Anda di halaman 1dari 236

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Kelompok rentan gizi adalah suatu kelompokdidalam masyarakatyang
paling mudahmenderita gangguan kesehatannya atau rentankarena
kekurangan gizi. Pada kelompok-kelompok umur tersebutberada pada suatu
siklus pertumbuhan atau perkembangan yangmemerlukan zat-zat gizi dalam
jumlah yang lebih besar dari kelompokumur yang lain. Yang merupakan
kelompok rentan gizi adalah balita, ibu hamil dan lansia.
Kelompok rentan gizi yang pertama yaitu balita. Gizi buruk adalah
suatukeadaaan kurang gizi tingkat berat pada anakberdasarkan indeks berat
badan menurut tinggi badan (BB/TB) dengan Z-score <-3 SD WHOatau
ditemukan tanda-tanda klinis marasmus, kwashiorkor danmarasmus
kwashiorkor.Status gizi buruk pada balita dapat menimbulkan pengaruh yang
sangat menghambat pertumbuhan fisik, mental maupun kemampuan berpikir
yang pada akhirnya akan menurunkan produktivitas kerja (Samsul, 2011).
Berdasarkan data riset kesehatan dasar (Riskesdas, 2010), secara nasional
prevalensi balita gizi buruk sebesar 4,9 persen dan kekurangan gizi 17,9
persen. Rentang prevalensi BBLR (per 100) di Indonesia adalah 1,4 sampai
11,2. Walaupun pada tingkat nasional prevalensi balita kurang gizi telah
hampir mencapai target MDGs, namun masih terjadi disparitas antar provinsi,
antara perdesaan dan perkotaan, dan antar kelompok sosial-ekonomi
(Riskesdas, 2010).
Berdasarkan Profil Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu, pada tahun
2015 ditemukan sebanyak 28 kasus balita gizi buruk denganprevalensi 0,1%
dari balita yang ditimbang. Angka ini mengalami peningkatandibandingkan
tahun 2014 yaitu 22 kasus.
Kelompok rentan gizi yang kedua adalah lansia. Secara umum, semakin
menua seseorang, kondisi kesehatan juga akan mengalami penurunan.
Berdasarkan hasil Riskesdas (2013) diketahui bahwa prevalensi penyakit
yang sering diderita lansia adalah hipertensi, penyakit radang sendi, PPOK,
kanker, dan diabetes melitus. Di posyandu lansia Puskesmas Kedaton
penyakit paling banyak yang diderita lansia adalah hipertensi yaitu sebesar
54%. Berdasarkan Riskesdas (2013) terdapat sebesar 26,5% penduduk
Indonesia yang mengalami penyakit hipertensi sedangkan pada kelompok
umur ≥60 terdapat sebesar 57,6% penduduk yang berusia lebih dari 60
mengalami hipertensi.
Kelompok rentan gizi ketiga adalah ibu hamil. Berdasarkan hasil Riset
Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi anemia pada ibu hamil
di Indonesia sebesar 37,1 %. Pemberian tablet Fe di Indonesia pada tahun
2012 sebesar 85 %. Presentase ini mengalami peningkatan dibandingkan pada
tahun 2011 yang sebesar 83,3 %. Meskipun pemerintah sudah melakukan
program penanggulangan anemia pada ibu hamil yaitu dengan memberikan
90 tablet Fe kepada ibu hamil selama periode kehamilan dengan tujuan
menurunkan angka anemia ibu hamil, tetapi kejadian anemia masih tinggi.
(Kementerian Kesehatan RI, 2013).
Berdasarkan Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu (2015), jumlah
ibu hamil yang mendaapatkan tablet Fe 1 dan Fe 3 di kecamatan Pasir Penyu
Puskesmas Air Molek menduduki 3 terendah yang mendapatkan Fe 1
(68,31%) dan tingkat pertama terendah yang mendapatkan tablet Fe 3
(53,08%).
Unsur utama dalam pelayananposyandu adalahkader. Kader posyandu
selama ini lebih sering menjadi pelaksana saja, bukan pengelola posyandu.
Pengelola posyandu artinya bukan hanya melaksanakan kegiatan posyandu
saja, tetapi juga merencanakan kegiatan dan mengaturnya. Kader posyandu
sebaiknya mampu menjadi pengelola posyandu, karena merekalah yang
paling memahami kondisi kebutuhan masyarakat di wilayahnya, dan
keaktifan kader di posyandu sangat menentukan kualitas dari fungsi dan
kinerja posyandu(Waluyo, 2010).
1.2 Tujuan
1.2.1. Tujuan Umum
Menganalisis status gizi balita, ibu hamil, lansia serta faktor – faktor
determinannya
1.2.2. Tujuan Khusus
a. Mengidentifikasi karakteristik balita berdasarkan umur, jenis
kelamin, berat badan dan tinggi badan.
b. Mengidentifikasi status gizi balita denggan menghitung Z Score
berdasarkan BB/U, TB/U serta BB/TB
c. Mengidentifikasi karakteristik Ibu hamil berdasarkan umur, usai
kehamilan dan ukurn LILA (Lingkar Lengan Atas)
d. Menentukan Status gizi Ibu Hamil berdasarkan LILA
e. Mengidentifikasi karkteristik Lansia berdasarkan umur, jenis
kelamin, berat badan, dan lingkar betis.
f. Menentukan status gizi Lansia berdasarkan IMT
g. Mengidentifikasi tingkat pengetahuan gizi ibu balita meliputi
pengetahuan tentang kesehatan dan gizi, ASI (Air Susu Ibu),
MPASI (Makanan Pendamping ASI), dan Imunisasi
h. Mengidentifikasi penyakit infeksi balita selama satu bulan terakhir
i. Mengidentifikasi konsumsi suplemen zat besi pada ibu hamil
j. Mengidentifikasi penyakit infeksi dan degeneratif pada Lansia
k. Mengidentifikasi sistem pembuangan sampah dan limbah rumah
tangga
l. Mengidentifikasi sumber air bersih rumah tngga responden serta
jarak sumber tersebut dengan tempat pembuangan kotoran.
m. Mengidentifikasi tempat BAB (Buang Air Besar)
n. Mengidentifikasi Hygiene balita dan ibu hamil (Kebersihan tangan,
frekuensi mandi, dan menggosok gigi)
o. Menghitung pendapatan per kapita melalui pendekatan pengeluaran
keluarga dalam rupiah baik untuk pangan maupun non pangan per
kapit per tahun
p. Menghitung persen pengeluaran untuk pangan terhadap total
pengeluaran per kapita per tahun
q. Menganalisis status gizi balita, ibu hamil, Lansia (energi, protein,
lemak, karbohidrat, vitamin A, vitamin B1, vitamin C, kalsium,
fosfor, dan seng (Zinc).
r. Menganalisis status gizi berdasarkan hygiene dan sanitasi
s. Menganalisis status gizi berdasarkan tingkat pendapatan
masyarakat
t. Menganalisis status gizi berdasarkan asupan
1.3 Manfaat
1. Bagi mahasiswa Politteknik Kesehatan Riau Jurusan Gizi dapat melatih
kemampua mahasiswa dalam mengaplikasikan teori – teori yang diperoleh
di kelas dalam melakukan survei dan mengidentifikasi masalah
2. Bagi masyarakat dan Puskesmas atau pemerintah daerah setempat
memberikan informasi kejadian KEP (Kekurangan Energi Protein), KEK
(Kekurangan Energi Kronik), serta faktor – faktor determinanya di Desa
Air Molek 2, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi
Riau. Dengan demikian dapat dilakukan intervensi untuk meningkatkan
status gizi balita, Ibu hamil dan lansia (Lanjut Usia) di daerah tersebut.
1.4 Sasaran
1. Balita
2. Ibu Hamil
3. Lansia
BAB II

HASIL DAN PEMBAHASAN

2.1 Gambaran Umum Desa


2.1.1 Geografis
Desa Air Molek II terletak di Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri
Hulu, Propinsi Riau dengan luas wilayah 24,5 Ha. Dengan batas wilayah
sebagai berikut :
- Sebelah Utara : Desa Tanjung Gading
- Sebelah Selatan : Desa Air Molek I
- Sebelah Timur : Lb. Dusun Gading
- Sebelah Barat : Desa Candirejo
2.1.2 Demografi
2.1.2.1 Identitas Desa
Desa Air Molek II dengan luas wilayah 24,5 Ha, terdiri dari 04 RW
dan 06 RT. Jumlah penduduk seluruhnya yaitu sebanyak 1.802 jiwa dan
jumlah kepala keluarga sebanyak 443 keluarga.
2.1.2.2 Agama
Di desa Air Molek II sebagian besar penduduknya memeluk agama
Islam yaitu sebanyak 1.720 orang (95%), agama Kristen yaitu sebanyak 25
orang (1,39%), agama Khatolik yaitu sebanyak 35 orang (1,94%) dan
sisanya memeluk agama Budha yaitu sebanyak 22 orang (1,22%).
2.1.2.3 Umur dan Jenis Kelamin
Dari jumlah penduduk DesaAir Molek II sebanyak 1.802 orang,
931 orang diantaranya berjenis kelamin laki-laki (51,7%) dan 871 orang
berjenis kelamin perempuan (48,3%). Distribusi jumlah penduduk
menurut umur selengkapnya dapat dilihat pada tabel 1.
Tabel 4.1
Distribusi Jumlah Penduduk Desa Air Molek II Menurut
Umur Tahun 2017

No Umur Pria Wanita Jumlah Presentase


(%)
1. 0-1 tahun 8 9 17 0,9
2. 1-3 tahun 26 22 48 2,7
3. 3-5 tahun 41 31 72 4,0
4. 5-7 tahun 30 29 59 3,3
5. 7-12 tahun 106 65 171 9,5
6. 12-15 tahun 53 58 111 6,2
7. 15-18 tahun 55 55 110 6,1
8. 18-60 tahun 578 542 1.120 62,2
9. > 60 tahun 34 60 94 5,2
Jumlah 931 871 1802 100

2.1.2.4 Mata Pencaharian


Mata pencaharian penduduk Desa Air Molek II sebagian besar
bekerja sebagai PNS sebanyak 43 orang (24,9%) maupun sebagai
pedagang keliling sebanyak 22 orang (12,7%), yang bermata pencaharian
sebagai karyawan swasta sebanyak 20 orang (11,6%). Distribusi mata
pencaharian penduduk selengkapnya dapat dilihat pada tabel 2.

Tabel 4.2
Distribusi Mata Pencaharian Penduduk Desa Air Molek II Tahun
2017
No. Mata Pria Wanita N %
Pencaharian
1. Petani 14 2 16 9,2
2. Buruh Petani 4 1 5 2,9
3. PNS 15 28 43 24,9
4. Pedagang Keliling 14 8 22 12,7
5. Montir 4 - 4 2,3
6. Swasta 1 - 1 0,6
7. Dokter 2 - 2 1,2
8. Perawat Swasta 1 1 2 1,2
9. Asisten Rumah - 6 6
3,5
Tangga
10. Polri 16 - 16 9,2
11. Pensiun TNI-Polri 5 2 7 4,0
12. Dukun Terlatih - 1 1 0,6
13. Guru-dosen swasta 1 1 2 1,2
14. Pengusaha Besar 4 1 5 2,9
15. Arsitektur 7 - 7 4,0
16. Karyawan Swasta 3 17 20 11,6
17. Karyawan 1 - 1
0,6
Pemerintah
18. Seniman 1 - 1 0,6
19. Bidan - 2 2 1,2
20. Dokter Gigi 2 - 2 1,2
21. Dokter spesialis 2 - 2 1,2
22. Paramedis 2 - 2 1,2
23. Dokter Praktek 2 2 4 2,3
Jumlah 173 100

2.1.2.5 Sarana Prasarana


a. Sarana Pendidikan
Lembaga pendidikan yang ada di Desa Air Molek II terdiri dari
TK, SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi. Jumlah pendidikan paling
banyak adalah tidak sekolah yaitu 497 orang (33,2%), tamat SMA
sebanyak 446 orang (29,8%), dan tamat SD sebanyak 141 orang (9,4%).
Tabel 4.3
Distribusi Tingkat Pendidikan Pendudukan Desa Air Molek II Tahun
2017
No. Tingkat Pria Wanita N %
Pendidikan
1. Belum masuk TK 5 5 10 0,7
2. Sudah TK 40 28 68 4,5
3. Tidak sekolah 268 229 497 33,2
4. Tidak tamat SD 11 14 25 1,7
5. Tamat SD 67 74 141 9,4
6. Tidak tamat SMP 3 2 5 0,3
7. Tamat SMP 112 56 168 11,2
8. Tidak tamat - - -
-
SMA
9. Tamat SMA 224 222 446 29,8
10. Tamat D1 4 3 7 0,5
11. Tamat D2 1 1 2 0,1
12. Tamat D3 6 25 31 2,1
13. Tamat S1 38 54 92 6,1
14. Tamat S2 2 1 3 0,2
15. Tamat S3 - - - -
16. SLB (A) 1 1 2 0,1
17. SLB (B) - - - -
Jumlah 1497 100

b. Sarana Keagamaan
Sebagian besar sarana ibadah yang terdapat di Desa Air Molek II adalah
Mushola sebanyak 4 buah, masjid sebanyak 1 buah. Sedangkan tempat ibadah
agama lain tidak ada.

c. Sarana Kesehatan
Sarana kesehatan yang terdapat di Desa Air Molek II terdiri dari 1 buah
Puskesmas, 2 buah Posyandu, 1 buah praktik bidan, 4 buah balai pengobatan, 4
buah apotik, 4 buah toko obat, dan 4 unit rumah praktek.

d. Pra-sarana Pemerintah Desa


Desa Air Molek II memiliki 1 buah balai desa , 1 buah balai pertemuan,
dan 5 buah perumahan desa yang sampai saat ini masih beroperasi dengan
baik.

e. Sarana Perekonomian
Sarana perekonominan yang berupa pasar tradisional tidak ada di Desa Air
Molek II hanya terdapat di desa Air Molek I atau di desa yang berdekatan
dengan Desa Air Molek II. Tetapi disana terdapat beberapa buah warung
kebutuhan sehari-hari.

f. Organisasi Kemasyarakatan
Organisasi kemasyarakatan yang terdapat di Desa Air Molek II berupa
Majelis Ta’lim yaitu 5 buah, PKK 1 buah, karang taruna 1 buah, kelompok tani
2 buah, 1 buah LPMD dan 1 buah BPD
g. Sarana Olah Raga
Sarana Olah Raga yang terdapat di Desa Air Molek II terdiri dari 2 buah
lapangan volly, dan tidak memiliki sarana olahraga lainnya seperti lapangan
sepak bola.

2.1.2.6 Hasil Sumber Daya Alam


2.1 Hasil Perkebunan
Hasil perkebunan di Desa Air Molek II sebagian besar terdiri dari hasil
perkebunan sawit.
2.2 Perencanaan Pelaksanaan Kegiatan
2.2.1.1. Masalah Gizi dan Kesehatan
2.2.1.1. Masalah Gizi dan Kesehatan pada Balita di Desa Air Molek II
2.2.1.1.1. Status Gizi Balita menurut BB/U di Desa Air Molek II
Tabel 2.2.1.1.1
Distribusi Status Gizi Balita Menurut BB/U
di Desa Air Molek II
Kategori N %
Gizi kurang 7 12.5
Gizi baik 48 85.7
Gizi lebih 1 1.8
Total 56 100.0
Berdasarkan status gizi balita menurut BB/U balita di Desa Air Molek 2,
didapatkan sebanyak 7 balita (12,5%) yang menderita gizi kurang. Menurut
batasan WHO, jika masalah underweight lebih dari 10% , maka hal tersebut dapat
dikatakan masalah.
2.2.1.1.2. Status Gizi Balita Menurut BB/TB di Desa Air Molek II
Tabel 2.2.2.1.2
Distribusi Status Gizi Balita Menurut BB/TB
di Desa Air Molek II
Kategori N %
Sangat kurus 2 3.6
Kurus 7 12.5
Normal 43 76.8
Gemuk 4 7.1
Total 56 100.0
Berdasarkan status gizi balita menurut BB/TB balita di Desa Air Molek 2,
didapatkan sebanyak 2 balita sangat kurus (3,6%) dan 7 balita kurus (12,5%).
Menurut batasan WHO, jika masalah stunting lebih dari 5% , maka hal tersebut
dapat dikatakan masalah.
2.2.1.1.3. Asupan Energi pada Balita di Desa Air Molek II
Tabel 2.2.1.1.3
Distribusi Asupan Energi pada Balita di Desa Air Molek II
Kategori N %
Asupan kurang 25 44.6
(<80%)
Asupan baik (80- 20 35.7
110%)
Asupan lebih 11 19.6
(>110%)
Total 56 100.0
Berdasarkan asupan energi pada balita di Desa Air Molek 2, didapatkan
bahwa asupan energi yang tergolong baik hanya 20 orang (35,7%) dari 56 balita.
Hal ini menunjukkan bahwa asupan energi balita di Desa Air Molek 2 masih
rendah (dibawah < 80 % dari AKG).
2.2.1.1.4. Asupan Protein pada Balita di Desa Air Molek II
Tabel 2.2.1.1.4
Distribusi Asupan Protein pada Balita di Desa Air Molek II
Kategori N %
Asupan kurang 15 26.8
(<80%)
Asupan baik (80- 12 21.4
110%)
Asupan lebih 29 51.8
(>110%)
Total 56 100.0
Berdasarkan asupan protein pada balita di Desa Air Molek 2, didapatkan
bawa asupan protein yang tergolong baik hanya 12 orang (21,4%) dari 56 balita.
Hal ini menunjukkan bahwa asupan protei balita di Desa Air Molek 2 masih
rendah (masih dibawah < 80% dari AKG).
2.2.1.1.5. Asupan Lemak pada Balita di Desa Air Molek II
Tabel 2.2.1.1.5
Distribusi Asupan Lemak pada Balita di Desa Air Molek II
Kategori N %
Asupan kurang (<80%) 29 51.8
Asupan baik (80-110%) 14 25.0
Asupan lebih (>110%) 13 23.2
Total 56 100.0
Berdasarkan asupan lemak pada balita di Desa Air Molek 2, didapatkan bawa
asupan lemak yang tergolong baik hanya 14 orang (25%) dari 56 balita. Hal ini
menunjukkan bahwa asupan lemak balita di Desa Air Molek 2 masih rendah
(masih dibawah < 80% dari AKG).

2.2.1.1.6. Asupan Karbohidrat pada Balita di Desa Air Molek II


Tabel 2.2.1.1.6
Distribusi Asupan Karbohidrat pada Balita di Desa Air Molek II
Kategori N %
Asupan kurang (<80%) 26 46.4
Asupan baik (80- 15 26.8
110%)
Asupan lebih (>110%) 15 26.8
Total 56 100.0
Berdasarkan asupan protein pada balita di Desa Air Molek 2, didapatkan
bawa asupan karbohidrat yang tergolong baik hanya 15 orang (26,8%) dari 56
balita. Hal ini menunjukkan bahwa asupan protei balita di Desa Air Molek 2
masih rendah (masih dibawah < 80% dari AKG).
2.2.1.1.7. Asupan Kalsium pada Balita di Desa Air Molek II
Tabel 2.2.1.1.7
Distribusi Asupan Kalsium pada Balita di Desa Air Molek II
Kategori N %
Asupan kurang (<80%) 37 66.1
Asupan baik (80- 6 10.7
110%)
Asupan lebih (>110%) 13 23.2
Total 56 100.0
Berdasarkan asupan protein pada balita di Desa Air Molek 2, didapatkan
bawa asupan kalsium yang tergolong baik hanya 6 orang (10,7%) dari 56 balita.
Hal ini menunjukkan bahwa asupan kalsium balita di Desa Air Molek 2 masih
rendah (masih dibawah < 80% dari AKG).
2.2.1.1.8. Asupan Fosfor pada Balita di Desa Air Molek II
Tabel 2.2.1.1.8
Distribusi Asupan Fosfor pada Balita di Desa Air Molek II
Kategori N %
Asupan kurang (<80%) 17 30.4
Asupan baik (80- 14 25.0
110%)
Asupan lebih (>110%) 25 44.6
Total 56 100.0
Berdasarkan asupan fosfor pada balita di Desa Air Molek 2, didapatkan bawa
asupan fosfor yang tergolong baik hanya 14 orang (25 %) dari 56 balita. Hal ini
menunjukkan bahwa asupan fosfor balita di Desa Air Molek 2 masih rendah
(masih dibawah < 80% dari AKG).
2.2.1.1.9. Asupan Zat Besi pada Balita di Desa Air Molek II
Tabel 2.2.1.1.9
Distribusi Asupan Zat Besi pada Balita di Desa Air Molek II
Kategori N %
Asupan kurang (<80%) 46 82.1
Asupan baik (80- 5 8.9
110%)
Asupan lebih (>110%) 5 8.9
Total 56 100.0
Berdasarkan asupan zat besi pada balita di Desa Air Molek 2, didapatkan
bahwa asupan zat besi yang tergolong baik hanya 5 orang (8,9 %) dari 56 balita.
Hal ini menunjukkan bahwa asupan zat besi balita di Desa Air Molek 2 masih
rendah (masih dibawah < 80% dari AKG).

2.2.1.1.10. Asupan Vitamin A pada Balita di Desa Air Molek II


Tabel 2.2.1.1.10
Distribusi Asupan Vitamin A pada Balita di Desa Air Molek II
Kategori N %
Asupan kurang (<80%) 19 33.9
Asupan baik (80- 7 12.5
110%)
Asupan lebih (>110%) 30 53.6
Total 56 100.0
Berdasarkan asupan vitamin A pada balita di Desa Air Molek 2, didapatkan
bawa asupan vitamin A yang tergolong baik hanya 7 orang (12,5%) dari 56 balita.
Hal ini menunjukkan bahwa asupan vitamin A balita di Desa Air Molek 2 masih
rendah (masih dibawah < 80% dari AKG).
2.2.1.1.11. Asupan Vitamin B1 pada Balita di Desa Air Molek II
Tabel 2.2.1.1.11
Distribusi Asupan Vitamin B1 pada Balita di Desa Air Molek II
Kategori N %
Asupan kurang (<80%) 41 73.2
Asupan baik (80- 12 21.4
110%)
Asupan lebih (>110%) 3 5.4
Total 56 100.0
Berdasarkan asupan vitamin B1 pada balita di Desa Air Molek 2, didapatkan
bawa asupan vitamin B1 yang tergolong baik hanya 12 orang (21,4%) dari 56
balita. Hal ini menunjukkan bahwa asupan vitamin A balita di Desa Air Molek 2
masih rendah (masih dibawah < 80% dari AKG).

2.2.1.1.12. Asupan Vitamin C pada Balita di Desa Air Molek II


Tabel 2.2.1.1.12
Distribusi Asupan Vitamin C pada Balita di Desa Air Molek II
Kategori N %
Asupan kurang (<80%) 30 53.6
Asupan baik (80- 10 17.9
110%)
Asupan lebih (>110%) 16 28.6
Total 56 100.0
Berdasarkan asupan vitamin C pada balita di Desa Air Molek 2, didapatkan
bawa asupan vitamin C yang tergolong baik hanya 10 orang (17,9 %) dari 56
balita. Hal ini menunjukkan bahwa asupan vitamin C balita di Desa Air Molek 2
masih rendah (masih dibawah < 80% dari AKG).

2.2.1.1.13. Asupan Seng (Zinc) pada Balita di Desa Air Molek II


Tabel 2.2.1.1.13
Distribusi Asupan Seng (Zinc) pada Balita di Desa Air Molek II
Kategori N %
Asupan kurang (<80%) 17 30.4
Asupan baik (80- 25 44.6
110%)
Asupan lebih (>110%) 14 25.0
Total 56 100.0
Berdasarkan asupan seng (Zinc) pada balita di Desa Air Molek 2, didapatkan
bawa asupan seng (Zinc) yang tergolong baik hanya 25 orang (44,6%) dari 56
balita. Hal ini menunjukkan bahwa asupan seng (Zinc) balita di Desa Air Molek 2
masih rendah (masih dibawah < 80% dari AKG).
2.2.1.1.14. Tingkat Pengetahuan tentang Kolostrum di Desa Air Molek II
Tabel 2.2.1.1.14.a
Distribusi Tingkat Pengetahuan Ibu mengenai Kolostrum
di Desa Air Molek II
Jawaban N %
Salah 34 60.7
Benar 22 39.3
Total 56 100.0

Tabel 2.2.1.1.14.b
Distribusi Tingkat Pengetauan Ibu mengenai Manfaat Kolostrum

Jawaban N %
Salah 33 58.9
Benar 23 41.1
Total 56 100.0
Berdasarkan tingkat pengetahuan mengenai pengertian dan manfaat
kolostrum pada ibu balita di desa Air Molek 2 yang menjawab benar hanya 22
orang (39,3 %) dan 23 orang (41,1%). Sedangkan yang menjawab pertanyaan
dengan jawaban salah sebanya 34 orang (60,7%) dan 33 orang (58,9%). Hal ini
membuktikan bahwa tingkat pengetahuan ibu masih rendah mengenai kolostrum
(masih dibawah 60%).

2.2.1.1.15. Tingkat Pengetahuan IMD di Desa Air Molek II


Tabel 2.2.1.1.15
Distribusi Tingkat Pengetahuan Ibu mengenai IMD
di Desa Air Molek II
Jawaban N %
Salah 32 57.1
Benar 24 42.9
Total 56 100.0
Berdasarkan tingkat pengetahuan mengenai IMD pada ibu balita di desa Air
Molek 2 yang menjawab benar hanya 24 orang (42,9%) dan yang menjawab
pertanyaan dengan jawaban salah yaitu sebanyak 32 orang (57,1%). Hal ini
membuktikan bahwa pengetahuan ibu balita mengenai IMD masih kurang (masih
dibawah 60%).

2.2.1.1.16. Tingkat Pengetahuan tentang Pengobatan Pertama Saat Balita Diare di


Desa Air Molek II
Tabel 2.2.1.1.16
Distribusi Tingkat Pengetahuan Pengobatan Pertama Saat Balita Diare
di Desa Air Molek II
Jawaban N %
Salah 27 48.2
Benar 29 51.8
Total 56 100.0
Berdasarkan tingkat pengetahuan mengenai Pengobatan Pertama Saat Balita
Diare pada ibu balita di desa Air Molek 2 yang menjawab benar sebanyak 29
orang (51,8%) dan yang menjawab pertanyaan dengan jawaban salah sebanyak 27
orang (48,2%). Hal ini dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan ibu balita
mengenai pengobatan pertama saat balita diare masih kurang (masih dibawah
60%).
2.2.1.1.17. Balita yang Pernah Mendapatkan Kolostrum di Desa Air Molek II
Tabel 2.2.1.1.17
Distribusi Balita yang Pernah Mendapatkan Kolostrum
di Desa Air Molek II
Jawaban N %
Tidak 20 35.7
Ya 31 55.4
Tidak 3 5.4
relevan
Tidak 2 3.6
ada
jawaban
Total 56 100.0
Berdasarkan Balita yang Pernah Mendapatkan Kolostrum pada balita di desa
Air Molek 2 didapatkan bahwa 31 orang (55,4%) balita yang mendapatkan, 20
orang (35,7%) yang tidak mendapatkan, 3 orang (5,4%) yang tidak relevan/balita
yang tidak lagi menyusui (5,4%) dan 2 orang (3,6%) yang tidak tahu.
2.2.1.1.18. Usia Anak saat Sudah Berhenti Menyusui di Desa Air Molek II
Tabel 2.2.1.1.18
Distribusi Usia Anak saat Sudah Berhenti Menyusui
di Desa Air Molek II
Jawaban N %
< 6 bulan 15 26.8
6 bulan–1 tahun 3 5.4
1-2 tahun 17 30.4
> 2 tahun 11 19.6
Tidak relevan (bila ibu 8 14.3
masih menyusui)
Lainnya.......................... 1 1.8
Tidak ada jawaban 1 1.8
Total 56 100.0
Berdasarkan Usia Anak saat Sudah Berhenti Menyusui pada balita di desa Air
Molek 2 didapatkan bahwa sebanyak 15 balita (26,8%) yang sudah tidak diberi
ASI sejak umur dibawah 6 bulan. Hal ini menunjukkan bahwa rendahnya
pemberian ASI Eksklusif di Desa Air Molek 2.

2.2.1.1.19. Bayi Pernah/Tidak Diberi Makan/Minuman Selain Asi di Desa Air


Molek II
Tabel 2.2.1.1.19
Distribusi Bayi Pernah/Tidak Diberi Makan/Minuman Selain As
di Desa Air Molek II
Jawaban N %
Tidak 25 44.6
Ya 31 55.4
Total 56 100.0
Berdasarkan Pernah/Tidak Diberi Makan/Minuman Selain Asi pada balita di
Desa Air Molek 2, yang pernah memberikan makan ataupun minuman kepada
anaknya sebanyak 31 balita (55,4%), namun yang belum pernah diberi
makan/minuman sebanyak 25 orang (44,6%). Hal ini menunjukkan bahwa balita
di desa Air Molek 2 sebagian besar sudah pernah mendapat makanan/minuman
selain ASI
2.2.1.1.20. Makanan/Minuman Pengganti ASI di Desa Air Molek II
Tabel 2.2.1.1.20
Distribusi Pemberian PASI pada Balita di Desa Air Molek II
Jawaban N %
Tidak diberikan 3 5.4
Susu formula 38 67.9
Cairan lain 1 1.8
Makanan lain 4 7.1
Tidak relevan 10 17.9
Total 56 100.0
Berdasarkan Pemberian PASI pada balita di Desa Air Molek 2, dapat dilihat
bahwa susu formula merupakan PASI terbanyak (67,9%) yang diberi ibu balita
dibandingkan dengan makanan lain (7,1%) dan cairan lain (1,8%). Sedangkan
balita lainnya (tidak diberikan dan tidak relevan) hanya 13 orang (23%) yang
tidak diberikan PASI dikarenakan masih menyusu.

2.2.1.1.21. Jumlah Anak dan Ibu Balita yang Hadir di Posyandu pada 6 Bulan
Terakhir di Desa Air Molek II
Tabel 2.2.1.1.21
Distribusi Pemberian PASI pada Balita di Desa Air Molek II
Jawaban N %
> 4 kali 17 30.4
< 4 kali 21 37.5
Tidak relevan 17 30.4
(tidak pernah hadir
di posyandu)
tidak tahu 1 1.8
Total 56 100.0
Berdasarkan Jumlah Hadir Balita dan Ibu Balita di Posyandu pada 6 bulan
terakhir di Desa Air Molek 2, dapat dilihat bahwa balita dan ibu balita yang tidak
pernah hadir (30,4%) dan kurang dari 4 kali (37,5%) lebih banyak dari pada yang
hadir lebih dari 4 kali (30,4%). Hal ini menunjukkan bahwa masih kurangnya
partisipasi ibu balita dalam melakukan kunjungan ke posyandu. Alasan ibu tidak
hadir dikarenakan sibuknya aktivitas ibu bekerja.
2.2.1.1.22. Menerima Pendidikan Tentang Kesehatan Dan Nutrisi Di Posyandu 6
Bulan Terakhir di Desa Air Molek II
Tabel 2.2.1.1.22
Distribusi Menerima Pendidikan Tentang Kesehatan Dan Nutrisi Di
Posyandu 6 Bulan Terakhir di Desa Air Molek II
Jawaban N %
Tidak 31 55.4
Ya 22 39.3
Tidak relevan 3 5.4
(tidak pernah hadir
di posyandu)
Total 56 100.0
Berdasarkan Ibu Balita yang Menerima Pendidikan Tentang Kesehatan dan
Nutrisi Di Posyandu 6 Bulan Terakhir di Desa Air Molek 2, dapat dilihat bahwa
sebanyak 31 Ibu balita (55,4%) yang terbanyak tidak mendapatkan pendidikan
tentang Kesehatan dan Nutrisi di Posyandu dalam 6 bulan terakhir. Hal ini
menunjukkan bahwa banyaknya ibu balita Desa Air Molek 2 yang masih minim
dalam hal ikut berpartisipasi dalam penyuluhan – penyulahan yang diadakan oleh
pihak puskesmas setempat.
2.2.1.2. Masalah Gizi pada Ibu Hamil di Desa Air Molek II
2.2.1.2.1. Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil mengenai Jenis dan Manfaat Imunisasi
yang Diberikan pada Ibu Hamil di Desa Air Molek II

Tabel 2.2.1.2.1.a
Distribusi Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil mengenai Jenis Imunisasi
yang Diberikan pada Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Jawaban N %
Salah 5 45.5
Benar 6 54.5
Total 11 100.0
Tabel 2.2.1.2.1.b
Distribusi Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil mengenai Manfaat Imunisasi
yang Diberikan pada Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Jawaban N %
Salah 5 45.5
Benar 6 54.5
Total 11 100.0
Berdasarkan tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai jenis dan manfaat
imunisasi yang diberikan pada ibu hamil di Desa Air Molek 2, ibu yang menjawab
dengan pertanyaan benar sebanyak 6 orang (54,5%) dan yang menjawab salah
sebanyak 5 orang (45,5%). Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan mengenai
imunisasi ibu hamil di Desa Air Molek 2 masih rendah (masih dibawah 60%).
2.2.1.2.2. Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil mengenai Manfaat Suplemen Zat Gizi
Besi/ Tablet Tambah Darah di Desa Air Molek II

Tabel 2.2.1.2.2
Distribusi Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil mengenai Manfaat Suplemen
Zat Gizi Besi/ Tablet Tambah Darah di Desa Air Molek II
Jawaban N %
Salah 5 45.5
Benar 6 54.5
Total 11 100.0
Berdasarkan tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai manfaat suplemen zat
gizi besi/ tablet tambah darah di Desa Air Molek 2, ibu yang menjawab dengan
pertanyaan benar sebanyak 6 orang (54,5%) dan yang menjawab salah sebanyak 5
orang (45,5%). Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan mengenai tablet tambah
darah ibu hamil di Desa Air Molek 2 masih rendah (masih dibawah 60%).

