Anda di halaman 1dari 10

Pembelajaran Berbasis Komputer dan Elektronik (E-Learning)

Oleh : Ambar Surniawati (12005208)

KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr.Wb
Puji dan Syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkak
limpahan Rahmat dan Karunia-nya sehingga kami dapat menyusun makalah ini
dengan baik dan benar, serta tepat pada waktunya. Dalam makalah ini kami
akan membahas mengenai strategi pembelajaran berbasis komputer dan
pembelajaran berbasis elektronik (e-learning).
Maksud dan tujuan dari penulis makalah ini tidaklah lain untuk memenuhi
kewajiban mata kuliah Pembelajaran Inovasi. Pada kesempatan ini, penulis juga
menyampaikan ucapan terimakasih kepada teman-teman dan juga semua pihak
yang telah membantu menyelesaikan makalah ini baik secara langsung maupun
tidak
langsung.
Demikian pengantar yang dapat penulis sampaikan dimana penulis pun sadar
bahwasanya penulis hanyalah manusia yang tidak luput dari kesalahan dan
kekurangan, sedangkan kesempurnaan hanyalah milik Tuhan Yang Maha
Esa,hingga dalam penulisan dan penyusunan masih jauh dari kesempurnaan.
Oleh karena itu, kritik dan sarannya agar dapat terciptanya perubahan yang
lebih baik. Semoga makalah yang kami buat dapat bermanfaat bagi anda dan
bagi yang membacanya.
Wassalammualaikum Wr.Wb
Yogyakarta, 05 Oktober 2013

Tim Penysun

BAB I
PENDAHULUAN
A.

LATAR BELAKANG

Berdasarkan beberapa kajian teorites dan empiris, untuk mengatasi kelemahan


penggunaan teknologi informasi (TI) dalam pembelajaran dianggap salah satu
pemecahan yang sesuai. Apa pun bentuknya, pemanfaatan TI dalam
pembelajaran membawa perubahan tradisi atau budaya pembelajaran. Manfaat
TI dalam pembelajaran dapat menjadi system pembelajaran mandiri (instructor
independent) atau juga digabungkan dengan proses pembelajaran langsung
(tatap muka di kelas) yang mengandalkan kehadiran guru.
Model pembelajaran/sumber belajar yang berhubungan dengan TI dan kini
menjadi perhatian dunia penddikan adalah model pembelajaran berbasis
computer (computer based instruction) dan pembelajaran melalui media
elektronik (e-learning) berbasis web base learning (WBL). Model pembelajaran ini
didasarkan atas perkembangan teknologi informasi (TI) melalui teknologi
internet,dan telah memunculkan apa yang disebut dengan e-education atau elearning yaitu kegiatan pendidikan atau pembelajaran melalui media elektronik,
khususnya melalui jaringan internet. Pada bab ini akan membahas tentang
model pembelajaran berbasis komputer dan pembelaajaran berbasis elektronik
yang kini mulai diterapkan pada beberapa lembaga pendidikan.

B.

RUMUSAN MASALAH

Dari latar belakang diatas, maka rumusan masalahnya adalah:


1.

Apa yang dimaksud pengertian pembelajaran berbasis komputer ?

2.

Apa saja Keuntungan dalam pembelajaran berbasis komputer ?

3.
?

Apa yang dimaksud model pembelajaran berbasis elektronik (e-learning)

4.

Apa manfaat pembelajaran elektronik .?

C.

TUJUAN

Dari pembahasan ini diharapkan agar ;


1.

Mengerti tentang pembelajaran berbasis komputer

2.

Mengetahui keuntungan pembelajaran berbasis computer

3.

Memahami model pembelajaran berbasis elektrik (e-learning)

4.

Mengetahui manfaat pembelajaran elektronik

BAB II
PEMBAHASAN
A.

Pengertian Pembelajaran Berbasis Komputer

Pengertian Pembelajaran berbasis sekolah aadalah pembelajaran yang


menggunakan komputer sebagai alat bantu. Melalui pembelajaran ini bahan ajar

disajikan melalui media komputer sehingga kegiatan proses belajar mengajar


lebih menjadi lebih menarik dan menantang bagi siswa.
Page (1978:) mengemukakan bahwa : "Computer Assisted Instruction / Learning
(CAI/CAL) : Use of a computer to assist in the presentation of instructional
materials to a student, to monitor learning progress, or to select additional
instructional material in accordance with the need of individual
learners". (Pembelajaran berbasis komputer adalah penggunaan suatu komputer
untuk membantu menyajikan materi pembelajaran kepada siswa, memantau
kemajuan belajarnya atau memilih bahan pembelajaran tambahan yang sesuai
dengan kebutuhan belajar siswa secara individual.)
Definisi pembelajaran berbasis komputer menurut Hick & Hyde (dalam
joiner,1982) adalah dengan pembelajaran berbasis komputer siswa akan
berinteraksi dan berharap secara langsung dangan komputer secara individual
sehingga apa yang dialami oleh seorang siswa akan berbeda dengan apa yang
dialami oleh siswa lain.
Ada beberapa macam dalam pembelajaran berbasis computer yaitu diantaranya
sebagai berikut :

1.

