Anda di halaman 1dari 8

a.

PPh yang harus dipotong oleh bank pundi adalah PPh final 4 ayat 2
Diketahui:
Rata-rata tertimbang deposito nasabah :

Produk Deposito Bunga


Orang Pribadi 7.0%
Perusahaan 7.5%
Ekspatriat 6.0%

Nilai deposito masing-masing Produk:


Orang Pribadi IDR 35,000,000,000.00
Perusahaan IDR 43,750,000,000.00
Ekspatriat IDR 8,750,000,000.00

PPh final yang harus dipotong:


Produk Deposito Bunga dari deposito :
Orang Pribadi IDR 2,450,000,000.00
Perusahaan IDR 3,281,250,000.00
Ekspatriat IDR 525,000,000.00

b. Dalam UU nomor 123 Tahun 2015 pasal 2c ditetapkan untuk PPh final yang berasal dari bunga de
c. Berdasarkan SE-46/PJ.4/1995 pendapatan bunga yang diperoleh dari bunga deposito tidak dimas
h final 4 ayat 2

IDR 87,500,000,000.00

Proporsi dari rata-rata tertimbang


40.0%
50.0%
10.0%

Tarif pajak berdasarkan PP 123 tahun 2015 PPh yang harus dipotong oleh bank:
20% IDR 490,000,000.00
20% IDR 656,250,000.00
20% IDR 105,000,000.00
Total PPh yang harus dipotong: IDR 1,251,250,000.00

an untuk PPh final yang berasal dari bunga deposito terkena tarif sebesar 20% baik untuk nasabah dalam neger
ng diperoleh dari bunga deposito tidak dimasukkan ke dalam PKP wajib pajak karena sudah dipotong sebagai ob
nasabah dalam negeri maupun nasabah yang berasal dari luar negeri.
dipotong sebagai objek dari PPh final.
a. jenis pajak terhutang adalah pasal 4 ayat 2 final
b. pajak terhutang:
bunga bank 10,000,000.00
pph 4(2) 20%
pajak terhutang: 2,000,000.00

karena dibawah 7500000 sehingga tidak harus dibayarkan


a. jenis pajak yang harus dibayar oleh PT Kaya adalah pph pasal 23
b. perhitungan pajak yang harus dibayarkan oleh PT Kaya adalah :

Bunga bank persentase potongan berdasarkan PPh 23 PPh pasal 23


IDR 10,000,000.00 15% 1,500,000.00
jika pemilik perusahaan adalah WPOP :
a. PPh 4 ayat 2 final
b. Jumlah pajak terhutang:
laba yang dibagikan Persentase Total PPh 4 ayat 2 terhutang
50,000,000.00 10% 5,000,000.00

jika pemilik perusahaan adalah WP Badan


a. PPh Pasal 23
b. Jumlah pajak terhutang
laba yang dibagikan Persentase Total PPh 23 terhutang
50,000,000.00 15% 7,500,000.00

Jika pemilik perusahaan adalah WP Luar negeri


a. PPh Pasal 26
b. Jumlah pajak terhutang
laba yang dibagikan Persentase Total PPh 26 terhutang
50,000,000.00 20% 10,000,000.00
a. Pajak terhutang dalam soal 5 adalah PPh pasal 22 terkait impor dan PPN terkait impor
b. Jumlah Pajak Terhutang:
CIF:
cost : 500 1,500.00 750,000.00
Insurance: 75.00
Freight 100.00
CIF 750,175.00

kurs yen-rupiah IDR 800.00


CIF (dalam rupiah) ###

Nilai impor:
CIF (dalam rupiah) IDR 600,140,000.00
Bea Masuk IDR 11,000,000.00
Nilai impor ###

karena mempunyai api, maka PPh pasal 22 atas impor terkena tarif sebesar 2,5%
PPh 22 = Nilai impor X 2,5%
IDR 611,140,000.00 2.50%
PPh 22 IDR 15,278,500.00

PPN atas Impor:


IDR 611,140,000.00 10%
PPN Terhutang ###
PPN terkait impor

sebesar 2,5%