2.2.1.2.3. Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil mengenai Pemeriksaan Diri Setelah


Melahirkan di Desa Air Molek II

Tabel 2.2.1.2.3
Distribusi Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil mengenai Pemeriksaan Diri
Setelah Melahirkan di Desa Air Molek II

Jawaban N %
Salah 5 45.5
Benar 6 54.5
Total 11 100.0
Berdasarkan tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai pemeriksaan diri
setelah melahirkan di Desa Air Molek II, jawaban ibu yang benar sebanyak 6
orang (54,5%) dan jawaban ibu yang salah sebanyak 5 orang (45,5%). Hal ini
menunjukkan bahwa pengetahuan mengenai pemeriksaan diri setelah melahirkan
pada ibu hamil di Desa Air Molek 2 masih rendah (masih dibawah 60%).
2.2.1.2.4. Tingkat Asupan Energi Ibu Hamil di Desa Air Molek II

Tabel 2.2.1.2.4
Distribusi Tingkat Asupan Energi Ibu Hamil di Desa Air Molek II

Jawaban N %
Kurang 8 72.7
Cukup 3 27.3
Total 11 100.0
Berdasarkan asupan energi pada balita di Desa Air Molek 2, didapatkan
bahwa asupan energi yang tergolong cukup hanya 3 orang (27,3 %) dari 11 ibu
hamil. Hal ini menunjukkan bahwa asupan energi pada ibu hamil di Desa Air
Molek 2 masih rendah (masih dibawah < 80% dari AKG).

2.2.1.2.5. Tingkat Asupan Protein Ibu Hamil di Desa Air Molek II

Tabel 2.2.1.2.5
Distribusi Tingkat Asupan Protein Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Jawaban N %
Kurang 8 72.7
Cukup 1 9.1
Lebih 2 18.2
Total 11 100.0
Berdasarkan asupan protein pada balita di Desa Air Molek 2, didapatkan
bahwa asupan protein yang tergolong cukup hanya 1 orang (9,1 %) dari 11 ibu
hamil. Hal ini menunjukkan bahwa asupan protein pada ibu hamil di Desa Air
Molek 2 masih rendah (masih dibawah < 80% dari AKG).
2.2.1.2.6. Tingkat Asupan Lemak Ibu Hamil di Desa Air Molek II

Tabel 2.2.1.2.6
Distribusi Tingkat Asupan Lemak Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Jawaban N %
Kurang 8 72.7
Cukup 1 9.1
Lebih 2 18.2
Total 11 100.0
Berdasarkan asupan lemak pada balita di Desa Air Molek 2, didapatkan
bahwa asupan lemak yang tergolong cukup hanya 1 orang (9,1 %) dari 11 ibu
hamil. Hal ini menunjukkan bahwa asupan lemak pada ibu hamil di Desa Air
Molek 2 masih rendah (masih dibawah < 80% dari AKG).
2.2.1.2.7. Tingkat Asupan Karbohidrat Ibu Hamil di Desa Air Molek II

Tabel 2.2.1.2.7
Distribusi Tingkat Asupan Karbohidrat Ibu Hamil
di Desa Air Molek II
Jawaban N %
Kurang 10 90.9
Cukup 1 9.1
Total 11 100.0
Berdasarkan asupan karbohidrat pada balita di Desa Air Molek 2, didapatkan
bahwa asupan karbohidrat yang tergolong cukup hanya 1 orang (9,1 %) dari 11
ibu hamil. Hal ini menunjukkan bahwa asupan karbohidrat pada ibu hamil di Desa
Air Molek 2 masih rendah (masih dibawah < 80% dari AKG).
2.2.1.2.8. Tingkat Asupan Kalsium pada Ibu Hamil di Desa Air Molek II

Tabel 2.2.1.2.8
Distribusi Tingkat Asupan Kalsium Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Jawaban N %
Kurang 9 81.8
Lebih 2 18.2
Total 11 100.0
Berdasarkan asupan kalsium pada balita di Desa Air Molek 2, didapatkan
bahwa asupan karbohidrat yang tergolong kurang 9 orang (81,8 %) dari 11 ibu
hamil. Hal ini menunjukkan bahwa asupan kalsium pada ibu hamil di Desa Air
Molek 2 masih rendah (masih dibawah < 80% dari AKG).
2.2.1.2.9. Tingkat Asupan Fosfor pada Ibu Hamil di Desa Air Molek II

Tabel 2.2.1.2.9
Distribusi Tingkat Asupan Fosfor Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Jawaban N %
Kurang 4 36.4
Cukup 3 27.3
Lebih 4 36.4
Total 11 100.0
Berdasarkan asupan fosfor pada balita di Desa Air Molek 2, didapatkan
bahwa asupan fosfor yang tergolong cukup 3 orang (27,3 %) dari 11 ibu hamil.
Hal ini menunjukkan bahwa asupan kalsium pada ibu hamil di Desa Air Molek 2
masih rendah (masih dibawah < 80% dari AKG).

2.2.1.2.10. Tingkat Asupan Zat Besi pada Ibu Hamil di Desa Air Molek II

Tabel 2.2.1.2.10
Distribusi Tingkat Asupan Zat Besi Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Jawaban N %
Kurang 10 90.9
Lebih 1 9.1
Total 11 100.0
Berdasarkan asupan zat besi pada balita di Desa Air Molek 2, didapatkan
bahwa asupan zat besi yang tergolong kurang sebanyak 10 orang (90,9 %) dari 11
ibu hamil. Hal ini menunjukkan bahwa asupan kalsium pada ibu hamil di Desa
Air Molek 2 masih rendah (masih dibawah < 80% dari AKG).

2.2.1.2.11. Tingkat Asupan Vitamin A Ibu Hamil di Desa Air Molek II

Tabel 2.2.1.2.11
Distribusi Tingkat Asupan Vitamin A Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Jawaban N %
Kurang 6 54.5
Cukup 2 18.2
Lebih 3 27.3
Total 11 100.0
Berdasarkan asupan vitamin A pada balita di Desa Air Molek 2, didapatkan
bahwa asupan vitamin A yang tergolong cukup sebanyak 2 orang (18,2 %) dari 11
ibu hamil. Hal ini menunjukkan bahwa asupan vitamin A pada ibu hamil di Desa
Air Molek 2 masih rendah (masih dibawah < 80% dari AKG).
2.2.1.2.12. Tingkat Asupan Vitamin B1 Ibu Hamil di Desa Air Molek II

Tabel 2.2.1.2.12
Distribusi Tingkat Asupan Vitamin B1 Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Jawaban N %
Kurang 9 81.8
Cukup 1 9.1
Lebih 1 9.1
Total 11 100.0
Berdasarkan asupan vitamin B1 pada balita di Desa Air Molek 2, didapatkan
bahwa asupan vitamin B1 yang tergolong cukup sebanyak 1 orang (9,1 %) dari 11
ibu hamil. Hal ini menunjukkan bahwa asupan vitamin B1 pada ibu hamil di Desa
Air Molek 2 masih rendah (masih dibawah < 80% dari AKG).
2.2.1.2.13. Tingkat Asupan Vitamin C Ibu Hamil di Desa Air Molek II

Tabel 2.2.1.2.13
Distribusi Tingkat Asupan Vitamin C Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Jawaban N %
Kurang 8 72.7
Lebih 3 27.3
Total 11 100.0
Berdasarkan asupan vitamin C pada balita di Desa Air Molek 2, didapatkan
bahwa asupan vitamin C yang tergolong kurang sebanyak 8 orang (72,7 %) dari
11 ibu hamil. Hal ini menunjukkan bahwa asupan vitamin C pada ibu hamil di
Desa Air Molek 2 masih rendah (masih dibawah < 80% dari AKG).
2.2.1.2.14. Tingkat Asupan Seng (Zinc) Ibu Hamil di Desa Air Molek II

Tabel 2.2.1.2.14
Distribusi Tingkat Asupan Seng (Zinc) Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Jawaban N %
Kurang 10 90.9
Cukup 1 9.1
Total 11 100.0
Berdasarkan asupan seng (zinc) pada balita di Desa Air Molek 2, didapatkan
bahwa asupan seng (zinc) yang tergolong kurang sebanyak 10 orang (90,9 %)
dari 11 ibu hamil. Hal ini menunjukkan bahwa asupan sing (zinc) pada ibu
hamil di Desa Air Molek 2 masih rendah (masih dibawah < 80% dari AKG).
2.2.1.3. Masalah Gizi pada Ibu Lansia di Desa Air Molek II (Rizka Dewi
Setyawati)
2.2.2. Plan of Action (POA) (Rizka Dewi Setyawati)
2.2.3. Anggaran
BAB III
PEMBAHASAN

3.1. Analisa Univariat


3.1.1. Analisa Univariat pada Balita di Desa Air Molek II (Ikrima Ferjeni)

3.1.1.1 Jenis Kelamin Balita di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.1

Distribusi Jenis Kelamin Balita

Kategori N %

Laki-laki 31 55.4

Perempuan 25 44.6

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan jenis kelamin yaitu sebanyak 31 balita ( 55.4% ) jenis kelamin
laki – laki, dan 25 balita ( 44.6 ) jenis kelamin perempuan.
3.1.1.2 Agama Balita di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.2

Distribusi Agama Balita

Kategori N %

Islam 55 98.2

Protestan 1 1.8

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan agama didapatkan sebanyak 55 keluarga balita (98.2%)
beragama islam, 1 keluarga balita (1.8 %) beragama protestan.

3.1.1.3 Suku Balita di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.3

Distribusi Suku Balita

Kategori N %

Melayu 24 42.9

Minang 9 16.1

Jawa 17 30.4

Batak 1 1.8

Lainnya………. 5 8.9

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan suku didapatkan suku Melayu yaitu sebanyak 24 responden
(42.9% ) untuk kategori suku Minang yaitu sebanyak 9 responden (16.1%), untuk
kategori suku Jawa yaitu sebanyak 17 responden (30.4%), untuk kategori suku
Batak yaitu sebanyak 1 responden (1.8%), untuk kategori suku Lainnya yaitu
sebanyak 5 responden (8.9%).

3.1.1.4 Pendapatan Orang Tua Balita di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.4

Distribusi Pendapatan Orang Tua Balita

Kategori N %

MENENGAH KEBAWAH 10 17.9


MENENGAH KEATAS 46 82.1

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan pendapatan didapatkan yang menengah keatas yaitu sebanyak
10 keluarga balita (17.9% ) untuk kategori mengah kebawah yaitu sebanyak 46
keluarga balita (82.1%)

3.1.1.5 Pengetahuan Ibu Tentang Kolostrum di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.5

Distribusi Pengetahuan Tentang Pengertian Kolostrum

Kategori N %

Salah 34 60.7

Benar 22 39.3

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan pengetahuan ibu balita terkait pengetahuan tentang kolostrum di
dapatkan sebanyak 34 ibu balita (60.7%) yang menjawab salah, 22 ibu balita
(39.3%) yang menjawab benar.

3.1.1.6 Pengetahuan Ibu Tentang Manfaat Kolostrum di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.6

Distribusi Pengetahuan Tentang Manfaat Kolostrum

Kategori N %

Salah 33 58.9
Benar 23 41.1

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan pengetahuan ibu balita terkait pengetahuan tentang manfaat
kolostrum didapatkan sebanyak 33 balita (58.9%) ibu balita yang menjawab salah,
23 ibu balita (41.1%) yang menjawab benar.

3.1.1.7 Pengetahuan Ibu Tentang IMD di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.7

Distribusi Pengetahuan Tentang IMD

Kategori N %

Salah 32 57.1

Benar 24 42.9

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan pengetahuan ibu balita terkait pengetahuan tentang IMD
didapatkan sebanyak 32 ibu balita (57.1%) yang menjawab salah, 24 ibu balita
(42.9%) yang menjawab benar.

3.1.1.8 Pengetahuan Ibu Tentang Asi Eksklusif di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.8

Distribusi Pengetahuan Tentang Asi Eksklusif

Kategori N %

Salah 8 14.3
Benar 48 85.7

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan pengetahuan ibu balita terkait pengetahuan tentang ASI
didapatkan sebanyak 8 ibu balita (14.3%) yang menjawab salah, dan 48 ibu balita
(85.7%) yang menjawab benar.

3.1.1.9 Pengetahuan Ibu Tentang Makanan Sumber Protein di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.9

Distribusi Pengetahuan Tentang Makanan Sumber Protein

Kategori N %

Salah 14 25.0

Benar 42 75.0

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan pengetahuan ibu balita terkait pengetahuan tentang makanan
sumber protein didapatkan sebanyak 14 ibu balita (25.0%) yang menjawab salah,
42 ibu balita (75.0%) yang menjawab benar.

3.1.1.10 Pengetahuan Ibu Tentang Makanan Sumber Vitamin A di Desa Air


Molek II

Table 3.1.1.10

Distribusi Pengetahuan Tentang Makanan Sumber Vitamin A

Kategori N %
Salah 16 28.6

Benar 40 71.4

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan pengetahuan ibu balita terkait pengetahuan tentang makanan
sumber vitamin A didapatkan sebanyak 16 ibu balita (28.6%) yang menjawab
salah, dan 40 ibu balita (71.4%) yang menjawab benar.

3.1.1.11 Pengetahuan Ibu Tentang Tanda Pertumbuhan Balita Sehat Berdasarkan


KMS di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.11

Distribusi Pengetahuan Tentang Tanda Pertumbuhan Balita Sehat Berdasarkan


KMS

Kategori N %

Salah 16 28.6

Benar 40 71.4

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan pengetahuan ibu balita terkait pengetahuan tentang KMS
didapatkan sebanyak 16 ibu balita (28.6%) yang menjawab salah, 40 ibu balita
(71.4%) yang menjawab benar.

3.1.1.12 Pengetahuan Ibu Tentang Pentingnya Imunisasi di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.12

Distribusi Pengetahuan Tentang Pentingnya Imunisasi


Kategori N %

Salah 3 5.4

Benar 53 94.6

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan pengetahuan ibu balita terkait pengetahuan tentang imunisasi
didapatkan sebanyak 3 ibu balita (5.4%) yang menjawab salah, 53 ibu balita
(94.6%) yang menjawab benar.

3.1.1.13 Pengetahuan Ibu Tentang Mendapatkan Kapsul Vitamin A di Desa Air


Molek II

Table 3.1.1.13

Distribusi Pengetahuan Tentang Mendapatkan Kapsul Vitamin A

Kategori N %

Salah 22 39.3

Benar 34 60.7

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan pengetahuan ibu balita terkait pengetahuan tentang kapsul
vitamin A didapatkan sebanyak 22 ibu balita (39.3%) yang menjawab salah, 34
ibu balita (60.7 %) yang menjawab benar.

3.1.1.14 Pengetahuan Ibu Tentang Pengobatan Pertama Saat Diare di Desa Air
Molek II

Table 3.1.1.14
Distribusi Pengetahuan Pengobatan Pertama Saat Diare

Kategori N %

Salah 27 48.2

Benar 29 51.8

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan pengetahuan ibu balita terkait pengetahuan tentang diare
didapatkan sebanyak 27 ibu balita (48.2%) yang menjawab salah, 29 ibu balita
(51.8%) yang menjawab benar.

3.1.1.15 Balita Pernah Atau Masih Menyusui di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.15

Distribusi Balita Pernah Atau Masih Menyusui

Kategori N %

Tidak (langsung ke D2a) 13 23.2

Ya 43 76.8

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang balita menyusu didapatkan sebanyak 13 balita (23.2%)
termasuk kategori tidak menyusu kepada ibunya, dan 43 balita (76.8%) termasuk
kategori ya menyusu pada ibunya.
3.1.1.16 Balita Mendapatkan Kolostrum di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.16

Distribusi Balita Mendapatkan Kolostrum

Kategori N %

Tidak 20 35.7

Ya 31 55.4

Tidak relevan 3 5.4

Tidak ada jawaban 2 3.6

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek I


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang balita yang dapat kolostrum didapatkan sebanyak 20
balita (35.7%) termasuk kategori tidak, 31 balita (55.4%) termasuk kategori ya, 3
balita (5.4%) termasuk kategori tidak relevan, dan 2 balita (3.6%) termasuk
kategori tidak ada jawaban.

3.1.1.17 Lama Kemudian Ibu Mulai Menyusui Setelah Bayi Lahir di Desa Air
Molek II

Table 3.1.1.17

Distribusi Lama Kemudian Ibu Mulai Menyusui Setelah Bayi Lahir

Kategori N %

Segera 31 55.4

>1 jam 16 28.6

> 1 hari 6 10.7


Tidak relevan 3 5.4

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang balita mulai menyusui didapatkan sebanyak 31 balita
(55.4%) segera, 16 balita (28.6%) >1 jam, 6 balita (10.7%) > 1 jam, dan 3 balita
(5.4%) tidak relevan.

3.1.1.18 Usia Balita Berhenti Menyusui di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.18

Distribusi Usia Berhenti Menyusui

Kategori N %

< 6 bulan 15 26.8

6 bulan–1 tahun 3 5.4

1-2 tahun 17 30.4

> 2 tahun 11 19.6

Tidak relevan (bila ibu masih 8 14.3


menyusui)

Lainnya.... 1 1.8

Tidak ada jawaban 1 1.8

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang balita berhenti menyusui didapatkan sebanyak 15 balita
(26.8%) saat <6 bulan, 3 balita (5.4%) 6 bulan-1 tahun, 17 balita (30.4%) 1-2
tahun, 11 balita (19.6%) >2 tahun, 8 balita (14.3%) tidak relevan, 1 balita (1.8%)
lainnya, dan 1 balita (1.8%) tidak ada jawaban.

3.1.1.19 Alasan Ibu Berhenti Menyusui Lahir di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.19

Distribusi Alasan Ibu Berhenti Menyusui

Kategori N %

Ibu sakit/punya penyakit 8 14.3

Ibu hamil 1 1.8

Anak tidak mau lagi disusui 26 46.4

Dilarang suami/keluarga 1 1.8

Sibuk/bekerja diluar rumah 1 1.8

Tidak relevan(bila ibu masih 11 19.6


menyusui)

Lainnya………………….. 7 12.5

Tidak ada jawaban 1 1.8

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang alasan balita berhenti menyusui didapatkan sebanyak 8
balita (14.3%) ibu sakit/punya penyakit, , 1 balita (1.8%) ibu hamil, 26 balita
(46.4%) anak tidak mau lagi di susui, 1 balita (1.8%) dilarang suami/keluarga, 1
balita (1.8%) sibuk/bekerja diluar rumah, 11 balita (19.6%) tidak relevan, 7 balita
(12.5%) lainnya, dan 1 balita (1.8%) tidak ada jawabannya.

3.1.1.20 Kapan Ibu Menyusui di Desa Air Molek II


Table 3.1.1.20

Distribusi Kapan Ibu Menyusui

Kategori N %

Semau anak 54 96.4

Tidak relevan 2 3.6

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang kapan menyusui pada balita didapatkan sebanyak 54
balita (96.4%) semau anak, 2 balita (3.6%) tidak relevan.

3.1.1.21 Bayi Pernah Atau Tidak Diberi Makan/Minuman Selain Asi di Desa Air
Molek II

Table 3.1.1.21

Distribusi Bayi Pernah Atau Tidak Diberi Makan/Minuman Selain Asi

Kategori N %

Tidak 25 44.6

Ya 31 55.4

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang makanan yang diberikan selain ASI pada balita
didapatkan sebanyak 25 balita (44.6%) tidak, 31 balita (55.4%) ya.

3.1.1.22 Saat Bayi Mencret Tetapi Tetap/Tidak Ibu Menyusui Lahir di Desa Air
Molek II
Table 3.1.1.22

Distribusi Saat Bayi Mencret Tetapi Tetap/Tidak Ibu Menyusui

Kategori N %

Tidak 7 12.5

Ya 47 83.9

Tidak relevan 2 3.6

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang saat bayi mencret tapi tetap/tidak ibu menyusui
walaupun mencret didapatkan sebanyak 7 balita (12.5%) tidak, 47 balita (83.9%)
ya, dan 2 balita (3.6%) tidak relevan.

3.1.1.23 Makanan/Minuman Pengganti Asi di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.23

Distribusi Makanan/Minuman Pengganti Asi

Kategori N %

Tidak diberikan 3 5.4

Susu formula 38 67.9

Cairan lain ….. 1 1.8

Makanan lain ….. 4 7.1

Tidak relevan 10 17.9

Total 56 100.0
Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II
Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang makanan/ minuman pengganti ASI didapatkan
sebanyak 3 balita (5.4%) tidak diberikan, 38 balita (67.9%) susu formula, 1 balita
(1.8%) cairan lain, 4 balita (7.1%) makanan lain, 10 balita (17.9) tidak relevan.

3.1.1.24 Alasan Bayi Tidak Disusui di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.24

Distribusi Alasan Bayi Tidak Disusui

Kategori N %

Ibu sakit/punya penyakit 6 10.7

ASI tidak keluar 7 12.5

Dilarang suami/keluarga 1 1.8

Sibuk/bekerja di luar rumah 8 14.3

Tidak relevan 22 39.3

Lainnya………………….. 11 19.6

Tidak ada jawaban 1 1.8

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang alasan tidak disusui didapatkan sebanyak 6 balita
(10.7%) ibu sakit/punya penyakit, 7 balita (12.5%) ASI tidak keluar, 1 balita
(1.8%) dilarang suami/keluarga, 8 balita (14.3%) sibuk/bekerja diluar rumah, 22
balita (39.3%) tidak relevan, 11 balita (19.6%) lainnya, 1 balita (1.8%) tidak ada
jawaban.

3.1.1.25 Balita Diajak Bermain Saat Tidak Mau Makan di Desa Air Molek II
Table 3.1.1.25

Distribusi Balita Diajak Bermain Saat Tidak Mau Makan

Kategori N %

Tidak 8 14.3

Ya 44 78.6

TR 4 7.1

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang balita diajak bermain saat tidak mau makan, didapatkan
sebanyak 8 balita (14.3%) tidak, 44 balita (78.6%) ya, 4 balita (7.1%) Tidak
relevan.

3.1.1.26 Balita Digendong Saat Tidak Mau Makan di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.26

Distribusi Balita Digendong Saat Tidak Mau Makan

Kategori N %

Tidak 19 33.9

Ya 33 58.9

TR 4 7.1

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang balita digendong saat tidak mau makan, didapatkan
sebanyak 19 balita (33.9%) tidak , 33 balita (58.9%) ya, dan 4 balita (7.1%) tidak
relevan.

3.1.1.27 Balita Dibuat Makanan Kesukaan Saat Tidak Mau Makan di Desa Air
Molek II

Table 3.1.1.27

Distribusi Balita Dibuat Makanan Kesukaan Saat Tidak Mau Makan

Kategori N %

Tidak 21 37.5

Ya 31 55.4

TR 4 7.1

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang balita dibuat makanan kesukaan saat tidak mau makan,
didapatkan sebanyak 21 balita (37.5%) tidak, 44 balita (55.4%) ya, dan 4 balita
(7.1%) tidak relevan.

3.1.1.28 Balita Dibujuk Saat Tidak Mau Makan di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.28

Distribusi Balita Dibujuk Saat Tidak Mau Makan

Kategori N %

Tidak 10 17.9

Ya 42 75.0

TR 4 7.1
Kategori N %

Tidak 10 17.9

Ya 42 75.0

TR 4 7.1

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang balita dibujuk saat tidak mau makan, didapatkan
sebanyak 10 balita (17.9%) tidak, 42 balita (75.0%) ya, dan 4 balita (7.1%) tidak
relevan.

3.1.1.29 Balita Hanya Didiamkan Saat Tidak Mau Makan di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.29

Distribusi Balita Hanya Didiamkan Saat Tidak Mau Makan

Kategori N %

Tidak 33 58.9

Ya 20 35.7

TR 3 5.4

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang balita hanya didiamkan saat tidak mau makan,
didapatkan sebanyak 33 balita (58.9%) tidak, 20 balita (35.7%) ya, dan 3 balita
(5.4%) tidak relevan.

3.1.1.30 Lainnya Saat Tidak Mau Makan di Desa Air Molek II


Table 3.1.1.30

Distribusi Lainnya Saat Tidak Mau Makan

Kategori N %

Tidak 38 67.9

Ya 15 26.8

TR 3 5.4

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang lainnya saat tidak mau makan, didapatkan sebanyak 38
balita (67.9%) tidak, 15 balita (26.8%) ya, dan 3 balita (5.4%) tidak relevan.

3.1.1.31 Yang Menentukan Menu Harian di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.31

Distribusi Yang Menentukan Menu Harian

Kategori N %

Ibu 54 96.4

Pengasuh 2 3.6

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang yang menentukan menu harian didapatkan sebanyak 54
balita (96.4%) dari ibu, 2 balita (3.6%) dari pengasuh.

3.1.1.32 Cara Mendapatkan Menu Harian Balita di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.32
Distribusi Cara Mendapatkan Menu Harian Balita

Kategori N %

Masak sendiri di rumah 55 98.2

Makanan instan 1 1.8

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang cara mendapatkan menu harian balita didapatkan
sebanyak 55 balita (98.2%) dari ibu masak sendiri dirumah , dan 1 balita (1.8%)
makanan instan.

3.1.1.33 Pertimbangan Utama Dalam Memilih Menu di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.33

Distribusi Pertimbangan Utama Dalam Memilih Menu

Kategori N %

Gizi 17 30.4

Keuangan 4 7.1

Kemudahan diperoleh 15 26.8

Selera/kesukaan balita 20 35.7

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang pertimbangan utama dalam memilih menu didapatkan
sebanyak 17 balita (30.4%) gizi, 4 balita (7.1%) keuangan, 15 balita (26.8%)
kemudahan diperoleh, 20 balita (35.7%) selera/kesukaan balita.
3.1.1.34 Makanan Pantangan Balita di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.34

Distribusi Makanan Pantangan Balita

Kategori N %

Tidak 49 87.5

Ya 7 12.5

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang makanan yang tidak diperbolehkan pada balita
didapatkan sebanyak 49 balita (87.5%) tidak, dan 7 balita (12.5%) ya.

3.1.1.35 Pantangan Terhadap Ikan Lahir di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.34

Distribusi Pantangan Terhadap Ikan

Kategori N %

Tidak 45 80.4

Ya 2 3.6

TR 9 16.1

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang pantangan terhadap ikan laut didapatkan sebanyak 45
balita (80.4%) tidak, 2 balita (3.6%) ya, 9 balita (16.1%) tidak relevan.

3.1.1.36 Pantangan Terhadap Cumi di Desa Air Molek II


Table 3.1.1.36

Distribusi Pantangan Terhadap Cumi

Tidak 46 82.1

Ya 1 1.8

TR 9 16.1

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang pantangan terhadap cumi didapatkan sebanyak 46 balita
(82.1%) tidak, 1 balita (1.8%) ya, 9 balita (16.1%) tidak relevan.

3.1.1.37 Pantangan Terhadap Udang di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.37

Distribusi Pantangan Terhadap Udang

Kategori N %

Tidak 46 82.1

Ya 1 1.8

TR 9 16.1

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang pantangan terhadap udang didapatkan sebanyak 46
balita (82.1%) tidak, 1 balita (1.8%) ya, 9 balita (16.1%) tidak relevan.

3.1.1.38 Pantangan Terhadap Lele Lahir di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.38
Distribusi Pantangan Terhadap Lele

Kategori N %

Tidak 47 83.9

TR 9 16.1

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang pantangan terhadap lele didapatkan sebanyak 47 balita
(83.9%) tidak, 9 balita (16.1%) tidak relevan.

3.1.1.39 Pantangan Terhadap Daging di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.39

Distribusi Pantangan Terhadap Daging

Kategori N %

Tidak 47 83.9

TR 9 16.1

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang pantangan terhadap daging didapatkan sebanyak 47
balita (83.9%) tidak, 9 balita (16.1%) tidak relevan.

3.1.1.40 Pantangan Terhadap Telur di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.40

Distribusi Pantangan Terhadap Telur


Kategori N %

Tidak 45 80.4

Ya 2 3.6

TR 9 16.1

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang pantangan terhadap telur didapatkan sebanyak 45 balita
(80.4%) tidak, 2 balita (3.6%) ya, 9 balita (16.1%) tidak relevan.

3.1.1.41 Pantangan Terhadap Buah di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.41

Distribusi Pantangan Terhadap Buah

Kategori N %

Tidak 47 83.9

TR 9 16.1

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang pantangan terhadap buah didapatkan sebanyak 47 balita
(83.9%) tidak, 9 balita (16.1%) tidak relevan.

3.1.1.42 Pantangan Terhadap Sayur di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.42

Distribusi Pantangan Terhadap Sayur


Kategori N %

Tidak 47 83.9

TR 9 16.1

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang pantangan terhadap sayur didapatkan sebanyak 47 balita
(83.9%) tidak, 9 balita (16.1%) tidak relevan.

3.1.1.43 Pantangan Terhadap Susu di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.43

Distribusi Pantangan Terhadap Susu

Kategori N %

Tidak 46 82.1

Ya 1 1.8

TR 9 16.1

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang pantangan terhadap susu didapatkan sebanyak 46 balita
(82.1%) tidak, 1 balita (1.8%) ya, 9 balita (16.1%) tidak relevan.

3.1.1.44 Pantangan Terhadap Lainnya di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.44

Distribusi Pantangan Terhadap Lainnya


Kategori N %

Tidak 45 80.4

Ya 3 5.4

TR 8 14.3

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang pantangan terhadap lainnya didapatkan sebanyak 45
balita (80.4%) tidak, 3 balita (5.4%) ya, 8 balita (14.3%) tidak relevan.

3.1.1.45 Yang Menyarankan Pantangan di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.45

Distribusi Yang Menyarankan Pantangan

Kategori N %

Ayah 1 1.8

Ibu 5 8.9

Lainnya, sebutkan … 6 10.7

Tidak Relevan 44 78.6

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang orang yang menyarankan pantangan didapatkan
sebanyak 1 balita (1.8%) ayah, 5 balita (8.9%) ibu, , 6 balita (10.7%) lainnya, 44
balita (78.6%) tidak relevan

3.1.1.46 Sanksi Jika Melanggar Pantangan di Desa Air Molek II


Table 3.1.1.46

Distribusi Sanksi Jika Melanggar Pantangan

Kategori N %

Tidak 27 48.2

Ya, berupa … 3 5.4

Tidak Relevan 26 46.4

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang sanksi jika melanggar pantangan didapatkan sebanyak
27 balita (48.2%) tidak, 3 balita (5.4%) ya, 26 balita (46.4%) tidak relevan.

3.1.1.47 Mencuci Tangan Menggunakan Sabun Saat Tangan Kotor di Desa Air
Molek II

Table 3.1.1.47

Distribusi Mencuci Tangan Menggunakan Sabun Saat Tangan Kotor

Kategori N %

Tidak 2 3.6

Ya 49 87.5

TR 5 8.9

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang mencuci tangan menggunakan sabun saat tangan kotor
didapatkan sebanyak 2 balita (3.6%) tidak, 49 balita (87.5%) ya, dan 5 balita
(8.9%) tidak relevan.

3.1.1.48 Mencuci Tangan Menggunakan Sabun Saat Menyiapkan Makanan di


Desa Air Molek II

Table 3.1.1.48

Distribusi Mencuci Tangan Menggunakan Sabun Saat Menyiapkan Makanan

Kategori N %

Tidak 13 23.2

Ya 43 76.8

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang mencuci tangan menggunakan sabun saat menyiapkan
makanan didapatkan sebanyak 13 balita (23.2%) tidak, 43 balita (76.8%) ya.

3.1.1.49 Mencuci Tangan Menggunakan Sabun Saat Menyuapi di Desa Air Molek
II

Table 3.1.1.49

Distribusi Mencuci Tangan Menggunakan Sabun Saat Menyuapi

Kategori N %

Tidak 9 16.1

Ya 47 83.9

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang mencuci tangan menggunakan sabun saat menyuapi
didapatkan sebanyak 9 balita (16.1%) tidak, 47 balita (83.9%) ya.

