Anda di halaman 1dari 7

PUSAT PERTANGGUNGJAWABAN: PUSAT PENDAPATAN DAN PUSAT BIAYA

TUJUAN PENGAJARAN:

1. Memahami pengertian dan karakteristik pusat pertanggungjawaban

2. Memahami pengertian pusat pendapatan

3. Memahami pengertian pusat biaya dan jenis-jenis pusat biaya

4. Memahami pengertian pusat biaya administrasi dan umum

5. Memahami pengertian pusat biaya penelitian dan pengembangan

6. Memahami pengertian pusat biaya pemasaran

Pusat pertanggungjawaban

Pusat pertanggungjawaban adalah satu unit organisasi yang dipimpin oleh seorang
manajer yang bertanggungjawab atas aktivitas yang dilakukan. Umumnya sebuah
perusahaan terdiri dari beberapa pusat pertanggungjawaban yang masing-masing
ditunjukan dalam satu kotak pada bagan struktur organisasi.

Pusat pertanggungjawaban ini membentuk suatu hierarki. Tingkatan terendah


adalah pusat pertanggungjawaban untuk unit, seksi, bagian, atau unit organisasi kecil
lainnya. Tingkatan yang lebih tinggi adalah departemen, unit usaha atau divisi

Adanya pusat pertanggungjawaban dimaksudkan untuk memenuhi satu atau


beberapa tujuan yang telah ditetapkan oleh manajemen puncak. Tujuan yang dimaksud
adalah membantu mengimplementasikan rencana strategi manajamen puncak.

Suatu pusat pertanggungjawaban menggunakan suatu input tertentu (bahan baku,


tenaga kerja dan jasa lain) untuk menghasilkan output berupa barang atau jasa.

Hubungan antara Input dan Output

Manajemen bertanggungjawaban terhadap keserasian antara input dan output .


Hubungan input dan ouput bisa berbentuk sebab akibat dan langsung. Akan tetapi dalam
sejumlah situasi, input tidak secara langsung berkaitan dengan ouput yang dihasilkan,
contohnya biaya iklan adalah input untuk meningkatkan hasil penjualan, tapi karena
penghasilan juga dipengaruhi faktor lain maka kaitan meningkatnya biaya iklan dengan
naiknya pendap Walaupun cost merupakan ukuran untuk input, untuk ukuran output
biasanya lebih sulit.

Pada organisasi yang berorientasi laba, pendapatan merupakan ukuran dari


outputnya, tapi output sebenarnya tidak terbatas pada pendapatan saja.

Efisiensi dan Efektivitas

Dalam banyak pusat pertanggungjawaban, efisiensi diukur dengan membandingkan


biaya actual dengan standar dimana biaya tersebut harus diukur dengan output yang
terukur.

Efektivitas ditentukan antar ouput yang dihasilkan oleh pusat pertanggungjawaban dengan
tujuan jangka pendek. Semakin besar output untuk tujuan jangka pendek maka semakin
efektif unit tersebut.

Jenis-Jenis pusat pertanggungjawaban

Ada empat jenis pusat pertanggungjawaban

1) Pusat pendapatan (revenue center)

2) Pusat biaya (expense center)

3) pusat laba (profit center)

4) pusat investasi (investment center)

PUSAT PENDAPATAN

Pusat pendapatan merupakan pusat pertanggungjawaban dimana outputnya diukur


dalam unit moneter, tetapi tidak dihubungkan dengan inputnya . Karena itu pusat
pendapatan adalah organisasi pemasaran yang tidak mempunyai tanggungjawab terhadap
laba. Penentuan keberhasilan pusat pendapatan dilakukan dengan membandingkan antara
pendapatan yang sesungguhnya diperoleh dengan pendapatan yang dianggarkan.

PUSAT BIAYA

Pusat biaya adalah pusat pertanggungjawaban dimana input atau biaya diukur dalam
unit moneter.

Pusat biaya dibedakan menjadi:

a) Pusat biaya teknik atau pusat biaya standar

b) Pusat biaya kebijakan

Biaya teknik adalah elemen biaya yang benar-benar terjadi dan dapat diukur secara
pasti karena mempunyai hubungan yang erat dengan output yang dihasilkan, misalnya:
bahan baku, upah tenaga kerja dan bahan lainnya.

Biaya kebijakan adalah biaya yang tidak melekat secara langsung atas produk yang
dihasilkan.

PUSAT BIAYA TEKNIK

Pusat biaya teknik mempunyai karakteristik:

1) inputnya dapat diukur dalam satuan moneter (nilai uang)

2) outputnya dapat diukur dalam bentuk fisik

3) jumlah optimum dari input yang ingin diproduksi untuk satu unit output bisa diukur

Manajer pusat biaya teknik ini akan diukur efisiensi dan efektivitasnya. Efisiensi
diukur dengan membandingkan antara biaya standar dengan biaya sesungguhnya terjadi.
Sedangkan efisiensi jika biaya sesungguhnya tidak melebihi jumlah biaya standarnya.
PUSAT BIAYA KEBIJAKAN

Pusat biaya kebijakan adalah pusat biaya yang sebagian besar biaya yang terjadi
tidak mempunyai hubungan yang erat dengan output yang dihasilkan. Contoh pusat biaya
kebijakan adalah unit administrative dan unit pendukung lainnya (seperti: departemen
akuntansi , departemen hukum dlsb).

