Anda di halaman 1dari 30

LAPORAN HASIL AKTUALISASI NILAI DASAR

PROFESI PNS DI TEMPAT TUGAS / MAGANG

Oleh :
drg Aprilia Rosatie Fiana Dewi
NDH : VA / 15
Peserta Diklat Prajabatan Golongan III
Angkatan V Tahun 2015

DINAS / INSTANSI / SKPD / UNIT KERJA :


DINAS KESEHATAN KOTA MOJOKERTO
PUSKESMAS GEDONGAN

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR


BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
DIKLAT PRAJABATAN CPNS GOLONGAN III
ANGKATAN V TAHUN 2015

LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN AKTUALISASI NILAI DASAR
1

PROFESI PNS DI TEMPAT TUGAS / MAGANG

OLEH :
drg Aprilia Rosatie Fiana Dewi
Peserta Diklat Prajabatan Golongan III Angkatan V
NDH: VA/15
Laporan Hasil Aktualisasi Nilai Dasar Dalam Pelaksanaan Kegiatan
telah diseminarkan pada tanggal 5 Mei 2015
Di Gedung Islamic Centre Provinsi Jawa Timur

PENGUJI,

MENTOR,

( Ir. Kurtini Hanafifa, M.Sp )


NIP. 19510507 197903 2 007
Jabatan : Widya Iswara Muda

( drg Lidwina Ellen SW)


NIP. 19661127 199303 2 005
Jabatan : Kepala UPTD Puskemas Gedongan

COACH/PEMBIMBING,

(Dra. Tutik Purwaningsih M.Si )


NIP. 19630218 199003 2 008
Jabatan : Widyaiswara Madya

LAPORAN HASIL AKTUALISASI NILAI DASAR


PROFESI PNS DI TEMPAT TUGAS / MAGANG

I.

KEGIATAN YANG TELAH DILAKSANAKAN


1. Melakukan pelayanan medis gigi di poli gigi
2. Membuat catatan rekam medis gigi dan mulut pasien di dalam buku rekam
medik
3. Memasukkan data rekam medik pasien pada SIK puskesmas dan p-care pada
pasien BPJS
4. Membuat laporan bulanan poli gigi
5. Mengikuti rapat koordinasi di poli gigi
6. Menerima konsultasi dan melakukan penyuluhan kepada pasien yang ingin
berkonsultasi
7. Menerima rujukan dari sejawat ataupun poli lain
8. Mengerjakan kelengkapan akreditasi puskesmas

II.

NILAI-NILAI DASAR YANG TELAH DIPERGUNAKAN DAN MELANDASI


PELAKSANAAN KEGIATAN
1. Ketelitian
2. Tanggung jawab
3. Komitmen terhadap kepuasan pasien
4. Pelayanan yang berkualitas
5. Lengkap
6. Sistematis
7. Jujur
8. Transparan
9. Kerja sama
10. Adil sesuai proporsinya
11. Profesional
12. Sopan
13. Hormat
14. Non diskriminatif
15. Menjaga privasi pasien
16. Kesetaraan
17. Beradaptasi dengan perubahan
18. Perbaikan yang berkelanjutan

III.

TEKNIK-TEKNIK YANG DIPILIH DALAM MENGAKTUALISASIKAN


NILAI DASAR
1. teknik Tell-Show-Do
2. teknik pelayanan Prima
3. teknik NOT
4. teknik pencatatan SOAP
5. teknik SIMPUS
6. teknik komunikasi efektif
7. teknik 5S
8. teknik evaluasi berkala
3

IV.

MANFAAT KEGIATAN BAGI PIHAK LAIN DAN PENCAPAIAN VISI


ORGANISASI
1. Terbinanya hubungan antara dokter dan pasien yang baik sehingga pasien
lebih nyaman menjalani proses pengobatan dengan dokternya.
2. Menambah keyakinan pasien akan profesionalisme dokter
3. Menghindari kesalahan prosedur dalam menegakkan diagnosis
4. Mencegah terjadinya perbedaan pelayanan dikarenakan perbedaan status
pasien.
5. Tidak memberatkan pasien dalam hal pembiayaan, terutama pasien non
asuransi
6. Kepuasan pasien terhadap fasilitas kesehatan (puskesmas) akan meningkat
7. Membantu mewujudkan pelayanan yang bermutu sesuai dengan visi
Puskesmas Gedongan ,yaitu: Terwujudnya Mutu Pelayanan dan Budaya
Hidup Bersih serta Sehat pada Keluarga dan Masyarakat Kota Mojokerto
Secara Mandiri
8. Menghasilkan system informasi rekam medis pasien yang berkualitas
tinggi dengan menggunakan pendekatan ilmiah yang jelas, runtut dan
terpercaya
9. Data yang ada berkualitas sehingga dapat membantu kepala puskesmas
dalam merencanakan strategi kebijakan di masa depan
10. Terjalin kerja sama yang baik, dan team work yang solid,
11. Masalah yang ada dapat terselesaikan
12. Program-program poli gigi dapat terlaksana sesuai target
13. Pasien akan merasa nyaman untuk berkonsultasi
14. Meningkatkan kepercayaan dan kepatuhan pasien dalam menjaga
kesehatannya.

