakan index. Jikan tablel terindex berdasarkan nomor, anda dapat mencari record dengan nomor ‘123’: Table.FindKey(123); 2. FindNearest, hampir sama dengan FindKey, tetapi FindNearest mencari record yang mirip. Table.FindNearest([‘Agus’]), untuk mencari semua record yang bernama Agus. 3. SetKey..GotoKey, hampir sama dengan findKey: Table.SetKey; Table.Fields[0].AsInteger:=123; Table.GotoKey; 4. SetKey..GotoNearest, hampir sama dengan FindNearest Table.SetKey; Table.Fields[0].AsString:=’Agus’; Table.GotoNearest; 5. ApplayRange Pencarian dengan ApplyRange akan membatasi record yang ditampilkan sesuai dengan criteria. Dengan perintah ini Anda harus menentukan dahulu batasan record yang akan ditampilkan dengan menggunakan SetRangeStart dan SetRangeEnd. Table.SetRangeStart;
11

Table.Fields[0].AsInteger:=100; Table.SetRangeEnd; Table.Fields[0].AsInteger:=2000; Table.ApplyRange; 6. CancelRange Perintah ini digunakan untuk membatalkan perintah ApplyRange.

Contoh Program Database Sederhana

Form Utama

12

interface uses 13 : Country.Form tambah Data Keterangan : Tnegara adalah Nama Ttable dengan : DatabaseName : DBDEmos TableName Tnegara Kode Programnya adalah: unit Unitdbs.db DSNegara adalah Nama DataSource dengan DataSet : .

procedure BtTambahClick(Sender: TObject). Grids. Db. procedure BtHapusClick(Sender: TObject). DBTables.Windows. DBGrids. BitBtn1: TBitBtn. Messages. Dialogs. type TFormlatihdatabase = class(TForm) DSNegara: TDataSource. implementation 14 . BtEdit: TButton. StdCtrls. Forms. BtHapus: TButton. private { Private declarations } public { Public declarations } end. var Formlatihdatabase: TFormlatihdatabase. Classes. Buttons. TNegara: TTable. Graphics. procedure BtEditClick(Sender: TObject). DBGrid1: TDBGrid. SysUtils. Controls. BtTambah: TButton.

fieldbyname('capital'). with formtambahdata do begin ednama.text:=''.text:=''. caption :='Menambah data'.showmodal. {$R *. formtambahdata. if (formtambahdata.uses Unittmb. edjumlah.modalresult=mrOK) then with TNegara.BtTambahClick(Sender: TObject). activecontrol:=ednama.text:=''. edbenua.DFM} procedure TFormlatihdatabase. end.asstring:=ednama.asstring:=edibukota. 15 . edibukota.text:=''.text.text:=''. edluas.FormTambahData do begin append.create(self). fieldbyname('Name').text. begin formtambahdata:=Tformtambahdata.

if (formtambahdata. activecontrol:=ednama. fieldbyname('area'). with TNegara. end. begin formtambahdata:=Tformtambahdata. end.asstring. edluas.asstring:=edjumlah.asstring.BtEditClick(Sender: TObject). procedure TFormlatihdatabase.fieldbyname('continent').text:=fieldbyname('area').text.text:=fieldbyname('capital'). post.free.text:=fieldbyname('continent'). 16 . edibukota.text.FormTambahData do begin edit. caption :='Mengedit data'.asstring. formtambahdata.showmodal. formtambahdata.text:=fieldbyname('Name').text. end. edbenua.asstring.asstring:=edluas.asstring:=edbenua.create(self). edjumlah. fieldbyname('population').modalresult=mrOK) then with TNegara.asstring.formtambahdata do begin ednama.text:=fieldbyname('population').

fieldbyname('population'). 17 .255] of char.text. fieldbyname('area').text.'Perhatian'.asstring])).BtHapusClick(Sender: TObject). fieldbyname('continent').MB_YESNO or MB_ICONQUESTION)=IDYES) then TNegara.asstring:=edjumlah. fieldbyname('capital').fields[0]. end. formtambahdata.asstring:=ednama..Format('Anda Yakin Negara %s dihapus??'. [TNegara. procedure TFormlatihdatabase.asstring:=edibukota.messageBox(S.text. end. var s: array[0.fieldbyname('Name'). begin strPcopy(S.free.text.text. end.asstring:=edluas. if (application. end.asstring:=edbenua. post.delete.

Perintah dalam SQL sangat banyak. Perintah dalah SQL adalah: 1. Untuk menggunakan SQL dalam pemrograman Delphi. dan pada modul ini nhanya akan dibahas perintah yang seding digunakan. Keunggulan SQl adalah memungkinkan Anda untuk memcari dan mengurutkan data tabel yang tidak memiliki index. Format penulisan perintah Select adalah: SELECT [DISTINCT] kolom FROM table [WHERE kondisi_pencarian] [ORDER BY Pengurutan] [GROUP BY Group_list] [HAVING Having_condition] Contoh: Select * from country Select Name. SELECT Perintah ini digunakan untuk menampilkan data atau record berdasarkan criteria tertentu. digunakan komponen QUERY yang ada dalam katagori dataaccess.Capital from country where population>8000000 A. WHERE 18 .MODUL XI STRUCTURED QUERY LANGUAGE (SQL) SQL adalah bahasa yang digunakan untuk membuat dan memanipulasi beberapa tabel data yang saling berhubunga.

Contoh: Select continent from country group by continent. 19 . baik terurut menaik (ascending) maupun terurut menurun (descending). Klausa HAVING mempunyai kegunaan mirip dengan WHERE tetapi klausa ini digunakan untuk memberi syarat pada klausa GROUP BY. GROUP BY dan HAVING Klausa GROUP BY digunakan untuk mengelompokkan record menurut field tertentu.Klausa WHERE digunakan untuk memilih record yang akan ditampilkan Contoh: Select * From Country where name like ‘A%’  untuk menampilkan record yang namanya diawali dengan huruf ‘A’ Select * From Country where name like ‘%a’  untuk menampilkan record yang namanya diakhiri dengan huruf ‘a’ B. Contoh: Select * from country order by capital Select * from country order by capital Desc C. ORDER BY Klausa ORDER BY digunakan untuk mengurutkan table berdasarkan salah satu field.

”5200000.”Asia”. Capital.”Jakarta”. Area. Syntak: INSERT INTO Table ( Field-Field) Values(Data) Contoh: INSERT INTO COUNTRY (Name. UPDATE 20 . DELETE Menghapus data dengan DELETE tidak berbeda jauh dengan perintah INSERT. Population) Values (“Indonesia”.215000000) Untuk mengexekusi perintah sql dalam delphi digunakan perintah ExecSQL. 3. Continent. INSERT Perintah ini digunakan untuk menambah data atau record pada table.2. Syntak: DELETE FROM Table WHERE Field = Data Contoh: DELETE FROM Country WHERE Name = ‘INDONESIA’ 4.

Ada dua cara untuk mengisi parameter Nama. 1. VALUE. isi properties NAME. Contoh: Select * From Country Where Name like :Nama Parameter nama pada perintah ini dapat diganti dengan string lain. Delphi mempunyai query yang berparameter. Kemudian isi properties params. dengan menggunakan Object Inspector.Perintah UPDATE digunakan untuk mengganti nilai field dari sebuah record. Pilih properties SQL pada komponen Query isi dengan perintah select seperti diatas. dan TYPE 21 . Syntak: UPDATE Table SET Field = data WHERE Field = Data Contoh: UPDATE Country SET Population = 23000000 WHERE NAME = “INDONESIA” Query Berparameter Untuk meningkatkan fleksibilitas.

