Anda di halaman 1dari 10

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan

: Makanan Pendamping ASI

Sasaran

: Ibu yang menunggu di KIA

Waktu

: 40 menit

Hari/Tanggal

: Selasa/ 15 November 2016

Tempat

: Ruang tunggu KIA

Pemberi Materi

: Mahasiswa PPN 32 UNPAD

Materi

: Makanan Pendamping ASI

A. Tujuan Umum
Setelah diberikan penyuluhan diharapkan ibu mampu memahami tentang
makanan pendamping ASI.
B. Tujuan Khusus
1. Peserta penyuluhan dapat menyebutkan pengertian makanan pendamping
ASI
2. Peserta penyuluhan dapat menyebutkan peran penting ASI bagi
pertumbuhan dan perkembangan bayi
3. Peserta penyuluhan dapat menyebutkan tanda-tanda bayi siap menerima
makanan padat pertama
4. Peserta penyuluhan dapat menyebutkan nutrisi bayi sesuai usia
5. Peserta penyuluhan dapat menyebutkan cara membuat bubur susu
6. Peserta penyuluhan dapat menyebutkan tahapan perkembangan bayi
sesuai usia
C. Materi Penyuluhan/Sub Pokok Bahasan
1. Pengertian makanan pendamping ASI
2. Tujuan pemberian makanan pendamping ASI
3. Tanda-tanda bayi siap menerima makanan padat pertama
4. Syarat pemberian makanan pendamping ASI
5. Nutrisi pada anak usia 6-24 bulan
6. Cara membuat bubur susu
7. Tahapan perkembangan bayi sesuai usia

D. Kegiatan Penyuluhan

No
.
1.

Waktu
Pembukaan

Kegiatan Penyuluhan

Kegiatan Keluarga

1.

1.

Memberi salam

Menjawab

Metode

Waktu

Ceramah

5 menit

Ceramah

20

salam

2.

2.

Mendengark

Memperkenalkan diri

an dan

3.

memperhatikan

Bina hubungan saling percaya.


4.
Menjelaskan
tujuan penyuluhan
5.
Menyebutkan materi/pokok
bahasan yang akan
disampaikan
6.
Menjelaskan kontrak waktu
2.

Pelaksanaan 1. Menggali pengetahuan

1.

Menjawab

pasien mengenai makanan

berdasarkan

pendamping ASI

pengetahuan

Menjelaskan:

peserta mengenai

1.

P
engertian

makanan

makanan

pendamping ASI

pendamping ASI
2.

2.

T
ujuan pemberian MP-ASI

3.

T 3.
anda-tanda

bayi

siap

menerima makanan padat


pertama
4.

S
yarat pemberian MP-ASI

5.

N
utrisi bayi sesuai usia

6.

C
ara membuat bubur susu

Mendengark
an dan
memperhatikan
Menanyakan
materi yang
belum dimengerti

menit

7.

T
ahapan

perkembangan

bayi sesuai usia


Penutup

1.

Memberikan beberapa
pertanyaan untuk

Menja
wab pertanyaan

mengevaluasi sejauh mana


pemahaman pasien tentang

Menyi
mpulkan

makanan pendamping ASI


2.

Menarik kesimpulan
bersama-sama

3.
4.

15

jawab

menit

dan
Ceramah

Mende
ngarkan dan
memperhatikan

Menutup acara
penyuluhan

Tanya

Menja
wab salam

Memberi salam
penutup

E. Media
1. Leaflet
F. Metode
1. Ceramah
2. Tanya Jawab
G. Materi
Terlampir
H. Evaluasi
1
2
3

Apa yang dimaksud dengan makanan pendamping ASI?


Sebutkan salah satu tujuan dan syarat pemberian MP-ASI !
Sebutkan salah satu tanda kesiapan bayi menerima makanan padat

4
5
6

pertamanya!
Apa saja nutrisi yang sesuai bagi bayi berdasarkan usianya?
Jelaskan cara membuat bubur susu bagi bayi!
Sebutkan salah satu keterampilan dan perkembangan anak pada tiap
rentang usia!

I.Referensi

Depkes. (2016). 1000 Hari Mengubah Hidup Mengubah Masa Depan. Available
at:

http://gizi.depkes.go.id/1000-hari-mengubah-hidup-mengubah-masa-

depan di akses 29 Februari 2016. 18.59.


