Anda di halaman 1dari 13

PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU

KANTOR PELAYANAN PERIJINAN TERPADU PROVINSI BENGKULU

KP2T

JL. PEMBANGUNAN NO. 01 PADANG HARAPAN BENGKULU

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR


IZIN USAHA PERKEBUNAN (IUP) YANG BERADA DILINTAS WILAYAH

DASAR HUKUM :

1. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Perkebunan


2. Permentan RI Nomor 98/Permentan/OT.140/9/2013 tentang pedoman perizinan usaha perkebunan.
3. Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2013 tentang Perubahan atas peraturan gubernur nomor 07 tahun 2012 tentang pendelegasian sebagian
kewenangan penandatanganan perizinan dan non (bukan) perizinan pemerintah provinsi bengkulu kepada kepala kantor pelayanan perizinan
terpadu Provinsi Bengkulu.

No. Dokumen

: 188.5/37/KP2T/2013

Tgl Penetapan

: 20 Maret 2013

Tgl Revisi

: 3 Januari 2014

Tanggal Efektif

: 3 Januari 2014

No Halaman

: 85

Kualifikasi Pelaksanaan:
Standar pelaksanaan dari kegiatan adalah :
Pengulangan pekerjaan 10% dan Kepuasan
Konsumen 75%
PENCATATAN/ PENDATAAN:

Diproses Kajian dari Tim Teknis


Izin.Ditandatangani oleh Kepala
KP2T An. Gubernur Bengkulu
3. Izin berlaku selama Perusahaan
Melakukan Usaha Perkebunan

PERINGATAN :

1.
2.

Semua kegiatan harus sesuai dengan standar persyaratan masing-masing perizinan dan non perizinan

PERSYARATAN

A. Pengajuan Izin Baru


1. Surat Permohonan;
2. Profil Perusahaan meliputi Akta Pendirian dan perubahan terakhir yang telah terdaftar di Kemenrtian
Hukum dan Hak Asasi Manusia, komposisi kepemilikan saham, susunan pengurus dan bidang usaha
perusahan;
3. Nomor pokok wajib pajak;
4. Surat Izin Tempat Usaha;
5. Rekomendasi kesesuaian dengan perencanaan pembangunan perkebunan Kabupaten/kota dari
bupati/walikota untuk IUP yang diterbitkan oleh gubernur;
6. Izin lokasi dari Bupati/Walikota yg dilengkapi dengan peta calon lokasi dengan skala 1 : 100.000 atau 1 :
50.000 (cetak peta dan file elektronik) sesuai dengan perundang-undangan dan tidak terdapat izin yang
diberikan pada pihak lain;
7. Pertimbangan teknis ketersediaan lahan dari dinas yang membidangi kehutanan, apabila areal yang
diminta dari kawasan hutan;
8. Jaminan pasokan bahan baku (format lihat lampiran IV dan lampiran XII);
9. Rencana kerja pembangunan kebun dan unit pengolahan hasil perkebunan termasuk rencana fasilitas
pembangunan kebun untuk masyarakat sekitar;
10. Izin Lingkungan dari gubernur atau bupati/walikota sesuai kewenangan;
11. Pernyataan Kesanggupan:
a. Memiliki sumber daya manusia, sarana, prasarana, dan system untuk melakukan pengendalian
organisme penggangu tanaman (OPT);
b. Memiliki sumber daya manusia, sarana, prasarana, dan system untuk melakukan pembukaan
lahan tanpa bakar serta pegendalian kebakaran;
c. Memfasilitasi pembagunan kebun untuk masyarakat sekitar yang dilengkapi dengan rencana
kerja dan rencana pembiayaan; dan
d. Melaksanakan kemitraan dengan pekebun, karyawan dan masyarakat sekitar perkebunan
(format lihat lampiran X);

KETERKAITAN

OUTPUT

BIAYA

WAKTU

- DINAS
PERKEBUNAN
PROVINSI
- BPN
- DINAS KEHUTANAN
PROVINSI
- DINAS ESDM
PROVINSI
- BKPMD PROV. BKL
- BLH PROVINSI
- BAPPEDA PROVINSI
- PEMERINTAH
KAB/KOTA
YANG
MEMBIDANGI
PERKEBUNAN.