2. Open : digunakan untuk mengeksekusi query 3.AsString:=’C%’. Clear untuk menghapus perintah yang telah ada 22 . dengan menggunakan method parambyname contoh: Query1.ParamByName (’NAME’). Method Komponen Query 1. Add untuk menambah perintah SQL. SQL a. Close : digunakan untuk menutup query 2. seperti perintah select b. Prepare : digunakan untuk meningkatkan performan Query 4.

Messages. Graphics. Db. interface uses Windows. Classes. DBTables. StdCtrls.Contoh Program: Kode program: unit Unitsql1. Buttons. Forms. 23 . SysUtils. DBGrids. Controls. Grids. Dialogs.

DBGrid1: TDBGrid. Query1: TQuery. private { Private declarations } public { Public declarations } end.type TForm1 = class(TForm) DataSource1: TDataSource. var Form1: TForm1. Button1: TButton. implementation 24 . procedure Button1Click(Sender: TObject). Edit1: TEdit. BitBtn1: TBitBtn.

{$R *.DFM}

procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject); begin query1.close; query1.SQL.Clear; query1.sql.Add(edit1.text); query1.open; end; end.

25

MODUL XII REPORT
Report/laporan merupakan bentuk print out dari data. Data yang dimaksud dapat berupa data keseluruhan dari suatu tabel atau data yang diperoleh dari suatu query pencarian. Berikut ini adalah pembahasan bagaimana membuat report dari suatu tabel maupun dari query. Dalam Delphi komponen report ada beberapa seperti rave report yang merpakan bawaan Delphi 7, quick report yang merupakan bawaan Delphi sebelumnya, tetapi dalam Delphi pun dapat diinstalkan quicreport dari CD-nya. Atau dapat menggunakan report dari supplier pihak ketiga seperti fast report dan sebagainya. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan report adalah: 1. basis data sebagai data yang akan ditampilkan dalam report tersebut 2. perancangan report untuk antarmukanya 3. koneksi ke aplikasi. Komponen-komponen Quick Report Untuk membuat report dibutuhkan komponen report, dalam modul ini akan mmakai quick report. Komponen-komponen yang ada dalam quick report adalah:
26

TQRLabel label. TQRDBText TQRExpr TQRSysData

teks statis biasanya digunakan untuk judul atau untuk menampilkan field dari database. untuk menampilkan expresi atau fungsi-fungsi unutk menampilkan informasi judul report, page number, date and time. TQRMemo text multiple lines. seperti TQRLabel, tetapi komponen ini dapat menerima

yang dibutuhkan.

TQRRichText TQRShape TQRImage TQRDBImage Contoh Report dari Tabel

untuk menampilkan teks berformat untuk menampilkan rectangles, circles and horizontal and vertical lines. untuk menampilkan image statis. untuk menampilkan image dari database.

Sebagai contoh, kita akan membuat aplikasi yang dapat mencetak semua data yang ada dalam tabel MHS. Desain tampilan aplikasi tampak sebagai berikut:

27

Sedangkan report dari aplikasi tampak sebagi berikut: Report tersebut akan muncul setelah tombol CETAK REPORT ditekan. 2. Untuk membuat program tersebut. Langkah pertama adalah membuat desain tampilan aplikasi. Tambahkan komponen button dan ubah propertiesnya sebagai berikut 28 . langkah-langkah yang harus dilakukan adalah : 1.

Berikutnya tambahkan beberapa komponen berikut ini beserta propertiesnya. QUICKREPORT Properties Name Page Page Dataset Keterangan: Properties di atas mengatur report dengan ketentuan ukuran kertas adalah A4 dan tegak.Table1 Value Qrband1 rbTitle . Sedangkan data yang akan dicetak diambil dari tabel MHS (dalam hal ini mengacu pada komponen TABLE1 pada FORM1) QRBAND Properties Name Bandtype Keterangan: 29 Value Quickreport2 Papersize A4 Orientation Portrait Form1. Caranya dengan mengklik menu FILE > NEW > APPLICATION > OTHER > REPORT 4. Selanjutnya adalah membuat report.Properti Name Caption Value Button1 Cetak Report 3.

QRBAND jenis rbTITLE digunakan untuk meletakkan judul report. Jenis band ini terletak di bagian atas dari report. Properties Name Bandtype Frame Frame Frame Frame Color Keterangan: Jenis band ini digunakan untuk meletakkan judul kolom dari tabel data Properties Name Bandtype Frame Frame Frame Frame Keterangan: Band ini digunakan untuk meletakkan data Properties Name Bandtype Frame Frame Frame Frame Value QRBand4 rbSummary Drawbootom True Drawleft True Drawright True DrawTop True 30 Value QRBand2 rBColumnheader Drawbootom True Drawleft True Drawright True DrawTop True clRed Value QRBand3 rbDetail Drawbootom True Drawleft True Drawright True DrawTop True .

Biasanya catatan berupa jumlah total data atau waktu ketika report dicetak. misalnya nomor halaman. Properties Name Caption Keterangan: Komponen di atas diletakkan di band TITLE. Properties Name Bandtype Frame Frame Frame Frame Keterangan: Band jenis ini digunakan untuk menuliskan beberapa hal pada bagian footer report. QRLABEL Komponen QRLABEL digunakan untuk menuliskan teks pada report. Sedangkan untuk QRLABEL2 s/d QRLABEL7 diletakkan pada band COLUMNHEADER 31 Value QRBand5 rbPagefooter Drawbootom True Drawleft True Drawright True DrawTop True Value QRLabel1 DATA MAHASISWA .Keterangan: Band ini digunakan untuk meletakkan beberapa hal terkait dengan catatan data.

Properties Name Caption Properties Name Caption Properties Name Caption Properties Name Caption Properties Name Caption Properties Name Caption Value QRLabel2 NO Value QRLabel3 NIM Value QRLabel4 NAMA MAHASISWA Value QRLabel5 TGL LAHIR Value QRLabel6 ALAMAT Value QRLabel7 ANGKATAN Untuk QRLABEL8 dan QRLABEL9 diletakkan di band SUMMARY Properties Name Caption Properties Name Value QRLabel8 JUMLAH DATA Value QRLabel9 32 .

baik dari table maupun query. dan DATAFIELD yang digunakan untuk menentukan field mana dari tabel atau query yang datanya akan dicetak.table1 NIM Value QRDBTEXT2 Form1.Caption DICEAK PADA TANGGAL dan QRLABEL10 diletakkan di band PAGEFOOTER Properties Name Caption Value QRLabel10 HALAMAN QRDBTEXT Komponen QRDBTEXT nantinya digunakan untuk menampilkan data.table1 TGLLAHIR 33 . Komponen QRDBTEXT1 s/d QRDBTEXT5 di bawah ini diletakkan di bagian band DETAIL. Dalam komponen ini terdapat properti DATASET yang digunakan untuk mengarahkan sumber data yang diinginkan. Properties Name Dataset DataField Properties Name Dataset DataField Properties Name Dataset DataField Value QRDBTEXT1 Form1.table1 NAMAMHS Value QRDBTEXT3 Form1.

jumlah data total dll. Value QRSysData2 qrsDetailCount 34 .table1 ANGKATAN QRSYSDATA bermanfaat untuk menampilkan data-data otomatis yang dihasilkan oleh sistem. nomor halaman.Properties Name Dataset DataField Properties Name Dataset DataField QRSYSDATA Sedangkan komponen Value QRDBTEXT4 Form1. tanggal dan waktu saat itu.table1 ALAMAT Value QRDBTEXT5 Form1. Properties Name Data Keterangan: Properti digunakan Properties Name Data Keterangan: qrsDETAILNO untuk berarti komponen nomor tersebut urut data menampilkan Value QRSysData1 qrsDetailNo (diletakkan di band DETAIL di bawah kolom NO). misalnya nomor urut data.

