Anda di halaman 1dari 3

PELAYANAN AKUPRESUR

No. Dokumen : /UKP/VII/2016


No. Revisi : 00
SOP Tanggal Terbit :
Halaman : 1/3

UPT PUSKESMAS
UNIT I HENI SETIAWATI,SKM
NIP. 19770211 200501 2 010
KEC.SUMBAWA

1. Pengertian Pelayanan kesehatan yang didasarkan pada tehnik penekanan


pada titik-titik tertentu pada tubuh dengan menggunakan jari atau
alat bantu (probe)
2. Tujuan Sebagai acuan dalam menjelaskan proses pelayanan akupresure agar
dapat mewujudkan pelayanan akupresure yang dapat dipertanggung
jawabkan manfaat dan keamanannya
3. Kebijakan SK Kepala Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Unit I kecamatan
Sumbawa Nomor tahun 2016 tentang Pelayanan Akupresur
4. Referensi Buku Orientasi Akupresur Bagi Petugas Puskesmas (KEMENKES RI
2012)
5. Prosedur 1. Pasien datang ke bagian pendaftaran
2. Pasien dirujuk ke ruangan periksa dipisahkan berdasarkan
pengelompokan umur.
3. Dokter menegakkan diagnose pasien dan diresepkan obat
oleh dokter
4. Pasien dirujuk ke Poli akupresur (atas indikasi)
5. Membuat informed Concent
6. Mendata identitas pasien di buku pendataan
Pendataan meliputi :
1) Nama, Umur, jenis kelamin, alamat
2) Keluhan
7. Pemeriksaan pasien
a. Cara pemeriksaan pasien dilaksankan sesuai dengan teori 4 cara
pemeriksaan terdiri dari
1) Pengamatan
2) Pendengaran dan penciuman/penghidu
3) Wawancara
4) Perabaan
b. Data hasil pemeriksaan dipakai sebagai dasar untuk menyimpulkan
letak dan jenis gangguan kesehatan pasien
c. Hasil pemeriksaan dituliskan dalam form data pasien
8. Menentukan kesimpulan pemeriksaan pasien
a. Kesimpulan ditentukan berdasarkan hasil pemerksaan, meliputi :
keluhan utama, letak gangguan, jenis gangguan dan penyebab
penyakit.
b. Hasil kesimpulan digunakan sebagi dasar dalam merencanakan
1/1
tindakan
c. Hasil penyakit ditulis dalam form data pasien
d. Penyebab timbulnya penyakit ditulis berdasarkan ilmu akupresur

9. Perencanaan tindakan akupresur


a. Rencana tindakan disususn berdasarkan teori akupresur, meliputi
1) Pemilihan jenis pemijitan
2) Pemilihan alat bantu dan bahan pendukung
3) Pemilihan titik-titik akupresur
4) Penentuan jenis rangsangan
5) Penentuan frekuensi dan jumlah kunjungan
b. Susunan rencana tindakan digunakan sebagai dasar melakukan
terapi dan ditulis pada form data pasien

10. Melaksanakan tindakan akupresur


a. Tindakan persiapan meliputi :
1) Persiapan alat dan bahan ( seperti alat bantu pijat, kream,
lotion, minyak urut)
2) Persiapan diri (mencuci tangan dengan sabun)
3) Persiapan pasien ( pasien dibeli penjelasan dan diposisikan
sesuai kebutuhan, berbaring atau dalam posisi duduk yang
nyaman
b. Melakukan pemijatan akupresur
1) Oleskan minyak atau krim secukupnya pada lokasi yang akan
dipjiat jika diperlukan
2) Lakukan pemijatan pemanasan dengan memijat ringan pada
jalur meridian terpilih atau daerah sekitar tempat keluhan
3) Lakukan pemijatan utama pada lokasi yang diinginkan dan
pada titik-tiik akupresur terpilih
4) Pemijatan diakhiri dengan tehnik relaksasi, yaitu dengan
pemijatan ringan pada daerah sekitar tempat pemijatan utama
5) Selama pemijatan, pasien ditanya apakah terlalu keras. Jika
terlalu keras atau sakit , tekanan dikurangi karena bisa
menyebabkan memar
6) Khusus pada pasien anak, diperhatiakan reaksi anak terhadap
tehnik pemijatan untuk mengetahui apakah tehnik pemijitan
tersebut menyakitkan atau tidak
7) Akhir pemijatan diberitahukan kepada pasien
c. Tindakan pelaksanaan akupresur ditulis dalam form data pasien

11. Evaluasi dan tindak lanjut


a. Selesai tindakan dilakukan evaluasi hasil dengan menanyakan dan
mengamati keadaan pasien
b. Anjuran pola hidup sehat perlu diberikan kepada pasien sesuai
dengan kebutuhan
12. Pasien mengambil obat di apotek
13. Bersihkan alat,rapikan ruangan

1/2
6. Unit terkait 1. Poli Umum
2. Poli anak
3. Poli Remaja
4. Poli Lansia
5. Poli KIA

1/3