Surabaya, 5 Mei 2015


Peserta Diklat Prajabatan,

drg. Aprilia Rosatie Fiana Dewi

LAPORAN KEGIATAN

Kegiatan 1
Kegiatan
Tanggal
Daftar Lampiran

Melakukan pelayanan medis gigi di poli gigi


22 April - 3 Mei 2015
1.Foto kegiatan
2.Foto dokumen

Prosedur pelayanan medik gigi di poli gigi yaitu:


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Memanggil pasien berdasarkan antrian


Memperkenalkan diri kepada pasien dengan ramah
Melakukan anamnesa secara komprehensif
Melakukan pemeriksaan fisik secara holistic, rongga mulut.
Melakukan pemeriksaan penunjang yang diperlukan untuk menunjang diagnosis.
Menentukan diagnosis pasien secara cepat dan tepat
Melaksanakan metode TELL-SHOW-DO secara bertahap kepada pasien dan keluarga

pasien hingga pasien dan keluarga dapat memahami.


8. Meminta pasien mengisi surat persetujuan tindakan medis
9. Pemberian terapi dan tindakan secara tepat sesuai diagnosis dan indikasi
Penerapan nilai Akuntabilitas, ketelitian dan tanggung jawab dengan terknik
Tell-Show-Do sudah saya lakukan dengan cermat dan teliti yaitu dengan :
1. Saya menerangkan prosedur yang akan saya lakukan (TELL)
2. Saya menunjukkan tindakan yang akan saya lakukan, baik dengan gambar
ataupun alat peraga apabila diperlukan (SHOW)
3. Saya melakukan tindakan /terapi setelah mendapat ijin dari pasien (DO)
Penerapan nilai Komitmen mutu dengan teknik pelayanan prima, yaitu
menerapkan 4 unsur pokok: Kecepatan, Ketepatan, Keramahan, Kenyamanan (4K). Saya
berkomitmen terhadap kepuasan pasien dan memberikan pelayanan yang berkualitas
Dengan cara

mendengarkan keluhan pasien, menjelaskan dengan pendekatan ilmiah dalam

bahasa yang mudah dipahami pasien dan memotivasi pasien untuk selalu menjaga kesehatannya
dengan lebih baik.
Penerapan nilai Anti korupsi berupa jujur dan transparan dengan teknik NOT
(No gratification-On Procedure-Tranparancy), Dengan cara menunjukkan tarif PERDA kepada
pasien non asuransi BPJS dan Total Coverage (Asuransi Warga Kota Mojokerto) sebelum
melakukan tindakan dan meminta persetujuan pasien terlebih dahulu tentang biayanya .
Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk
1.

Terbinanya hubungan antara dokter dan pasien yang baik sehingga pasien lebih nyaman

2.
3.
4.
5.
6.

menjalani proses pengobatan dengan dokternya.


Menambah keyakinan pasien akan profesionalisme dokter
Menghindari kesalahan prosedur dalam menegakkan diagnosis
Mencegah terjadinya perbedaan pelayanan dikarenakan perbedaan status pasien.
Tidak memberatkan pasien dalam hal pembiayaan, terutama pasien non asuransi.
Kepuasan pasien terhadap fasilitas kesehatan (puskesmas) akan meningkat
5

7. Membantu mewujudkan pelayanan yang bermutu sesuai dengan visi Puskesmas


Gedongan ,yaitu: Terwujudnya Mutu Pelayanan dan Budaya Hidup Bersih
serta Sehat pada Keluarga dan Masyarakat Kota Mojokerto Secara
Mandiri
Jika kegiatan pelayanan medis gigi di poli gigi tidak menggunakan nilai dasar
Akuntabilitas, Komitmen Mutu dan Anti korupsi, maka pelayanan yang dihasilkan tidak akan
dapat memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat, bahkan dapat merugikan kesehatan pasien.