Izin Usaha
Perkebunan (IUP)
yang berada
dilintas wilayah

Tidak
dipungut
biaya

30 Hari
Kerja

PERALATAN/
PERLENGKAPAN
Loket,
Komputer,
ATK,
Printer,
Telepon,
Meja,
Kursi,
Database,
ruang rapat
tim
teknis,ruang tunggu,
Jaringan
Aplikasi/
Software.

e.

Surat peryataan dari pemohon bahwa status Perusahaan Perkebunan sebagai usaha mandiri
atau bagian dari Kelompok (group) Perusahaan Perkebunan belum menguasai lahan melebihi
batas paling luas, (format lihat lampiran XI).

B. PERUSAHAAN YANG TELAH MEMILIKI HAK ATAS TANAH


1. Fotocopy sertifikat hak atas tanah;
2. Profil perusahaan meliputi Akta Pendirian dan perubahan terakhir yang telah terdaftar di Kementrian
Hukum dan Hak Asasi Manusia, komposisi kepemilikan saham, susunan pengurus dan bidang
usaha perusahaan; dan
3. Hasil Penilaian Usaha Perkebunan.

KP2T

DIAJUKAN OLEH :
KEPALA KANTOR PELAYANAN PERIZINAN TERPADU
PROVINSI BENGKULU,

DISETUJUI OLEH:
KEPALA DINAS PERKEBUNAN
PROVINSI BENGKULU

Ir. HENDRY POERWANTRISNO


PEMBINA TINGKAT I
NIP. 19620921 199003 1 003

Ir. RICKY GUNARWAN


PEMBINA TINGKAT.I
NIP. 19640404 199103 1 007

PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU


KANTOR PELAYANAN PERIJINAN TERPADU PROVINSI BENGKULU

No. Dokumen

: 188.5/37/KP2T/2013

Tgl Penetapan

: 20 Maret 2013

JL. PEMBANGUNAN NO. 01 PADANG HARAPAN BENGKULU

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR


IZIN USAHA PERKEBUNAN PENGOLAHAN (IUP-P), YANG BERADA DILINTAS WILAYAH
DASAR HUKUM :

1. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Perkebunan


2. Permentan RI Nomor 98/Permentan/OT.140/9/2013 tentang pedoman perizinan usaha perkebunan.
3. Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2013 tentang Perubahan atas peraturan gubernur nomor 07 tahun 2012 tentang pendelegasian sebagian
kewenangan penandatanganan perizinan dan non (bukan) perizinan pemerintah provinsi bengkulu kepada kepala kantor pelayanan perizinan
terpadu Provinsi Bengkulu.

: 3 Januari 2014

Tanggal Efektif

: 3 Januari 2014

No Halaman

: 86

Kualifikasi Pelaksanaan:
Standar pelaksanaan dari kegiatan adalah :
Pengulangan pekerjaan 10% dan Kepuasan
Konsumen 75%
PENCATATAN/ PENDATAAN:

1.
Diproses Kajian dari Tim
Teknis
2.
Izin.Ditandatangani
oleh
Kepala
KP2T An. Gubernur
Bengkulu
3.
Izin
berlaku
selama
Perusahaan
Melakukan
Usaha
Perkebunan

PERINGATAN :

Semua kegiatan harus sesuai dengan standar persyaratan masing-masing perizinan dan non perizinan

PERSYARATAN

Tgl Revisi

KETERKAITAN

OUTPUT

BIAYA

WAKTU

- DINAS
PERKEBUNAN
PROVINSI
- BPN
- DINAS
KEHUTANAN
PROVINSI
- DINAS ESDM
PROVINSI
- BLH PROVINSI
- BKPMD PROV BKL
- BAPPEDA
PROVINSI
- PEMERINTAH
KAB/KOTA YANG
MEMBIDANGI
PERKEBUNAN

