Anda di halaman 1dari 5

Slide 29

KOMUNIKASI SINKRONIS

Slide 30
TRANSMISI ASINKRON
Bit dikirim satu karakter dalam satu waktu. (Sebuah karakter pada umumnya 8 bit
panjangnya)
Waktu atau sinkronisasi hanya harus dipertahankan dalam setiap karakter. Penerima
memiliki kesempatan untuk melakukan sinkronisasi ulang di awal setiap karakter
baru.
Teknik start-stop
Status idle: Bila tidak ada karakter yang dikirimkan, garis antara pemancar dan
penerima berada dalam keadaan "menganggur". Definisi idle adalah dengan
konvensi, tapi biasanya sama dengan elemen pensinyalan untuk biner 1.
Start bit: Awal karakter ditandai oleh bit awal dengan nilai biner 0.
Bit data
Stop bit: Bit terakhir dari karakter diikuti oleh bit stop, yaitu biner 1. Panjang
minimum untuk bit stop ditentukan dan biasanya 1, 1,5 atau 2 kali durasi bit biasa.
Tidak ada nilai maksimum yang ditentukan, Karena bit stop sama dengan keadaan
idle.
Slide 31
KOMUNIKASI ASINKRON
Slide 32
DEFINISI BANDWIDTH
Ukuran Bandwidth (BW):
99% BW freq. kisaran dimana 99% daya
Absolut BW: Rentang frekuensi di atas spektrum non-nol
Null-to-Null BW: Lebar cuplikan spektral utama
Bandwidth setengah daya: bandwidth 3dB

Slide 33
PULSE SHAPING
Pulse membentuk kekhawatiran dengan bagaimana membentuk pulsa p (t) untuk
mencapai Sy yang diinginkan (w).
PSD Sy (w) sangat kuat dan langsung dipengaruhi oleh bentuk pulsa f (t) karena Sy
(w) mengandung istilah | F (w) | 2.
Tanggapan nadi khas dari saluran bandlimited
Slide 34
TINGKAT SINYAL MAKSIMUM
Persentase total daya spektrum adalah ukuran yang penting
Hasil utama untuk transmissin digital berkaitan dengan tingkat maksimum di mana
pulsa dapat ditransmisikan melalui saluran.
Jika saluran memiliki bandwidth W, maka pulsa tersempit yang bisa ditransmisikan
melalui saluran memiliki durasi T = 1 / (2W) detik.
Dengan demikian, tingkat maksimum di mana pulsa dapat ditransmisikan melalui
saluran diberikan oleh
Rmax = 2 W pulsa / detik.
Slide 35
SINYAL MULTILEVEL
Komunikasi digital hanya menggunakan sejumlah simbol yang terbatas untuk
komunikasi, minimum menjadi dua (biner)
Sejauh ini, kita hanya mempertimbangkan kasus biner.
Dalam beberapa aplikasi, bandwidth terbatas namun kecepatan data lebih tinggi
diinginkan, jumlah simbol (yaitu, tingkat voltase) dapat ditingkatkan sambil
mempertahankan tingkat sinyal yang sama (baud rate).
Multilevel signaling: Data rate R yang dicapai oleh sistem bertingkat diberikan oleh

Slide 36
SINYAL MULTILEVEL DAN KAPASITAS SALURAN
Misalkan kita meningkatkan jumlah level sekaligus menjaga tingkat sinyal maksimum
A tetap. Setiap peningkatan jumlah level sinyal memerlukan pengurangan jarak
antar level. Pada titik tertentu, pengurangan ini akan menyiratkan peningkatan yang
signifikan dalam probabilitas kesalahan deteksi karena kebisingan akan cenderung
menyebabkan kesalahan deteksi
Kapasitas saluran dari sistem transmisi adalah tingkat maksimum di mana bit dapat
ditransfer dengan andal. Shannon mendapatkan sebuah ekspresi untuk kapasitas
saluran ideal low-pass channel. Dia menunjukkan bahwa komunikasi yang andal tidak
mungkin dilakukan pada tingkat di atas kapasitas ini.

Slide 37
SINYAL MULTILEVEL DAN GANGGUAN
Sinyal multilevel dan gangguan
Slide 38
SIGNAL NOISE RASIO
Definisi SNR
signal noise signal + noise

High
SNR
t

signal noise signal +

Low noise
SNR

t t t

SNR (dB) = 10 log10 SNR


A = tegangan sampel bebas kebisingan pada penerima
2 = daya noise total pada detektor = (N0) (NBW)
NBW = bandwidth noise
N0 = Kekuatan white noise per Hertz
Slide 39
KESALAHAN PERFORMA
Deteksi Sinyal: Keputusan tentang sinyal mana yang ditransmisikan dilakukan dengan
membandingkan pengukuran (pada waktu yang tepat) ke ambang batas yang terletak
di tengah antara tegangan nominal yang mewakili "0" dan "1".
Kesalahan kinerja tergantung pada jarak nominal antara voltase dan jumlah fluktuasi
dalam pengukuran yang disebabkan oleh noise.
Dengan tidak adanya kebisingan, pengukuran denyut nadi positif adalah A dan denyut
nadi negatif adalah -A. Karena kebisingan, sampel ini adalah A + n dimana n adalah
amplitudo noise acak.
Analisis kinerja kesalahan dalam rangkaian komunikasi biasanya didasarkan pada
noise Gaussian putih.
Slide 40
KESALAHAN PROBABILITAS
Kami sekarang menghitung probabilitas kesalahan untuk sinyal kutub. Amplitudo n
dari kebisingan adalah Gaussian didistribusikan. Ini berkisar dari- sampai sesuai
Gaussian PDF.
Bila "0" ditransmisikan, nilai sampel pulsa yang diterima adalah -A + n. Jika n> A,
nilai sampelnya positif dan digitnya akan terdeteksi secara salah sebagai 1. Jika P
(error | 0) adalah probabilitas kesalahan yang diberikan bahwa 0 ditransmisikan,
maka,

Probabilitas kesalahan untuk sinyal polar

Slide 41
TWISTED PAIR
Sebuah twisted pair terdiri dari dua kabel yang dipelintir bersama untuk mengurangi
kerentanan terhadap gangguan.

Sistem dua kawat ini rentan terhadap crosstalk dan noise karena beberapa kabel
digabungkan.