3.1.1.50 Mencuci Tangan Menggunakan Sabun Saat bab di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.50

Distribusi Mencuci Tangan Menggunakan Sabun Saat setelah bab

Kategori N %

Tidak 14 25.0

Ya 42 75.0

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang mencuci tangan menggunakan sabun saat setelah bab
didapatkan sebanyak 14 balita (25.0%) tidak, 42 balita (75.0%) ya.

3.1.1.51 Mencuci Tangan Menggunakan Sabun Setelah Cebok di Desa Air Molek
II

Table 3.1.1.51

Distribusi Mencuci Tangan Menggunakan Sabun Saat Setelah Cebok

Kategori N %

Tidak 8 14.3

Ya 48 85.7

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang mencuci tangan menggunakan sabun saat setelah cebok
didapatkan sebanyak 8 balita (14.3%) tidak, 48 balita (85.7%) ya.

3.1.1.52 Mencuci Tangan Menggunakan Sabun Saat Lainnya di Desa Air Molek
II

Table 3.1.1.52

Distribusi Mencuci Tangan Menggunakan Sabun Saat Lainnya

Kategori N %

Tidak 41 73.2

Ya 15 26.8

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang mencuci tangan menggunakan sabun saat lainnya
didapatkan sebanyak 41 balita (73.2%) tidak, 15 balita (26.8%) ya.

3.1.1.53 Frekuensi Mandi di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.53

Distribusi Frekuensi Mandi

Kategori N %

2-3 kali 55 98.2

Lainnya.... 1 1.8

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang fekuensi mandi didapatkan sebanyak 55 balita (98.2%)
termasuk kategori 2-3 kali sehari, dan 1 balita (1.8%) termasuk kategori lainnya.

3.1.1.54 Frekuensi Gosok Gigi di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.54

Distribusi Frekuensi Gosok Gigi

Kategori N %

1 kali 1 1.8

2-3 kali 53 94.6

Lainnya,.... 2 3.6

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang frekuensi gosok gigi didapatkan sebanyak 1 balita
(1.8%) 1 kali, 53 balita (94.6%) 2-3 kali, 2 balita (3.6%) lainnya.

3.1.1.55 Saat Balita Sakit Cara Memberikan ASI di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.55

Distribusi Saat Balita Sakit Cara Memberikan ASI

Kategori N %

Kurang 4 7.1

Tetap 49 87.5

Lebih 1 1.8

TR 2 3.6

Total 56 100.0
Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II
Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang saat balita sakit cara memberikan asi, didapatkan
sebanyak 4 balita (7.1%) kurang, 49 balita (87.5%) tetap, 1 balita (1.8%) lebih,
dan 2 balita (3.6%) tidak relevan.

3.1.1.56 Saat Balita Sakit Cara Memberikan Makanan di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.56

Distribusi Saat Balita Sakit Cara Memberikan Makanan

Kategori N %

Kurang 13 23.2

Tetap 41 73.2

Lebih 1 1.8

TR 1 1.8

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang saat balita sakit cara memberikan makanan, didapatkan
sebanyak 13 balita (23.2%) kurang, 41 balita (73.2%) tetap, 1 balita (1.8%) lebih,
dan 1 balita (1.8%) tidak relevan.

3.1.1.57 Saat Balita Sakit Cara Memberikan Cairan/Minuman di Desa Air Molek
II

Table 3.1.1.57

Distribusi Saat Balita Sakit Cara Memberikan Cairan/Minuman

Kategori N %
Kurang 16 28.6

Tetap 39 69.6

TR 1 1.8

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang saat balita sakit cara memberikan cairan minuman,
didapatkan sebanyak 16 balita (28.6%) kurang, 39 balita (69.6%) tetap, dan 1
balita (1.8%) tidak relevan.

3.1.1.58 Yang Diberikan Pertama Kali Saat Balita Mencret di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.58

Distribusi Yang Diberikan Pertama Kali Saat Balita Mencret

Kategori N %

Oralit/LGG 23 41.1

Obat mencret 7 12.5

Pucuk daun jambu 3 5.4

Tidak Relevan 7 12.5

Lainnya,……… 8 14.3

Tidak ada jawaban 8 14.3

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang yang diberikan pertama kali saat balita mencret
didapatkan sebanyak 23 balita (41.1%) oralit, 7 balita (12.5%) obat mencret, 3
balita (5.4%) pucuk daun jambu, 7 balita (12.5%) tidak relevan , 8 balita (14.3%)
lainnya, dan 8 balita (14.3%) tidak ada jawaban.

3.1.1.59 Cara Ibu Tahu Bahwa Balita Sakit di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.59

Distribusi Cara Ibu Tahu Bahwa Balita Sakit

Kategori N %

Rewel 38 67.9

Lesu/diam saja 3 5.4

Tidak mau makan 4 7.1

Panas 8 14.3

Lainnya,……… 1 1.8

Tidak ada jawaban 2 3.6

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang cara ibu tahu bahwa balita sakit didapatkan sebanyak 38
balita (67.9%) rewel, 3 balita (5.4%) lesu/diam saja, 4 balita (7.1%) tidak mau
makan, 8 balita (14.3%) panas, 1 balita (1.8%) lainnya, dan 2 balita (3.6%) tidak
ada jawaban.

3.1.1.60 Tempat Pertolongan Pertama di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.60

Distribusi Tempat Pertolongan Pertama


Kategori N %

0 1 1.8

Puskesmas 17 30.4

Rumah sakit 8 14.3

Praktik dokter 10 17.9

Bidan swasta 17 30.4

Tidak kemana-mana 1 1.8

Lainnya………………...... 1 1.8

Tidak ada jawaban 1 1.8

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang tempat pertolongan pertama ketika bayi sakit
didapatkan sebanyak 17 balita (30.4%) dibawa kepuskesmas, 8 balita (14.3%) ke
rumah sakit, 10 balita (17.9%) ke praktik dokter, 17 balita (30.4%) kebidan
swasta, 1 balita (1.8%) tidak dibawa kemana – mana, 1 balita (1.8%) lainnya, dan
1 balita (1.8%) tidak ada jawaban.

3.1.1.61 Alasan Memilih Tempat Pertolongan di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.61

Distribusi Alasan Memilih Tempat Pertolongan

Kategori N %

Hanya itu satu-satunya 3 5.4

Jaraknya dekat 14 25.0


Biayanya murah 8 14.3

Kebiasaan dari keluarga 14 25.0

Pelayanannya bagus 14 25.0

Direkomendasikan oleh banyak 1 1.8


orang

Tidak relevan 1 1.8

Tidak ada jawaban 1 1.8

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang alasan memilih tempat pertolongan didapatkan
sebanyak 3 balita (5.4%) hanya itu satu – satunya, balita 14 (25.0%) jaraknya
dekat, 8 balita (14.3%) biayanya murah, 14 balita (25.0%) kebiasaan keluarga, 14
balita (25.0%) pelayanannya bagus, 1 balita (1.8%) direkomendasikan oleh orang
banyak, 1 balita (1.8%) tidak relevan, dan 1 balita (1.8%) tidak ada jawaban.

3.1.1.62 Balita Menderita Diare Hari Ini di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.62

Distribusi Balita Menderita Diare Hari Ini

Kategori N %

Tidak 50 89.3

Ya 6 10.7

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang balita menderita diare didapatkan sebanyak 50 balita
(89.3%) tidak, dan 6 balita (10.7%) ya.

3.1.1.63 Balita Menderita Ispa Hari Ini di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.63

Distribusi Balita Menderita Ispa Hari Ini

Kategori N %

Tidak 46 82.1

Ya 10 17.9

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang balita menderita ISPA didapatkan sebanyak 46 balita
(82.1%) tidak, dan 10 balita (17.9%) ya.

3.1.1.64 Balita Menderita Diare 1 Bulan Terakhir di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.64

Distribusi Balita Menderita Diare 1 Bulan Terakhir

Kategori N %

Tidak 51 91.1

Ya 5 8.9

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang balita menderita diare pada bulan ini didapatkan data
sebanyak 51 balita (91.1%) tidak mengalami diare, dan 5 balita (8.9%) mengalami
diare.
3.1.1.64 Balita Menderita Ispa 1 Bulan Terakhir di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.64

Distribusi Balita Menderita Ispa 1 Bulan Terakhir

Kategori N %

Tidak 48 85.7

Ya 8 14.3

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang balita mengalami ISPA pada bulan ini didapatkan
sebanyak 48 balita (85.7%) tidak mengalami ISPA, dan 8 balita (14.3%)
mengalami ISPA.

3.1.1.65 Jumlah Anak Ibu Hadir Dalam Posyandu di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.65

Distribusi Jumlah Anak Ibu Hadir Dalam Posyandu

Kategori N %

> 4 kali 17 30.4

< 4 kali 21 37.5

tidak relevan (tidak pernah 17 30.4


hadir di posyandu)

tidak tahu 1 1.8

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang hadir diposyandu didapatkan data sebanyak 17 balita
(30.4%) >4 kali, 21 balita (37.5%) <4 kali, 17 balita (30.4%) tidak relevan atau
tidak pernah hadir diposyandu, dan 1 balita (1.8%) tidak tahu.

3.1.1.66 Alasan Kurang Dari 4 Kali Hadir Dalam Posyandu di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.66

Distribusi Alasan Kurang Dari 4 Kali Hadir Dalam Posyandu

Kategori N %

Ibu/pengasuh sibuk bekerja 9 16.1

Anak saya sedang sakit 1 1.8

Anak tidak bermasalah dalam 2 3.6


pertumbuhannya

Anak berumur 4 bulan 4 7.1

Tidak relevan (tidak pernah 23 41.1


hadir di posyandu/hadir >4x)

Lain-lain, sebutkan:… 9 16.1

Tidak ada jawaban 8 14.3

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang alasan < dari 4 kali hadir di posyandu didapatkan
sebanyak 9 balita (16.1%) ibu/pengasuh sibuk bekerja, 1 balita (1.8%) anak
sedang sakit, 2 balita (3.6%) anak tidak bermasalah dalam pertumbuhan, 4 balita
(7.1%) anak berumur 4 bulan, 23 balita (41.1%) tidak relevan (tidak pernah
hadir.hadir>4 kali), 9 balita (16.1%) lain-lain, dan 8 balita (14.3%) tidak ada
jawaban.
3.1.1.67 Menerima Pendidikan Tentang Kesehatan Dan Nutrisi di Desa Air
Molek II

Table 3.1.1.67

Distribusi Menerima Pendidikan Tentang Kesehatan Dan Nutrisi

Kategori N %

Tidak 31 55.4

Ya 22 39.3

Tidak relevan (tidak pernah 3 5.4


hadir di posyandu)

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang menerima pendidikan tentang kesehatan dan nutrisi di
posyandu didapatkan sebanyak 31 balita (55.4%) tidak, 22 balita (39.3%) ya, dan
3 balita (5.4%) tidak relevan.

3.1.1.68 Jenis Pelayanan Penimbangan di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.68

Distribusi Jenis Pelayanan Penimbangan

Kategori N %

Tidak 6 10.7

Ya 48 85.7

TR 2 3.6

Total 56 100.0
Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II
Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang jenis pelayanan berupa penimbangan diposyandu
didapatkan sebanyak 6 balita (10.7%) tidak, 48 balita (85.7%) ya, dan 2 balita
(3.6%) tidak relevan.

3.1.1.69 Jenis Pelayanan Imunisasi di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.69

Distribusi Jenis Pelayanan Imunisasi

Kategori N %

Tidak 7 12.5

Ya 46 82.1

TR 3 5.4

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang jenis pelayanan berupa imunisasi diposyandu
didapatkan sebanyak 7 balita (12.5%) tidak, 46 balita (82.1%) ya, dan 3 balita
(5.4%) tidak relevan.

3.1.1.70 Jenis Pelayanan Pemberian Kapsul Vitamin A di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.70

Distribusi Jenis Pelayanan Pemberian Kapsul Vitamin A

Kategori N %

Tidak 18 32.1

Ya 35 62.5
TR 3 5.4

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang jenis pelayanan berupa vitamin A diposyandu
didapatkan sebanyak 18 balita (32.1%) tidak, 35 balita (62.5%) ya, dan 3 balita
(5.4%).

3.1.1.71 Jenis Pelayanan Pemberian PMT di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.71

Distribusi Jenis Pelayanan Pemberikan PMT

Kategori N %

Tidak 14 25.0

Ya 40 71.4

TR 2 3.6

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang jenis pelayanan berupa jenis pelayanan PMT
didapatkan sebanyak 14 balita (25.0%) tidak, 40 balita (71.4%) ya, dan 2 balita
(3.6%) tidak relevan.

3.1.1.72 Jenis Pelayanan Pengobatan Ringan di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.72

Distribusi Jenis Pelayanan Pengobatan Ringan

Kategori N %
Tidak 39 69.6

Ya 15 26.8

TR 2 3.6

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang jenis pelayanan berupa pengobatan ringan didapatkan
sebanyak 39 balita (69.6%) tidak, 15 balita (26.8%) ya, dan 2 balita (3.6%) tidak
relevan.

3.1.1.73 Jenis Pelayanan Pelayanan Lainnya di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.73

Distribusi Jenis Pelayanan Lainnya

Kategori N %

Tidak 47 83.9

Ya 7 12.5

TR 2 3.6

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang jenis pelayanan lainnya didapatkan sebanyak 47 balita
(83.9%) tidak, 7 balita (12.5%) ya, dan 2 balita (3.6%) tidak relevan.

3.1.1.74 KMS Pada Ibu di Desa Air Molek II

Table 3.1.1.74

Distribusi KMS Pada Ibu


Kategori N %

Ya (ibu bisa menunjukkan 27 48.2


KMS/buku KIA-nya)

Tidak/tidak dapat menunjukkan 28 50.0


KMS-nya

Tidak menjawab 1 1.8

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang adanya KMS pada ibu didapatkan sebanyak 27 balita
(48.2%) ya (ibu bisa menunjukkan KMS/buku KIA-nya) , 28 balita (50.0%)
tidak/tidak menunjukkan KMS, dan balita (1.8%) tidak menjawab.

3.1.1.75 Yang Menyimpan Buku KMS di desa Air Molek II

Table 3.1.1.75

Distribusi Yang Menyimpan Buku KMS

Kategori N %

Disimpan oleh kader 3 5.4

Hilang 15 26.8

Disimpan oleh anggota 5 8.9


keluarga yang lain

Tidak relevan (ibunya sendiri 28 50.0


yang menyimpan KMS anak
ini)

Lainnya, sebutkan:........ 3 5.4

Tidak menjawab 2 3.6


Kategori N %

Disimpan oleh kader 3 5.4

Hilang 15 26.8

Disimpan oleh anggota 5 8.9


keluarga yang lain

Tidak relevan (ibunya sendiri 28 50.0


yang menyimpan KMS anak
ini)

Lainnya, sebutkan:........ 3 5.4

Tidak menjawab 2 3.6

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang yang menyimpanan buku KMS didapatkan sebanyak 3
balita (5.4%) disimpan oleh kader, 15 balita (26.8%) hilang, 5 balita (8.9%)
disimpan oleh anggota keluarga yang lain, 28 balita (50.0%) tidak relevan
(disimpan sendiri), 3 balita (5.4%) lainnya, dan 2 balita (3.6%) tidak menjawab.

3.1.1.76 Balita Menerima KVA di desa Air Molek II

Table 3.1.1.76

Distribusi Balita Menerima KVA

Kategori N %

Ya 40 71.4

Tidak 11 19.6
tidak relevan (anak < 6 bulan) 2 3.6

tidak tahu 3 5.4

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang KVA pada bulan agustus didapatkan datanya 40 balita
(71.4%) ya, 11 balita (19.6%) tidak, 2 balita (3.6%) tidak relevan (anak <6 bulan),
dan 3 balita (5.4%) tidak tahu. 3.1.1.17 Lama Kemudian Ibu Mulai Menyusui
Setelah Bayi Lahir di Desa Air Molek II

3.1.1.77 Memperoleh Imunisasi Lengkap di desa Air Molek II

Table 3.1.1.77

Distribusi Memperoleh Imunisasi Lengkap

Kategori N %

Lengkap 30 53.6

tidak lengkap 24 42.9

tidak tahu 2 3.6

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang imunisasi lengkap didapatkan sebanyak 30 balita
(53.6%) lengkap, 22 balita (42.9%) tidak lengkap, dan 2 balita (3.6%) tidak tahu.

3.1.1.78 Dasar Penentuan Kelengkapan Imunisasi di desa Air Molek II


Table 3.1.1.78

Distribusi Dasar Penentuan Kelengkapan Imunisasi

Kategori N %

berdasar pada pengamatan pada 26 46.4


KMS

berdasar pada ingatan 30 53.6


responden

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang dasar penentuan kelengkapan imunisasi didapatkan
sebanyak 26 balita (46.4%) berdasarkan pada pengamatan KMS, dan 30 balita
(53.6%) berdasarkan pada ingatan responden.

3.1.1.79 Ibu Khawatir Tidak Memiliki Cukup Makanan di desa Air Molek II

Table 3.1.1.79

Distribusi Ibu Khawatir Tidak Memiliki Cukup Makanan

Kategori

N %

Tidak 36 64.3

Jarang (1-2 kali) 11 19.6

Kadang-kadang (3-10 kali) 6 10.7

Sering (> 10 kali) 3 5.4

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang penjelasan terkait 4 minggu terakhir ibu tidak memiliki
cukup makan didapatkan sebanyak 36 keluarga balita (64.3%) tidak, 11 keluarga
balita (19.6%) jarang, 6 keluarga balita (10.7%) kadang – kadang dan 3 keluarga
balita (5.4%) sering.

3.1.1.80 Ibu Tidak Bisa Makan Makanan Yang Diinginkan Karna Kekurangan
Uang di desa Air Molek II

Table 3.1.1.80

Distribusi Ibu Tidak Bisa Makan Makanan Yang Diinginkan Karna Kekurangan
Uang

Kategori N %

Tidak 48 85.7

Jarang (1-2 kali) 7 12.5

Kadang-kadang (3-10 kali) 1 1.8

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang penjelasan terkait 4 minggu terakhir ibu tidak makan
makanan yang diinginkan karna kurang uang didapatkan sebanyak 48 keluarga
balita (85.7%) tidak, 7 keluarga balita (12.5%) jarang, dan 1 keluarga balita
(1.8%) kadang – kadang.

3.1.1.81 Makan_Terbatas di desa Air Molek II

Table 3.1.1.81

Distribusi Makan_Terbatas

Kategori N %

Tidak 42 75.0
Jarang (1-2 kali) 13 23.2

Kadang-kadang (3-10 kali) 1 1.8

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang makan terbatas didapatkan sebanyak 42 balita (75.0%)
tidak, 13 balita (23.2%) jarang (1-2 kali), dan 1 balita (1.8%) kadang (3-10 kali).

3.1.1.82 Makan_Tidak Sukai di desa Air Molek II

Table 3.1.1.82

Distribusi Makan_Tidak Sukai

Kategori N %

Tidak 51 91.1

Jarang (1-2 kali) 5 8.9

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang makanan tidak disukai didapatkan sebanyak 51 balita
(91.1%) tidak, dan 5 balita (8.9%) jarang (1-2 kali).

3.1.1.83 Makan_Porsi Sedikit di desa Air Molek II

Table 3.1.1.83

Distribusi Makan_Porsi Sedikit

Kategori N %

Tidak 49 87.5
Jarang (1-2 kali) 7 12.5

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang makanan porsi sedikit didapatkan sebanyak 49 balita
(87.5%) tidak, dan 7 balita (12.5%) jarang (1-2 kali)

3.1.1.84 Makan_Kurang Frekuensi di desa Air Molek II

Table 3.1.1.84

Distribusi Makan_Kurang Frekuensi

Kategori N %

Tidak 51 91.1

Jarang (1-2 kali) 3 5.4

Kadang-kadang (3-10 kali) 2 3.6

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang makan yang kurang frekuensi didapatkan sebanyak 51
balita (92.1%) tidak, 3 balita (5.4%) jarang (1-2 kali), dan 2 balita (3.6%) kadang
- kadang (3-10 kali).

3.1.1.85 Makan_Tidak Ada di desa Air Molek II

Table 3.1.1.85

Distribusi Makan_Tidak Ada

Kategori N %

Tidak 51 91.1
Jarang (1-2 kali) 3 5.4

Kadang-kadang (3-10 kali) 2 3.6

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang makan yang tidak ada didapatkan sebanyak 51 balita
(91.1%) tidak, 3 balita (5.4%) jarang (1-2 kali), dan 2 balita (3.6%) (kadang 3-10
kali).

3.1.1.86 Makan _ Lapar Tidur di desa Air Molek II

Table 3.1.1.86

Distribusi Makan _ Lapar Tidur

Kategori N %

Tidak 54 96.4

Jarang (1-2 kali) 2 3.6

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang makan lapar tidur didapatkan sebanyak 54 balita
(96.4%) tidak, dan 2 balita (3.6%) jarang (1-2 kali).

3.1.1.87 Makanan Tidak Cukup di desa Air Molek II

Table 3.1.1.87

Distribusi Makanan Tidak Cukup

Kategori N %

Tidak 55 98.2
Jarang (1-2 kali) 1 1.8

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang makan tidak cukup didapatkan sebanyak 56 balita
(98.2%) tidak, 1 balita (1.8%) jarang (1-2 kali).

3.1.1.88 Tempat Bab di desa Air Molek II

Table 3.1.1.88

Distribusi Tempat Bab

Kategori N %

WC umum 2 3.6

WC sendiri 54 96.4

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang tempat BAB didapatkan sebanyak 2 rumah balita
(3.6%) wc umum, dan 54 rumah balita (96.4%) wc sendiri.

3.1.1.89 Sumber Air Bersih di desa Air Molek II

Table 3.1.1.89

Distribusi Sumber Air Bersih

Kategori N %

Air PDAM 17 30.4

Sumur terbuka 20 35.7


Sumur tertutup 19 33.9

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang sumber air bersih didapatkan sebanyak 17 rumah balita
(30.4%) air PDAM, 20 rumah balita (35.7%) sumur terbuka, dan 19 rumah balita
(33.9%) sumur tertutup.

3.1.1.90 Sumber Air Minum di desa Air Molek II

Table 3.1.1.90

Distribusi Sumber Air Minum

Kategori N %

Air PDAM 4 7.1

Mata air 1 1.8

Sumur terbuka 17 30.4

Sumur tertutup 13 23.2

Air isi ulang 21 37.5

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang sumber air minum didapatkan sebanyak 4 rumah balita
(7.1%) air PDAM, 1 rumah balita (1.8%) mata air, 17 rumah balita (30.4%) sumur
terbuka, 13 rumah balita (23.2%) sumur tertutup, dan 21 rumah balita (37.5%) air
isi ulang.

3.1.1.91 Ventilasi di desa Air Molek II

Table 3.1.1.91
Distribusi Ventilasi

Kategori N %

Cukup 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang ventilasi rumah balita didapatkan sebanyak 56 (100.0%)
cukup.

3.1.1.92 Pencahayaan di desa Air Molek II

Table 3.1.1.92

Distribusi Pencahayaan

Kategori N %

Cukup 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang pencahayaan rumah balita didapatkan sebanyak 56
(100.0%) cukup.

3.1.1.93 Lantai di desa Air Molek II

Table 3.1.1.93

Distribusi Lantai

Kategori N %

Permanen (semen, lantai 53 94.6


keramik, kayu)

Non permanen (tanah) 3 5.4

Total 56 100.0
Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II
Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang lantai dirumah balita didapatkan sebanyak 53 (94.6%)
permanen, dan 3 (5.4%) non permanen.

3.1.1.94 Dinding di desa Air Molek II

Table 3.1.1.94

Distribusi Dinding

Kategori N %

Permanen (batu bata) 51 91.1

Semi permanen (setengah batu 2 3.6


bata, setengah kayu)

Non permanen (kayu) 3 5.4

bvTotal 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang dinding dirumah balita didapatkan sebanyak 51 (91.1%)
permanen, 2 (3.6%) semi permanen, dan 3 (5.4%) non permanen.

3.1.1.95 Atap di desa Air Molek II

Table 3.1.1.95

Distribusi Atap

Kategori N %

Permanen (genteng, kayu, atap 54 96.4


logam)

Non permanen (daun kelapa, 2 3.6


rumput kering, ijuk)
Kategori N %

Permanen (genteng, kayu, atap 54 96.4


logam)

Non permanen (daun kelapa, 2 3.6


rumput kering, ijuk)

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang atap dirumah balita didapatkan sebanyak 54 (96.4%)
permanen dan 2 (3.6%) non permanen.

3.1.1.96 WC di desa Air Molek II

Table 3.1.1.96

Distribusi WC

Kategori N %

WC dengan septic tank 53 94.6

WC tanpa septic tank 3 5.4

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang WC dirumah balita didapatkan sebanyak 53 (94.6%)
WC dengan septic tank, dan 3 (5.4%) WC tanpa septic tank.

3.1.1.97 Spal di desa Air Molek II

Table 3.1.1.97

Distribusi Spal
Kategori N %

Tidak ada 4 7.1

Ada 52 92.9

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang SPAL dirumah balita didapatkan sebanyak 4 (7.1%)
tidak ada, dan 52 (92.9%) ada.

3.1.1.98 Jarak Septictank di desa Air Molek II

Table 3.1.1.98

Distribusi Jarak Septictank

Kategori N %

<10 m 42 75.0

> 10 m 12 21.4

Tidak relevan (tidak ada septic 2 3.6


tank)

Total 56 100.0

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di Kelurahan Air Molek II


Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 16-20 Oktober
2017 berdasarkan tentang jarak septic tank dirumah balita didapatkan sebanyak 41
(75.0%) <10 m, 12 (21.4%) >10 m, dan 2 (3.6%) tidak relevan.

3.1.1.99 BB / TB di desa Air Molek II

Table 3.1.1.99

Distribusi BB / TB
Kategori N %

SANGAT 2 3.6
KURUS

KURUS 7 12.5

NORMAL 43 76.8

GEMUK 4 7.1

Total 56 100.0

Dari hasil penelitian didapat sampel balita tentang bb/tb yang kategori sangat
kurus yaitu sebanyak 2 balita (3.6% ) untuk kategori yang kurus yaitu sebanyak 7
balita (12.5% ), untuk kategori yang normal yaitu sebanyak 43 balita (76.8% ),
untuk kategori yang gemuk yaitu sebanyak 4 balita (7.1% ).

3.1.1.100 BB / U di desa Air Molek II

Table 3.1.1.100

Distribusi BB / U

Kategori N %

GIZI 7 12.5
KURANG

GIZI BAIK 48 85.7

GIZI LEBIH 1 1.8

Total 56 100.0

Dari hasil penelitian didapat sampel balita tentang bb/u yang kategori gizi kurang
yaitu sebanyak 7 balita (12.5% ), untuk kategori yang gizi baik yaitu sebanyak 88
balita (85.7% ), untuk kategori yang sangat gizi lebih yaitu sebanyak 1 balita
(1.8% ).

3.1.1.101 TB / U di desa Air Molek II


Table 3.1.1.101

Distribusi TB / U

Kategori N %

PENDEK 2 3.6

SANGAT 7 12.5
PENDEK

NORMAL 38 67.9

SANGAT TINGGI 9 16.1

Table 1. 56 100.0

Distribusi

Total

Dari hasil penelitian didapat sampel balita tentang tb/u yang kategori pendek yaitu
sebanyak 2 balita (3.6% ) untuk kategori yang sangat pendek yaitu sebanyak 7
balita (12.5% ), untuk kategori yang normal yaitu sebanyak 38 balita (67.9% ),
untuk kategori yang sangat tinggi yaitu sebanyak 9 balita (16.1% ).

3.1.1.102 Asupan Energi di desa Air Molek II

Table 3.1.1.102

Distribusi Asupan Energi

Kategori N %

ASUPAN KURANG (<80%) 25 44.6

ASUPAN BAIK (80-110%) 20 35.7

ASUPAN LEBIH (>110%) 11 19.6

Total 56 100.0
Dari hasil penelitian didapat sampel balita tentang asupan energi yang kategori
asupan kurang yaitu sebanyak 25 balita (44.6% ) untuk kategori yang asupan baik
yaitu sebanyak 20 balita (35.7% ), untuk kategori yang asupan lebih yaitu
sebanyak 11 balita (19.6% ).

3.1.1.103 Asupan Protein di desa Air Molek II

Table 3.1.1.103

Distribusi Asupan Protein

Kategori N %

ASUPAN KURANG (<80%) 15 26.8

ASUPAN BAIK (80-110%) 12 21.4

ASUPAN LEBIH (>110%) 29 51.8

Total 56 100.0

Dari hasil penelitian didapat sampel balita tentang asupan protein yang kategori
asupan kurang yaitu sebanyak 15 balita (26.8% ) untuk kategori yang asupan baik
yaitu sebanyak 12 balita (21.4% ), untuk kategori yang asupan lebih yaitu
sebanyak 29 balita (51.8% ).

3.1.1.104 Asupan Lemak di desa Air Molek II

Table 3.1.1.104

Distribusi Asupan Lemak

Kategori N %

ASUPAN KURANG (<80%) 29 51.8

ASUPAN BAIK (80-110%) 14 25.0

ASUPAN LEBIH (>110%) 13 23.2


Kategori N %

ASUPAN KURANG (<80%) 29 51.8

ASUPAN BAIK (80-110%) 14 25.0

ASUPAN LEBIH (>110%) 13 23.2

Total 56 100.0

Dari hasil penelitian didapat sampel balita tentang asupan lemak yang kategori
asupan kurang yaitu sebanyak 29 balita (51.8% ) untuk kategori yang asupan baik
yaitu sebanyak 14 balita (25.0% ), untuk kategori yang asupan lebih yaitu
sebanyak 13 balita (23.2% ).

3.1.1.105 Asupan Karbohidrat di desa Air Molek II

Table 3.1.1.105

Distribusi Asupan Karbohidrat

Kategori N %

ASUPAN KURANG (<80%) 26 46.4

ASUPAN BAIK (80-110%) 15 26.8

ASUPAN LEBIH (>110%) 15 26.8

Total 56 100.0

Dari hasil penelitian didapat sampel balita tentang asupan karbohidrat yang
kategori asupan kurang yaitu sebanyak 26 balita (46.4% ) untuk kategori yang
asupan baik yaitu sebanyak 15 balita (26.8% ), untuk kategori yang asupan lebih
yaitu sebanyak 15 balita (26.8% ).

3.1.1.106 Asupan Kalsium di desa Air Molek II

Table 3.1.1.106

Distribusi Asupan Kalsium


Kategori N %

ASUPAN KURANG (<80%) 37 66.1

ASUPAN BAIK (80-110%) 6 10.7

ASUPAN LEBIH (>110%) 13 23.2

Total 56 100.0

Dari hasil penelitian didapat sampel balita tentang asupan kalsium yang kategori
asupan kurang yaitu sebanyak 37 balita (66.1% ) untuk kategori yang asupan baik
yaitu sebanyak 6 balita (10.7% ), untuk kategori yang asupan lebih yaitu sebanyak
13 balita (23.2% ).

3.1.1.107 Asupan Fosfor di desa Air Molek II

Table 3.1.1.107

Distribusi Asupan Fosfor

Kategori N %

ASUPAN KURANG (<80%) 17 30.4

ASUPAN BAIK (80-110%) 14 25.0

ASUPAN LEBIH (>110%) 25 44.6

Total 56 100.0

Dari hasil penelitian didapat sampel balita tentang asupan fosfor yang kategori
asupan kurang yaitu sebanyak 17 balita (30.4% ) untuk kategori yang asupan baik
yaitu sebanyak 14 balita (25.0% ), untuk kategori yang asupan lebih yaitu
sebanyak 25 balita (44.6% ).

3.1.1.108 Asupan Zat Besi di desa Air Molek II

Table 3.1.1.108

Distribusi Asupan Zat Besi


Kategori N %

ASUPAN KURANG (<80%) 46 82.1

ASUPAN BAIK (80-110%) 5 8.9

ASUPAN LEBIH (>110%) 5 8.9

Total 56 100.0

Dari hasil penelitian didapat sampel balita tentang asupan zat besi yang kategori
asupan kurang yaitu sebanyak 46 balita (82.1% ) untuk kategori yang asupan baik
yaitu sebanyak 5 balita (8.9% ), untuk kategori yang asupan lebih yaitu sebanyak
5 balita (8.9% ).

3.1.1.109 Asupan Vitamin A di desa Air Molek II

Table 3.1.1.109

Distribusi Asupan Vitamin A

Kategori N %

ASUPAN KURANG (<80%) 19 33.9

ASUPAN BAIK (80-110%) 7 12.5

ASUPAN LEBIH (>110%) 30 53.6

Total 56 100.0

Dari hasil penelitian didapat sampel balita tentang asupan vitamin A yang
kategori asupan kurang yaitu sebanyak 19 balita (33.9% ) untuk kategori yang
asupan baik yaitu sebanyak 7 balita (12.5% ), untuk kategori yang asupan lebih
yaitu sebanyak 30 balita (53.6% ).

