Anda di halaman 1dari 8

PERCOBAAN 1

Penentuan Keasaman Padatan


A. Tujuan Percobaan
Mempelajari dan menghitung keasaman padatan sampel material aluminosilikat
(zeolit)
B. Alat dan Bahan
Alat:
a. Neraca analitik
b. Spatula
c. Kaca arloji
d. Gelas kimia 250 ml
e. Hot plate
f. Magnetic stirrer
g. Corong buchner
h. Pompa vakum
i. Erlenmeyer berpenghisap
j. Spatula
k. Batang pengaduk
l. Kertas saring
m. Buret
n. Erlenmeyer
o. Botol semprot
p. Pipet ukur
q. Ball pipet
r. Gelas ukur 10 ml
Bahan:
a. Sampel padatan (zeolit)
b. Akuades
c. Indikator pH
d. KOH 0,1 N
e. Indikator PP
C. Cara Kerja
1. Pengukuran pH Suspensi Solid
1. Timbang sampel padatan masing sebanyak 5 gram !
2. Suspensikan kedua sampel yang sudah ditimbang 50 mL akuades!
3. Aduk suspensi selama 10 menit dan didiamkan beberapa saat sampai padatan
mengendap!
4. ukur pH suspensi dengan menggunakan indikator pH!

2. Pengujian Keasaman Sampel


1. Saring suspensi yang diperoleh dari bagian 1 dengan menggunakan corong
buchner!
2. Masukkan larutan KOH 0,1 N ke dalam buret!
3. Setelah disaring, ambil 5 ml filtrat dengan menggunakan pipet ukur secara
kuantitatif; kemudian masukkan filtrat tersebut pada labu erlenmeyer!
4. Masukkan indikator PP pada filtrat tersebut!
5. Titrasi filtrat tersebut dengan menggunakan KOH 0,1 N; lakukan kangkah ini
sebanyak 3 kali dan catat volume titran!

PERCOBAAN 2
Preparasi Kalium Nitrat dan Natrium Klorida
A. Tujuan Percobaan
Membuat kalium nitrat dan natrium klorida dan menguji tingkat kemurnian kalium
nitrat dan natrium klorida.
B. Alat dan Bahan
Alat-alat
a. Gelas piala 400 mL
b. Gelas piala 600 mL
c. Corong
d. Mikroskop
e. Pemanas spirtus
f. Pipet tetes
g. Kawat nikrom untuk uji nyala
h. Tabung reaksi
i. Penjepit tabung reaksi
Bahan
a. Kristal kalium klorida (KCl)
b. Kristal natrium nitrat (NaNO3)
c. HNO3 6M
d. AgNO3 0,1M
e. FeSO4
f. H2SO4
C. Cara Kerja
1. Pembuatan Kristal
a. Larutkan 15 gram KCl dalam 40 mL aquades panas.
b. Larutkan 17 gram NaNO3 dalam 40 mL aquades panas.
c. Campurkan kedua larutan diatas.
d. Uapkan larutan sampai volumenya kurang lebih 40 mL dan terbentuk kristal (x).
e. Pisahkan kristal (x) dari filtratnya.
f. Uapkan kembali filtrat yang dihasilkan sampai volume kurang lebih 20 mL. Pisahkan
kristal (y).

2. Pemurnian Kristal
a. Siapkan dua buah gelas kimia. Gelas kimia pertama diberi label kristal (x) dan gelas
kimia kedua diberi label kristal (y).
b. Larutkan masing-masing kristal (x) dan kristal (y) yang dihasilkan dalam 30 mL
aquades dengan sedikit pemanasan.
c. Dinginkan larutan kemudian saring kristal (x) dan kristal (y).
d. Keringkan kristal kristal (x) dan kristal (y), kemudian timbang hasilnya.
e. Hitung randemen kristal kristal (x) dan kristal (y) yang dihasilkan.

3. Uji Kemurnian Kristal


a. Lakukan tes nyala terhadap kristal (x) dan kristal (y)
b. Uji adanya ion klorida dan ion nitrat pada kristal (x) dan kristal (y).
c. Pengujian ion klorida dilakukan dengan melarutkan 0,01 gram kristal ke dalam 2
mL aquades yang diasamkan dengan 2 tetes HNO3 6M. kemudian ditetesi larutan
AgNO3 0,1M.
d. Pengujian ion nitrat dilakukan dengan melarutkan 0,01 gram kristal ke dalam 2 mL
aquades dan ditambah dengan 2 mL larutan jenuh FeSO4. Teteskan 1 mL H2SO4
melalui pinggir tabung reaksi dengan posisi tabung dalam keadaan miring.
e. Periksalah dengan mikroskop bentuk kristal (x) dan kristal (y). Bandingkan hasilnya
dengan data dalam handbook.

PERCOBAAN 3
Pemurnian Garam Dapur dengan Metode Rekristalisasi
A. Tujuan Percobaan
Memurnikan kristal NaCl yang terdapat dalam garam dapur dengan menggunakan
metode rekristalisasi.
B. Alat dan Bahan
Alat
a. Pemanas spiritus
b. Gelas beacker
c. Kertas saring
d. Kertas lakmus
Bahan
a. Garam dapur
b. Kristal CaO
c. Larutan Ba(OH)2 0,5M atau BaCl2 0,5M
d. Larutan (NH4)2CO3 (6 gram dalam 200 ml aqudes)
e. Larutan HCl 0,1M
f. H2SO4 pekat
b. Cara Kerja
1. Larutkan 8 g garam dapur dalam 25 ml aquades dengan menggunakan gelas beker.
Panaskan sambil diaduk dengan menggunakan hotplate dan magnetic stirrer.
2. Larutan disaring menggunakan kertas saring.
3. Rekristalisasi dengan cara penguapan:
a. Tambahkan 0,2 g CaO kedalam larutan A
b. Tambahkan larutan Ba(OH)2 sedikit demi sedikit sampai tidak terbentuk
endapan
c. Tambahkan larutan (NH4)2CO3 sedikit demi sedikit sambil terus diaduk.
d. Saring larutan kedalam gelas kimia yang bersih dan telah diketahui beratnya.
e. Tambahkan 10 mL HCl tetes demi tetes
f. Larutan diuapkan sampai sampel hampir kering
g. Timbang kristal yang dihasilkan dan hitung randemennya
4. Uji Kemurnial Kristal
a. Lakukan tes nyala terhadap kristal yang dihasilkan

b. Pengujian ion klorida dilakukan dengan melarutkan 0,01 gram kristal ke dalam 2
mL aquades yang diasamkan dengan 2 tetes HNO3 6M. kemudian ditetesi larutan
AgNO3 0,1M.
c. Periksalah dengan mikroskop bentuk kristal yang dihasilkan. Bandingkan
hasilnya dengan data dalam handbook.

PERCOBAAN 4
Preparasi Kristal Natrium Tiosulfat
A. Tujuan Percobaan
Membuat kristal natrium tiosulfat dan menguji tingkat kemurnian natrium tiosulfat.
B. Alat dan Bahan
Alat-alat
a. Set alat refluks
b. Gelas kimia 400 mL
c. Gelas kimia 600 mL
d. Corong
e. Mikroskop
f. Pemanas spirtus
g. Tabung reaksi
h. Penjepi tabung
i. Pipet tetes
Bahan- bahan
a. Na2SO3.7H2O
b. Serbuk Belerang
c. aquades
d. HCl
e. AgNO3
f. I2
c. Cara Kerja
1. Pembuatan natrium tiosulfat
a. Timbang 15 gram natrium tiosulfit heptahidrat, Na2SO3.7H2O, dan 2 gram serbuk
belerang.
b. Campurkan kedua zat tersebut dalam labu dasar bulat dan tambahkan 30 mL
aquades.
c. Refluks campuran natrium tiosulfit heptahidrat, Na2SO3.7H2O, dan serbuk
belerang tersebut selama 1 jam hingga sebagian besar belerang larut.
d. Saring larutan dalam keadaan panas, kemudian dinginkan filtrat yang dihasilkan.
e. Lakukan rekristalisasi sebanyak 2 kali, kemudian kristal disaring dan
dikeringkan.
f. Timbang natrium tiosulfat yang diperoleh. Hitung randemen hasil yang anda
peroleh!

2. Uji Sifat-sifat natrium tiosulfat


a. Periksa bentuk kristal natrium tiosulfat yang anda peroleh dengan menggunakan
mikroskop. Bandingkan hasilnya dengan data pada handbook.
b. Periksa titik leleh natrium tiosulfat yang anda peroleh. Bandingkan hasilnya
dengan data pada handbook.
c. Masukkan 1 gram kristal natrium sulfat yang anda peroleh ke dalam tabung
reaksi. Kemudian panaskan dengan menggunakan nyala api. Amati perubahan
yang terjadi.
d. Larutkan 1 gram kristal yang anda peroleh dengan menambahkan 10 ml aquades.
Kemudian tambahkan larutan I2 secara berlebih. Amati perubahan yang terjadi.
e. Larutkan 1 gram kristal yang anda peroleh dengan menambahkan 10 ml aquades.
Ambil 3 ml larutan yang anda peroleh dan masukan kedalam tabung reaksi.
Tambahkan asam klorida encer sebanyak 3 mL dan amati perubahan yang terjadi
dan bau yang ditimbulkan.
f. Ambil 3 ml larutan yang anda peroleh dari point 5 diatas, dan masukan ke dalam
tabung reaksi. Masukkan 3 mL perak nitrat. Kocok campuran dan diamkan
beberapa saat. Setelah didiamkan beberapa saat, panaskan larutan dalam tabung
reaksi tersebut. Amati perubahan yang terjadi.