Model pembelajaran berbasis komputer

Menurut simon (dalam Wanket & Oreovocz,1995) terdapat tiga model


penyampaian materi pembelajara berbasis komputer ,yaitu sebagai berikut :
a.
Latihan dan praktik. Dalam pembelajaran berbasis computer ini siswa
diberikan pertanyaan-pertanyaan atau masalah ntuk dipecahkan, kemudian
computer akan memberi respon (umpan balik) atas jawaban yang diberikan
siswa.
b.
Tutorial. Model pembelajaran berbasis computer ini menyediakan
rancangan pembelajaran yang kompleks yang berisi materi pembelajaran,
latihan yang disertai umpan balik.
c.
Simulasi. Model pembelajaran berbasis computer ini menyediakan
pembelajaran dengan sistem simulasi yang berhubungan dengan materi yang
dibahas.
2.

Peranan Media dalam Pembelajaran

Permasalahan yang sangat rumit dan kompleks bagi siswa yang memiliki
kemampuan sedang, tentu akan membutuhkan waktu yang lama untuk
mempelajarinya. Untuk bisa mempelajari dengan cepat, mudah dan benar,
konsep atau prinsip dalam pembelajaran yang sifatnya abstrak, rumit dan
kompleks memerlukan multimedia (program computer) yang sesuai dengan isi
pembelajaran tetrsebut.
Penggunaan pembelajaran melalui computer dalam pembelajaran akan
membuat kegiatan pembelajaran berlangsung secara tepat guna dan berdaya
guna sehingga hasil belajar siswa dapat ditingkatkan.
3.

Keuntungan Pembelajaran Berbasis Komputer

Keuntungan yang akan diperoleh dengan pembelajaran berbasis


komputer, yaitu sebagai berikut:
a. Membebri kesempatan kepada siswa untuk memecahkan masalah secara
individual.
b.

Menyediakan presentasi yang menarik dengan animasi.

c.

Menyediakan isi pembelajaran yang banyak dan beragam.

d.

Mampu membangkitkan motivasi siswa dalam belajar.

e.

Mampu mengaktifkan dan menstimulasi metode mengjar dengan baik.

f.
Meningkatkan pengembangan pemahaman siswa terhadap materi yang
disajikan.
g. Merangsang siswa belajar dengan penuh semangat, materi yang disajikan
mudah dipahami oleh siswa.
h.

Siswa mendapat penglaman yang bersifat konkrit, retensi siswa meningkat.

i.

Member umpan balik secar langsung.

j.

Siswa dapat menentukan sendiri laju pembelajaran.

k.

Siswa dapat melakukan evaluasi diri.


Pembelajaran komputer juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain

sebagai berikut.
a.

Hanya efektif jika digunakan oleh satu orang atau kelompok kecil.

b.
Jika tanpilan fisik isi pembelajaran tidak dirancang dengan baik atau hanya
merupakan tampilan seperti pada buku teks biasa, pembelajaran melalui media
komputer tidak akan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa (siswa cepat
bosan)
c.
Guru yang tidak memahami aplikasi program komputer tidak dapat
merancang pembelajaran lewat media computer.
4.

Cara Pengembangan

Ada beberapa model pengembangan pembelajaran yang dapat digunakan dalam


membuat pembelajaran berbasis komputer. Dengan pengembangan
pembelajaran Model banathy yang digambarkan sebagai berikut:
1.

Merumuskan tujuan

2. Analisa kegiatan belajar


4. Mendisain
system
pembelajaran

2. Pengembangan
tes
5. Melaksanakan
kegiatan dan
evaluasi
6. Mengadakan perbaikan

5.

Langkah Pengembangan

a.

Pengembangan Bahan Ajar

prosedur pengembangan dilakukan dengan urutan langkah-langkah sebagai


berikut:
1)

Menetapkan rumusan tujuan pembelajaran

2)

Mengembangkan tes untuk mengukur ketercapaian tujuan.

3)

Menganalisis kegiatan belajar

4)

Mendisain system pembelajaran

5)

Melaksanakan kegiatan pembelajaran dan melakukan evaluasi dan

6)

Mengadakan perbaikan.

b.

Pengembangan Media Komputer

Proses pengembangannya dilakukan denagn langkah-langkah berikut:


1)

Perancangan bahan ajar ke dalam program computer

2)
Pembuata media untuk pembelajaran meliputi pengambilan gambar dan
pembuatan animasi
3)

Penggabungan gambar / animasi ke dalam bahan ajr komputer

4)
Tim yang terlibat: untuk produksi melibatkann programer computer grafis,
juru kamera, teknisi dan objek lingkungan yang terkait pembelajaran.