Izin Usaha
Perkebunan
Pengolahan
(IUP-P), yang
berada dilintas
wilayah

Tidak ada
biaya

30 Hari Kerja

PERALATAN/
PERLENGKAPAN

A. PENGAJUAN IZIN BARU


1. Surat Permohonan;
2. Profil Perusahaan meliputi Akta pendirian dan perubahan terakhir yang telah terdaftar di Kementrian
Hukum dan Hak Asasi Manusia, komposisi kepemilikan saham , susunan pengurus dan bidang
usaha perusahaan;
3. Nomor pokok wajib pajak;
4. Surat Izin Tempat Usaha;
5. Rekomendasi kesesuaian dengan Pererencanaan Pembangunan Perkebunan kabuapten/kota dari
bupati/walikota untuk IUP-P yang diterbitkan oleh gubernur;
6. Izin lokasi dari Bupati/Walikota yg dilengkapi dengan peta calon lokasi dengan skala 1 : 100.000
atau 1 : 50.000 cetak peta dan file elektronik sesuai dengan perundang-undangan dan tidak
terdapat izin yang diberikan pada pihak lain; kecuali lokasi yang diberikan untuk pendirian industry
pegolahan hasil perkebunan;
7. Jaminan pasokan bahan baku (format lihat lampiran IV dan lampiran XII);
8. Rencana kerja pembangunan usaha industry pengolahan hasil perkebunan;
9. Izin lingkungan dari gubernur atau bupati/walikota sesuai kewenangan;
10. Pernyataan kesediaan untuk melakukan kemitraan (format lihat lampiran XIII).

B. PERUSAHAAN YANG TELAH MEMILIKI HAK ATAS TANAH


1. Fotocopy sertifikat hak atas tanah;
2. Profil perusahaan meliputi Akta Pendirian dan perubahan terakhir yang telah terdaftar di

Loket, Komputer, ATK,


Printer, Telepon, Meja,
Kursi, Database, ruang
rapat tim teknis,ruang
tunggu,
Jaringan
Aplikasi/ Software.

3.

Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia, komposisi kepemilikan saham, susunan pengurus
dan bidang usaha perusahaan; dan
Hasil Penilaian Usaha Perkebunan.

DIAJUKAN OLEH :
KEPALA KANTOR PELAYANAN PERIZINAN TERPADU
PROVINSI BENGKULU,

Ir. HENDRY POERWANTRISNO


PEMBINA TNGKAT. I
NIP. 19620921 199003 1 003

PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU

DISETUJUI OLEH:
KEPALA DINAS PERKEBUNAN
PROVINSI BENGKULU

Ir. RICKY GUNARWAN


PEMBINA TINGKAT.I
NIP. 19640404 199103 1 007

No. Dokumen

: 188.5/37/KP2T/2013

DASAR HUKUM :

Kualifikasi Pelaksanaan:

1. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Perkebunan


2. Permentan RI Nomor 98/Permentan/OT.140/9/2013 tentang pedoman perizinan usaha perkebunan.
3. Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2013 tentang Perubahan atas peraturan gubernur nomor 07 tahun 2012 tentang pendelegasian
sebagian kewenangan penandatanganan perizinan dan non (bukan) perizinan pemerintah provinsi bengkulu kepada kepala kantor
pelayanan perizinan terpadu Provinsi Bengkulu.

Standar pelaksanaan dari kegiatan adalah :


Pengulangan pekerjaan 10% dan Kepuasan
Konsumen 75%

1. Diproses Kajian dari Tim Teknis


2. Izin.Ditandatangani oleh Kepala

KP2T An.
Gubernur Bengkulu
3. Izin berlaku selama Perusahaan Melakukan
Usaha Perkebunan

PERINGATAN :
Semua kegiatan harus sesuai dengan standar persyaratan masing-masing perizinan dan non perizinan

PERSYARATAN

PENCATATAN/ PENDATAAN:

KETERKAITAN

OUTPUT

BIAYA

WAKTU

- DINAS
PERKEBUNAN
PROVINSI
- BPN
- DINAS
KEHUTANAN
PROVINSI
- DINAS ESDM
PROVINSI
- BLH PROVINSI
- BKPMD PROV BKL
- BAPPEDA
PROVINSI
- PEMERINTAH
KAB/KOTA YANG
MEMBIDANGI
PERKEBUNAN

