Anda di halaman 1dari 12

Tugas Bahasa Indonesia

Daftar Pustaka, Kutipan, dan Rujukan

Fiqi Quinta
1410311101

Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas

Fiqi Quinta - 1410311101


Contoh Daftar Pustaka Dan Cara Penulisannya
Daftar pustaka merupakan sebuah halaman yang bisa dibilang adalah halaman yang wajib ketika
membuat buku atau karya tulis, hampir semua karya tulis selalu mencatumkan daftar pustaka diakhir
karangannya, hal ini dibuat untuk mempermudah pembaca yang ingin meninjau lebih jauh tentang
apa yang sudah ditulis, selain itu bisa juga sebagai acuan untuk melakukan pengecakan apakah
sudah sesuai dengan buku yang tertera dalam daftar pustaka.

Bila dilihat dari segi bahasa, daftar pustaka memiliki pengertian sebagai suatu daftar yang
didalamnya mencatumkan nama pengarang, judul buku, penerbit, tahun terbit dan hal-hal lainnya
yang terkait, penempatannya berada pada bagian akhir sebuah karangan atau buku dan susunannya
diurutkan berdasarkan abjad.

FUNGSI DAFTAR PUSTAKA

Dari uraian singkat diatas mungkin ada sudah sedikit memahami apa itu yang dinamakan dengan
daftar pustaka, sebelum kita melanjutkan sesuai tengan tema kita hari ini yakni contoh daftar pustaka
yang baik dan benar, ada baiknya kita jelaskan terlebih dahulu apa saja fungsi Daftar Pustaka.

Beberapa fungsi adanya daftar pustaka dalam sebuah karya tulis diantaranya adalah sebagai berikut
:

 Untuk memberitahu kepada pembaca bahwa apa yang telah ditulis bukan hanya didapat dari
pemikiran sendiri namun juga mengambil dari pemikiran orang lain yang telah ditulis dalam buku
yang tercantum dalam daftar pustaka
 Bagi pembaca yang ingin menelaah lebih jauh tentang pernyataan yang telah ditulis dalam karya
tulis yang dibuat maka bisa secara langsung mencarinya dari daftar buku yang telah
ditambahkan.
 Untuk memberikan penghargaan kepada penulis buku yang tercantum sehingga dari
pemikirannya terselesaikanlah sebuah karya tulis.
 Penulis akan dipandang lebih profesional ketika mencatumkan daftar pustaka.

UNSUR DAFTAR PUSTAKA


Dalam menuliskan daftar pustaka ada beberapa hal penting yang sebaiknya anda ketahui, termasuk
juga unsur-unsur dalam yang harus ada dalam penulisan daftar pustaka, unsur-unsur tersebut yakni

 Nama pengarang
 Judul buku/artikel
 Data publikasi (penerbit, tempat terbit (tahun terbit, edisi buku)

Fiqi Quinta - 1410311101


CONTOH PENULISAN DAFTAR PUSTAKA
Penulisan daftar pustaka juga berbeda-beda tergantung dari apa yang dijadikan sumber daftar
pustaka tersebut. Berikut penulis daftar pustaka yang bersumber dari :

Buku
Nama pengarang (penulisan nama dibalik dari belakang Misal : Naufa Zahra, maka menjadi
“Zahra, Naufa” ), tahun terbit, judul, tempat terbit dan tahun terbit.
 Arisandi, Yahoma dan Yoovita Andriani. 2001. Tanaman Obat Plus Pengobatan
Alternatif. Jakarta: Setia Kawan
 Said, Ahmad. 2007. Khasiat dan Manfaat Temulawak. Jakarta: Sinar Wadja Lestari
 Dalimartha, Setiawan, dr. 2001. 36 Resep Tumbuhan Obat untuk Menurunkan Kolesterol.
Jakarta: Penebar Swadaya
 Hariani, Sangat M. dkk. 2000. Kamus Penyakit dan Tumbuhan Obat Indonesia. Jakarta:
Yayasan Obor Indonesia
Internet :
Rahimawati. 2013. Contoh Daftar Pustaka dan Cara
Penulisannya,http://contohsuratku.com/contoh-daftar-pustaka-yang-baik-dan-benar.html,
(diakses 22 Mei 2013)
Koran
Rahimawati, B. 10 Mei, 2013. Unsur penting dalam penulisan daftar pustaka. Majpahit Pos ,
hlm. 2 & 6
UU, Permen dan Kepres
Republik Indonesia. 2003. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta:Sekretariat
Negara
Ensiklopedia, Kamus
Stafford-Clark, D. 1978. Mental disorders and their treatment. The New Encyclopedia
Britannica. Encyclopedia Britannica. 23: 956-975.
Chicago, USA . Echols, J.M. dan Shadily, H. (Eds). 1989. Kamus Inggris –
Indonesia. Jakarta: PT Gramedia.
Skripsi, Tesis, Disertasi, Laporan Penelitian:
Kuncoro, T. 1996. Pengembangan Kurikulum Pelatihan Magang di STM Nasional Malang
Jurusan Bangunan, Program Studi Bangunan Gedung: Suatu Studi Berdasarkan Kebutuhan
Dunia Usaha Jasa Konstruksi . Tesis tidak diterbitkan. Malang: PPS IKIP MALANG.
Film (Movie)
Oldfield, B. (Producer) 1977. On the edge of the forest. Tasmanian Film Corporation.
Hobart, Austraalia,. 30 mins.

