Anda di halaman 1dari 6

I.

HASIL PRAKTIKUM

Probandus : Usia
: 20 tahun

Apusan Darah Tebal

- Makroskopis

- Hasil pengamatan secara makroskopis preparat apusan darah tebal


diperkirakan cukup ideal untuk pemeriksaan baik dari aspek bentuk,
ketebalan dan pewarnaannya. Didapatkan ukuran apusan darah kira – kira
sekitar 2,5 – 3 cm. Ketebalan apusan diperkirakan sudah tepat (tidak
terlalu tebal/ tidak terlalu tipis). Bentuk preparat oval iregular. Warna
preparat tampak adanya pewarna Giemsa yang merata, tidak didapatkan
bagian apusan darah yang menghilang. Apabila pada pemberian aquadest
apusan darah ikut menghilang atau tercuci kesalahan dapat disebabkan
karena apusan darah tidak ditunggu hingga kering terlebih dahulu
sehingga pada saat pewarnaan dan pembilasan, apusan darah menjadi
mudah terkikis.

Secara mikroskopis nampak pewarnaan giemsa merata, eritrosit telah lisis


dan tampak beberapa leukosit. Lisisnya eritrosit diduga dikarenakan eritrosit
terkena trauma akibat proses pencampuran darah dengan menggunakan ujung
object glass yang relatif tajam. Tidak ditemukan adanya parasit plasmodium
baik secara makroskopis maupun mikroskopis. Tujuan dari pembuatan apusan
darah tebal adalah untuk melihat kuantitas dari sel yang akan diperiksa. Apabila
dicurigai adanya parasit dalam darah tersebut, maka pembuatan apusan darah
tebal dapat dijadikan sarana untuk mengetahui kuantitas parasit dalam darah dan
dapat memperkirakan keparahan dari infeksi parasit tersebut.

Apusan Darah Tebal

- Makroskopis

Secara makroskopis, preparat apusan darah tipis kurang tidak ideal. Hal
ini dikarenakan preparat apusan darah tipis nampak terlalu tebal, bentuknya
tidak sesuai dengan bentuk preparat yang ideal. Bentuk preparat yang ideal
seharusnya seperti lidah (bagian paling tebal adalah kepala dan akan semakin
menipis hingga bagian ekornya). Tidak idealnya bentuk preparat dikarenakan
adanya kesalahan teknik praktikan dalam membuat apusan darah, jumlah darah
kurang tepat (darah yang digunakan terlalu banyak), sudut dan kecepatan
spreader tidak ideal untuk membuat apusan darah yang baik. Adanya kesalahan
praktikan dalam membuat apusan darah akan mempengaruhi hasil pemeriksaan
secara mikroskopis, sebab apabila bentuk dan ketebalan apusan tidak tepat,
maka eritrosit yang akan diamati akan nampak sangat rapat, berdesakan dan
sangat sulit diamati dengan jelas.

Berdasarkan hasil pemeriksaan preparat apusan darah tipis secara


mikroskopis, didapatkan hasil pada bagian kepala apusan, eritrosit bertumpuk
sangat rapat, tebal, berdesakan dan susunannya cenderung tidak beraturan.
Eritrosit yang bertumpuk sangat rapat tersebut diduga dikarenakan oleh jumlah
darah yang digunakan pada pemeriksaan terlalu banyak dan teknik praktikan
dalam membuat apusan tidak tepat sehingga persebarannya menjadi tidak
merata. Pada bagian badan apusan, tampak eritrosit bertumpuk relatif rapat,
tetapi tumpukannya lebih tipis dan susunannya lebih jarang dibandingkan
bagian kepala. Hal ini telah sesuai sebab semakin tipis apusan maka susunan
eritrosit seharusnya akan nampak lebih tipis dan lebih jarang. Pada bagian ekor
apusan ada sebagian eritrosit yang tampak bertumpuk dan ada eritrosit yang
tidak bertumpuk. Pada bagian eritrosit yang tidak bertumpuk tampak persebaran
eritrosit rata, susunan longgar dan relatif lebih jarang dibandingkan bagian
kepala dan ekor

- Mikroskopis