Anda di halaman 1dari 4

Welcome!

JOURNEY

Pengalaman Tes SKB CPNS Kementerian


Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
(KemenPUPR)
Posted by SINTA RIA on JANUARY 10, 2018MARCH 4, 2018
Alhamdulillah ya Robbal alaminn.. seperti prediksi saya dan teman-teman lain, saya dan juga
teman-teman lolos tahap SKB. Sebenarnya saya gak terlalu paham tahap ini karna katanya
formasi umum yang ikut harusnya 3x maksimal pendaftar. Artinya jika formasi butuh 5 orang dan
yang mendaftar 50 orang, maka otomatis yang lolos ke tahap skb adalah 15 orang. Sayangnya
ketika pengumuman, hmm.. malah dijabarkan semua nama orang yang lolos dan gak lolos SKD
berdasar passing grade. Tentunya kita ga tau siapa aja saingan kita dalam satu formasi. Tapi
lewatkan itu semua karna tahap berikutnya saya harus fokus tahap tes SKB dan psikotes.

Proses seleksi tahun ini cukup unik dimana nilai total kami adalah 40% SKD + 60% SKB dan
psikotes. Jadi 60% SKB psikotes terbagi lagi menjadi 70% SKB + 30% psikotes. Atas pertimbangan
hal tersebut, maka sepertinya formasi perhitungan nilai totalny adalah 40% SKD + 42% SKB + 18%
SKB.

Tes SKB dan psikotes dilaksanakan 2 hari dimana 1 hari untuk SKB dan besoknya dilanjutkan
psikotes. Jadwal tes SKB saya sendiri masih diangka sesi III yakni jadwal nanggung dimana 11.00
harus sudah berada ditempat buat ngantri dan tesnya berkisar antara jam 12.00 hingga 13.30.
beruntungnya adalah tes ini dilakukan didekat rumah saya, kantor BKN Surabaya ada di Waru
jadi ga nyampe 10 menit travel timenya.

Persiapan tes saya kali ini terbilang cukup karena pengumuman kelulusan SKD tanggal 7
november sedangkan tes saya kena 12-13 november. Tidak sampai seminggu untuk belajar materi-
materinya sehingga saya mengkonsentrasikan diri untuk belajar. Namun namanya dirumah ya..
ada aja gangguan macam diajak keluar mama+adik bahkan saya dimarahi karena Cuma belajar,
padahal belajarnya baru setelah pengumuman doang :’D

Tahun ini PUPR berbaik hati memberikan kisi-kisi soal SKB yang akan keluar dimana kisi-kisi
tersebut mengenai materi formasi jabatan yang kita lamar. Wah ini menjadi belenggu juga buat
saya karena formasi yang saya lamar adalah Ahli Pertama Teknik Sipil Ditjen Penyedia
Perumahan dibawah Cipta Karya. Sedangkan Cipta Karya lebih memfokuskan diri dengan
proyek tatanan kota dan limbah. Jadi selama sehari sebelumnya saya lebih getol belajar mengenai
UU dan peraturan Ditjen Penyedia Perumahan dan juga Cipta Karya.
Jenjenjeeennggg.. saya agak shock dengan materi yang saya dapat. Ternyata saya dapat soal
campur-campur kaya nasi campur, sipil tetap mendominasi namun lain itu adalah soal tekling,
tatanan taman (PWK), drainase bahkan jembatan. Wkwkwk.. teman-teman saya juga ga nyangka
saya dapat soal jembatan, apa karena sesi saya berbarengan dengan ahli terampil bina marga. Hal-
hal yang saya simpulkan dari soal yang saya dapatkan adalah : mektek, sifat beton jika mendapat
tekanan dan momen, baja (hitung profil WF), mektan, drainase, tatanan taman, limbah, opsi jika
girder patah, dll (maaf saya lupa). Kisi lain adalah, update mengenai proyek yang terkena
masalah atau sedang hitz.

Sistem SKB tahun ini menganut sistem CAT dimana nilainya langsung keluar saat itu juga, dan
jenjeeennggg.. saya harus puas dengan skor 235 dari target saya sebesar 270. Walau saya tidak
puas namun saya patut bersyukur karena nilai tersebut termasuk nilai lumayan atau range sedang
sama seperti skor SKD saya. Dengan hasil ini saya telah mengumpulkan 48,3 poin dari hasil tes
saya. (357:5*40% + 235:5*42%)

Saya juga lega dengan berakhirnya tes SKB karena tes ini memakan waktu saya untuk berpikir
lebih. Setelah tes saya buru-buru pulang untuk sholat dhuhur dirumah dan merehatkan diri
karena keesokannya masih lanjut tes psikotes. Tes psikotes keesokan harinya diadakan di balai
diklat PU, khusus Surabaya beralamat di Gayungan.

