Anda di halaman 1dari 1

Penatalaksanaan Sindrom Nefrotik

Tindakan yang sebaiknya pertama kali dilakukan pada kasus sindrom nefrotik yaitu pasien dengan
sindrom nefrotik dirawat di rumah sakit dengan tujuan untuk mempercepat pemeriksaan dan
evaluasi pengaturan diet, penanggulangan edema, memulai pengobatan steroid dan edukasi bagi
keluarga klien.

Adapun penatalaksanaan medisna antara lain;

Istirahat samapi edema berkurang atau tinggal sedikit. Batasi asupan natrium sampai kurang
lebih 1gr/hari secara peraktis dengan menggunakan garam secukupnya dan menghindari
makanan yang diasinkan. Diet protein 2-3 gr/kgBB/hari, karena diet rendah protein akan
menyebabkan malnutrisi energy protein (MEP) dan hambatan pertumbuhan.
Bila edema tidak berkurang dengan pembatasan garam, dapat digunakan diuretic, biasanya
furosemide 1mg/kgBB/hari. Bergantung pada beratnya edema dan respon pengobatan. Bila
edema refrakter, dapat digunakan hididroklortiazid (25-50 mg/hr), selama pengobatan diuretic
perlu dipantau kemungkinan hipokalemi, alkalosis metabolic dan kehilangan cairan
intravaskuler berat.
Pengobatan kortikosteroid yang diajukan oleh International Cooperative Study of Kidney
Disease in Children (ISKDC), antara lain:
a. Selama 28 hari prednisone diberian peroral dengan dosis 60 mg/hr luas permukaan badan
(lbp) dengan maksimum 80 mg/hr.
b. Kemudian dilanjutkan dengan prednisone peroral selama 28 hari dengan dosis 40
mg/hr/lbp, setiap 3 hari dalam satu minggu dengan dosis maksimum 60 mg/hr. Bila
terdapat respon selama pengobatan, maka pengobatan ini dilanjutkan secara intermitten
selama 4 minggu.
Cegah infeksi. Antibiotic hanya dapat diberikan bila ada infeksi.
Pungsi asites maupun hidrotoraks dilakukan bila ada indikasi vital.

Sunaryanto, Andik. 2009. Sindrom Nefrotik. (Online)


digilib.unimus.ac.id/download.php?id=1243