Anda di halaman 1dari 6

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Penyakit jantung menjadi salah satu pembunuh paling

berbahaya di dunia, dimana fakta ini mengacu pada data dari

World Health Organization (WHO). Sejak tahun 1990 hingga

tahun 2008 WHO menempatkan penyakit jantung sebagai

pembunuh nomor satu di dunia (WHO, 2008).

Aritmia adalah salah satu kelainan pada jantung yang berupa

gangguan pada frekuensi, ketidakteraturan, tempat asal denyut

atau konduksi impuls listrik pada jantung. Aritmia memerlukan

pengobatan yang segera dan terapi yang teratur untuk mencegah

kondisi yang lebih buruk. Salah satu diagnosis aritmia yang

paling popular digunakan adalah dengan elektrokardiograf

(EKG).

Elektrokardiograf (EKG), yang mencatat aktivitas listrik dari

jantung, merupakan alat bantu diagnosis pada penyakit jantung.

EKG mulai banyak dikembangkan untuk keperluan rawat jalan

(ambulatori) di mana pasien tetap bisa dipantau oleh pihak rumah

sakit atau dokter meskipun pasien tidak berada di rumah sakit.

Sudah beberapa kali diadakan penelitian mengenai EKG

ambulatori mulai dari EKG dengan 2 - lead hingga 12 – lead

dengan berbagai media transmisi seperti internet, MMS,

Bluetooth, wifi dan lainnya. Salah satunya adalah penelitian yang


dilakukan oleh Bansal Dipali dalam jurnalnya yang berjudul “A

Computer Based Wireless System for Online Acquisition,

Monitoring, and Digital Processing of ECG Waveforms” tentang

gelombang sinyal EKG yang dimonitoring melalui sistem

wireless. (Bansal Dipali, 2009)

Android sendiri merupakan sebuah sistem operasi untuk

sebuah ponsel. Salah satu sistem komunikasi yang dimiliki sistem

operasi ini adalah bluetooth. Hampir semua pengguna ponsel

Android terhubung dengan internet, dengan integrasi EKG dan

Android maka sinyal jantung dapat dikirim melalui internet dari

mana saja. Namun untuk mengawali hal tersebut maka diperlukan 2

sistem komunikasi dengan menggunakan bluetooth sehingga data

sinyal jantung dapat ditransmisikan ke sebuah ponsel Android.

Jika tugas akhir ini memenuhi tujuannya, maka sebuah EKG

akan mampu dikomunikasikan dengan sebuah smartphone.

Dengan dikomunikasikannya sebuah EKG dengan sebuah

smartphone Android maka data sinyal jantung dapat dikirimkan

ke mana saja semisal dengan menggunakan internet hal ini akan

sangat bermanfaat untuk penderita penyakit jantung yang sedang

menjalani rawat jalan.

1.2 Perumusan Masalah

Adapun permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini

adalah bagaimana merancang sebuah Sistem Elektrokardiograf

Ambulatori Berbasis Pada Mobile Platform Android.


1.3 Batasan Masalah

Pada pengerjaan tugas akhir ini akan dilakukan pembatasan

terhadap masalah yang dikaji agar tidak melebar. Batasannya

ialah sebagai berikut :

• Digunakan EKG Single Channel dengan 3 sadapan.

• Digunakan mobile phone dengan operating system Android

2.2 (Froyo).

1.4 Tujuan Penelitian

Tujuan yang ingin dicapai pada akhir pengerjaan tugas akhir

ini ialah membuat rancang bangun sistem elektrokardiograf

ambulatori berbasis pada mobile platform Android.

1.5 Metodologi Penelitian

Adapun tahapan-tahapan dalam melakukan penelitian ini

dapat dijabarkan sebagai berikut :

• Studi Literatur

Studi literatur dilakukan untuk memahami prinsip kerja

elektrokardiograf dan sistem komunikasi dengan

menggunakan bluetooh pada mobile platform Android.

• Perancangan Perancangan Perangkat Lunak Pada

Andrioid

Dilakukan perancangan dan pembuatan sistem komunikasi


berupa software yang akan menerima dan membaca data

sinyal jantung digital yang dikirim oleh modul bluetooth.

• Penyadapan Keluaran EKG

Melakukan penyadapan sinyal jantung yang kemudian akan

ditransmisikan ke mobile platform Android melalui sistem

komunikasi bluetooth.

• Pengujian dan Analisa

Pengujian software dilakukan untuk keperluan analisis

sistem secara keseluruhan sehingga dapat dianalisis kinerja

sistem komunikasi dengan menggunakan bluetooth.

• Penyusunan Laporan Tugas Akhir

Tahap akhir dari penelitian ini adalah penyusunan laporan

tugas akhir.

1.6 Sistematika Laporan

Laporan penelitian tugas akhir ini akan disusun secara

sistematis dibagi dalam beberapa bab, dengan perincian sebagai

berikut:

BAB I Pendahuluan

Bab ini berisikan penjelasan latar belakang,

perumusan masalah, tujuan penelitian, batasan

masalah, metodologi penelitian dan sistematika

laporan.

BAB II Tinjauan Pustaka

Pada bab ini membahas secara singkat teori - teori

yang terkait dalam penulisan tugas akhir.

BAB III Perancangan Sistem


Dalam bab ini akan dijelaskan mengenai detail

langkah - langkah yang harus dilalui untuk mencapai

tujuan dan kesimpulan akhir dari penelitian. Produk

akhir dari tahap ini adalah sistem komunikasi yang

siap untuk disimulasikan dan dianalisa.

BAB IV Analisa dan Pembahasan

Bab ini merupakan kelanjutan dari Bab III, dimana

dari simulasi yang didapatkan suatu tabulasi,

dilakukan analisa - analisa serta pembahasan yang

berorientasi pada tujuan penelitian yang telah

ditetapkan.

BAB V Kesimpulan dan Saran

Bab ini berisi tentang kesimpulan pokok dari seluruh

rangkaian penelitian yang telah dilakukan dan saran

yang dapat dijadikan sebagai pengembangan

penelitian selanjutnya.