3.1.1.110 Asupan Vitamin B1 di desa Air Molek II

Table 3.1.1.110

Distribusi Asupan Vitamin B1


Kategori N %

ASUPAN KURANG (<80%) 41 73.2

ASUPAN BAIK (80-110%) 12 21.4

ASUPAN LEBIH (>110%) 3 5.4

Total 56 100.0

Dari hasil penelitian didapat sampel balita tentang asupan vitamin B1 yang
kategori asupan kurang yaitu sebanyak 41 balita (73.2% ) untuk kategori yang
asupan baik yaitu sebanyak 12 balita (21.4% ), untuk kategori yang asupan lebih
yaitu sebanyak 3 balita (5.4% ).

3.1.1.111 Asupan Vitamin C di desa Air Molek II

Table 3.1.1.111

Distribusi Asupan Vitamin C

Kategori N %

ASUPAN KURANG (<80%) 30 53.6

ASUPAN BAIK (80-110%) 10 17.9

ASUPAN LEBIH (>110%) 16 28.6

Total 56 100.0

Dari hasil penelitian didapat sampel balita tentang asupan vitamin C yang kategori
asupan kurang yaitu sebanyak 30 balita (53.6% ) untuk kategori yang asupan baik
yaitu sebanyak 10 balita (17.9% ), untuk kategori yang asupan lebih yaitu
sebanyak 16 balita (28.6% ).

3.1.1.112 Asupan Seng (Zinc)di desa Air Molek II

Table 3.1.1.112

Distribusi Asupan Seng (Zinc)


Kategori N %

ASUPAN KURANG (<80%) 17 30.4

ASUPAN BAIK (80-110%) 25 44.6

ASUPAN LEBIH (>110%) 14 25.0

Total 56 100.0

Dari hasil penelitian didapat sampel balita tentang asupan seng yang kategori
asupan kurang yaitu sebanyak 17 balita (30.4% ) untuk kategori yang asupan baik
yaitu sebanyak 25 balita (44.6% ), untuk kategori yang asupan lebih yaitu
sebanyak 14 balita (25.0% ).

3.1.2. Analisa Univariat pada Ibu Hamil di Desa Air Molek II

3.1.2.1 Usia Ibu Hamil di Desa Air Molek II


Tabel 3.1.2.1
Distribusi Usia Ibu Hamil di Desa Air Molek II
USIA IBU
Kategori Frekuensi Frekuens
>25 TAHUN 9 81.8
<25 TAHUN 2 18.2
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 2 orang (18,2%) berumur < 25 tahun dan 9 orang (81,8%) berumur >
25 tahun.
3.1.2.2 Status Responden Dalam Rumah Tangga di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.2
Distribusi Status Responden Dalam Rumah Tangga di Desa Air Molek II
STATUS DALAM RUMAH TANGGA
Kategori Frekuensi Persen
IBU HAMIL 11 100.0
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 11 orang (100%) berstatus ibu rumah tangga.
3.1.2.3 Kategori Trimester Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.3
Distribusi Kategori Trimester Ibu Hamil di Desa Air Molek II
TRISMESTER
Kategori Frekuensi Persen
TRIMESTER 2 4 36.4
TRIMESTER 3 7 63.6
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 4 orang (36,4%) trimester 2 dan 7 orang (63,6%) trimester 3.
3.1.2.4 Kategori Kehamilan Ibu Hamil di Air Molek II
Tabel 3.1.2.4
Distribusi Kategori Kehamilan Ibu Hamil di Desa Air Molek II
KEHAMILAN KE
Kategori Frekuensi Persen
KEHAMILAN KE 1 3 27.3
KEHAMILAN KE 2 3 27.3
KEHAMILAN KE 4 3 27.3
KEHAMILAN KE 5 2 18.2
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 3 orang (27,3%) merupakan kehamilan ke 1, 3 orang (27,3%)
merupakan kehamilan ke 2,3 orang (27,3%) merupakan kehamilan ke 4,dan 2
orang (18,2%) merupakan kehamilan ke 5.

3.1.2.5 Jumlah Persalinan Ibu Hamil di Air Molek II


Tabel 3.1.2.5
Distribusi Jumlah Persalinan Ibu Hamil di Desa Air Molek II
JUMLAH PERSALINAN
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK ADA 2 18.2
PERSALINAN 1 4 36.4
PERSALINAN 2 1 9.1
PERSALINAN 3 3 27.3
PERSALINAN 4 1 9.1
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 2 orang (18,2%) tidak ada persalinan sebelumnya, 4 orang (36,4%)
jumlah persalinan 1,2 orang (9,1%) jumlah persalinan 2,dan 3 orang (27,3%)
jumlah persalinan 3, dan sisanya 1 orang (9,1%) dengan jumlah persalinan 4.

3.1.2.6 Jumlah Keguguran Ibu Hamil di Desa Air Molek II

Tabel 3.1.2.6
Distribusi Jumlah Keguguran Ibu Hamil di Desa Air Molek II
JUMLAH KEGUGURAN
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK ADA 9 81.8
KEGUGURAN KE 1 1 9.1
KEGUGURAN KE 2 1 9.1
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 9 orang (81,8%) tidak ada keguguran sebelumnya, 1 orang (9,1%)
jumlah keguguran 1,dan 1 orang (9,1%) jumlahkeguguran 2.
3.1.2.7 Jumlah Anak Hidup Setelah Persalinan di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.7
Distribusi Jumlah Anak Hidup Setelah Persalinan di Desa Air Molek II
JUMLAH ANAK HIDUP
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK ADA 3 27.3
ANAK HIDUP 1 3 27.3
ANAK HIDUP 2 1 9.1
ANAK HIDUP 3 3 27.3
ANAK HIDUP 4 1 9.1
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 3 orang (27,3%) tidak ada jumlah anak tidak hidup selama kehamilan,
3 orang (27,3%) jumlah anak hidup 1,1 orang (9,1%) jumlahanak hidup 2, 3 orang
(27,3%) jumlah anak hidup 3, dan 1 orang (9,1%) dengan jumlah anak hidup 4.

3.1.2.8 Jumlah Anak Lahir Kurang Bulan di Desa Air Molek II


Tabel 3.1.2.8
Distribusi Jumlah Anak Lahir Kurang Bulan di Desa Air Molek II
JUMLAH LAHIR KURANG BULAN
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK ADA 10 90.9
LAHIR KURANG 1 9.1
BULAN
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 10 orang (90,9%) tidak ada jumlah anak lahir kurang bulan, dan 1
orang (9,1%) jumlah anak lahir kurang bulan.
3.1.2.9 Jarak Kehamilan Dengan Persalinan Terakhir di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.9
Distribusi Jarak Kehamilan Dengan Persalinan Terakhir di Desa Air Molek
II
JARAK KEHAMILAN DENGAN PERSALINAN TERAKHIR
Kategori Frekuensi Persen
0-12 BULAN 4 36.4
LAINNYA 1 9.1
10 1 9.1
24 1 9.1
32 1 9.1
48 2 18.2
72 1 9.1
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 4 orang (36,4%) dengan jarak kehamilan dengan persalinan terakhir 0-
12 bulan, dan 1 orang (9,1%) dengan jarak kehamilan dengan persalinan terakhir
10 bulan,1 orang (9,1%) dengan jarak kehamilan dengan persalinan terakhir 24
bulan,1 orang (9,1%) dengan jarak kehamilan dengan persalinan terakhir 32
bulan,2 orang (18,2%) dengan jarak kehamilan dengan persalinan terakhir 48
bulan,1 orang (9,1%) dengan jarak kehamilan dengan persalinan terakhir 72
bulan, dan 1 orang (9,1%) dengan jarak kehamilan dengan persalinan terakhir
lainnya.
3.1.2.10 Alat Kontrasepsi Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.10
Distribusi Alat Kontrasepsi Ibu Hamil di Desa Air Molek II
ALAT KONTRASEPSI
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK ADA 1 9.1
PIL KB 2 18.2
SUNTIK KB 8 72.7
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 1 orang (9,1%) tidak ada menggunakan alat kontrasepsi, 2 orang
(18,2%) ada menggunakanalat kontrasepsi pil KB, dan 8 orang (72,7%) ada
menggunakan alat kontrasepsi suntik KB.
3.1.2.11 Pendidikan Ibu Hamil di Air Molek II
Tabel 3.1.2.11
Distribusi Pendidikan Ibu Hamil di Desa Air Molek II

PENDIDIKAN RESPONDEN
Kategori Frekuensi Persen
SMP (lulus) 1 9.1
SMA (lulus) 7 63.6
PERGURUAN TINGGI 3 27.3
(lulus)
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 1 orang (9,1%) pendidikan responden smp (lulus), 7 orang (63,6%)
pendidikan responden sma (lulus), dan 3 orang (27,3%)pendidikan responden
perguruan tinggi (lulus).

3.1.2.12 Pekerjaan Ibu Hamil di Air Molek II


Tabel 3.1.2.12
Distribusi Pekerjaan Ibu Hamil di Desa Air Molek II
PEKERJAAN RESPONDEN
Kategori Frekuensi Persen
Pegawai Negeri 1 9.1
Pegawai Swasta 1 9.1
Wiraswasta 1 9.1
Ibu Rumah Tangga 8 72.7
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 1 orang (9,1%) sebagai pegawai negeri, 1 orang (9,1%) sebagai
pegawai swasta, 1 orang (9,1%)sebagai wiraswasta dan 8 orang (72,7%) sebagai
ibu rumah tangga.
3.1.2.13 Berkontribusi Terhadap Pendapatan Ibu Hamil di Air Molek II
Tabel 3.1.2.13
Distribusi Berkontribusi Terhadap Pendapatan Ibu Hamil
di Desa Air Molek II
PEKERJAAN RESPONDEN
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 7 63.6
YA 4 36.4
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 7 orang (63,6%) yang tidak berkontribusi terhadap pendapatan, dan 4
orang (36,4%) yang berkontribusi terhadap pendapatan.
3.1.2.14 Agama Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.14
Distribusi Agama Ibu Hamil di Desa Air Molek II
AGAMA RESPONDEN
Kategori Frekuensi Persen
ISLAM 11 100.0
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 11 orang (100%) yang beragama islam.
3.1.2.15 Suku Ibu Hamil di Desa Air Molek II Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.15
Distribusi Suku Ibu Hamil di Desa Air Molek II
SUKU RESPONDEN
Kategori Frekuensi Persen
Melayu 4 36.4
Minang 4 36.4
Jawa 2 18.2
Batak 1 9.1
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 4 orang (36,4%) dengan suku melayu,4 orang (36,4%) dengan suku
minang,2 orang (18,2%) dengan suku jawa, dan 1 orang (9,1%) dengan suku
batak.
3.1.2.16 Kepemilikan Lahan Sawah di Desa Air Molek II

Tabel 3.1.2.16
Distribusi Kepemilikan Lahan Sawah di Desa Air Molek II
KEPEMILIKAN LAHAN SAWAH
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 11 100.0
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 11 orang (100%) tidak memiliki lahan sawah.
3.1.2.17 Kepemilikan Lahan Kebun di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.17
Distribusi Kepemilikan Lahan Kebun di Desa Air Molek II
KEPEMILIKAN LAHAN KEBUN
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 10 90.9
YA 1 9.1
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 10 orang (90,9%) tidak memiliki lahan kebun, dan 1 orang (9,1%)
memiliki lahan kebun.
3.1.2.18 Kepemilikan Lahan Ternak di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.18
Distribusi Kepemilikan Lahan Ternak di Desa Air Molek II
KEPEMILIKAN LAHAN TERNAK
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 10 90.9
YA 1 9.1
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 10 orang (90,9%) tidak memiliki lahan ternak, dan 1 orang (9,1%)
memiliki lahan ternak.
3.1.2.19 Kebun Yang Dapat Menambah Pendapatan di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.19
Distribusi Kebun Yang Dapat Menambah Pendapatan di Desa Air Molek II
MEMPUNYAI KEBUN YANG DAPAT MENAMBAH PENDAPATAN
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 9 81,8
YA 2 18,2
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 9 orang (81,8%) tidak mempunyai kebun yang dapat menambah
pendapatan, dan 2 orang (18,2%)mempunyai kebun yang dapat menambah
pendapatan.
3.1.2.20 Kepemilikan Tanaman Kelapa Sawit di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.20
Distribusi Kepemilikan Tanaman Kelapa Sawit di Desa Air Molek II
KEPEMILIKAN TANAMAN KELAPA SAWIT
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 10 90.9
YA 1 9.1
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 10 orang (90,9%) tidak memiliki tanaman kelapa sawit, dan 1 orang
(9,1%) memiliki tanaman kelapa sawit.
3.1.2.21 Kepemilikan Tanaman Karet di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.21
Distribusi Kepemilikan Tanaman Karet di Desa Air Molek II
KEPEMILIKAN TANAMAN KARET
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 11 100.0
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 11 orang (100%) tidak memiliki tanaman karet.
3.1.2.22 Kepemilikan Tanaman Kelapa di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.22
Distribusi Kepemilikan Tanaman Kelapa di Desa Air Molek II
KEPEMILIKAN TANAMAN KELAPA
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 11 100.0
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 11 orang (100%) tidak memiliki tanaman kelapa.
3.1.2.23 Kepemilikan Tanaman Kopi di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.23
Distribusi Kepemilikan Tanaman Kopi di Desa Air Molek II
KEPEMILIKAN TANAMAN KOPI
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 11 100.0
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 11 orang (100%) tidak memiliki tanaman kopi.

3.1.2.24 Kepemilikan Tanaman Lainnya di Desa Air Molek II


Tabel 3.1.2.24
Distribusi Kepemilikan Tanaman Lainnya di Desa Air Molek II
KEPEMILIKAN TANAMAN LAINNYA
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 11 100.0
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 11 orang (100%) tidak memiliki tanaman lainnya.
3.1.2.25 Manfaat Pemeriksaan Kehamilan di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.25
Distribusi Manfaat Pemeriksaan Kehamilan di Desa Air Molek II

MANFAAT PEMERIKSAAN KEHAMILAN


Kategori Frekuensi Persen
SALAH 1 9.1
BENAR 10 90.9
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II terdapat 1 orang (9,1) salah menjawab manfaat dari pemeriksaan kehamilan,
dan 10 orang 90,9%) dengan jawaban benar manfaat dari pemeriksaan kehamilan.
3.1.2.26 Imunisasi Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.26
Distribusi Imunisasi Ibu Hamil di Desa Air Molek II
IMUNISASI
Kategori Frekuensi Persen
SALAH 5 45.5
BENAR 6 54.5
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapat imunisasi dengan jawaban salah adalah sebanyak 5 orang (45,5%),
sedangkanimunisasi dengan jawaban benar adalah sebanyak 6 orang (54,5%).

3.1.2.27 Manfaat Imunisasi TT di Desa Air Molek II


Tabel 3.1.2.27
Distribusi Manfaat Imunisasi TT di Desa Air Molek II
MANFAAT IMUNISASI TT
Kategori Frekuensi Persen
SALAH 5 45.5
BENAR 6 54.5
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II II didapat manfaat imunisasi TT dengan jawaban salah adalah sebanyak 5
orang (45,5%), sedangkanmanfaat imunisasi TT dengan jawaban benar adalah
sebanyak 6 orang (54,5%).
3.1.2.28 Manfaat Fe di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.28
Distribusi Manfaat Fe di Desa Air Molek II
MANFAAT FE
Kategori Frekuensi Persen
SALAH 5 45.5
BENAR 6 54.5
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapat manfaat Fe dengan jawaban salah adalah sebanyak 5 orang (45,5%),
sedangkanmanfaat Fe dengan jawaban benar adalah sebanyak 6 orang(54,5%).
3.1.2.29 Bahan Makanan Sumber Protein di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.29
Distribusi Bahan Makanan Sumber Protein di Desa Air Molek II
BAHAN MAKANAN SUMBER PROTEIN
Kategori Frekuensi Persen
SALAH 2 18.2
BENAR 9 81.8
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
IIdidapat bahan makanan sumber protein dengan jawaban salah adalah sebanyak 2
orang (18,2%), sedangkanbahan makanan sumber protein dengan jawaban benar
adalah sebanyak 9 orang (81,8
3.1.2.30 Bahan Makanan Sumber Vitamin A di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.30
Distribusi Bahan Makanan Sumber Vitamin A di Desa Air Molek II
BAHAN MAKANAN SUMBER PROTEIN
Kategori Frekuensi Persen
SALAH 3 27.3
BENAR 8 72.7
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
IIdidapat bahan makanan sumber vitamin A dengan jawaban salah adalah
sebanyak 27,3%, sedangkanbahan makanan sumber vitamin A dengan jawaban
benar adalah sebanyak 72,7%.
3.1.2.31 Manfaat Bahan Makanan Pokok di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.31
Distribusi Manfaat Bahan Makanan Pokok di Desa Air Molek II
MANFAAT BAHAN MAKANAN POKOK
Kategori Frekuensi Persen
SALAH 1 9.1
BENAR 10 90.9
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
IIdidapat manfaat bahan pokok dengan jawaban salah adalah sebanyak 9,1%,
sedangkanmanfaat bahan pokok dengan jawaban benar adalah sebanyak 90,9%.
3.1.2.32 Tanda-Tanda Bayi Lahir di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.32
Distribusi Tanda-Tanda Bayi Lahir di Desa Air Molek II
TANDA-TANDA BAYI LAHIR
Kategori Frekuensi Persen
SALAH 1 9.1
BENAR 10 90.9
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
IIdidapat jawaban salah terhadap tanda-tanda bayi lahir sebanyak 1 orang (9,1%),
dan 10 orang (90,9%) denganjawaban benar terhadap tanda-tanda bayi lahir.
3.1.2.33 Pemeriksaan Setelah Melahirkan di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.33
Distribusi Pemeriksaan Setelah Melahirkan di Desa Air Molek II
PEMERIKSAAN SETELAH MELAHIRKAN
Kategori Frekuensi Persen
SALAH 5 45.5
BENAR 6 54.5
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
IIdidapat5 orang (45,5%) denganjawaban salah terhadap pemeriksaan setelah
melahirkan, dan 6 orang (54,5%) denganjawaban benar terhadap pemeriksaan
setelah melahirkan.
3.1.2.34 Manfaat KB di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.34
Distribusi Manfaat KB di Desa Air Molek II
MANFAAT KB
Kategori Frekuensi Persen
SALAH 1 9.1
BENAR 10 90.9
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
IIdidapat1 orang (9,1%) dengan jawaban salah terhadap manfaat KB, dan 10
orang (90,9%) denganjawaban benar terhadap manfaat KB.
3.1.2.35 Pemeriksaan Kehamilan di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.35
Distribusi Pemeriksaan Kehamilan di Desa Air Molek II
PEMERIKSAAN KEHAMILAN
Kategori Frekuensi Persen
SALAH 1 9.1
BENAR 10 90.9
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
IIdidapat 1 orang (9,1%) tidak melakukan pemeriksaan kehamilan, dan 10 orang
(90,9%) melakukan pemeriksaan kehamilan.

3.1.2.36 Jumlah Pemeriksaan Kehamilan di Desa Air Molek II


Tabel 3.1.2.36
Distribusi Jumlah Pemeriksaan Kehamilan di Desa Air Molek II

JUMLAH PEMERIKSAAN KEHAMILAN


Kategori Frekuensi Persen
1x1 bulan 7 63.6
1x2 bulan 3 27.3
Tidak teratur 1 9.1
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
IIdidapat7 orang (63,6%) melakukan pemeriksaan kehamilan 1x1 bulan, 3 orang
(27,3%) melakukan pemeriksaan kehamilan 1x2 bulan, 1 orang (9,1%) tidak
teraturmelakukan pemeriksaan kehamilan.
3.1.2.37 Tempat Pemeriksaan Kehamilan di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.37
Distribusi Tempat Pemeriksaan Kehamilan di Desa Air Molek II
TEMPAT PEMERIKSAAN KEHAMILAN
Kategori Frekuensi Persen
PUSKESMAS 1 9.1
RUMAH SAKIT 3 27.3
PRAKTIK DOKTER 2 18.2
BIDAN SWASTA 3 27.3
LAINNYA 2 18.2
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
IIdidapat1 orang (9,1%) tempat pemeriksaan kehamilan di puskesmas, 3 orang
(27,3%) tempat pemeriksaankehamilan di rumah sakit, 2 orang (18,2%) tempat
pemeriksaankehamilan di praktik dokter, 3 orang (27,3%)tempat
pemeriksaankehamilan di bidan swasta dan 2 orang (18,2%) tempat pemeriksaan
kehamilan ditempat yang lainnya.

3.1.2.38 Alasan Memilih Tempat Pemeriksaan di Desa Air Molek II


Tabel 3.1.2.38
Distribusi Alasan Memilih Tempat Pemeriksaan di Desa Air Molek II
ALASAN MEMILIH TEMPAT PEMERIKSAAN
Kategori Frekuensi Persen
Jaraknya Dekat 4 36.4
Biayanya Murah 1 9.1
Pelayanannya Bagus 5 45.5
Direkomendasikan Oleh 1 9.1
Banyak Orang
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
IIdidapat4 orang (36,4%) alasan memilih tempat pemeriksaan karena jarak dekat,
1 orang (9,1%)alasan memilih tempat pemeriksaan karena biayanya murah, 5
orang (45,5%)alasan memilih tempat pemeriksaan karena pelayanannya bagus,
dan 1 orang (9,1%)alasan memilih tempat pemeriksaan karena direkomendasikan
oleh banyak orang.
3.1.2.39 Jenis Pemeriksaan Berat Badan di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.39
Distribusi Jenis Pemeriksaan Berat Badan di Desa Air Molek II
JENIS PEMERIKSAAN BERAT BADAN
Kategori Frekuensi Persen
YA 11 100.0
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
IIdidapat 11 orang (100%) melakukan pemeriksaan kehamilan dengan jenis
pemeriksaan berat badan.
3.1.2.40 Jenis Pemeriksaan Lila di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.40
Distribusi Jenis Pemeriksaan Lila di Desa Air Molek II
JENIS PEMERIKSAAN BERAT BADAN
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 5 45.5
YA 6 54.5
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
IIdidapat5 orang (100%) tidak melakukan pemeriksaan kehamilan dengan jenis
pemeriksaan LILA, dan 6 orang (54,5%)melakukan pemeriksaan kehamilan
dengan jenis pemeriksaan LILA.
3.1.2.41 Resiko Kejadian KEK di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.41
Distribusi Resiko Kejadian KEK di Desa Air Molek II
RESIKO KEJADIAN KEK
Kategori Frekuensi Persen
Resiko KEK 2 18.2
Tidak Resiko KEK 9 81.8
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
IIdidapat2 orang (18,2%) merupakan resiko kejadian KEK,dan 9 orang (81,8%)
tidakresiko kejadian KEK.
3.1.2.42 Jenis Pemeriksaan Tekanan Darah di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.42
Distribusi Jenis Pemeriksaan Tekanan Darah di Desa Air Molek II
JENIS PEMERIKSAAN TEKANAN DARAH
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 2 18.2
YA 9 81.8
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
IIdidapat 2 orang (18,2%) tidak melakukan jenis pemeriksaan tekanan darah, dan
9 orang (81,8%) melakukan jenis pemeriksaan tekanan darah.

3.1.2.43 Jenis Pemeriksaan Imunisasi TT di Desa Air Molek II


Tabel 3.1.2.43
Distribusi Jenis Pemeriksaan Imunisasi TT di Desa Air Molek II
JENIS PEMERIKSAAN IMUNISASI TT
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 2 18.2
YA 7 63.6
TIDAK RELEVAN 2 18.2
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
IIdidapat 2 orang (18,2%) tidak melakukan jenis pemeriksaan imunisasi TT, 7
orang (63,6%) melakukan jenis pemeriksaan imunisasi TT, dan 2 orang (18,2%)
tidak relevan melakukan jenis pemeriksaan imunisasi TT.
3.1.2.44 Jenis Pengobatan Ringan di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.44
Distribusi Jenis Pengobatan Ringan di Desa Air Molek II
JENIS PENGOBATAN RINGAN
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 5 45.5
YA 4 36.4
TIDAK RELEVAN 2 18.2
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
IIdidapat 5 orang (45,5%) tidak melakukan jenis pengobatan ringan, 4 orang
(36,4%) melakukan jenis pengobatan ringan, dan 2 orang (18,2%) tidak relevan
melakukan jenis pengobatan ringan.
3.1.2.45 Jenis Pemeriksaan Lainnya di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.45
Distribusi Jenis Pemeriksaan Lainnya di Desa Air Molek II
JENIS PEMERIKSAAN LAINNYA
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 7 63.6
YA 2 18.2
TIDAK RELEVAN 2 18.2
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
IIdidapat7 orang (63,6%) tidak melakukan jenis pengobatan lainnya, 2 orang
(18,2%) melakukan jenis pengobatan lainnya, dan 2 orang (18,2%) tidak relevan
melakukan jenis pengobatan lainnya.
3.1.2.46 Makanan Yang Ibu Hindari di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.46
Distribusi Makanan Yang Ibu Hindari di Desa Air Molek II
MAKANAN YANG IBU HINDARI
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 9 81.8
YA, SEBUTKAN.. 2 18.2
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
IIdidapat9 orang (81,8%) tidak ada makanan yang dihindari, dan 2 orang (18,2%)
ada makanan yang dihindari.
3.1.2.47 Tradisi Keluarga di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.47
Distribusi Tradisi Keluarga di Desa Air Molek II
TRADISI KELUARGA
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 9 81.8
YA 2 18.2
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
IIdidapat 9 orang (81,8%) menghindari makanan tertentu tidak karena tradisi
keluarga, dan 2 orang (18,2%) menghindari makanan tertentu karena tradisi
keluarga.
3.1.2.48 Menyebabkan Keguguran di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.48
Distribusi Menyebabkan Keguguran di Desa Air Molek II
MENYEBABKAN KEGUGURAN
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 9 81.8
YA 2 18.2
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
IIdidapat 9 orang (81,8%) menghindari makanan tertentu tidak karena
menyebabkan keguguran, dan 2 orang (18,2%) menghindari makanan tertentu
karena alasan menyebabkan keguguran.
3.1.2.49 Mengganggu Tumbuh Kembang Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.49
Distribusi Menyebabkan Keguguran di Desa Air Molek II
MENGGANGGU TUMBUH KEMBANG
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 10 90.9
YA 1 9.1
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hami di Desa Air Molek
II didapatkan 10 orang (90,9%) yang tidak mengalami ganggu tumbuh kembang
dan yang mengalami terganggunya tumbuh kembang sebanyak 1 orang (9,1%).
3.1.2.50 Mencuci Tangan Saat Kotor di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.50
Distribusi Mencuci Tangan Saat Kotor di Desa Air Molek II
MENCUCI TANGAN SAAT KOTOR
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 3 27.3
YA 8 72.7
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hami di Desa Air Molek
II didapatkan 8 orang (72,7%) yang mencuci tangan saat kotor dan yang tidak
mencuci tangan saat kotor sebanyak 3 orang (27,3%).
3.1.2.51 Mencuci Tangan Saat Menyuapi Anak di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.51
Distribusi Mencuci Tangan Saat Menyuapi Anak di Desa Air Molek II
MENCUCI TANGAN SAAT MENYUAPI ANAK
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 4 36.4
YA 7 63.6
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hami di Desa Air Molek
II didapatkan 4 orang (36,4%) yang tidak mencuci tangan saat menyuapi anak dan
yang mencuci tangan saat kotor sebanyak 7orang (63,6%).
3.1.2.52 Mencuci Tangan Saat Menyiapkan Makanan di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.52
Distribusi Mencuci Tangan Saat Menyiapkan Makanan di Desa Air Molek II
Mencuci Tangan Saat Menyiapkan Makanan
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 2 18.2
YA 9 81.8
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hami di Desa Air Molek
II didapatkan 9 orang yang mencuci tangan saat menyiapkan makanan (81,8%)
dan yang tidak mencuci tangan saat menyiapkan makanan.
3.1.2.53 Mencuci Tangan Saat Setelah BAB di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.53
Distribusi Mencuci Tangan Saat Setelah BAB di Desa Air Molek II
Mencuci Tangan Saat Setelah BAB
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 4 36.4
YA 7 63.6
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hami di Desa Air Molek
II didapatkan 7 orang (63,6%) yang mencuci tangan saat setelah BAB dan 4
(36,4%) yang tidak mencuci tangan saat setelah BAB.
3.1.2.54 Mencuci Tangan Saat Setelah Menceboki di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.54
Distribusi Mencuci Tangan Saat Setelah BAB di Desa Air Molek II
Mencuci Tangan Saat Setelah BAB
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 4 36.4
YA 7 63.6
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hami di Desa Air Molek
II didapatkan 7 orang (63,6%) yang mencuci tangan setelah menceboki dan 4
orang (36,4%) yang tidak mencuci tangan setelah menceboki.
3.1.2.55 Frekuensi Mandi Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.55
Distribusi Frekuensi Mandi Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Frekuensi Mandi
Kategori Frekuensi Persen
2-3 kali 11 100.0
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hami di Desa Air Molek
II didapatkan 11 orang (100%) yang frekuensi mandinya 2 sampai 3 kali sehari.
3.1.2.56 Frekuensi Menggosok Gigi di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.56
Distribusi Frekuensi Menggosok Gigi Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Frekuensi Menggosok Gigi
Kategori Frekuensi Persen
2-3 kali 11 100.0
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hami di Desa Air Molek
II didapatkan 11 orang (100%) yang frekuensi menggosok gigi 2 sampai 3 kali
sehari.
3.1.2.57 Mengalami Pendarahan di Desa Air Molek II

Tabel 3.1.2.57
Distribusi Mengalami Pendarahan di Desa Air Molek II
Mengalami Pendarahan
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 9 81.8
YA 2 18.2
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hami di Desa Air Molek
II didapatkan 9 orang (81,8%) yang mengalami pendarahan dan 2 orang (18,2%)
yang tidak mengalami pendarahan.

3.1.2.58 Mengalami Hipremesis di Desa Air Molek II


Tabel 3.1.2.58
Distribusi Mengalami Hipremesis di Desa Air Molek II
Mengalami Hipremesis
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 10 90.9
YA 1 9.1
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hami di Desa Air Molek
II didapatkan 10 orang (90,9%) yang tidak mengalami hipremesis dan 1 orang
yang mengalami hipremesis (9,1%).
3.1.2.59 Mengalami Preeklampsia di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.59
Distribusi Mengalami Hipremesis di Desa Air Molek II
Mengalami Hipremesis
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 11 100.0
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hami di Desa Air Molek
II didapatkan 11 orang (100,0%) yang tidak mengalami preeklampsia.

3.1.2.60 Menderita Penyakit 1 Bulan Terakhir di Desa Air Molek II


Tabel 3.1.2.60
Distribusi Menderita Penyakit 1 Bulan Terakhir di Desa Air Molek II
Mengalami Pendarahan
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 10 90.9
YA 1 9.1
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 10 orang (90,9%) yang menderita penyakit 1 bulan terakhir dan 1
orang yang menderita pemyakit 1 bulan terakhir.

3.1.2.61 Menderita Pre Eklampsia di Desa Air Molek II


Tabel 3.1.2.61
Distribusi Menderita Pre Eklampsia di Desa Air Molek II
Menderita Pre Eklampsia
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 8 72.7
YA 3 27.3
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan sebanyak 8 orang (72,7%) yang tidak mengalami pre eklampsia dan
3 orang (27,3%) yang mengalami pre eklampsia.
3.1.2.62 Mengalami Pendarahan di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.62
Distribusi Mengalami Pendarahan di Desa Air Molek II
Mengalami Pendarahan
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 10 90.9
YA 1 9.1
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 10 orang (90,9%) yang tidak mengalami pendarahan dan 1 orang
(9,1%) yang mengalami pendarahan.
3.1.2.63 Mengalami Hipremesis di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.63
Distribusi Mengalami Hipremesis di Desa Air Molek II
Mengalami Hipremesis
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 9 81.8
YA 2 18.2
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 9 orang (81,8%) yang tidak mengalami hipremesis dan 2 orang
(18,2%) yang mengalami hipremesis.