Fiqi Quinta - 1410311101


Kutipan
Pengertian:

Kutipan, sebuah kata yang mungkin semua orang belum mengetahui maksudnya apa. Disini
saya akan mengulas sedikit mengenai kutipan. Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang
diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan
itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain
sebagainya.

Tujuan:
Dalam tulisan ilmiah, baik berupa artikel, karya tulis, skripsi, tesis, dan disertasi selalu
terdapat kutipan. Kutipan adalah pengokohan argumentasi dalam sebuah karangan.
Seorang penulis tidak perlu membuang waktu untuk menyelidiki suatu hal yang sudah
dibuktikan kebenarannya oleh penulis lain, penulis cukup mengutip karya orang lain
tersebut. Dengan demikian kutipan memiliki fungsi sebagai:
a. landasan teori
b. penguat pendapat penulis
c. penjelasan suatu uraian
d. bahan bukti untuk menunjang pendapat itu
Berdasarkan fungsi di atas seorang penulis harus memperhatikan hal-hal berikut:
1) penulis mempertimbangkan bahwa kutipan itu perlu
2) penulis bertanggung jawab penuh terhadap ketepatan dan ketelitian kutipan
3) kutipan dapat terkait dengan penemuan teori
4) jangan terlalu banyak mempergunakan kutipan langsung
5) penulis mempertimbangkan jenis kutipan, kutipan langsung atau kutipan tak langsung
6) perhatikan teknik penulisan kutipan dan kaitannya dengan sumber rujukan

Fungsi Kutipan
Kutipan memiliki fungsi tersendiri. Fungsi dari kutipan adalah sebagai berikut :
1) Menunjukkan kualitas ilmih yang lebih tinggi.
2) Menunjukkan kecermatan yang lebih akurat.
3) Memudahkan penilaian penggunaan sumber dana.
4) Memudahkan pembedaan data pustaka dan ketergantungan tambahan.
5) Mencegah pengulangan penulisan data pustaka.
6) Meningkatkan estetika penulisan.
7) Memudahkan peninjauan kembali penggunaan referensi, dan memudahkan
penyuntingan naskah yang terkait dengan data pustaka.

Jenis Kutipan
a. Kutipan langsung:
Kutipan Langsung ialah kutipan yang sama persis dengan teks aslinya,tidak boleh
ada perubahan.Kalau ada hal yang dinilai salah/meragukan,kita beri tanda ( sic! ),yang

Fiqi Quinta - 1410311101


artinya kita sekedar mengutip sesuai dengan aslinya dan tidak bertanggung jawab atas
kesalahan itu.Demikian juga kalau kita menyesuaikan ejaan,memberi huruf kapital,garis
bawah,atau huruf miring,kita perlu menjelaskan hal tersebut, missal [ huruf miring dari
pengutip ],[ ejaan disesuaikan dengan EYD ],dll. Bila dalam kutipan terdapat huruf atau kata
yang salah lalu dibetulkan oleh pengutip,harus digunakan huruf siku [ ….. ].

b. Kutipan tidak lansung ( Kutipan Isi )


Dalam kutipan tidak langsung kita hanya mengambil intisari pendapat yang kita
kutip.Kutipan tidak langsung ditulis menyatu dengan teks yang kita buat dan tidak usah
diapit tanda petik.Penyebutan sumber dapat dengan sistem catatan kaki,dapat juga dengan
sistem catatan langsung ( catatan perut ) seperti telah dicontohkan.
d. Kutipan pada catatan kaki
e. Kutipan atas ucapan lisan
f. Kutipan dalam kutipan
g. Kutipan langsung pada materi