Sebagai contoh.Preview. 5. kita akan membuat aplikasi pencarian data 35 Value QRSysData4 qrsPageNumber . Kemudian tambahkan code berikut ini pada event ONCLICK tombol CETAK REPORT (BUTTON1) yang ada pada FORM1 QuickReport2. Report dari Query Suatu report juga dapat menampilkan data dari hasil query. Properties Name Data Keterangan: Properti qrsPAGENUMBER berarti komponen tersebut digunakan untuk menampilkan nomor halaman (diletakkan di band PAGE FOOTER). Properties Name Data Keterangan: Value QRSysData3 qrsDate Properti qrsDATE berarti komponen tersebut digunakan untuk menampilkan tanggal saat itu (diletakkan di band SUMMARY).Properti qrsDETAILCOUNT untuk berarti komponen jumlah tersebut data digunakan menampilkan total (diletakkan di band SUMMARY).

data hasil pencarian akan ditampilkan ke report untuk dicetak. adalah sebagai berikut : QUICKREPORT Properties Name Value Quickreport2 36 . Pada komponen QUERY. Tampilannya adalah sebagai berikut: Sedangkan tampilan hasil reportnya sebagai berikut: Tambahkan satu tombol (BUTTION2) untuk CETAK DATA PENCARIAN. tambahkan pula perintah SQL berikut ini pada properti SQL. Setelah proses pencarian. SELECT * FROM MHS. Sedangkan desain reportnya.mahasiswa (menggunakan tabel MHS).

Page Page Dataset QRBAND Properties Name Bandtype Properties Name Bandtype Frame Frame Frame Frame Color Papersize A4 Orientation Portrait Form1.Query1 Value Qrband1 rbTitle Value QRBand2 rBColumnheader Drawbootom True Drawleft True Drawright True DrawTop True clRed Properties Name Bandtype Frame Frame Frame Frame Value QRBand3 rbDetail Drawbootom True Drawleft True Drawright True DrawTop True Properties Name Bandtype Frame Frame Frame Frame Value QRBand4 rbSummary Drawbootom True Drawleft True Drawright True DrawTop True 37 .

Properties Name Caption Properties Name Caption Properties Name Caption Properties Name Caption Properties Name Caption Properties Value QRLabel1 DATA MAHASISWA Value QRLabel2 NO Value QRLabel3 NIM Value QRLabel4 NAMA MAHASISWA Value QRLabel5 TGL LAHIR Value 38 .Properties Name Bandtype Frame Frame Frame Frame QRLABEL Value QRBand5 rbPagefooter Drawbootom True Drawleft True Drawright True DrawTop True Komponen QRLABEL digunakan untuk menuliskan teks pada report.

query1 NIM Value QRDBTEXT2 39 Value QRLabel10 HALAMAN . Properties Name Dataset DataField Properties Name Value QRDBTEXT1 Form1.Name Caption Properties Name Caption QRLabel6 ALAMAT Value QRLabel7 ANGKATAN Untuk QRLABEL8 dan QRLABEL9 diletakkan di band SUMMARY Properties Name Caption Properties Name Caption Value QRLabel8 JUMLAH DATA Value QRLabel9 DICEAK PADA TANGGAL dan QRLABEL10 diletakkan di band PAGEFOOTER Properties Name Caption QRDBTEXT Komponen QRDBTEXT1 s/d QRDBTEXT5 di bawah ini diletakkan di bagian band DETAIL.

query1 NAMAMHS Value QRDBTEXT3 Form1.query1 ALAMAT Value QRDBTEXT5 Form1.Dataset DataField Properties Name Dataset DataField Properties Name Dataset DataField Properties Name Dataset DataField QRSYSDATA Properties Name Data Form1.query1 TGLLAHIR Value QRDBTEXT4 Form1.query1 ANGKATAN Value QRSysData1 qrsDetailNo 40 .

var query : string.Properties Name Data Value QRSysData2 qrsDetailCount Properties Name Data Properties Name Data Setelah melakukan desain Value QRSysData3 qrsDate Value QRSysData4 qrsPageNumber report.Checked then query := 'SELECT * FROM MHS WHERE NIM = :katakunci' else If Radiobutton2.Checked then query := 'SELECT * FROM MHS WHERE NAMAMHS LIKE 41 . begin Query1. selanjutnya tambahkan perintah berikut pada event ONCLICK BUTTON2 (CETAK DATA PENCARIAN) QuickReport2.Preview.SQL. Dan tambahkan pula perintah berikut pada event ONCLICK BUTTON1 (CARI DATA) procedure TForm1.Clear.Button1Click(Sender: TObject). If Radiobutton1.

Checked then Query1.Text.mtinformation.Checked then query := 'SELECT * FROM MHS WHERE ANGKATAN = :katakunci' else If Radiobutton4.ParamByName('katakunci'). end.Add(Query).Checked or Radiobutton4. If Radiobutton2. Query1.Value := Edit1.Value := '%'+Edit1.Value := StrtoInt(Edit1.Text) else Query1.ParamByName('katakunci').:katakunci' else If Radiobutton3.Checked then Query1.SQL.ParamByName('katakunci').Text+'%' else If RadioButton3.[mbOK]. If Query1.RecordCount = 0 then MessageDlg('Data tidak ditemukan'.Checked then query := 'SELECT * FROM MHS WHERE ALAMAT LIKE :katakunci'.0). Query1. 42 .Open.

Classes. interface uses Windows. Forms. StdCtrls. SysUtils. Dialogs. 43 . Graphics. Messages. type TFormsatu = class(TForm) Lebartambah: TButton.pas unit Unitsatu. Lebarkurang: TButton. Controls.Latihan Satu Source Program …….

LebartambahClick(Sender: TObject). var Formsatu: TFormsatu.Tinggitambah: TButton.Width :=formsatu. private { Private declarations } public { Public declarations } end. implementation {$R *.DFM} procedure TFormsatu. procedure TinggitambahClick(Sender: TObject).LebarkurangClick(Sender: TObject).Width +20. procedure LebartambahClick(Sender: TObject). end. procedure TFormsatu. procedure LebarkurangClick(Sender: TObject). begin formsatu. begin 44 . procedure TinggikurangClick(Sender: TObject). Tinggikurang: TButton.

20.Height -20.TinggikurangClick(Sender: TObject). procedure TFormsatu. procedure TFormsatu.Width :=formsatu. Latihan Dua 45 . end. end. end.Height :=formsatu. begin formsatu.Height :=formsatu.TinggitambahClick(Sender: TObject).formsatu. begin formsatu. end.Height +20.Width .