Lampiran Pendukung Kegiatan 1


1. Foto Kegiatan

Foto 1. Mengerjakan pasien sesuai nomor antrian loket pendaftaran

Foto 2. Teknik Tell: menerangkan prosedur yang dilakukan

Foto 3. Teknik SHOW:menunjukkan tindakan yang akan dilakukan, baik dengan gambar ataupun alat
peraga apabila diperlukan

Foto 4: Pasien mengisi surat persetujuan tindakan medis

Foto 5: Form persetujuan tindakan medis

Foto 6: Menunjukkan tarif PERDA kepada pasien non asuransi dan minta persetujuan pasien terlebih dahulu
sebelum melakukan tindakan

Foto 7: Lampiran tarif retribusi pelayanan kesehatan


sesuai Perda No 8 Tahun 2011

Foto 8: Teknik DO: melakukan tindakan /terapi setelah mendapat ijin dari pasien

10

Foto 8

Foto 9
Foto 8 & 9: Teknik 4K Kecepatan, Ketepatan, Keramahan, Kenyamanan (4K). Saya mendengarkan keluhan
pasien, menjelaskan dengan pendekatan ilmiah dalam bahasa yang mudah dipahami pasien dan memotivasi
pasien untuk menjaga kesehatannya dengan lebih baik

Foto 10: Line pengaduan 24 jam menunjukkan komitmen terhadap kepuasan pasien

11

Kegiatan 2
Kegiatan
Tanggal
Daftar Lampiran

Membuat catatan rekam medis gigi dan mulut pasien di dalam buku
rekam medik
22 April 3 Mei 2015
1. Foto Kegiatan
2. Foto dokumen

Pembuatan catatan rekam medis langkah-langkahnya sebagai berikut:


Menuliskan tanggal pemeriksaan
Memeriksa kelengkapan identitas pasien yang terdapat dalam buku rekam medis, nama
pasien,nama KK, alamat, usia, nomor rekam medis, jenis pasien (umum, pra sekolah,
anak sekolah, ibu hamil), jenis asuransi kesehatan pasien (bpjs (termasuk nomor kartu
bpjs), total coverage warga kota, non asuransi/umum), riwayat kesehatan pasien yang
sudah diketahui sebelumnya (misal: asma, jantung koroner, dll), riwayat alergi obat yang
sudah diketahui sebelumnya (misal: alergi golongan penicillin, dll), apabila belum
lengkap dapat segera dilengkapi
3 Menuliskan secara jelas dan lengkap keluhan pasien, riwayat penyakit sekarang, riwayat
pengobatan, dan riwayat penyakit terdahulu
4 Menuliskan hasil pemeriksaan fisik secara jelas dan lengkap
5 Menuliskan hasil pemeriksaan penunjang secara jelas dan lengkap (apabila ada)
6 Menuliskan diagnosa secara jelas dan lengkap
7 Menuliskan setiap terapi dan tindakan medik yang dilakukan secara jelas dan lengkap
8 Menyertakan surat persetujuan tindakan medis /surat penolakan tindakan medis dalam
kelengkapan buku rekam medis apabila ada indikasi tindakan medis
9 Menuliskan tindakan apa yang akan dilakukan selanjutnya apabila diperlukan perawatan
lanjutan kepada pasien
10 Menyalin data pasien yang terdapat pada buku rekam medik
1
2

Penerapan nilai Komitmen mutu secara lengkap dan sistematis dengan teknik
pencatatan SOAP (Subyektif-Obyektif-Analisis-Perencanaan) sudah saya lakukan dengan
lengkap dan sistematis dengan rincian teknik SOAP sebagai berikut:

Subyektif: pemeriksaan secara subyektif dengan mendengar keluhan pasien, riwayat

penyakit di masa lalu, kondisi umum,dan lain-lain (anamnesa)


Obyektif: pemeriksaan klinis berdasarkan keluhan pasien
Analisis : menegakkan diagnose/differential diagnose
Perencanaan: merencanakan terapi, tindakan ataupun pemeriksaan penunjang apabila
diperlukan
Dengan menggunakan teknik pencatatan SOAP diharapkan menghasilkan system

informasi rekam medis pasien yang berkualitas tinggi dengan menggunakan pendekatan ilmiah
12

yang jelas, runtut dan terpercaya


Jika kegiatan membuat catatan rekam medis gigi dan mulut pasien di dalam buku
rekam medik tidak menggunakan nilai dasar Komitmen Mutu, maka data yang dihasilkan tidak
akan akurat, bahkan dapat merugikan atau membahayakan kesehatan pasien apabila terjadi
kesalahan informasi.

