Anda di halaman 1dari 8

“CIRI, KARAKTERISTIK DAN PERAN JAMUR”

TUGAS MATA PELAJARAN BIOLOGI


25 JANUARI 2018

NAMA : HIN M FINA


KELAS : X IPS 2
MAPEL : BIOLOGI

A. CIRI-CIRI JAMUR
Ciri-ciri umum dari kingdom fungi atau jamur antara lain:
1. Organisme eukariotik, yaitu organisme yang sudah mempunyai membran inti
sel.
2. Dinding selnya terdiri dari zat kitin.
3. Memiliki cadangan makanan dalam bentuk glikogen. Tidak memiliki klorofil.
4. Bersifat heterotrof dapat hidup sebagai saprofit, parasit, atau simbiosis dengan
organisme lain.
5. Tubuhnya ada yang uniseluler dan ada juga yang multiseluler.
6. Jamur multiseluler tersusun atas benang-benang hifa.
7. Hifa akan membentuk anyaman yang disebut miselium.
8. Hifa ada yang bersekat dan ada pula yang tidak bersekat dan mempunyai
banyak inti yang disebut senositik.
9. Reproduksi secara aseksual dan seksual.
10. Reproduksi secara aseksual dengan pembentukan kuncup misalnya pada
khamir, fragmentasi, dan pembentukan spora aseksual berupa sporangiospora
atau konidiospora.
11. Reproduksi secara seksual dengan konjugasi dan pembentukan spora seksual
berupa zigospora, askospora, dan basidiospora).
12. Habitat jamur yaitu di darat dan di tempat lembab, basah, banyak mengandung
bahan organik dan tidak terkena cahaya matahari langsung.

B. KARAKTERISTIK JAMUR
Sel-selnya berinti sejati (eukariotik), memiliki bagian vegetatif yang disebut hifa
yaitu berupa benangbenang halus, bersekat atau tidak bersekat, selnya berinti sat
u(monokariotik) atau berinti dua (dikariotik), bercabang-cabang, tidak
berkhlorofil, dindingselnya mengandung kitin, selulosa atau kedua-duanya,
merupakan organisme heterotrof yang mendapatkan nutrisi dengan cara absorsi
dan bereproduksi secara seksual atauaseksual dengan spora.

C. PERAN JAMUR DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

D. Peranan Jamur dalam Kehidupan Manusia

1. Peranan Jamur yang Menguntungkan


Dalam kehidupan manusia, jamur yang mempunyai berbagai manfaat, antara lain menjaga
keseibangan dan kelestarian ekosistem, sebagai sumber bahan makanan bergizi tinggi, untuk
membuat jenis makanan baru dan makanan suplemen, untuk obat-obatan dan membasmi
organisme penyebab penyakit. Macam-macam jamur yang menguntungkan manusia antara lain
sebagai berikut..

No. Manfaat Jenis atau Tempat/Hidup/Medium Fungsi Jamur


nama Jamur Substrak
1. Menjaga Semua jamur Tanah daratan, air tawar, Pengurangi
keseimbangan saproda dan air laut sampah dan
dan (pengurangi bangkai,
kelestarian membantu
ekosistem tumbuhan
untuk
mendapatkan
zat anorganik
Mucor mucedo Kotoran hewan Pengurangi
kotoran
Trichoderma Trichoderma sp Kertas, sisa-sisa kayu Mempercepat
sp Kertas, sisa-sisa penguraian
kayu selulosa karena
dapat
menghasilkan
enzim selulase
2. Sumber bahan Sarcoscypha Batang kayu mati Sebagai obat
makanan coccinea
Lentinula Kayu lapuk Untuk dimakan
edodes (jamur
shitake)
Jamur Maitake Kayu lapuk Sebagai
campuran sop
atau ditumis
Agaricus Kayu lapuk Bergizi tinggi,
bisporus (jamur untuk dimakan
champignon)
3. Membuat Rhizopus Bahan baku kedelai Untuk
jenis makanan oryzae, membuat
dan minuman Rhizopus tempe
baru oligosporus
Mucor Bahan baku kedelai Untuk
racemosus, membuat sufu
Actinomucor (tofu
elegans fermentasi)
Saccharomyces Nira Minuman tuak
tuac
Saccharomyces Buah-buahan Minuman
ellipsoideus anggur
Aspergillus Kedelai Membuat
wentii kecap dan
tauco
Aspergillus Beras Minuman sake
oryzae
Aspergillus Buah-buahan Menghasilkan
niger enzim
penjernih
minuman
anggur
Penicillum Susu Membuat susu
roqueforti,
Penicillum
camemberti
4. Obat-obatan Penicillum Tumbuhan pada roti, Membuat
antibiotika, notatum, kentang, kacang, dan antibiotik
makanan Penicillum bahan makanan yang penisilin
suplemen chrysogenum membusuk

2. Peranan Jamur yang Merugikan


E. Beberapa jenis jamur dapat merugikan manusia, misalnya jamur yang bersifat patogen atau
menimbulkan penyakit, misalkan racun, merusak tanaman budidaya sehingga menggagalkan
panen, dan membusukkan bahan makanan, Macam-macam jamur yang merugikan adalah
sebagai berikut..