Forms. Dialogs. type TFormdua = class(TForm) GroupBox1: TGroupBox. StdCtrls. interface uses Windows. 46 . chkmax: TCheckBox. rbsingle: TRadioButton. rbsizetoolwin: TRadioButton. rbsize: TRadioButton. Messages. rbnone: TRadioButton. Classes. GroupBox2: TGroupBox. chkhelp: TCheckBox.Source Program unit Unitdua. SysUtils. Controls. rbtoolwindow: TRadioButton. rbdialog: TRadioButton. chksistem: TCheckBox. Graphics. chkmin: TCheckBox.

private { Private declarations } public { Public declarations } end. implementation {$R *. procedure rbdialogClick(Sender: TObject). procedure rbsizetoolwinClick(Sender: TObject). procedure rbnoneClick(Sender: TObject). var sem : Tbordericons. procedure rbsizeClick(Sender: TObject).Checked =true then sem := sem + [bisystemmenu].chksistemClick(Sender: TObject). procedure rbsingleClick(Sender: TObject). 47 . if chksistem. begin sem:=[]. procedure rbtoolwindowClick(Sender: TObject).DFM} procedure TFormdua. var Formdua: TFormdua.procedure chksistemClick(Sender: TObject).

end. formdua. begin formdua. end. begin 48 . procedure TFormdua.BorderStyle :=bsnone.rbsingleClick(Sender: TObject).rbsizeClick(Sender: TObject).if chkmin. procedure TFormdua. procedure TFormdua. procedure TFormdua. end. begin formdua.BorderStyle :=bssizeable. begin formdua. end.Checked =true then sem := sem + [biminimize].rbnoneClick(Sender: TObject).rbdialogClick(Sender: TObject).BorderIcons :=sem.BorderStyle :=bsdialog.Checked =true then sem := sem + [bihelp]. if chkmax. if chkhelp.Checked =true then sem := sem + [bimaximize].

Latihan Tiga 49 .formdua.BorderStyle :=bssingle.BorderStyle :=bstoolwindow.rbsizetoolwinClick(Sender: TObject). begin formdua. end. begin formdua. end.BorderStyle :=bssizetoolwin. procedure TFormdua. procedure TFormdua.rbtoolwindowClick(Sender: TObject). end. end.

procedure rbrenagClick(Sender: TObject). btnkeluar: TButton. type TForm1 = class(TForm) rbrenag: TRadioButton. lbfitness: TLabel. 50 . lbrenang: TLabel. Graphics. lbcatur: TLabel. Dialogs. SysUtils.Source Program unit Unittiga. Messages. rbfitnes: TRadioButton. StdCtrls. btnulangi: TButton. Forms. interface uses Windows. procedure btnkeluarClick(Sender: TObject). rbcatur: TRadioButton. Classes. Controls.

var Form1: TForm1. implementation {$R *.btnkeluarClick(Sender: TObject). procedure btnulangiClick(Sender: TObject).procedure rbfitnesClick(Sender: TObject). procedure TForm1.Caption :='Baik untuk mempertinggi badan' 51 . begin close. begin lbrenang. private { Private declarations } public { Public declarations } end. procedure rbcaturClick(Sender: TObject).DFM} procedure TForm1. end.rbrenagClick(Sender: TObject).

begin lbcatur. begin lbfitness. 52 . procedure TForm1.end.Caption :='Baik untuk memperbesar otot' end.Caption :=''. lbfitness. rbcatur.rbcaturClick(Sender: TObject). lbrenang. rbfitnes. begin rbrenag. procedure TForm1. lbcatur.Caption :='Baik untuk mengasah Otak' end.Checked :=false. procedure TForm1.Checked :=false.rbfitnesClick(Sender: TObject). end.Checked :=false.btnulangiClick(Sender: TObject).Caption :=''.Caption :=''.

Dialogs. 53 . Latihan Empat Source Program unit Unitempat. Graphics. interface uses Windows. SysUtils.end. Forms. Classes. Messages. Controls.

rbmiring: TRadioButton. 54 . lbcontoh: TLabel. type TFormempat = class(TForm) Label1: TLabel. edinput: TEdit. Label3: TLabel. procedure btnulangiClick(Sender: TObject). rbtebal: TRadioButton. procedure btnefekClick(Sender: TObject). StdCtrls. GroupBox2: TGroupBox.Buttons. btnproses: TButton. bbclose: TBitBtn. GroupBox1: TGroupBox. procedure bbcloseClick(Sender: TObject). rbgarisbawah: TRadioButton. btnulangi: TButton. procedure btnprosesClick(Sender: TObject). btnefek: TButton. private { Private declarations } public { Public declarations } end.

procedure TFormempat.Checked :=false.Font.DFM} procedure TFormempat.var Formempat: TFormempat.btnulangiClick(Sender: TObject).SetFocus .Checked :=false. implementation {$R *. end. procedure TFormempat.Caption :=''.btnprosesClick(Sender: TObject). rbgarisbawah.Checked :=false. rbtebal. begin 55 .Style :=[].bbcloseClick(Sender: TObject). end. lbcontoh. rbmiring. edinput. edinput.Text :=''. begin close. begin lbcontoh.

btnefekClick(Sender: TObject).Style :=[fsunderline].Font.lbcontoh.Text . procedure TFormempat.Checked = true then lbcontoh. 56 .Checked = true then lbcontoh.Style :=[fsitalic] else lbcontoh. end.Font. end.Text :=''. edinput.Caption :=edinput.Style :=[fsbold] else if rbmiring.Font. begin if rbtebal. end.

Latihan Lima Source Program unit Unitlima. ExtCtrls. Classes. Graphics. ComCtrls. interface uses Windows. Forms. 57 . Controls. Dialogs. SysUtils. Messages. Spin. StdCtrls. Buttons.

btnulangi: TButton. rbkuning: TRadioButton. chktebal: TCheckBox. lbcontoh: TLabel. rbmerah: TRadioButton. GroupBox3: TGroupBox. chkmiring: TCheckBox. 58 . Panel3: TPanel. chkcorettengah: TCheckBox. rb14: TRadioButton. Panel1: TPanel. rbnavi: TRadioButton. GroupBox2: TGroupBox. chkgarisbawah: TCheckBox. rbhijau: TRadioButton. btnefek: TButton. rb12: TRadioButton.type TFormlima = class(TForm) GroupBox1: TGroupBox. Panel2: TPanel. btnkurang: TButton. btntambah: TButton. bbclose: TBitBtn. rbmaroon: TRadioButton.

procedure rb12Click(Sender: TObject). procedure rbnaviClick(Sender: TObject). var Formlima: TFormlima. procedure rbmerahClick(Sender: TObject). var Key: Char). procedure rbkuningClick(Sender: TObject). private { Private declarations } public { Public declarations } end. implementation 59 . procedure bbcloseClick(Sender: TObject). procedure edukuranKeyPress(Sender: TObject. procedure edukuranEnter(Sender: TObject). procedure btnefekClick(Sender: TObject).edukuran: TEdit. procedure btnkurangClick(Sender: TObject). procedure rbhijauClick(Sender: TObject). procedure rb14Click(Sender: TObject). procedure btnulangiClick(Sender: TObject). procedure btntambahClick(Sender: TObject). procedure rbmaroonClick(Sender: TObject).

Color :=clgreen. end.Font. begin lbcontoh.rbnaviClick(Sender: TObject). procedure TFormlima. end.Font.rbhijauClick(Sender: TObject). procedure TFormlima.rbmaroonClick(Sender: TObject). end.rbkuningClick(Sender: TObject).Font. procedure TFormlima.DFM} procedure TFormlima. procedure TFormlima.{$R *.Color :=clred.Font.Color :=clmaroon.Color :=clnavy.Color :=clyellow. begin lbcontoh. 60 .Font. begin lbcontoh.rbmerahClick(Sender: TObject). end. begin lbcontoh. begin lbcontoh.

Text :='14'.end.Checked :=true. procedure TFormlima. edukuran.Checked :=true.Text :='12'.btntambahClick(Sender: TObject).Font.Size :=12. edukuran.Size=14 then begin rb14.Text :='12'.Font.Font. procedure TFormlima. end. end.Font. edukuran. if lbcontoh.rb12Click(Sender: TObject). begin lbcontoh. begin lbcontoh. procedure TFormlima. 61 . end else if lbcontoh.Size=12 then begin rb12.rb14Click(Sender: TObject). begin lbcontoh.Font.Size + 1.Size :=lbcontoh.Size :=14.Font.

