Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Economic Value Added (EVA) secara parsial berpengaruh terhadap Market Value Added (MVA) pada perusahaan perbankan di Bursa Efek Indonesia. Besarnya variabel EVA tergantung oleh nilai NOPAT dan Chapital Charges, sedangkan variabel MVA dipengaruhi oleh nilai nominal dan nilai pasar saham serta jumlah saham yang beredar selama satu tahun. Konsep ini membuktikan bahwa perusahaan dengan laba yang tinggi belum tentu mampu memberikan kesejahteraan yang tinggi bagi pemegang sahamnya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kausal dengan jumlah sampel sebanyak 18 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2007 2009. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Indonesia Capital Market Directory (ICMD) dan dari situs www.idx.co.id. Proses analisis data yang dilakukan terlebih dahulu adalah uji asumsi klasik dan selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis. Metode statistik yang digunakan adalah regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Economic Value Added (EVA) berpengaruh signifikan terhadap Market Value Added (MVA). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kenaikan atau penurunan EVA akan berpengaruh terhadap kenaikan atau penurunan MVA. Jika perusahaan berfokus pada EVA, hal ini dapat membantu memastikan bahwa perusahaan telah menjalankan operasi dengan cara konsisten dengan tujuan untuk memaksimalkan kepentingan pemegang saham. Begitu juga semakin tinggi nilai MVA, maka semakin baik kinerja yang telah dilakukan oleh perusahaan. EVA menunjukkan nilai tambah yang terjadi selama suatu tahun tertentu, sedangkan MVA mencerminkan kinerja perusahaan sepanjang hidupnya, bahkan mungkin termasuk masa masa sebelum manajer yang ada sekarang dilahirkan. Kata Kunci : Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA)

Universitas Sumatera Utara

ABSTRACT

The porpose of this research is to know whether the Economic Value Added (EVA) partially affect the Market Value Added (MVA) at the banking company in the Indonesia Stock Exchange. The amount EVA variables depends on the value of NOPAT and Chapital charges, while the MVA variables influenced by the nominal value and market value of shares and the number of shares outstanding during the year. This concept proves that companies with high profits may not be able to provide high welfare for its shareholders. This research is a kind of causal research with a total sample of 18 banking companies listed in Indonesia Stock Exchange during the period 2007 to 2009. The sample selection is done by using purposive sampling method. The data used are secondary data obtained from the Indonesian Capital Market Directory (ICMD) and from the site www.idx.co.id. The process of data analysis done first is to test the classic assumption and hypothesis testing is then performed. Statistical methods used are simple linear regression. The results showed that partially, Economic Value Added (EVA) significant impact on Market Value Added (MVA). From this research we can conclude that the increase or decrease in EVA will affect the increase or decrease in MVA. If the company focuses on the EVA, this can help ensure that the company has been running operations in a way consistent with the objective to maximize shareholder interests. Likewise, the higher the value of MVA, the better the performance that has been done by the company. EVA shows the added value that occurred during a given year, while the MVA reflects the company's performance throughout his life, perhaps even including the time - the period before the current manager was born. Keywords: Economic Value Added (EVA) and Market Value Added (MVA)

Universitas Sumatera Utara