Lampiran pendukung Kegiatan 2

13

Foto 11 : Buku Rekam Medis Pasien Rawat Jalan

Foto 12: Isi Lembar Rekam Medis Dengan metode SOAP

14

Foto 13: Mengerjakan rekam medis pasien

Kegiatan 3
Kegiatan
Tanggal
Daftar Lampiran

Memasukkan data rekam medik pasien pada SIK puskesmas dan p-care
pada pasien BPJS
22 April 3 Mei 2015
Foto Kegiatan

Saya sudah memasukkan data rekam medik pasien pada SIK puskesmas dan p-care
pada pasien BPJS ke dalam kolom-kolom yang sudah tersedia pada pemrograman Sistem
Informasi Komputer (SIK) dengan menerapkan nilai Akuntabilitas dengan teknik SIMPUS
(Sistem Informasi Manajemen Puskesmas).

Dengan penuh ketelitian dan bertanggung

jawab saya memasukkan data pasien yang ada ke dalam SIMPUS .


Dengan menggunakan teknik SIMPUS data yang ada menjadi akurat, sehingga
system administrasi Puskesmas dapat berlangsung dengan baik
Jika kegiatan memasukkan data rekam medik pasien pada SIK puskesmas dan p-care
pada pasien BPJS tidak menggunakan nilai dasar Akuntabilitas maka data yang dihasilkan tidak
akan akurat, sehingga dikhawatirkan dapat memberikan informasi yang salah dan menyebabkan

15

kekeliruan kepala puskesmas dalam merencanakan strategi kebijakan di masa depan

Lampiran Pendukung Kegiatan 3

Foto 14. Memasukkan data rekam medik pasien pada SIK puskesmas dan p-care pada pasien BPJS

Foto 15. Tampilan SIMPUS pada layar computer yang terhubung secara online, sehingga bisa diakses setiap
saat oleh yang berkepentingan

Kegiatan 4
Kegiatan

Membuat laporan bulanan poli gigi


16

Tanggal
Daftar Lampiran

30 April 2015
1. Foto Kegiatan
2. Foto Dokumen

Saya dan rekan rekan poli gigi bersama-sama membuat laporan bulanan poli gigi,
yang berisi antara lain rekapan jumlah pasien, penyakit terbanyak, tindakan-tindakan yang
dilakukan dan lain-lain. Penerapan nilai Anti korupsi dengan teknik SIMPUS (Sistem
Informasi Manajemen Puskesmas) sudah saya lakukan dengan jujur dan transparan yaitu
dengan memasukkan rekapan data pasien sebulan terakhir ke dalam SIMPUS dengan sebenarbenarnya, tidak hanya agar dapat memenuhi target sasaran.
Dengan memasukkan data yang jujur dan sebenar-benarnya, data menjadi akurat
sehingga membantu kepala puskesmas dalam merencanakan strategi kebijakan di masa depan.
Jika kegiatan membuat laporan bulanan poli gigi tidak menggunakan nilai dasar Anti
korupsi maka data yang dihasilkan tidak akan akurat,hanya agar dapat memenuhi target sehingga
dikhawatirkan dapat memberikan informasi yang salah dan menyebabkan kekeliruan kepala
puskesmas dalam merencanakan strategi kebijakan di masa depan

Lampiran Pendukung Kegiatan 4

Foto16: Membuat laporan bulanan poli gig

17

Foto 16: Rekapan manual data bulanan

Foto17: Memasukkan Rekapan data manual dalam SIMPUS

18

Kegiatan 5
Kegiatan

Mengikuti rapat koordinasi di poli gigi

Tanggal

30 April 2015

Daftar Lampiran

1. Foto Kegiatan
2. Foto Dokumen

Saya dan rekan rekan poli gigi bersama-sama melakukan rapat koordinasi di
poli gigi, yang membahas antara lain agenda kegiatan bulan depan, monitoring dan evaluasi
kegiatan bulan lalu, pembagian tugas kegiatan luar gedung, pembahasan masalah kegiatan
bulan lalu, dan Rencana Tindak Lanjut. Penerapan nilai Nasionalisme yaitu kerja sama dan
adil sesuai dengan proporsinya dengan teknik komunikasi efektif telah saya lakukan
dengan cara pendekatan teknik komunikasi efektif REACH:Respect (menghargai),
Empathy (kemampuan mendengar), Audible (dapat didengarkan/dimengerti dengan
baik), Clarity (jelas), Humble (rendah hati).
Dengan menggunakan pendekatan komunikasi efektif REACH rapat koordinasi
berjalan dengan lancar, terjalin kerja sama yang baik, dan team work yang solid, masalah
yang ada dapat terselesaikan dan program-program poli gigi dapat terlaksana sesuai target
Apabila tidak menggunakan pendekatan komunikasi efektif

