Anda di halaman 1dari 3

ANEMIA AKIBAT DEFESIENSI ZAT BESI

Dalam Pembentukan hemoglobin diperlukan zat besi. Zat besi merupakan


salah satu komponen penyusun hemoglobin. Jika tubuh kekurangan zat besi
(Defisiensi zat besi), maka akan menghambat pembentukan hemoglobin yang
berakibat pada terhambatnya pembentukan sel darah merah. Selanjutnya timbul
anemia akibat kekurangan zat besi yang disebut anemia defisiensi zat besi.
Anemia defisiensi zat besi adalah suatu keadaan dimana jumlah sel darah
merah atau hemoglobin ( Protein pengangkut oksigen) dalam sel darah merah berada
di bawah normal, yang disebabkan karena kekurangan zat besi
Faktor factor penyebab terjadinya anemia defisiensi zat besi ialah :
Kurangnya zat besi dalam makanan yang dikomsumsi
Malabsorbsi zat besi ( Penyerrapan zat besi yang tidak optimal )
Kehilangan banyak darah yang menyebabkan terkurasnya cadangan
zat besi dalam tubuh sehingga pembentukan sel darah merah
terganggu
Dalam keadaan normal tubuh orang dewasa rata rata mengandung 4 sampai 5
g besi, bergantung pada jenis kelamin dan ukuran tubuhnya. Lebih dari 2/3 besi
terdapat di dalam hemoglobin. Asupan normal zat besi biasanya tidak dapat
menggantikan kehilangan zat besi karena perdarahan kronik dan tubuh hanya
memiliki sejumlah kecil cadangan zat besi. Sebagai akibatnya kehilangan zat besi
harus digantikan dengan tambahan zat besi. Sumber yang paling baik biasanya
terdapat pada daging, vitamin C, daun bayam merah, kacang ijo, dan daun kacang
panjang.
Gejala gejala orang yang mengalami anemia defisiensi zat besi yaitu :
1 Kelelahan, lemah, pucat dan kurang bergairah
1. Sakit kepala dan mudah marah
2. Tidak mampu berkonsentrasi dan rentan terhadap infeksi
3. Pada Anemia yang kronis menunjukkan bentuk kuku seperti sendok dan
rapuh, pecah pecah pada sudut mulut, lidah lunak dan sulit menelan.
Manifestasi pada rongga mulut yaitu :
Adanya atrofi papilla lidah yang mengakibatkan lidah tampak licin, tampak
pucat, mengkilat, berwarna merah daging, dan meradang serta sakit. Dapat juga
terjadi stomatitis angularis, pecah pecah disertai kemerahan dan di sudut mulut.
Materi Diskusi

MANIFESTASI PENYAKIT DARAH PADA

RONGGA MULUT
( Anemia Defisiensi Zat besi )

Kelompok III

DITA HARPIKA DEWI ( J 111 06 039 )


NURFADILLAH ARIFIN ( J 111 06 040 )
IFA PURNAMASARI ( J 111 06 055)

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI


UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2007