Anda di halaman 1dari 5

STERILISASI PERALATAN YANG PERLU

DISTERILISASI
No.Dokumen : 440/SOP/VII/016.17/2017
No. Revisi : 00
SOP
Tanggal Terbit : 09 Januari 2017
Halaman : 1/5

Puskesmas
H.D.MUSAID .S.Kep NS
Arjasa
Tanda Tangan NIP. 196303171983031006.

1. Pengertian Sterilisasi adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk


menghancurkan semua mikroorganisme, termasuk virus, bakteri atau
spora bakteri.
Peralatan yang perlu disterilisasi adalah semua alat-alat medis yang
telah selesai digunakan dalam tindakan medis.
Serilisasi peralatan yang perlu disterilisasi adalah suatu tindakan
yang dilakukan untuk menghancurkan semua mikroorganisme,
termasuk virus, bakteri atau spora bakteri pada alat-alat medis yang
telah selesai digunakan dalam tindakan medis.

2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah – langkah untuk melakukan


sterilisasi.
3. Kebijakan Berdasarkan Penetapan Kepala Puskesmas Arasa Sumenep Nomor:
188/....../435.102.129/2017 Tentang Pemberlakuan Standar
Operasional Prosedur (SOP) Peralatan Kesehatan
4. Referensi Pedoman Pencegahan dan Pengendalian infeksi di Rumah Sakit
dan fasilitas kesehatan lainnya, Tahun 2008.

5. Alat dan Bahan 1. Alat :


a. Alat-alat medis
b. Sikat
c. Sterilisator
2. Bahan :
a. Sabun
b. Air
c. Larutan klorin 0,5%
6. Prosedur / 1. Sterilisasi Udara Kering :
Langkah-langkah
a. Petugas melakukan dekontaminasi alat medis yang akan
disterilkan
b. Petugas mencuci alat medis dengan sabun dan disikat
sampai bersih dibawah air mengalir
c. Petugas mengeringkan dan menyusun alat medis
kemudian dimasukkan kedalam sterilisator kering
d. Petugas menutup pintu sterilisator
e. Petugas menyambungkan kabel sterilisator ke stop kontak
f. Petugas menekan tombol “drying “ pada sterilisator
g. Petugas dilarang membuka pintu saat sterilisator sedang
beroperasi
h. Petugas mencabut stop kontak bila lampu indikator sudah
mati
i. Petugas menunggu alat sampai dingin ( 10 menit ) di
dalam sterilisator
j. Petugas membuka pintu sterilisator
k. Petugas memakai handscoon steril dan mengambil alat-
alat yang ada di dalam sterilisator
l. Petugas menyusun alat-alat yang sudah steril ke dalam
bak instrumen ( di kelompokkan sesuai dengan kebutuhan
)
m. Petugas menutup pintu sterilisator
n. Petugas memberi etiket pada alat yang sudah steril ( tulis
tanggal dan jam sterilisasi )
o. Petugas menyimpan bak instrumen ke dalam lemari alat
2. Sterilisasi Ozone :
a. Petugas memasukkan kassa, tampon, kapas dan
handscoon yang sudah siap kedalam tromol

b. Petugas membuka pintu sterilisator

c. Petugas memasukkan tromol yang berisi kassa, tampon,


kapas dan handscoon yang sudah di siapkan kedalam
sterilisator dengan pori-pori tromol dalam keadaan terbuka

d. Petugas menutup pintu sterilisator


e. Petugas menyambungkan kabel sterilisator ke ‘stop
kontak’

f. Petugas menekan tombol “ ozone “ pada sterilisator

g. Petugas dilarang membuka pintu saat sterilisator sedang


beroperasi
h. Petugas mencabut stop kontak bila lampu indikator sudah
mati
i. Petugas menunggu bahan sampai dingin ( 10 menit ) di
dalam sterilisator
j. Petugas membuka pintu sterilisator
k. Petugas mengambil tromol yang berisi kassa, tampon,
kapas, handscoon yang ada di dalam sterilisator
l. Petugas menutup pintu sterilisator
m. Petugas memberi etiket pada alat yang sudah steril ( tulis
tanggal dan jam sterilisasi )
n. Petugas menyimpan tromol ke dalam almari alat.
7. Diagram Alir
Mulai

Petugas menentukan jenis


sterilisasi

Sterilisasi Udara Kering Sterilisasi ozone

Petugas mendekontaminasi alat Petugas memasukan bahan non


logam ke tromol

Petugas mencuci alat


Petugas membuka pintu,
masukan tromol berisi alat non
Petugas mengeringkan dan logam ke sterilisator
menyusun alat
Petugas menutup pintu sterilisator
Petugas menutup pintu sterilsator dan dan menekan tombol ozone
menekan tombol on/off

Petugas menunggu 10 mnt sebelum


Petugas menunggu alat dingin 10 mnt dan membuka pintu sterisator
membuka pintu sterilisator

Petugas mengambil tromol


Memakai handscoon steril , mengambil dan tutup pintu sterilisator
alat2 dan menyusun alat

Petugas memberi etiket dan


simpan dalam lemari alat

Selesai

8. Unit Terkait
1. Poli Umum
2. Poli Gigi dan Mulut
3. Poli KIA-KB
4. Laboratorium
5. Gawat Darurat
6. Persalinan
7. Rawat Inap

9. Dokumen Terkait -
10. Rekaman Historis Perubahan

Tanggal
No. Yang dirubah Isi Perubahan
Mulai Diberlakukan