Size=14 then begin rb14. procedure TFormlima.Text :='12'.Checked :=false.Size:=lbcontoh. edukuran.Text :=inttostr(lbcontoh. edukuran. end .Checked :=false.1.Font. end else begin 62 .edukuran.Font.Checked :=true. end else begin rb12.size).Size=12 then begin rb12.btnkurangClick(Sender: TObject). edukuran. begin lbcontoh. end. rb14.Font. end else if lbcontoh.Text :='14'.Font.Checked :=true.Text :='14'.Font. if lbcontoh.Size .

if chkcorettengah.Text :=inttostr(lbcontoh. rb14.bbcloseClick(Sender: TObject). lbcontoh. begin fs:=[]. end. if chkmiring.Font.size). if chktebal. procedure TFormlima. end.Style :=fs. if chkgarisbawah. end .Checked =true then fs:=fs+[fsitalic].btnefekClick(Sender: TObject). procedure TFormlima. edukuran.Checked :=false.Font.Checked =true then fs:=fs+[fsbold].Checked =true then fs:=fs+[fsunderline]. var fs : Tfontstyles. begin 63 .Checked =true then fs:=fs+[fsstrikeout].rb12.Checked :=false.

Checked :=false.Style :=[].Checked :=false. rbkuning.edukuranEnter(Sender: TObject). rb12.Checked :=false. begin rbmaroon.Size :=8. rbnavi. rbmerah. chkcorettengah.Text :=''. chkmiring.Font.Checked :=false. lbcontoh.Font.close. begin 64 . procedure TFormlima.Checked :=false. chkgarisbawah. lbcontoh.Checked :=false. lbcontoh.Checked :=false.Checked :=false.Checked :=false. chktebal.Checked :=false. rbhijau. end.Checked :=false. rb14. edukuran.Color :=clblack.Font. end. procedure TFormlima.btnulangiClick(Sender: TObject).

var Key: Char).Text='12' then rb12.Font.Text ='14' then rb14.text).Checked :=false. end. end.Checked :=true else begin rb12. procedure TFormlima. rb14. begin if key =#13 then edukuranenter(sender).if (edukuran. end.Checked :=false.text<>'0') then lbcontoh. Latihan Enam 65 .checked:=true else if edukuran.Text <>'') and (edukuran. end.edukuranKeyPress(Sender: TObject. if edukuran.Size :=strtoint(edukuran.

66 .

Source Program unit Unitenam. Panel4: TPanel. edhasil: TEdit. edbil2: TEdit. Label3: TLabel. Classes. Dialogs. Panel3: TPanel. StdCtrls. Label5: TLabel. interface uses Windows. type TFormenam = class(TForm) Panel1: TPanel. Label2: TLabel. edbil1: TEdit. SysUtils. edbil4: TEdit. 67 . edbil3: TEdit. Graphics. ExtCtrls. Label1: TLabel. Label4: TLabel. Forms. Buttons. Controls. Messages.

bil3. implementation {$R *. procedure Button1Click(Sender: TObject).RG: TRadioGroup. begin 68 .bil2.DFM} procedure TFormenam. private { Private declarations } public { Public declarations } end. Button2: TButton. BitBtn1: TBitBtn.kurang : integer.bil4 : integer. procedure Button2Click(Sender: TObject). Panel2: TPanel.Button1Click(Sender: TObject). pangkat. bagi:real.bil1.jumlah.kali. var i. var Formenam: TFormenam. Button1: TButton.

text). end else if rg. bil2:=strtoint(edbil2. end else if rg.text). edhasil.text:=inttostr(jumlah).bil1:=strtoint(edbil1.text).ItemIndex =1 then begin kurang:=bil1-bil2-bil3-bil4. edhasil. edhasil.text:=inttostr(kali). end else if rg.text:=floattostr(bagi). if rg.ItemIndex =0 then begin jumlah:=bil1+bil2+bil3+bil4.ItemIndex =3 then begin bagi:=bil1/bil2.ItemIndex =2 then begin kali:=bil1*bil2*bil3*bil4.text). 69 . edhasil. bil3:=strtoint(edbil3. bil4:=strtoint(edbil4.text:=inttostr(kurang).

edhasil. edbil4. end.ItemIndex =4 then begin pangkat:=1.SetFocus.Text :=''. end.Text :=''. rg. edbil1. edbil3.Text :=''. begin edbil1.text:=inttostr(pangkat).Text :=''.end else if rg.Text :=''. edbil2.Button2Click(Sender: TObject). end. end.ItemIndex :=-1. procedure TFormenam. edhasil. for i:=1 to bil2 do pangkat:=pangkat*bil1. Latihan Tujuh 70 .

71 .

interface uses Windows. BtIsiList2semua: TButton. BtHapusCombo: TButton. Btisisatulist2: TButton. SysUtils. Buttons. combo: TComboBox. ExtCtrls. BtUlangi: TButton.Source Program unit Unittujuh. Messages. StdCtrls. Panel1: TPanel. 72 . Dialogs. Label2: TLabel. BtIsiList1Semua: TButton. BtIsiCombo: TButton. List2: TListBox. Forms. Classes. Label1: TLabel. Controls. BtIsisatuList1: TButton. Graphics. type TForm1 = class(TForm) List1: TListBox.

Items. 73 . procedure BtHapusComboClick(Sender: TObject). implementation {$R *. var Form1: TForm1. procedure BtIsiList1SemuaClick(Sender: TObject).BtIsiComboClick(Sender: TObject). procedure BtUlangiClick(Sender: TObject). procedure BtIsiList2semuaClick(Sender: TObject). procedure BtIsiComboClick(Sender: TObject). private { Private declarations } public { Public declarations } end.Add('Inggris'). begin combo.BBClose: TBitBtn.DFM} procedure TForm1. procedure Btisisatulist2Click(Sender: TObject).Add('Spanyol'). procedure comboClick(Sender: TObject). procedure BtIsisatuList1Click(Sender: TObject).Items. combo.

Items.Items. 74 .Add(combo.text). begin combo.BtIsiList2semuaClick(Sender: TObject).items.comboClick(Sender: TObject).Add(list1.strings[i]).Delete (list1.items. list1. procedure TForm1.strings[list1. begin for i:=0 to list1. procedure TForm1.Add('Belanda').Items.Btisisatulist2Click(Sender: TObject). combo.Clear .Add(list1. end.ItemIndex).Items.Items.Items.ItemIndex ]). combo. var i : integer.Count -1 do list2. end. procedure TForm1. begin list2.combo.Add('Francis'). procedure TForm1. begin list1. end.Add('Jerman').BtHapusComboClick(Sender: TObject).Items. end.Items.

Clear .ItemIndex ]).list1. list2.strings[i]). begin list1. begin for i:=0 to list2.Delete (list2.BtIsiList1SemuaClick(Sender: TObject).Add(list2.Items. procedure TForm1.Clear .Count -1 do list1.strings[list2.Items.Clear .items.Items. var i : integer. list2. end. combo. begin list1.Clear . 75 . end. end. procedure TForm1.ItemIndex). end. procedure TForm1.Clear . end.Add(list2.BtIsisatuList1Click(Sender: TObject).items.Items. list2.BtUlangiClick(Sender: TObject).

Controls.Latihan Delapan Source Program unit Unitdelapan. Dialogs. Messages. StdCtrls. ExtCtrls. interface uses Windows. Classes. Menus. Graphics. 76 . SysUtils. Forms.

