Anda di halaman 1dari 3

PROSEDUR PERAWATAN ALAT BERAT

1. PERAWATAN HARIAN
A. Tanggung Jawab Operator dan Staff

B. Asisten harus mengajari operator mengenai perawatan harian

C. Perawatan meliputi :

 Pemeriksaan dan perawatan setiap pagi sebelum operasi

 Pembersihan unit setelah operasi

PERAWATAN DAN PEMERIKSAAN RUTIN HARIAN

 Pemeriksaan seluruh level oli sebelum mesin dihidupkan

 Pemeriksaan air battery beserta kabel – kabelnya

 Pemeriksaan air radiator

 Pemeriksaan rem

 Pemeriksaan kopling (jarak pedal)

 Pemeriksaan system listrik dan lampu

 Pemeriksaan ketegangan tali kipas

 Pemeriksaan tekanan angin ban

 Pemeriksaan seluruh baut baut terutama baut roda

 Pemeriksaan system hydrolik

 Pemeriksaan kebocoran kebocoran oli

 Pada awal menghidupkan mesin jalan dengan putaran mesin yang rendah

 Pembersihan air cleaner sebaiknya dilakukan setiap hari

 Pengisisan BBM sebaiknya dilakukan setelah unit beroperasi pada sore hari untuk

menghidari ruang kosong dalam tanki bahan bakar


 Pembersihan unit setelah selesai beroperasi sebaiknya dilakukan setiap hari jika

memungkinkan

2. PERAWATAN BERKALA

 Perawatan berkala didasarkan pada jam kerja mesin (HM) mengikuti rekomendasi

dari pihak pembuatan unit

 Pelaksanaan biasa dilakukan sendiri atau dengan pihak lain (VENDOR)

 Kegiatan meliputi :

 Pemeriksaan rutin kondisi unit

 Pengantian pelumas

 Penggantian suku cadang

BAGAN ALIR PERAWATAN BERKALA

 Service kerusakan

 Dilakukan bila terjadi kerusakan incidental

 Dilakukan sendiri atau dengan pihak lain

 Penggantian suku cadang

 System penyediaan barang

 System penmgeluaran barang

 Penyediaan suku cadang

 Disesuaikan dengan budget

 Diatur berdasarkan kebutuhan

 Harus ada batas minimal stok

 Diatur persatuan waktu

 Factor jarak (dengan supplyer)


 Proses penyediaan barang (mulai dari PR sampai PO)

 Pengeluaran suku cadang

 Pengaturan pengeluaran barang

 Permintaan melalui staff traksi

 Persetujuan pimpinan untuk pengeluaran part

 Pengeluaran part dari gudang harus menggunakan system FIFO (First In First Out)

3. OVERHAUL
 Dilakukan jika telah mencapai jadwal ( waktu ) pelaksanaam overhaul / faktor

umur unit

 Terjadi kerusakan parah yang mengakibatkan harus dilakukan overhaul

 Bagan alir overhaul