6.

Penerapan di Kelas

Secara operasional kegiatan guru dan siswa selama proses pembelajaran dapat
dijabarkan sebagai berikut.

No

Peran Guru

Peran Siswa

1
2

7.

Merancang dan
mengembangkan isi
pembelajaran dalam bentuk
komputer.
Memberi bimbingan individual
pada setiap siswa yang
membutuhkan.
Fasilitator bagi kegiatan belajar
siswa.
Selalu
melakukan update terhadap
bahan ajar.

Belajar secara mendiri

Mendiskusikan topik / masalah


yang dirasa belum jelas dengan
guru.
Menilai kemampuan belajar (self
evaluation)

Indikator Penilaian
Secara umum indicator-indikator tersebut antara lain sebagai berikut:

a.

Tingkatan kedalaman materi.

b.

Urutan penyajian / pengorganisasian isi pembelajaran.

c.

Kejelasan penggunaan bahsa

d.

Kejelasan table, gambar/grafik/animsi.

e.

Tampilan secara keseluruhan

8.

Pentingnya Pembelajaran Berbasis Komputer

Masalah pembelajaran yang terkait dengan lambatnya pemahaman siswa


terhadap konsep teori yang bersifat abstrak perlu diatasi. Denagn pembelajaran
berbasis komputer, siswa akan lebih mudah memehami konsep-konsep yang
bersifat abstrak, hal ini pada akhirnya dapat meningkatkan hasil pembelajaran.
Mengacu pada masalah tersebut pengembangan pembelajaran berbasis
komputer sangat penting bagi guru, siswa dan sekolah.
a.

Bagi Guru

Pembelajaran berbsis computer sangat penting bagi guru karena: Meminimalkan


tingkat kesalah pahaman konsep / teori yang sering dialami siswa sehingga
efektifitas dan efesiensi pembelajaran dapat dicapai secara optimal.
b.

Bagi Siswa

Bgi siswa sangat bermanfaat karena: Siswa akan lebih mudah dan cepat
memahami materi pembelajaran yang bersifat abstrak.

c.

Bagi sekolah

Dengan adanya pembelajarran berbasis komputer ini maka sekolah akan


tersedia bahan ajar yang telah divalidasi sesuai dengan bidang teknik sipil
sehingga guru dapat menggunakan dengan mudah dan efektivitas dan efisien.

B.

Pengrtian Model Pembelajaran Berbasis Elektronik (E-Learning)

Pembelajaran e-learning merupakan kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan


jaringan internet ( internet,LAND,WAN).Sebagai metode
penyampaian,interaksi,dan fasilitasi serta didukung oleh berbagai bentuk
layanan belajar lainnya ( Brown,2000;feasey,2001)
1.

Fungsi pembelajaran elektronik

Menurut Siahaan (2002) setidaknya ada tiga fungsi pembelajaran elektronik


terhadap kegiatan pembelajaran di dalam kelas , yaitu sebagai berikut:
a.

sebagai suplemen pembelajaran yang sifatnya pilihan/opsional.

b.

sebagai perlengkapan (komplemen) pembelajaran.

c.

sebagai pengganti (substitusi) pembelajaran

2.

Manfaat pembelajaran elektronik

Pembelajaran elektronik (e-learning) bermanfaat bagi berbagai pihak yang


terkait :
a.

Bagi Siswa

Kegiatan pembelajaran melalui e-learning dimungkinkan berkembangnya


fleksibilitas belajar siswa yang optimal, di mana siswa dapat mengakses bahanbahan belajar setiap saat dan berulang-ulang.
b.

Bagi Guru

Lebih mudah melakukan pemutakhiran bahan-bahan belajar yang


menjadi tanggung jawabnya dengan tuntunan perkembangan keilmuan yang
terjadi.
c.

Bagi Sekolah

Di sekoalah akan tersedia bahan ajar yang telah divalidasi sesuai dengan
bidangnya sehingga setiap guru dapat menggunakan dengan mudah serta
efektivitas dan efisien.
3.

Kelemahan pembelajaran elektronik

Menurut Wildavsky, (2001) kelemahan utama pembelajaran e-learning adalah


sebagai berikut:

a.
Frekuensi kontak secara langsung antar sesame siswa sengan
narasumber sangat minim.
b.

Peluang siswa untuk bersosialisasi dengan siswa lain sangat terbatas.

4.