REACH,

dikhawatirkan dapat terjadi kesalah pahaman, perdebatan, sehingga kurang dapat terjalin
komunikasi yang lancar, team work menjadi kurang solid, masalah yang ada tidak dapat
terselesaikan dan program-program poli gigi tidak dapat terlaksana sesuai target

19

Lampiran Pendukung Kegiatan 5

Foto 18: Rapat koordinasi poli gigi membahas antara lain agenda kegiatan bulan depan, monitoring dan evaluasi
kegiatan bulan lalu, pembagian tugas kegiatan luar gedung, pembahasan masalah kegiatan bulan lalu, dan
Rencana Tindak Lanjut

Foto 19: Notulensi hasil rapat koordinasi poli gigi

20

Kegiatan 6
Kegiatan
Tanggal
Daftar Lampiran

Menerima konsultasi dan melakukan penyuluhan kepada pasien yang


ingin berkonsultasi
22 April 3 Mei 2015
Foto Kegiatan

Terkadang ada beberapa pasien datang hanya untuk berkonsultasi tentang


keluhannya, atau bertanya tentang hal hal lain seputar kesehatan rongga mulut.

Dalam

menerima konsultasi dan melakukan penyuluhan kepada pasien, saya menerapkan nilai
Akuntabilitas berupa nilai tanggung jawab dan profesionalisme dengan teknik komunikasi
efektif telah saya lakukan dengan cara teknik pendekatan komunikasi efektif
Respect

(menghargai),

Empathy

(kemampuan

mendengar),

REACH:

Audible

(dapat

didengarkan/dimengerti dengan baik), Clarity (jelas), Humble (rendah hati).


Dalam menjelaskan dan menjawab pertanyaan pasien sesuai nilai dasar Etika
Publik menggunakan teknik 5S (Senyum-Salam-Sapa-Sopan-Santun), saya tidak membedabedakan pasien dan menjaga kerahasiaan pasien,sehingga pasien merasa aman,nyaman dan puas
dengan pelayanan puskesmas.
Apabila tidak menggunakan pendekatan komunikasi efekktif REACH dan teknik 5S
(Senyum-Salam-Sapa-Sopan-Santun) dikhawatirkan pasien tidak akan percaya dan tidak nyaman
berkonsultasi dengan dokter sehingga masalah kesehatan pasien kurang dapat teratasi dan pasien
kurang mendapat pengetahuan yang memadai tentang kesehatan yang ingin diketahuinya.
Lampiran pendukung kegiatan 6

Foto 20. Memberi konsultasi dan penyuluhan pada pasien

21

Foto 21. Memberikan foto cara menyikat gigi yang benar

Kegiatan 7
Kegiatan

Menerima rujukan dari sejawat ataupun poli lain

Tanggal
Daftar Lampiran

22 April 3 Mei 2015


Foto Kegiatan

Saya menerima rujukan pasien apabila ada pasien dari poli lain yang mempunyai
keluhan dalam rongga mulut. Dalam menerima rujukan dari sejawat ataupun poli lain, penerapan
nilai Nasionalisme yaitu kerja sama dan kesetaraan dengan teknik komunikasi efektif telah
saya lakukan dengan cara pendekatan komunikasi efektif REACH:Respect (menghargai),
Empathy (kemampuan mendengar), Audible (dapat didengarkan/dimengerti dengan baik),
Clarity (jelas), Humble (rendah hati).
Dengan menggunakan pendekatan komunikasi efektif REACH proses menerima
rujukan berjalan dengan lancar, terjalin kerja sama yang baik, pasien merasa nyaman dan
percaya, serta masalah kesehatan pasien dapat terselesaikan .
Apabila tidak menggunakan pendekatan komunikasi efektif REACH, dikhawatirkan
komunikasi menjadi tidak lancar, dapat terjadi kesalah pahaman, proses perujukan pasien tidak
berjalan lancar, sehingga masalah kesehatan pasien tidak dapat terselesaikan.