Saya tiba sekitar 1 jam 15 menit dari jadwal yang ditentukan (08.00 WIB). Karna pengalaman
psikotes sebelumnya, saya harus menyiapkan diri untuk sarapan. Saya tak ingin terlalu banyak
makan sehingga perut saya sakit waktu tes ataupun tidak makan yang nantinya membuat saya
kelaparan waktu tes. Saya sarapan nasi kuning dan memakannya dimobil sembari menunggu
teman-teman lain yang saya kenal datang. Dan tepat setengah jam sebelum dimulai, kami diminta
untuk memasuki ruangan yang tersedia.

Dalam 1 ruangan memiliki kapasitas sekitar 100 orang dimana saya bersamaan dengan formasi
lain waktu itu. Waktu-waktu menunggu ini sedikit membosankan karena teman tes sebelah tidak
muncul kedatangannya jadi saya tidak punya kawan ngobrol terdekat. Tes psikotes PU di
Surabaya menggandeng teman-teman psikolog dari Ubaya dalam prosesnya dan tes-tes yang saya
dapatkan seperti tes psikotes pada umumnya seperti Krapelin, CFIT 4 sesi, gambar pohon, orang,
warteg, circle tes, EPPS (kalo tidak salah) dan tes kepribadian sekitar 40 soal yang belum pernah
saya temui sebelumnya. Pertanyaan nomor 1 adalah kepercayaan individu terhadap takhayul, itu
yang saya ingat.

Tepat setelah adzan dhuhur tes psikotes berakhir dan kami dipersilakan meninggalkan tempat
tes. Tidak ada keraguan ataupun perasaan aneh hanya saja hujan mengguyur Surabaya selagi
kami masih menjalani tes sehingga jalannya menjadi basah. Saya cukup merasa aura positif
sedang menemani saya dan teman-teman saat ini, semoga menjadi berkah dan rejeki buat kami.
Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya bahwa tes psikotes ini memiliki skor 18% poin, jadi
cukup tipis menentukan. Saya berharap saya telah memberikan jawaban yang terbaik selama
mengikuti psikotes dan menjadi pertimbangan untuk diterima dalam proses perekrutan ini.

Saya juga lega karena tes perekrutan CPNS cabang kementerian ini benar-benar menguras fisik
dan pikiran karena setiap tes nya harus dijalani dengan persiapan yang matang dan sungguh-
sungguh. Saya optimis menjadi salah satu bagian dari orang yang diterima dan semoga ini
menjadi rejeki saya setelah beberapa tes yang gagal saya jalani, aammiinn..
info selanjutnya akan saya share apapun hasilnya. disini
(https://sintaria20blog.wordpress.com/2018/03/04/pengumuman-akhir-cpns-kemenpupr-dan-
pemberkasan/).

AdChoices
ADVERTISING

Advertisements REPORT THIS AD

REPORT THIS AD

7 Comments ADD YOURS

1. Pingback: Tes SKD CPNS KemenPUPR – Welcome!


2. MERINA says:
September 26, 2018 at 8:04 am
Bisa minta materi 2 yg masuk skb ttg mektek, sifat beton jika mendapat tekanan dan momen,
baja (hitung profil WF), mektan, drainase, tatanan taman, limbah, opsi jika girder patah.. ini
email sy merinaathyra26@gmail.com

Reply
1. SINTA RIA says:
October 2, 2018 at 1:47 am
mohon maaf saya dapat materiny lgsg dr web pu. monggo dibuka. untuk materi sipil bisa
belajar di web lain. itu hanya kisi-kisi saya yg saya sampaikan. terimakasih

Reply
1. SATRIA says:
October 6, 2018 at 1:41 pm
Bagi tips dan tricknya donk biar lulus tkd, atau punya materi2 tkd
2. SINTA RIA says:
October 7, 2018 at 7:06 am
ada di post mengenai pengalaman tes TKD ya

3. PRAS says:
October 17, 2018 at 4:43 pm
wahh asik bgt baca ceritanya..
klo boleh nanya nih, SKB itu ada nilai batas ambang gk? (klo dibawah batas ambang gk lulus)
kayak SKD..

Reply
1. SINTA RIA says:
October 18, 2018 at 1:32 am
SKB ga ada ketentuan seperti SKD. skor SKB taun lalu bahkan tidak ada yg sampai 300 di
PUPR. usahakan diatas poin 210 bahkan diatas 250

Reply

Blog at WordPress.com.