3.1.2.64 Dasar Pemeriksaan Tanda Edema di Desa Air Molek II


Tabel 3.1.2.64
Distribusi Dasar Pemeriksaan Tanda Edema di Desa Air Molek II
Dasar Pemeriksaan Tanda Edema
Kategori Frekuensi Persen
TIDAK 11 100.0
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan tidak ada yang mengalami tanda – tanda edema (100%).
3.1.2.65 Pemeriksaan Kehamilan 6 Bulan Terakhir di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.65
Distribusi Pemeriksaan Kehamilan 6 Bulan Terakhir di Desa Air Molek II
PEMERIKSAAN KEHAMILAN 6 BULAN TERAKHIR
Kategori Frekuensi Persen
>4 kali 1 9.1
<4 kali 1 9.1
tidak relevan 7 63.6
tidak tahu 2 18.2
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan sebanyak 1 orang (9,1%) lebih dan kurang dari 4 kali, tidak relevan
sebanyak 7 orang (63,6%) dan tidak tahu sebanyak 2 orang (18,2%).
3.1.2.66 Alasan Pemeriksaan Kurang Dari 4 Kali di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.66
Distribusi Pemeriksaan Alasan Pemeriksaan Kurang Dari 4 Kali di Desa Air
Molek II
Alasan Pemeriksaan Kurang Dari 4 Kali
Kategori Frekuensi Persen
ibu sibuk bekerja 1 9.1
posyandu terlalu jauh 1 9.1
kehamilan saya tidak 2 18.2
bermasalah
tidak relevan 6 54.5
Lainnya 1 9.1
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan sebanyak 1 orang (9,1%) yang ibu sibuk bekerja dan posyandu
terlalu jauh, kehamilan yang tidak bermasalah sebanyak 2 orang (18,2%) dan
yang tidak relevan sebanyak 6 orang (54,5%).
3.1.2.67 Pendidikan Kesehatan di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.67
Distribusi Pendidikan Kesehatan di Desa Air Molek II
Pendidikan Kesehatan
Kategori Frekuensi Persen
Tidak 6 54.5
Ya 4 36.4
tidak relevan 1 9.1
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 6 orang (54,5%) yang tidak menerima pendidikan kesehatan dan 4
orang (36,4%) yang menerima pendidikan kesehatan serta 1 orang (9,1%) yang
tidak relevan.
3.1.2.68 Jenis Pelayanan Penimbangan Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.68
Distribusi Jenis Pelayanan Penimbangan Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Jenis Pelayanan Penimbangan
Kategori Frekuensi Persen
Tidak 5 45.5
Ya 6 54.5
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 5 orang (45,5%) yang tidak mendapatkan pelayanan penimbangan
dan 6 orang (54,5%) yang menerima pelayanan penimbangan.
3.1.2.69 Jenis Pelayanan Imunisasi TT di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.69
Distribusi Jenis Pelayanan Imunisasi TT di Desa A ir Molek II
Jenis Pelayanan Imunisasi TT
Kategori Frekuensi Persen
Tidak 6 54.5
Ya 4 36.4
TIDAK RELEVAN 1 9.1
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 6 orang (54,5%) mendapat pelayanan imunisasi TT, 4 orang
(36,4%) yang mendapat pelayanan imunisasi TT, dan 1 orang (9,1%) yang tidak
relevan.
3.1.2.70 Jenis Pelayanan Tablet Fe di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.70
Distribusi Jenis Pelayanan Tablet Fe di Desa Air Molek II
Jenis Pelayanan Imunisasi TT
Kategori Frekuensi Persen
Tidak 5 45.5
Ya 5 45.5
TIDAK RELEVAN 1 9.1
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 5 orang (45,5%) yang mendapat dan tidak mendapat pelayanan
tablet Fe serta 1 orang (9,1%) yang tidak relevan.
3.1.2.71 Jenis Pelayanan Pemberian Makanan Tambahan di Desa Air Molek
II
Tabel 3.1.2.71
Distribusi Jenis Pelayanan Pemberian Makanan Tambahan di Desa Air
Molek II
Jenis Pelayanan Pemberian Makanan Tambahan
Kategori Frekuensi Persen
Tidak 7 63.6
Ya 4 36.4
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 7 orang (63,6%) yang tidak mendapat pelayanan PMT dan 4 orang
(36,4%) yang mendapat pelayanan PMT.
3.1.2.72 Jenis Pelayanan Pengobatan Ringan di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.72
Distribusi Jenis Pelayanan Pengobatan Ringan di Desa Air Molek II
Jenis Pelayanan Pengobatan Ringan
Kategori Frekuensi Persen
Tidak 8 72.7
Ya 2 18.2
Tidak relevan 1 9.1
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 8 orang (72,7%) yang tidak mendapatkan pengobatan ringan dan 2
orang (18,2%) yang mendapat pelayanan pengobatan ringan serta 1 orang (9,1%)
yang tidak relevan.
3.1.2.73 Mempunyai Buku KIA di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.73
Distribusi Mempunyai Buku KIA di Desa Air Molek II
Mempunyai Buku KIA
Kategori Frekuensi Persen
YA (ibu bisa menunjukkan 3 27.3
buku KIA-nya)
Tidak/tidak dapat 7 63.6
menunjukkan buku KIA-
nya
tidak ada jawaban 1 9.1
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 7 orang (27,3%) yang memiliki buku KIA dan 7 orang (63,6%)
yang tidak/tidak dapat menunjukkan buku KIAnya, serta 1 orang (9,1%) yang
tidak tahu.
3.1.2.74 Pemegang Buku KIA di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.74
Distribusi Mempunyai Buku KIA di Desa Air Molek II
Mempunyai Buku KIA
Kategori Frekuensi Persen
Tidak ada 1 9.1
disimpan oleh kader 1 9.1
disimpan oleh anggota 1 9.1
keluarga yang lain
tidak relevan 6 54.5
lain-lain, sebutkan.. 2 18.2
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 1 orang (9,1%) yang buku KIAnya disimpan oleh kader, anggota
keluarga yang lain dan yang tidak memegang buku KIAnya. Selain itu sebanyak
6% (54,4%) yang tidak relevan.
3.1.2.75 Sudah Mendapatkan Imunisasi TT di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.75
Distribusi Sudah Mendapatkan Imunisasi TT di Desa Air Molek II
Sudah Mendapatkan Imunisasi TT
Kategori Frekuensi Persen
Tidak 4 36.4
Ya 7 63.6
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 4 orang (36,4%) yang tidak mendapatkan imunisasi TT dan 7 orang
(63,6%) yang mendapatkan imunisasi TT.
3.1.2.76 Berapa Kali Imunisasi Mendapat Imunisasi TT di Desa Air Molek
II
Tabel 3.1.2.76
Distribusi Berapa Kali Imunisasi Mendapat Imunisasi TT di Desa Air Molek
II
Sudah Berapa Kali Imunisasi Mendapat Imunisasi TT
Kategori Frekuensi Persen
1x 4 36.4
2x 2 18.2
tidak relevan 4 36.4
lainnya, sebutkan.. 1 9.1
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 4 orang (36,4%) yang mendapatkan imunisasi TT sebanyak 1 kali, 2
orang (18,2%) yang mendapatkan imunisasi TT sebanyak 2 kali, dan sebanyak 4
orang (36,4%) yang tidak relevan.
3.1.2.77 Tempat BAB Responden di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.77
Distribusi Tempat BAB Responden di Desa Air Molek II
Tempat BAB
Kategori Frekuensi Persen
WC SENDIRI 11 100.0
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 11 orang yang memiliki tempat Bab (100%).
3.1.2.78 Tekanan Darah Sebelum Hamil di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.78
Distribusi Tekanan Darah Sebelum Hamil di Desa Air Molek II
Tekanan Darah Sebelum Hamil
Kategori Frekuensi Persen
RENDAH 5 45.5
NORMAL 1 9.1
HIPERTENSI 1 9.1
TIDAK TAHU 4 36.4
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 5 orang (45,5%) yang memiliki tekanan darah rendah (hipotensi), 1
orang (9,1%) yang memiliki tekanan darah normal dan hipertensi serta 4 orang
(36,4%) yang tidak tahu mengenai tekanan darahnya saat sebelum hamil.
3.1.2.79 Tekanan Darah Selama Hamil di Desa Air Molek I
Tabel 3.1.2.79
Distribusi Tekanan Darah Selama Hamil di Desa Air Molek II
Tekanan Darah Selama Hamil
Kategori Frekuensi Persen
RENDAH 5 45.5
NORMAL 1 9.1
TIDAK TAHU 5 45.5
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 5 orang (45,5%) yang memiliki tekanan darah rendah (hipotensi), 1
orang (9,1%) yang normal dan 5 orang lainnya (45,5%) tidak tahu mengenai
tekanan darahnya selama hamil.
3.1.2.80 Sumber Air Bersih di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.80
Distribusi Sumber Air Bersih di Desa Air Molek II
SUMBER AIR BERSIH
Kategori Frekuensi Persen
AIR PDAM 4 36.4
sungai 1 9.1
sumur terbuka 3 27.3
sumur tertutup 3 27.3
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 4 orang (36,4%) yang menggunakan Air PDAM, 1 orang (9,1%)
yang menggunakan air sungai, 3 orang (27,3%) yang memiliki sumur terbuka dan
sumber tertutup.
3.1.2.81 Sumber Air Minum di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.81
Distribusi Sumber Air Minum di Desa Air Molek II
SUMBER AIR MINUM
Kategori Frekuensi Persen
sumur terbuka 2 18.2
sumur tertutup 4 36.4
air isi ulang 5 45.5
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 2 orang (18,2%) yang menggunakan sumur terbuka, 4 orang
(36,4%) yang menggunakan sumur tertutup, 5 orang (45,5%) yang menggunakan
air isi ulang sebagai sumber air minum.
3.1.2.82 Ventilasi di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.82
Distribusi Ventilasi di Desa Air Molek II
Ventilasi
Kategori Frekuensi Persen
cukup 11 100.0
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan seluruh responden (100%) yang memiliki ventilasi pada rumahnya.
3.1.2.83 Pencahayaan di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.83
Distribusi Pencahayaan di Desa Air Molek II
Pencahayaan
Kategori Frekuensi Persen
tidak cukup 1 9.1
cukup 10 90.9
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan yang tidak cukup pecahayaannya sebanyak 1 orang (9,1%) dan yang
cukup pecahayaannya sebanyak 10 orang (90,9%).
3.1.2.84 Lantai di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.84
Distribusi Lantai di Desa Air Molek II
Lantai
Kategori Frekuensi Persen
permanen (semen, lantai 11 100.0
keramik, kayu)
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan seluruh responden (100%) yang memiki lantai dalam bentuk
permanen.
3.1.2.85 Dinding di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.85
Distribusi Dinding di Desa Air Molek II
Lantai
Kategori Frekuensi Persen
permanen (batu bata) 8 72.7
semi permanen (setengah 1 9.1
batu bata, setengah kayu)
non permanen (kayu) 2 18.2
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 8 orang (72,7%) yang memiliki dinding dalam bentuk permanen, 1
orang (9,1%) yang memiliki dinding dalam bentuk semi permanen, dan 2 orang
(18,2%) yang memiliki dinding dalam bentuk non permanen.
3.1.2.86 Atap di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.86
Distribusi Atap di Desa Air Molek II
Lantai
Kategori Frekuensi Persen
permanen (genteng, kayu, 11 100.0
atap logam)
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan seluruh responden yang memiliki atap dalam bentuk permanen.
3.1.2.87 Fasilitas Wc di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.87
Distribusi Wc di Desa Air Molek II
Lantai
Kategori Frekuensi Persen
WC dengan septic tank 11 100.0
Total 11 100.0

Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan seluruh responden (100%) yang memiliki WC dengan septi tank.
3.1.2.88 Fasilitas SPAL di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.88
Distribusi SPAL di Desa Air Molek II
Lantai
Kategori Frekuensi Persen
ADA 11 100.0
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan seluruh responden (100%) yang memiliki SPAL.
3.1.2.89 Jarak Septi Tank Responden di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.89
Distribusi Jarak Septi Tank di Desa Air Molek II
Jarak Septi Tank
Kategori Frekuensi Persen
Tidak tahu 1 9.1
<10 m 5 45.5
>10 m 3 27.3
tidak relevan (tidak ada 2 18.2
septic tank)
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 1 orang (9,1%) yang tidak tahu jarak septi tank, 5 orang (45,5%)
yang memiliki < 10 m jarak septi tank, 3 orang (27,3%) yang memiliki > 10 m
jarak septi tank, dan 2 orang (18,2%) yang tidak memiliki septi tank.

3.1.2.90 Sosial Ekonomi Berdasarkan Pangan Dan Non Pangan di Desa Air
Molek II
Tabel 3.1.2.90
Distribusi Sosial Ekonomi Berdasarkan Pangan Dan Non Pangan di Desa Air
Molek II
Sosial Ekonomi Berdasarkan Pangan Dan Non Pangan
Kategori Frekuensi Persen
MENENGAH KE BAWAH 6 54.5
MENENGAH KE ATAS 5 45.5
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 6 orang (54,5%) yang memiliki sosial ekonomi menengah kebawah
dan 5 orang (45,5%) yang memiliki sosial ekonomi menengah keatas.
3.1.2.91 Asupan Energi Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.91
Distribusi Asupan Energi Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Asupan Energi
Kategori Frekuensi Persen
KURANG 8 72.7
CUKUP 3 27.3
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 8 orang (72,7%) yang memiliki asupan energi kurang dan 3 orang
(27,3%) yang memiliki asupan cukup.
3.1.2.92 Asupan Protein Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.92
Distribusi Asupan Protein Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Asupan Protein
Kategori Frekuensi Persen
KURANG 8 72.7
CUKUP 1 9.1
LEBIH 2 18.2
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 8 orang (72,7%) yang memiliki asupan protein kurang, 1 orang
(9,1%) yang cukup dan 2 orang lainnya (18,2%) yang memiliki asupan protein
lebih.
3.1.2.93 Asupan Lemak Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.93
Distribusi Asupan Lemak Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Asupan Lemak
Kategori Frekuensi Persen
KURANG 8 72.7
CUKUP 1 9.1
LEBIH 2 18.2
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 8 orang (72,7%) yang memiliki asupan lemak kurang, 1 orang
(9,1%) yang memiliki asupan lemak cukup dan 2 orang lainnya (18,2%) yang
memiliki asupan lemak lebih.
3.1.2.94 Asupan Karbohidrat Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.94
Distribusi Asupan Karbohidrat Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Asupan Karbohidrat
Kategori Frekuensi Persen
KURANG 10 90.9
CUKUP 1 9.1
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 10 orang (90,9%) yang memiliki asupan karbohidrat kurang dan 1
orang (9,1%) yang memiliki asupan cukup.
3.1.2.95 Asupan Kalsium Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.95
Distribusi Asupan Kalsium Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Asupan Kalsium
Kategori Frekuensi Persen
KURANG 9 81.8
LEBIH 2 18.2
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 9 orang (81,8%) yang memiliki asupan kalsium dan 2 orang lainnya
(18,2%) yang memiliki asupan lebih.
3.1.2.96 Asupan Fosfor Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.96
Distribusi Asupan Fosfor Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Asupan Fosfor
Kategori Frekuensi Persen
KURANG 4 36.4
CUKUP 3 27.3
LEBIH 4 36.4
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 4 orang (36,4%) yang memiliki asupan fosfor kurang dan lebih dan
3 orang (27,3%) yang memiliki asupan fosfor cukup.
3.1.2.97 Asupan Zat Besi Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.97
Distribusi Asupan Zat Besi Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Asupan Zat Besi
Kategori Frekuensi Persen
KURANG 10 90.9
LEBIH 1 9.1
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 10 orang (90,9%) yang memiliki asupan zat besi kurang dan 1 orang
(9,1%) yang memiki asupan zat besi lebih.
3.1.2.98 Asupan Vitamin A Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.98
Distribusi Asupan Vitamin A Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Asupan Vitamin A
Kategori Frekuensi Persen
KURANG 6 54.5
CUKUP 2 18.2
LEBIH 3 27.3
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 6 orang (54,5%) yang memiliki asupan vitamin A yang kurang, 2
orang (18,2%) yang memiliki asupan cukup dan 3 orang (27,3%) yang memiliki
asupan vitamin A yang lebih.
3.1.2.99 Asupan Vitamin B1 Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.99
Distribusi Asupan Vitamin B1 Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Asupan Vitamin B1
Kategori Frekuensi Persen
KURANG 9 81.8
CUKUP 1 9.1
LEBIH 1 9.1
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 9 orang (81,8%) dan 1 orang (9,1%) yang memiliki asupan vitamin
B1 cukup dan lebih.
3.1.2.100 Asupan Vitamin C Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.100
Distribusi Asupan Vitamin C Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Asupan Vitamin C
Kategori Frekuensi Persen
KURANG 8 72.7
LEBIH 3 27.3
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 8 orang (72,7%) yang kurang asupan vitamin C dan 3 orang (27,3%)
yang memiliki asupan vitamin C.
3.1.2.101 Asupan Zinc (Seng) Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Tabel 3.1.2.101
Distribusi Asupan Zinc (Seng) Ibu Hamil di Desa Air Molek II
Asupan Zinc (Seng)
Kategori Frekuensi Persen
KURANG 10 90.9
CUKUP 1 9.1
Total 11 100.0
Dari hasil pengumpulan data sebanyak 11 responden ibu hamil di Desa Air Molek
II didapatkan 10 orang (90,9%) yang memiliki asupan zinc yang kurang dan 1
orang (9,1%) yang memiliki asupan cukup.
3.1.3. Analisa Univariat pada Lansia di Desa Air Molek II (Rizka Dewi Setyawati)
3.2. Analisa Bivariat
3.2.1. Analisa Bivariat pada Balita di Desa Air Molek II (Mutiara Yuraida)
3.2.2. Analisa Bivariat pada Ibu Hamil di Desa Air Molek II (Merliana Sundari)

3.2.2.1 Resiko kejadian KEK dengan asupan energi pada ibu hamil

Tabel 3.2.2.1Hubungan resiko kejadian KEK dengan asupan energi


pada ibu hamil

RESIKO KEJADIAN KEK

ASUPAN TIDAK
ENERGI RESIKO KEK Total
RESIKO KEK

N 2 6 8
KURANG
% 25.0% 75.0% 100.0%

N 0 3 3
CUKUP
% .0% 100.0% 100.0%

N 2 9 11
Total
% 18.2% 81.8% 100.0%
Dari 11 ibu hamil, sebanyak 2 bumil (25%) mengalami resiko KEK
dengan asupan energy kurang dan 6 bumil (75%) tidak beresiko KEK dengan
asupan energy kurang. Sedangkan tidak ada bumil (0%) yang mengalami resiko
KEK dengan asupan energy cukup dan 3 bumil (100%) tidak beresiko KEK
dengan asupan energy cukup. Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan
bahwa tidak ada hubungan antara resiko kejadian KEK dengan asupan energy
pada ibu hamil (p=0,338 > 0,05)

3.2.2.2 Resiko kejadian KEK dengan asupan protein pada ibu hamil

Tabel 3.2.2.2 hubungan resiko kejadian KEK dengan asupan protein


pada ibu hamil

RESIKO KEJADIAN KEK

ASUPAN TIDAK
PROTEIN
RESIKO KEK RESIKO KEK Total

KURANG N 2 6 8

% 25.0% 75.0% 100.0%

CUKUP N 0 1 1

% .0% 100.0% 100.0%

LEBIH N 0 2 2

% .0% 100.0% 100.0%

Total 2 9 11

18.2% 81.8% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, sebanyak 2 bumil (25%) mengalami resiko KEK dengan
asupan protein kurang dan 6 bumil (75%) tidak beresiko KEK dengan asupan
protein kurang. Sedangkan tidak ada bumil (0%) yang mengalami resiko KEK
dengan asupan protein cukup dan 1 bumil (100%) tidak beresiko KEK dengan
asupan protein cukup. Dan tidak ada bumil (0%) yang mengalami resiko KEK
dengan asupan protein lebih dan 2 bumil (100%) tidak beresiko KEK dengan
asupan protein lebih. Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak
ada hubungan antara resiko kejadia KEK dengan asupan protein pada ibu hamil
(p=0,632 > 0,05).

3.2.2.2.3 resiko kejadian KEK dengan asupan energi pada ibu hamil

Tabel 3.2.2.3 Hubungan resiko kejadian KEK dengan asupan


lemak pada ibu hamil

RESIKO KEJADIAN KEK

ASUPAN TIDAK
LEMAK
RESIKO KEK RESIKO KEK Total

KURANG N 1 7 8

% 12.5% 87.5% 100.0%

CUKUP N 1 0 1

% 100.0% .0% 100.0%

LEBIH N 0 2 2

% .0% 100.0% 100.0%

Total 2 9 11

18.2% 81.8% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, sebanyak 1 bumil (12,5%) mengalami resiko KEK dengan
asupan lemak kurang dan 7 bumil (87,5%) tidak beresiko KEK dengan asupan
lemak kurang. Sedangkan 1 bumil (100%) yang mengalami resiko KEK dengan
asupan lemak cukup dan tidak ada bumil bumil (0%) tidak beresiko KEK dengan
asupan lemak cukup. Dan tidak ada bumil (0%) yang mengalami resiko KEK
dengan asupan lemak lebih dan 2 bumil (100%) tidak beresiko KEK dengan
asupan lemak lebih. Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak
ada hubungan antara resiko kejadian KEK dengan asupan lemak pada ibu hamil
(p=0,07 > 0,05).

3.2.2.4 Resiko kejadian KEK dengan asupan karbohidrat pada ibu hamil

Tabel 3.2.2.4 Hubungan resiko kejadian KEK dengan asupan


karbohidrat pada ibu hamil

RESIKO KEJADIAN KEK

ASUPAN TIDAK TOTAL


KARBOHIDRAT RESIKO KEK RESIKO KEK

KURANG N 2 8 10

% 20.0% 80.0% 100.0%

CUKUP N 0 1 1

% .0% 100.0% 100.0%

Total N 2 9 11

% 18.2% 81.8% 100.0%

Dari 11 ibu hami, sebanyak 2 bumil (20%) mengalami resiko KEK dengan asupan
karbohidrat kurang dan 8 bumil (80%) tidak beresiko KEK dengan asupan
karbohidrat kurang.sedangkan tidak ada bumil (0%) mengalami resiko KEK
dengan asupan karbohidrat cukup dan 1 bumil (100%) tidak beresiko KEK
dengan asupan karbohidrat cukup. Berdasarkan uji hi-square membuktikan bahwa
tidak ada hubungan antara resiko kejadian KEK dengan asupan karbohidrat pada
ibu hamil (p=0,621 > 0,05).
3.2.2.5 Resiko kejadian KEK dengan asupan kalsium pada ibu hamil

Tabel 3.2.2.5 Hubungan resiko kejadian KEK dengan asupan kalsium


pada ibu hamil

RESIKO KEJADIAN KEK

ASUPAN TIDAK
KALSIUM RESIKO KEK RESIKO KEK Total

KURANG N 2 7 9

% 22.2% 77.8% 100.0%

LEBIH N 0 2 2

% .0% 100.0% 100.0%

Total N 2 9 11

% 18.2% 81.8% 100.0%

Dari 11 bumil, sebanyak 2 bumil (22,2%) mengalami resiko KEK dengan


asupan kalsium kurang dan 7 bumil (77,8%) tidak beresiko mengalami KEK
dengan asupan kalsium kurang. Sedangkan tidak ada bumil (0%) mengalami
resiko KEK dengan asupan kalsium lebih dan 2 bumil (100%) tidak mengalami
resiko KEK dengan asupan kalsium lebih. Berdasarkan hasil uji chi-square
membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara resiko kejadian KEK dengan
asupan kalsium pada ibu hamil (p=0,461 > 0,05).
3.2.2.6 Resiko kejadian KEK dengan asupan fosfor pada ibu hamil

Tabel 3.2.2.6 Hubungan resiko kejadian KEK dengan asupan fosfor pada ibu
hamil

RESIKO KEJADIAN KEK

ASUPAN TIDAK
FOSFOR RESIKO KEK RESIKO KEK Total

KURANG N 0 4 4

% .0% 100.0% 100.0%

CUKUP N 2 1 3

% 66.7% 33.3% 100.0%

LEBIH N 0 4 4

% .0% 100.0% 100.0%

Total N 2 9 11

% 18.2% 81.8% 100.0%

Dari 11 bumil, tidak ada balita (0%) mengalami resiko KEK dengan asupan
fosfor kurang dan 4 bumil (100%) tidak mengalami resiko dengan asupan fosfor
kurang. Dan 2 bumil (66,7%) mengalami resiko KEK dengan asupan fosfor cukup
dan 1 bumil (33,3%) tidak mengalami resiko KEK dengan asupan fosfor cukup.
Dan tidak ada bumil mengalami resiko KEK dengan asupn fosfor lebih dan 4
bumil (100%) tidak mengalami resiko KEK dengan asupan fosfor lebih.
Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa adanya hubungan antara
resiko kejadian KEK dengan asupan fosfor pada ibu hamil (p=0,038 < 0,05).
3.2.2. 7Resiko kejadian KEK dengan asupan zat besi pada ibu hamil

Tabel 3.2.2.7 Hubungan resiko kejadian KEK dengan asupan zat besi
pada ibu hamil

RESIKO KEJADIAN KEK

ASUPAN TIDAK
ZAT BESI RESIKO KEK RESIKO KEK Total

KURANG N 2 8 10

% 20.0% 80.0% 100.0%

LEBIH N 0 1 1

% .0% 100.0% 100.0%

Total N 2 9 11

% 18.2% 81.8% 100.0%

Dari 11 bumil, sebanyak 2 bumil (20%) mengalami resiko KEK dengan


asupan zat besi kurang dan 8 bumil (80%) tidak beresiko KEK dengan asupan zat
besi kurang. Sedangkan tidak ada bumil (0%) beresiko KEK dengan asupan zat
besi lebih dan 1 bumil (100%) tidak beresiko KEK dan asupan zat besi lebih.
Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara
resiko kejadian KEK dengan asupan zat besi pada ibu hamil (p=0,621 > 0,05).
3.2.2.8 Resiko kejadian KEK dengan asupan vitamin A pada ibu hamil
3.2.2. 8 Resiko kejadian KEK dengan asupan vitamin A pada ibu hamil

Tabel 3.2.2.8 Hubungan resiko kejadian KEK dengan asupan vitamin


A pada ibu hamil

RESIKO KEJADIAN KEK

ASUPAN TIDAK
VITAMIN A RESIKO KEK RESIKO KEK Total

KURANG N 1 5 6

% 16.7% 83.3% 100.0%

CUKUP N 1 1 2

% 50.0% 50.0% 100.0%

LEBIH N 0 3 3

% .0% 100.0% 100.0%

Total N 2 9 11

% 18.2% 81.8% 100.0%

Dari 11 bumil, sebanyak 1 bumil (16,7%) mengalami resiko KEK dengan


asupan vitamin A kurang dan 5 bumil (83,3%) tidak beresiko KEK dengan asupan
vitamin A kurang. Sedangkan 1 bumil (50%) mengalami resiko KEK dengan
asupan vitamin A cukup dan 1 bumil (50%) tidak beresiko KEK dan asupan
vitamin A cukup. Dan tidak ada bumil (0%) mengalami resiko KEK dengan
asupan vitamin A lebih dan 3 bumil (100%) tidak beresiko KEK dengan asupan
vitamin A lebih. Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak ada
hubungan antara resiko kejadian KEK dengan asupan vitamin A pada ibu hamil
(p=0,361 > 0,05).
3.2.2.9 Resiko kejadian KEK dengan asupan vitamin B1 pada ibu hamil

Tabel 3.2.2.9 Hubungan resiko kejadian KEK dengan asupan vitamin


B1 pada ibu hamil

RESIKO KEJADIAN KEK

ASUPAN Total
VITAMIN TIDAK
B1 RESIKO KEK RESIKO KEK

KURANG N 2 7 9

% 22.2% 77.8% 100.0%

CUKUP N 0 1 1

% .0% 100.0% 100.0%

LEBIH N 0 1 1

% .0% 100.0% 100.0%

Total N 2 9 11

% 18.2% 81.8% 100.0%

Dari 11 bumil, sebanyak 2 bumil (22,2%) mengalami resiko KEK dengan


asupan vitamin B1 kurang dan 7 bumil (77,8%) tidak beresiko KEK dengan
asupan vitamin B1 kurang. Sedangkan tidak ada bumil (0%) mengalami resiko
KEK dengan asupan vitamin B1 cukup dan 1 bumil (100%) tidak beresiko KEK
dengan asupan vitamin B1 cukup. Dan tidak ada bumil (0%) mengalami resiko
KEK dengan asupan vitamin B1 lebih dan 1 bumil (100%) tidak beresiko KEK
dengan asupan vitamin B1 lebih. Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan
bahwa tidak ada hubungan antara resiko kejadian KEK dengan asupan vitamin B1
pada ibu hamil (p=0,762 > 0,05).
3.2.2.10 Resiko kejadian KEK dengan asupan vitamin C pada ibu hamil

Tabel 3.2.2.10 Hubungan resiko kejadian KEK dengan asupan vitamin


C pada ibu hamil

RESIKO KEJADIAN KEK

ASUPAN TIDAK
VITAMIN C RESIKO KEK RESIKO KEK Total

KURANG N 2 6 8

% 25.0% 75.0% 100.0%

LEBIH N 0 3 3

% .0% 100.0% 100.0%

Total N 2 9 11

% 18.2% 81.8% 100.0%

Dari 11 bumil, sebanyak 2 bumil (25%) mengalami resiko KEK dengan


asupan vitamin C kurang dan 6 bumil (75%) tidak beresiko KEK dengan asupan
vitamin c kurang. Sedangkan tidak ada bumil (0%) beresiko KEK dengan asupan
vitamin C lebih dan 3 bumil (100%) tidak beresiko KEK dan asupan vitamin C
lebih. Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak ada hubungan
antara resiko kejadian KEK dengan asupan vitamin C pada ibu hamil (p=0,338 >
0,05).
3.2.2.11 Resiko kejadian KEK dengan asupan zinc (seng) pada ibu hamil

Tabel 3.2.2.11 Hubungan resiko kejadian KEK dengan asupan zinc


(seng) pada ibu hamil

RESIKO KEJADIAN KEK

ASUPAN ZINC TIDAK


(SENG) RESIKO KEK RESIKO KEK

KURANG N 2 8

% 20.0% 80.0%

CUKUP N 0 1

% .0% 100.0%

Total N 2 9

% 18.2% 81.8%

Dari 11 ibu hami, sebanyak 2 bumil (20%) mengalami resiko KEK dengan
asupan ZINC (SENG) kurang dan 8 bumil (80%) tidak beresiko KEK dengan
asupan zinc (seng) kurang.sedangkan tidak ada bumil (0%) mengalami resiko
KEK dengan asupan zinc (seng) cukup dan 1 bumil (100%) tidak beresiko KEK
dengan asupan zinc (seng) cukup. Berdasarkan uji hi-square membuktikan bahwa
tidak ada hubungan antara resiko kejadian KEK dengan asupan zinc (seng) pada
ibu hamil (p=0,621 > 0,05).
3.2.2.12 pengeluaran pangan perkapita dengan asupan energy pada ibu
hamil
Tabel 3.2.2.12 Hubungan pengeluaran pangan perkapita dengan
asupan energy pada ibu hamil

ASUPAN ENERGI

PENGELUARAN
PANGAN
PERKAPITA KURANG CUKUP

MENENGAH N 1 0
KE BAWAH
% 100.0% .0%

MENENGAH N 7 3
KE ATAS
% 70.0% 30.0%

Total N 8 3

% 72.7% 27.3%

Dari 11 ibu hamil, sebanyak 1 bumil (100%) tergolong menengah kebawah


dengan asupan energy kurang dan tidak ada bumil (0%) tergolong menengah
kebawah dengan asupan energy cukup. Sedangkan 7 bumil (70%) tergolong
menengah keatas dengan asupan energy cukup dan 3 bumil (30%) tergolong
menengah keatas dengan asupan energy cukup. . Berdasarkan hasil uji chi-square
membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara pengeluaran pangan perkapita
dengan asupan energy (p= 0,521 > 0,05)
3.2.2.13 Pengeluaran pangan perkapita dengan asupan protein pada ibu
hamil

Tabel 3.2.2.13 Hubungan pengeluaran pangan perkapita dengan


asupan protein pada ibu hamil

ASUPAN PROTEIN

PENGELUARAN
PANGAN KURANG CUKUP LEBIH TOTAL
PERKAPITA

MENENGAH N 1 0 0 1
KE BAWAH
% 100.0% .0% .0% 100.0%

MENENGAH N 7 1 2 10
KE ATAS
% 70.0% 10.0% 20.0% 100.0%

Total N 8 1 2 11

% 72.7% 9.1% 18.2% 100.0%

Dari 11ibuhamil, sebanyak 1 bumil (100%) tergolong menengah kebawah


dengan asupan protein kurang dan tidak ada bumil (0%) tergolong menengah
kebawah dengan asupan protein cukup dan asupan protein lebih. Sedangkan 7
bumil (70%) tergolong menengah keatas dengan asupan protein kurang, 1 bumil
(10%) tergolong menengah ke atas dengan asupan protein cukup dan 2 bumil
(20%) tergolong menengah keatas dengan asupan protein cukup. Berdasarkan
hasil uji chi-square membukyikan bakwa tidak ada hubungan antara pengeluaran
pangan perkapita dengan asupan protein (p= 0,814 > 0,05)
3.2.2.14 Pengeluaran pangan perkapita dengan asupan lemak pada ibu hamil