Keliling3: TMenuItem. 77 . Shape2: TShape. Shape1: TShape. Panel1: TPanel. Popup2: TPopupMenu. File1: TMenuItem. Label1: TLabel. Luas2: TMenuItem. Lingkaran1: TMenuItem. Luas3: TMenuItem.type TFormdelapan = class(TForm) Menu1: TMainMenu. Keliling4: TMenuItem. EDJARI: TEdit. SegiTiga2: TMenuItem. SegiTiga1: TMenuItem. Keliling1: TMenuItem. Perhitungan1: TMenuItem. Luas1: TMenuItem. Label2: TLabel. Panel2: TPanel. Exit1: TMenuItem. Keliling2: TMenuItem. Popup1: TPopupMenu.

X. Button: TMouseButton. Shift: TShiftState. Label4: TLabel. EdKelilingEmpat: TEdit. Ulangi1: TMenuItem. EdLuasEmpat: TEdit. Shift: TShiftState. Label7: TLabel. procedure Keliling1Click(Sender: TObject). procedure Keliling3Click(Sender: TObject). procedure Shape1MouseDown(Sender: TObject. procedure Luas1Click(Sender: TObject). procedure SegiTiga2Click(Sender: TObject). procedure Shape2MouseDown(Sender: TObject. Y: Integer). Label5: TLabel. EdPanjang: TEdit. procedure Ulangi1Click(Sender: TObject). Label6: TLabel. Y: Integer).EdLuasLingkaran: TEdit. Button: TMouseButton. X. procedure Keliling2Click(Sender: TObject). EdkelilingLingkaran: TEdit. procedure Luas2Click(Sender: TObject). procedure Exit1Click(Sender: TObject). Label3: TLabel. 78 . EdLebar: TEdit.

Luas1Click(Sender: TObject).private { Private declarations } public { Public declarations } end.DFM} procedure TFormdelapan. var Formdelapan: TFormdelapan. procedure TFormdelapan. end. [mbOk]. mtInformation. begin if (edpanjang.Exit1Click(Sender: TObject).Text ='') or (edlebar. begin close.Text ='') then MessageDlg('Teks Panjang atau Teks Lebar kosong'. 0) else 79 . implementation {$R *.

80 . [mbOk].Text :=''.Text :=''.Text :=''. edkelilinglingkaran.text:=inttostr(strtoint(edpanjang.Text :=''. edluasempat.text)) +(2*strtoint(edlebar.Ulangi1Click(Sender: TObject). begin edjari.text))).Text ='') then MessageDlg('Teks Panjang atau Teks Lebar kosong'.text)). edlebar. end.edluasempat. begin if (edpanjang. edpanjang. procedure TFormdelapan. procedure TFormdelapan.Text :='' .Text :=''. edkelilingempat.Keliling1Click(Sender: TObject). 0) else edkelilingempat. edluaslingkaran. end. end.Text :=''.Text ='') or (edlebar. mtInformation.text)*strtoint(edl ebar.text:=inttostr((2*strtoint(edpanjang.

X.Top +90. y:=formdelapan.Shape2MouseDown(Sender: TObject. Y: Integer). begin if button = mbright then begin x:=formdelapan. popup2.SegiTiga2Click(Sender: TObject). Button: TMouseButton. Y: Integer).y).Left +260. end.Text ='' then 81 . y:=formdelapan. end.Popup(x. procedure TFormdelapan.Left +90. begin if edjari. Button: TMouseButton. popup1. X. Shift: TShiftState. end. end.Shape1MouseDown(Sender: TObject.procedure TFormdelapan. begin if button=mbright then begin x:=formdelapan. procedure TFormdelapan.Popup (x.Top +90.y). Shift: TShiftState.

Keliling3Click(Sender: TObject). end. procedure TFormdelapan.14).Luas2Click(Sender: TObject).text) * 3.14). procedure TFormdelapan. begin 82 . 0) else edluaslingkaran. [mbOk]. 0) else edkelilinglingkaran. begin if edjari.Text :=floattostr(strtofloat(edjari. [mbOk]. mtInformation.Keliling2Click(Sender: TObject). 0) else edkelilinglingkaran.text)* strtofloat(edjari. [mbOk].text)* 2 * 3.Text ='' then MessageDlg('Teks Jari-jari kosong'. begin if edjari. procedure TFormdelapan. end.Text :=floattostr(strtofloat(edjari.Text ='' then MessageDlg('Teks Jari-jari kosong'. mtInformation. end.text)* 2 * 3.MessageDlg('Teks Jari-jari kosong'.14).Text :=floattostr(strtofloat(edjari. mtInformation.

if edjari.14).text) * 3.Text ='' then MessageDlg('Teks Jari-jari kosong'. end.Text :=floattostr(strtofloat(edjari. 0) else edluaslingkaran. [mbOk]. end. Latihan Sembilan 83 . mtInformation.text)* strtofloat(edjari.

Grids. edjmlkol3: TEdit. Buttons. edjmlkol2: TEdit. interface uses Windows.Source Program unit Unitsembilan. ExtCtrls. StdCtrls. EdInput: TEdit. Dialogs. Label1: TLabel. Graphics. procedure FormCreate(Sender: TObject). edjmlkol1: TEdit. procedure BtProsesClick(Sender: TObject). edjmlkol4: TEdit. Messages. 84 . BtUlangi: TButton. Controls. SysUtils. BBKeluar: TBitBtn. type TFormsembilan = class(TForm) Grid1: TStringGrid. Forms. Panel1: TPanel. Classes. BtProses: TButton.

kol2.0]:=' grid1.rowcount:=2. i x 2 '.kol3.DFM} procedure TFormsembilan. i x i '.FormCreate(Sender: TObject).0]:=' grid1.Cells [4.Cells [2. begin grid1.0]:=' grid1. private { Private declarations } public { Public declarations } end. .Cells [1.procedure BtUlangiClick(Sender: TObject). procedure TFormsembilan. 85 i '.kol1.Cells [3. implementation {$R *.0]:=' grid1.Cells [0. i x 3 '.0]:='Akumulasi'. var Formsembilan: TFormsembilan. var i.kol4 : integer.BtProsesClick(Sender: TObject). grid1. end.

kol1:=0.i] := inttostr(i) else grid1.i-1]) +strtoint(grid1. kol2:=0.rowcount:=strtoint(edinput.Cells [4. end. edjmlkol1.i] := inttostr(i*i).Text :=inttostr(kol2).i]). kol1:=kol1 + strtoint(grid1. edjmlkol2.Cells [4. 86 .Cells [3.Text :=inttostr(kol1).begin grid1.i] := inttostr(i * 2).Cells [4.i] := inttostr(i*3). grid1.Cells [2. edjmlkol3.Cells [4.i] := inttostr(i).Cells [0.Text :=inttostr(kol3).i]).i]).Cells [1.i]).i] := inttostr(strtoint(grid1. for i:=1 to grid1. if i=1 then grid1.i])). kol4:=kol4 + strtoint(grid1.1 do begin grid1. kol4:=0.Cells [0.text)+1.Cells [3. grid1.Cells [1. kol3:=0. kol3:=kol3 + strtoint(grid1.RowCount . grid1.Cells [2. kol2:=kol2 + strtoint(grid1.

text:=''. edjmlkol2. grid1.1]:=''.1]:=''. procedure TFormsembilan. grid1.Text :=''. edinput. end. end. edjmlkol4.Cells [4. edjmlkol3.text:=''.Cells [3. grid1. end.1]:=''.Cells [2.text:=''.Cells [0. grid1. grid1.1]:=''. edjmlkol1.Text :=inttostr(kol4). grid1.text:=''.edjmlkol4. begin edinput.BtUlangiClick(Sender: TObject). Latihan Sepuluh 87 .1]:=''.RowCount :=2.Cells [1.SetFocus .

88 .