Izin Usaha
Perkebunan
Budidaya (IUP-B),
yang berada dilintas
wilayah

Tidak ada
biaya

30 Hari Kerja

PERALATAN/
PERLENGKAPAN

A. PENGAJUAN IZIN BARU


1. Surat Permohonan
2. Profil Perusahaan meliputi Akta pendirian dan perubahan terakhir yang telah terdaftar di
Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia, komposisi kepemilikan saham , susunan
pengurus dan bidang usaha perusahaan;
3. Nomor pokok wajib pajak;
4. Surat Izin Tempat Usaha;
5. Rekomendasi
kesesuaian
dengan
Pererencanaan
Pembangunan
Perkebunan
kabuapten/kota dari bupati/walikota untuk IUP-B yang diterbitkan oleh gubernur;
6. Izin lokasi dari Bupati/Walikota yg dilengkapi dengan peta calon lokasi dengan skala 1 :
100.000 atau 1 : 50.000 cetak peta dan file elektronik sesuai dengan perundang-undangan
dan tidak terdapat izin yang diberikan pada pihak lain;
7. Pertimbangan teknis ketersediaan lahan dari dinas yang membidangi kehutanan, apabila
areal yang diminta berasal dari kawasan hutan;
8. Rencana kerja pembangunan kebun termasuk recana fasilitasi pembangunan kebun
masyarakat sekitar, rencana tempat hasil produksi akan diolah;
9. Izin Lingkungan dari gubernur atau bupati/walikota sesuai kewenangan
10. Pernyataan Kesanggupan:
a. Memiliki sumber daya manusia, sarana, prasarana, dan system untuk melakukan
pengendalian organisme penggangu tanaman (OPT);
b. Memiliki sumber daya manusia, sarana, prasarana, dan system untuk melakukan
pembukaan lahan tanpa bakar serta pegendalian kebakaran;
c. Memfasilitasi pembagunan kebun untuk masyarakat sekitar yang dilengkapi dengan
rencana kerja dan rencana pembiayaan; dan
d. Melaksanakan kemitraan dengan pekebun, karyawan dan masyarakat sekitar
perkebunan (format lihat lampiran X);
e. Surat peryataan dari pemohon bahwa status Perusahaan Perkebunan sebagai
usaha mandiri atau bagian dari Kelompok (group) Perusahaan Perkebunan belum
menguasai lahan melebihi batas paling luas, (format lihat lampiran XI).
B. PERUSAHAAN YANG TELAH MEMILIKI HAK ATAS TANAH
1. Fotocopy sertifikat hak atas tanah;
2. Profil perusahaan meliputi Akta Pendirian dan perubahan terakhir yang telah terdaftar
di Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia, komposisi kepemilikan saham, susunan
pengurus dan bidang usaha perusahaan; dan
3. Hasil Penilaian Usaha Perkebunan.

Loket, Komputer,
ATK, Printer,
Telepon, Meja, Kursi,
Database, ruang
rapat tim
teknis,ruang tunggu,
Jaringan Aplikasi/
Software.

DIAJUKAN OLEH :
KEPALA KANTOR PELAYANAN PERIZINAN TERPADU
PROVINSI BENGKULU,

DISETUJUI OLEH:
KEPALA DINAS PERKEBUNAN
PROVINSI BENGKULU

Ir. HENDRY POERWANTRISNO


PEMBINA TIGKAT I
NIP. 19620921 199003 1 003

Ir. RICKY GUNARWAN


PEMBINA TNGKAT.I
NIP. 19640404 199103 1 007

PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU


KANTOR PELAYANAN PERIJINAN TERPADU PROVINSI BENGKULU
JL. PEMBANGUNAN NO. 01 PADANG HARAPAN BENGKULU

KP2T

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR


MENERBITKAN REKOMENDASI KESESUAIAN DENGAN RENCANA MAKRO PEMBANGUNAN
PERKEBUNAN PROVINSI DARI GUBERNUR UNTUK IUP YANG DITERBITKAN OLEH BUPATI
ATAU WALIKOTA

No. Dokumen

: 188.5/37/KP2T/2013

Tgl Penetapan

: 20 Maret 2013

Tgl Revisi

: 3 Januari 2014

Tanggal Efektif

: 3 Januari 2014

No Halaman

: 88

DASAR HUKUM :

Kualifikasi Pelaksanaan:

1. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Perkebunan


2. Permentan RI Nomor 98/Permentan/OT.140/9/2013 tentang pedoman perizinan usaha perkebunan.
3. Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2013 tentang Perubahan atas peraturan gubernur nomor 07 tahun 2012 tentang pendelegasian
sebagian kewenangan penandatanganan perizinan dan non (bukan) perizinan pemerintah provinsi bengkulu kepada kepala kantor
pelayanan perizinan terpadu Provinsi Bengkulu.