Tabel 3.2.2.14 Hubungan pengeluaran pangan perkapita dengan


asupan lemak pada ibu hamil

PENGELUARAN
PANGAN ASUPAN LEMAK
PERKAPITA

KURANG CUKUP LEBIH TOTAL

MENENGAH N 1 0 0 1
KE BAWAH
% 100.0% .0% .0% 100.0%

MENENGAH N 7 1 2 10
KE ATAS
% 70.0% 10.0% 20.0% 100.0%

Total N 8 1 2 11

% 72.7% 9.1% 18.2% 100.0%

Dari 11ibuhamil, sebanyak 1 bumil (100%) tergolong menengah kebawah


dengan asupan lemak kurang dan tidak ada bumil (0%) tergolong menengah
kebawah dengan asupan lemak cukup dan asupan lemak lebih. Sedangkan 7 bumil
(70%) tergolong menengah keatas dengan asupan lemak kurang, 1 bumil (10%)
tergolong menengah ke atas dengan asupan lemak cukup dan 2 bumil (20%)
tergolong menengah keatas dengan asupan lemak lebih. Berdasarkan hasil uji chi-
square membukyikan bakwa tidak ada hubungan antara pengeluaran pangan
perkapita dengan asupan lemak (p= 0,814 > 0,05).
3.2.2.15 Pengeluaran pangan perkapita dengan asupan karbohidrat pada
ibu hamil

Tabel 3.2.2.15 Hubungan pengeluaran pangan perkapita dengan


asupan karbohidrat pada ibu hamil

PENGELUARAN
PANGAN
PERKAPITA ASUPAN KARBOHIDRAT

KURANG CUKUP TOTAL

MENENGAH N 1 0 1
KE BAWAH
% 100.0% .0% 100.0%

MENENGAH N 9 1 10
KE ATAS
% 90.0% 10.0% 100.0%

Total N 10 1 11

% 90.9% 9.1% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, sebanyak 1 bumil (100%) tergolong menengah


kebawah dengan asupan karbohidrat kurang dan tidak ada bumil (0%) tergolong
menengah kebawah dengan asupan karbohidrat cukup. Sedangkan 9 bumil (90%)
tergolong menengah keatas dengan asupan karbohidrat cukup dan 1 bumil (10%)
tergolong menengah keatas dengan asupan karbohidrat cukup. . Berdasarkan hasil
uji chi-square membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara pengeluaran
pangan perkapita dengan asupan karbohidrat (p= 0,740 > 0,05).
3.2.2.16 Pengeluaran pangan perkapita dengan asupan kalsium pada ibu
hamil

Tabel 3.2.2.16 Hubungan pengeluaran pangan perkapita dengan


asupan kalsium pada ibu hamil

ASUPAN KALSIUM

PENGELUARAN
PANGAN KURANG LEBIH TOTAL
PERKAPITA

MENENGAH N 1 0 1
KE BAWAH
% 100.0% .0% 100.0%

MENENGAH NNNNNNN
8 2 10
KE ATAS
% 80.0% 20.0% 100.0%

Total N 9 2 11

% 81.8% 18.2% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, sebanyak 1 bumil (100%) tergolong menengah


kebawah dengan asupan kalsium kurang dan tidak ada bumil (0%) tergolong
menengah kebawah dengan asupan kalsium lebih. Sedangkan 8 bumil (80%)
tergolong menengah keatas dengan asupan kalsium lebih dan 2 bumil (20%)
tergolong menengah keatas dengan asupan kalsium lebih. Berdasarkan hasil uji
chi-square membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara pengeluaran pangan
perkapita dengan asupan kalsium (p= 0,6,21 > 0,05).
3.2.2.17 Pengeluaran pangan perkapita dengan asupan fosfor pada ibu
hamil

Tabel 3.2.2.17 Hubungan pengeluaran pangan perkapita dengan


fosfor pada ibu hamil

PENGELUARAN
PANGAN
PERKAPITA ASUPAN FOSFOR

KURANG CUKUP LEBIH TOTAL

MENENGAH N 0 1 0 1
KE BAWAH
% .0% 100.0% .0% 100.0%

MENENGAH N 4 2 4 10
KE ATAS
% 40.0% 20.0% 40.0% 100.0%

Total N 4 3 4 11

% 36.4% 27.3% 36.4% 100.0%

Dari 11ibuhamil, sebanyak tidak ada bumil (0%) tergolong menengah


kebawah dengan asupan fosfor kurang dan dan asupan fosfor lebih, sedangkan 1
bumil (100%) tergolong menengah kebawah dengan asupan fosfor cukup.
Sedangkan 4 bumil (40%) tergolong menengah keatas dengan asupan fosfor
kurang, 2 bumil (20%) tergolong menengah ke atas dengan asupan fosfor cukup
dan 4 bumil (40%) tergolong menengah keatas dengan asupan fosfor lebih.
Berdasarkan hasil uji chi-square membukyikan bakwa tidak ada hubungan antara
pengeluaran pangan perkapita dengan asupan fosfor (p= 0,231 > 0,05).
3.2.2.18 Pengeluaran pangan perkapita dengan asupan zat besi pada ibu
hamil

Tabel 3.2.2.18 Hubungan pengeluaran pangan perkapita dengan


asupan zat besi pada ibu hamil

ASUPAN ZAT BESI

PENGELUARAN TOTAL
PANGAN
PERKAPITA KURANG LEBIH

MENENGAH N 1 0 1
KE BAWAH
% 100.0% .0% 100.0%

MENENGAH N 9 1 10
KE ATAS
% 90.0% 10.0% 100.0%

Total N 10 1 11

% 90.9% 9.1% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, sebanyak 1 bumil (100%) tergolong menengah


kebawah dengan asupan zat besi kurang dan tidak ada bumil (0%) tergolong
menengah kebawah dengan asupan zat besi lebih. Sedangkan 9 bumil (90%)
tergolong menengah keatas dengan asupan zat besi kurang dan 1 bumil (10%)
tergolong menengah keatas dengan asupan zat besi lebih. Berdasarkan hasil uji
chi-square membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara pengeluaran pangan
perkapita dengan asupan zat besi (p= 0,740 > 0,05).
3.2.2.19 Pengeluaran pangan perkapita dengan asupan vitamin A pada
ibu hamil

Tabel 3.2.2.19 Hubungan pengeluaran pangan perkapita dengan


asupan vitamin A pada ibu hamil

ASUPAN VITAMIN A

PENGELUARAN
PANGAN KURANG CUKUP LEBIH TOTAL
PERKAPITA

MENENGAH N 1 0 0 1
KE BAWAH
% 100.0% .0% .0% 100.0%

MENENGAH N 5 2 3 10
KE ATAS
% 50.0% 20.0% 30.0% 100.0%

Total N 6 2 3 11

% 54.5% 18.2% 27.3% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, sebanyak 1 bumil (100%) tergolong menengah


kebawah dengan asupan vitamin A kurang dan dan tidak ada bumil (0%)
tergolong menengah kebawah dengan asupan vitamin A cukup dan asupan
vitamin A lebih. Sedangkan 5 bumil (50%) tergolong menengah keatas dengan
asupan vitamin A kurang, 2 bumil (20%) tergolong menengah ke atas dengan
asupan vitamin A cukup dan 3 bumil (30%) tergolong menengah keatas dengan
asupan vitamin A lebih. Berdasarkan hasil uji chi-square membukyikan bakwa
tidak ada hubungan antara pengeluaran pangan perkapita dengan asupan vitamin
A (p= 0,632 > 0,05).
3.2.2.20 Pengeluaran pangan perkapita dengan asupan vitamin B1 pada
ibu hamil

Tabel 3.2.2.20 Hubungan pangan perkapita dengan asupan vitamin


B1 pada ibu hamil

ASUPAN VITAMIN B1

PENGELUARAN
PANGAN KURANG CUKUP LEBIH TOTAL
PERKAPITA

MENENGAH KE N 1 0 0 1
BAWAH
% 100.0% .0% .0% 100.0%

MENENGAH KE N 8 1 1 10
ATAS
% 80.0% 10.0% 10.0% 100.0%

Total N 9 1 1 11

% 81.8% 9.1% 9.1% 100.0%

Dari 11ibu hamil, sebanyak 1 bumil (100%) tergolong menengah kebawah


dengan asupan vitamin B1 kurang dan dan tidak ada bumil (0%) tergolong
menengah kebawah dengan asupan vitamin B1 cukup dan asupan vitamin B1
lebih. Sedangkan 8 bumil (80%) tergolong menengah keatas dengan asupan
vitamin B1 kurang, 1 bumil (10%) tergolong menengah ke atas dengan asupan
vitamin B1 cukup dan 1 bumil (10%) tergolong menengah keatas dengan asupan
vitamin B1 lebih. Berdasarkan hasil uji chi-square membukyikan bakwa tidak ada
hubungan antara pengeluaran pangan perkapita dengan asupan vitamin B1 (p=
0,885 > 0,05).
3.2.2.21 Pengeluaran pangan perkapita dengan asupan vitamin C pada
ibu hamil
Tabel 3.2.2.21 Hubungan pengeluaran pangan oerkapita dengan
asupan vitamin C pada ibu hamil

ASUPAN VITAMIN C

PENGELUARAN
PANGAN KURANG LEBIH TOTAL
PERKAPITA

MENENGAH KE N 1 0 1
BAWAH
% 100.0% .0% 100.0%

MENENGAH KE N 7 3 10
ATAS
% 70.0% 30.0% 100.0%

Total N 8 3 11

% 72.7% 27.3% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, sebanyak 1 bumil (100%) tergolong menengah


kebawah dengan asupan vitamin C kurang dan tidak ada bumil (0%) tergolong
menengah kebawah dengan asupan vitamin C lebih. Sedangkan 7 bumil (70%)
tergolong menengah keatas dengan asupan vitamin C kurang dan 3 bumil (30%)
tergolong menengah keatas dengan asupan vitamin C lebih. Berdasarkan hasil uji
chi-square membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara pengeluaran pangan
perkapita dengan asupan vitamin C (p= 0,521 > 0,05).
3.2.2.22 Pengeluaran pangan perkapita dengan asupan zinc (seng) pada
ibu hamil

Tabel 3. 2.2.22 Hubungan pengeluaran pangan perkapita dengan


asupan zinc (seng) pada ibu hamil

ASUPAN ZINC (SENG)

PENGELUARAN
PANGAN KURANG CUKUP TOTAL
PERKAPITA

MENENGAH KE N 1 0 1
BAWAH
% 100.0% .0% 100.0%

MENENGAH KE N 9 1 10
ATAS
% 90.0% 10.0% 100.0%

Total N 10 1 11

% 90.9% 9.1% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, sebanyak 1 bumil (100%) tergolong menengah


kebawah dengan asupan zinc (seng) kurang dan tidak ada bumil (0%) tergolong
menengah kebawah dengan asupan zinc (seng) cukup. Sedangkan 9 bumil (90%)
tergolong menengah keatas dengan asupan zinc (seng) kurang dan 1 bumil (10%)
tergolong menengah keatas dengan asupan zinc (seng) cukup. Berdasarkan hasil
uji chi-square membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara pengeluaran
pangan perkapita dengan asupan zinc (seng) (p= 0,740 > 0,05).
3.2.2.23 Resiko kejadian KEK dengan usia ibu

Tabel 3.2.2. 23 Hubungan resiko kejadian KEK dengan usia ibu

RESIKO KEJADIAN KEK

USIA TIDAK
IBU RESIKO KEK RESIKO KEK Total

>25 N 1 8 9
TAHUN
% 11.1% 88.9% 100.0%

<25 N 1 1 2
TAHUN
% 50.0% 50.0% 100.0%

Total N 2 9 11

% 18.2% 81.8% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, sebanyak 1 bumil (11%) mengalami resiko kejadian


KEK dengan usia ibu >25 tahun dan 8 bumil tidak beresiko KEK dengan usia ibu
> 25 tahun. Sedangkan 1 bumil (50%) mengalami resiko KEK dengan usia ibu <
25 tahun dan 1 bumi (50%) tidak beresiko KEK dengan usia ibu < 25 tahun.
Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara
resiko kejadian KEK dengan usia ibu (p= 0,197 > 0,05).
3.2.2.24 Resiko kejadian KEK dengan pendidikan responden

Tabel 3.2.2. 24 Hubungan resiko kejadian KEK dengan pendidikan


responden

RESIKO KEJADIAN KEK

PENDIDIKAN RESIKO TIDAK TOTAL


RESPONDEN KEK RESIKO KEK

SMP (lulus) N 1 0 1

% 100.0% .0% 100.0%

SMA (lulus) N 1 6 7

% 14.3% 85.7% 100.0%

PERGURUAN N 0 3 3
TINGGI (lulus)
% .0% 100.0% 100.0%

Total N 2 9 11

% 18.2% 81.8% 100.0%

Dari 11 bumil, sebanyak 1 bumil (100%) mengalami resiko KEK dengan


pendidikan responden SMP dan tidak ada bumil (0%) beresiko tidak KEK dengan
pendidikan responden SMP. Sedangkan 1 bumil (14,3%) mengalami resiko KEK
dnegan pendidikan responden SMA dan 6 bumil (85,7%) beresiko tidak KEK
dengan pendidikan responden SMA. Dan tidak ada bumil (0%) yang mengalami
resiko KEK dengan pendidikan perguruan tinggi dan 3 bumil (100%) beresiko
tidak KEK dengan pendidikan perguruan tinggi. Berdasarkan hasil uji chi-square
membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara resiko kejadian KEK dengan
pendidikan responden (p= 0,073 > 0,05).
3.2.2.25 Resiko kejadian KEK dengan pekerjaan responden

Tabel 3.2.2. 25 Hubungan resiko kejadian KEK dengan pekerjaan


responden

RESIKO KEJADIAN KEK

PEKERJAAN TIDAK TOTAL


RESPONDEN RESIKO KEK RESIKO KEK

PEGAWAI N 0 1 1
NEGERI
% .0% 100.0% 100.0%

PEGAWAI N 0 1 1
SWASTA
% .0% 100.0% 100.0%

WIRASWA N 0 1 1
STA
% .0% 100.0% 100.0%

IBU N 2 6 8
RUMAH
TANGGA % 25.0% 75.0% 100.0%

Total N 2 9 11

% 18.2% 81.8% 100.0%

Dari 11 bumil, tidak ada bumil (0%) mengalami resiko KEK dengan
pekerjaan pegawai negeri dan 1 bumil (100%) beresiko tidak KEK dnegan
pekerjaan pegawai negeri. Sedangkan , tidak ada bumil (0%) mengalami resiko
KEK dengan pekerjaan pegawai swasta dan 1 bumil (100%) beresiko tidak KEK
dnegan pekerjaan pegawai swasta. tidak ada bumil (0%) mengalami resiko KEK
dengan pekerjaan wiraswasta dan 1 bumil (100%) beresiko tidak KEK dnegan
pekerjaan wiraswasta. Sedangan 2 bumil (25%) mengalami resiko KEK dengan
pekerjaan responden ibu rumah tangga (IRT) dan 6 bumil (75%) beresiko tidak
KEK dengan pekerjaan responden ibu rumah tangga (IRT). Berdasarkan hasil uji
chi-square membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara resiko kejadian KEK
dengan pekerjaan responden (p= 0,821 > 0,05).

3.2.2.26 Resiko kejadian KEK dengan sumber air bersih

Tabel 3.2.2.26 Hubungan resiko kejadian KEK dengan sumber air


bersih

RESIKO KEJADIAN KEK

SUMBER TIDAK
AIR RESIKO RESIKO
BERSIH TOTAL
KEK KEK

AIR N 0 4 4
PDAM
% .0% 100.0% 100.0%

sungai N 0 1 1

% .0% 100.0% 100.0%

sumur N 1 2 3
terbuka
% 33.3% 66.7% 100.0%

sumur N 1 2 3
tertutup
% 33.3% 66.7% 100.0%

Total N 2 9 11

% 18.2% 81.8% 100.0%


Dari 11 ibu hamil, tidak ada bumil (0%) mengalami resiko KEK dengan
sumber air PDAM dan 4 bumil (100%) tidak beresiko KEK dengan sumber air
PDAM. tidak ada bumil (0%) mengalami resiko KEK dengan sumber air sungai
dan 1 bumil (100%) tidak beresiko KEK dengan sumber air sungai. Dan 1 bumil
(33,3%) mengalami resiko KEK dengan sumber air sumur terbuka dan 2 bumil
(66,7%) tidak beresiko KEK dengan sumber air sumur terbuka. Sedangkan 1
bumil (33,3%) mengalami resiko KEK dengan sumber air sumur tertutup dan 2
bumil (66,7%) tidak beresiko KEK dengan sumber air sumur tertutup.
Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara
resiko kejadian KEK dengan sumber air bersih (p= 0,565 > 0,05).

3.2.2.27 Resiko kejadian KEK dengan sumber air minum

Ttabel 3.2.2.27 Hubungan resiko kejadian KEK dengan sumber air


minum

RESIKO KEJADIAN KEK

SUMBER TIDAK
AIR MINUM RESIKO RESIKO
TOTAL
KEK KEK

sumur N 0 2 2
terbuka
% .0% 100.0% 100.0%

sumur N 1 3 4
tertutup
% 25.0% 75.0% 100.0%

air isi N 1 4 5
ulang
% 20.0% 80.0% 100.0%

Total N 2 9 11

% 18.2% 81.8% 100.0%


Dari 11 ibu hamil, tidak ada bumil (0%) mengalami resiko KEK dengan
sumber air sumur terbuka dan 2 bumil (100%) tidak beresiko KEK dengan sumber
air sumur terbuka. Sedangkan 1 bumil (25%) mengalami resiko KEK dengan
sumber air sumur tertutup dan 3 bumil (75%) tidak beresiko KEK dengan sumber
air sumur tertutup. Dan 1 bumil (20%) mengalami resiko KEK dengan sumber air
isi ulang dan 4 bumil (80%) tidak beresiko KEK dengan sumber air isi ulang.
Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara
resiko kejadian KEK dengan sumber air minum (p= 0,748 > 0,05).

3.2.2.28 Resiko kejadian KEK dengan tempat BAB

Tabel 3.2.2 28 Hubungan resiko kejadian KEK dengan tempat BAB

RESIKO KEJADIAN KEK

TEMPAT TIDAK
BAB RESIKO KEK RESIKO KEK Total

WC N 2 9 11
SENDIRI
% 18.2% 81.8% 100.0%

Total N 2 9 11

% 18.2% 81.8% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, sebanyak 2 bumil (18,2%) mengalami resiko KEK dengan
tempat BAB dari WC sendiri dan 9 bumil (81,8%) tidak beresiko KEK dengan
tempat BAB dari WC sendiri.
3.2.2.29 Pengeluaran pangan perkapita dengan jumlah persalinan pada ibu hamil

Tabel 3.2.2. 29 Hubuungan pengeluaran pangan perkapita dengan


jumlah persalinan pada ibu hamil

KATEGORI PENGELUARAN
PANGAN PERKAPITA

JUMLAH MENENGAH MENENGAH TOTAL


PERSALINAN KE BAWAH KE ATAS

TIDAK ADA N 0 2 2

% .0% 100.0% 100.0%

PERSALINAN N 0 4 4
1
% .0% 100.0% 100.0%

PERSALINAN N 0 1 1
2
% .0% 100.0% 100.0%

PERSALINAN N 1 2 3
3
% 33.3% 66.7% 100.0%

PERSALINAN N 0 1 1
4
% .0% 100.0% 100.0%

Total N 1 10 11

% 9.1% 90.9% 100.0%


Dari 11 bumil, tidak bumil (0%) yang tergolong menengah kebawah pergi
ke persalinan dan 2 bumil (100%) tergolong menengah keatas yang tidak pergi ke
persalinan. Ada 4 bumil (100%) yang tergolong menengah keatas ke persalinan 1.
Dan 1 bumil (100%) tergolong menengah keatas ke persalinan 2. Sedangkan 1
bumil (33,3%) tergolong menengah kebawah ke persalinan 3 dan 2 bumil (66,7%)
tergolong mengengah ke atas ke persalinan 3. Dan 1 bumil tergolong menengah
atas ke persalinan 4. Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak
ada hubungan antara pengeluaran pangan perkapita dengan jumlah persalinan (p=
0,569 > 0,05).

3.2.2.30 Jumlah persalinan dengan alat kontrasepsi pada ibu hamil

Tabel 3.2.2. 30 Hubungan jumlah persalinan dengan alat kontrasepsi pada


ibu hamil

JUMLAH PERSALINAN

ALAT
KONTRASE TIDAK PERSALI PERSALI PERSALI PERSA
TOTAL
PSI ADA NAN 1 NAN 2 NAN 3 LINAN 4

TIDAK N 0 1 0 0 0 1
ADA
% .0% 100.0% .0% .0% .0% 100.0%

PIL KB N 1 1 0 0 0 2

% 50.0% 50.0% .0% .0% .0% 100.0%

SUNTIK N 1 2 1 3 1 8
KB
% 12.5% 25.0% 12.5% 37.5% 12.5% 100.0%

Total N 2 4 1 3 1 11

% 18.2% 36.4% 9.1% 27.3% 9.1% 100.0%


Dari 11 bumil, tidak ada bumil (0%) yang tidak menggunakan alat
kontrasepsi, 1 bumil (100%) tidak menggunakan alat kontarasepsi dari persalinan
1, dan tidak ada bumil (0%) yang menggunakan alat kontrasepsi dari persalinan 2,
3 dan 4. Sedangkan 1 bumil (50%) tidak menggunakan pil KB, 1 bumil (50%)
yang menggunakan pil KB dari persalinan 1, tidak ada bumil (0%) yang
menggunakan pil KB dari persalinan 2,3dan 4. Dan 1 bumil (12,5%) yang tidak
menggunakan suntik KB, 2 bumil (25%) yang menggunakan suntik KB dari
persalinan 1, 1 bumil (12,5%) yang menggunakan suntik KB dari persalinan 2, 1
bumil (12,5%) yang menggunakan suntik KB dari persalinan 2 dan persalinan 4,
sedangkan 3 bumil (37,5%) menggunakan suntik KB dari persalinan 3.
Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara
jumlah persalinan dan alat kontrasepsi (p= 0,777 > 0,05).

3.2.2.31 Pendidikan responden dengan asupan energy pada ibu hamil

Tabel 3. 2.2.31 Hubungan pendidikan responden dengan asupan


energy pada ibu hamil

ASUPAN ENERGI

PENDIDIKAN TOTAL
RESPONDEN KURANG CUKUP

SMP (lulus) N 1 0 1

% 100.0% .0% 100.0%

SMA (lulus) N 6 1 7

% 85.7% 14.3% 100.0%

PERGURUAN N 1 2 3
TINGGI (lulus)
% 33.3% 66.7% 100.0%
Total N 8 3 11

% 72.7% 27.3% 100.0%

Pada 11 ibu hamil, sebanyak 1 bumil (100%) pendidikan SMP dengan


asupan energy kurang dan tidak ada bumil (0%) pendiikan SMP dengan asupan
energy cukup. Sedangkan 6 bumil (85,7%) pendidikan SMA dengan asupan
energy kurang dan 1 bumil (14,3%) pendidikan SMA dengan asupan energy
cukup. Dan 1 bumil (33,3%) pendidikan perguruan tingi dengan asupan energy
kurang dan 2 bumil (66,7%) pendidikan perguruan tinggi dengan asupan energy
cukup. Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak ada hubungan
antara pendidikan responden dengan asupan energy pada ibu hamil (p= 0,190 >
0,05).

3.2.2.32 Pendidikan responden dengan asupan protein pada ibu hamil

Tabel 3. 2.2.32 Hubungan pendidikan responden dengan asupan


protein pada ibu hamil

ASUPAN PROTEIN

PENDIDIKAN
RESPONDEN KURANG CUKUP LEBIH TOTAL

SMP (lulus) N 1 0 0 1

% 100.0% .0% .0% 100.0%

SMA (lulus) N 6 0 1 7

% 85.7% .0% 14.3% 100.0%

PERGURUAN N 1 1 1 3
TINGGI (lulus)
% 33.3% 33.3% 33.5% 100.0%
Total N 8 1 2 11

% 72.7% 9.1% 18.2% 100.0%

Pada 11 ibu hamil, sebanyak 1 bumil (100%) pendidikan SMP dengan


asupan protein kurang dan tidak ada bumil (0%) pendiikan SMP dengan asupan
protein cukup dan asupan protein lebih. Sedangkan 6 bumil (85,7%) pendidikan
SMA dengan asupan protein kurang, tidak ada bumil (0%) pendidikan SMA
dengan asupan protein cukup dan 1 bumil (14,3%) pendidikan SMA dengan
asupan protein lebih. Dan 1 bumil (33,3%) pendidikan perguruan tingi dengan
asupan protein kurang, 1 bumil (33,3%) pendidikan perguruan tinggi dengan
asupan protein cukup dan 1 bumil (33,5) pendidikan perguruan tinggi dengan
asupan protein lebih. Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak
ada hubungan antara pendidikan responden dengan asupan protein pada ibu hamil
(p= 0,381 > 0,05).

3.2.2.33 Pendidikan responden dengan asupan lemak pada ibu hamil

Tabel 3. 2.2.33 Hubungan pendidikan responden dengan asupan


lemak pada ibu hamil

ASUPAN LEMAK

PENDIDIKAN
RESPONDEN KURANG CUKUP LEBIH TOTAL

SMP (lulus) N 0 1 0 1

% .0% 100.0% .0% 100.0%

SMA (lulus) N 7 0 0 7

% 100.0% .0% .0% 100.0%

PERGURU N 1 0 2 3
AN TINGGI % 33.3% .0% 66.7% 100.0%
(lulus)

Total N 8 1 2 11

% 72.7% 9.1% 18.2% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, tidak ada bumil (0%) pendidikan SMP dengan asupan
lemak kurang dan asupan lemak lebih, serta 1 bumil (100%) pendidikan SMP
dengan asupan lemak cukup. Sedangkan 7 bumil (100%) pendidikan SMA dengan
asupan lemak kurang dan tidak ada balita yang berpendidikan SMA dengan
asupan lemak cukup dan lemak lebih. Dan 1 bumil (33,3%) pendidikan perguruan
tinggi dengan asupan lemak kurang dan 2 bumil (66,7%) pendidikan perguruan
tinggi dengan asupan lemak lebih. Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan
bahwa ada hubungan antara pendidikan responden dengan asupan lemak pada ibu
hamil (p= 0,002 > 0,05).

3.2.2.34 Pendidikan responden dengan asupan karbohidrat pada ibu hamil

Tabel 3.2.2. 34 Hubungan pendidikan responden dengan asupan


karbohidrat pada ibu hamil

PENDIDIKAN
RESPONDEN ASUPAN KARBOHIDRAT

KURANG CUKUP TOTAL

SMP (lulus) N 1 0 1

% 100.0% .0% 100.0%

SMA (lulus) N 6 1 7
% 85.7% 14.3% 100.0%

PERGURUAN N 3 0 3
TINGGI (lulus)
% 100.0% .0% 100.0%

Total N 10 1 11

% 90.9% 9.1% 100.0%

Pada 11 ibu hamil, sebanyak 1 bumil (100%) pendidikan SMP dengan


asupan karbohidrat kurang dan tidak ada bumil (0%) pendiikan SMP dengan
asupan karbohidrat cukup. Sedangkan 6 bumil (85,7%) pendidikan SMA dengan
asupan karbohidrat kurang dan 1 bumil (14,3%) pendidikan SMA dengan asupan
karbohidrat cukup. Dan 3 bumil (100%) pendidikan perguruan tingi dengan
asupan karbohidrat kurang dan tidak ada bumil (0%) pendidikan perguruan tinggi
dengan asupan karbohidrat cukup. Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan
bahwa tidak ada hubungan antara pendidikan responden dengan asupan
karbohidrat pada ibu hamil (p= 0,730 > 0,05).

3.2.2.35 Pendidikan responden dengan asupan kalsium pada ibu hamil

Tabel 3. 2.2.35 Hubungan pendidikan responden dengan asupan


kalsium pada ibu hamil

ASUPAN KALSIUM

PENDIDIKAN
RESPONDEN KURANG LEBIH TOTAL

SMP (lulus) N 1 0 1

% 100.0% .0% 100.0%


SMA (lulus) N 6 1 7

% 85.7% 14.3% 100.0%

PERGURUA N 2 1 3
N TINGGI
(lulus) % 66.7% 33.3% 100.0%

Total N 9 2 11

% 81.8% 18.2% 100.0%

Pada 11 ibu hamil, sebanyak 1 bumil (100%) pendidikan SMP dengan


asupan kalsium kurang dan tidak ada bumil (0%) pendiikan SMP dengan asupan
kalsium lebih. Sedangkan 6 bumil (85,7%) pendidikan SMA dengan asupan
kalsium kurang dan 1 bumil (14,3%) pendidikan SMA dengan asupan kalsium
lebih. Dan 2 bumil (66,7%) pendidikan perguruan tingi dengan asupan kalsium
kurang dan 1 bumil (33,3%) pendidikan perguruan tinggi dengan asupan kalsium
lebih. Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak ada hubungan
antara pendidikan responden dengan asupan kalsium pada ibu hamil (p= 0,685 >
0,05).

3.2.2.36 Pendidikan responden dengan asupan fosfor pada ibu hamil

Tabel 3. 2.2.36 Hubungan pendidikan responden dengan asupan


fosfor pada ibu hamil

ASUPAN FOSFOR

PENDIDIKAN
RESPONDEN KURANG CUKUP LEBIH TOTAL

SMP (lulus) N 0 1 1 1

% .0% 100.0% .0% 100.0%


SMA (lulus) N 4 2 1 7

% 57.1% 28.6% 14.3% 100.0%

PERGURUAN N 0 0 3 3
TINGGI (lulus)
% .0% .0% 100.0% 100.0%

Total N 4 3 1 11

% 36.4% 27.3% 36.4% 100.%

Dari 11 ibu hamil, tidak ada ibu hamil (0%) pendidikan SMP dengan asupan
fosfor kurang dan 1 bumil (100%) pendidikan SMA dengan asupan fosfor cukup
dan asupan fosfor lebih. Sedangkan 4 bumil (57,1%) pendidikan SMA dengan
asupan fosfor kurang, 2 bumil (28,6%) pendidikan SMA dengan asupan fosfor
cukup dan 1 bumil (14,3%) pendidikan SMA dengan asupan fosfor lebih. Serta
tidak ada bumil (0%) pendidikan perguruan tinggi dengan asupan fosfor kurang
dan cukup, 3 bumil (100%) pendidikan perguruan tinggi dengan asupan fosfor
lebih. Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa ada hubungan antara
pendidikan responden dengan asupan fosfor pada ibu hamil (p= 0,046 < 0,05)

3.2.2.37 Pendidikan responden dengan asupan zat besi pada ibu hamil

Tabel 3. 2.2.37 Hubungan pendidikan responden dengan asupan zat


besi pada ibu hamil

ASUPAN ZAT BESI

PENDIDIKAN
RESPONDEN KURANG LEBIH TOTAL

SMP (lulus) N 1 0 1

% 100.0% .0% 100.0%


SMA (lulus) N 6 1 7

% 85.7% 14.3% 100.0%

PERGURUAN N 3 0 3
TINGGI (lulus)
% 100.0% .0% 100.0%

Total N 10 1 11

% 90.9% 9.1% 100.0%

Pada 11 ibu hamil, sebanyak 1 bumil (100%) pendidikan SMP dengan


asupan zat besi kurang dan tidak ada bumil (0%) pendiikan SMP dengan asupan
zat besi lebih. Sedangkan 6 bumil (85,7%) pendidikan SMA dengan asupan zat
besi kurang dan 1 bumil (14,3%) pendidikan SMA dengan asupan zat besi lebih.
Dan 3 bumil (100%) pendidikan perguruan tingi dengan asupan zat besi kurang
dan tidak ada bumil (0%) pendidikan perguruan tinggi dengan asupan zat besi
lebih. Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak ada hubungan
antara pendidikan responden dengan asupan zat besi pada ibu hamil (p= 0,730 >
0,05).

3.2.2.38 Pendidikan responden dengan asupan vitamin A pada ibu hamil

Tabel 3. 2.2.38 Hubungan pendidikan responden dengan asupan


vitamin A pada ibu hamil

ASUPAN VITAMIN A

PENDIDIKAN
RESPONDEN KURANG CUKUP LEBIH TOTAL

SMP (lulus) N 0 1 0 1

% .0% 100.0% .0% 100.0%


SMA (lulus) N 6 0 1 7

% 85.7% .0% 14.3% 100.0%

PERGURUAN N 0 1 2 3
TINGGI (lulus)
% .0% 33.3% 66.7% 100.0%

Total N 6 2 3 11

% 54.5% 18.2% 27.3% 100.0%

Pada 11 ibu hamil, tidak ada bumil (0%) pendidikan SMP dengan asupan
vitamin A kurang dan asupan vitamin A lebih, 1 bumil (100%) pendidikan SMP
dengan asupan vitamin A cukup. Sedangkan 6 bumil (85,7%) pendidikan SMA
dengan asupan vitamin A kurang, tidak ada bumil (0%) pendidikan SMA dengan
asupan vitamin A cukup dan 1 bumil (14,3%) pendidikan SMA dengan asupan
vitamin A cukup. Serta tidak ada bumil (0%) pendidikan perguruan tinggi dengan
asupan vitamin A kurang, 1 bumil (33,3%) pendidikan perguruan tinggi dengan
asupan vitamin A cukup dan 2 bumil (66,7%) pendidikan perguruan tinggi dengan
asupan vitamin A lebih. Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa ada
hubungan antara pendidikan responden dengan asupan vitamin A pada ibu hamil
(p= 0,025 < 0,05).