CIRI-CIRI PENGENDALIAN SECARA UMUM

1) Penyusunan anggaran

keputusan manajer untuk menentukan anggaran biaya kebijakan berbeda dari


keputusannya yang diambil untuk pusat biaya teknik Tugas utama seorang manajer dalam
penentuan anggaran adalah memutuskam pentingnya suatu pekerjaan.

Tugas ini dibagi dua yaitu:

a. Tugas kontinyu adalah tugas yang berulang dari satu tahun ke tahun berikutnya , misalnya
persiapan laporan keuangan.

b.Tugas khusus adalah tugas yang terjadi hanya sekali-kali dan tidak merupakan rutinitas,
misalnya pengembangan system anggaran.

2) Anggaran incremental.

Dalam model ini tingkat biaya dari pusat biaya kebijakan yang sedang berlangsung
dipakai sebagai titik tolaknya. Jumlah ini disesuaikan dengan tingkat inflasi, perubahan
beban kerja yang diantisipasi, pekerjaan khusus, dan jika datanya sudah tersedia biaya
berbagai pekerjaan yang bisa dibandingkan dalam unit-unit yang sama.

3) Review berbasis Nol (Zero-base review)

adalah sebuah pendekatan penganggaran yang bersifat alternatif yaitu untuk


membuat analisis menyeluruh dari masing-masing pusat pengeluaran tidak direncanakan
pada jadwal yang terus bergulir, sehingga semuanya dinilai setidaknya sekali dalam lima
tahun.
4) Variasi biaya

Tidak seperti pusat biaya teknik yang dipengaruhi volume jangka pendek, biaya
dalam pusat biaya kebijakan cukup terlindungi dalam fluktuasi jangka pendek.

5) Tipe pengendalian keuangan

Pengendalian keuangan dalam pusat biaya kebijakan sangat berbeda dengan pusat
biaya teknik. Pada akhirnya sasarannya adalah membuat biaya kompetitif dengan
menentukan standarnya dan mengukur biaya sebenarnya terhadap standar tersebut.

6) Pengukuran kinerja

Tugas utama seorang manajer di pusat pengeluaran yang tidak direncanakan adalah
mencapai hasil produk yang sesuai dengan harapan.

PUSAT BIAYA ADMINISTRATIF DAN UMUM

Pusat biaya adminstrasi termasuk diantaranya manajemen kantor pusat, manajemen


divisi dan manajer yang bertanggungjawab terhadap unit staf. Pusat biaya umum adalah
suatu unit yang menyediakan jasa kepada pusat pertanggungjawaban.

PERMASALAHAN DALAM PENGENDALIAN

Kesulitan pengendalian pada pusat biaya administrative disebabkabn karena sulitnya


mengukur output yang dihasilkan dan perbedaan antara tujuan bagian staf dan tujuan
perusahaan secara keseluruhan.

- Kesulitan Pengukuran Output

jika suatu output tidak dapat diukur, hal ini tidak memungkinkan membentuk biaya
standar dan mengukur prestasi keuangan dengan standarnya.

- Tidak Adanya Keselarasan Tujuan


Penyusunan Anggaran Anggaran yang diusulkan biasanya menyebutkan unsure-unsur biaya
yang akan dibandingkan dengan biaya yang sesungguhnya.

PUSAT BIAYA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

Masalah Pengendalian

Kesulitan dalam Litbang dapat disebutkan sebagai berikut:

1. Hasilnya sulit diukur secara kuantitaif

2. Masalah keselarasan tujuan dalam Litbang sama seperti pada pusat biaya administrasi

dan umum

3. Litbang dapat dikendalikan secara efektif berdasar periode tahunan.

PUSAT BIAYA PEMASARAN

Aktivitas pemasaran pada dasarnya dikelompokkan atas dasar dua bentuk


pemasaran, yaitu:

1. Kegiatan yang berhubungan dengan pemenuhan permintaan yang biasa disebut dengan
kegiatan mengisi pasar (order filling) atau kegiatan logistic.

2. Usaha untuk memperoleh order/penawaran.

Yang kedua merupakan kegiatan pemasaran yang sesungguhnya, disebut kegiatan


mencari order (order getting).

Kegiatan logistik adalah kegiatan memindahkan barang dari perusahaan ke pelanggannya


dan pada saatnya menagih.

Kegiatan pemasaran adalah kegiatan untuk memperoleh order, termasuk pengawasan


kegiatan pemasaran; melakukan training, iklan dan promosi penjualan.