Anda di halaman 1dari 23

PERANCANGAN KAWASAN “PASAR ATUM”

SURABAYA
URBAN DESIGN PROCESS
KAWASAN “PASAR ATUM”

Pasar Atum telah menjadi magnet bagi masyarakat Surabaya


dan sekitarnya sejak 1970an. Terletak di bagian utara kota
Surabaya dan strategis dengan adanya stasiun kereta serta
kedekatan dengan kawasan kota lama.

Kawasan ini adalah pusat kegiatan komersial bagi warga kota


surabaya dan sekitarnya. Jika berbicara Surabaya sebagai kota
perdagangan maka Pasar Atum menjadi ikonnya.
DATA I : CONTEXT

COMMUNITY
Ÿ Berbagai etnis hidup di kawasan ini.
Ÿ Rata-rata profesi masyarakat sekitar adalah pedagang, karyawan,
Ÿ Pada kawasan sekitar Pasar Atom dan ITC didominasi masyarakat pendatang tidak
menetap.
Ÿ Pada bagian selatan didominasi oleh masyarakat dari sektor Infromal.

PLACE
Ÿ Sisi utara kawasan bangunan berlanggam chinesse shop-house.
Ÿ Pasar Atom dan ITC menjadi Landmark.
Ÿ Sisi selatan disekitar rel kereta api terdapat pemukiman kumuh.
Ÿ Sepanjang jalan bunguran terdapat kanal dan jalur hijau membelah jalan.

NATURAL RESOURCE
Ÿ Panas matahari.
Ÿ Recycle sampah pemukiman.
Ÿ Saluran air hujan.

CONNECTION
Ÿ Sepanjang jalan Gembong dan Bunguran di belah oleh kanal dan jalur hijau
dihubungkan dengan beberapa titik persimpangan.
Ÿ Sepanjang selokan terdapat jalur pedestrian di kedua sisinya
Ÿ Jalan Gembong-Bunguran merupakan jalan utama tanpa perbedaan batas
kecepatan kendaraan yang melaluinya.
Ÿ Sepanjang jalur utama dilalui angkotan kota sebagai transportasi umum.

FEASIBILITY DATA
Ÿ Kanal menjadi bersih dari sampah.
Ÿ Pembuangan sampah pemukiman di selatan kawasan tidak lagi di bahu jalan.
Ÿ Kantong-kantong parkir kendaraan di beberapa titik dioptimalkan untuk meminimalisir
beban jalan. (sumber : wawancara dengan warga)

VISION (AS) DATA


Ÿ Kawasan Pasar Atom sebagai salah satu pintu masuk ke kawasan kota lama.
Ÿ Kawasan Pasar Atom sebagai kawasan wisata perbelanjaan yang terintegrasi
dengan kawasan kota lama dan stasiun Semut.
Ÿ Jaringan transportasi yang terintegrasi dengan kawasan wisata di sekitar pasar atom.
movement framework
JALUR SEPEDA
(Anak Sekolahan)

Jl. Ka
pasa
n
Jl. Ge
mbo
ng

d a
pa
l. W
as a
J

J l.
Jl . G
B JALUR ANGKUTAN KOTA
em
un

bo
gu

ng
ra
n

Gembo
ng Gg. III

Gem
bon
gG
g.II
b
Jl. G
Jl. Semut Baru emb
ong
Teba
sa n
LEGEND
ITC Surabaya Jalur Angkutan Kota
Pasar Atum Jalur Pejalan Kaki
Stasiun Semut Jalur Sepeda JALUR PEJALAN KAKI
SMP N 8 Surabaya (Anak Sekolahan)
City Hub Hotel Area Parkir Kendaraan
Mandiri Unit Kapasan Titik Macet
c
TITIK KEMACETAN AREA PARKIR

d e
mix-uses

MIX-USE
Jl.

a
Sa
m

a
ud
er
a

c b

LEGEND c
Mix Use Education
Office Public Facilities
Residential

RESIDENTIAL

d
density, facilities, form
Jl.

Jl. Ka
Sa

pasa
m

n
udera

Jl. Ge
mbo
ng

d a
s pa
Wa
Jl .

J l.
Jl . G
B
em
un

bo
gu

ng
ra
n

Gembo
ng Gg. III

Gem
bon
gG
g.II

Jl. G
Jl. Semut Baru emb
ong
Teba
sa n

LEGEND
Kepadatan Pemukiman penduduk
Kepadatan Komersial (pertokoan)

facilities;
ITC Surabaya
Pasar Atum
Stasiun Semut
SMP N 8 Surabaya
City Hub Hotel
Mandiri Unit Kapasan
landmarks, and focal points

LANDMARK
Jl. Ka
pasa
n
Jl. Ge
mbo
ng

ad
a a
asp Pasar Atom
J l. W

a d b
J l.
Jl . G
B
em
un

bo
gu

ng
ra
n

Gembo
ng Gg. III

Gem
bon
gG
g.II

Jl. G
Jl. Semut Baru emb
ong
Teba
sa n

LEGEND
Landmark
b
Vocal point ITC

VOCAL POINT

d c
Perempatan Jalan Stasiun Kereta Api Semut
blocks, parcel & plot
Jl.

Jl. Ka
Sa

pasa
m

n
udera

Jl. Ge
bonm
g

d a
pa
Was
Jl.

