Anda di halaman 1dari 5

Penetapan Al-dd dan H-dd

I. Judul
Penetapan Al-dd dan H-dd.
II. Tujuan
Untuk menentukan kemasaman pertukaran melalui penetapan Al-dd dan
H-dd dapat di tukar dan selanjutnya angka ini di gunakan untuk
menentukan kebutuhan kapur.
III. Tempat dan waktu
Praktikum dasar-dasar ilmu tanah dilakukan pada :
Hari/tanggal :
aktu :
Tempat : Praktikum dasar dasar ilmu tanah dilakukan di
!ab"rat"rium ilmu tanah uni#ersitas jambi
I$. Alat dan %ahan
alat :
!abu &rlenmeyer '(( dan )(( *l
+"r"ng dan ,elas ukur '(( *l
Tabung plastik atau b"t"l '-( *l
*esin pengaduk
Pipet )- *l
%uret '( dan - *l
%ahan :
!arutan ' . /+l
Air suling
Indikat"r 0en"lptalein
!arutan baku (1(23(' . .a4H dan (1(2)5 . /+l
!arutan 67 .a8
/ertas tissue dan kertas saring whatman
V. Tinjauan Pustaka
Tanah masam mempunyai sejumlah i"n Al dan H yang dapat di
pertukarkan.aluminium merupakan sumber kemasaman tanah karena Al
39
hidr"lisis
yang menghasilkan i"n H
9
.
:eaksinya :
Al
39
9 H)4 ; Al <4H=
)9
9 H
9
Al <4H=
)9
9 H)4 ; Al <4H)=
9
9 H
9
/ati"n bersi8at Al dan H yng terjerap pada k"mpleks jerapan dapat digantikan melalui
pen>u>ian dan garam /+l bergugus asam kuat kl"rida. ?alam hal ini i"n /
menggantikan i"n Al selanjutnya Al dalam bentuk hidr"ksida di k"mplekskan dengan
8lu"r <8= yang berasal dari .a0
$I.+ara /erja
'. *asukkan - gr tanah ke erlenmeyer )-( ml
). tambahkan -( ml '. /+l1tutuplah erlenmeyer dan k">"k selama '- menit
3. saring dengan kertas whatman dan tampung di tabung plastik '-( ml
6. pipet hasil saringan )- ml ke erlenmeyer '(( ml dan tambahkan - tetes indikat"r
8en"lptalein
-. titrasi dengan (.' . .a4H sampai timbul warna merah muda1 >atat jumlah .a4H
yang terpakai
@. tambahkan (1' ml . /+l kira-kira satu tetes1 sehingga warna merah hilang
2. tambahkan '( ml 67 .a01warna merah akan timbul kembali bial tanah tersebut
mengandung Al
5. titrasi dengan (1' . /+l sampai warna merah hilang kembali < >atat jumlah /+l
yang terpakai=
$II. Hasil dan Pembahasan
a. hasil
A: 9 H A! : ?? H : ??
!apisan atas (136 : (1)A6 (1'(A : (1-(5
!apisan bawah (1632 : (1)3 (163- : (13@'
b. pembahasan
*l Add/'(( gr B < ml /+l C . H+l = C 6(
*l H+l/'(( gr B D<ml .a4H C . .a4H = E < ml H+l C . H+l =F C 6(
<-( ml/)- ml= C <'(( gr/- gr= B 6(

*l Add / '(( gr B < ml H+l C . H+l = C 6(
B < (.) ml C (.(2)5 . = C 6(
B (.(-56A)
*l H+l / '(( gr B D<*l .a4H C . .a4H = E <*l H+l C . H+l =F C 6(
BD<(.3 *l C (.(23(' . = E < (1) *l C (.(2)5 . =F C 6(
B (.()'A(3 E (.('6-(
B (.-56A)
$III. /esimpulan
?ari hasil praktikum penetapan Al-dd dan H-dd kita dapat mengetahi bahwa jumlah
dari Al-dd dan H-dd masih sama-sama kuat1dimana pada lapisan bawah terdapat
data Al : dd B (.632 : (.)3 sedangakan H : dd B (.63- : (.3@'.dari data ini
menunjukkan bahwa Al-dd masih sangat banyak ditemukan pada tanah tersebut
yang artinya tanah tersebut masih sangat jenuh.Untuk mengurangi kejenuhan Al
tersebut1dapat kit tururnkan dengan menggunakan kapur.maka1kadar kejenuhan Al
tersebut akan turun dengan >epat sesuai dengan yang kita butuhkan.
IG. ?a8tar Pustaka
Agus1suri"n". 'AA5.Ilmu Tanah.PT Terpadu Harana Pustaka.*alang
Prasety"1H. )((6. ?asar-?asar Ilmu Tanah. Paspus pers.Jakarta
%inde1/.'AA@. Pemahaman Ilmu Tanah. etpaper P"s.I"gyakarta