3.2.2.39 Pendidikan responden dengan asupan vitamin B1 pada ibu hamil

Tabel 3.2.2. 39 Hubungan pendidikan responden dengan asupan


vitamin B1 pada ibu hamil

ASUPAN VITAMIN B1

PENDIDIKAN
RESPONDEN KURANG CUKUP LEBIH TOTAL

SMP (lulus) N 1 0 0 1
% 100.0% .0% .0% 100.0
%

SMA (lulus) N 6 0 1 7

% 85.7% .0% 14.3% 100.0


%

PERGURUAN N 2 1 0 3
TINGGI (lulus)
% 66.7% 33.3% .0% 100.0
%

Total N 9 1 1 11

% 81.8% 9.1% 9.1% 100.0


%

Dari 11 ibu hamil, tidak ada ibu hamil (0%) pendidikan SMP dengan asupan
vitamin B1 cukup dan asupan vitamin B1 lebih, tetapi terdapat 1 ibu hamil
(100%) pendidikan SMP dengan asupan vitamin B1 kurang. Sedangkan 6 bumil
(85,7%) pendidikan SMA dengan aspan vitamin B1 kurang dan 1 bumil (14,3%)
pendidikan SMA dengan asupan vitamin A lebih. Serta 2 bumil (66,7%)
pendidikan perguruan tinggi dengan asupan vitamin B1 kurang dan 1 bumil.
Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara
pendidikan responden dengan asupan vitamin B1 pada ibu hamil (p= 0,497 <
0,05)
3.2.2.40 Pendidikan responden dengan asupan vitamin C pada ibu hamil

Tabel 3. 2.2.40 Hubungan pendidikan responden dengan asupan


vitamin C pada ibu hamil

ASUPAN VITAMIN C

PENDIDIKAN
RESPONDEN KURANG LEBIH TOTAL

SMP (lulus) N 1 0 1

% 100.0% .0% 100.0%

SMA (lulus) N 6 1 7

% 85.7% 14.3% 100.0%

PERGURUAN N 1 2 3
TINGGI (lulus)
% 33.3% 66.7% 100.0%

Pada 11 ibu hamil, sebanyak 1 bumil (100%) pendidikan SMP dengan


asupan vitamin C kurang dan tidak ada bumil (0%) pendiikan SMP dengan asupan
vitamin C lebih. Sedangkan 6 bumil (85,7%) pendidikan SMA dengan asupan
vitamin C kurang dan 1 bumil (14,3%) pendidikan SMA dengan asupan vitamin C
lebih. Dan 1 bumil (33,3%) pendidikan perguruan tingi dengan asupan vitamin C
kurang dan 2 bumil (66,7%) pendidikan perguruan tinggi dengan asupan vitamin
C lebih. Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak ada
hubungan antara pendidikan responden dengan asupan vitamin C pada ibu hamil
(p= 0,190 > 0,05).
3.2.2.42 Pendidikan responden dengan asupan zinc C pada ibu hamil

Tabel 3.2.2. 41 Hubungan pendidikan responden dengan asupan zinc


(seng) pada ibu hamil

PENDIDIKAN
RESPONDEN ASUPAN ZINC (SENG)

KURANG CUKUP TOTAL

SMP (lulus) N 1 0 1

% 100.0% .0% 100.0%

SMA (lulus) N 6 1 7

% 85.7% 14.3% 100.0%

PERGURUAN N 3 0 3
TINGGI (lulus)
% 100.0% .0% 100.0%

Total N 10 1 11

% 90.9% 9.1% 100.0%

Pada 11 ibu hamil, sebanyak 1 bumil (100%) pendidikan SMP dengan


asupan zinc (seng) kurang dan tidak ada bumil (0%) pendiikan SMP dengan
asupan zinc (seng) cukup. Sedangkan 6 bumil (85,7%) pendidikan SMA dengan
asupan zinc (seng) kurang dan 1 bumil (14,3%) pendidikan SMA dengan
asupanzinc (seng) cukup. Dan 3 bumil (100%) pendidikan perguruan tingi dengan
asupan zinc (seng) kurang dan tidak ada bumil (0%) pendidikan perguruan tinggi
dengan asupan zinc (seng) cukup. Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan
bahwa tidak ada hubungan antara pendidikan responden dengan asupan zinc
(seng) pada ibu hamil (p= 0,730 > 0,05)
3.2.2.42 Pekerjaan responden dengan asupan energy pada ibu hamil

Tabel 3.2.2. 42 Hubungan pekerjaan responden dengan asupan


energy pada ibu hamil

ASUPAN ENERGI

PEKERJAAN TOTAL
RESPONDEN KURANG CUKUP

PEGAWAI N 0 1 1
NEGERI
% .0% 100.0% 100.0%

PEGAWAI N 0 1 1
SWASTA
% .0% 100.0% 100.0%

WIRASWASTA N 1 0 1

% 100.0% .0% 100.0%

IBU RUMAH N 7 1 8
TANGGA
% 87.5% 12.5% 100.0%

Total N 8 3 11

% 72.7% 27.3% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, tidak ada ibu hamil (0%) pegawai negeri dengan asupan
energy kurang, 1 bumil dengan pegawai negeri dengan asupan energy cukup.
Sedangkan tidak ada ibu hamil (0%) pegawai swasta dengan asupan energy
kurang, 1 bumil dengan pegawai swasta dengan asupan energy cukup. 1 ibu hamil
(100%) wirasata dengan asupan energy kurang. Dan 7 bumil (87,5%) ibu rumah
tangga (IRT) dengan asupan energy kurang dan 1 bumil (12,5%) ibu rumah
tangga (IRT) dengan asupan energy cukup. Berdasarkan hasil uji chi-square
membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara pekerjaan responden dengan
asupan energi (p= 0,086 > 0,05)
3.2.2.43 Pekerjaan responden dengan asupan protein pada ibu hamil

Tabel 3.2.2.43 Hubungan pekerjaan responden dengan asupan


protein pada ibu hamil

ASUPAN PROTEIN

PEKERJAAN
RESPONDEN KURANG CUKUP LEBIH TOTAL

PEKERJAAN PEGAWAI N 0 0 1 1
RESPONDEN NEGERI
% .0% .0% 100.0% 100.0%

PEGAWAI N 0 1 0 1
SWASTA
% .0% 100.0% .0% 100.0%

WIRASWASTA N 1 0 0 1

% 100.0% .0% .0% 100.0%

IBU RUMAH N 7 0 1 8
TANGGA
% 87.5% .0% 12.5% 100.0%

Total N 8 1 2 11

% 72.7% 9.1% 18.2% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, tidak ibu hamil (0%) pegawai negeri dengan asupan
protein kurang dan asupan protein cukup, 1 bumil (100%) pegawai negeri dengan
asupan protein lebih. Sedangkan pada pegawai swasta dengan asupan protein
tidak ada masalah. Dan 1 bumil (100%) wiraswasta dengan asupan protein
kurang, serta 7 bumil (87,5%) ibu rumah tangga (IRT) dengan asupan protein
kurang dan 1 bumil (12,5%) ibu rumah tangga (IRT) dengan asupan protein lebih.
Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa ada hubungan antara
pekerjaan responden dengan asupan protein (p= 0,014 < 0,05).

3.2.2.44 Pekerjaan responden dengan asupan lemak pada ibu hamil

Tabel 3. 2.2.44 Hubungan pekerjaan responden dengan asupan


lemak pada ibu hamil

ASUPAN LEMAK

PEKERJAAN
RESPONDEN KURANG CUKUP LEBIH TOTAL

PEGAWAI N 0 0 1 1
NEGERI
% .0% .0% 100.0% 100.0%

PEGAWAI N 0 0 1 1
SWASTA
% .0% .0% 100.0% 100.0%

WIRASWASTA N 1 0 0 1

% 100.0% .0% .0% 100.0%

IBU RUMAH N 7 1 0 8
TANGGA
% 87.5% 12.5% .0% 100.0%

Total N 8 1 2 11

% 72.7% 9.1% 18.2% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, tidak ibu hamil (0%) pegawai negeri dengan asupan
lemak kurang dan asupan lemak cukup, 1 bumil (100%) pegawai negeri dengan
asupan lemak lebih. Sedangkan 1 bumil (100%) pegawai swasta dengan asupan
lemak lebih. Dan 1 bumil (100%) wiraswasta dengan asupan lemak kurang, serta
7 bumil (87,5%) ibu rumah tangga (IRT) dengan asupan lemak kurang dan 1
bumil (12,5%) ibu rumah tangga (IRT) dengan asupan lemak cukup. Berdasarkan
hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara pekerjaan
responden dengan asupan lemak (p= 0,083 > 0,05).

3.2.2.45 Pekerjaan responden dengan asupan karbohidrat pada ibu hamil

Tabel 3.2.2.45 Hubungan pekerjaan responden dengan asupan


karbohidrat pada ibu hamil

PEKERJAAN
RESPONDEN ASUPAN KARBOHIDRAT

KURANG CUKUP TOTAL

PEGAWAI N 1 0 1
NEGERI
% 100.0% .0% 100.0%

PEGAWAI N 1 0 1
SWASTA
% 100.0% .0% 100.0%

WIRASWASTA N 1 0 1

% 100.0% .0% 100.0%

IBU RUMAH N 7 1 8
TANGGA
% 87.5% 12.5% 100.0%

Total N 10 1 11

% 90.9% 9.1% 100.0%

. Dari 11 ibu hamil, terdapat 1 ibu hamil (100%) pegawai negeri dengan
asupan karbohidrat kurang dan tidak ada bumil (0%) pegawai negeri dengan
asupan karbohidrat cukup,. Sedangkan 1 bumil (100%) pegawai swasta dengan
asupan karbohidrat kurang. Dan 1 bumil (100%) wiraswasta dengan asupan
karbohidrat kurang, serta 7 bumil (87,5%) ibu rumah tangga (IRT) dengan asupan
karbohidrat kurang dan 1 bumil (12,5%) ibu rumah tangga (IRT) dengan asupan
karbohidrat cukup. Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak
ada hubungan antara pekerjaan responden dengan asupan karbohidrat (p= 0,938 <
0,05)

3.2.2.46 Pekerjaan responden dengan asupan kalsium pada ibu hamil

Tabel 3. 2.2.46 Hubungan pekerjaan responden dengan asupan


kalsium pada ibu hamil

ASUPAN KALSIUM

PEKERJAAN TOTAL
RESPONDEN KURANG LEBIH

PEGAWAI N 0 1 1
NEGERI
% .0% 100.0% 100.0%

PEGAWAI N 1 0 1
SWASTA
% 100.0% .0% 100.0%

WIRASWASTA N 1 0 1

% 100.0% .0% 100.0%

IBU RUMAH N 7 1 8
TANGGA
% 87.5% 12.5% 100.0%

Total N 9 2 11

% 81.8% 18.2% 100.0%


Dari 11 ibu hamil, terdapat 1 ibu hamil (100%) pegawai negeri dengan
asupan kalsium lebih dan tidak ada bumil (0%) pegawai negeri dengan asupan
kalsium kurang,. Sedangkan 1 bumil (100%) pegawai swasta dengan asupan
kalsium kurang. Dan 1 bumil (100%) wiraswasta dengan asupan kalsium kurang,
serta 7 bumil (87,5%) ibu rumah tangga (IRT) dengan asupan kalsium kurang dan
1 bumil (12,5%) ibu rumah tangga (IRT) dengan asupan kalsium lebih.
Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara
pekerjaan responden dengan asupan kalsium (p= 0,163 > 0,05).

3.2.2.47 Pekerjaan responden dengan asupan fosfor pada ibu hamil

Tabel 3. 2.2.47 Hubungan pekerjaan responden dengan asupan


fosfor pada ibu hamil

ASUPAN FOSFOR

PEKERJAAN
RESPONDEN KURANG CUKUP LEBIH TOTAL

PEGAWAI N 0 0 1 1
NEGERI
% .0% .0% 100.0% 100.0%

PEGAWAI N 0 0 1 1
SWASTA
% .0% .0% 100.0% 100.0%

WIRASWASTA N 1 0 0 1

% 100.0% .0% .0% 100.0%

IBU RUMAH N 3 3 2 8
TANGGA
% 37.5% 37.5% 25.0% 100.0%

Total N 4 3 4 11

% 36.4% 27.3% 36.4% 100.0%


Dari 11 ibu hamil, tidak ibu hamil (0%) pegawai negeri dengan asupan
fosfor kurang dan asupan fosfor cukup, 1 bumil (100%) pegawai negeri dengan
asupan fosfor lebih. Sedangkan 1 bumil (100%) pegawai swasta dengan asupan
fosfor lebih. Dan 1 bumil (100%) wiraswasta dengan asupan fosfor kurang, serta 3
bumil (37,5%) ibu rumah tangga (IRT) dengan asupan fosfor kurang dan 3 bumil
(37,5%) ibu rumah tangga (IRT) dengan asupan fosfor cukup, serta 2 bumil (25%)
ibu rumah tangga (IRT) dengan asupan fosfor lebih. Berdasarkan hasil uji chi-
square membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara pekerjaan responden
dengan asupan fosfor (p= 0,441 > 0,05).

3.2.2.48 Pekerjaan responden dengan asupan fosfor pada ibu hamil


Tabel 3. 2.2.48 Hubungan pekerjaan responden dengan asupan zat
besi pada ibu hamil

ASUPAN ZAT BESI

PEKERJAAN
RESPONDEN KURANG LEBIH TOTAL

PEGAWAI N 1 0 1
NEGERI
% 100.0% .0% 100.0%

PEGAWAI N 1 0 1
SWASTA
% 100.0% .0% 100.0%

WIRASWASTA N 1 0 1

% 100.0% .0% 100.0%

IBU RUMAH N 7 1 8
TANGGA
% 87.5% 12.5% 100.0%
Total N 10 1 11

% 90.9% 9.1% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, terdapat 1 bumil (100%) pegawai negeridengan asupan


zat besi kurang. Dan 1 bumil (100%) pegawai swasta dengan asupan zat besi
kurang. Serta bumil (100%) wiraswasta dengan asupan zat besi kurang.
Sedangkan 7 bumil (87,5%) ibu rumah tangga (IRT) dengan asupan zat besi
kurang dan 1 bumil (12,5%) ibu rumah tangga (IRT) dengan asupan zat besi lebih.
Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara
pekerjaan responden dengan asupan zat besi (p= 0,938 > 0,05).

3.2.2.49 Pekerjaan responden dengan asupan vitamin A pada ibu hamil


Tabel 3. 2.2.49 Hubungan pekerjaan responden dengan asupan
vitamin A pada ibu hamil

ASUPAN VITAMIN A

PEKERJAAN
RESPONDEN KURANG CUKUP LEBIH TOTAL

PEGAWAI N 0 0 1 1
NEGERI
% .0% .0% 100.0% 100.0%

PEGAWAI N 0 0 1 1
SWASTA
% .0% .0% 100.0% 100.0%

WIRASWASTA N 1 0 0 1

% 100.0% .0% .0% 100.0%

IBU RUMAH N 5 2 1 8
TANGGA
% 62.5% 25.0% 12.5% 100.0%
Total N 6 2 3 11

% 54.5% 18.2% 27.3% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, terdapat 1 bumil (100%) pegawai negeri dengan asupan
vitamin A lebih dan 1 bumil (100%) pegawai swasta dengan asupan vitamin A
lebih. Sedangkan 1 bumil (100%) wiraswasta dengan asupan vitamin A kurang.
Serta 5 bumil (62,5%) ibu rumah tangga (IRT) dengan asupan vitamin A kurang,
2 bumil (25%) ibu rumah tangga (IRT) dengan asupan vitamin A cukup dan 1
bumil (12,5%) ibu rumah tangga (IRT) dengan asupan vitamin A lebih.
Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara
pekerjaan responden dengan asupan vitamin A (p= 0,311 > 0,05)

3.2.2.50 Pekerjaan responden dengan asupan vitamin B1 pada ibu hamil

Tabel 3.2.2. 50 Hubungan pekerjaan responden dengan asupan


vitamin B1 pada ibu hamil

ASUPAN VITAMIN B1

PEKERJAAN
RESPONDEN KURANG CUKUP LEBIH TOTAL

PEGAWAI N 0 1 0 1
NEGERI
% .0% 100.0% .0% 100.0%

PEGAWAI N 1 0 0 1
SWASTA
% 100.0% .0% .0% 100.0%

WIRASWASTA N 1 0 0 1

% 100.0% .0% .0% 100.0%


IBU RUMAH N 7 0 1 8
TANGGA
% 87.5% .0% 12.5% 100.0%

Total N 9 1 1 11

% 81.8% 9.1% 9.1% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, tidak ada masalah pada ibu hamil pegawai negeri
dengan asupan vitamin B1. Dan 1 ibu hamil (100%) pegawai swasta dengan
asupan vitamin B1 kurang dan 1 ibu hamil (100%) wiraswasta dengan asupan
vitamin B1 kurang. Serta 7 bumil (87,5%) ibu rumah tangga (IRT) dengan asupan
vitamin B1 kurang dan 1 bumil (12,5%) ibu rumah tangga (IRT) dengan asupan
vitamin B1 lebih. Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak ada
hubungan antara pekerjaan responden dengan asupan vitamin B1 (p= 0,790 >
0,05).

3.2.2.51 Pekerjaan responden dengan asupan vitamin C pada ibu hamil

Tabel 3.2.2. 51 Hubungan pekerjaan responden dengan asupan


vitamin C pada ibu hamil

ASUPAN VITAMIN C

PEKERJAAN
RESPONDEN KURANG LEBIH TOTAL

PEGAWAI N 0 1 1
NEGERI
% .0% 100.0% 100.05

PEGAWAI N 0 1 1
SWASTA
% .0% 100.0% 100.0%

WIRASWASTA N 1 0 1
% 100.0% .0% 100.0%

IBU RUMAH N 7 1 8
TANGGA
% 87.5% 12.5% 100.0%

Total N 8 3 1

% 72.7% 27.3% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, terdapat 1 bumil (100%) pegawai negeri dengan asupan
vitamin C lebih dan 1 bumil (100%) pegawai swasta dengan vitamin C lebih.
Sedangkan 1 bumil (100%) wiraswasta dengan asupan vitamin C kurang. Serta 7
bumil (87,5%) ibu rumah tangga (IRT) dengan asupan vitamin C kurang dan 1
bumil ibu rumah tangga (IRT) dengan asupan vitamin C lebih. . Berdasarkan
hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara pekerjaan
responden dengan asupan vitamin C (p= 0,86 > 0,05)

3.2.2.52 Pekerjaan responden dengan asupan zinc (seng) pada ibu hamil

Tabel 3.2.2. 52 Hubungan pekerjaan responden dengan asupan zinc


(seng) pada ibu hamil

ASUPAN ZINC (SENG)

PEKERJAAN TOTAL
RESPONDEN KURANG CUKUP

PEGAWAI N 1 0 1
NEGERI
% 100.0% .0% 100.0%

PEGAWAI N 1 0 1
SWASTA
% 100.0% .0% 100.0%
WIRASWASTA N 1 0 1

% 100.0% .0% 100.0%

IBU RUMAH N 7 1 8
TANGGA
% 87.5% 12.5% 100.0%

Total N 10 1 11

% 90.9% 9.1% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, terdapat 1 bumil (100%) pegawai negeri dengan asupan
zinc (seng) kurang dan 1 bumil (100%) pegawai swasta dengan asupan zinc (seng)
lebih. Sedangkan 1 bumil (100%) wiraswasta dengan asupan zinc (seng) kurang.
Serta 7 bumil (87,5%) ibu rumah tangga (IRT) dengan asupan zinc (seng) kurang
dan 1 bumil ibu rumah tangga (IRT) dengan asupan zinc (seng) cukup.
Berdasarkan hasil uji chi-square membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara
pekerjaan responden dengan asupan zinc (seng) (p= 0,938 > 0,05).

3.2.2.53 Mengalami hipremesis dengan asupan energy pada ibu hamil

Tabel 3. 2.2.53 Hubungan mengelami hipremesis dengan asupan


energy pada ibu hamil

ASUPAN ENERGI

MENGALAMI
HIPREMESIS KURANG CUKUP Total

TIDAK N 6 3 9

% 66.7% 33.3% 100.0%

YA N 2 0 2

% 100.0% .0% 100.0%


Total N 8 3 11

% 72.7% 27.3% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, sebanyak 6 bumil (66,7%) TIDAK mengalami


hipremesis dengan asupan energy kurang dan 3 bumil (33,3%) TIDAK
mengalami hipremesis dengan asupan energy cukup. Sedangkan 2 bumil
(100%) YA mengalami hipremesis dengan asupan energy kurang dan
tidak ada bumil yang mengalami hipremesis dengan asupan energy
cukup. Berdasarkan hasil uji chi-square didapatkan hasil tidak ada
hubungan antara mengalami hipremesis dengan asupan energy (p= 0,338
> 0,05).

3.2.2.54 Mengalami hipremesis dengan asupan protein pada ibu hamil

Tabel 3. 2.2.54 Hubungan mengelami hipremesis dengan asupan


protein pada ibu hamil

ASUPAN PROTEIN

MENGALAMI
HIPREMESIS KURANG CUKUP LEBIH TOTAL

TIDAK N 6 1 2 9

% 66.7% 11.1% 22.2% 100.0%

YA N 2 0 0 2

% 100.0% .0% .0% 100.0%

Total N 8 1 2 11

% 72.7% 9.1% 18.2% 100.0%


Dari 11 ibu hamil, sebanyak 6 bumil (66,7%) TIDAK mengalami
hipremesis dengan asupan protein kurang, 1 bumil TIDAK mengalami
hipremesis dengan asupan protein cukup dan 2 bumil (22,2%) TIDAK
mengalami hipremesis dengan asupan protein lebih. Sedangkan 2 bumil
YA mengalami hipremesis dengan asupan protein kurang dan tidak ada
bumil yang mengalami hipremesis pada asupan protein cukup dan lebih.
Berdasarkan hasil uji chi-square didapatkan hasil tidak ada hubungan
antara mengalami hipremesis dengan asupan protein (p= 0,632 > 0,05).

3.2.2.55 Mengalami hipremesis dengan asupan elemak pada ibu hamil

Tabel 3.2.2. 55 Hubungan mengelami hipremesis dengan asupan


lemak pada ibu hamil

ASUPAN LEMAK

MENGALAMI
HIPREMESIS KURANG CUKUP LEBIH TOTAL

TIDAK N 6 1 2 9

% 66.7% 11.1% 22.2% 100.0%

YA N 2 0 0 2

% 100.0% .0% .0% 100.0%

Total N 8 1 2 11

% 72.7% 9.1% 18.2% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, sebanyak 6 bumil (66,7%) TIDAK mengalami


hipremesis dengan asupan lemak kurang, 1 bumil TIDAK mengalami
hipremesis dengan asupan lemak cukup dan 2 bumil (22,2%) TIDAK
mengalami hipremesis dengan asupan lemak lebih. Sedangkan 2 bumil
YA mengalami hipremesis dengan asupan lemak kurang dan tidak ada
bumil yang mengalami hipremesis pada asupan lemak cukup dan lebih.
Berdasarkan hasil uji chi-square didapatkan hasil tidak ada hubungan
antara mengalami hipremesis dengan asupan lemak (p= 0,632 > 0,05).

3.2.2.56 Mengalami hipremesis dengan asupan karbohidrat pada ibu


hamil

Tabel 3. 2.2.56 Hubungan mengelami hipremesis dengan asupan


karbohidrat pada ibu hamil

ASUPAN KARBOHIDRAT

MENGALAMI
HIPREMESIS KURANG CUKUP Total

TIDAK N 8 1 9

% 88.9% 11.1% 100.0%

YA N 2 0 2

% 100.0% .0% 100.0%

Total N 10 1 11

% 90.9% 9.1% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, sebanyak 8 bumil (88,9%) TIDAK mengalami


hipremesis dengan asupan karbohidrat kurang dan 1 bumil (11,1%)
TIDAK mengalami hipremesis dengan asupan karbohidrat cukup.
Sedangkan 2 bumil (100%) YA mengalami hipremesis dengan asupan
karbohidrat kurang dan tidak ada bumil yang mengalami hipremesis
dengan asupan karbohidrat cukup. Berdasarkan hasil uji chi-square
didapatkan hasil tidak ada hubungan antara mengalami hipremesis
dengan asupan karbohidrat (p= 0,621 > 0,05)

3.2.2.57 Mengalami hipremesis dengan asupan kalsium pada ibu hamil

Tabel 3. 2.2.57 Hubungan mengelami hipremesis dengan asupan


kalsium pada ibu hamil

MENGALAMI ASUPAN KALSIUM


HIPREMESIS

KURANG LEBIH Total

TIDAK N 7 2 9

% 77.8% 22.2% 100.0%

YA N 2 0 2

% 100.0% .0% 100.0%

Total N 9 2 11

% 81.8% 18.2% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, sebanyak 7 bumil (77,8%) TIDAK mengalami


hipremesis dengan asupan kalsium kurang dan 2 bumil (22,2%) TIDAK
mengalami hipremesis dengan asupan kalsium lebih. Sedangkan 2 bumil (100%)
YA mengalami hipremesis dengan asupan kalsium kurang dan tidak ada bumil
yang mengalami hipremesis dengan asupan kalsium lebih. Berdasarkan hasil uji
chi-square didapatkan hasil tidak ada hubungan antara mengalami hipremesis
dengan asupan kalsium (p= 0,461 > 0,05).
3.2.2.58 Mengalami hipremesis dengan asupan fosfor pada ibu hamil
Tabel 3. 2.2.58 Hubungan mengelami hipremesis dengan asupan
fosfor pada ibu hamil

ASUPAN FOSFOR

MENGALAMI LEBIH TOTAL


HIPREMESIS KURANG CUKUP

TIDAK N 3 2 4 9

% 33.3% 22.2% 44.4% 100.0%

YA N 1 1 0 2

% 50.0% 50.0% .0% 100.0%

Total N 4 3 4 11

% 36.4% 27.3% 36.4% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, sebanyak 3 bumil (33,3%) TIDAK mengalami


hipremesis dengan asupan fosfor kurang, 2 bumil (22,2%) TIDAK mengalami
hipremesis dengan asupan fosfor cukup dan 4 bumil (44,4%) TIDAK mengalami
Hipremesis dengan asupan fosfor lebih. Sedangkan 1 bumil (50%) YA mengalami
hipremesis dengan asupan fosfor kurang dan asupan fosfor lebih. Berdasarkan
hasil uji chi-square didapatkan hasil tidak ada hubungan antara
mengalami hipremesis dengan asupan fosfor (p= 0,478 > 0,05).
3.2.2.59 Mengalami hipremesis dengan asupan zat besi pada ibu hamil

Tabel 3. 2.2.59 Hubungan mengelami hipremesis dengan asupan zat


besi pada ibu hamil

ASUPAN ZAT BESI

MENGALAMI
HIPREMESIS KURANG LEBIH Total

TIDAK N 8 1 9

% 88.9% 11.1% 100.0%

YA N 2 0 2

% 100.0% .0% 100.0%

Total N 10 1 11

% 90.9% 9.1% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, sebanyak 8 bumil (88,9%) TIDAK mengalami


hipremesis dengan asupan zat besi kurang dan I bumil (11,1%) TIDAK
mengalami hipremesis dengan asupan zat besi lebih. Sedangkan 2 bumil (100%)
YA mengalami hipremesis dengan asupan zat besi kurang dan tidak ada bumil
yang mengalami hipremesis dengan asupan zat besi lebih. Berdasarkan hasil uji
chi-square didapatkan hasil tidak ada hubungan antara mengalami hipremesis
dengan asupan zat besi (p= 0,621 > 0,05).
3.2.2.60 Mengalami hipremesis dengan asupan vitamin A pada ibu hamil
Tabel 3. 2.2.60 Hubungan mengelami hipremesis dengan asupan
vitamin A pada ibu hamil

ASUPAN VITAMIN A

MENGALAMI
HIPREMESIS KURANG CUKUP LEBIH TOTAL

TIDAK N 4 2 3 9

% 44.4% 22.2% 33.3% 100.0%

YA N 2 0 0 2

% 100.0% .0% .0% 100.0%

Total N 6 2 3 11

% 54.5% 18.2% 27.3% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, sebanyak 4 bumil (44,4%) TIDAK mengalami


hipremesis dengan asupan vitamin A kurang, 2 bumil (22,2%) TIDAK mengalami
hipremesis dengan asupan vitamin A cukup dan 3 bumil (33,3%) TIDAK
mengalami hipremesis dengan asupan vitamin A lebih. Sedangkan 2 bumil
(100%) YA mengalami hipremesis dengan asupan vitamin A kurang dan tidak ada
bumil yang mengalami hipremesis dengan asupan vitamin A cukup dan vitamin A
lebih. Berdasarkan hasil uji chi-square didapatkan hasil tidak ada hubungan antara
mengalami hipremesis dengan asupan vitamin A (p= 0,361 > 0,05).
3.2.2.61 Mengalami hipremesis dengan asupan vitamin B1 pada ibu hamil
Tabel 3.2.2. 61 Hubungan mengelami hipremesis dengan asupan
vitamin B1 pada ibu hamil

ASUPAN VITAMIN B1

MENGALAMI
HIPREMESIS KURANG CUKUP LEBIH TOTAL

TIDAK N 7 1 1 9

% 77.8% 11.1% 11.1% 100.0%

YA N 2 0 0 2

% 100.0% .0% .0% 100.0%

Total N 9 1 1 11

% 81.8% 9.1% 9.1% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, sebanyak 7 bumil (77,8%) TIDAK mengalami hipremesis


dengan asupan vitamin B1 kurang, 1 bumil (11,1%) TIDAK mengalami
hipremesis dengan asupan vitamin B1 cukup dan vitamin B1 lebih. Sedangkan 2
bumil (100%) YA mengalami hipremesis dengan asupan vitamin B1 kurang dan
tidak ada bumil yang mengalami hipremesis dengan asupan vitamin B1 cukup dan
vitamin B1 lebih. Berdasarkan hasil uji chi-square didapatkan hasil tidak ada
hubungan antara mengalami hipremesis dengan asupan vitamin B1 (p= 0,762 >
0,05).
3.2.2.62 Mengalami hipremesis dengan asupan vitamin C pada ibu hamil
Tabel 3.2.2. 62 Hubungan mengelami hipremesis dengan asupan
vitamin C pada ibu hamil

ASUPAN VITAMIN C

MENGALAMI
HIPREMESIS KURANG LEBIH Total

TIDAK N 6 3 9

% 66.7% 33.3% 100.0%

YA N 2 0 2

% 100.0% .0% 100.0%

Total N 8 3 11

% 72.7% 27.3% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, sebanyak 6 bumil (66,7%) TIDAK mengalami


hipremesis dengan asupan vitamin C kurang dan 3 bumil (33,3%) TIDAK
mengalami hipremesis dengan asupan vitamin C lebih. Sedangkan 2 bumil
(100%) YA mengalami hipremesis dengan asupan vitamin C kurang dan tidak ada
bumil yang mengalami hipremesis dengan asupan vitamin C lebih. Berdasarkan
hasil uji chi-square didapatkan hasil tidak ada hubungan antara mengalami
hipremesis dengan asupan vitamin C (p= 0,338 > 0,05).
3.2.2.63 Mengalami hipremesis dengan asupan zinc (seng) pada ibu hamil
Tabel 3. 2.2.63 Hubungan mengelami hipremesis dengan asupan zinc
(seng) pada ibu hamil

MENGALAMI
HIPREMESIS ASUPAN ZINC (SENG)

KURANG CUKUP Total

TIDAK N 8 1 9

% 88.9% 11.1% 100.0%

YA N 2 0 2

% 100.0% .0% 100.0%

Total N 10 1 11

% 90.9% 9.1% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, sebanyak 8 bumil (88,9%) TIDAK mengalami


hipremesis dengan asupan zinc (seng) kurang dan 1 bumil (11,1%) TIDAK
mengalami hipremesis dengan asupan zinc (seng) cukup. Sedangkan 2
bumil (100%) YA mengalami hipremesis dengan asupan zinc (seng)
kurang dan tidak ada bumil yang mengalami hipremesis dengan asupan
zinc (seng) cukup. Berdasarkan hasil uji chi-square didapatkan hasil tidak
ada hubungan antara mengalami hipremesis dengan asupan zinc (seng)
(p= 0,621 > 0,05).
3.2.2.64 Mengalami hipremesis dengan resiko kejadian KEK