Hidayat, A.Aziz Alimul. 2008. Ilmu Kesehatan Anak untuk Pendidikan
Kebidanan. Jakarta : Salemba Medika
Hayati, Aslis Wirda. 2009. Buku Saku Gizi Bayi. Jakarta : EGC
IDAI. (2015). Rekomendasi Praktik Pemberian Makan Berbasis Bukti pada Bayi
dan Batita di Indonesia untuk Mencegah Malnutrisi. Jakarta : EGC.
Issaka. A.I, Agho. K. E, Burns. P, Page. A, & Dibley. M. J. (2014). Determinants
of Inadequate Complementary Feeding Practices Among Children Aged 6-24
Months in Ghana. Public Health Nutrition, 18(4), 669-678
Potter, P. A. (2005). Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep, Proses, dan
Praktik, Ed 4. Jakarta: EGC
WHO. (2016). Infant and Young Child Feeding. Available at :
http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs342/en/ diakses 28 Februari
2016.

MATERI PENYULUHAN
MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI)
1. Pengertian Makanan Pendamping ASI
Makanan pendamping ASI adalah makanan ataupun minuman selain dari
air susu ibu yang mengandung zat gizi diberikan kepada bayi setelah bayi
telah siap atau berusia 6 bulan keatas guna memenuhi kebutuhan gizi selain
dari ASI (Depkes, 2016).
2.

Tujuan Pemberian Makanan Pendamping ASI


Tujuan dari pemberian makanan pendamping ASI pada anak adalah untuk
menurut Muchtadi

a. Melengkapi zat-zat gizi yang kurang terdapat dalam ASI/PASI yang berguna
untuk tumbuh kembang bayi.
b. Mengembangkan kemampuan bayi untuk menerima bermacam makanan
dengan berbagai rasa dan tekstur.
c. Mengembangkan kemampuan bayi untuk mengunyah dan menelan.
d. Melakukan adaptasi terhadap makanan yang mengandung kadar energy yang
tinggi.
e. Melatih pencernaan bayi agar dapat mencerna makanan lain selain susu.
f. Membiasakan bayi akan makanan yang akan dimakan dikemudian hari
g. Memperkenalkan cara makan melalui sendok kepada bayi dengan rasa
baru/asing makanan lunak lainnya.
h. Mendidik kebiasaan makanan yang baik, mencakup penjadwalan makan,
belajar menyukai, memilih, dan menentukan makanan yang bermutu.
i. Membangun fundamental fisik bagi tumbuh kembang selanjutnya, karena
periode ini terutama 6 bulan pertama kehidupan otak tumbuh dengan pesat,

yaitu bila saat lahir hanya 25% berat otak orang dewasa maka saat usia 6
bulan meningkat menjadi 50%.

3. Tanda-Tanda Bayi Siap Menerima Makanan Padat Pertama


a) Kesiapan Fisik
Refleks muntah telah sangat berkurang atau sudah menghilang
Keterampilan oromotor, dari hanya mampu menghisap dan menelan
yang cair menelan makanan yang lebih kental dan padat. Mampu

memindahkan makanan dari bagian depan ke bagian belakang mulut


Mampu menahan kepala tetap tegak
Duduk tanpa/hanya dengan sedikit bantuan dan mampu menjaga

b)

keseimbangan badan
Kesiapan Psikologis
Bayi akan memperlihatkan perilaku makan lanjut
Dari reflektif ke imitatif
Lebih mandiri dan eksploratif
Pada usia 6 bulan bayi mampu menunjukkan keinginan makan dengan

cara membuka mulutnya


Menunjukkan rasa lapar dengan memajukan tubuhnya ke depan/ke arah

makanan
Bila tidak berminat pada makanannya atau kenyang, bayi akan menarik
tubuh ke belakang/menjauh

4. Syarat Pemberian Makanan Pendamping ASI


Menurut Sudaryanto (2014) makanan bayi dan batita jelas berbeda dengan
makanan orang dewasa. Makanan pendamping ASI yang baik harus memenuhi
syarat utama, yakni:
1) Sehat
Makanan harus bebas dari kuman penyakit, pengawet, pewarna, dan racun.
Pertumbuhan dan perkembangan bayi sangat rentan terhadap pengaruh kuman
penyakit dan bahan tambahan makanan (zat adiktif). Zat tambahan yang
umumnya berupa bahan kimia harus dijauhkan dari makanan bayi.
2) Mudah diperoleh
Makanan tambahan untuk bayi hanya terdiri dari satu bahan atau beberapa
bulan saja. Ini karena system pencernaan bayi yang belum siap untuk
menerima bermacam-macam makanan. Bahan makanan seperti pisang dan
papaya dapat diperoleh dengan mudah di negara-negara tropis, sementara apel
dan pir kebanyakan dibudidayakan di daerah subtropis. Demikian pula dengan
jenis karbohidrat yang berbeda untuk masing-masing daerah. Penggunaan

