Anda di halaman 1dari 2

Kiat Membuang Pikiran Kotor

October 8, 2009

Pertanyaan:
Assalamualaikum,
Ustadz, saya ingin bertanya: Bagaimana caranya untuk menghilangkan pikiran kotor? karena hal
itu membuat saya tidak bisa konsentrasi dalam belajar. Apakah saya harus diruqyah? dan apakah
saya harus segera menikah? terima kasih. Wassalamualaikum.
Dian
Jawaban Ustadz:
Alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh,
Cara untuk menghilangkan pikiran kotor dapat dilakukan dengan beberapa hal
berikut:
Pertama,
Menjauhi segala sebab yang dapat menimbulkan hal tersebut seperti menonton film, membaca
cerita porno atau berita tentang terjadinya pemerkosaan, begitu juga melihat gambar porno, serta
menjaga pandangan dari melihat wanita (apa lagi di negeri kita porno aksi sebagai santapan yang
biasa dinikmati), semoga Allah melindungi kita dari fitnah wanita dan fitnah dunia.
Kedua,
Mengambil pelajaran dari kisah para nabi atau orang sholeh yang mampu menjaga diri ketika
dihadapkan kepada fitnah wanita, seperti kisah nabi Yusuf alaihissalam, betapa beliau saat
digoda oleh wanita yang bangsawan lagi cantik, tapi hal itu tidak mampu menebus tembok
keimanan beliau, bahkan beliau memilih untuk ditahan dari pada terjerumus ke dalam maksiat.

Ketiga,
Ingat akan besarnya pahala diri di sisi Allah yang dijanjikan bagi orang yang mampu menjaga
kehormatan diri sebagaimana yang disebutkan dalam hadits tujuh golongan yang akan mendapat
naungan dari Allah pada hari yang tiada naungan kecuali naungan Allah disebutkan di antaranya
adalah seorang pemuda yang diajak untuk melakukan zina oleh seorang wanita cantik lagi
bangsawan, anak muda itu menjawab: Aku takut pada Allah. Di samping mengingat tentang
balasan yang akan diterimanya dalam surga yaitu bidadari yang senyumnya berkilau bagaikan
cahaya, silakan baca bagaimana kecantikan bidadari yang diceritakan Allah dalam Al Quran.
Keempat,
Ingat betapa besarnya azab yang akan diterima bagi orang yang melakukan zina silakan baca
ayat-ayat dan hadits-hadits yang mengharamkan zina, seperti yang disebutkan dalam hadits bawa
para pezina akan diazab dalam gerbong yang berbentuk kerucut, yang arah kuncupnya ke atas di
bawahnya dinyalakan api bergelora dan membara, mereka melayang-layang dalam gerbong yang
berbentuk kerucut tersebut karena disembur api dari bawah, tapi tidak bisa keluar karena lobang
atas gerbong itu sangat kecil. Mereka berteriak dan memekik sekuat-kuatnya, sehingga pekik
satu sama lainnya pun menyiksa. Semoga Allah menjauhkan kita dari api neraka.
Kelima,
Menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat, jangan banyak menyendiri dan
berkhayal. Di samping selalu berdoa kepada Allah supaya dihindarkan dari berbagai maksiat.
Keenam,
Bila memiliki kemampuan untuk berkeluarga ini adalah jalan yang paling terbaik yang
dianjurkan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam, bila tidak mampu maka usahakan
berpuasa Senin Kamis, wallahu alam.
***
Dijawab Oleh: Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra,M.A.
Read more about wisuda by www.konsultasisyariah.com