22

Lampiran pendukung kegiatan 7

Foto 22: Menerima rujukan ibu hamil dari poli KIA

Foto 23: Memeriksa kesehatan rongga mulut ibu hamil

23

Kegiatan 8
Kegiatan

Mengerjakan kelengkapan akreditasi puskesmas

Tanggal
Daftar Lampiran

22 April 3 Mei 2015


1. Foto Kegiatan
2. Foto Dokumen

Selain mengerjakan pelayanan medis poli, saya juga mengerjakan tugas lain yang
diberikan oleh kepala puskesmas, yaitu mengerjakan kelengkapan akreditasi puskesmas. Dalam
mengerjakan kelengkapan akreditasi puskesmas, saya telah melaksanakan nilai Komitmen mutu
berupa selalu beradaptasi dengan perubahan yang ada. Saya juga berusaha menerapkan
perbaikan yang berkelanjutan dalam rangka memenuhi persyaratan akreditasi.
Dengan teknik evaluasi berkala proses pengerjaan kelengkapan akreditasi dapat
lebih mudah dipantau sejauh mana proses pengerjaan kelengkapan akreditasi berjalan dan
apakah sudah sesuai target.
Apabila tidak melaksanakan nilai Komitmen mutu maka proses pengerjaan
kelengkapan akreditasi menjadi kurang terpola dengan baik, tidak efektif dan efisien, sehingga
target akan sulit terpenuhi, dan proses akreditasi puskesmas tidak berjalan lancar, dan akan
memakan waktu lama.

Lampiran pendukung kegiatan 8

24

Foto 24 : Proses pengerjaan akreditasi berupa pengecekan kelengkapan SPO

Foto 25 : tampilan SPO yang harus di edit agar sesuai peraturan akreditasi

25

Foto 26 : Form lembar kendali evaluasi berkala yang


harus diisi sesuai capaian

RENCANA AKSI
AKTUALISASI NILAI DASAR
26

PROFESI PNS DI TEMPAT TUGAS / MAGANG

Oleh :
drg. Aprilia Rosatie Fiana Dewi
Ndh : VA /15
Peserta Diklat Prajabatan Golongan III
Angkatan V Tahun 2015

DINAS / INSTANSI / SKPD / UNIT KERJA :


DINAS KESEHATAN PEMERINTAH KOTA MOJOKERTO
UPTD PUSKESMAS GEDONGAN
MOJOKERTO

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR


BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
DIKLAT PRAJABATAN CPNS GOLONGAN III
ANGKATAN V TAHUN 2015

RENCANA AKSI AKTUALISASI NILAI DASAR

27

No
.

Nilai Dasar

Kegiatan

Teknik

Keterangan

1.

Akuntabilitas

Melakukan pelayanan
medis gigi di poli gigi

Tell-Show-Do

Terlaksana

SIMPUS

Terlaksana

Komunikasi efektif

Terlaksana

Komunikasi efektif

Terlaksana

Komunikasi efektif

Terlaksana

5S (Senyum-SalamSapa-Sopan-Santun)

Terlaksana

2.

Akuntabilitas

3.

Akuntabilitas

4.

Nasionalisme

Memasukkan data
rekam medik pasien
pada SIK puskesmas
dan p-care pada pasien
BPJS
Menerima konsultasi
dan melakukan
penyuluhan kepada
pasien yang ingin
berkonsultasi
Mengikuti rapat
koordinasi di poli gigi

Nasionalisme

Menerima rujukan dari


sejawat ataupun poli
lain

6.

Etika publik

Menerima konsultasi
dan melakukan
penyuluhan kepada
pasien yang ingin
berkonsultasi

7.

Komitmen mutu

8.

Komitmen mutu

9.

Komitmen mutu

5.

Melakukan pelayanan
medis gigi di poli gigi

Membuat catatan
rekam medis gigi dan
mulut pasien di dalam
buku rekam medik
Mengerjakan
kelengkapan akreditasi
puskesmas

28

Pelayanan Prima 4K :
(Kecepatan,
Ketepatan,
Keramahan,
Kenyamanan)
SOAP (SubyektifObyektif-AnalisisPerencanaan)

Evaluasi Berkala

Terlaksana

Terlaksana

Terlaksana

10.

Anti korupsi

Melakukan pelayanan
medis gigi di poli gigi

11.

Anti korupsi

Membuat laporan
bulanan poli gigi

Teknik NOT

Terlaksana

SIMPUS

Terlaksana

Surabaya, Mei 2015


Peserta Diklat Prajabatan,

( drg. Aprilia Rosatie Fiana Dewi )

29

30