Tabel 3. 2.2. 64 Hubungan mengelami hipremesis dengan resiko


kejadian KEK

RESIKO KEJADIAN KEK

MENGALAMI
HIPREMESIS RESIKO TIDAK RESIKO
KEK KEK TOTAL

TIDAK N 2 7 9

% 22.2% 77.8% 100.0%

YA N 0 2 2

% .0% 100.0% 100.0%

Total N 2 9 11

% 18.2% 81.8% 100.0%

Dari 11 ibu hamil, sebanyak 2 bumil (22,2%) TIDAK mengalami


hipremesis dengan beresiko KEK dan 7 bumil (77,8%) TIDAK mengalami
hipremesis dengan tidak beresiko KEK. Sedangkan 2 bumil (100%) YA
mengalami hipremesis dengan tidak beresiko KEK dan tidak ada bumil yag
mengalami hipremesis dan tidak beresiko KEK. Berdasarkan hasil uji chi-square
didapatkan hasil tidak ada hubungan antara mengalami hipremesis dengan resiko
kejadian KEK (p= 0,461 > 0,05).
BAB IV
PENUTUP

4.1. Kesimpulan
a. Analisa Univariat
 Status Gizi Balita : Berdasarkan indeks BB/U sebanyak 7 balita (12,5%)
yang menderita gizi kurang, indeks BB/TB didapatkan sebanyak 2 balita
sangat kurus (3,6%) dan 7 balita kurus (12,5%), dan indeks TB/U
didapatkan bahwa 2 balita pendek (3,6%) dan 7 balita sangat pendek
(12,5%)
 Kecukupan zat gizi balita dibandingkan dengan AKG yaitu dari 56 balita,
didapatkan bahwa asupan yang tergolong baik sebanyak 20 orang (35,7%)
untuk asupan energi, 12 orang (21,4%) untuk asupan protein, 14 orang
(25%) untuk asupan lemak, 15 orang (26,8%) untuk asupan karbohidrat, 6
orang (10,7%) untuk asupan kalsium, 14 orang (25 %) untuk asupan
fosfor, 5 orang (8,9 %) untuk asupan zat besi, 7 orang (12,5%) untuk
asupan vitamin A, 12 orang (21,4%) untuk asupan vitamin B1, 10 orang
(17,9 %) untuk asupan vitamin C, dan 25 orang (44,6%) untuk asupan
zinc.
 Pola Asuh : sebanyak 15 balita (26,8%) yang sudah berhenti menyusui, 20
orang balita (35,7%) yang tidak mendapatkan kolostrum, 31 balita (55,4%)
yang pernah memberikan makan ataupun minuman kepada anaknya, 24
balita (42.9%) yang memperoleh imunisasi tidak lengkap,
Lampiran :

OUT PUT SPSS UNIVARIAT BALITA

DESA AIR MOLEK II

Frequency Table

JENIS KELAMIN RESPONDEN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Laki-laki 31 55.4 55.4 55.4

Perempuan 25 44.6 44.6 100.0

Total 56 100.0 100.0

AGAMA RESPONDEN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Islam 55 98.2 98.2 98.2

Protestan 1 1.8 1.8 100.0

Total 56 100.0 100.0


SUKU RESPONDEN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Melayu 24 42.9 42.9 42.9

Minang 9 16.1 16.1 58.9

Jawa 17 30.4 30.4 89.3

Batak 1 1.8 1.8 91.1

Lainnya………. 5 8.9 8.9 100.0

Total 56 100.0 100.0

PENDAPATAN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid MENENGAH KEBAWAH 10 17.9 17.9 17.9

MENENGAH KEATAS 46 82.1 82.1 100.0

Total 56 100.0 100.0

PENGETAHUAN TENTANG PENGERTIAN KOLOSTRUM

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Salah 34 60.7 60.7 60.7

Benar 22 39.3 39.3 100.0


PENGETAHUAN TENTANG PENGERTIAN KOLOSTRUM

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Salah 34 60.7 60.7 60.7

Benar 22 39.3 39.3 100.0

Total 56 100.0 100.0

PENGETAHUAN TENTANG MANFAAT KOLOSTRUM

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Salah 33 58.9 58.9 58.9

Benar 23 41.1 41.1 100.0

Total 56 100.0 100.0

PENGETAHUAN TENTANG IMD

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Salah 32 57.1 57.1 57.1

Benar 24 42.9 42.9 100.0

Total 56 100.0 100.0


PENGETAHUAN TENTANG ASI EKSKLUSIF

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Salah 8 14.3 14.3 14.3

Benar 48 85.7 85.7 100.0

Total 56 100.0 100.0

PENGETAHUAN TENTANG MAKANAN SUMBER PROTEIN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Salah 14 25.0 25.0 25.0

Benar 42 75.0 75.0 100.0

Total 56 100.0 100.0

PENGETAHUAN TENTANG MAKANAN SUMBER VITAMIN A

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Salah 16 28.6 28.6 28.6

Benar 40 71.4 71.4 100.0

Total 56 100.0 100.0


PENGETAHUAN TENTANG TANDA PERTUMBUHAN BALITA SEHAT BERDASARKAN KMS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Salah 16 28.6 28.6 28.6

Benar 40 71.4 71.4 100.0

Total 56 100.0 100.0

PENGETAHUAN TENTANG PENTINGNY IMUNISASI

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Salah 3 5.4 5.4 5.4

Benar 53 94.6 94.6 100.0

Total 56 100.0 100.0

PENGETAHUAN TENTANG MENDAPATKAN KAPSUL VITAMIN A

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Salah 22 39.3 39.3 39.3

Benar 34 60.7 60.7 100.0

Total 56 100.0 100.0


PENGETAHUAN TENTANG PENGOBATAN PERTAMA SAAT DIARE

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Salah 27 48.2 48.2 48.2

Benar 29 51.8 51.8 100.0

Total 56 100.0 100.0

BALITA PERNAH/MASIH MENYUSUI

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak (langsung ke D2a) 13 23.2 23.2 23.2

Ya 43 76.8 76.8 100.0

Total 56 100.0 100.0

BALITA MENDAPATKAN KOLOSTRUM

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 20 35.7 35.7 35.7

Ya 31 55.4 55.4 91.1

Tidak relevan 3 5.4 5.4 96.4

Tidak ada jawaban 2 3.6 3.6 100.0

Total 56 100.0 100.0


LAMA KEMUDIAN IBU MULAI MENYUSUI SETELAH BAYI LAHIR

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Segera 31 55.4 55.4 55.4

>1 jam 16 28.6 28.6 83.9

> 1 hari 6 10.7 10.7 94.6

Tidak relevan 3 5.4 5.4 100.0

Total 56 100.0 100.0

USIA ANAK BERHENTI MENYUSU

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid < 6 bulan 15 26.8 26.8 26.8

6 bulan–1 tahun 3 5.4 5.4 32.1

1-2 tahun 17 30.4 30.4 62.5

> 2 tahun 11 19.6 19.6 82.1

Tidak relevan (bila ibu masih 8 14.3 14.3 96.4


menyusui)

Lainnya.......................... 1 1.8 1.8 98.2

Tidak ada jawaban 1 1.8 1.8 100.0

Total 56 100.0 100.0


ALASAN IBU BERHENTI MENYUSUI

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Ibu sakit/punya penyakit 8 14.3 14.3 14.3

Ibu hamil 1 1.8 1.8 16.1

Anak tidak mau lagi disusui 26 46.4 46.4 62.5

Dilarang suami/keluarga 1 1.8 1.8 64.3

Sibuk/bekerja diluar rumah 1 1.8 1.8 66.1

Tidak relevan(bila ibu masih 11 19.6 19.6 85.7


menyusui)

Lainnya………………….. 7 12.5 12.5 98.2

Tidak ada jawaban 1 1.8 1.8 100.0

Total 56 100.0 100.0

KAPAN SAJA IBU MENYUSUI

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Semau anak 54 96.4 96.4 96.4

Tidak relevan 2 3.6 3.6 100.0

Total 56 100.0 100.0


BAYI PERNAH/TIDAK DIBERI MAKAN/MINUMAN SELAIN ASI

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 25 44.6 44.6 44.6

Ya 31 55.4 55.4 100.0

Total 56 100.0 100.0

SAAT BAYI MENCRET, TETAP/TIDAK IBU MENYUSUI

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 7 12.5 12.5 12.5

Ya 47 83.9 83.9 96.4

Tidak relevan 2 3.6 3.6 100.0

Total 56 100.0 100.0

MAKANAN/MINUMAN PENGGANTI ASI

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak diberikan 3 5.4 5.4 5.4

Susu formula 38 67.9 67.9 73.2

Cairan lain ……………... 1 1.8 1.8 75.0


Makanan lain ……......…. 4 7.1 7.1 82.1

Tidak relevan 10 17.9 17.9 100.0

Total 56 100.0 100.0

ALASAN BAYI/BALITA TIDAK DISUSUI

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Ibu sakit/punya penyakit 6 10.7 10.7 10.7

ASI tidak keluar 7 12.5 12.5 23.2

Dilarang suami/keluarga 1 1.8 1.8 25.0

Sibuk/bekerja di luar rumah 8 14.3 14.3 39.3

Tidak relevan 22 39.3 39.3 78.6

Lainnya………………….. 11 19.6 19.6 98.2

Tidak ada jawaban 1 1.8 1.8 100.0

Total 56 100.0 100.0

BALITA DIAJAK BERMAIN SAAT TIDAK MAU MAKAN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 8 14.3 14.3 14.3

Ya 44 78.6 78.6 92.9


TR 4 7.1 7.1 100.0

Total 56 100.0 100.0

BALITA DIGENDONG SAAT TIDAK MAU MAKAN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 19 33.9 33.9 33.9

Ya 33 58.9 58.9 92.9

TR 4 7.1 7.1 100.0

Total 56 100.0 100.0

BALITA DIBUATKAN MAKANAN KESUKAAN SAAT TIDAK MAU MAKAN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 21 37.5 37.5 37.5

Ya 31 55.4 55.4 92.9

TR 4 7.1 7.1 100.0

Total 56 100.0 100.0

BALITA DIBUJUK SAAT TIDAK MAU MAKAN


Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 10 17.9 17.9 17.9

Ya 42 75.0 75.0 92.9

TR 4 7.1 7.1 100.0

Total 56 100.0 100.0

BALITA HANYA DIDIAMKAN SAAT TIDAK MAU MAKAN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 33 58.9 58.9 58.9

Ya 20 35.7 35.7 94.6

TR 3 5.4 5.4 100.0

Total 56 100.0 100.0

LAINNYA SAAT TIDAK MAU MAKAN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 38 67.9 67.9 67.9

Ya 15 26.8 26.8 94.6

TR 3 5.4 5.4 100.0

Total 56 100.0 100.0


YANG MENENTUKAN MENU HARIAN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Ibu 54 96.4 96.4 96.4

Pengasuh 2 3.6 3.6 100.0

Total 56 100.0 100.0

CARA MENDAPATKAN MENU HARIAN BALITA

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Masak sendiri di rumah 55 98.2 98.2 98.2

Makanan instan 1 1.8 1.8 100.0

Total 56 100.0 100.0

PERTIMBANGAN UTAMA DALAM MEMILIH MENU

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Gizi 17 30.4 30.4 30.4

Keuangan 4 7.1 7.1 37.5

Kemudahan diperoleh 15 26.8 26.8 64.3

Selera/kesukaan balita 20 35.7 35.7 100.0


PERTIMBANGAN UTAMA DALAM MEMILIH MENU

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Gizi 17 30.4 30.4 30.4

Keuangan 4 7.1 7.1 37.5

Kemudahan diperoleh 15 26.8 26.8 64.3

Selera/kesukaan balita 20 35.7 35.7 100.0

Total 56 100.0 100.0

MAKANAN PANTANGAN BALITA

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 49 87.5 87.5 87.5

Ya 7 12.5 12.5 100.0

Total 56 100.0 100.0

PANTANGAN TERHADAP IKAN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 45 80.4 80.4 80.4

Ya 2 3.6 3.6 83.9

TR 9 16.1 16.1 100.0


PANTANGAN TERHADAP IKAN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 45 80.4 80.4 80.4

Ya 2 3.6 3.6 83.9

TR 9 16.1 16.1 100.0

Total 56 100.0 100.0

PANTANGAN TERHADAP CUMI

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 46 82.1 82.1 82.1

Ya 1 1.8 1.8 83.9

TR 9 16.1 16.1 100.0

Total 56 100.0 100.0

PANTANGAN TEHADAP UDANG

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 46 82.1 82.1 82.1

Ya 1 1.8 1.8 83.9

TR 9 16.1 16.1 100.0


PANTANGAN TEHADAP UDANG

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 46 82.1 82.1 82.1

Ya 1 1.8 1.8 83.9

TR 9 16.1 16.1 100.0

Total 56 100.0 100.0

PANTANGAN TERHADAP LELE

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 47 83.9 83.9 83.9

TR 9 16.1 16.1 100.0

Total 56 100.0 100.0

PANTANGAN TERHADAP DAGING

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 47 83.9 83.9 83.9

TR 9 16.1 16.1 100.0

Total 56 100.0 100.0


PANTANGAN TERHADAP TELUR

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 45 80.4 80.4 80.4

Ya 2 3.6 3.6 83.9

TR 9 16.1 16.1 100.0

Total 56 100.0 100.0

PANTANGAN TERHADAP BUAH

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 47 83.9 83.9 83.9

TR 9 16.1 16.1 100.0

Total 56 100.0 100.0

PANTANGAN TERHADAP SAYUR

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 47 83.9 83.9 83.9

TR 9 16.1 16.1 100.0

Total 56 100.0 100.0


PANTANGAN TERHADAP SUSU

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 46 82.1 82.1 82.1

Ya 1 1.8 1.8 83.9

TR 9 16.1 16.1 100.0

Total 56 100.0 100.0

PANTANGAN TERHADAP LAINNYA

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 45 80.4 80.4 80.4

Ya 3 5.4 5.4 85.7

TR 8 14.3 14.3 100.0

Total 56 100.0 100.0

YANG MENYARANKAN PANTANGAN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Ayah 1 1.8 1.8 1.8

Ibu 5 8.9 8.9 10.7

Lainnya, sebutkan ............................. 6 10.7 10.7 21.4

Tidak Relevan 44 78.6 78.6 100.0


Total 56 100.0 100.0

SANKSI JIKA MELANGGAR PANTANGAN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 27 48.2 48.2 48.2

Ya, berupa 3 5.4 5.4 53.6


.............................................................
.

Tidak Relevan 26 46.4 46.4 100.0

Total 56 100.0 100.0

MENCUCI TANGAN MENGGUNAKAN SABUN SAAT TANGAN KOTOR

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 2 3.6 3.6 3.6

Ya 49 87.5 87.5 91.1

6 5 8.9 8.9 100.0

Total 56 100.0 100.0


MENCUCI TANGAN MENGGUNAKAN SABUN SAAT MENYIAPKAN MAKANAN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 13 23.2 23.2 23.2

Ya 43 76.8 76.8 100.0

Total 56 100.0 100.0

MENCUCI TANGAN MENGGUNAKAN SABUN SAAT MENYUAPI

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 9 16.1 16.1 16.1

Ya 47 83.9 83.9 100.0

Total 56 100.0 100.0

MENCUCI TANGAN MENGGUNAKAN SABUN SAAT SETELAH BAB

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 14 25.0 25.0 25.0

Ya 42 75.0 75.0 100.0

Total 56 100.0 100.0


MENCUCI TANGAN MENGGUNAKAN SABUN SAAT SETELAH CEBOK

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 8 14.3 14.3 14.3

Ya 48 85.7 85.7 100.0

Total 56 100.0 100.0

MENCUCI TANGAN MENGGUNAKAN SABUN SAAT LAINNYA

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 41 73.2 73.2 73.2

Ya 15 26.8 26.8 100.0

Total 56 100.0 100.0

FREKUENSI MANDI

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 2-3 kali 55 98.2 98.2 98.2

Lainnya, ……………….............. 1 1.8 1.8 100.0

Total 56 100.0 100.0


FREKUENSI GOSOK GIGI

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 1 kali 1 1.8 1.8 1.8

2-3 kali 53 94.6 94.6 96.4

Lainnya, ……………….............. 2 3.6 3.6 100.0

Total 56 100.0 100.0

SAAT BALITA SAKIT CARA MEMBERIKAN ASI

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Kurang 4 7.1 7.1 7.1

Tetap 49 87.5 87.5 94.6

Lebih 1 1.8 1.8 96.4

TR 2 3.6 3.6 100.0

Total 56 100.0 100.0

SAAT BALITA SAKIT CARA MEMBERIKAN MAKANAN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Kurang 13 23.2 23.2 23.2

Tetap 41 73.2 73.2 96.4


Lebih 1 1.8 1.8 98.2

TR 1 1.8 1.8 100.0

Total 56 100.0 100.0

SAAT BALITA SAKIT CARA MEMBERIKAN CAIRAN/MINUMAN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Kurang 16 28.6 28.6 28.6

Tetap 39 69.6 69.6 98.2

TR 1 1.8 1.8 100.0

Total 56 100.0 100.0

YANG DIBERIKAN PERTAMA KALI SAAT BALITA MENCRET

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Oralit/LGG 23 41.1 41.1 41.1

Obat mencret 7 12.5 12.5 53.6

Pucuk daun jambu 3 5.4 5.4 58.9

Tidak Relevan 7 12.5 12.5 71.4

Lainnya,…………………………… 8 14.3 14.3 85.7

Tidak ada jawaban 8 14.3 14.3 100.0


YANG DIBERIKAN PERTAMA KALI SAAT BALITA MENCRET

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Oralit/LGG 23 41.1 41.1 41.1

Obat mencret 7 12.5 12.5 53.6

Pucuk daun jambu 3 5.4 5.4 58.9

Tidak Relevan 7 12.5 12.5 71.4

Lainnya,…………………………… 8 14.3 14.3 85.7

Tidak ada jawaban 8 14.3 14.3 100.0

Total 56 100.0 100.0

CARA IBU TAHU BAHWA BALITA SAKIT

Frequency Percent Valid Percent Cumulativ

Valid Rewel 38 67.9 67.9

Lesu/diam saja 3 5.4 5.4

Tidak mau makan 4 7.1 7.1

Panas 8 14.3 14.3

Lainnya,………………………… 1 1.8 1.8

Tidak ada jawaban 2 3.6 3.6

Total 56 100.0 100.0


TEMPAT PERTOLONGAN PERTAMA

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 0 1 1.8 1.8 1.8

Puskesmas 17 30.4 30.4 32.1

Rumah sakit 8 14.3 14.3 46.4

Praktik dokter 10 17.9 17.9 64.3

Bidan swasta 17 30.4 30.4 94.6

Tidak kemana-mana 1 1.8 1.8 96.4

Lainnya………………...... 1 1.8 1.8 98.2

Tidak ada jawaban 1 1.8 1.8 100.0

Total 56 100.0 100.0

ALASAN MEMILIH TEMPAT PERTOLONGAN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Hanya itu satu-satunya 3 5.4 5.4 5.4

Jaraknya dekat 14 25.0 25.0 30.4

Biayanya murah 8 14.3 14.3 44.6

Kebiasaan dari keluarga 14 25.0 25.0 69.6

Pelayanannya bagus 14 25.0 25.0 94.6

Direkomendasikan oleh banyak orang 1 1.8 1.8 96.4


12 1 1.8 1.8 98.2

Tidak ada jawaban 1 1.8 1.8 100.0

Total 56 100.0 100.0

BALITA MENDERITA DIARE HARI INI

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 50 89.3 89.3 89.3

Ya 6 10.7 10.7 100.0

Total 56 100.0 100.0

BALITA MENDERITA ISPA HARI INI

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 46 82.1 82.1 82.1

Ya 10 17.9 17.9 100.0

Total 56 100.0 100.0

BALITA MENDERITA DIARE 1 BULAN TERKAHIR

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent


Valid Tidak 51 91.1 91.1 91.1

Ya 5 8.9 8.9 100.0

Total 56 100.0 100.0

BALITA MENDERITA ISPA 1 BULAN TERAKHIR

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 48 85.7 85.7 85.7

Ya 8 14.3 14.3 100.0

Total 56 100.0 100.0

JUMLAH ANAK IBU HADIR DALAM POSYANDU 6 BULAN TERAKHIR

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid > 4 kali 17 30.4 30.4 30.4

< 4 kali 21 37.5 37.5 67.9

tidak relevan (tidak pernah hadir di 17 30.4 30.4 98.2


posyandu)

tidak tahu 1 1.8 1.8 100.0

Total 56 100.0 100.0


ALASAN KURANG DARI 4 KALI HADIR DALAM POSYANDU

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Ibu/pengasuh sibuk bekerja 9 16.1 16.1 16.1

Anak saya sedang sakit 1 1.8 1.8 17.9

Anak tidak bermasalah dalam 2 3.6 3.6 21.4


pertumbuhannya

Anak berumur 4 bulan 4 7.1 7.1 28.6

Tidak relevan (tidak pernah hadir di 23 41.1 41.1 69.6


posyandu/hadir >4x)

Lain-lain, 9 16.1 16.1 85.7


sebutkan:………………………………
…………...

Tidak ada jawaban 8 14.3 14.3 100.0

Total 56 100.0 100.0

MENERIMA PENDIDIKAN TENTANG KESEHATAN DAN NUTRISI DI POSYANDU 6 BULAN TERAKHIR

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 31 55.4 55.4 55.4

Ya 22 39.3 39.3 94.6

Tidak relevan (tidak pernah hadir di 3 5.4 5.4 100.0


posyandu)

Total 56 100.0 100.0


JENIS PELAYANAN PENIMBANGAN DI POSYANDU 6 BULAN TERAKHIR

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 6 10.7 10.7 10.7

Ya 48 85.7 85.7 96.4

TR 2 3.6 3.6 100.0

Total 56 100.0 100.0

JENIS PELAYANAN IMUNISASI DI POSYANDU 6 BULAN TERAKHIR

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 7 12.5 12.5 12.5

Ya 46 82.1 82.1 94.6

TR 3 5.4 5.4 100.0

Total 56 100.0 100.0

JENIS PELAYANAN PEMBERIAN KAPSUL VITAMIN A DI POSYANDU 6 BULAN TERAKHIR

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 18 32.1 32.1 32.1

Ya 35 62.5 62.5 94.6


TR 3 5.4 5.4 100.0

Total 56 100.0 100.0

JENIS PELAYANAN PEMBERIKAN PMT DI POSYANDU 6 BULAN TERAKHIR

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 14 25.0 25.0 25.0

Ya 40 71.4 71.4 96.4

TR 2 3.6 3.6 100.0

Total 56 100.0 100.0

JENIS PELAYANAN PENGOBATAN RINGAN DI POSYANDU 6 BULAN TERAKHIR

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 39 69.6 69.6 69.6

Ya 15 26.8 26.8 96.4

TR 2 3.6 3.6 100.0

Total 56 100.0 100.0

JENIS PELAYANAN LAINNYA


Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 47 83.9 83.9 83.9

Ya 7 12.5 12.5 96.4

TR 2 3.6 3.6 100.0

Total 56 100.0 100.0

YANG MENYIMPAN BUKU KMS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Disimpan oleh kader 3 5.4 5.4 5.4

Hilang 15 26.8 26.8 32.1

Disimpan oleh anggota keluarga yang 5 8.9 8.9 41.1


lain

Tidak relevan (ibunya sendiri yang 28 50.0 50.0 91.1


menyimpan KMS anak ini)

Lainnya, 3 5.4 5.4 96.4


sebutkan:..............................................
............

Tidak menjawab 2 3.6 3.6 100.0

Total 56 100.0 100.0

KMS PADA IBU

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent


Valid Ya (ibu bisa menunjukkan KMS/buku 27 48.2 48.2 48.2
KIA-nya)

Tidak/tidak dapat menunjukkan KMS- 28 50.0 50.0 98.2


nya

Tidak menjawab 1 1.8 1.8 100.0

Total 56 100.0 100.0

BALITA MENERIMA KVA PADA AGUSTUS 2017

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Ya 40 71.4 71.4 71.4

Tidak 11 19.6 19.6 91.1

11 1 1.8 1.8 92.9

tidak relevan (anak < 6 bulan) 2 3.6 3.6 96.4

77 1 1.8 1.8 98.2

tidak tahu 1 1.8 1.8 100.0

Total 56 100.0 100.0

MEMPEROLEH IMUNISASI LENGKAP


Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Lengkap 30 53.6 53.6 53.6

tidak lengkap 24 42.9 42.9 96.4

22 1 1.8 1.8 98.2

tidak tahu 1 1.8 1.8 100.0

Total 56 100.0 100.0

DASAR PENENTUAN KELENGKAPAN IMUNISASI

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid berdasar pada pengamatan pada 26 46.4 46.4 46.4


KMS

berdasar pada ingatan responden 30 53.6 53.6 100.0

Total 56 100.0 100.0

DALAM 4 MINGGU TERAKHIR KHAWATIR IBU TIDAK MEMILIKI CUKUP MAKANAN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 36 64.3 64.3 64.3

Jarang (1-2 kali) 11 19.6 19.6 83.9

Kadang-kadang (3-10 kali) 6 10.7 10.7 94.6


Sering (> 10 kali) 3 5.4 5.4 100.0

Total 56 100.0 100.0

DALAM 4 MINGGU TERAKHIR IBU TIDAK BISA MAKAN MAKANAN YANG DIINGINKAN KARENA KEKURANGAN UANG

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 48 85.7 85.7 85.7

Jarang (1-2 kali) 7 12.5 12.5 98.2

Kadang-kadang (3-10 kali) 1 1.8 1.8 100.0

Total 56 100.0 100.0

MAKAN_TERBATAS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 42 75.0 75.0 75.0

Jarang (1-2 kali) 13 23.2 23.2 98.2

Kadang-kadang (3-10 kali) 1 1.8 1.8 100.0

Total 56 100.0 100.0


MAKAN_TIDAKSUKAI

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 51 91.1 91.1 91.1

Jarang (1-2 kali) 5 8.9 8.9 100.0

Total 56 100.0 100.0

MAKAN_PORSISEDIKIT

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 49 87.5 87.5 87.5

Jarang (1-2 kali) 7 12.5 12.5 100.0

Total 56 100.0 100.0

MAKAN_KURANGFREKUENSI

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 51 91.1 91.1 91.1

Jarang (1-2 kali) 3 5.4 5.4 96.4

Kadang-kadang (3-10 kali) 2 3.6 3.6 100.0

Total 56 100.0 100.0


MAKAN_TIDAKADA

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 51 91.1 91.1 91.1

Jarang (1-2 kali) 3 5.4 5.4 96.4

Kadang-kadang (3-10 kali) 2 3.6 3.6 100.0

Total 56 100.0 100.0

MAKAN_LAPARTIDUR

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 54 96.4 96.4 96.4

Jarang (1-2 kali) 2 3.6 3.6 100.0

Total 56 100.0 100.0

MAKAN_TIDAKCUKUP

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak 55 98.2 98.2 98.2

Jarang (1-2 kali) 1 1.8 1.8 100.0

Total 56 100.0 100.0


TEMPAT_BAB

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid WC umum 2 3.6 3.6 3.6

WC sendiri 54 96.4 96.4 100.0

Total 56 100.0 100.0

SUMBER_AIRBERSIH

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Air PDAM 17 30.4 30.4 30.4

Sumur terbuka 20 35.7 35.7 66.1

Sumur tertutup 19 33.9 33.9 100.0

Total 56 100.0 100.0

SUMBER_AIRMINUM

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Air PDAM 4 7.1 7.1 7.1

Mata air 1 1.8 1.8 8.9

Sumur terbuka 17 30.4 30.4 39.3

Sumur tertutup 13 23.2 23.2 62.5


Air isi ulang 21 37.5 37.5 100.0

Total 56 100.0 100.0

VENTILASI

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Cukup 56 100.0 100.0 100.0

PENCAHAYAAN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Cukup 56 100.0 100.0 100.0

LANTAI

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Permanen (semen, lantai keramik, 53 94.6 94.6 94.6


kayu)

Non permanen (tanah) 3 5.4 5.4 100.0

Total 56 100.0 100.0


DINDING

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Permanen (batu bata) 51 91.1 91.1 91.1

Semi permanen (setengah batu bata, 2 3.6 3.6 94.6


setengah kayu)

Non permanen (kayu) 3 5.4 5.4 100.0

Total 56 100.0 100.0

ATAP

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Permanen (genteng, kayu, atap 54 96.4 96.4 96.4


logam)

Non permanen (daun kelapa, rumput 2 3.6 3.6 100.0


kering, ijuk)

Total 56 100.0 100.0

WC

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid WC dengan septic tank 53 94.6 94.6 94.6

WC tanpa septic tank 3 5.4 5.4 100.0

Total 56 100.0 100.0


SPAL

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak ada 4 7.1 7.1 7.1

Ada 52 92.9 92.9 100.0

Total 56 100.0 100.0

JARAK_SEPTICTANK

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid <10 m 42 75.0 75.0 75.0

? 10 m 12 21.4 21.4 96.4

Tidak relevan (tidak ada septic tank) 2 3.6 3.6 100.0

Total 56 100.0 100.0

BB_TB

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid GIZI KURANG 9 16.1 16.1 16.1

NORMAL 42 75.0 75.0 91.1


GIZI LEBIH 5 8.9 8.9 100.0

Total 56 100.0 100.0

BB_U

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid BB KURANG 14 25.0 25.0 25.0

NORMAL 39 69.6 69.6 94.6

BB LEBIH 3 5.4 5.4 100.0

Total 56 100.0 100.0

TB_U

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid PENDEK 17 30.4 30.4 30.4

NORMAL 29 51.8 51.8 82.1

TINGGI 10 17.9 17.9 100.0

Total 56 100.0 100.0


ASUPAN ENERGI

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid ASUPAN KURANG (<80%) 25 44.6 44.6 44.6

ASUPAN BAIK (80-110%) 20 35.7 35.7 80.4

ASUPAN LEBIH (>110%) 11 19.6 19.6 100.0

Total 56 100.0 100.0

ASUPAN PROTEIN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid ASUPAN KURANG (<80%) 15 26.8 26.8 26.8

ASUPAN BAIK (80-110%) 12 21.4 21.4 48.2

ASUPAN LEBIH (>110%) 29 51.8 51.8 100.0

Total 56 100.0 100.0

ASUPAN LEMAK

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid ASUPAN KURANG (<80%) 29 51.8 51.8 51.8

ASUPAN BAIK (80-110%) 14 25.0 25.0 76.8

ASUPAN LEBIH (>110%) 13 23.2 23.2 100.0


Total 56 100.0 100.0

ASUPAN KARBOHIDRAT

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid ASUPAN KURANG (<80%) 26 46.4 46.4 46.4

ASUPAN BAIK (80-110%) 15 26.8 26.8 73.2

ASUPAN LEBIH (>110%) 15 26.8 26.8 100.0

Total 56 100.0 100.0

ASUPAN KALSIUM

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid ASUPAN KURANG (<80%) 37 66.1 66.1 66.1

ASUPAN BAIK (80-110%) 6 10.7 10.7 76.8

ASUPAN LEBIH (>110%) 13 23.2 23.2 100.0

Total 56 100.0 100.0


ASUPAN FOSFOR

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid ASUPAN KURANG (<80%) 17 30.4 30.4 30.4

ASUPAN BAIK (80-110%) 14 25.0 25.0 55.4

ASUPAN LEBIH (>110%) 25 44.6 44.6 100.0

Total 56 100.0 100.0

ASUPAN ZAT BESI

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid ASUPAN KURANG (<80%) 46 82.1 82.1 82.1

ASUPAN BAIK (80-110%) 5 8.9 8.9 91.1

ASUPAN LEBIH (>110%) 5 8.9 8.9 100.0

Total 56 100.0 100.0

ASUPAN VITAMIN A

Frequency Percent Valid Percent Cumulativ

Valid ASUPAN KURANG (<80%) 19 33.9 33.9

ASUPAN BAIK (80-110%) 7 12.5 12.5

ASUPAN LEBIH (>110%) 30 53.6 53.6


ASUPAN VITAMIN A

Frequency Percent Valid Percent Cumulativ

Valid ASUPAN KURANG (<80%) 19 33.9 33.9

ASUPAN BAIK (80-110%) 7 12.5 12.5

ASUPAN LEBIH (>110%) 30 53.6 53.6

Total 56 100.0 100.0

ASUPAN VITAMIN B1

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid ASUPAN KURANG (<80%) 41 73.2 73.2 73.2

ASUPAN BAIK (80-110%) 12 21.4 21.4 94.6

ASUPAN LEBIH (>110%) 3 5.4 5.4 100.0

Total 56 100.0 100.0

ASUPAN VITAMIN C

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid ASUPAN KURANG (<80%) 30 53.6 53.6 53.6

ASUPAN BAIK (80-110%) 10 17.9 17.9 71.4

ASUPAN LEBIH (>110%) 16 28.6 28.6 100.0


ASUPAN VITAMIN C

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid ASUPAN KURANG (<80%) 30 53.6 53.6 53.6

ASUPAN BAIK (80-110%) 10 17.9 17.9 71.4

ASUPAN LEBIH (>110%) 16 28.6 28.6 100.0

Total 56 100.0 100.0

ASUPAN SENG (ZINC)

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid ASUPAN KURANG (<80%) 17 30.4 30.4 30.4

ASUPAN BAIK (80-110%) 25 44.6 44.6 75.0

ASUPAN LEBIH (>110%) 14 25.0 25.0 100.0

Total 56 100.0 100.0