No. Divisi Jamur Jenis atau nama Tempat Kerugian atau


jamur hidup/medium penyakit yang
ditimbulkan
1. Zygomycota Rhizopus Roti Menyebabkan roti
stolonifer basi dan
membusuk
Rhizopus nigricans Buah tomat Menyebabkan
pembusukan
2. Ascomycota Aspergillus Tumbuhan busuk, Penyakit saluran
fumigatus tubuh manusia pernapasan dan
paru-paru
Trichophyton Rambut kepala Penyakit tinea
tonsurans kopitis yang
menyebabkan
gatal, ketombe,
dan rambut mudah
patah
Trichophyton Kulit pada daerah Penyebab penyakit
rubrum lipatan dan sel athlete’s foot
jari kaki
Blastomyces Tubuh manusia Penyebab
brasiliensis blastomikosis
(infeksi kulit, paru-
paru dan hati)
3. Basidiomycota Ustatilago maydis Tanaman jagung Penyakit pada
tanaman jagung
Puccinia arachidis Tanaman kacang Penyakit pada
tanaman kacang
Puccinia graminis tanaman Jamur karat pada
pertanian tanaman jagung,
dan gandum
4. Deuteromycota Epidermophyton Tubuh manusia Menginfeksi kulit
floccosum dan kaku
Malassezia furfur Kulit manusia Penyakit tinea
versicolor pada
kulit
Microsporum sp. Kulit dan rambut Rambut tampak
manusia mengalami
fluoresensi hijau
muda
5. Lichen Lichen Batu candi, Melapukkan batu
tembok bangunan candi atau
bangunan

1. Zygomycota
Zygomycota adalah jamur yang menggunakan zigosporangium sebagai alat reproduksi seksual
dan zigospora sebagai hasil reproduksi seksual. Selain itu, zygomycota juga dapat melakukan
reproduksi aseksual dengan fragmentasi miselium atau spora aseksual (spora vegetatif) yang
dihasilkan oleh sporangium. Contoh zygomycota adalah Rizopus stolonifer, Rhizopus
oligosporus (jamur tempe), dan Rhizopus oryzae (jamur tapai). Berikut adalah ciri-ciri
zygomycota:

1. Memiliki hifa soenositik (bersekat dan tidak bersekat)


2. Alat reproduksi seksual berupa zigosporangium
3. Membentuk zigospora
4. Dinding sel tersusun dari zat kitin
5. Hidup saprofit
6. Miselium bercabang banyak
7. Mempunyai haustoria
8. Tidak memiliki zoospora
9. Spora berupa sel-sel berdinding
2. Ascomycota
Ascomycota adalah jamur yang berkembang biak dengan membentuk spora di dalam selnya
yang disebut askus. Askus berbentuk seperti kantung kecil. Alat reproduksi aseksual berupa
hifa. Contoh ascomycota adalah Saccharomyces cerevisiae (fermentasi
alkohol) dan Aspergillus flavus (penghasil racun aflatoksin). Berikut adalah ciri-ciri
ascomycota:
1. Hifa bersekat
2. Alat reproduksi seksual berupa askus
3. Umumnya hidup saprofit
4. Perkembangbiakan secara aseksual dilakukan dengan pembentukan konidium,
fragmentasi, dan pertunasan
5. Memiliki banyak inti sel
6. Sebagian besar multiseluler
7. Spora tidak berflagela
8. Bentuk tubuh seperti mangkuk
3. Basidiomycota

Basidiomycota adalah jamur yang bereproduksi aseksual dengan membentuk spora di atas sel
yang disebut basidium. Reproduksi seksual dilakukan dengan membentuk spora konidia.
Contoh basidiomycota adalah Volvariella volvacea (bahan makanan), Puccinia
graminis (penyakit pada tebu), dan Ustilago scitamanae (parasit pada Graminae). Berikut
adalah ciri-ciri basidiomycota:
1. Hifa bersekat
2. Multiseluler
3. Vegetatifnya memiliki satu inti haploid
4. Memiliki basidiokarp
5. Badan buah berbentuk seperti payung atau kuping
6. Umumnya hidup saprofit
7. Beberapa jenis dapat dijadikan sumber makanan
4. Deuteromycetes

Deuteromycetes/deuteromycota/deuteromycotina adalah jamur yang belum diketahui proses


reproduksi seksualnya. Reproduksi aseksual dilakukan dengan konidia. Contoh deuteromycetes
adalah Aspergillus wenti, Tinea versicolor, dan Trichophyton. Berikut adalah ciri-ciri
deuteromycota:
1. Hifa bersekat
2. Reproduksi aseksual dengan konidia
3. Dinding sel terbuat dari zat kitin
5. Chytridiomycota

Chytridiomycota adalah jamur yang bereproduksi dengan zoospora. Divisi ini sering disebut
sebagai peralihan antara protista dan fungi. Chytridiomycota dinyatakan termasuk ke dalam
kingdom fungi setelah membandingkan susunan DNA pada divisi tersebut. Contoh
chytridiomycota adalah Synchytrium endobioticum (patogen pada umbi
kentang), Chytridium, dan Physoderma maydis (noda pirang pada jagung). Berikut
adalah ciri-ciri chytridiomycota: