Anda di halaman 1dari 3

PENYAKIT AUTOIMUN

1. Dermatomiositis
Foto:

Predileksi dan Effloresensi:


Predileksi: Kulit, subkutis dan otot
Effloresensi: Kelainan kulit terdiri atas pembengkakan edematosa dengan eritema
atau urtikaria
Diagnosis Banding: LES, vaskulitis
Pemeriksaan Penunjang:
Albuminuria dan hematuria.
Peningkatan enzim otot dalam darah
Terapi:
Sistemik:
Kortikosteroid: Prednison 60 mg sehari
Imunostatik
Metoktreksat
Azatipiorin
Vitamin E
Asam para-aminobenzoat
Topikal:

2. Skleroderma
Foto:

Predileksi dan Effloresensi:


Predileksi: Ekstremitas, kepala, dahi
Effloresensi: Bercak-bercak putih kekuning-kekuningan dank eras, sering kali
mempunyai halo ungu di sekitarnya. Dapat berupa bercak sklerotik atau plak soliter
atau bercak-bercak multiple.
Diagnosis Banding: Mikosis, Lupus Eritematosus diskoid
Pemeriksaan Penunjang: Terapi:
Sistemik:
Imunomodulator: Siklosporin A, metotreksat, siklofosfamid, mikrofenolat mofetil.
Antifibrotik: D-penicilamine, obat interferon y, anti TGF b.3. Lupus
Eritematosus Sistemik
Foto:

Predileksi dan Effloresensi:


Predileksi:
o Kelainan kulit tersering adalah daerah wajah: area malar, nasal pipi.
o Kelainan mukosa: mulut, mata, vagina
Effloresensi: Lesi tersering adalah:
o lesi seperti kupu-kupu (butterfly rush) di area malar dan nasal dengan sedikit
edema, eritema, sisik, telangiektasis dan atrofi.
o Erupsi makulo-papular, polimorfi dan eritematosa bulosa di pipi

o Foto sensitivitas di daerah yang tidak tertutup matahari.


o Lesi popular dan urtikaria kecoklat-coklatan
o Kadang-kadang terdapat lesi atau nodus-nodus.
o Vaskulitis sangat menonjol
o Alopesia dan penipisan rambut
o Sikatrisasi dengan atrofi progresif
Diagnosis Banding: Atritis reumatika, sklerosis sistemik, dermatomiositis, purpura
trombositopenik
Pemeriksaan Penunjang:
o Pemeriksaan laboratorium: Kelainan ialah anemia hemolitik anemia normositer,
leucopenia, trombositopenia, peninggian laju endap darah, hiperglobulinemia,
hioalbuminemia.
o Fenomena sel S.E dan tes sel L.E
o Pemeriksaan antibody antinuclear (ANA)
o Lupus band test
o Anti-ds-RNA.
Terapi: -Sistemik:
Kortikosteroid: Prednison 1 mg/kgBB atau 60-80 mg sehari
Sitotastik: Azatioprin 50-150 mg per hari, maksimal 200 mg per hari, atau
siklofosfamid dengan dosis yang sama.
Bila terjadi infeksi sekunder: antibiotik, antiviral dan antifungal