Label1: TLabel. Graphics. interface uses Windows. Label6: TLabel.Source Program unit Unitsepuluh. Forms. ComCtrls. Label3: TLabel. SysUtils. Label4: TLabel. StdCtrls. Label2: TLabel. ExtCtrls. Label5: TLabel. Classes. Controls. dttanggal: TDateTimePicker. type TFormSepuluh = class(TForm) Panel1: TPanel. 89 . Panel3: TPanel. ednamasuplier: TEdit. Dialogs. Grids. Panel2: TPanel. cmbnosuplier: TComboBox. Buttons. Messages. ednofaktur: TEdit.

edalamat: TEdit. Label9: TLabel. Label8: TLabel. btproses: TButton. Label7: TLabel. edqty: TEdit. procedure btprosesClick(Sender: TObject). edharga: TEdit. procedure btulangiClick(Sender: TObject). procedure cmbnosuplierClick(Sender: TObject). procedure bbcloseClick(Sender: TObject). Label10: TLabel. edtotal: TEdit. Grid1: TStringGrid. Label12: TLabel. bbclose: TBitBtn. procedure cmbkodebrgClick(Sender: TObject). procedure FormCreate(Sender: TObject). btulangi: TButton. cmbkodebrg: TComboBox. ednamabrg: TEdit. Label11: TLabel. private { Private declarations } public { Public declarations } 90 .

. arbrg : array[0. 91 .. nama:string. end. implementation {$R *. nama : string .3] of Tbarang.hasil:integer. alamat:string.end.3] of Tsuplier. FormSepuluh: TFormSepuluh. type Tbarang =record kode:string. end. arsup : array[0.DFM} procedure isisup(). type TSuplier = record nosup:string. var i. harga : integer.

P. arsup[2]. Citra Sari'. arsup[3]. arbrg[1].alamat:='Jl. arbrg[1].nama:='Kursi'.harga:=10000.harga:=40000.kode:='B004'. arsup[0]. arbrg[2]. Purwakarta 7'.nama:='PT. Dinonogoro 76'.nama:='PT. procedure isibrg(). arbrg[2]. arsup[3]. Jaya Ningrat'.alamat:='Jl.nama:='Lemari'. begin arbrg[0].alamat:='Jl. arsup[1]. Tambunan 276'.kode:='B002'.nosup:='S004'. arbrg[2].nama:='PT.nosup:='S003'. 92 .kode:='B003'. arsup[0]. arbrg[1]. arsup[1]. arbrg[0]. arsup[1].nosup:='S002'. arsup[3]. end.nama:='PT. arbrg[0]. arbrg[3]. Cakti Abadi'. arsup[2]. Ningrat Jaya'.alamat:='Jl. Blambangan 67'.kode:='B001'.begin arsup[0].nosup:='S001'. arsup[2].harga:=20000.nama:='Meja'.

nama:='Sofa'.harga:=80000. end. grid1.kode). var j: integer.arbrg[3].items.ColWidths [1]:=70. grid1.add(arbrg[j]. grid1. procedure TFormSepuluh.FormCreate(Sender: TObject). for j:=0 to 3 do begin cmbkodebrg.rowcount:=1. isibrg. end. hasil:=0.ColWidths [0]:=50. arbrg[3].add(arsup[j].ColWidths [2]:=150.bbcloseClick(Sender: TObject). cmbnosuplier.DateTime:=date. i:=1. begin 93 . isisup. procedure TFormSepuluh. end. dttanggal. begin grid1.items.nosup).

edalamat. begin ednamasuplier.text)*strtoint(edqty. grid1.text.cells[2. 94 .Text :=arbrg[cmbkodebrg.i-1]:=edharga. grid1.cells[3.text.i1]:=inttostr(strtoint(edharga. procedure TFormSepuluh.cells[5.text:=arsup[cmbnosuplier.itemindex].i-1]:=inttostr(i).cmbnosuplierClick(Sender: TObject).close.rowcount:=I.itemindex]. end.nama. begin ednamabrg. procedure TFormSepuluh. grid1.text)).cmbkodebrgClick(Sender: TObject). procedure TFormSepuluh.cells[5.i-1]).harga).Text :=inttostr(arbrg[cmbkodebrg. edharga.alamat. hasil:=hasil+strtoint(grid1.cells[4.nama.btprosesClick(Sender: TObject).text.i-1]:=ednamabrg.i-1]:=edqty. begin grid1. grid1.i-1]:=cmbkodebrg.Text := arsup[cmbnosuplier.text.cells[1.itemindex].cells[0. end. grid1.itemindex]. grid1. end.

Text :=inttostr(hasil). begin ednofaktur. cmbkodebrg.Text :=''. grid1.i:=i+1. ednamasuplier.Cells[1. end.0]:=''.Text :=''. grid1.0]:=''.Text :=''.DateTime :=date. grid1. end.Text :=''.Text :=''. cmbnosuplier.0]:=''.Cells[0. grid1. 95 . procedure TFormSepuluh.Text :=''.Cells[3. edharga.Cells[2. grid1. ednofaktur. edalamat.btulangiClick(Sender: TObject). edqty.SetFocus . edtotal.RowCount :=1.0]:=''.Text :=''. dttanggal. ednamabrg.0]:=''.Text :=''.Text :=''. edtotal. grid1.Cells[5.0]:=''.Cells[4. grid1.

end. Latihan Sebelas Source Program unit Unitsebelas. interface uses 96 .

type TFormsebelas = class(TForm) Panel1: TPanel. Panel3: TPanel. BtProses: TButton. RBPangkat: TRadioButton. Forms. EdHasil: TEdit. 97 . Graphics. RbPermutasi: TRadioButton. bbclose: TBitBtn. Messages. edN: TEdit. GroupBox3: TGroupBox. Label3: TLabel. Controls. Classes. Label4: TLabel. Label1: TLabel. Buttons. GroupBox1: TGroupBox. GroupBox2: TGroupBox. ExtCtrls. Label2: TLabel. RBCombinasi: TRadioButton. EdDasar: TEdit.Windows. Dialogs. EdR: TEdit. StdCtrls. BtUlangi: TButton. Panel2: TPanel. SysUtils.

Label5: TLabel.hasil : integer. private { Private declarations } public {function pangkat(bd : integer. } { Public declarations } end. function faktorial(N : integer):integer. for i:= 1 to bp do 98 . bp : integer):integer. var Formsebelas: TFormsebelas. bp : integer):integer. procedure BtUlangiClick(Sender: TObject). var i. implementation {$R *. Begin hasil:=1.DFM} function pangkat(bd : integer. EdPangkat: TEdit. procedure BtProsesClick(Sender: TObject).

procedure TFormsebelas.i : integer.text))))) else if rbpangkat.Checked =true then 99 . begin if rbpermutasi. end.text)))) else if rbCombinasi. begin hasil:=1. function faktorial(N : integer):integer.text))/faktorial((s trtoint(edN.BtProsesClick(Sender: TObject). faktorial:=hasil.text)strtoint(edR.hasil := hasil * bd.Text :=floattostr(faktorial(strtoint(edN. for i:=1 to n do hasil:=hasil*i.text:=floattostr(faktorial(strtoint(edN.Checked =true then edhasil.Checked =true then edhasil. end. pangkat :=hasil.text))/ (faktorial(strtoint(edR.text)-strtoint(edR.text))*faktorial((strtoint(edN. var hasil.

Text :=''.text ))).SetFocus . Latihan Dua Belas Form Data Modul 100 . edR. edHasil. edPangkat.BtUlangiClick(Sender: TObject). edN.Text :=inttostr(pangkat(strtoint(eddasar.Text :=''. procedure TFormsebelas. end. end. rbpermutasi. begin edN.Text :=''. end.strtoint(edpangkat.Checked :=false.Text :=''. Eddasar.edhasil. rbCombinasi.text:=''.text). rbpangkat.Checked :=false.Checked :=false.