Standar pelaksanaan dari kegiatan


adalah : Pengulangan pekerjaan
10% dan Kepuasan Konsumen
75%
PENCATATAN/ PENDATAAN:

PERINGATAN :
1.
2.

Semua kegiatan harus sesuai dengan standar persyaratan masing-masing perizinan dan non perizinan

3.

PERSYARATAN

1. Surat Permohonan
2. Profil Perusahaan meliputi Akta pendirian dan perubahan terakhir yang telah terdaftar di Kementrian
Hukum dan Hak Asasi Manusia, komposisi kepemilikan saham , susunan pengurus dan bidang usaha
perusahaan;
3. Nomor pokok wajib pajak;
4. Surat Izin Tempat Usaha;
5. Izin lokasi dari Bupati/Walikota yg dilengkapi dengan peta calon lokasi dengan skala 1 : 100.000 atau
1 : 50.000 cetak peta dan file elektronik sesuai dengan perundang-undangan dan tidak terdapat izin
yang diberikan pada pihak lain;
6. Pertimbangan teknis ketersediaan lahan dari dinas yang membidangi kehutanan, apabila areal yang
diminta berasal dari kawasan hutan;
7. Rencana kerja pembangunan kebun termasuk recana fasilitasi pembangunan kebun masyarakat
sekitar, rencana tempat hasil produksi akan diolah;
8. Izin Lingkungan dari gubernur atau bupati/walikota sesuai kewenangan
9. Pernyataan Kesanggupan:
a. Memiliki sumber daya manusia, sarana, prasarana, dan system untuk melakukan
pengendalian organisme penggangu tanaman (OPT);
b. Memiliki sumber daya manusia, sarana, prasarana, dan system untuk melakukan
pembukaan lahan tanpa bakar serta pegendalian kebakaran;
c. Memfasilitasi pembagunan kebun untuk masyarakat sekitar yang dilengkapi dengan rencana
kerja dan rencana pembiayaan; dan
d. Melaksanakan kemitraan dengan pekebun, karyawan dan masyarakat sekitar perkebunan
(format lihat lampiran X);
e. Surat peryataan dari pemohon bahwa status Perusahaan Perkebunan sebagai usaha
mandiri atau bagian dari Kelompok (group) Perusahaan Perkebunan belum menguasai lahan
melebihi batas paling luas, (format lihat lampiran XI).

Diproses Kajian dari Tim


Teknis
Izin.Ditandatangani
oleh
Kepala
KP2T An. Gubernur
Bengkulu
Izin
berlaku
selama
Perusahaan Melakukan Usaha
Perusahaan

KETERKAITAN

OUTPUT

BIAYA

WAKTU

- DINAS
PERKEBUNAN
PROVINSI
- BPN
- DINAS
KEHUTANAN
PROVINSI
- DINAS ESDM
PROVINSI
- BLH
PROVINSI
- BKPMD PROV
BKL
- BAPPEDA
PROVINSI
- PEMERINTAH
KAB/KOTA
YANG
MEMBIDANGI
PERKEBUNAN

Menerbitkan
Rekomendasi
kesesuaian
dengan rencana
Makro
pembangunan
perkerjaan
provinsi
dari
Gubernur untuk
IUP
yang
diterbitkan oleh
Bupati
atau
Walikota

Tidak
dipungut
biaya

20 hari
kerja

PERALATAN/
PERLENGKAPAN
Loket,
Komputer,
ATK, Printer, Telepon,
Meja,
Kursi,
Database,
ruang
rapat
tim
teknis,ruang tunggu,
Jaringan
Aplikasi/
Software.

