Anda di halaman 1dari 3

Apa saja penyakit yang menimbulkan gejala demam dan etiologinya? VIRUS 1.

Herpes Simpleks Herpes simpleks menyebabkan timbulnya erupsi pada kulit atau selaput lendir. Erupsi ini akan menghilang meskipun virusnya tetap ada dalam keadaan tidak aktif di dalam ganglia (badan sel saraf), yang mempersarafi rasa pada daerah yang terinfeksi. Terdapat 2 jenis virus herpes simpleks yang menginfeksi kulit, yaitu HSV-1 dan HSV-2. HSV-1 merupakan penyebab dari luka di bibir (herpes labialis) dan luka di kornea mata (keratitis herpes simpleks); biasanya ditularkan melalui kontak dengan sekresi dari atau di sekitar mulut. HSV-2 biasanya menyebabkan herpes genitalis dan terutama ditularkan melalui kontak langsung dengan luka selama melakukan hubungan seksual. 2. Campak (measles) Etiologi : campak disebabkan oleh morbilivirus atau virus rubeola yang sangat menular. Manusia merupakan hospes yang sangat alami bagi virus ini, yang sangat sensitive terhadap temeperatur. Virus campak termasuk family Paramyxovirus, yang idak tahan panas dan mati pada pH dibawah 4,5, virus ini mempunyai ukuran diameter sekitar 140 milimikron. 3. Gondongan (MUMPS) Mumps adalah penyakit virus akut yang disebabkan oleh virus RNA yang termasuk family Paramyxoviridae. Mumps virus termasuk genus Parainfluenza yang menyerang manusi, dan hewan (tikus, hamster). 4. Rubella (campak jerman) Campak jerman atau rubella termasuk infeksi akut yang ringan disebabkan oleh virus rubella. Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak dan remaja. Rubellavirus termasuk dalam genus rubivirus dari family Togaviridae. Virion virus ini berukuran 60 nm, mempunyai selubung berbentuk pleomorfik atau sferik. 5. Influenza Influenza (flu) adalah suatu infeksi virus yang menyebabkan demam, hidung meler, sakit kepala, batuk, tidak enak badan (malaise) dan peradangan pada selaput lendir hidung dan saluran pernafasan. Penyebabnya Virus influenza tipe A atau B. Virus ditularkan melalui air liur terinfeksi yang keluar pada

saat penderita batuk atau bersin; atau melalui kontak langsung dengan sekresi (ludah, air liur, ingus) penderita. Virus influenza merupakan ortomiksovirus berenvelope (100 nm) yang mengandung genom RNA beruntai tunggal negative yang dibagi menjadi 8 segmen. 6. Demam Berdarah Dengue (DBD) Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) {bahasa medisnya disebut Dengue Hemorrhagic Fever (DHF)} adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, yang mana menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah, sehingga mengakibatkan perdarahan. Seperti beberapa flavivirus, virus dengue dewasa terdiri dari genom single-stranded RNA yang dikelilingi oleh suatu ikosahedral atau isometric nukleokapsid. Virion dengue merupakan partikel sferis dengan diameter nukleokapsid 30 nm dan ketebalan selubung 10 nm, sehingga diameter virion kira-kira 50 nm. Genom virus dengue terdiri dari asam ribonuklead berserat tunggal, panjangnya kirakira 11 kilobasa. Genom terdiri dari protein struktural dan protein non struktural, yaitu gen C mengkode sintesa nukleokapsid (Capsid), gen M mengkode sintesa protein M (Membran) dan gen E mengkode sintesa glikoprotein selubung/ Evelope. Partikel virus yang belum matang (immature) mengandung lebih banyak protein rekursor (prM) dan kurang infeksius dibandingkan virion lengkap yang dilepaskan. Virus ini stabil pada ph 79 dan pada suhu rendah, sedang pada suhu yang relative tinggi infektivitasnya cepat menurun. Sifat dengue yang lain adalah sangat peka terhadap beberapa zat kimia seperti sodium deoxycholate, eter, kloroform dan garam empedu karena adanya amplop lipid. Bentuk batang, sensitif terhadap inaktivasi oleh Dietil eter dan Na dioksikolat, stabil pada suhu 70oC 7. Rabies Rabies (penyakit anjing gila) adalah penyakit infeksi akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies, dan ditularkan melalui gigitan hewan penular rabies terutama anjing, kucing, dan kera. Disebabkan oleh rhabdovirus RNA yang berbentuk peluru dengan nukleokapsid helical,dielubungi membran dengan 6-7 nm glikoprotein dan untai tuggal dari sense-negatif. 8. Demam Chikungunya Chikungunya berasal dari bahasa Shawill berdasarkan gejala pada penderita, yang berarti (posisi tubuh) meliuk atau melengkung (that which contorts or bends up), mengacu pada

postur penderita yang membungkuk akibat nyeri sendi hebat (arthralgia). Nyeri sendi ini terjadi pada lutut pergelangan kaki serta persendian tangan dan kaki. Demam Chikungunya disebabkan oleh virus Chikungunya (CHIKV). CHIKV termasuk keluarga Togaviridae, Genus alphavirus, dan ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti.