Anda di halaman 1dari 4

PROGRAM INTERNSIP DOKTER INDONESIA

LAPORAN KASUS
PORTOFOLIO

DIABETES MELLITUS TIPE 2

Oleh :
dr. Arif Luqman Hakim

Dokter Pendamping Internsip :


dr. Endah Woro Utami, MMRS
dr. Deny Christianto

RSUD NGUDI WALUYO WLINGI


KABUPATEN BLITAR
2016
Nama peserta : dr. Arif Luqman Hakim
Nama wahana: RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Blitar
Topik: Diabetes Mellitus tipe 2
Tanggal (kasus): 2 Maret 2016
Nama Pasien: Tn. D No. RM: 195xxx
Tanggal presentasi: Nama pendamping:
1. dr. Endah Woro U
2. dr. Deny Christianto
Tempat presentasi: RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Blitar
Obyektif presentasi:
Keilmuan Keterampilan Penyegaran Tinjauan pustaka
Diagnostik Manajemen Masalah Istimewa
Neonatus Bayi Anak Remaja Dewasa Lansia Bumil
Deskripsi: Tn. D, 53 th, seluruh badan terasa lemas
Tujuan: Mengetahui etiologi, manifestasi klinis, dan penatalaksanaan Diabetes
Mellitus tipe 2
Bahan bahasan: Tinjauan Riset Kasus Audit
pustaka
Cara membahas: Diskusi Presentasi dan Email Pos
diskusi
Data pasien: Nama: Tn. D Nomor RM: 195xxx
Nama klinik: RSUD Ngudi Telp: - Terdaftar sejak: -
Waluyo Wlingi, Blitar
Data utama untuk bahan diskusi:
1. Diagnosis/ gambaran klinis:
Pasien mengeluhkan badannya lemas sejak 2 hari yang lalu. Badan
lemas disertai pegal-pegal. Nafsu makan baik, makan 3 kali sehari terdiri
atas nasi dan lauk. Pasien sering minum teh manis. Sering kencing (-),
sering haus (-), sering lapar (-), penurunan berat badan (-).
2. Riwayat pengobatan:
Sebelumnya pasien telah berobat ke mantri, dikatakan kencing manis
dan diberi obat glibenklamid diminum sekali sehari sebelum makan pagi.
Obat terakhir dikonsumsi seminggu yang lalu.
3. Riwayat kesehatan/ penyakit:
Pasien belum pernah mengalami keluhan seperti ini sebelumnya.
4. Riwayat keluarga:
Riwayat keluarga dengan diabetes disangkal.
5. Riwayat pekerjaan:
Pasien bekerja sebagai petani.
6. Kondisi lingkungan sosial dan fisik :
Pasien memiliki kebiasaan merokok sejak muda, merokok sekitar 1 pack/
hari, namun sekarang pasien sudah jarang merokok.
7. Lain-lain:
Pemeriksaan fisik
Keadaan umum : baik
BB 60 kg TB 170 cm
Kesadaran : GCS 456, compos mentis
Nadi : 80x/menit, reguler
Tekanan darah : 140/80mmHg
Pernafasan : 20x/menit, reguler
Kepala dan Leher: konjungtiva anemis -/- ikterik-/- , pembesaran KGB-
Thorax
Jantung : S1 S2 tunggal regular murmur (-), gallop (-)
Paru : ss vv Rh - - Wh - -
ss vv -- --
ss vv -- --
Abdomen : soefl, BU + N
Ekstremitas : edema (-), akral hangat

Assesment
Susp. Diabetes Mellitus tipe 2

Panning
Planning diagnosis
- Gula darah puasa dan 2 jam post prandial

Hasil Pemeriksaan Laboratorium


Gula darah puasa = 206
Gula darah 2 jam post prandial = 270

Assesment :
Diabetes Mellitus tipe 2

Planning
Planning Terapi
Per Oral Metformin 3 x 500 mg
KIE kondisi dan rencana terapi pasien (diet, olahraga, dan pengobatan)
Pro control gula darah setiap bulan
Daftar pustaka:
1.
Harrison Internal Medicine. 18th Ed. Philladelphia:McGrawHill;2010
2. Riskesdas 2013
3. PERKENI. Konsensus Pengendalian dan Pencegahan Diabetes Mellitus
Tipe 2 di Indonesia 2011. Jakarta: PERKENI;2011
4. Setiawi S, Alwi I, Sudoyo, Simadibatra MK, Setiyohadi B, Syam, FA.
Buku Ajar: Ilmu Penyakit Dalam. Jilid II. Edisi 6. Jakarta: Internal
Publshing;2014
5. Diagnosis and classification of diabetes mellitus. Diabetes Care. Jan
2014;37 Suppl 1:S14-78.
6. International Expert Committee. International Expert Committee report on
the role of the A1C assay in the diagnosis of diabetes. Diabetes Care
2009;32: 13271334
7. Selvin E, Steffes MW, Zhu H, et al. Glycated hemoglobin, diabetes, and
cardiovascular risk in nondiabetic adults. N Engl J Med.2010;362:800
811
8. Tim Konsensus Insulin. Petunjuk Praktis Terapi Insulin pada Pasien
Diabetes Mellitus. Jakarta;2006.
Hasil pembelajaran:
1. Definisi dan klasifikasi Diabetes Mellitus tipe 2
2. Epidemiologi dan pathogenesis Diabetes Mellitus tipe 2
3. Diagnosis dan tatalaksana Diabetes Mellitus tipe 2