DIAJUKAN OLEH :
KEPALA KANTOR PELAYANAN PERIZINAN TERPADU
PROVINSI BENGKULU,

DISETUJUI OLEH:
KEPALA DINAS PERKEBUNAN
PROVINSI BENGKULU

Ir. HENDRY POERWANTRISNO


PEMBINA TNGKAT. I
NIP. 19620921 199003 1 003

Ir. RICKY GUNARWAN


PEMBINA TNGKAT.I
NIP. 19640404 199103 1 007

MEKANISME PELAYANAN PERIZINAN


BIDANG PELAYANAN
PEMOHON

Mencari
Informasi

Mengisi
Formulir
&
Melengk
api
Persyarat
an

Pengembali
an Berkas

LOKET
INFORMASI
Memberikan
Informasi /
Perizinan

LOKET
PENDAFTARAN

Tidak

BAGIAN PROSES

Edit Status Data


Hasil Validasi
Dokumen
Permohonan
Perizinan
Proses Penerbitan
Perizinan

Lengkap

Ya

Tidak

Val
id

TIM
TEKNIS

KEPALA
KP2T

Tim Teknis

Penandatanga
nan Perizinan /
Penolakan

Pengakajian
Teknis dan
atau
Pemeriksaan
Lapangan

Kajian Teknis dan


atau
Pemeriksaan
Berkas

Registrasi/Input
Data
Awal/Header

Tidak

Penerbitan
Dokumen
Perizinan /
Keputusan
Penolakan

Ya

Informasi
Perizinan
Selesai Dan
Tidak
Memakai
Biaya

Dokumen
Perizinan /
Penolakan
Dokumen
Perizinan /
Penolakan

TATA USAHA

Pemeriksaan
Kelengkapan
Berkas
Permohonan

Verifikasi dan
Validasi
Berkas
Permohonan

Menerima
Informasi
Perizinan
Selesai /

LOKET
PENGAMBILAN

Tanda
Terima

Tidak

Memenu
hi Syarat
Ya

Laporan BAP
Kajian Teknis /
SARTEK

Penomoran
Perizinan /
Penolakan
Tembusan
Perizinan /
Penolakan

Arsip
Perizinan
/
Penolaka
n

BAGAN ALUR (FLOW CHART) IZIN USAHA PERKEBUNAN (IUP) YANG BERADA DILINTAS WILAYAH
Instansi / Biro
Bidang / Bagian
Seksi / Sub Bidang / Sub Bagian

: Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu


: Pelayanan Perizinan Terpadu
: Perizinan Bidang Ekonomi dan Pembangunan
PEJABAT YANG BERTANGGUNG JAWAB

Target Keluaran

Surat Izin Usaha


Perkebunan (Iup) Yang
Berada Dilintas Wilayah

Proses Tahapan Pelaksanaan


Kegiatan

Waktu
Ket

PEMBINA
Laksana
Informasi

PEMBINA
Laksana
Berkas

Kasi
Perizinan

Tim
Teknis

PEMBINA
Laksana
Naskah

Pengadminis
trasi Izin

Kasubbag
Tata Usaha

Kepala
KP2T

GUBERNUR

30 Hari
Kerja

1. Menyusun Rencana
Kerja

10 menit

2. Layanan Informasi

10 menit

3. Menerima dan Meneliti Berkas


Permohonan

10 menit

4. Meneliti dan Verifikasi


Permohonan Izin serta
tinjauan lapangan

29 hari

5. Pembuatan Naskah

5 menit

6. Paraf

5 menit

7. Penandatanganan Naskah
Perizinan

5 menit

8. Penomoran dan Pencatatan


5 menit

9. Penyerahan Dokumen Izin


5 menit

10.

Pengarsipan Dokumen
5 menit

BAGAN ALUR (FLOW CHART) IZIN USAHA PERKEBUNAN PENGOLAHAN (IUP-P) (YANG BERADA DILINTAS WILAYAH)
Instansi / Biro
Bidang / Bagian
Seksi / Sub Bidang / Sub Bagian

: Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu


: Pelayanan Perizinan Terpadu
: Perizinan Bidang Ekonomi dan Pembangunan

PEJABAT YANG BERTANGGUNG JAWAB


Proses Tahapan
Pelaksanaan Kegiatan

Target Keluaran

Surat Izin Usaha Perkebunan


(Iup) Pengolahan (Yang
Berada Dilintas Wilayah)

PEMBINA
Laksana
Informasi

PEMBINA
Laksana
Berkas

Kasi Perizinan

Tim
Teknis

PEMBINA
Laksana
Naskah

Pengadmin
istrasi Izin

Kasubbag
Tata Usaha

Waktu
Ket
Kepala
KP2T

GUBERNUR

30 Hari
Kerja

1.