Pembelajaran Berbasis Web (web based learning)

Yang dimaksud dengan pembelajaran berbasis web ( web based learning)/WBL)


WBL atau sering disebut on-line learning merupakan suatu system atau proses
untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar jarak jauh melalui aplikasi web
dan jaringan internet (Simamora,2003)
Beberapa kelebihan dari pemanfaatan internet untuk WBL anatar lain sebagai
berikut:
a.
Kelas tidak membutuhkan bentuk fisik ,semuanya dapat dibangun dalam
aplikasi internet
b.
Melalui internet lembaga pendidikan akan dapat lebih focus pada program
penyelenggaraan pendidikan atau latihan
c.

Program WBL dapat dilaksanakan dan diupdate secara cepat

d.
Dapat diciptakan interaksi yang bersifat real time (chating atau video
conference) maupun non real time (email, bulletin board, mealing list)
e.
Dapat mengakomodasi keseluruhan proses belajar, mulai dari registrasi,
penyampaian materi, diskusi, evaluasi dan juga transaksi
f.

Dapat diakases dari lokasi mana saja dan bersifat global

g.

Materi dapat dirancang secara multimedia dan dinamis

h.
Siswa dapat terhubung ke berbagai perpustakaan maya diseluruh dunia
dan menjadikannya sebagai media penelitian dalam meningkatan pemahaman
dan bahan aja
i.
Guru daapat secara cepat menambahkan referensi bahan ajar bersifat
study kasus, trend industry dan proyeksi teknologi kedepan melalui berbagai
sumber untuk menambah wawasan peserta terhadap bahan ajar.

5.

pengembangan WBL

Simamora (2003) mendeskripsikan komponen-komponen WBL, baik dalam


interaksi langsung maupun interaksi tidak langsung adalah sebagai berikut :
1.
Interaksi secara tidak langsung dalam WBL diwujudkan dengan
mengunakan:
a.

Electronic email atau e-mail

b.

News group

c.

Bulletin board file exchange

2.
Untuk interkasi secara langsung atau real time melalui WBL dapat
menggunakan:
a.

Chat

b.

Application sharing

c.

Audio atau video conference

E-learning adalah pembelajaran yang pelaksanaannya didukung oleh jasa


teknoligi, seperti telepon, audio, video tv, transmisi satelit atau computer
(sukartawi, 2003)

6.

model pengembangan

Salah satu contoh adalahg menggunakan pengembangan pembelajraan yang


digambarkan sebagai berikut:

Mengembangkan
Web Based Learning

Menentukan matapelajaran yang akan dikembangkan


Memproduksi Web Based Learning
Menyusun petunjuk penggunaan program
Mengidentifikasi silabus mata pelajaran
Uji coba produk pembelajaran WBL

Prosedur Pengembangan
Sesuai dengan model pengembangan di atas maka prosedur pengembangan
dilakukan sebagai berikut:
a.

Menentukan Matapelajaran yang akan Dikembangkan

b.

Mengenmbangkan Web Based Learning

c.

Memproduksi WBL

d.

Menyusun petunjuk penggunaan program

e.

Menyediakan jaringan

f.

Proses instalasi produk pembelajaran

7.

Hasil penelitian

Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-learnig sebagai


pelengkap pembelajaran konvensional dapat meningkatkan kreativitas dan hasl
belajar siswa .Penelitian hajji (2006) menyimpulkan bahwa :
1.
Terjadinya aktiitas mahasiswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran
yang ditandai dengan jumlah hit yang mengakses situs belajar
2.
Terjadinya peningkatan motifasi mahasiswa dalam mengikuti kegiatan
pembelajaran yang ditandai dengan jumlah balikan yang diperoleh dalam web
mail situs belajar
3.
Menurunnya tingkat kejenuhan mahasiswa dalam mengikuti kegiatan
pembelajaran
4.
Terjadinya peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap materi
perkuliahananya yang dapat dilihat dari kualitas balikan terhadap tes dan
pernyataan yang ada dalam situs belajar

BAB III
PENUTUP
C.

Kesimpulan

Pembelajaran berbasis computer adalah pembelajaran yang menggunakan


computer sebagai alat bantu. Melalui pembelajaarn ini bahan ajar disajikan oleh
media computer sehingga kegiatan proses belajar mengajar menjadi lebih
menarik dan menantang bagi siswa.
Terdapat tiga model penyampaian materi pembelajaraan berbasis computer.
1.

Latihan dan praktek

2.

Tutorial

3.

Simulasi

WBL sering juga disebut online learning merupakan sustu system atau proses
untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar jarak jauh melalui aplikasi web
dan jaringan internet. Mesikpun pada prinsipnya web learning dapat berjalan
diarea local (LAN), WBL merupakan perwujudan dari upaya pengembangan
learning dengan basis web. Perbedaan WBL dan Web information lainnya terletak
pada proses interaksi antara siswa dan guru atau antara siswa sendiri

DAFTAR PUSTAKA

http://pebekom.com/berita-101-pengertian-pembelajaran-berbasiskomputer.html