Anda di halaman 1dari 1

A.

Guru/wali kelas
1. Apa permasalahan umum yang dihadapi siswa?

Wali kelas : Adapun permasalahan umum yang sering terjadi yaitu siswa yang datang
terlambat dan tidak hadir saat proses pembelajaran di kelas.

2. Bagaimana pola/strategi yang ditempuh dalam mengatasi permasalahan siswa?

Wali kelas : Adapun strategi saya yaitu pertama menasehati siswa untuk tidak datang
terlambat lagi dan bertanya apa alasan sehingga mereka bisa datang terlambat atau tidak
ke sekolah tanpa izin, jika itu tidak berhasil saya atau pihak sekolah kadang memberi
sanksi yaitu dengan menyuruh mereka membersihkan koridor sekolah.

3. Bagaimana pembagian tanggung jawab (dan bentuk kerjasama) wali kelas/guru dan guru
BK dalam penanganan problem siswa?

Wali kelas : Adapun bentuk kerjasama saya kepada guru BK yaitu jika ada anak wali saya
yang tidak ke sekolah pada hari pertama tanpa keterangan, itu masih wali kelas yang
menangani. Tapi jika sudah lewat selama tiga hari baru saya serahkan ke Guru BK.

4. Kendala apa yg dihadapi dalam menangani permasalahan siswa?

Wali kelas : Kendalanya yaitu kadang siswa tidak peduli dengan hukuman yang
diberikan dan tetap melakukan kesalahan yang sama.

5. Adakah (dan bagaimana bentuk) keterlibatan guru/wali kelas dalam penyusunan program
BK.

Wali kelas : Bentuk keterlibatan wali kelas yaitu membantu Guru BK melaksanakan
tugasnya, khususnya di kelas yang menjadi tanggung jawab saya.

6. Pandangan terhadap pola/strategi yang ditempuh dalam pelayanan BK di sekolah.

Wali kelas : Cukup baik, dan masih perlu ditingkatkan.

7. Bagaimana penilaian terhadap kinerja guru BK dalam melayani siswa?

Wali kelas : Penilaian saya yaitu kadang guru BK tidak aktif dalam mencari masalah apa
yang dihadapi siswa dan tidak mengetahui siapa siswa yang sedang bermasalah, dan
masih menunggu siswa tersebut yang datang ke ruang BK.

8. Apa ide/saran untuk meningkatkan pelayanan BK?

Wali kelas : Guru BK sebaiknya lebih aktif untuk mencari tahu masalah siswa dengan
sendiri, tanpa menunggu laporan dari Wali Kelas, dan lebih memperhatikan anak-anak,
karena biasanya ada siswa yang tidak mau menungkapkan apa masalahnya. Disinilah
Guru BK seharusnya lebih dekat dan menjadi sahabat siswa, agar siswa bisa lebih terbuka
kepada Guru BK.