Menyusun Rencana
Kerja

10 menit

2.

Layanan Informasi

10 menit

3. Menerima dan Meneliti Berkas


Permohonan

5 menit

4. Meneliti dan Verifikasi Permohonan


Izin serta tinjauan lapangan

29 hari

5. Pembuatan Naskah

5 menit

6. Paraf

5 menit

7. Penandatanganan Naskah Perizinan

5 menit

8. Penomoran dan Pencatatan

5 menit

9. Penyerahan Dokumen Izin

5 menit

10. Pengarsipan Dokumen

5 menit

BAGAN ALUR (FLOW CHART) IZIN USAHA PERKEBUNAN BUDIDAYA (IUP-B), YANG BERADA DILINTAS WILAYAH
Instansi / Biro
Bidang / Bagian
Seksi / Sub Bidang / Sub Bagian

: Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu


: Pelayanan Perizinan Terpadu
: Perizinan Bidang Ekonomi dan Pembangunan

PEJABAT YANG BERTANGGUNG JAWAB


Proses Tahapan
Pelaksanaan Kegiatan

Target Keluaran

Surat Izin Usaha Perkebunan


(IUP) Budidaya (yang berada
dilintas Wilayah)

PEMBINA
Laksana
Informasi

PEMBINA
Laksana Berkas

Kasi Perizinan

Tim Teknis

PEMBINA
Laksana Naskah

Pengadminis
trasi Izin

Kasubbag
Tata Usaha

Waktu
Kepala
KP2T

Ket
GUBERNUR

30 Hari
Kerja

1.

Menyusun Rencana
Kerja

10 menit

2.

Layanan Informasi

10 menit

3. Menerima dan Meneliti Berkas


Permohonan

5 menit

4. Meneliti dan Verifikasi Permohonan


Izin serta tinjauan lapangan

29 hari

5. Pembuatan Naskah

5 menit

6. Paraf

7. Penandatanganan Naskah Perizinan

5 menit

5 menit

8. Penomoran dan Pencatatan


5 menit

9. Penyerahan Dokumen Izin


5 menit

10. Pengarsipan Dokumen


5 menit

BAGAN ALUR (FLOW CHART) MENERBITKAN REKOMENDASI KESESUAIAN DENGAN RENCANA MAKRO PEMBANGUNAN

PERKEBUNAN PROVINSI DARI GUBERNUR UNTUK IUP YANG DITERBITKAN OLEH BUPATI ATAU WALIKOTA
Instansi / Biro
Bidang / Bagian
Seksi / Sub Bidang / Sub Bagian

: Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu


: Pelayanan Perizinan Terpadu
: Perizinan Bidang Ekonomi dan Pembangunan

PEJABAT YANG BERTANGGUNG JAWAB


Proses Tahapan
Pelaksanaan Kegiatan

Target Keluaran

Surat rekomendasi kesesuaian


dengan
rencana
makro
pembangunan
Perkebunan
provinsi
dari
gubernur untuk iup yang
diterbitkan oleh bupati atau
walikota

PEMBINA
Laksana
Informasi

PEMBINA
Laksana
Berkas

Kasi Perizinan

Tim
Teknis

PEMBINA
Laksana
Naskah

Pengadminist
rasi Izin

Kasubbag
Tata Usaha

Waktu
Ket
Kepala
KP2T

GUBERNUR

20 Hari
Kerja

1. Menyusun Rencana
Kerja

10 menit

2. Layanan Informasi

10 menit

3. Menerima dan Meneliti Berkas


Permohonan

5 menit

4. Meneliti dan Verifikasi


Permohonan Izin serta tinjauan
lapangan

19 hari

5. Pembuatan Naskah

5 menit

6. Paraf

5 menit

7. Penandatanganan Naskah
Perizinan

5 menit

8. Penomoran dan Pencatatan


5 menit

9. Penyerahan Dokumen Izin


5 menit

10.

Pengarsipan Dokumen
5 menit