Anda di halaman 1dari 2

Situasi

2014:
Tidak mau berusaha merubah pelayanan kesehatan, lebih cenderung menunggu
keajaiban tp dia tdk mau merubah sendiri gmn pelayanan kesehatan
1. Dokter, perawat, dan farmasi bekerja secara individual, dia bekerja
berdasarkan ipk, nggak pake teamwork
2. Dokter bekerja secara tidak profesional, dari sifat dokternya itu px berfikir
dan terbesit dlm hati mereka dokter ini spt monster, menurut
profesornya 28% px tsb tdk berniat kembali ke RS, krn yg dilakukan
dokternya tidak ada komunikasi secara efektif yakni komunikasi secara
dua arah dari px ke dkter, dkter ke px, dan pada 2014 ini hanyalah dr
dokter ke px
3. Sistem manajemen dari RS sangat tidak praktis dari pasien, hal ini sangat
bertentangan dengan pasien yg kritis dmn sistem manajemen harus lebih
cekatan dlm mengobati px
4. Lemahnya sistem pend. Dokter, ex: para mahasiswa kedokteran datang
kesana hanya sekedar datang trus mmbayar, bikin presentasi dengan
slide, tidak praktek langsung, istilahnya bnyak teori ttp tidak ada praktek
hal ini yg mmbuat sang dokter ini kurang disegani saat brtemu dg
msyarakat shg tdk bisa mengkomunikasikan kepada pasiennya. Sistemnya
lemah, dokternya jadi ngawur
5. Teknologi kesehatan, di jmn modern ini sangat bagus ketika dokter bisa
menggunakan teknologi yg dpt meringankan atau mempraktekkan cara
kerja mereka. Intinya, dg teknologi apa yg mjd tdk bisa mjd bisa.
2020: harapan
1. Sistem kesehatannya lebih ke onlineable, sdh terpatri dlm otaknya px
bhwasanya berobat ke rmh sakit sgat tdk enak malah tmbah sakit,
akhirnya dr 1 org nyebar ke org lain, jdnya takut ke RS dan diprediksikan
sma drnya thun 2024 akan tjd yg nmanya kesehatan secara online, jadi px
tdk perlu dtg ke RS hnya tinggal membuka aplikasi yg sdh dibuat oleh
para dokter nntinya, tinggal ke klik menuju ke spesialisasinya apa, dia
akan bertemu dan berinteraksi spt apa setelah itu lngsung resep obatnya
akan segera diberikan. Krn skg saat krumah sakit ya sm aja sih gitu kn kita
dikasih stetoskop diperiksa jd sama aja meskipun tdk diperiksa. Dokter
bkal tau pnyakitnya ketika si px ngomong ttg keluhannya. Kmbali lg
komunikasinya scara 1 arah, itu yg bikin bkn px nya yg smakin baik tp
smakin buruk
2. Onlineable, px tdk perlu bertatap muka scr langsung di rs nya di dr nya,
utk pengambilan obatnya melalui mesin penjual
3. Di prediksikan pd thn 2024 bhwasanya berkaitan dg teknologi, akan
ditemukannya teknologi2 baru spt alat dr itu akan digantikan alat2 yg lbh
praktis dn mdh digunakan dan lbh aktif cr mendeteksi pnyakit dr px dn cr
bgaimana manangani px tsb
4. Para dokter lebih memanfaatkan kpd tv shows, tujuannya lebih baik
mencegah drpd mengobati. Di prediksikan 2024 lebih bnyak acara healthy

care krn utk menanggulangi para px yg lebih condong kpd arah tv, krn tv
merupakan media yg sngat2 brpengaruh dlm karakter manusia.

Efek pribadi
Video ini sangat menginspirasi bagi saya bgaimana saya harus menata kembali
mindset saya sbg calon dokter nntinya
Saya sangat senang skali ketika lebih bnyk pencegahan drpd pengobatan, trs
kita jd tdk perlu keluar rumah utk bekunjung k doktr, shg tinggal dirumah saja
kita sdh bisa ke dokter dan kita bisa mnyembuhkan pnyakit kita dg cara yg
mudah, ngmbil obat tidak perlu ngantri, tinggal ngeklik sdh keluar di mesin
penjual, dan lebih banyak lg acara2 kesehatan di tv shg kita lebih paham ttg
pentingnya kesehatan
Interpretasi
Penyebab di 2014: