Anda di halaman 1dari 5

RUMAH SAKIT

UMUM PUSAT
H.ADAM MALIK


PEMASANGAN PATIENT CONTROLLED
ANALGESIA INTRAVENA (PCA IV)
No. Dokumen

YM. 01.01 / I/ 6845 / 2012
Revisi

1
Halaman

1 | 3

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Tanggal Terbit

02 Oktober 2014
Ditetapkan
Direktur Utama


Dr. Lukmanul Hakim Nasution, Sp.KK
NIP : 195411201984031004
PENGERTIAN Nyeri adalah suatu pengalaman sensori dan emosional yang
tidak menyenangkan yang dihubungkan dengan kerusakan
jaringan atau potensial terjadinya kerusakan jaringan.
Penatalaksanaan nyeri di ruang rawat psikiatri dilakukan oleh
DPJP dan Tim Pain Klinik.
TUJUAN 1. Mencapai pengendalian nyeri yang efektif
2. Melibatkan pasien dalam menatatalaksana nyeri yang efektif
untuk dirinya sendiri


KEBIJAKAN
1. Kebijakan Direktur Utama No. YM.01.01/I.1.1/7843/2012
tentang Pelayanan Medis RSUP H. Adam Malik.
2. Kebijakan Direktur Utama No. YM.01.01/I.1.1/2983/2012
tentang Pelayanan Pasien RSUP H. Adam Malik.
3. Kebijakan Direktur Utama No.YM.01.01/I/10236/2011
tentang Pelaksanaan Perawatan Pasien yang
Berkelanjutan.
RUMAH SAKIT
UMUM PUSAT
H.ADAM MALIK

PEMASANGAN PATIENT CONTROLLED
ANALGESIA INTRAVENA (PCA IV)
No. Dokumen

YM. 01.01 / I/ 6845 / 2012
Revisi

1
Halaman

2| 3
PROSEDUR 1. Tentukan derajat nyeri pasien sesuai dengan Instruksi Kerja
Penilaian Derajat Nyeri Pasien Dewasa.
2. Pada pasien dengan nyeri atau pada pasien pasca bedah
yang membutuhkan PCA, dokter spesialis anestesiologi
akan memberikan instruksi regimen analgesia PCA IV yang
meliputi:
a. Jenis obat, dosis bolus inisiasi, dosis bolus, interval
waktu dan dosis maksimal tiap jam
b. Pemantauan yang harus dilakukan selama tindakan
PCA IV. Hal ini dijelaskan di dalam Instruksi Kerja
Pemantauan PCA IV.
c. Tatalaksana komplikasi dan efek samping selama
tindakan PCA IV. Hal ini dijelaskan di dalam Instruksi
Kerja Tatalaksana Efek Samping dan Komplikasi
PCA IV.
d. Tatalaksana breakthrough pain selama tindakan
PCA IV. Hal ini dijelaskan di dalam Instruksi Kerja
Tatalaksana Breakthrough Pain pada PCA IV
e. Pihak yang harus dihubungi bila terjadi komplikasi.
3. Menghubungkan alat PCA yang sudah diset ke jalur
intravena pasien.
4. Lakukan pencatatan pada rekam medis pasien yang
bersangkutan.
5. Cara mengoperasikan alat PCA B-Braun Space:
Memulai alat PCA
a. Pilih ON, plunger akan membuka
b. Buka pintu syringe pump
c. Tarik holder syringe
d. Syringe yang sudah terisi dengan obat analgesik
sesuai konsentrasi yang ditetapkan dimasukkan
ke celah syringe (hijau) sedemikian sehingga
angka pada syringe terletak di depan
e. Holder dipasang kembali
f. Pintu syringe pump ditutup


RUMAH SAKIT
UMUM PUSAT
H.ADAM MALIK

PEMASANGAN PATIENT CONTROLLED
ANALGESIA INTRAVENA (PCA IV)
No. Dokumen


Revisi


Halaman

3| 3
g. Pada layar akan terlihat pilihan syringe selection.
Arahkan pilihan sesuai jenis syringe yang terpasang
(contoh : Terumo, B Braun Omnifix, OPS, BD dsb)
dengan menggeser ke atas atau ke bawah . Pilih
OK.
h. Plunger secara otomatis akan menyesuaikan
dengan jenis syringe yang dipilih
ii. Pada layar akan terlihat pilihan NEW THERAPY
Use Drug Library ,
1. Pilih YES bila ingin menggunakan
regimen yang ada pada library
2. Pilih NO bila ingin menggunakan
regimen di luar library
j. Bila memlih YES, akan terlihat pilihan :
1. Morfin iv Morfin 1 dan Morfin 2
2. Petidin iv
3. Fentanyl iv
4. Epidural
k. Pilih salah satu regimen yang diinginkan pada library
l. Pilih start
m. Pump akan otomatis terkunci dan PCA siap
digunakan.
Monitoring PCA (oleh tim APS):
a. Pada keadaan start atau pump masih berjalan ,
pilih C (CLEAR)
b. Pilih STATUS dengan menekan ke atas dan
kebawah dan memilih OK
c. Data yang dapat dilihat :
i. Rem. Lock = reminder lock
Menit yang tersisa dari lock out interval
sebelum pemberian bolus berikutnya
diperbolehkan.
ii. A/D ratio
o A/D ratio adalah persentase
keberhasilan penghantaran obat bolus
dari sejumlah permintaan pasien





RUMAH SAKIT
UMUM PUSAT
H.ADAM MALIK

PEMASANGAN PATIENT CONTROLLED
ANALGESIA INTRAVENA (PCA IV)
No. Dokumen


Revisi


Halaman

3| 3
iii. Rem limit adalah sisa obat yang masih
boleh dimasukkan lagi dalam jangka waktu
1 jam
iv. Volume total adalah volume total obat yang
sudah masuk sejak PCA dihidupkan
v. Time total adalah total waktu PCA telah
terpasang
vi. Batt cap adalah sisa kekuatan baterai yang
ada
Cara mengganti syringe:
a. Pilih STOP
b. Pilih C
c. Masukkan PIN yaitu 8228 dengan menggunakan
tombol kursor
d. Pilih SYRINGE CHANGE dan YES
e. Pintu syringe pump akan terbuka


f. Keluarkan syringe dan ganti dengan syringe baru
g. Setelah menutup holder dan pintu, pilih jenis syringe
sesuai jenis syringe yang baru terpasang, pilih OK
h. Plunger akan bergerak otomatis
i. PCA akan otomatis melanjutkan ke regimen
sebelumnya
j. Bila pada saat mengganti syringe akan mengganti
regimen :
i. Plih C (CLEAR)
ii. Masukkan kode 8228
iii. Pilih YES atau NO pada pilhan Use last
therapy?
iv. Pilih NO
v. Pada tampilan Use Drug Library, pilh YES
atau NO
vi. Pilih regimen yang diinginkan atau masukkan
parameter baru yang diinginkan.




















RUMAH SAKIT
UMUM PUSAT
H.ADAM MALIK

PEMASANGAN PATIENT CONTROLLED
ANALGESIA INTRAVENA (PCA IV)
No. Dokumen


Revisi


Halaman

3| 3
Instansi Terkait
1. Instalasi Gawat Darurat
2. Instalasi Rawat Inap
3. InstalasiPerawatan Intensif
4. Instalasi Diagnostik terpadu
5. Instalasi Bedah Pusat