Form About Form Transaksi 101 .

DB.Source Program unit DM. 102 . Graphics. Classes. DBTables. SysUtils. Messages. Dialogs. interface uses Windows. Controls. Forms.

tblMasterRANK: TFloatField. tblMasterPRICE_CHG: TSmallintField. tblMasterSYMBOL: TStringField. tblIndustryLONG_NAME: TStringField. tblMasterRISK: TStringField. tblMasterRCMNDATION: TStringField. tblMasterYRL_HIGH: TFloatField. tblMasterINDUSTRY: TSmallintField. tblMasterPROJ_GRTH: TFloatField. tblMasterYRL_LOW: TFloatField. tblMasterRATING: TStringField. tblIndustryIND_CODE: TSmallintField. tblMasterCO_NAME: TStringField. tblMasterOUTLOOK: TSmallintField. tblMasterCUR_PRICE: TFloatField. dsMaster: TDataSource. tblIndustry: TTable. tblMasterIndustryLongName: TStringField. tblMasterEXCHANGE: TStringField.type TDM1 = class(TDataModule) tblMaster: TTable. tblMasterP_E_RATIO: TFloatField. 103 . tblHoldings: TTable. dsIndustry: TDataSource. tblIndustryIND_NAME: TStringField.

tblHoldingsSHARES: TFloatField. dsHoldings: TDataSource.tblHoldingsACCT_NBR: TFloatField. tblHoldingsPUR_PRICE: TFloatField. var DM1: TDM1. private { Private declarations } public { Public declarations } end. procedure CalculateTotals(Sender: TObject. tblHoldingsPUR_COST: TCurrencyField. Field: TField). procedure tblHoldingsCalcFields(DataSet: TDataSet). implementation uses CtrlForm. tblHoldingsSYMBOL: TStringField.DFM} 104 . procedure tblHoldingsAfterOpen(DataSet: TDataSet). tblHoldingsPUR_DATE: TDateField. {$R *. procedure tblHoldingsAfterPost(DataSet: TDataSet).

begin tblHoldingsPUR_COST.AsFloat. otherwise. { The Display Format specification } begin { Update the count of stock transactions } FmCtrlGrid. flTotalValue. end. clear the result displays. } strFormatSpec: string.tblHoldingsCalcFields(DataSet: TDataSet).AsFloat * tblHoldingsSHARES.AsFloat := tblHoldingsPUR_PRICE.procedure TDM1. flDifference: Real.CalculateTotals(Sender: TObject. } if tblHoldings.recordCount = 0 then begin { Clear the result displays } 105 { Holds total share cost } { Holds total share count } { Holds total share value } { Holds difference between cost and value .Caption := IntToStr( tblHoldings.lPurchase. flTotalShares.RecordCount ). procedure TDM1. { See whether or not its necessary to total the holdings and (if so) do so and update the result displays. Field: TField). var flTotalCost.

end.enableControls. FmCtrlGrid. tblHoldings. { Initialize the holder variables } flTotalCost := 0.0.next.0. tblHoldings. while not tblHoldings. flTotalShares := 0.lDifference. FmCtrlGrid.first. { restore the display of holdings } 106 .Cursor := crHourglass.lTotalCost.FmCtrlGrid.disableControls.lTotalShares.AsFloat.eof do begin flTotalCost := flTotalCost + tblHoldingsPUR_COST. { Calculate the total cost of these holdings.AsFloat. { hide this process from the user } tblHoldings.Caption := ''. tblHoldings. } tblHoldings. flTotalShares := flTotalShares + tblHoldingsSHARES. end else begin { let the user know something's going on } Screen.Caption := ''.first.Caption := ''.

{ Calculate the current value of the shares (by multiplying the current holdings by the current share price) and the difference between the cost and the value. } flTotalValue := flTotalShares * tblMasterCUR_PRICE.AsFloat; flDifference := flTotalValue - flTotalCost; { Use the same format specification as that being used to display the Current Price field value so it can be used to display the results } strFormatSpec := tblMasterCUR_PRICE.DisplayFormat; { Update the result displays } FmCtrlGrid.lTotalCost.Caption := FormatFloat( strFormatSpec, flTotalCost ); FmCtrlGrid.lTotalShares.Caption := FormatFloat( strFormatSpec, flTotalValue ); FmCtrlGrid.lDifference.Caption := FormatFloat( strFormatSpec, flDifference ); { Update the Font Color of the Diference to indicate the quality of the investment } if flDifference > 0 then
107

FmCtrlGrid.lDifference.Font.Color := clGreen else FmCtrlGrid.lDifference.Font.Color := clRed; FmCtrlGrid.lDifference.update; { let the user know that we're finished } Screen.Cursor := crDefault; end; end;

procedure TDM1.tblHoldingsAfterPost(DataSet: TDataSet); var bmCurrent : TBookmark; { Holds the current position } begin with tblHoldings do begin bmCurrent := getBookmark; try CalculateTotals(nil, nil); { recalc totals } gotoBookmark(bmCurrent); finally; freeBookmark(bmCurrent); end; end; end;
108

{ save position }

{ restore position } { free memory }

procedure TDM1.tblHoldingsAfterOpen(DataSet: TDataSet); begin {Don't want this calculation to occur until both master & detail are open} dsMaster.OnDataChange := CalculateTotals; end; end. unit CtrlForm; interface uses Windows, Messages, SysUtils, Classes, Graphics, Controls, Forms, Dialogs, DBCtrls, StdCtrls, ExtCtrls, Mask, DBTables, DB, Grids, DBGrids, Menus, DBCGrids; type TFmCtrlGrid = class(TForm) DBCtrlGrid1: TDBCtrlGrid; DBGrid1: TDBGrid; DBEdit1: TDBEdit;
109

110 . Label1: TLabel. procedure DBGrid1Enter(Sender: TObject). Label9: TLabel. About1: TMenuItem. DBEdit3: TDBEdit. lDifference: TLabel. Label3: TLabel. Label4: TLabel. Label11: TLabel. Label8: TLabel. Label5: TLabel. lTotalCost: TLabel. MainMenu1: TMainMenu. lPurchase: TLabel. Bevel1: TBevel. Label10: TLabel.DBEdit2: TDBEdit. Button1: TButton. lTotalShares: TLabel. Label6: TLabel. procedure Button1Click(Sender: TObject). DBNavigator1: TDBNavigator. Label2: TLabel. DBEdit4: TDBEdit. Label7: TLabel. procedure FormShow(Sender: TObject).

FormShow(Sender: TObject). var FmCtrlGrid: TFmCtrlGrid. end. begin DM1. 111 . About. procedure About1Click(Sender: TObject). nil). {$R *. procedure TFmCtrlGrid.Button1Click(Sender: TObject). begin Close. implementation uses DM.procedure DBCtrlGrid1Enter(Sender: TObject).CalculateTotals(Sender. end.DFM} procedure TFmCtrlGrid. private { Private declarations } public { Public declarations } end.

end. end.DataSource := DM1. end.DBGrid1Enter(Sender: TObject). begin with TFMAboutBox. begin DBNavigator1. procedure TFmCtrlGrid.Create(nil) do try ShowModal.DSMaster. begin DBNavigator1. end.About1Click(Sender: TObject). end. procedure TFmCtrlGrid.procedure TFmCtrlGrid. 112 .DataSource := DM1.DSHoldings.DBCtrlGrid1Enter(Sender: TObject). finally Free.