Fiqi Quinta - 1410311101


Rujukan
A. PENGERTIAN DAN BATASAN BAHAN RUJUKAN UMUM

Koleksi dianggap bermanfaat karena dapat digunakan sebagai rujukan atau acuan dalam hal member
jawaban terhadap pertanyaan yang mereka hadapi. Sri Manowari menguraikan bahwa bahan
rujukan adalah sumber – sumber dasar yang bisa dipakai untuk menjawab pertanyaan – pertanyaan
rujukan.Lebih lengkap American Library Association Glossary of Library Terms mengemukakan dua
difinisi untuk buku rujukan, yaitu:

1. Sebuah buku yang disusun dan diolah sedemikian rupa untuk digunakan sebagai sumber
menemukan informasi tertentu dan tidak untuk dibaca secara keseluruhan.

2. Sebuah buku yang penggunaannya terbatas dalam gedung perpustakaan.

Definisi Harrod’s Librarian Glossary. Sumber ini membatasi buku rujukan sebagai:

1. Buku rujukan adalah buku – buku, seperti kamus, ensiklopedi, kamus ilmu bumi, buku tahunan,
buku petunjuk, bibliografi, dan abstrak.

2. Buku rujukan adalah buku yang disimpan untuk dijadikan sumber informasi yang tidak
diperkenankan digunakan diluar gedung perpustakaan.

William A. Katz, salah seorang pakar ilmu perpustakaan di amerika serikat berpendapat bahwa
sesungguhnya tidak ada batasan yang benar – benar memuaskan mengenai bahan rujukan.

Ella V. Aldrich menjelaskan bahwan yang dimaksut dengab buku – buku rujukan itu adalah buku-
buku, seperti kamus, ensiklopedi, buku pegangan dan buku-buku yang memuat subjek spesifik atau
umum.
Shores dan Krzys dalam Encyclopedia of Library and Information Science berkesimpulan bahwa buku
rujukan adalah buku yang diterbitkan terutama untuk dibaca untuk mendapatkan keterangan
ketimbang untuk dibaca secara menyeluruh atau secara berkesinambungan.

Karya bahan rujukan disebut bahan pustaka sekunder atau buku referensi. Bahan pustaka primer
adalah bahan pustaka yang memuat informasi ‘langsung’ dari ‘tangan’ pertama penulisnya. Misalnya
tulisan dimajalah, laporan penelitian atau makalah pertemuan/seminar. Informasi dalam bahan
pustaka sekunder bukan merupakan informasi langsung dari pengarangnya, melainkan hanya
merupakan sekumpulan informasi dari berbagai sumber. Contoh buku sekunder atau buku rujukan
antara lain adalah bibliografi atau kamus. Sedangkan bahan pustaka tersier adalah bahan pustaka
yang mendaftar bahan pustaka sekunder, bibliografi atau bibliografi perkamusan atau ‘guide to
reference books’.

Ciri buku rujukan dapat dilihat dari susunannya; ada yang disusun menurun abjab, ada yang disusun
secara kronologis (yaitu cara penyusunan menurut waktu kejadian), dan ada pula yang disusun
secara sistematika subjeknya. Umumnya buku rujukan yang baik dilengkapi dengan indeks.

Fiqi Quinta - 1410311101


B. MANFAAT KOLEKSI RUJUKAN UMUM

Manfaat yang diperoleh dengan menggunakan koleksi rujukan, antara lain berikut ini:

1. Memberikan keterangan atau penjelasan langsung dan mendasar tentang suatu hal yang ingin
diketahui.

2. Perbendaharaan kata yang memiliki bertambah.

3. Dapat mengetahui seluk beluk serta keadaan suatu Negara atau tempat – tempat lain di dunia.

4. Dapat mengetahui riwayat hidup tokoh –tokoh terkemuka dan terkenal di dunia.

C. JENIS – JENIS BAHAN RUJUKAN

Cara mengelompokkan bahan rujukan umum sebagai berikut :

1. Jenis bahan rujukan yang memuat informasi mengenai kata dan istilah.

2. Jenis bahan rujukan yang memuat informasi mengenai sumber kepustakaan (literature).

3. Jenis bahan rujukan lainnya termasuk dalam buku petukjuk/buku pegangan, sumber biografi,
sumber geografi.

Bahan Rujukan Untuk Kata Dan Istilah

A. KAMUS

Kamus berisi daftar kata dasar dari suatu bahasa yang disusun menurut abjab disertai dengan
keterangan mengenai bentuk, tanda lafal, asal – usul/ sejarah, arti, sinonim, antonym, sintaksis, dan
ungkapan tiap kata.

(1) Pembagian Kamus menurut Isinya.

a. Kamus Umum

Kamus umum adalah suatu buku rujukan yang berisi daftar kata atau istilah yang umu dipakai sehari
– hari.

b. Kamus khusus

Kamus khusus adalah kamus yang berisi mengenai kata – kata umum, namun dengan susunan
tertentu.

Fiqi Quinta - 1410311101


c. Kamus subjek

Kamus subjek adalah suatu jenis bahan rujukan yang berisi daftar kata atau istilah yang biasanya
mengenai masalah atau subjek khusus atau tertentu.

(2) Pembagian Kamus menurut Jumlah Bahasanya.

a. Kamus ekabahasa

Kamus ekabahasa atau kamus satu bahasa adalah suatu jenis kamus, yang kata – kata/istilah dalam
kamus itu dijelaskan dengan menggunakan bahasa yang sama dengan kata – kata/ istilah itu.

b. Kamus Dwibahasa

Kamus dwibahasa atau kamus dua bahasa adalah jenis buku rujukan yang kosakata didalamnya
dijelaskan dengan menggunakan bahasa lain dari bahasa kosakata itu.

c. Kamus anekabahasa

Kamus aneka bahasa atau kamus banya bahasa adalah buku rujukan yang kosakata atau istilah
didalamnya diberi padanan kata – kata dalam lebih dari dua bahasa.

(3) Pembagian Kamus menurut Jumlah Kandungan entrinya.

a. Kamus singkat

Kamus singkat atau concise adalah kamus yang memuat kurang dari 80.000 aran (entri).

b. Kamus sedang

Kamus sedang menurut Adjat Sakri adalah kamus yang memuat kata – kata antara 130.000 hingga
160.000 aran.

c. Kamus lengkap

Kamus lengkap adalah kamus yang berisi kata – kata lebih dari 250.000 aran.

· Manfaat yang diperoleh dari sebuah kamus:

a. Tempat mencari makna kata.

b. Tempat memeriksa ejaan, penyukuan dan penggunaan tanda hubung pada suatu kata.

c. Tempat mencari lafal kata.

Fiqi Quinta - 1410311101


d. Tempat melacak riwayat, asal usul dan turunan kata.

e. Tempat mencari sinonim, antonym dan homonym kata.

f. Temat mencari singkatan, akronim, tanda dan lambing kata.

g. Tempat mencari kata asing yang sering dipakai, misalnya civitas academica, modus operandi,
adhoc.

B. ENSIKLOPEDI

Ensiklopedi adalah bahan rujukan yang menyajikan informasikan secara mendasar namun lengkap
mengenai berbagai masalah dalam berbagai bidang atau cabang ilmu pengetahuan; disamping itu
ada ensiklopedi yang hanya mencakup satu cabang ilmu pengetahuan.

Ensiklopedipun dapat dibagi dalam beberapa jenis, yaitu ensiklopedi umum/nasional, ensiklopedi
khusus atau ensiklopedi subjek ensiklopedi internasiaonal/universal.

1. Ensiklopedi umum/nasional

Ensiklopedi umum atau ensiklopedi nasional adalah ensiklopedi yang berisi informasi dasar tentang
hal – hal, abstrak, konsep atau kejadian – kejadian umum.

2. Ensiklopedi Khusus atau Ensiklopedi Subjek

Ensiklopedi khusus adalah ensiklopedi yang membatasi cakupan isinya pada masalah atau mengenai
subjek tertentu.

3. Ensiklopedi Internasional

Ensiklopedi internasional adalah ensiklopedi yang memuat informasi (sedapat mungkin) di dunia,
tanpa member penekanan pada informasi yang berasal dari suatu Negara atau kelompok Negara
tertentu.

Manfaat ensiklopedi, antara lain berikut ini:

1. Sebagai sarana untuk mencari informasi dasar mengenai berbagai masalah.

2. Sebagai sarana utama dalam langkah awal untuk melakukan sesuatu kajian mengenai sesuatu
subjek.

3. Sebagai sarana untuk mengetahui kebenaran suatu informasi.

4. Sebagai jendela informasi dunia.

Fiqi Quinta - 1410311101


Bahan Rujukan Untuk Kepustakaan

A. KATALOG

katalog dalam pengertian kita adalah daftar yang berisi informasi tentang bahan pustaka atau
dokumen yang terdapat pada perpustakaan, took buku maupun penerbit tertentu. Dua hal penting
yang perlu dipahami dari isi catalog adalah (1) merupakan daftar buku atau dokumen (2)buku atau
dokumen yang didaftar harus berada pada suatu tempat. Beberapa contoh catalog yang banyak
yang banyak ditemui di perpustakaan adalah sebagai berikut.

1) Katalog Nasional

Adalah catalog yang memuat informasi mengenai dokumen yang diterbitkan oleh suatu Negara dan
disimpan pada suatu lokasi atau perpustakaan tertentu.

2) Katalog Induk

Catalog induk mendaftar buku – buku dari beberapa perpustakaan yang bergabung untuk melakukan
kerja sama atau jaringan kerjasama.

3) Katalog Induk Majalah

Merupakan catalog majalah gabungan beberapa perpustakaan.

4) Katalog penerbit/took buku

Adalah daftar buku yang diterbitkan atau dijual oleh suatu penerbit/took buku. Fungsinya sebagai
sarana promosi bagi penerbit/took buku.

5) Katalog Tambahan Buku dan Majalah

Adalah suatu terbitan yang dikeluarkan oleh perpustakaan untuk memberitahu kepada pengguna
perpustakaan, mengenai buku – buku dan majalah yang baru diterima dan siap untuk digunakan
oleh yang memerlukannya.

Manfaat katalog, antara lain berikut ini:

Fiqi Quinta - 1410311101


1. Sebagai sarana untuk mengetahui buku – buku apa yang ada pada beberapa perpustakaan:

a. Yang ditulis oleh pengarag tertentu.

b. Dengan judul tertentu.

c. Mengenai subjek tertentu.

2. Untuk mengetahui buku – buku apa saja yang ada pada perpustakaan lain.
3. Untuk mengetahui uku – buku apa saja yang sedang ada dipasaran agar dibeli.
4. Untuk mengetahui buku – buku apa saja yang sedang ada dan diterbitkan di dalam suatu
Negara.
5. Sebagai sarana untuk pemilihan koleksi untuk perpustakaan.
6. Sebagai sarana promosi buku bagi penerbit/took buku.

B. BIBLIOGRAFI
Bibliografi adalah buku yang memuat tentang daftar terbitan baik dalam bentuk buku atau artikel
majalah atau sumber keperpustakaan lain yang berhubungan dengan suatu subjek atau hasil karya
seseorang.

1. Biblografi Umum
Adalah memuat informasi bahan pustaka atau dokumen mengenai masalah atau subjek umum; jadi
tidak ada pembatasan pada subjek tertentu.

2. Bibliografi Khusus atau Bibliografi Subjek


Memuat bibliografi dokumen mengenai masalah atau subjek tertentu (khusus). Jadi ada
pembatasan subjek.

3. Bibliografi Beranotasi
Daftar bibliografi yang memuat selai keterangan daftar mengenai dokumen, seperti judul,
pengarang, informasi fisik dokumen, disertai dengan sedikit keterangan mengenai isi dokumen,
kedalaman pembatasan, ringkasan isi.

4. Bibliografi Nasional
Daftar dokumen yang diterbitkan pada suatu Negara tertentu.

5. Bibliografi Universal
Daftar dokumen yang pernah terbit tanpa membatasi Negara penerbit.

6. Bibliografi Retrospektif

Fiqi Quinta - 1410311101


Daftar yang memuat informasi tentang kepustakaan dari dokumen yang terbit tanpa membatasi
waktu.

Kegunaan bibliografi sebagai bahan rujukan terutama untuk:

1. Memberi petunjuk lengkap di perpustakaan tentang terbitan, baik mengenai hasil karya
seseorang/kelompok atau mengenai objek tertentu.

2. Merupakan perlengkapan untuk pemilihan bahan pustaka.

3. Merupakan petunjuk tentang masalah yang pernah ditulis orang atau perkembangan penulisan
suatu masalah atau objek.

C. INDEKS
Memberikan informasi lebih mutakhir dan mencerminkan pendapat sementara mengenai topik –
topik yang dibahas atau dalam kurun waktu tertentu.

D. ABSTRAK
Bentuk bahan lain yang biasa digunakan untuk menelusuri informasi mengenai bidang tertentu.
Ringkasa materi juga disebut abstrak. Orang – orang tertentu yang ditugaskan khusus membuat
abstrak dari tulisan yang akan dimuat dalam majalah abstrak disebut abstractor.

E. PAKET INFORMASI, INFORMASI KILAT ATAU PAKET DAFTAR ISI MAJALAH


Paket daftar majalah (paket informasi kilat) adalah suatu jenis bahan rujukan yang merupakan
kumpulan daftar isi majalah yang dijilid khusus menjadi buku tersendiri.

Fiqi Quinta - 1410311101