J l.
Jl . G
B
em
un

bo
gu

ng
ra
n

Gembo
ng Gg. III

Ge m
bon
gG
g.II

Jl. G
Jl. Semut Baru emb
ong
Teba
sa n

Komersial
Residensial
Fasilitas Publik
Parcel

Kesamaan Fasad (parsel)hanya terdapat house dengan arcadenya hadir di semua


pada sisi utara kawasan. Ciri yang kuat bangunan. Arcade yang melindungi
sebagai kawasan mix-use dijumpai dengan pedestrian dari matahari dan cuaca, dapat
ketinggian level bangunan dan menjadi karakter kuat di kawasan.
kegunaannya. Langgam chinesse shop-
BUILDING HEIGHTS

Jl. Ka
pasa
n
Jl. Ge
mbo
ng

a
ad
asp
W
Jl.

J l.
Jl . G
B
em
un

bo
gu

ng
ra
n

Gembo
ng Gg. III

Ge m
bon
gG
g.II

Jl. G
Jl. Semut Baru emb
ong
Teba
sa n

LEGEND
ITC Surabaya 4 FL
Pasar Atum 3 FL
Stasiun Semut
2 FL
SMP N 8 Surabaya
City Hub Hotel 1 FL
Mandiri Unit Kapasan 1 FL
GREEN AND OPEN SPACE

Jl. Ka
pasa
n
Jl. Ge
mbo
ng

da
pa
W as
Jl.

J l.
Jl . G
B
em
un

bo
gu

ng
ra
n

Gembo
ng Gg. III

Gem
bon
gG
g.II

Jl. G
Jl. Semut Baru emb
ong
Teba
sa n

LEGEND
Jalur Hijau
RTH
land use

A
Jl.

Jl. Ka
Sa

pasa
m

n
udera

Jl. Ge
bonm

B
g

d a
pa
Was
Jl.
B

J l.
Jl . G
B
em
un

bo

C
gu

ng
ra
n

Gembo
ng Gg. III

D Ge m
bon
gG

F g.II

Jl. G
Jl. Semut Baru emb
ong
Teba
sa n

A D

B E

C
SWOT ANALYSIS

Ÿ Karakter kota sisi utara sangat kuat


sebagai bagian dari kota lama. Ÿ Beberapa ruas jalan tidak memiliki
Ÿ Kawasan dengan pusat kegiatan jalur pedestrian.
ekonomi. Ÿ Pedestrian yang ada dimanfaatkan
Ÿ Kedekatan dengan transportasi PKL berdagang.
massal (stasiun) Ÿ Ruang parkir (khususnya truk) yang
Ÿ Beberapa jalur pedestrian cukup sering kali memakan bahu jalan.
teduh. Ÿ Banyak bangunan tua yang tidak
Ÿ Terdapat jalur hijau dan kanal terawat.
membelah kawasan. Ÿ Keberadaan blok dengan nuansa
Ÿ Memiliki keberagaman nuansa yang tidak memiliki kaitan satu
pada ruas-ruas jalannya. sama lain.

STRENGTHS WEAKNESSES

OPPORTUNITIES THREATS
Ÿ Menjamurnya parkir liar yang akan
membebani jalan.
Ÿ Pertumbuhan ekonomi yang
menguat akan semakin
mempersempit ruang kampung
warga utamanya warga di bagian
selatan.
VISION
Ÿ COMFORT
Ÿ ACTIVE
Ÿ HEALTH

PARADIGM
NEW URBANISM

CONCEPT
Full Time happiness

GOAL
Sepanjang kawasan Jalan Gembong-
Bunguran menjadi pusat aktifitas ekonomi
dan sosial dalam berbagai waktu.
BIG GOAL NEED SMALL STEPS. THE STEPS CALLED OBJECTIVES.

THE OBJECTIVES ARE;


Ÿ Moda transportasi divariasikan, pengguna transportasi
umum meningkat dan titik kemacetan berkurang
Ÿ Pemusatan aktifitas perekonomian di seluruh kawasan
Gembong-Bunguran, jumlah pelaku kegiatan ekonomi
meningkat dan penggunaan pedestrian optimal.
Ÿ Penyeragaman karakter masing-masing jalan utama
(Bunguran-Gembong)
RULES;
1. STREETS MUST BE: a) lebar 12 meter b) punya trem line

2. ALLEYS MUST BE: a) punya identitas (sign) untuk pintu masuk


b) lebar gang 2 meter

3. BUILDING LINE MUST BE: maksimal dengan ketinggian rata-rata 4 lantai

4. SETBACKS MUST BE:


5. URBAN FACADE: a) kawasan kota lama mempertahankan keaslian fasad
b) arcade pada kawasan ruko pecinan di bagian utara
dipertahankan
6. BUILDING SIZE:
7. SCALE BUILDING TO THE STREET: a) lebar jalan dari as 6 meter
b) ketinggian bangunan 16 m/4 lantai

8. USE OF BUILDING: Komersial


9. PUBLIC SPACE: di area pedestrian, sekaligus tempat istirahat&santai
10. PEDESTRIAN: a) lebar 5 meter
b) memiliki taman (public space)
c) penambahan halte subway dibeberapa titik
11. STREET FURNITURE: a) dudukan di area public space
b)
12. LIGHTING: a) lampu penerangan pada pedestrian
b) lampu taman di area public space
c) lampu penerangan di area halte subway
13. SAFETY: plang/tiang pembatas antara jalan dan pedestrian dan
jembatan penyeberangan
14. SIGNAGE
15. OWNERSHIP
16. LEGALITY
SITUASI
POTONGAN I

POTONGAN II
PERSPEKTIF
ARCADE DI SEPANJANG JALAN GEMBONG
PERSPEKTIF
AWNING DI SEPANJANG JALAN BUNGURAN