Anda di halaman 1dari 6

PROSTHODONTSIA

RANKUMAN COASS
GTC
Gigi Tiruan Cekat

Tujuan pembuatan GTC :


1. Memulihkan daya kunyah yang berkurang karena hilangnya satu atau lebih gigi asli
2. Untuk perbaikan estetika
3. Mencegah terjadinya perpindahan tempat gigi sekitar ruangan yang kosong karena hilangnya gigi.
4. Untuk memelihara dan mempertahankan gusi.
5. Untuk memulihkan fungsi fonetik.

Keuntungan dari GTC adalah:


1. Karena dilekatkan pada gigi asli maka tidak mudah terlepas atau tertelan.
2. Dirasakan sebagai gigi sendiri oleh pasien.
3. Tidak mempunyai pendekap yang dapat menyebabkan keausan pada permukaan email gigi, karena tiap
kali dilepas dan dipasang kembali di dalam mulut.
4. Dapat mempunyai efek splint yang melindungi gigi terhadap stress.
5. Menyebarkan tekanan fungsi ke seluruh gigi, sehingga menguntungkan jaringan pendukungnya.

Indikasi dari GTC adalah


1. Pasien berusia 20-50 th. Hal ini untuk mengantisipasi pulpa yang masih tinggi dan perforasi.
2. Mempunyai struktur gigi yang sehat
3. Hygiene mulut baik
4. Mengganti gigi yang terbatas (1-4 gigi)
5. Kondisi ridge dalam batas normal
6. Jaringan pendukung alveolar baik
7. Perkembangan gigi baik
8. Gigi abutment mampu menerima tekanan pontic
9. Tulang alveolar dan jaringan periodonsium baik
10. Kehilangan tulang alveolar lebih dari 2/3 akar
11. Untuk pasien yang menuntut penampilan
12. Kesehatan umum dan sosial indikasi baik
13. Sebaiknya gigi abutment paralel
14. Sedapat mungkin gigi abutment vital
15. Tidak mempunyai kebiasaan buruk
Kontra indikasinya adalah :
1. Pasien terlalu muda atau tua
2. Struktur gigi terlalu lunak
3. Kebersihan mulut jelek
4. Gigi yang harus diganti banyak
5. Kondisi daerah tak bergigi mengalami resorbsi eksisi
6. Alveolus pendukung gigi kurang dari 2/3 akar gigi
7. Gigi abutment abnormal dan jaringan periodonsium tidak sehat
8. Oklusi abnormal
9. Gigi hipersensitif walaupun sudah dianestestesi

Komponen atau bagian-bagian Gigi Tiruan Cekat :


1. Gigi abutment
Gigi asli atau akar yang telah dipreparasi untuk penempatan retainer dan yang mendukung GTC
tersebut.
2. Retainer
Bagian dari GTC yang dilekatkan pada gigi abutment.
3. Pontik/ Dummy
Bagian dari GTC yang menggantikan gigi asli yang hilang dan memperbaiki fungsinya.
4. Konektor/ Joint
Bagian dari GTC yang menghubungkan retainer dan pontik
Gigi abutment harus dipersiapkan supaya betul-betul dapat memberi dukungan yang kuat pada GTC.
Untuk menentukan banyaknya gigi abutment sebaiknya disesuaikan dengan Hukum Ante. Hukum ini
mengatakan: seluruh luas ligamen perodonsium gigi penyangga harus paling sedikit sama, atau
melebihi seluruh luas ligamen periodonsium gigi yang diganti.

Tipe-Tipe Pontic

Gambar 1. Tipe pontik : A. saddle, B. ridge lap, C. modifikasi ridge lap, D. Higienis, E. Konikal

A. Saddle
Saddle pontic menutup seluruh permukaan rongga gigi dan embrasur, permukaan yang menghadap
ginggiva cekung sehingga sulit dibersihkan, biasanya digunakan untuk regio anterior karena
mempunyai estetika yang cukup baik
B. Ridge lap
Pontik tipe ridge lap, mirip dengan tipe saddle tetapi bagian lingual yang kontak dengan ridge tidak
seluas tipe saddle.
C. Modifikasi
Pontik tipe modifikasi ridge lap, permukaan yang menghadap gingiva bagian bukal menempel
hingga pada puncak ridge, sedangkan bagian lingualnya menjauh dari ridge berbentuk agak
cembung, mudah untuk dibersihkan dan estetika masih cukup bagus terutama untuk daerah posterior
tetapi pontik ini mengakibatkan gangguan bicara pada saat u dara dan ludah menekan permukaan
lingualnya.
D. Hygine
Pontik higienis, sama sekali tidak kontak dengan gingiva, berbentuk cekung atau cembung,
digunakan untuk daerah yang tidak memerlukan estetika seperti molar rahang bawah, tetapi pontik
ini mudah dibersihkan.
E. Konikal
Pontik tipe bulat atau koni kal, bentuknya membulat dengan ujung menebal pada ridge, biasanya
dugunakan pada rahang bawah, tidak bisa digunakan pada bentuk ridge yang lebar karena
memudahkan penumpukan debris
Jenis dari GTC

A. GTC Logam
Jembatan yang seluruhnya terbuat dari logam.
Indikasi : untuk gigi posterior
Keuntungan :
- Pengasahan lebih sedikit
- Prosedur pekerjaan laboratorium lebih singkat
Kerugian : Estetik kurang bagus
B. GTC Akrilik
Jembatan yang seluruhnya terbuat dari bahan akrilik
Indikasi : untuk GTC sementara
Kerugian :
- Kurang kuat untuk gigi posterior
- Mudah berubah warna
- Berbau
C. GTC Logam Berlapis Akrilik
Jembatan yang dibuat dari logam dengan lapis muka dari akrilik
Indikasi : untuk gigi anterior dan posterior
Kerugian :
- Pelapis mukanya tidak tahan goresan
- Koefisien muai akrilik tidak sama dengan logam
- Mudah berubah warna dan berbau
D. GTC Porselin
Jembatan yang seluruhnya dibuat dari bahan porselin
Indikasi : untuk gigi anterior dan posterior
Keuntungan :
- Estetik bagus
- Plak tidak mudah menempel
E. GTC Porselin Fuse To Metal
Jembatan porselin yang diperkuat dengan kerangka logam.
Dapat digunakan pada gig anterior posterior
Indikasi :
gigi setetangga tidak boleh merupakan tumpatan amalgam atau emas atau pada dentin yang terbuka.
GTSL
Gigi Tiruan Sebagian lepasan

Jenis-jenis GTSL
A. Berdasarkan Jaringan Pendukung
1. Tooth Borne
2. Tooth tissue borne
B. Berdasarkan bahan yang digunakan
1. Akrilik
2. Logam
3. Valplas
4. akryplast
C. Berdasarkan waktu pemasangan
1. Konvensional
2. Immediete