bahan makanan local akan lebih menjamin kesegaran dan merupakan bentuk
ketahanan pangan yang baik.
3) Masih segar
Sebaiknya makanan pendamping ASI disiapkan saat sebelum diberikan
kepada anak dan dibuat dari bahan-bahan segar yang bebas polusi. Oleh
karena itu, bahan makanan pendamping ASI seharusnya disimpan di lemari
pendingin untuk menjaga kesegarannya. Dalam mengolah harus memenuhi
standar

higienis

baik

dalam

bentuk

bahan

mentah

maupun

cara

pengolahannya.
4) Mudah diolah
Pengolahan bahan makanan pendamping ASI sebaiknya tidak terlalu lama,
tetapi tekstur cukup lembut untuk pencernaan bayi yang baru mengenal
MPASI. Bahan yang mudah di olah memudahkan orang tua dalam
menyiapkan makanan pendamping ASI.
5) Harga terjangkau
Makanan pendamping ASI tidak harus mahal. Jika harganya terjangkau, tentu
lebih baik. Secara umum, harga bahan pangan nabati lebih murah daripada
bahan pangan hewani.
6) Cukup kandungan gizinya
Bahan makanan yang yang diberikan ke bayi harus memenuhi kecukupan gizi
bayi. Kombinasi yang tepat antara bahan nabati dan hewani diharapkan
memenuhi kebutuhan nutrisi bayi untuk tumbuh kembang dengan baik. Selain
itu perlu diingat bahwa bahan makanan sumber protein dapat memacu
pertumbuhan fisik bayi lebih baik.
7) Jenis makanan sesuai umur bayi
Ada beberapa makanan yang tidak pas untuk diberikan pada bayi usia 6
sampai 9 bulan. Hal ini harus diperhatikan oleh orang tua karena pemberian
makanan harus sesuai dengan kemampuan pencernaan anak.
8) Pengolahan MPASI harus higienis
Alat yang digunakan juga harus diperhatikan kebersihannya, agar bisa
memberikan MP-ASI yang sehat dan aman bagi anak.
5. Nutrisi Pada Anak Usia 6-24 Bulan
a. Pemberian makanan pada usia 6-9 bulan
1) Pemberian ASI lanjutan
2) Usia 6 bulan pencernaan anak sudah lebih berfungsi dengan baik,
dapat mulai diperkenalkan dengan MP-ASI lumat 2 kali sehari.
3) Meningkatkan nilai dari gizi makanan maka pemberian nasi tim dapat
ditingkatkan sedikit-sedikit.
b. Pemberian makanan pada usia 9-12 bulan

1) Saat anak sudah berusia 10 bulan mulai dapat dikenalkan makanan


keluarga secara bertahap dengan cara meningkatkan kepadatan
makanan.
2) Berikan makanan selingan satu kali sehari dengan gizi yang tinggi, dan
usahakan makanan dibuat sendiri.
3) Perkenalkan

beragam

makanan,

karena

dapat

mempengaruhi

kebiasaan makan anak.


c. Pemberian makanan anak usia 12-24 bulan
1) Pemberian ASI tetap diteruskan
2) MP ASI diberikan sekurang-kurangnya 3 kali sehari porsinya separuh
orang dewasa, makanan selingan diberikan 2 kali sehari.
3) Berikan variasi makanan pada setiap padanan makanan.
4) Penyapihan lakukan bertahap, jangan tiba-tiba langsung dihentikan,
caranya dengan mengurangi frekuensi ASI.
Tabel 1.1 Jadwal makan pada anak usia 6-24 bulan
Usia

Jadwal

6-8 bulan

9-11 bulan

12-24 bulan

06.00

ASI

ASI

ASI

08.00

Makan pagi

Makan pagi

Makan pagi

10.00

ASI/Makanan

ASI/Makanan

ASI/Makanan

selingan

selingan

selingan

12.00

Makan siang

Makan siang

Makan siang

14.00

ASI

ASI

ASI

16.00

Makanan selingan

Makanan selingan

Makanan selingan

18.00

Makan malam

Makan malam

Makan malam

20.00

ASI

ASI

ASI

24.00

ASI*

ASI*

ASI*

03.00
ASI*
ASI*
bila bayi /anak masih menghendaki

ASI*

Keterangan:
Umur 6-8 bulan

:MPASI berupa makanan saring atau lumat

Umur 9-11 bulan

:MPASI berupa makanan kasar/makanan keluarga yang


dimodifkasi

Umur 12-24 bulan


6.

:MPASI berupa makanan keluarga

Cara Membuat Bubur Susu


a) Bahan
Tepung beras : 2 sendok makan
Susu Bubuk
: 1 sendok makan
Gula Pasir
: 2 sendok teh
b) Cara Membuat
Larutkan semua adonan dengan tambahkan sedikit air, aduk hingga rata, lalu
panaskan di atas kompor dengan api kecil, aduk hingga matang

7. Tahapan Perkembangan Bayi Sesuai Usia