Anda di halaman 1dari 2

The Effect of Group Logotherapy on Meaning in Life and Depression Levels

of Iranian Students

Somaye Robatmili & Faramarz Sohrabi & Mohammad Ali Shahrak & Siavash
Talepasand & Mostafa Nokani & Mohaddese Hasani (2015)

Penelitian ini dilakukan menggunakan metode pre-test post-test dengan


tindak lanjut satu bulan yang terdiri dari kelompok eksperimen dan kelompok
kontrol. Pelaksanaan logotherapy diberikan 10 x 1 jam setiap minggu. Kemudian
post-test dilakukan setelah setiap 10 minggu dari periode program. Penentuan
responden dipilih berdasarkan tingkat ketidakberdayaan dan tingkat depresinya.
Dari 506 responden terpilih 121 responden yang sesuai dengan kriteria, yang
kemudian dipilih secara acak 20 responden yang dibagi ke menjadi 10 kelompok
eksperimen dan 10 kelompok kontrol.

Intervensi yang dilakukan pada kelompok ekperimen menggunakan


pendeketan logoterapi dan menekankan untuk menemukan nilai kehidupan.
Program ini dibuat untuk membantu peserta mengklarifikasi nilai-nilai yang
sangat berarti bagi mereka, menetapkan tujuan yang masuk akal, memastikan
bahwa tujuan tersebut mengaktualisasikan diri responden, menetapkan rencana
praktis untuk mencapai tujuan, mengidentifikasikan kekurangan dan kelebihan
yang akan mempengaruhi usaha mereka untuk mencapai tujuan. Nilai
eksperiensial diaktualisasikan saat seseorang mengalami sesuatu melalui
penglihatan, sentuhan, penciuman, atau pendengaran. Melalui kesadaran bahwa
seseorang adalah satu-satunya yang bertanggung jawab untuk mewujudkan
kehidupan yang berarti bahwa nilai-nilai diaktualisasikan dan kehidupan menjadi
bermakna.

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tes Tujuan dalam
Kehidupan (PIL) untuk mengukur makna dalam kehidupan, dan Inventaris
Depresi Beck untuk mengukur tingkat depresi. Instrumen ini untuk mengetahui
apa yang relevan dengan tujuan hidup individu. Mereka merasa bahwa inilah arti
hidup para penyandang cacat, baik saat ini maupun di masa depan, mereka
memiliki keyakinan yang memberi tujuan hidup, dan mereka memiliki tujuan dan
tujuan yang berarti untuk hidup.

Hasil penelitian menunjukan nilai rata-rata kelompok eksperimen


menunjukkan adanya perubahan positif yang signifikan dalam penelitian pada saat
follow up di bandingkan saat pretest. Perubahan seperti itu tidak diamati pada
kelompok kontrol. Diasumsikan bahwa kelompok logoterapi memiliki pengaruh
yang signifikan terhadap makna dalam kehidupan dan tingkat depresi untuk
kelompok eksperimen. Tes post-hoc menunjukkan bahwa skor rata-rata untuk
makna dalam variabel kehidupan secara signifikan lebih tinggi pada kelompok
eksperimen daripada pada kelompok kontrol (F = 290,48, p <.001). Selain itu,
analisis post-test menunjukkan bahwa tingkat depresi rata-rata secara signifikan
lebih rendah pada kelompok eksperimen daripada pada kelompok kontrol (F =
198,69, p <.001). Oleh karena itu, diasumsikan bahwa logoterapi memiliki
pengaruh yang signifikan terhadap makna dalam nilai hidup dan juga tingkat
depresi.